• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 22 April 2015 IHSG : S S R R2 5520

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 22 April 2015 IHSG : S S R R2 5520"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)



Laba Bersih Tiga Pilar Sejahtera Food di 2014 Naik 6,90 Persen.



AKR Corporindo Alami Pertumbuhan Laba 63,80 Persen per Maret 2015.



Austindo Nusantara Bakal Merger dengan Anak Usahanya.



Asiaplast Siap Buyback 18,08 Juta Saham.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

S

etelah sepekan bergerak k u r a n g b e r g a i r a h , perdagangan saham kemarin kembali marak dengan aksi beli menyusul sentimen positif pasar saham global dan kawasan Asia. IHSG pada perdagangan kemarin berhasil keluar dari rentang konsolidasi, menguat 59 poin (1,1%) di 5460,573. Nilai transaksi di Pasar Reguler meningkat mencapai Rp4,6 triliun dan asing mencatatkan nilai pembelian bersih Rp153,34 miliar. Hampir seluruh saham sektoral mengalami penguatan kecuali saham tambang logam. Penguatan IHSG dipicu sentimen positif kawasan merespon kebijakan stimulus lanjutan otoritas

China setelah PBoC awal pekan ini kembali memangkas rasio pencadangan perbankan sebesar 100 bp atau 1% menjadi 18,5%.

Kebijakan stimulus yang diambil otoritas China untuk menahan laju perlambatan ekonomi negara tersebut telah mendorong rally pasar saham China sejak awal tahun ini tercermin dari lonjakan indeks composite Shanghai hingga 33% (YTD). Selain sentimen positif kawasan, penguatan IHSG kemarin juga ditopang sejumlah isu individual terutama pembagian dividen sejumlah emiten. Namun penguatan IHSG kemarin tidak ditopang pergerakan rupiah. Sebaliknya rupiah kembali melemah 0,5% atas dolar AS di Rp12955, menyusul penguatan dolar AS atas mata uang kawasan Asia.

Sementara Wall Street tadi malam gagal ditutup di teritori positif menyusul sejumlah rilis laba 1Q15 korporasi dibawah ekspektasi. Hanya indeks Nasdaq yang menguat 0,39% di 5014,10 didorong kenaikan saham biotech yang akan melakukan aksi korporasi M&A. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,47% dan 0,15% tutup di 17949,59 dan 2097,29.

Pada perdagangan hari ini, pergerakan IHSG akan dibayangi dengan pergerakan rupiah yang berpotensi kembali melemah. Selain faktor rupiah, pasar juga akan digerakkan dengan sentimen individual seperti rilis laba 1Q15 dan pembagian dividen. Peluang penguatan lanjutan IHSG akan dibayangi aksi ambil untung pemodal. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5435 dan resisten di 5485 berpeluang menguat terbatas.

IHSG : S1 5435 S2 5415 R1 5485 R2 5520

IHSG 5,460.57

Change 59.77

Change (%) 1.11

Change (%/ytd) 4.47

Total Value (IDR triliun) 5.792 Total Volume (miliar saham) 6.498 Net Foreign Buy (IDR miliar) 154.000

Up: 180 Down: 269 Unchange: 103

Index Last Chg % DJIA  17949.59  (85.34)  (0.47)  S&P 500  2097.29  (3.11)  (0.15)  FTSE 100  7062.93  10.80   0.15   CAC 40  5192.64  5.05   0.10   DAX  11939.58  47.67   0.40   NIKKEI 225  19909.09  144.14   0.73   HANGSENG  27850.49  755.56   2.79   STI  3508.61  5.36   0.15   SHENZHEN  2174.93  81.22   3.88   SHANGHAI  4293.62  76.54   1.81   Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  56.25  (1.55)  (2.68)  CPO (RM/M.T)  2156.00  8.00   0.37   Gold (USD/T.oz)  1202.60  7.60   0.64   Nikel (USD/M.T  12400.00  (350.00)  (2.75)  Timah (USD/M.T)  15050.00  295.00   2.00   Coal (USD/M.T)  57.65  0.65   1.14   Exchange Rates Chg % IDR/USD  12960.00  15.00   0.12   USD/EUR  1.074  0.00   0.00   JPY/USD  119.67  0.32   0.27   IDR/SGD  9591.12  (1.32)  (0.01)  IDR/AUD  10000.13  22.84   0.23   TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  43.53  2821  0.10   0.23  

Top Gainers IDR % Chg

FORU  740  12.10   80  BACA‐W  124  9.70   11  LMPI  198  9.40   17 

GSMF  107  8.10   8 

MDRN  440  7.60   31 

Top Losers IDR % Chg

NIRO‐W  80  (25.20)  (27)  BKSW  358  (24.60)  (117) 

PLIN  3,000  (24.60)  (980)  BSWD  4,560  (20.00)  (1,140)  MGNA‐W  33  (19.50)  (8) 

Top Value IDR % (miliar)

ASII  7,925  2.90   655 B  BBCA  14,900  1.40   607 B  PGAS  4,700  4.80   480 B  BMRI  12,150  0.60   420 B  TLKM  2,835  0.00   362 B 

Top Volume IDR % (juta)

CPRO  65  (14.50)  1,964.115  MTFN  278  (2.10)  764.874 

SIAP  293  0.30   412.854  SRIL  268  2.30   350.788  NIRO  213  1.40   305.671 

(2)

News Update

2



Laba Bersih Tiga Pilar Sejahtera Food di 2014 Naik 6,90 Persen. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) meraih laba bersih sebesar Rp331,81 miliar hingga periode Desember 2014 atau naik 6,90 persen dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp310,39 miliar atau menjadi Rp110,61 per saham dari Rp106,08 per saham. Laporan Keuangan perseroan Selasa menyebutkan, penjualan neto naik menjadi Rp5,13 trilin dari penjualan neto tahun sebelumnya yang Rp4,05 triliun dan beban pokok naik jadi Rp4,09 triliun dari beban pokok tahun sebelumnya Rp3,14 triliun. Laba bruto naik menjadi Rp1,04 triliun dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp913,47 miliar. Laba usaha naik tipis menjadi Rp679,74 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya Rp613,23 miliar. Sedangkan meski biaya keuangan naik menjadi Rp195,15 miliar dari Rp163,66 miliar laba sebelum pajak masih naik menjadi Rp484,59 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp449,57 miliar. Total aset per Desember 2014 mencapai Rp7,37 triliun naik dari total aset per Desember 2013 yang hanya Rp5,02 triliun. (IQ Plus)



AKR Corporindo Alami Pertumbuhan Laba 63,80 Persen per Maret 2015. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) alami pertumbuhan laba sebesar 63,80 persen hingga Desember 2014 menjadi Rp295,23 miliar dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya yang Rp180,23 miliar. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan pendapatan turun jadi Rp4,80 triliun dari pendapatan tahun sebelumnya yang Rp5,63 triliun dan beban pokok turun jadi Rp4,21 triliun dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp5,26 triliun. Laba bruto naik menjadi Rp583,66 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp369,59 miliar. Laba usaha naik jadi Rp388,18 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp231,67 miliar. Laba sebelum pajak naik jadi Rp381,57 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp224,81 miliar. Jumlah aset per Maret 2015 mencapai Rp14,60 triliun turun dari jumlah aset per Desember 2014 yang Rp14,79 triliun. (IQ Plus)



Rilis Obligasi, Panorama Sentrawisata Tawarkan Kupon 11 Persen. PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) bakal menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II sebanyak-banyaknya Rp400 miliar dengan kupon sebesar 11% dengan tenor selama tiga tahun. "Industri pariwisata sedang mendapatkan momentum pertumbuhan, dengan segala peluang dan tantangan yang ada. Pada 2015 ini kami menargetkan pertumbuhan 15-20%," ujar Direktur Utama Panorama, Budi Tirtawisata di Jakarta, Selasa. Ia mengatakan, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat obligasi PANR di posisi idA- dengan outlook stabil. Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas dan PT OCBC Sekuritas Indonesia. Managing Director Mandiri Sekuritas, Iman Rachman mengungkapkan bahwa, Panorama telah mencatatkan penerbitan obligasi ini ke Otoritas Jasa Keuanga (OJK) pada 20 April 2015. Sedangkan masa penawaran pada 30 April 2015 dan tanggal penjatahan pada 4 Mei 2015. Sedangkan dana hasil penerbitan obligasi ini akan dialokasikan untuk pengadaan hotel sebesar 40%, untuk refinancing utang bank sebesar 10% dan sisanya digunakan untuk modal kerja. (IQ Plus)



Austindo Nusantara Bakal Merger dengan Anak Usahanya. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) akan merubah kegiatan usaha utamanya setelah melakukan penggabungan usaha (merger) dengan PT Pusaka Agro Makmur (PAM) yang tak lain adalah anak usahanya. Dalam keterbukaan informasinya, Selasa disebutkan bila merger antara perseroan dengan PAM dilakukan, maka perseroan akan menambah kegiatan utama usahanya dibidang pengoperasian perkebunan, pengolahan dan perdagangan produk kelapa sawit secara langsung. Sementara itu dalam hal penggabungan usaha (merger), PAM sebagai anak usaha yang akan melebur kepada ANJT. Dengan demikian, PAM sebagai pihak yang bergabung akan bubar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk melaksanakan penggabungan usaha (merger) ini, baik ANJT maupun PAM akan melaksanakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk mendapat persetujuan dari masing-masing pemegang sahamnya. Tujuan dari penggabungan usaha (merger) ini dimaksudkan untuk mengembangkan kegiatan usaha ANJT dalam bidang pengoperasian perkebunan, pengolahan dan perdagangan produk kelapa sawit. Selain itu juga untuk menyederhanakan struktur perusahaan ANJT. (IQ Plus)



Asiaplast Siap Buyback 18,08 Juta Saham. PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) akan membeli kembali sahamnya alias buyback maksimal 18,08 juta saham atau 1,21% dari seluruh jumlah saham yang dikeluarkan perseroan. Produsen berbagai macam barang dari plastik ini sudah menyiapkan dana sebesar Rp 1,8 miliar. Aksi buyback ini merupakan kelanjutan dari aksi pembelian kembali saham I dan II yang berlangsung pada tahun 2012 - 2014. Sebelumnya, para pemegang saham sebelumnya telah menyetujui pembelian kembali maksimal 10% dari seluruh jumlah saham yang telah dikeluarkan atau sejumlah 150 juta saham. Asiaplast sebelumnya telah membeli 54,36 juta saham pada tahap I dan sebesar 77,55 juta saham pada tahap II. Total saham yang telah dibeli berjumlah 131,9 juta saham atau 8,79% dari seluruh saham yang dikeluarkan perseroan. Pembelian kembali II akan berakhir pada 30 November 2015 mendatang. Asiaplast telah menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perantara dalam aksi ini. Dengan pembelian saham kembali ini, Asiaplast berharap struktur permodalan menjadi lebih efisien. Langkah ini bertujuan menurunkan keseluruhan biaya modal dan meningkatkan earning per share (EPS), return on asset (ROA), dan return on equity (ROE) secara berkelanjutan. (Kontan Online)

(3)

Stock Picks

3 INTP 23000-23700. Setelah bergerak konsolidasi, harga saham Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) kemarin

kembali menguat melanjutkan tren bullish berhasil break Rp23000 tutup di Rp23425. Peluang penguatan lanjutan akan resisten di Rp23700 hingga Rp24000 dengan level support di Rp23000. Industri semen tahun ini diperkirakan akan tumbuh lebih kuat dibandingkan tahun lalu menyusul prospek pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini yang diperkirakan mencapai 5,5% lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 5,1%. Tahun lalu konsumsi semen nasional hanya tumbuh 3,3% mencapai 59,9 juta ton. Tahun ini volume konsumsi semen nasional ditargetkan tumbuh 6% mencapai 63,49 juta ton. Sepanjang 1Q15 konsumsi semen domestik turun 3,2% mencapai 13,62 juta ton dibandingkan periode yang sama 2014 sebanyak 14,07 juta ton. Pada periode yang sama 2014 lalu konsumsi semen domestik masih tumbuh 3,7%. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi atau aktivitas infrastruktur dan pembangunan properti masih melambat pada periode 1Q15. Diharapkan pada kuartal berikutnya konsumsi semen nasional akan meningkat seiring dengan mulai meningkatnya belanja infrastruktur pemerintah dan pembangunan properti. Tahun lalu pendapatan neto perseroan tumbuh 7% mencapai Rp19,99 triliun sedikit di bawah asumsi kami sebelumnya Rp20,8 triliun. Sedangkan laba bersih menapai Rp5,27 triliun tumbuh 5% dari periode yang sama 2013 sebesar Rp5,01 triliun. Pencapaian laba bersih tersebut di bawah perkiraan sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun. Tahun ini perseroan menargetkan penjualan tumbuh antara 5%-6% mencapai 19,58 juta ton hingga 19,77 juta ton dari tahun 2014 lalu 18,65 juta ton. Perseroan tahun lalu menguasai 31% pangsa pasar bisnis semen di Indonesia dengan kapasitas produksi 20,5 juta ton. Sedangkan tahun ini pendapatan bersih diperkirakan tumbuh 14% mencapai Rp22,80 triliun dengan volume penjualan semen tumbuh 6% mencapai 19,77 juta ton dan harga jual rata-rata (ASP) diperkirakan tumbuh 7,5% mencapai Rp1,15 juta per ton. Dukungan volume penjualan semen tahun ini akan ditopang beroperasinya pabrik ke 14 di Citeureup dengan kapasitas 4,4 juta ton mulai kuartal empat tahun ini sehingga total kapasitas pabrik perseroan bisa mencapai 24,9 juta ton. Selain membangun pabrik di Citeureup, perseroan juga akan membangun pabrik semen di Jawa Tengah dengan kapasitas 2,3 juta-3 juta ton per tahun dengan dana investasi sekitar USD200-USD250 per ton dan di Sumatera Utara dengan kapasita 2,5 juta-4 juta ton per tahun dengan nilai investasi USD500 juta hingga USD1 miliar. Sedangkan di bottom line, laba bersih tahun ini diperkirakan tumbuh 10% mencapai Rp5,80 triliun dengan marjin 26,80%. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan Rp1577. Pada harga Rp23425 saham INTP ditransaksikan dengan PE 16,4x (2014) dan PE 14,8x (E/15). Tahun lalu harga saham INTP ditransaksikan dengan rata-rata PE 16,5x sesuai industrinya. Pada PE 16,5x saham INTP berpeluang mencapai target harga di Rp26000 atau punya ruang penguatan 11% dari harga saat ini. Resiko pergerakan harga saham INTP adalah tren pelemahan rupiah atas dolar AS mengingat biaya pokok dan operasional 50%-60% dalam dolar AS. Secara technical peluang penguatan akan menguji resisten terdekat di Rp23700. Sedangkan level support di Rp23000. Trading Buy, SL 22600.

(4)

4

UNTR 22600-23400.

Harga saham United Tractors Tbk (UNTR) kemarin berhasil rebound terbatas tutup di

Rp22900. Pasar kembali mengakumulasi sahamnya menyusul kondisi pasar yang kondusif dan antisipasi

rencana perseroan membagikan dividen final tahun buku 2014. Tahun ini, selain mengandalkan penjualan

alat berat, kontraktor pertambangan dan pertambangan, kinerja perseroan juga akan ditopang dari bisnis

jasa konstruksi. Perseroan saat ini memiliki 40% saham di PT Acset Indonusa Tbk (ACST) perusahaan yang

bergerak di bidang jasa konstruksi. Tahun lalu perseroan berhasil mencatatkan petumbuhan pendapatan

bersih 4,2% mencapai Rp53,14 triliun. Dari jumlah tersebut, pendapatan bersih dari divisi penjualan alat

berat turun 4% mencapai Rp14,98 triliun akibat penurunan volume penjualan alat berat 16% mencapai 3513

unit. Sedangkan pendapatan dari divisi kontraktor pertambangan naik 6,15% dan dari divisi tambang naik

22,57%. Perseroan sepanjang tahun lalu juga diuntungkan dengan pelemahan rupiah atas dolar AS

tercermin dari laba kotor naik 27% dan marjin kotor naik dari 19% menjadi 23%. Namun tahun lalu

perseroan membukukan penyisihan atas penurunan nilai properti pertambangan akibat penurunan harga

batubara sebesar Rp2,74 triliun. Akibatnya laba bersih hanya tumbuh 11% mencapai Rp5,37 triliun. Tahun ini

proyeksi pertumbuhan pendapatan bersih diperkirakan tumbuh 36% atau mencapai Rp72,27 triliun.

Sedangkan laba bersih diproyeksikan mencapai Rp7,23 triliun atau tumbuh 34,61% dari 2014. EPS 2015

diproyeksikan mencapai Rp1938 naik dari 2014 sebesar Rp1440. Pada harga saat ini di Rp22900, harga

saham UNTR ditransaksikan dengan PE 15,9x (2014) dan PE 11,8x (E/15). Harga saham UNTR berpeluang

ditransaksikan dengan PE 12,5x (E/15) atau mencapai harga Rp24225, punya ruang penguatan 5,8% dari

harga saat ini. Katalis pergerakan harga sahamnya dalam waktu dekat adalah rencana pembagian dividen

yang mencapai 51% dari laba bersih meningkat dari tahun buku 2013 sebesar 40% laba bersih. Total dividen

yang dibagikan mencapai Rp740. Setelah dikurangi dengan dividen interim sebesar Rp195 yang telah

dibagikan Oktober tahun lalu, maka pemodal akan mendapatkan dividen final Rp545 per saham atau

memberikan yield sebesar 2,4% dari harga saat ini. Secara technical peluang penguatan akan menguji

resisten di Rp23400. Sedangkan level support saat ini di Rp22600. Pergerakan harga sahamnya kemarin

membentuk pola bullish harami mengindikasikan sinyal bullish reversal. Maintain Buy, SL 22400

Stock Picks

Rabu, 22 April 2015

(5)

5

Stock Picks

LSIP 1575-1650. Pergerakan harga saham PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) kemarin berhasil mengalami technical rebound setelah mengalami tekanan jual sejak perdagangan akhir Maret lalu. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp1605 rebound setelah level support di Rp1500 berhasil menahan aksi tekanan jual pemodal. Pergerakan harga saham emiten perkebunan tersebut selama ini sangat dipengaruhi pergerakan harga komoditas CPO yang kemarin berhasil rebound di RM2188/MT. Bila dibandingkan dengan harga awal tahun sebesar RM2280/MT, harga CPO kemarin mencerminkan koreksi 4%. Sebelumnya kami memproyeksikan harga rata-rata CPO tahun ini akan berkisar di RM2500/ ton. Namun dengan kondisi harga yang cenderung melandai sepanjang 1Q15 maka kami merevisi harga rata-rata CPO tahun ini menjadi berkisar RM2300 hingga RM2400/ton. Selain faktor harga CPO yang cenderung melemah, tekanan jual atas saham emiten sektor CPO sejak akhir Maret lalu turut dipicu respon atas rencana pemerintah untuk menerapkan pungutan tetap bagi eksportir CPO sebesar USD50/ton apabila harga pasar CPO di bawah USD750/MT. Dari sisi kinerja, sepanjang 2014 lalu penjualan bersih perseroan tumbuh 14,28% mencapai Rp4,72 triliun. Di bottom line, pencapaian laba perseroan tahun lalu tumbuh 19,13% mencapai Rp916,70 miliar. EPS tahun lalu sebesar Rp134. Tahun ini kami perkirakan penjualan mencapai Rp5,5 triliun atau tumbuh 16,5%. Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan tumbuh 28,7% mencapai Rp1,18 triliun. EPS 2015 diproyeksikan sebesar Rp173,70. Pada harga saat ini di Rp1605 saham LSIP ditransaksikan dengan PE 11,9x (2014) dan PE 9,2x (E/15). Kami memproyeksikan harga saham LSIP untuk setahun ke depan berpeluang ditransaksikan dengan PE 15x (E/15) atau mencapai target harga di Rp2605 atau punya ruang penguatan 62% dari harga saat ini. Dalam jangka pendek katalis pergerakan harga sahamnya juga akan dipicu rencana perseroan membagikan dividen tahun buku 2014 yang diperkirakan mencapai 40% laba bersih atau sebesar Rp53,6 per saham. Pada harga saat ini, pemodal berpeluang mendapatkan yield sebesar 3,3%. Secara technical pergerakan harga sahamnya kemarin membentuk pola long white candle di area downtrend mengindikasikan bullish reversal. Maintain Buy, SL 1500

Rabu, 22 April 2015

Saham Pilihan

ASII 7850-8100 Buy, SL 7700

TLKM 2810-2870 Buy, SL 2790

SMGR 13750-14250 Buy, SL 13600

PGAS 4650-4770 Buy, SL 4600

UNVR 39600-40800 TB, SL 38500

BMTR 1560-1670 Buy, SL 1500

ROTI 1110-1160 Buy, SL 1060

(6)

Stock View

6

Rabu, 22 April 2015

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

IHSG 

5460.57  5479.09  5497.62  5423.52  5386.48 

               PERKEBUNAN AALI  23350  23,616.67  23,883.33  22,966.67  22,583.33  3,725,866.00  36.80  485.51  114.55  12.02  BWPT  299  302.33  305.67  296.33  293.67                LSIP  1605  1,640.00  1,675.00  1,540.00  1,475.00  1,279,973.00  40.33  32.78  122.48  12.24  SGRO  1905  1,926.67  1,948.33  1,871.67  1,838.33  649,627.93  10.94  29.32  141.04  16.24  SIMP  700  715.00  730.00  680.00  660.00  3,171,052.00  2.40  12.14  92.44  14.41  UNSP  50  50.00  50.00  50.00  50.00  659,213.38  36.97  21.64  ‐571.51  0.58 

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  975  983.33  991.67  958.33  941.67  9,632,947.40  33.83  45.68  269.20  5.34  BORN  50  50.00  50.00  50.00  50.00                BRAU  102  106.33  110.67  97.33  92.67                BUMI  79  80.33  81.67  78.33  77.67  9,572,406.53  4.50  191.78  ‐751.57  0.10  DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  631,292.51  8.52  ‐0.52  ‐77.95  ‐23.93  HRUM  1280  1,338.33  1,396.67  1,248.33  1,216.67  1,460,386.97  ‐32.82  45.54  81.61  7.03  ITMG  15150  15,333.33  15,516.67  14,883.33  14,616.67  5,742,974.57  5.02  968.54  ‐299.21  3.91  PTBA  10550  10,675.00  10,800.00  10,450.00  10,350.00  3,093,648.00  11.39  232.76  8.74  11.33  PTRO  750  756.67  763.33  746.67  743.33  929,699.70  5.15  23.76  ‐67.39  7.89 

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  98  100.00  102.00  96.00  94.00  999,850.63  1,185.87  4.39  5,114.26  5.58  ELSA  600  608.33  616.67  583.33  566.67  918,296.00  ‐12.25  7.42  56.06  20.21  ENRG  83  85.67  88.33  79.67  76.33  2,210,590.04  27.13  4.86  2,610.69  4.27  ESSA  2200  2,213.33  2,226.67  2,173.33  2,146.67  126,590.83  22.89  42.71  28.12  12.88  MEDC  3145  3,178.33  3,211.67  3,078.33  3,011.67  2,303,371.50  7.08  122.83  131.12  6.40 

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  865  880.00  895.00  855.00  845.00                INCO  2875  2,906.67  2,938.33  2,846.67  2,818.33  2,430,306.44  ‐3.23  20.62  ‐33.11  34.86  TINS  990  995.00  1,000.00  985.00  980.00                SEMEN INTP  23425  23,700.00  23,975.00  22,900.00  22,375.00  4,499,774.00  6.65  289.47  ‐7.03  20.23  SMCB  1580  1,600.00  1,620.00  1,555.00  1,530.00  2,356,126.00  9.11  42.23  75.57  9.35  SMGR  13825  13,933.33  14,041.67  13,608.33  13,391.67  6,177,992.74  11.44  219.66  5.39  15.73 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  68  69.33  70.67  67.33  66.67  333,609.60  28.88  2.97  59.01  5.72  JPRS  208  210.33  212.67  203.33  198.67  158,603.63  98.78  6.50  ‐0.37  8.00  KRAS  398  403.33  408.67  394.33  390.67  5,240,035.36  ‐12.47  ‐33.57  ‐698.77  ‐2.96  PAKAN TERNAK CPIN  3570  3,600.00  3,630.00  3,520.00  3,470.00  6,719,521.00  19.02  40.34  ‐7.84  22.13  JPFA  685  700.00  715.00  675.00  665.00  5,674,518.00  14.33  4.97  ‐72.07  34.48 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  7925  8,025.00  8,125.00  7,750.00  7,575.00  49,821,000.00  6.73  116.76  9.68  16.97  GJTL  1240  1,251.67  1,263.33  1,231.67  1,223.33  3,199,668.00  5.32  96.23  ‐2.66  3.22 

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  14300  14,350.00  14,400.00  14,200.00  14,100.00  7,355,089.00  21.44  0.12  6.96  24.94  INDF  7425  7,450.00  7,475.00  7,400.00  7,375.00  16,365,578.00  27.30  156.42  90.13  11.87  MYOR  24825  24,916.67  25,008.33  24,716.67  24,608.33  3,498,158.85  30.25  133.69  ‐45.72  46.42  ROTI  1125  1,156.67  1,188.33  1,076.67  1,028.33  464,595.48  27.03  12.10  9.45  23.24  GGRM  53975  54,566.67  55,158.33  52,866.67  51,758.33  15,670,252.00  23.99  736.58  35.34  18.32  INAF  283  288.33  293.67  279.33  275.67  155,073.95  25.62  ‐12.39  250.04  ‐5.71  KAEF  1220  1,241.67  1,263.33  1,206.67  1,193.33  867,027.74  8.45  4.21  ‐4.38  72.49  KLBF  1890  1,900.00  1,910.00  1,870.00  1,850.00  4,066,502.64  16.52  10.52  11.04  44.92 

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

7

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV Q1 2014 G (%) EPS Q1 14 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  426  429.33  432.67  424.33  422.67  1,165,134.03  1.99  14.43  20.67  7.38  ASRI  650  655.00  660.00  640.00  630.00  871,134.65  ‐3.40  15.77  ‐23.45  10.30  BKSL  117  119.00  121.00  116.00  115.00                BSDE  2115  2,138.33  2,161.67  2,088.33  2,061.67  1,254,119.10  ‐39.62  27.93  ‐60.73  18.93  COWL  575  581.67  588.33  566.67  558.33  64,709.78  ‐6.38  1.59  ‐30.99  90.16  CTRA  1445  1,455.00  1,465.00  1,435.00  1,425.00  1,202,303.51  ‐10.35  15.01  5.45  24.07  CTRP  750  760.00  770.00  735.00  720.00  251,211.60  ‐58.80  4.89  ‐84.29  38.33  CTRS  3000  3,015.00  3,030.00  2,980.00  2,960.00  347,893.21  27.73  66.20  25.74  11.33  ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  309  315.00  321.00  302.00  295.00  725,835.40  ‐3.64  15.03  51.33  5.14  MDLN  545  551.67  558.33  541.67  538.33                KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  3145  3,168.33  3,191.67  3,118.33  3,091.67  1,439,602.33  5.83  9.01  40.67  87.23  DGIK  145  146.00  147.00  144.00  143.00  480,924.22  52.77  1.81  ‐44.42  20.04  PTPP  4015  4,025.00  4,035.00  4,000.00  3,985.00  1,999,368.48  55.72  12.69  44.39  79.12  SSIA  1210  1,220.00  1,230.00  1,200.00  1,190.00  918,070.21  ‐17.06  2.64  ‐93.80  114.66  TOTL  960  976.67  993.33  951.67  943.33  547,807.36  ‐6.30  11.12  ‐20.80  21.58  WIKA  3390  3,420.00  3,450.00  3,370.00  3,350.00  2,791,666.54  6.24  27.28  6.78  31.06 

INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  4700  4,765.00  4,830.00  4,575.00  4,450.00               

JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  2410  2,498.33  2,586.67  2,363.33  2,316.67  262,850.17  17.13  53.83  8.63  11.19  JSMR  6950  6,983.33  7,016.67  6,883.33  6,816.67  2,079,705.80  ‐13.14  55.30  16.71  31.42  TELEKOMUNIKASI BTEL  1215  1,218.33  1,221.67  1,208.33  1,201.67  471,133.26  ‐31.12  6.89  ‐316.19  44.08  EXCL  4400  4,426.67  4,453.33  4,371.67  4,343.33  5,512,751.00  9.78  44.41  20.12  24.77  ISAT  4150  4,166.67  4,183.33  4,116.67  4,083.33  5,773,177.00  ‐0.26  147.24  ‐1,224.62  7.05  TLKM  2955  2,983.33  3,011.67  2,938.33  2,921.67  21,250,000.00  8.71  36.20  4.95  20.41  TRANSPORTASI GIAA  585  588.33  591.67  578.33  571.67  9,206,681.81  17.35  ‐82.55  469.78  ‐1.77  MBSS  955  978.33  1,001.67  933.33  911.67  435,871.55  21.78  59.94  3.87  3.98  WINS  605  615.00  625.00  600.00  595.00  518,942.64  36.32  23.63  53.05  6.40 

KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  350  378.00  406.00  336.00  322.00  2,753,426.38  52.84  17.64  3.30  4.96  BANK BBCA  14900  15,033.33  15,166.67  14,733.33  14,566.67  10,261,849.00  32.93  148.65  26.73  25.06  BBKP  710  715.00  720.00  705.00  700.00  1,641,517.00  15.99  27.33  9.08  6.50  BBNI  7175  7,216.67  7,258.33  7,116.67  7,058.33  7,526,634.00  26.65  128.30  15.63  13.98  BBRI  13200  13,233.33  13,266.67  13,133.33  13,066.67  17,099,293.00  28.06  240.57  16.71  13.72  BBTN  1180  1,190.00  1,200.00  1,165.00  1,150.00  3,123,112.00  28.06  32.29  2.24  9.14  BDMN  4915  4,943.33  4,971.67  4,858.33  4,801.67  5,612,922.00  17.40  91.25  ‐13.01  13.47  BJBR  965  980.00  995.00  940.00  915.00  2,124,681.00  12.48  33.55  ‐12.29  7.19  BMRI  12150  12,183.33  12,216.67  12,083.33  12,016.67  14,313,290.00  25.54  211.05  10.27  14.39  BNGA  795  801.67  808.33  786.67  778.33  4,883,839.00  15.02  43.71  4.22  4.55 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  5500  5,566.67  5,633.33  5,391.67  5,283.33  5,630,170.96  3.52  46.44  14.36  29.61  INTA  259  260.33  261.67  256.33  253.67  398,931.00  ‐48.89  37.27  87.86  1.74  UNTR  20500  20,783.33  21,066.67  20,358.33  20,216.67  13,901,385.00  11.66  42.26  39.66  121.27  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  5775  5,858.33  5,941.67  5,633.33  5,491.67  2,675,101.00  26.32  27.42  ‐27.88  52.66  RALS  835  845.00  855.00  825.00  815.00  1,184,904.00  9.45  5.73  ‐2.88  36.46 

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  2500  2,528.33  2,556.67  2,468.33  2,436.67  1,496,466.00  9.55  27.61  ‐7.99  22.64  PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  146  152.67  159.33  142.67  139.33  55,860.54  ‐9.06  ‐5.88  94.31  ‐6.21  BNBR  50  50.00  50.00  50.00  50.00  2,503,679.10  190.79  7.10  1,526.00  1.76 

(8)

Corporate Action

8

RUPS EMITEN JENIS TANGGAL TEMPAT

BBNI   Bank Negara Indonesia 

(Persero) Tbk.   AGM   06/03/2014   The Ballroom ‐ Four Season Hotel Jakarta    MTFN   Capitalinc Investment Tbk.   EGM   10/03/2014     

SRIL   Sri Rejeki Isman Tbk   EGM   10/03/2014   Gd. Serbaguna ‐ Diamond Hotel, Jl. Slamet Riyadi No. 392  Solo   

BNII   Bank Internasional Indonesia 

Tbk.   EGM   12/03/2014  

Function Room ‐ Sentral Senayan III Lt. 28, Jl. Asia Afrika No.  8 Senayan Gelora Bung Karno Jakarta 10270    ADHI   Adhi Karya (Persero) Tbk.   AGM   14/03/2014   Ruang Rapat PT. Adhi Karya Tbk, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 

18, Jakarta selatan   

ARNA   Arwana Citramulia Tbk.   AGM   14/03/2014   Plant 2 ‐ PT Arwana Citramulia Tbk., Jl. Raya Gorda RT 004  RW 003 Kibin ‐ Cikande, Serang 42186   

WSKT   Waskita Karya (Persero) Tbk   AGM   18/03/2014   Ruang Serbaguna Gd. Waskita Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav. 10  Jakarta   

CNKO   Exploitasi Energi Indonesia 

Tbk   EGM   19/03/2014   Hotel Redtop ‐ Pecenongan   

BLTA   Berlian Laju Tanker Tbk   AGM   19/03/2014   Ruang Seminar I‐II, Gedung BEI Tower II Lantai I, Jl. Jend.  Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta   

BTPN   Bank Tabungan Pensiunan 

Nasional Tbk.   AGM   20/03/2014     

GIAA   Garuda Indonesia (Persero) 

Tbk   EGM   24/03/2014     

MITI   Mitra Investindo Tbk.   EGM   24/03/2014   Ruang Serbaguna BEI    BBRM   Pelayarang Nasional Bina  Buana Raya Tbk   AGM   25/03/2014      BBRM   Pelayarang Nasional Bina  Buana Raya Tbk   EGM   25/03/2014      BJBR   Bank Pembangunan Daerah  Jawa Barat dan B   AGM   26/03/2014   Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43  Bandung    BJBR   Bank Pembangunan Daerah  Jawa Barat dan B   EGM   26/03/2014   Ballroom Hotel Hilton, Jl. HOS Tjokroaminoto No. 41‐43  Bandung    BJTM   Bank Pembangunan Daerah 

Jawa Timur Tbk   AGM   26/03/2014   Isyana Ballroom Hotel Bumi Surabaya    BBRI   Bank Rakyat Indonesia 

(Persero) Tbk.   AGM   26/03/2014     

INAF   Indofarma Tbk.   AGM   26/03/2014     

ITMA   Sumber Energi Andalan Tbk   EGM   27/03/2014     

WIKA   Wijaya Karya (Persero) Tbk.   AGM   27/03/2014   Gd. WIKA ‐ Ruang Serbaguna Lt. 11, Jl. DI Panjaitan Kav. 9  Jakarta Timur   

BNGA   Bank CIMB Niaga Tbk   AGM   27/03/2014   Soehanna Hall ‐ The Energy Building Lt. 2, Jl. Jend Sudirman  Kav. 52‐53 SCBD Lot 11 A, Jakarta   

AGRO   Bank Rakyat Indonesia 

Agroniaga Tbk   AGM   27/03/2014     

DEWA   Darma Henwa Tbk   AGM   28/03/2014   Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C ‐22 Jakarta 12940   

DEWA   Darma Henwa Tbk   EGM   28/03/2014   Ballroom 2 Lt. 1 ‐ JS Luwansa Hotel, Jl. HR Rasuna Said Kav. C ‐22 Jakarta 12940   

IGAR   Champion Pacific Indonesia 

Tbk   AGM   28/03/2014   Gd. Pasadenia, Jl. Pacuan Kuda Raya No. 27 Jakarta   

(9)

Corporate Action

9

EMITEN

JUMLAH

DIVIDEN

CUM DIVIDEN RECORDING DATE

PEMBAYARAN

DIVIDEN

KETERANGAN

NELLY  4  01/09/2014  02/09/2014  18/09/2014     ACST  40  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     JAWA  2  29/08/2014  01/09/2014  17/09/2014     RDTX  105  22/08/2014  25/08/2014  10/09/2014     DGIK  3  12/08/2014  15/08/2014  22/08/2014     RUIS  8  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     KIAS  2  12/08/2014  13/08/2014  29/08/2014     SMAR  5  08/08/2014  11/08/2014  27/08/2014     TPMA  11  07/08/2014  08/08/2014  26/08/2014     GGRM  800  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LMSH  200  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     LION  400  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     DART  28  06/08/2014  07/08/2014  25/08/2014     MDRN  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     ETWA  2  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     GEMA  7  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     DPNS  20  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     PANR  8  04/08/2014  05/08/2014  21/08/2014     MASA  1  25/07/2014  04/08/2014  20/08/2014     BFIN  0  02/07/2014  02/07/2014  02/07/2014  1(satu) saham akan memperoleh  Rp.122.21 Rasio Final akan di informa‐ sikan pada saat Recording Date  TSPC  75  24/07/2014  25/07/2014  19/08/2014     ASBI  25  23/07/2014  24/07/2014  19/08/2014     PEGE  10  22/07/2014  23/07/2014  15/08/2014     ASDM  57  18/07/2014  21/07/2014  12/08/2014     ULTJ  12  18/07/2014  02/07/2014  02/07/2014     ALDO  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FORU  10  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     PWON  5  17/08/2014  18/07/2014  22/08/2014     CLPI  0  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014  USD0.0018  GPRA  2  17/07/2014  18/07/2014  12/08/2014     FAST  30  15/07/2014  16/07/2014  05/08/2014     INDF  142  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     MFIN  20  14/07/2014  15/07/2014  07/08/2014     DYAN  3  14/07/2014  15/07/2014  06/08/2014     AMFG  80  11/07/2014  14/07/2014  24/07/2014     KBLI  4  10/07/2014  11/07/2014  25/07/2014    

(10)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

Branch Office

Jakarta:

Thamrin

Gedung Jaya Lt. 2 Suite L02-05 Jl. M. H. Thamrin No. 12

Jakarta 10340 Phone : +62 21 3193 1811

Taman Palem

Ruko Mall Taman Palem No.32 Jl. Kamal Raya, Outer Ring Road Cengkareng

Jakarta 11730 Phone : +62 21 5437 6266

Latumenten

Jl.Terusan Bandengan Utara No.89F Jakarta 14450

Phone : +62 21 662 9496

Pantai Indah Kapuk

The Centro Metro Broadway Blok A No. 28 Lt. 2 Jl. Pantai Indah Utara 2

Jakarta 14460 Phone : +62 21 3001 0315 Serpong: Ruko Golden 8 Blok F No.6 Jl. Ki Hadjar Dewantara Gading Serpong - Tangerang

Banten 15810 Phone : +62 21 2923 8930

Yogyakarta:

Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Jl. Kusumanegara 121 - Yogyakarta 55165 Phone : 0274-543944 Solo: Jl. Dr. Radjiman No. 314 Q Surakarta 57141 Phone : +62 271 743 498 Makasar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71 Makassar 90157 Phone : +62 411 361 3122

Sampit :

Universitas Darwan Ali Jl. Batu Berlian No. 10 Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 31992

Panin Bank Centre

3rd Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 726 3969

Fax

: +62 21 571 0895

CS

: +62 21 726 2757

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

First Asia Research Team :

Ivan Kurniawan ([email protected])

David Nathanael ([email protected])

Referensi

Dokumen terkait

Perseroan membagikan dividen sebesar Rp33,8 miliar atau setara 50,06% dari laba bersih yang dicatatkan perseroan pada tahun buku 2015.. Setelah dialokasikan sebagai

Hingga 1H17 pencapaian laba bersih perseroan telah mencerminkan 66,5% dari target laba bersih tahun ini yang diperkirakan sebesar USD33,60 juta atau tumbuh 107% dari tahun

Direktur Utama PT BNI (Persero) Gatot M Suwondo mengatakan, pencapaian laba bersih BNI pada kuatal I-2014 meningkat didorong oleh pendapatan bunga bersih (Net

Dengan asumsi harga saham JPFA berpeluang ditransaksikan dengan PE 22,6x maka harga sahamnya berpeluang mencapai Rp1256, atau punya ruang penguatan 8,7% dari harga saat ini

Sedangkan di bottom line proyeksi laba tahun lalu diperkirakan hanya mencapai Rp952.83 miliar atau turun dari proyeksi sebelumnya Rp1,4 triliun menyusul kenaikan beban

Laba bersih 2017 tumbuh 67% menjadi Rp230,8 miliar, naik dari posisi Rp138,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.. Pembagian dividen itu setara dengan Rp43

Pemodal bisa memanfaatkan koreksi ini untuk mengakumulasi kembali sahamnya mengingat dalam waktu dekat perseroan akan membagikan dividen tunai yang nilainya mencapai Rp2600 per

Total dividen yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2011 sebesar 55% dari laba bersih yang mencapai Rp.5,9 triliun.. Perseroan sepanjang 1Q12 berhasil meningkatkan