Analisis Yuridis Penjatuhan Pidana Oleh Hakim Dalam Tindak Pidana Korupsi(Putusan Nomor : 2031 K/Pid.Sus/2011)
Teks penuh
Dokumen terkait
Dilakukan terobosan peraturan hukum (undang-undang) yang dapat menjadi acuan bagi hakim dalam menentukan besaran uang pengganti yang berimbang dengan besaran
TINJAUAN PENGABAIAN ALAT BUKTI SURAT OLEH HAKIM SEBAGAI ALASAN HUKUM PENUNTUT UMUM MENGAJUKAN KASASI TERHADAP PUTUSAN BEBAS PENGADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI SEMARANG
Pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak kasasi Jaksa Penuntut Umum adalah dengan alasan Judex Faxtie (Pengadilan Tinggi) tidak salah menerapkan hukum, karena
Penelitian ini bertujuan untuk mempertanyakan integritas hakim Pengadilan Tipikor dengan cara mempertanyakan persepsi hakim terhadap koleganya yang memutus bebas perkara korupsi
Menurut penulis hal ini juga merupakan penemuan hukum dimana dalam putusan hakim Mahkamah Agung menilai penerapan hukum oleh pengadilan negeri tidak tepat dimana
Pasal 50 ayat (3) huruf d Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan dalam kasus ini majelis hakim pengadilan negeri dumai menjatuhkan pidana
Berdasarkan uraian di atas, maka permasalahan yang ingin dibahas dalam skripsi ini yaitu, pedoman hakim dalam menjatuhkan pidana bersyarat terhadap pelaku tindak pidana
DISPARITAS PIDANA PUTUSAN HAKIM DALAM KASUS KORUPSI YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA-SAMA DI PENGADILAN NEGERI TINDAK PIDANA KORUPSI SEMARANG PENULISAN HUKUM Diajukan untuk