• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 20 Juni 2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAILY RESEARCH. Market Preview. Rabu, 20 Juni 2018"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)



BI: Ekonomi RI Diproyeksi Sentuh 5,2% di Kuartal II-2018.



Turun Lagi, Cadangan Devisa RI Jadi US$ 122,9 Miliar.



Barito Pacific (BRPT) Tebar Dividen Rp22-Rp25 per Saham.



Panca Budi Bagikan Dividen Rp80,62 Miliar.

DAILY RESEARCH

Statistics

Highlight

Opening Today Nikkei AORD

 Change  

 

 

Market Preview

HSG pada perdagangan akhir pekan lalu,  sebelum  libur  panjang  Idul  Fitri  didomi‐ nasi  aksi  jual  pemodal,  terutama  pemodal  asing.  Menigkatnya  resiko  capital  outlow  dan  pelemahan  rupiah  terhadap  dolar  AS  kembali  menekan  pasar  saham.  Pemodal  cenderung  melepas  saham  mengantisipasi  pertemuan  The  Fed  13  Juni  2018  ketika  pasar  saham  Indonesia  libur.  Perkiraan  pasar menjadi kenyataan, The Fed naikkan  tingkat bunga acuannya 25 bp menjadi 2%  pada  pertemuan    13  Juni  pekan  lalu.  Ini  kenaikan  kedua  kali  sepanjang  paruh  per‐ tama  2018.  Powell  mengindikasikan  kenai‐ kan  bunga  FFR  hingga  akhir  2018  bisa  em‐ pat  kali  @25  bp.  Ekspektasi  ini  membuat  arus  dana  asing  cenderung  keluar  dari  pasar  emerging  market  (termasuk  Indone‐ sia)  dan  telah  menekan  pasar  saham  dan  nilai  tukar  rupiah.  IHSG  akhir  pekan  lalu  sebelum  libur  panjang  tutup  terkoreksi  113,071  poin  (1,85%)  di  5993,627  (8/6).  Resisten  IHSG  kembali  tertahan  di  kisaran 

6100. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih hingga Rp2,41 triliun dan rupiah melemah  0,41%  hingga  Rp13932  terhadap  dolar  AS.  Di  pasar  saham  pekan  pertama  Juni  sebelum  libur  panjang Idul Fitri, arus dana asing yang keluar dalam bentuk penjualan bersih mencapai Rp3,11  triliun. Sepanjang tahun ini hingga pekan pertama Juni 2018, penjualan bersih asing mencapai  Rp43,44 triliun.  

  Sementara memasuki awal pekan ini, resiko pasar saham global dan kawasan Asia  meningkat dipicu kekhawatiran perang dagang antara AS dengan China setelah akhir pekan lalu  Trump  menaikkan  tarif  impor  hingga  25%  terhadap  produk  China  yang  kemudian  diikuti  aksi  balasan dari China terhadap produk AS. Awal pekan ini Trump kembali mengancam China den‐ gan  memerintahkan  Kementrian  Perdagangannya  untuk  mengindentifikasi  sejumlah  produk  China yang akan dikenaikan tarif impor tambahan rata‐rata 10% apabila China tidak 'merubah  praktek perdagangannya'. Merespon hal ini, pasar saham China kemarin anjlok. Indeks Shang‐ hai Composit anjlok hingga 3,78% di 2907,82. Indeks Hangseng kemarin anjlok hingga 2,78% di  29468,15. Meningkatnya kekhawatiran perang dagang antara AS dengan China kembali mene‐ kan pasar saham Wall Street tadi malam. Indeks DJIA dan S&P masing‐masing tertekan 1,15%  dan 0,40% di 24700,21 dan 2762.59. Indeks Nasdaq tertekan 0,28% di 7725,58. Harga komodi‐ tas  tadi  malam  ikut  terkoreksi.  Harga  minyak  mentah  di  AS  koreksi  0,90%  di  USD65,06/barel  mengantisipasi  pertemuan  OPEC  akhir  pekan  ini.  Harga  nikel  di  LME  terkoreksi  1,67%  di  USD14732/MT dan harga Tin koreksi 0,62% di USD20415/MT. Kondisi pasar saham global yang  kembali didominasi meningkatnya resiko akan berimbas pada perdagangan hari ini yang kem‐ bali dibuka setelah libur panjang Idul Fitri sejak 11 Juni lalu.  

  IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan cenderung bergerak di teritori  negatif.  Sentimen  eksternal  yang  kurang  kondusif,  harga  komoditas  yang  cenderung  tertekan  dan  rupiah  yang  berpeluang  kembali  melemah  terhadap  dolar  AS  pasca  kenaikan  bunga  FFR  pekan lalu menjadi sentimen negatif di pasar. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 5920  hingga 6020 cenderung di teritori negatif.                   S1 5920  S2 5850  R1 6020  R2 6060       IHSG 5,993.63 Change (113.07) Change (%) (1.85) Change (%/ytd) (5.70)

Total Value (IDR triliun) 11.345 Total Volume (miliar saham) 8.262 Net Foreign Buy (IDR miliar) (2,450.486) Up: 127 Down: 282 Unchange: 111

Top Gainers IDR % Chg

KPAL‐W  436  43500.00%  435  SWAT  272  70.00%  112  KPAL  195  69.57%  80  GDST  198  34.69%  51  JPRS  266  34.34%  68 

Top Losers IDR % Chg

BPFI  670  24.72%  220 

CNTX  464  22.67%  136 

TGRA  460  13.21%  70 

MINA  1,985  12.17%  275 

SAFE  135  11.76%  18 

Top Value IDR % (miliar)

TLKM  3,610  4.24%  947.40  BBRI  3,140 

3.98% 

827.76  BBCA  22,250 

3.16% 

764.38  ASII  6,900  1.08%  572.17  BMRI  6,950  5.76%  472.78 

Top Volume IDR % (juta)

RIMO  141  0.70%  334.751  MYRX  129  2.27%  288.535  BBRI  3,140  3.98%  262.972  TLKM  3,610  4.24%  260.396  IIKP  230  4.17%  252.176  Index Last Chg % DJIA  24700.21  (287.26)  (1.15)  S&P 500  2762.59  (11.16)  (0.40)  FTSE 100  7603.85  (27.48)  (0.36)  CAC 40  5390.63  (59.85)  (1.10)  DAX  12677.97  (156.14)  (1.22)  NIKKEI 225  22278.48  (401.85)  (1.77)  HANGSENG  29468.15  (841.34)  (2.78)  STI  3303.82  (20.22)  (0.61)  SHENZHEN  1594.05  (97.60)  (5.77)  SHANGHAI  2907.82  (114.08)  (3.78)  Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel)  65.06  (0.69)  (1.05)  CPO (RM/M.T)  2262.00  (46.00)  (1.99)  Gold (USD/T.oz)  1277.00  (4.60)  (0.36)  Nikel (USD/MT)  14732.00  (250.50)  (1.67)  Timah (USD/MT)  20415.00  (127.50)  (0.62)  Coal (USD/MT)  115.35  (0.55)  (0.47)  Exchange Rates Chg % USD/IDR  13932.00  0.00   0.00   EUR/USD  1.159  (0.00)  (0.32)  USD/JPY  110.05  (0.49)  (0.44)  SGD/IDR  10330.26  (42.96)  (0.41)  AUD/IDR  10263.44  (116.13)  (1.12)  TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE  25.91  3610  (0.24)  (0.92) 

(2)



BI: Ekonomi RI Diproyeksi Sentuh 5,2% di Kuartal II-2018.

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan

ekonomi Indonesia pada kuartal II-2018 mencapai 5,2%. Konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong

perekonomian di kuartal II. Optimisme tersebut, tak lepas dari survei Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia

yang meningkat pada Mei 2018 sebesar 125,1, atau naik dibandingkan periode bulan sebelumnya 122,2. (CNBC

Indonesia, 8/6/18)



Turun Lagi, Cadangan Devisa RI Jadi US$ 122,9 Miliar.

Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Mei 2018

tercatat US$ 122,9 miliar. Besaran cadev tersebut masih cukup tinggi meskipun lebih rendah dibandingkan dengan

US$ 124,9 miliar pada posisi akhir April 2018. Posisi cadev tersebut setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau

7,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadev tersebut berada di atas standar kecukupan

internasional sekitar tiga bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor

eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Penurunan cadev pada Mei 2018 terutama

dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar

rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi. (detik, 8/6/18)



Barito Pacific (BRPT) Tebar Dividen Rp22-Rp25 per Saham.

PT Barito Pacific Tbk. akan membagikan 25% dari

laba bersih 2017 sebagai dividen tunai kepada pemegang saham. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

2017 Barito Pacific, Jumat (8/6/2018), memutuskan perseroan akan membagi 25% dari laba bersih 2017 senilai

US$118 juta. Jumlah tersebut setara dengan US$30 juta. Dengan demikian, emiten berkode saham BRPT itu akan

menebar dividen tunai dengan kisaran Rp22-Rp25 per saham. Pembagian dividen dilakukan termasuk untuk saham

baru yang tengah diterbitkan melalui rights issue. Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan menerbitkan 4,39

miliar saham baru. Seperti diketahui, Barito Pacific membukukan kenaikan pendapatan bersih sebesar 25%

sepanjang 2017 menjadi US$2,45 miliar, dibanding tahun sebelumnya yang sebesar US1,96 miliar. Adapun laba

bersih yang dikantongi emiten energi dan petrokimia itu sekitar US$279,9 juta. (Bisnis Indonesia, 8/6/18)



Panca Budi Bagikan Dividen Rp80,62 Miliar.

Produsen plastik PT Panca Budi Idaman Tbk. membagikan dividen

tunai senilai Rp80,62 miliar atau sekitar 35% dari laba perseroan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Laba bersih 2017 tumbuh 67% menjadi Rp230,8 miliar, naik dari posisi Rp138,4 miliar pada periode yang sama

tahun sebelumnya. Pembagian dividen itu setara dengan Rp43 per saham. Penjualan meningkat 10,17%

dibandingkan dengan 2016. Produsen plastik ini pun telah memiliki lebih dari 10.000 pelanggan. Perseroan pun

memiliki hubungan yang baik dengan pasar tradisional dan institusi. Adapun kapasitas produksi perseroan per April

2018 mencapai 83,02 ton per tahun. Saat ini, PBID telah memiliki tujuh pabrik di Jabodetabek, Cilegon, Solo, dan

Medan. (Bisnis Indonesia, 8/6/18)



Serahkan Saham JungleLand, Bakrieland Cetak Laba Rp 3,11 T.

PT Bakrieland Develepment Tbk (ELTY)

mencatatkan laba bersih Rp 3,11 triliun pada kuartal I-2018 setelah pada periode yang sama tahun sebelumnya

masih rugi Rp 5,12 miliar. Kenaikan laba bersih ini dikarenakan adanya pendapatan dari pos keuntungan

penyelesaian utang obligasi bersih sebesar Rp 3,03 triliun. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan

manajemen, pos keuntungan penyelesaian utang obligasi bersih tersebut berasal dari penyelesaian obligasi

konversi atau equity-linked bonds. Pada 23 Maret 2010, BLD Investment Pte. Ltd., anak usaha ELTY menerbitkan

obligasi konversi sebesar US$155 juta yang jatuh tempo 23 Maret 2015 dengan bunga 8,625% yang akan

dibayarkan setiap tiga bulan. Namun, manajemen tidak mampu memenuhi kewajibannya baik pokok utang sebesar

US$155 juta dan bunga US$115,46 juta, ketika jatuh tempo sehingga diklarifikasi menjadi utang jangka pendek.

Keuntungan atas penyelesaian utang obligasi konversi setelah dikurangi dengan biaya penyelesaian adalah sebesar

Rp 3,03 triliun disajikan sebagai bagian dari akun 'Keuntungan Penyelesaian Utang Obligasi - Bersih' dalam laporan

laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi," ujar manajemen ELTY dalam laporan keuangan publikasi.

(CNBC Indonesia, 8/6/18)



Indo Komoditi Korpora (INCF) Targetkan Pendapatan Naik 10% 2018.

PT Indo Komoditi Korpora (INCF)

optimistis dapat mencatatkan kenaikan pendapatan sebanyak 10% pada kinerja tahun 2018. Dengan perhitungan

tersebut, direksi yakin dapat menyetor pendapatan sebesar Rp 650 miliar tahun ini. Selama setahun berjalan 2017,

INCF berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 563,86 miliar atau naik 26,19% dari tahun 2016. Namun laba

emiten turun 19,06% menjadi Rp 5,35 miliar dari periode 2016 di Rp 6,61 miliar. Adapun produk unggulan INCF,

yakni TSR SIR 20 menyumbang 98% dari total pendapatan emiten selama tahun 2017. Produk tersebut menurut

Sujaka memiliki kualitas premium yang diincar oleh perusahaan ban internasional. Sejumlah merek yang

menggunakan produk INCF adalah Bridgestone, Pirelli, Giti, Nokian Tyres dan Kumho Tires. (kontan, 8/6/18)

(3)

Stock Picks

HRUM  2910‐3080. 

Harga  saham  emiten  batubara  tahun  ini  bergerak  bullish  seiring  tren  bullish  harga  komoditasnya. 

Harga batubara dunia saat ini berada hampir di USD116/MT (18/6). Akhir 2017 lalu harganya masih di USD101,65/MT. 

Hal ini menjadi penopang pergerakan bullish harga saham batubara, termasuk saham Harum Energy Tbk (HRUM). Harga 

sahamnya akhir pekan lalu sebelum libur panjang Idul Fitri tutup stagnan di Rp2980 di tengah koreksi pasar saham. Se‐

cara technical pergerakan harganya saat ini konsolidasi di tengah tren bullish. Akhir Mei lalu harganya tutup di Rp3310 

(31/5).  Tahun  ini  harga  tertingginya  sempat  mencapai  Rp3590  (29/1).  Harga  terendahnya  di  Rp2300  (8/5).  Dari  sisi 

kinerja, hingga 1Q18 kinerja masih mengalami penurunan volume penjualan batubara, sehingga pertumbuhan penda‐

patan  terbatas.  Pendapatan  perseroan  1Q18  hanya  tumbuh  10,32%  mencapai  USD86,81  juta  dibandingkan  1Q17 

USD78,69 juta. Pertumbuhan pendapatan di 1Q18 lebih rendah dari rata‐rata emiten batubara di 1Q18 yang tumbuh 

38%. Volume penjualan perseroan di 1Q18 turun 9,8% mencapai 1,1 juta ton. Sedangkan harga jual rata‐rata naik 20% 

(yoy).  Perseroan  juga  mengalami  peningkatan  biaya  produksi  hingga  21,1%  menjadi  USD41,1/ton  dari  USD34/ton  di 

1Q17. Ini dikarenakan kenaikan Stripping Ratio menjadi 9,4x dari 8x dan kenaikan rata‐rata harga bahan bakar 14,9% 

(yoy). EBITDA perseroan 1Q18 tumbuh 11,3% mencapai USD24,7 juta dari USD22,1 juta di 1Q17. Marjin EBITDA stabil di 

28,4%  dibandingkan  1Q17  28,1%.  Laba  usaha  naik  13,3%  mencapai  USD21,6  juta  dari  USD19  juta.  Marjin  usaha  naik 

menjadi 28,4% dari 28,1%. Laba bersih perseroan di 1Q18 hanya tumbuh 2% mencapai USD12,61 juta dari USD12,36 

juta.  Marjin  bersih  turun  menjadi  14,5%  dari  15,7%.  Perseroan  tahun  ini  menargetkan  produksi  batubaa  4,5  juta  ton 

hingga 5,25 juta ton. Belanja modal tahun ini USD13,8 juta ton. Produksi perseroan 95% tertuju pasar ekspor. Saat ini 

perseroan menjajaki peluang akuisisi tambang batubara. Tahun lalu volume penjualan mencapai 4,8 juta ton dan vol‐

ume produksi mencapai 4,2 juta ton. Harga jual rata‐rata tahun lalu USD66/ton. Dengan asumasi harga jual rata‐rata 

tahun ini naik 20% atau mencapai USD79,2/MT dan volume penjualan 4,6 juta ton maka pendapatan berpeluang men‐

capai USD364,32 juta atau naik 11,89% dari 2017 lalu sebesar USD325,60 juta. Sedangkan laba bersih diperkirakan men‐

capai USD54,65 juta atau naik 20,69% dari 2017 sebesar USD45,28 juta. EPS 2018 diproyeksikan mencapai USD0,0213 

atau setara Rp300,33 dengan kurs 1USD=Rp14100. Harga sahamnya saat ini di Rp2980, ditransaksikan dengan PE 9,9x 

(E/18).  Harga  sahamnya  diproyeksikan  berpeluang  ditransaksikan  dengan  PE  11x  atau  mencapai  Rp3300.  Dengan 

pendekatan fibonacci, level support harganya di Rp2910 dengan resisten terdekat di Rp3080. Harga terbaik melakukan 

pembelian ketika harga terkoreksi mendekati support. Sepanjang support saat ini bertahan, peluang penguatan lanjutan 

akan terbuka. Pergerakan harga komoditas batubara akan menjadi katalis pergerakan harganya. Buy on Weakness, SL 

2870      

(4)

UNTR  34100‐36500. 

Harga saham emiten alat berat, United Tractors Tbk (UNTR), akhir pekan lalu sebelum libur pan‐

jang  tutup  terkoreksi  3,8%  di  Rp34800.  Saat  ini  support  di  Rp34100  (pendekatan  fibonacci)  dengan  peluang  rebound 

menguji  Rp36500.  Peluang  koreksi  bisa  menjadi  kesempatan  pemodal  untuk  mengakumulasi  sahamnya  mengingat 

kinerja yang tumbuh solid tahun ini. Kinerja perseroan tahun ini tumbuh dengan dukungan tren bullish harga batubara 

dunia  yang  memicu  pertumbuhan  penjualan  alat  berat.  Pelemahan  rupiah  terhadap  dolar  AS  juga  menguntungkan 

perseroan mengingat pendapatan dominan dalam US dolar. Perseroan sepanjang 1Q18 berhasil mencatatkan pertum‐

buhan positif. Pendapatan bersih tumbuh 39% mencapai Rp19 triliun dibandingkan 1Q17 sebesar Rp13,68 triliun. Kon‐

tribusi bisnis kontraktor penambangan memberikan kontribusi 42% terhadap pendapatan perseroan, dilanjutkan den‐

gan  bisnis  alat  berat  menyumbangkan  36%,  pertambangan  18%,  dan  Industri  Konstruksi  4%.  Volume  penjualan  alat 

berat perseroan di 1Q18 mencapai 1.171 unit naik 38% (yoy). Hal ini disebabkan karena meningkatnya permintaan alat 

berat dari sektor pertambangan, perkebunan, dan konstruksi. Tahun lalu volume penjualan alat berat mencapai 3.788 

unit  naik  74%  (yoy).  Target  penjualan  alat  berat  hingga  akhir  tahun  sekitar  4.200  unit  hingga  4.500  unit.  Realisasi 

penjualan  alat  berat  pada  kuartal  I/2018  sejalan  dengan  target  perseroan.  Dari  unit  bisnis  Kontraktor  Penambangan, 

pendapatan bersih tumbuh 26% mencapai Rp8 triliun. Volume produksi batubara naik dari 25,1 juta ton menjadi 26,5 

juta  ton,  sedangkan  volume  pekerjaan  pemindahan  tanah  (overburden  removal)  meningkat  169,7  juta  bcm  menjadi 

207,0  juta  bcm.  Sedangkan  dari  unit  usaha  Pertambangan  Batubara,  total  penjualan  batubara  di  1Q18  mencapai  2,6 

juta  ton  naik  36%  (yoy)  dari  1,9  juta  ton  di  1Q17.  Harga  jual  rata‐rata  batubara  juga  naik  66%  di  1Q18.  Pencapaian 

pendapatan bersih perseroan di 1Q18 telah mencerminkan 24,5% dari target tahun ini yang sebelumnya diperkirakan 

Rp77,47 triliun atau tumbuh 20% dari 2017 sebesar Rp64,56 triliun. Sedangkan laba bersih di 1Q18 mencapai Rp2,53 

triliun  tumbuh  68,59%  dari  1Q17  sebesar  Rp1,50  triliun.  Pencapaian  laba  bersih  di  1Q18  telah  mencerminkan  27,2% 

dari target laba bersih tahun ini yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp9,29 triliun atau tumbuh 25,58% dari 2017 

lalu  sebesar Rp7,40  triliun. Marjin bersih 1Q18  mencapai  13,3% naik dari  1Q17  sebesar  11%.  Tahun 2017  lalu marjin 

bersih 11,47%. Sebelumnya EPS 2018 diproyeksikan Rp2492,28. Harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 

16x  (E/18)  atau  mencapai  Rp39876.  Kondisi  pasar  yang  tengah  ditandai  meningkatnya  resiko  pasar,  pembelin  bisa 

(5)

Stock Picks

ELSA  392‐416. 

Di  tengah  meningkatnya  resiko  capital  outlow  pada  perdagangan  akhir  pekan  sebelum  libur  panjang, 

pergerakan  harga  saham  emiten  jasa  perminyakan,  Elnusa  Tbk  (ELSA),  relatif  stabil.  Harga  sahamnya  tutup  stabil  di 

Rp400. Secara technical, ada support kuat di Rp392 dan peluang rebound akan menguji resisten terdekat di Rp416. Per‐

gerakan harga sahamnya sangat dipengaruhi pergerakan harga minyak mentah dunia yang beberapa hari terakhir me‐

masuki awal pekan ini berhasil rebound di USD65,75/barel setelah sepekan sebelumnya terkoreksi 1,8%, menandai ko‐

reksi selama empat pekan berturut‐turut terutama mengantisipasi pertemuan OPEC akhir pekan ini. Pemodal bisa me‐

lakukan  pembelian  bertahap  mengingat  harganya  relatif  murah  saat  ini.  Dari  sisi  kinerja,  sepanjang  1Q18  laba  bersih 

perseroan melonjak 1269% mencapai Rp70,90 miliar dibandingkan 1Q17 Rp5,18 miliar.  Marjin laba bersih 1Q18 sebe‐

sar  4,87%  naik  dari  1Q17  sebesar  0,53%  namun  masih  di  bawah  marjin  bersih  4Q17  9,74%.  Pencapaian  laba  bersih 

1Q18  masih  mencerminkan  15%  dari  target  laba  bersih  tahun  ini  yang  sebelumnya  diperkirakan  mencapai  Rp469,27 

miliar atau naik 90% dari tahun lalu sebesar Rp247 miliar. Sedangkan pendapatan perseroan di 1Q18 mencapai Rp1,45 

triliun  tumbuh  50%  dari  periode  yang  sama  2017  sebesar  Rp969,92  miliar.  Pencapaian  pendapatan  di  1Q18  mencer‐

minkan  23%  dari  target  pendapatan  tahun  ini  yang  sebelumnya  diproyeksikan  mencapai  Rp6,22  triliun  atau  tumbuh 

25% dari tahun 2017 lalu sebesar Rp4,98 triliun. Sepanjang 2017 lalu total pendapatan perseroan tumbuh 37,52% men‐

capai  Rp4,98  triliun  dibandingkan  2016  lalu  Rp3,62  triliun.    Sedangkan  laba  bersih  2017  lalu  turun  20,51%  mencapai 

Rp247,14 miliar dibandingkan 2016 sebesar Rp310,91 miliar.  EPS 2018 diproyeksikan mencapai Rp64,30. Harga saham‐

nya dalam pasar bullish dan tren harga minyak positif berpeluang ditransaksikan dengan PE 10x atau mencapai Rp640. 

Sepanjang tahun ini harganya tertinggi di Rp540 (27/2) dan terendah di Rp372 (2/1). Harganya saat ini bergerak bearish 

di area downtrend. Pasar yang tengah meningkat resikonya disarankan melakukan pembelian ketika terkoreksi secara 

bertahap. Buy on Weakness, SL 388      

Saham Pilihan

GGRM 68400-71000 BoW, SL 67500

ADRO 1820-1980 BoW, SL 1780

KLBF 1320-1460 BoW, SL 1280

PTPP 2550-2680 BoW, SL 2530

BRPT 2130-2220 BoW, SL 2070

CPIN 3360-3600 BoW, SL 3270

AKRA 4530-4700 BoW, SL 4480

(6)

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE IHSG 

5993.63  6064.42  6135.20  5955.09  5916.54 

               PERKEBUNAN AALI  11900  12,041.67  12,183.33  11,816.67  11,733.33  13,059,216.00  ‐19.91  393.15  ‐75.27  45.02  BWPT  188  191.00  194.00  186.00  184.00                 LSIP  1145  1,163.33  1,181.67  1,123.33  1,101.67  4,189,615.00  ‐11.36  91.36  ‐32.01  18.72  SGRO  2340  2,340.00  2,340.00  2,340.00  2,340.00                 SIMP  555  563.33  571.67  548.33  541.67  13,835,444.00  ‐7.53  16.72  ‐68.60  25.18  UNSP  262  268.00  274.00  258.00  254.00                

PERTAMBANGAN BATU BARA

ADRO  1935  1,998.33  2,061.67  1,903.33  1,871.67  37,032,346.42  ‐10.48  65.74  ‐5.12  10.50  BORN  50  33.33  16.67  33.33  16.67                 BRAU  7750  5,166.67  2,583.33  5,166.67  2,583.33                 BUMI  262  264.67  267.33  258.67  255.33                 DEWA  50  50.00  50.00  50.00  50.00  3,312,510.21  13.47  0.30  48.03  166.35  HRUM  2980  3,036.67  3,093.33  2,946.67  2,913.33                 ITMG  27000  27,516.67  28,033.33  26,491.67  25,983.33  21,925,897.16  ‐9.27  770.46  ‐65.05  8.53  PTBA  4070  4,120.00  4,170.00  4,000.00  3,930.00  13,733,627.00  5.01  883.59  0.98  7.64  PTRO  1865  1,888.33  1,911.67  1,853.33  1,841.67                

PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI

BIPI  65  66.67  68.33  63.67  62.33                 ELSA  400  406.00  412.00  396.00  392.00  3,775,323.00  ‐10.56  51.43  ‐8.99  7.17  ENRG  171  175.00  179.00  169.00  167.00                 ESSA  294  306.00  318.00  286.00  278.00                 MEDC  1130  1,185.00  1,240.00  1,100.00  1,070.00                

PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA

ANTM  905  938.33  971.67  888.33  871.67  10,531,504.80  11.79  ‐151.06  85.85  ‐3.10  INCO  4220  4,276.67  4,333.33  4,106.67  3,993.33  10,894,532.28  ‐15.64  70.11  ‐67.49  26.24  TINS  985  1,011.67  1,038.33  966.67  948.33  6,874,192.00  ‐6.74  13.64  ‐84.08  56.09  SEMEN INTP  16125  16,758.33  17,391.67  15,758.33  15,391.67  17,798,055.00  ‐10.99  1,183.48  ‐17.34  17.00  SMCB  635  643.33  651.67  628.33  621.67  9,239,022.00  ‐12.25  22.85  ‐73.80  47.91  SMGR  8275  8,591.67  8,908.33  8,116.67  7,958.33  26,948,004.47  ‐0.14  762.28  ‐18.76  14.07 

LOGAM DAN SEJENISNYA

GDST  198  211.33  224.67  171.33  144.67                 JPRS  266  271.33  276.67  255.33  244.67                 KRAS  440  448.67  457.33  432.67  425.33                 PAKAN TERNAK CPIN  3460  3,630.00  3,800.00  3,340.00  3,220.00                 JPFA  1630  1,650.00  1,670.00  1,590.00  1,550.00  25,022,913.00  2.31  43.92  40.87  18.44 

OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA

ASII  6900  6,958.33  7,016.67  6,858.33  6,816.67  184,196,000.00  ‐8.68  357.28  ‐24.59  20.71  GJTL  820  826.67  833.33  816.67  813.33                

INDUSTRI BARANG KONSUMSI

ICBP  8850  9,000.00  9,150.00  8,700.00  8,550.00                 INDF  6950  7,083.33  7,216.67  6,883.33  6,816.67                 MYOR  3090  3,140.00  3,190.00  3,050.00  3,010.00                 ROTI  1060  1,088.33  1,116.67  1,038.33  1,016.67                 GGRM  70250  71,600.00  72,950.00  68,800.00  67,350.00                 INAF  3140  3,220.00  3,300.00  3,090.00  3,040.00  1,621,898.67  17.41  2.12  463.17  184.06  KAEF  2650  2,716.67  2,783.33  2,606.67  2,563.33  4,860,371.48  7.51  44.81  6.06  28.68  KLBF  1360  1,426.67  1,493.33  1,326.67  1,293.33                

KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA

(7)

EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE

PROPERTI DAN REAL ESTAT

APLN  195  197.00  199.00  194.00  193.00                ASRI  368  374.67  381.33  356.67  345.33                BKSL  141  146.00  151.00  138.00  135.00                BSDE  1720  1,743.33  1,766.67  1,698.33  1,676.67  6,209,574.07  11.45  1,164.55  460.00  1.60  COWL  515  538.33  561.67  503.33  491.67                CTRA  1085  1,093.33  1,101.67  1,068.33  1,051.67                CTRP  1085  1,093.33  1,101.67  1,068.33  1,051.67                CTRS  1085  1,093.33  1,101.67  1,068.33  1,051.67                ELTY  50  50.00  50.00  50.00  50.00                KIJA  212  217.33  222.67  205.33  198.67                MDLN  312  318.67  325.33  306.67  301.33  2,962,460.90  4.32  69.69  22.80  5.94  KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI  1920  1,935.00  1,950.00  1,910.00  1,900.00  9,389,570.10  8.51  130.22  43.08  20.93  DGIK  57  58.33  59.67  56.33  55.67                PTPP  2640  2,666.67  2,693.33  2,606.67  2,573.33  14,217,372.87  14.40  152.88  39.17  25.74  SSIA  560  576.67  593.33  551.67  543.33                TOTL  635  643.33  651.67  628.33  621.67                WIKA  2050  2,116.67  2,183.33  2,006.67  1,963.33  13,908,504.01  11.60  101.65  1.60  26.02  INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI

PGAS  2080  2,150.00  2,220.00  2,040.00  2,000.00  42,333,969.71  ‐0.16  228.31  ‐38.44  11.61  JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA

CMNP  1480  1,480.00  1,480.00  1,480.00  1,480.00                JSMR  4610  4,663.33  4,716.67  4,573.33  4,536.67  9,848,242.05  7.33  213.14  3.23  26.27  TELEKOMUNIKASI BTEL  50  50.00  50.00  50.00  50.00                EXCL  2630  2,733.33  2,836.67  2,563.33  2,496.67  22,876,182.00  ‐2.49  ‐2.97  ‐97.16  ‐1,348.39  ISAT  3280  3,336.67  3,393.33  3,236.67  3,193.33                TLKM  3610  3,693.33  3,776.67  3,563.33  3,516.67  102,470,000.00  14.24  153.66  5.81  21.51  TRANSPORTASI GIAA  256  260.67  265.33  252.67  249.33  52,627,783.53  7.55  40.78  ‐122.73  10.94  MBSS  620  626.67  633.33  616.67  613.33                WINS  340  342.00  344.00  336.00  332.00  1,378,353.91  ‐37.37  ‐19.45  ‐129.08  ‐10.95  KONSTRUKSI NON BANGUNAN

INDY  4030  4,106.67  4,183.33  3,976.67  3,923.33                BANK BBCA  22250  22,800.00  23,350.00  21,900.00  21,550.00  47,081,728.00  7.56  730.83  9.30  18.47  BBKP  382  384.67  387.33  380.67  379.33  8,303,973.00  17.07  105.70  32.57  5.58  BBNI  8050  8,283.33  8,516.67  7,933.33  7,816.67  36,895,081.00  10.58  486.18  ‐15.91  10.90  BBRI  3140  3,223.33  3,306.67  3,083.33  3,026.67  85,434,037.00  13.73  1,029.53  4.77  10.95  BBTN  3030  3,070.00  3,110.00  3,010.00  2,990.00  14,966,209.00  16.86  174.91  65.91  10.43  BDMN  5950  6,075.00  6,200.00  5,875.00  5,800.00  22,420,658.00  ‐2.48  249.70  ‐8.09  16.40  BJBR  2120  2,160.00  2,200.00  2,090.00  2,060.00  10,084,451.00  14.70  142.02  23.39  6.79  BMRI  6950  7,250.00  7,550.00  6,800.00  6,650.00  71,570,127.00  14.26  871.50  2.33  11.76  BNGA  1110  1,131.67  1,153.33  1,091.67  1,073.33  22,318,759.00  7.24  17.02  ‐81.74  34.36 

PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI

AKRA  4580  4,720.00  4,860.00  4,510.00  4,440.00  19,764,821.14  ‐12.03  261.74  27.59  27.03  INTA  496  502.67  509.33  491.67  487.33                UNTR  34800  35,700.00  36,600.00  34,350.00  33,900.00  49,347,479.00  ‐7.14  1,033.07  ‐28.24  14.86  PERDAGANGAN ECERAN MAPI  885  915.00  945.00  860.00  835.00                RALS  1490  1,523.33  1,556.67  1,433.33  1,376.67               

ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA

MNCN  1180  1,205.00  1,230.00  1,165.00  1,150.00                PERUSAHAAN INVESTASI

BRMS  68  68.67  69.33  67.67  67.33                BNBR  104  69.33  34.67  69.33  34.67               

(8)

EMITEN

JUMLAH

DIVI-DEN

CUM

DIVI-DEN PSR

REG

RECORDING

DATE

PEMBAYARAN

DIVI-DEN

KETERANGAN

MDLN  12  5/6/18  8/6/18  27/6/18  Div Final 2017  LSIP  45.00  7/6/2018  21/6/18  3/7/18  DIV Final TB 2017  RANC  5  5/6/18  8/6/18  29/6/18  Div Final 2017  JSPT  19  4/6/18  7/6/18  27/6/18  Div Final 2017  SSIA  20  25/6/18  28/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  MIDI  10.7  4/6/18  7/6/18  27/6/18  DIV Final TB 2017  SIMP  10  7/6/18  21/6/18  4/7/18  DIV Final TB 2017  PBRX  2  7/6/18  21/6/18  4/7/18  DIV Final TB 2017  IDPR  15  8/6/18  20/6/18  3/7/18  DIV Final TB 2017  TOTO  8  8/6/18  22/6/18  5/7/18  Div Final TB 2017  ICBP  162  8/6/18  22/6/18  3/7/18  DIV Final TB 2017  BISI  100  6/6/18  20/6/18  29/6/18  DIV Final TB 2017  CTRA  9.5  20/6/18  25/6/18  5/7/18  DIV Final TB 2017  INDF  237  8/6/18  22/6/18  5/7/18  DIV Final TB 2017  BYAN  USD0.045  7/6/18  21/6/18  29/6/18  DIV Final TB 2017  FISH  40  22/6/18  27/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  CLPI  63.87  8/6/18  22/6/18  5/7/18  DIV Final TB 2017  BNBA  10  20/6/18  25/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  TBLA  45  4/6/18  7/6/18  26/6/18  DIV Final TB 2017  BUDI  4  4/6/18  7/6/18  26/6/18  DIV Final TB 2017  IPCM  6.75  22/6/18  27/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  INDS  100.00  20/6/18  25/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  TSPC  40  21/6/18  26/6/18  6/7/18  Div Final 2017  GPRA  1  20/6/18  25/6/18  6/7/18  Div Final 2017  RICY  3.00  20/6/18  25/6/18  5/7/18  Div Final 2017  TALF  3.00  20/6/18  25/6/18  4/7/18  Div Final 2017  BRAM  400  22/6/18  27/6/18  28/6/18  Div Final 2017  MFIN  150.00  21/6/18  26/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  SKLT  7.00  21/6/18  26/6/18  5/7/18  DIV Final TB 2017  JRPT  26.00  25/6/18  28/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  AMFG  30.000  20/6/18  25/6/18  5/7/18  DIV Final TB 2017  LPKR  2.70  21/6/18  26/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  LPKR  2.7  21/6/18  26/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  KLBF  25.00  21/6/18  26/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  MYOR  27.00  5/6/18  8/6/18  25/6/18  DIV Final TB 2017  HOKI  6.00  21/6/18  26/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017  KBLI  8  5/6/18  8/6/18  29/6/18  DIV Final TB 2017  RALS  40.00  5/6/18  8/6/18  29/6/18  DIV Final TB 2017  SIDO  29.00  7/6/18  21/6/18  4/7/18  DIV Final TB 2017  BBMD  14.67  5/6/18  8/6/18  29/6/18  DIV Final TB 2017  GEMA  25.00  22/6/18  27/6/18  6/7/18  DIV Final TB 2017 

RIGHT

ISSUE

RASIO

HARGA

NOMI-NAL

HARGA

PE-LAKSANAAN

JADWAL

KETERANGAN

BRPT 

63 : 20 

Rp.500  Rp2330/shm 

30 Mei 2018 Cum HMETD di Pasar Reguler 

  

  

  

  

5 Juni 2018 Recording Date 

  

  

  

  

6 Juni 2018 Distribusi HMETD 

  

  

  

  

7 Juni 2018 Pencatatan HMETD di Bursa 

  

  

  

  

7/6‐22/6 2018 Periode Perdagangan HMETD 

  

  

  

  

7/6‐22/6 2018 Periode Pelaksanaan HMETD 

  

  

  

  

20/6‐26/6 2018 Distribusi Saham Hasil HMETD 

  

  

  

  

27/6/18 Tanggal Penjatahan 

  

  

  

  

29/5/18 Refund 

(9)

Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.

KANTOR CABANG

Taman Palem Lestari :

Taman Palem Lestari Blok B 17 8

Jakarta Barat 11730

Phone : +62 21 5595 3775

Yogyakarta :

Jl. Tegalpanggung No. 20A

D.I Yogyakarta 55212

Phone: +62 274 - 557 559

Makassar :

Jl. Gunung Bawakareng No. 71

Makassar 90157

Phone : +62 411 361 3122

Jambi :

Kantor Perwakilan BEI Jambi

Jl. Kolonel Abunjani No. 11A dan

11B

Jambi 36129

Phone : +62 741 591 1819

GALERI INVESTASI

Universitas Sarjanawiyata

Tamansiswa Yogyakarta :

Fakultas Ekonomi Universitas

Sarjanawiyata Tamansiswa

Yogyakarta

Jl. Kusumanegara 121

Yogyakarta 55165

Phone : +62 274 557 455

Panin Bank Centre

4

th

Floor Jl. Jend. Sudirman No. 1

Jakarta 10270, Indonesia

Phone

: +62 21 727 99888

Fax

: +62 21 571 0895

Web

: www.firstasiacapital.com

E-mail :

[email protected]

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta :

Universitas Muhammadiyah

Yogayakarta

Jl. Lingkar Selatan

Tamantirto, Bantul

Yogyakarta 55183

Phone : +62 274 387656

Universitas Muhammadiyah

Surakarta :

Universitas Muhammadiyah

Surakarta

Jl. A. Yani Tromol Pos 1

Pabelan Kartasura, Surakarta

Jawa Tengah 57161

Phone : +62 271 717417

Sampit :

Universitas Darwan Ali

Jl. Batu Berlian No. 10

Kalimantan Tengah 74322

Phone : +62 531 33342

Banjarmasin :

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

Indonesia

Jl. Brigjend Hasran Basri Kayu

Tangi

Banjarmasin 70124

Phone : +62 511 3265783

Bireun :

Institut Agama Islam

Almuslim Aceh

Jl. Banda Aceh – Medan,

Simpang Paya Lipah

Matang Glumpangdua, Bireuen

Aceh 24261

Phone : +62 644 441989

Padang :

Universitas Putra Indonesia

“YPTK” Padang

Jl. Raya Lubuk Begalung

Lubuk Begalung, Kota Padang

Sumatera Barat 25145

Phone : +62 751 776666

Bengkulu :

IAIN Bengkulu

Jl. Raden Fatah

Bengkulu 38211

Phone : +62 736 51276

Jambi

IAIN Jambi :

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Islam IAIN Sultan Thaha

Syaifuddin

Jl. Arif Rahman Hakim No. 01

Telanaipura

Jambi 36363

Phone : +62 741 584118

Referensi

Dokumen terkait

Kuartal I 2015, perseroan meraup laba bersih sebesar Rp319,80 miliar, lebih rendah sekitar 39,27 persen dibandingkan periode sama tahun sebe- lumnya yang sebesar Rp526,65

Dengan pencapaian laba bersih tersebut, target laba bersih 2017 berpeluang mencapai Rp2,79 triliun atau tumbuh 47,62% dari 2016 sebesar Rp1,89 triliun.. Sedangkan laba bersih

Sehingga IGAR masih mencatatkan kenaikan laba sebesar Rp 44,01 miliar di akhir kuartal tiga 2017, naik 7,85% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp

Terbaru, ada PT PP (Persero) Tbk (PTPP) yang membagikan dividen tahun buku 2016 sekitar Rp 307 miliar atau setara dengan pay out ratio sebesar 30% dari laba bersih tahun lalu, Rp

Diperkirakan laba bersih tahun ini hanya mencapai Rp2,33 triliun atau tumbuh sekitar 5% dari laba 2016 sebesar Rp2,22 triliun.. EPS tahun ini diperkirakan hanya Rp142,27 turun

Perusahaan konstruksi ini membukukan laba bersih Rp 1,15 triliun atau tumbuh 36% dibanding periode yang sama tahun 2015 yakni Rp 845,6 miliar.. Tumiyana, Direktur Utama PTPP

 Beban  Keuangan  Turun,  Laba Bersih  Indo‐Rama  Naik  403%.  PT Indo‐Rama Synthetics Tbk (INDR) mencatatkan kenaikan  signifikan  laba  bersih  di 

Indrawan menye- butkan, untuk laba usaha perseroan menargetkan bisa meraih Rp 851 miliar di tahun depan sehingga laba bersih juga bisa naik menjadi Rp 358 miliar di tahun