GAMBARAN KLINIS PASIEN MALARIA YANG DIRAWAT DI BANGSAL RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK
(RSUPHAM) MEDAN TAHUN 2011-2013
OLEH :
MOHD.KAMAL HAFIZ BIN KAMAL HISHAM 110100449
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
GAMBARAN KLINIS PASIEN MALARIA YANG DIRAWAT DI BANGSAL RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK
(RSUPHAM) MEDAN TAHUN 2011-2013 KARYA TULIS ILMIAH
Karya Tulis Ilmiah Ini Dilanjutkan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Kelulusan Sarjana Kedokteran
OLEH :
MOHD.KAMAL HAFIZ BIN KAMAL HISHAM 110100449
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : Gambaran Klinis Pasien Malaria Yang Dirawat Di Bangsal Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUPHAM) Medan Tahun 2012-2013
Nama : Mohd.Kamal Hafiz Bin Kamal Hisham
NIM : 110100449
Pembimbing : Penguji 1 :
(dr. Tambar Kembaren, SpPD) (dr. Milahayati Daulay, M. Biomed) NIP : 195512251901102001 NIP : 1980.0720.2006042.003
Penguji 2 :
(dr.Sufitni, M.Kes )
ABSTRAK
Penyakit malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit dari genus Plasmodium melalui perantaraan tusukan (gigitan) nyamuk Anopheles sp infektif. Indonesia merupakan salah satu yang masih menjadi transmisi malaria atau berisiko malaria.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian desktriptif dengan total sampling yang bertujuan mengetahui distribusi sosiodemografi dan gambaran klinis penderita malaria yang dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2011-2013.
Data diperoleh dengan melihat data dari rekam medis dan kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif. Jumlah sampel yang didapat memenuhi kriteria inklusi adalah sebanyak 31 penderita malaria.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran klinis malaria berdasarkan tanda dan gejala klinis yang tersering masing-masing adalah demam (100%), berkeringat banyak (87%), dan menggigil (83,8%). Sebanyak 21 (67,7%) penderita mengalami komplikasi malaria. Komplikasi tersering pada penderita yaitu kelainan hati (ikterus) sebanyak 57,1%. Tipe demam tersering adalah tipe intermitten (100%) dan lama demam 7-8 hari (29%). Distribusi proporsi penderita malaria yaitu usia tersering 21-30 tahun (32,3%), jenis kelamin laki-laki (67,7%), tempat tinggal asal penderita di Langkat (22,6%), riwayat perjalanan tersering ke Sibolga (12,9%), spesies plasmodium tersering yaitu P.falciparum (64,5%).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah demam dan menggigil disertai berkeringat merupakan tanda dan gejala utama penderita malaria. Disarankan peneliti di masa yang akan datang sebaiknya melakukan penelitian dengan skala besar untuk mendapatkan gambaran klinis yang lebih luas tentang malaria.
ABSTRACT
Malaria is a disease whereby the infection agent is the protozoa from the genus plasmodium species. The spread or transmission of the disease is via the infected female Anopheles sp mosquito. Indonesia is one of the country that still in risk malaria area.
This research is a descriptive study by using total sampling method that aims to determine the clinical features of malaria patients that were admitted at RSUP Haji Adam Malik Medan in year 2011-2013.
Data were collected from medical records and then analyzed with descriptive statistics. The number of samples that fulfilled the inclusion criteria were 31 samples.
The results of this study indicate that the clinical features of malaria based on clinical signs and symtoms are the most common respectively were fever (100%), sweating (87.1%), and shivering (83,9%). There were 21 (67,7%) samples had malaria with complication. The most complication from the samples was icterus/jaundice (57,1%). All the samples had the intermiiten type of fever (100%) and the duration of the fever most often is 7-8 days (29%). Distribution of dominance proportion of malaria patients are age at 21-30 years old (32,3%), male gender (67,7%), living place of the patients from Langkat (22,6%), travel history was to Deli Sibolga (12,9%), plasmodium species infected was falciparum (64,5%).
The conclusion of this study were fever and shivering with sweating are the main signs and symptoms of malaria. The researcher suggested that for the future research should be conducted in large scale study to gain a broader clinical features of malaria.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur ke hadrat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan berkat dan anugerah-Nya serta telah memberi kesempatan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan penulisan karya tulis ilmiah ini.
Karya Tulis Ilmiah ini dibuat untuk memenuhi pensyaratan dan tugas akhir semester VII pendidikan Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Peneliti menyadari dalam penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan, oleh sebab itu dengan kerendahan hati penulis mengharapkan saran atau masukan yang membangun dari semua pihak di masa yang akan datang.
Pada kesempatan ini perkenankanlah penulis untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Pembimbing utama dr. Tambar Kembaren, SpPD yang telah banyak memberikan bimbingan, saran-saran yang sangat berharga dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah ini.
2. Dosen penguji 1, dr. Milahayati Daulay, M.Biomed dan dosen penguji 2, dr. Sufitni, M.Kes, SpPA yang telah memberikan saran dan kritikan yang membangun dalam penyelesaian laporan hasil penelitian ini.
3. Staf dan pegawai bagian Litbang, rekam medis dan administrasi ruang rawat inap penyakit dalam RSUP-HAM yang telah memberikan bantuan serta izin sehingga survey penelitian ini dapat terlaksana dengan baik. 4. Teman-teman seangkatan yang telah membantu, memberi saran, dan
sebagai teman diskusi.
Kepada yang terkasih orang tua yang selalu mendoakan, memberikan dorongan, serta bantuan baik moral maupun materil pelaksanaan dan penulisan karya tulis ilmiah ini.
Akhirnya penulis mengharapkan agar karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin
Medan, 7 Desember 2014
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang ... 1 2.9.1 Pengobatan Malaria Tanpa Komplikasi ... 20
2.9.2 Pengobatan Malaria dengan Komplikasi ... 22
2.9.3 Pengobatan Profilaksis ... 23
BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 27
3.1 Kerangka Konsep Penelitian ... 27
3.2 Definisi Operasional ... 28
BAB 4 METODE PENELITIAN ... 32
4.1 Jenis Penelitian ... 32
4.2 Lokasi dan Waktu penelitian ... 32
4.3 Populasi dan Sampel penelitian ... 32
4.4 Teknik Pengumpulan Data ... 34
4.5 Pengolahan dan Analisa Data ... 34
BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 35
5.1 Hasil Penelitian ... 35
5.1.1 Deskripsi Lokasi Penelitian ... 35
5.1.2 Deskripsi Karakteristik Individu ... 35
5.1.3 Deskripsi Spesies Plasmodium dan Manisfestatsi Klinis ... 38
5.2 Pembahasan ... 41
BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 46
6.1 Kesimpulan ... 46
6.2 Saran ... 47
DAFTAR PUSTAKA ... 49 LAMPIRAN
Persetujuan Komisi Etik Izin Penelitian
Daftar Riwayat Hidup Data Induk Penelitian
DAFTAR ISTILAH / SINGKATAN
WHO : World Health Organization
DDT : Dichloro-diphenyl-trichloroethane
API : Annual Parasit Incidence
RDT : Rapid Diagnostic Test
PPV : Positive Predictive Value
EP : Parasit dalam Eritrosit
LPB : Lapangan Pandang Besar
SGOT : Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Halaman
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
Tabel 5.1 Distribusi Frekue nsi Penderita Malaria Berdasarkan Kelompok Umur
35
Tabel 5.2 Distribusi Frekuensi Penderita Malaria Berdasarkan Jenis Kelamin
36
Tabel 5.3 Distribusi Frekuensi Penderita Malaria Berdasarkan Tempat Tinggal
36
Tabel 5.4 Distribusi Frekuensi Penderita Malaria Berdasarkan Riwayat Perjalanan
37
Tabel 5.5 Distribusi Frekuensi Penderita Malaria Berdasarkan Spesies Plasmodium
38
Tabel 5.6 Distribusi Frekuensi Penderita Malaria Berdasarkan Manifestasi Klinis
39
Tabel 5.7 Distribusi Frekuendi Status Komplikasi Malaria 39 Tabel 5.8 Distribusi Frekuensi Jenis Komplikasi Malaria 40 Tabel 5.9 Distribusi Penderita Malaria Berdasarkan Lama Demam
yang Dialami
40
Tabel 5.10 Distribusi Penderita Malaria Berdasarkan Tipe Demam yang Dialami