• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan pH Kulit dengan Masa Gestasi Neonatus Preterm dan Aterm di RSUP Haji Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan pH Kulit dengan Masa Gestasi Neonatus Preterm dan Aterm di RSUP Haji Adam Malik Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vi

HUBUNGAN pH KULIT DENGAN MASA GESTASI NEONATUSPRETERMDAN ATERMDI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN

Radha L.H Siregar, Sri Wahyuni Purnama, Salia Lakswinar Divisi Dermatologi Anak, Departemen Ilmu kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara / RSUP Haji Adam Malik

Medan-Indonesia

ABSTRAK

Latar Belakang: Kulit bayi baru lahir mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses adaptasi terhadap perubahan lingkungan yang dialaminya. Stuktur kulit neonatus preterm memiliki beberapa karakteristik berbeda, ketebalan epidermis lebih tipis dibandingkan dengan epidermis pada neonatus aterm. Potential of hydrogen (pH) permukaan kulit yang asam penting dalam membangun sawar permeabilitas epidermis, sawar antimikroba, integritas dan kohesi stratum korneum.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pH kulit dengan masa gestasi neonatus aterm dan preterm.

Metode: Penelitian ini adalah merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan potong lintang (cross sectional) terhadap 64 neonatus yang dirawat di RSUP Haji Adam Malik, Medan dimulai sejak bulan Maret 2016-Desember 2016. pH diukur dengan menggunakan pH meter (skincheck, Hanna Instruments, HI 99181N, USA).

Hasil: Pada penelitian ini didapatkan rata-rata pH kulit berdasarkan masa gestasi, pada preterm adalah 7,75±0,41, dan aterm adalah 7,46±0,37. Rata-rata pH kulit preterm dengan berat badan lahir <2500 gram adalah 7,71±0,42, berat badan lahir 2500-4000 gram adalah

7,95±0,27, panjang badan lahir 30-39 cm adalah 7,84±0,48, panjang badan lahir 40-49 cm adalah 7,71±0,38, jenis kelamin laki-laki adalah 7,5±0,36 dan jenis kelamin perempuan adalah 7,8±0,38. Sedangkan rata-rata pH kulit atermdengan berat badan lahir <2500 gram adalah 7,28±0,berat badan lahir 2500-4000 gram adalah7,46±0,38, panjang badan lahir 40-49 cm adalah 7,49±0,32, panjang badan lahir ≥50cm adalah 7,41±0,45, jenis kelamin

laki-laki adalah 7,5±0,36 dan jenis kelamin perempuan adalah 7,8±0,38. Terdapat perbedaan signifikan rata-rata pH kulit berdasarkan masa gestasi (p<0,05).

Kesimpulan: Neonatus preterm memiliki nilai pH kulit yang lebih tinggi dibandingkan dengan neonatus aterm

Kata kunci:neonatus, masa gestasi, pH Kulit.

(2)

vii

ASSOCIATION BETWEEN SKIN pH WITH GESTATIONAL AGE IN PRETERM AND ATERM NEONATES AT HAJI ADAM MALIK MEDAN GENERAL

HOSPITAL

Radha L.H Siregar, Sri Wahyuni Purnama, Salia Lakswinar

Dermatopediatric division, Departement of Dermatology and venereology Medical faculty North Sumatera University RSUP Haji Adam Malik

Medan-Indonesia

ABSTRACT

Background: Newborn baby skin play an important role in the adaptation process of the environmental changes. Preterm neonatal skin structure has various characteristics, such as thinner epidermal compared to aterm neonatus. The acidity of potential of hydrogen (pH) on skin surface is important to develop permeability in epidermal barrier, the antimicrobial, integrity and cohesion properties of the stratum corneum.

Objective: To determine association between neonates skin pH with aterm and preterm gestational age.

Methods: This study was an analytic observational study with cross sectional design. 64 neonates treated at the RSUP Haji Adam Malik Medan in March 2016-December 2016 were submitted in this study. Skin pH was measured by a pH meter (skincheck, Hanna Instruments, HI 99181N, USA).

Results:In this study, the mean skin pH based on gestational age in preterm was 7,75±0,41, and aterm was7,46±0,37. The mean skin pH in preterm based on birth weight at <2500 g was 7.71 ± 0.42, at 2500-4000 grams was 7.95 ± 0.27, based on body length at 30-39 cm was 7.84 ± 0.48, at 40-49 cm was 7.71 ± 0.38, based on gender at male was 7.5 ± 0.36 and at female was 7.8 ± 0.38. While the mean skin pH in aterm based on birth weight at <2500 g was 7.28 ± 0, at 2500-4000 grams was 7.46 ± 0.38, based on body length at 40-49 cm was 7.49 ± 0 ,32, at≥50 cm was 7.41 ± 0.45, based on gender male was 7.5 ± 0.36 and female was 7.8 ± 0.38. There are significant differences in skin pH based on gestational age (p <0.05).

Conclusion:skin pH of preterm neonates are higher than aterm neonate.

Kata kunci:neonate, gestational age, skin pH

Referensi

Dokumen terkait

Saat ini, kami sedang melaksanakan penelitian “ Faktor risiko infeksi saluran kemih pada Neonatus di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan”, ada pun tujuan dari penelitian ini

Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dan Anggaran adalah seorang pelaksana di dalam organisasi RSUP Haji Adam Malik, di dalam melaksanakan tugasnya berada di bawah dan

GAMBARAN POLA KUMAN PENYEBAB BAKTEREMIA PADA NEONATUS DAN SENSITIVITAS TERHADAP ANTIBIOTIK DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN.. PADA

Gambaran Tekanan Darah Pasien Saat Menjalani Hemodialisis di RSUP Haji Adam Malik

Judul Tesis : Manifestasi Okular Pada Penderita Leukemia Akut Anak Di RSUP Haji Adam Malik

RSUP Haji Adam Malik Medan merupakan rumah sakit rujukan dimana hepatitis. C merupakan penyakit rujukan sehingga diharapkan dapat

RSUP Haji Adam Malik Medan periode tahun 2014 dan 2015. Mengetahui sebaran etiologi pasien CTS di RSUP Haji

Judul Penelitian : Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih pada Neonatus di RSUP Haji Adam Malik Medan.. Nama Mahasiswa : Willy Santoso Nomor Induk Mahasiswa :