• Tidak ada hasil yang ditemukan

Literasi Digital Pustakawan Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Literasi Digital Pustakawan Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

i

ABSTRAK

Sihite, Desni, 2014. Literasi Digital Pustakawan Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara, Medan: Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.

Penelitian ini dilakukan pada Pustakawan Universitas Sumatera Utara yang melayani pengguna secara langsung dengan menggunakan media digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui literasi digital pustakawan pada perpustakaan Universitas Sumatera Utara.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif . Populasi penelitian ini adalah pustakawan Universitas Sumatera Utara yang berada pada layanan layanan Referensi, Layanan Digital S2, Layanan Saiberlib, dan Layanan Word Bank yaitu sebanyak 8 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling, yaitu semua populasi dijadikan sampel mengingat jumlah yang sedikit.

Hasil penelitian menunjukkan untuk use hampir setengah responden memiliki kemampuan menggunakan database-database online dengan kategori baik (37,5%), dan hanya sebagian kecil (12,5%) yang memiliki kemampuan yang rendah. Untuk understand dilihat bahwa sebagian besar (87,5%) sudah mampu mengevaluasi informasi secara kritis, namun masih didapati sebagian kecil (12,5%) yang tidak memahami, begitu juga dengan create sebagian (50%) sudah mampu menciptakan media komunikasi yang efektif namun sebagian (50%) lagi belum mampu menciptakan. Hal ini menjelaskan bahwa kemampuan digital pustakawan masih belum merata.

Kata Kunci : Literasi Digital, Use, Understand, Crate

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui apakah pustakawan pada Perpustakaan USU merasa jenuh dengan pekerjaan mereka saat ini, data menunjukkan bahwa 5 responden (14,29%) menjawab mereka jenuh

Di era digital, seorang pustakwan yang profesional bukan hanya dituntut mampu memahami karakteristik pengguna, bukan hanya dituntut mengembangkan sikap dan kualitas

saja yang perlu dipelajari pada saat pelatihan. Perpustakaan USU rutin melakukan pelatihan pengguna setiap tahun namun hanya sebatas pada pengenalan perpustakaan dan

Di era digital, seorang pustakwan yang profesional bukan hanya dituntut mampu memahami karakteristik pengguna, bukan hanya dituntut mengembangkan sikap dan kualitas

Terdapat sebagian kecil dari responden (10%) yang menyatakan sering mengalami kesulitan dalam menggunakan dan mengakses Database Science Direct , namun pada umumnya

Responden yang menjawab netral dan sangat tidak setuju ada 9% (4 orang) atau sebagian kecil dari responden dan yang menjawab tidak setuju ada 15% (7 orang ) dari jumlah

penyelenggaraan kegiatan perpustakaan yang dilakukan di perpustakaan adalah perencanaan pengelolaan perpustakaan 72 % Sebagian besar 16 Kegiatan pengelolaan perpustakaan

saja yang perlu dipelajari pada saat pelatihan. Perpustakaan USU rutin melakukan pelatihan pengguna setiap tahun namun hanya sebatas pada pengenalan perpustakaan dan