• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.2 kerangka teori  Sumber : Sulistyoningsih, 2011  D.  Kerangka Konsep

Referensi

Dokumen terkait

Kekurangan (defisiensi) zat besi dapat terjadi karena makanan yang dikonsumsi tidak cukup mengandung zat besi, adanya gangguan pencernaan yang tidak dapat mengabsorpsi zat-zat

Adapun perbedaan umum antara lemak nabati dan hewani adalah lemak hewani mengandung kolesterol sedangkan lemak nabati mengandung fitosterol, kadar asam lemak tidak jenuh

Karena itu, ukuran kualitas pangan dilihat dari data pengeluaran untuk konsumsi makanan (lauk-pauk) sehari-hari yang mengandung protein hewani dan/atau nabati. Berdasarkan kriteria

Daging, ikan dan telur dan organ hewan merupakan bahan makanan yang tinggi akan protein hewani yang mengandung susunan asam amino yang lengkap, sedangkan kacang-kacangan merupakan

Makanan bagi bayi harus mengandung cukup bahan bakar (energi) dan semua zat gizi esensial ( 9 komponen bahan makanan yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sendiri akan

Penyebab Anemia Ada 3 penyebab anemia, yaitu: a Defisiensi zat gizi Rendahnya asupan zat gizi baik hewani dan nabati yang merupakan pangan sumber zat besi yang berperan penting

Zat besi Persediaan zat besi dalam makanan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu, makanan dengan persediaan zat besi rendah terdiri dari bahan makanan yang tidak bervariasi yaitu

Pola menu ini sangat jarang atau sedikit sekali mengandung daging, ikan dan sumber vitamin C terdapat lebih banyak bahan makanan yang mengandung zat penghambat absorbsi besi, seperti