• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBUP RKPD 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " PERBUP RKPD 2015"

Copied!
1699
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1

BUPATI BANDUNG

PERATURAN BUPATI BANDUNG

NOMOR 32 TAHUN 2014

TENTANG

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH

KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2015

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI BANDUNG,

Menimbang

: a.

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 26 ayat (2)

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional, Rencana Kerja

Pembangunan Daerah (RKPD) ditetapkan dengan

Peraturan Kepala Daerah;

b.

bahwa

berdasarkan

pertimbangan

sebagaimana

dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Peraturan

Bupati tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2015;

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang

Pembentukan

Daerah-daerah

Kabupaten

Dalam

Lingkungan Propinsi Jawa Barat (Berita Negara Tahun

1950) sebagaimana telah di ubah dengan

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan

Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan

mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950

tentang

Pembentukan

Daerah-Daerah

Kabupaten

Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Barat (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 31,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

2851);

(3)

2

3.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

4.

Undang

Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)

sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir

dengan Undang

Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang

Perubahan Atas Undang

Undang Nomor 32 Tahun

2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

5.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang

Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

6.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang

Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara

Republik Indonesia Republik Indonesia Tahun 2005

Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4406);

7.

Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang

Pedoman

Penyusunan

dan

Penerapan

Standar

Pelayanan

Minimal

(Lembaran

Negara

Republik

Indonesia Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

4585);

8.

Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang

Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah,

Pemerintahan Daerah Provinsi, Dan Pemerintahan

Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik

Indonesia Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Republik Indonesia Nomor 4737);

(4)

3

10.

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang

Tahapan Tata Cara, Penyusunan, Pengendalian dan

Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008

Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4817);

11.

Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional

Tahun 2010-2014;

12.

Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2014 tentang

Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2015 (Lemabaran

Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 101);

13.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006

tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir

dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21

Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan

Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang

Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

14.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19

Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang

Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Daerah

Kabupaten/Kota;

15.

Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor

22/PERMEN/M/2008

tentang

Standar

Pelayanan

Minimal Bidang Perumahan Rakyat Daerah Provinsi

dan Daerah Kabupaten/Kota;

16.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008

tentang

standar

pelayanan

minimal

Bidang

Pemerintahan Dalam Negeri Di Kabupaten/Kota

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri

Dalam Negeri Nomor 69 Tahun 2012 tentang

Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor

62 Tahun 2008 tentang standar pelayanan minimal

Bidang

Pemerintahan

Dalam

Negeri

Di

Kabupaten/Kota;

17.

Peraturan Menteri Sosial Nomor 129/HUK/2008

tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang

Sosial Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota;

18.

Peraturan

Menteri

Kesehatan

Nomor

(5)

4

19.

Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan

dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 1

Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang

Layanan Terpadu Bagi Perempuan dan Anak Korban

Kekerasan;

20.

Peraturan

Menteri

Pekerjaan

Umum

Nomor

14/PRT/M/2010 tentang SPM Bidang Pekerjaan

Umum;

21.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik

Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Standar

Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan Dasar;

22.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Nomor

15/MEN/X/2010

tentang

SPM

Bidang

Ketenagakerjaan;

23.

Peraturan Menteri Informasi dan Komunikasi Nomor

22/PER/M.Kominfo/12/2010 tentang SPM Bidang

Komunikasi dan Informasi;

24.

Peraturan

Menteri

Pertanian

Nomor

65/Permenten/OT.140/12/2010 tentang SPM Bidang

Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota;

25.

Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor

PM.106/HK.501/MKPl2010

tentang

SPM

Bidang

Kesenian;

26.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010

tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8

Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan,

Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana

Pembangunan Daerah;

27.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011

tentang Pedoman Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial

Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan

Belanja Daerah sebagaimana telah diubah dengan

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012

tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam

Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman

Pemberian Hibah Dan Bantuan Sosial Yang Bersumber

Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah;

(6)

5

29.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2013

tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian Dan

Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun

2014;

30.

Peraturan

Kepala

Badan

Koordinasi

Keluarga

Berencana

Nasional

Nomor

55/Hk-010/B5/2010

tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Keluarga

Berencana Dan Keluarga Sejahtera di Kabupaten/Kota;

31.

Peraturan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal

Nomor 41 Tahun 2011 tentang SPM Bidang Penamanan

Modal Provinsi Dan Kabupaten/Kota;

32.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun

2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang

(RPJP) Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025

(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008

Nomor 8 Seri E, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi

Jawa Barat Nomor 45) sebagaimana telah diubah

dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor

24 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan

Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2008

tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP)

Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025

(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2010

Nomor 24 Seri E, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi

Jawa Barat Nomor 87);

33.

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun

2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah

(RPJM) Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013

(Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009

Nomor 2 Seri E, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi

Jawa Barat Nomor 59) sebagaimana telah diubah

dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor

25 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan

Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2009

tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Daerah Provinsi Jawa Barat 2008

2013 (Lembaran

Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2010 Nomor 25 Seri

E, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Barat

Nomor 88);

(7)

6

35.

Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 34 Tahun 2014

tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Provinsi

Jawa Barat Tahun 2015 (Lembaran Daerah Provinsi

Jawa Barat Tahun 2014 Nomor 35 Seri E);

36.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 8 Tahun

2005 tentang Tata Cara Penyusunan Perencanaan

Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten

Bandung Tahun 2005 Nomor 4 Seri D);

37.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 2 Tahun

2006 tentang Alokasi Dana Perimbangan Desa di

Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten

Bandung Tahun 2006 Nomor 2) sebagaimana telah

diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bandung

Nomor 24 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 2 Tahun

2006 tentang Alokasi Dana Perimbangan Desa di

Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten

Bandung Tahun 2009 Nomor 24);

38.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 2 Tahun

2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan

Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun

2007 Nomor 2);

39.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 17

Tahun 2007 tentang Urusan Pemerintahan Kabupaten

Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung

Tahun 2007 Nomor 17);

40.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 3 tahun

2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten

Bandung Tahun 2007

2027 (Lembaran Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2008 Nomor 3);

41.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 15 tahun

2010 tentang Penyelenggaraan Kerjasama Daerah

(Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2010

Nomor 15);

42.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 1 Tahun

2011 tentang Pajak Daerah (Lembaran Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2011 Nomor 1);

43.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 7 Tahun

(8)

7

44.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 11

Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung Tahun

2010-2015 (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung

Tahun 11 Nomor 11) sebagaimana telah diubah dengan

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 5 Tahun

2014 tentang Peruabahan Atas Peraturan Daerah

Kabupaten Bandung Nomor 11 Tahun 2011 tentang

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

(RPJMD) Kabupaten Bandung Tahun 2010-2015

(Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2014

Nomor 5);

45.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 12

Tahun 2013 tentang Partisipasi dan Keterbukaan

Informasi Publik dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

di Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten

Bandung Tahun 2013 Nomor 12);

46.

Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 4 Tahun

2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan

Daerah

Kabupaten

Bandung

(Lembaran

Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2014 Nomor 4).

Memperhatikan : Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program

Pembangunan yang Berkeadilan;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan

: PERATURAN

BUPATI

TENTANG

RENCANA

KERJA

PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG TAHUN

2015.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Bagian Pertama

Pengertian

Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan :

1.

Daerah adalah Kabupaten Bandung.

(9)

8

3.

DPRD adalah Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten

Bandung sebagai unsur penyelenggara pemerintahan

daerah.

4.

Bupati adalah Bupati Bandung.

5.

RPJMD adalah Rencana Pembangunan Jangka

Menengah Daerah, dokumen perencanaan untuk

periode 5 (lima) tahun.

6.

Renstra SKPD adalah Rencana Strategis Satuan Kerja

Perangkat Daerah, dokumen perencanaan untuk

periode 5 (lima) tahun.

7.

RKPD adalah Rencana Kerja Pembangunan Daerah,

dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk

periode 1 (satu) tahun.

8.

Renja-SKPD adalah Rencana Kerja Satuan Kerja

Perangkat Daerah, dokumen perencanaan Satuan

Kerja Perangkat Daerah untuk periode 1 (satu) tahun.

9.

Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya

disebut SKPD adalah Unit Kerja Pemerintah Daerah

yang mempunyai tugas mengelola anggaran dan

barang daerah.

10.

KUA adalah Kebijakan Umum APBD.

11.

PPAS adalah Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara.

12.

APBD adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja

Daerah.

13.

RKA adalah Rencana Kerja Anggaran.

14.

Kepala BAPPEDA adalah Kepala Badan Perencanaan

Pembangunan Daerah Kebupaten Bandung sebagai

Kepala

Satuan

Kerja

Perangkat

Daerah

yang

bertanggungjawab terhadap pelaksanaan tugas dan

fungsi perencanaan pembangunan di Kabupaten

Bandung.

Bagian Kedua

Kedudukan

Pasal 2

(1)

RKPD Tahun 2015 adalah Dokumen Perencanaan

Daerah untuk periode 1 (satu) tahun berkenaan.

(2)

RKPD Tahun 2015 sebagaimana dimaksud pada ayat

(10)

9

indikatif, baik yang dilaksanakan langsung oleh

Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan

mendorong partisipasi masyarakat.

Bagian Ketiga

Maksud dan Tujuan

Pasal 3

(1)

RKPD bertujuan untuk menciptakan sinergitas

pelaksanaan pembangunan daerah antar wilayah,

antar sektor pembangunan, dan mewujudkan efisiensi

dan efektif alokasi sumberdaya dalam pembangunan

daerah.

(2)

Maksud penetapan RKPD Tahun 2015 adalah sebagai

berikut:

a.

pedoman di dalam penyempurnaan Rancangan

Akhir Renja

SKPD Tahun 2015;

b.

pedoman dalam rangka penyusunan KUA, PPAS

dan RAPBD Kabupaten Bandung Tahun 2015.

Bagian Keempat

RKPD Pedoman Renja SKPD

Pasal 4

Dalam rangka penyusunan Renja

SKPD Tahun 2015

sebagaimana Pasal 3 ayat (2) huruf a, SKPD menggunakan

RKPD Tahun 2015, untuk :

a.

menyelaraskan

sasaran

prioritas

pembangunan

Kabupaten Bandung dengan Program/Kegiatan prioritas

SKPD dalam mencapai target kinerja sesuai tugas dan

fungsinya;

b.

penetapan Renja SKPD Tahun 2015.

Bagian Keempat

RKPD Pedoman Renja SKPD

Pasal 4

Dalam rangka penyusunan Renja

SKPD Tahun 2015

sebagaimana Pasal 3 ayat (2) huruf a, SKPD menggunakan

RKPD Tahun 2015, untuk :

(11)

10

b.

penetapan Renja SKPD Tahun 2015.

Pasal 5

Dalam rangka penetapan Renja SKPD Tahun 2015

sebagaimana dimaksud pada Pasal 4 ayat (2), dilakukan

verifikasi Rancangan Akhir Renja SKPD Tahun 2015,

sebagai berikut :

a.

Kepala SKPD menyampaikan rancangan akhir Renja

SKPD Tahun 2015 kepada Kepala Bappeda;

b.

Bappeda melakukan verifikasi terhadap rancangan

akhir Renja SKPD Tahun 2015, untuk menjamin

kesesuaian antara program dan kegiatan SKPD Tahun

2015 dengan program dan kegiatan pembangunan

daerah yang ditetapkan dalam RKPD Tahun 2015;

c.

Bappeda menghimpun seluruh rancangan akhir Renja

SKPD yang telah diverifikasi, untuk diajukan kepada

Bupati

Bandung

dalam

rangka,

memperoleh

pengesahan melalui Keputusan Bupati Bandung.

Pasal 6

Pengesahan Renja SKPD oleh Bupati Bandung dilakukan

dengan tahapan sebagai berikut :

a.

pengesahan rancangan akhir Renja SKPD Tahun 2015

dengan keputusan Bupati Bandung paling lama 14

(empat belas) hari, setelah peraturan Bupati Bandung

tentang RKPD tahun 2015 ditetapkan;

b.

penetapan Renja SKPD Tahun 2015 oleh kepala SKPD

paling lama 14 (empat belas) hari, setelah Renja SKPD

disahkan oleh Bupati Bandung.

BAB II

ISI DAN URAIAN RKPD

Pasal 7

Dokumen

RKPD

sebagaimana

dimaksud

Pasal

2

ayat (1) terdiri dari:

(12)

11

b.

Buku II tentang Program/kegiatan berdasarkan SKPD,

Program/kegiatan berdasarkan Rekapitulasi 11 Prioritas

Pembangunan,

Program/kegiatan

berdasarkan

rekapitulasi yang mendukung STANDAR PELAYANAN

MINIMAL, Program/kegiatan berdasarkan rekapitulasi

yang mendukung MDGs, Program/kegiatan berdasarkan

rekapitulasi

yang

mendukung

kemiskinan,

Program/kegiatan

berdasarkan

rekapitulasi

yang

mendukung Inpres 3 Tahun 2010 tentang Program

Pembangunan yang Berkeadilan.

c.

Buku II tentang Program/kegiatan berdasarkan SKPD,

Program/kegiatan berdasarkan Rekapitulasi 11 Prioritas

Pembangunan,

Program/kegiatan

berdasarkan

rekapitulasi yang mendukung STANDAR PELAYANAN

MINIMAL, Program/kegiatan berdasarkan rekapitulasi

yang mendukung MDGs, Program/kegiatan berdasarkan

rekapitulasi

yang

mendukung

kemiskinan,

Program/kegiatan

berdasarkan

rekapitulasi

yang

mendukung Inpres 3 Tahun 2010 tentang Program

Pembangunan yang Berkeadilan.

Pasal 8

Kaidah

kaidah

pelaksanaan

RKPD

Tahun

2015

sebagaimana Pasal 7 huruf a adalah sebagai berikut :

a.

dalam

rangka

pengendalian

kebijakan

rencana

pembangunan, SKPD melakukan pemantauan dan

evaluasi terhadap hasil Renja SKPD;

b.

Bappeda melakukan pengendalian dan evaluasi

terhadap seluruh Renja SKPD;

c.

hasil pengendalian dan evaluasi kebijakan Renja SKPD

ditetapkan dengan Keputusan Bupati;

d.

kerangka Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan yang

tercantum dalam RKPD merupakan pagu indikatif yang

dapat berubah sesuai perkembangan pembahasan

anggaran bersama DPRD;

e.

target Indikator Kinerja yang telah ditetapkan dalam

RKPD dapat berubah sesuai pengalokasian anggaran

pada saat Pembahasan dengan DPRD;

(13)

12

g.

RKPD Tahun 2015 sebagai pedoman penyusunan

Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon

Anggaran Sementara Tahun 2015 serta sebagai bahan

rujukan penyusunan RKA SKPD Tahun 2015 dalam

rangka

mewujudkan

konsistensi

perencanaan

pembangunan dan penganggaran.

BAB III

PENGENDALIAN DAN EVALUASI

Pasal 9

Bappeda melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap

pelaksanaan RKPD sesuai ketentuan perundang-undangan.

BAB IV

PERUBAHAN RKPD

Pasal 10

(1)

RKPD dapat diubah dalam hal tidak sesuai dengan

perkembangan keadaan dalam tahun berjalan.

(2)

Perkembangan

keadaan

dalam

tahun

berjalan

sebagaimana dimaksud pada ayat (1), seperti :

a.

perkembangan yang tidak sesuai dengan kerangka

pendanaan dan rencana program dan kegiatan

prioritas daerah;

b.

keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih

tahun anggaran sebelumnya harus digunakan

untuk tahun berjalan; dan/atau

c.

keadaan darurat dan keadaan luar biasa

sebagaimana

ditetapkan

dalam

peraturan

perundang-undangan.

Pasal 11

(14)

13

BAB V

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 12

Uraian lebih lanjut mengenai dokumen Rencana Kerja

Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2015

sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan

bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

Pasal 13

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal

diundangkan.

Agar

setiap

orang

mengetahuinya,

memerintahkan

perundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya

dalam Berita Daerah Kabupaten Bandung.

Ditetapkan di Soreang

pada tanggal 28 Mei 2014

BUPATI BANDUNG,

ttd

DADANG M. NASER

Diundangkan di Soreang

pada tanggal 28 Mei 2014

SEKRETARIS DAERAH

KABUPATEN BANDUNG,

ttd

SOFIAN NATAPRAWIRA

(15)

i

LAMPIRAN

: PERATURAN BUPATI BANDUNG

NOMOR

: 32 TAHUN 2014

TANGGAL

: 28 MEI 2014

TENTANG

: RENCANA KERJA PEMBANGUNAN

DAERAH KABUPATEN BANDUNG

TAHUN 2015

DAFTAR ISI

Hal

DAFTAR ISI

i

DAFTAR TABEL

iii

DAFTAR GAMBAR

xi

BAB I

PENDAHULUAN

I

1

1.1.

Latar Belakang

I

1

1.2.

Dasar Hukum Penyusunan

I

3

1.3.

Hubungan Antar Dokumen

I

7

1.4.

Sistematika Dokumen RKPD

I

10

1.5.

Maksud dan Tujuan

I

13

BAB II

EVALUASI HASIL PELAKSANAAN RKPD TAHUN

LALU

DAN

CAPAIAN

KINERJA

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN

II

1

2.1.

Gambaran

Umum

Kondisi

Daerah

Kabupaten Bandung

II

1

2.1.1. Aspek Geografi dan Demografi

II

1

2.1.2. Aspek Kesejahteraan Masyarakat

II

12

2.1.3. Aspek Pelayanan Umum

II

19

2.1.4. Aspek Daya Saing Daerah

II

92

2.2.

Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan

RKPD Sampai Tahun Berjalan dan Realisasi

RPJMD.

II

108

2.3.

Evaluasi Pelaksanaan RPJMD Kabupaten

Bandung Sampai Dengan Tahun 2013

II

127

2.4.

Permasalahan Pembangunan Daerah

II

133

BAB III

RANCANGAN KERANGKA EKONOMI DAERAH

DAN KEBIJAKAN KEUANGAN DAERAH

III

-

1

3.1.

Arah Kebijakan Ekonomi Daerah

III

1

3.1.1.Kondisi Ekonomi Daerah Tahun 2013

dan Perkiraan Tahun 2014

III

1

3.1.2.Tantangan dan Prospek Perekonomian

Daerah Tahun 2015

III

19

3.2.

Kebijakan Keuangan Daerah

III

26

3.2.1. Proyeksi Keuangan Daerah dan

Kerangka Pendanaan

(16)

3.2.2.1. Arah Kebijakan Pendapatan

Daerah

III

40

3.2.2.2. Arah Kebijakan Belanja

Daerah

III

43

3.2.2.3. Arah Kebijakan Pembiayaan

Daerah

III

47

BAB IV

PRIORITAS

DAN

SASARAN

PEMBANGUNAN

DAERAH

IV

1

4.1

Tujuan dan Sasaran Pembangunan

IV

1

4.2

Prioritas dan Pembangunan

IV

3

BAB V

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS

V

1

(17)

iii

DAFTAR TABEL

Hal

Tabel 2.1

Penggunaan

Lahan

Eksisting

di

Kabupaten

Bandung Tahun 2011

II

2

Tabel 2.2

Potensi Panas Bumi di Kabupaten Bandung

II

5

Tabel 2.3

Jumlah

Penduduk

Kabupaten

Bandung

Berdasarkan Kelompok Umur dan Jenis Kelamin

Tahun 2011-2013

II

10

Tabel 2.4

Nilai Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2000

Kabupaten Bandung

II

13

Tabel 2.5

Nilai Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun

2009-2013 atas dasar Harga Berlaku Kabupaten

Bandung

II

13

Tabel 2.6

Perkembangan Kontribusi Sektor dalam PDRB

Tahun 2009-2013 atas dasar Harga Berlaku (HB)

Harga Konstan (HK) Tahun 2000 Kabupaten

Bandung

II

14

Tabel 2.7

Pertumbuhan PDRB menurut Sektor atas Dasar

Harga Berlaku (HB) dan Harga Konstan (HK) 2000

Tahun

2009

sampai

dengan

Tahun

2013

Kabupaten Bandung

II

16

Tabel 2.8

Nilai Inflasi Rata-rata Tahun 2009-2013 Kabupaten

Bandung

II

16

Tabel 2.9

Indikator

Makro

Pembangunan

Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

17

Tabel 2.10

Perkembangan Seni, Budaya dan Olah raga Tahun

2012-2013 Kabupaten Bandung

II

18

Tabel 2.11

Perkembangan Angka Partisipasi Sekolah (APS) di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

20

Tabel 2.12

Rasio Ketersediaan Sekolah Berdasarkan Usia Sekolah

di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

21

Tabel 2.13

Rasio Guru Murid Berdasarkan Jenjang Pendidikan di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

22

Tabel 2.14

Rasio Guru per Kelas Rata-rata terhadap Jumlah

Murud di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

22

Tabel 2.15

Kondisi Ruang Kelas Baik berdasarkan Jenjang

Pendidikan di Kabupaten Bandung Tahun

2008-2013

II

23

Tabel 2.16

Persentase Siswa Jenjang Pendidikan Anak Usia

Dini di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

24

Tabel 2.17

Jumlah Siswa Putus Sekolah Berdasarkan Jenjang

Pendidikan di Kabupaten Bandung Tahun 2009

2013

II

25

Tabel 2.18

Jumlah Kelulusan Siswa Berdasarkan Jenjang

Pendidikan di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

26

Tabel 2.19

Jumlah Siswa Melanjutkan Sekolah berdasarkan

Jenjang Pendidkan di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

(18)

Tabel 2.20

Persentase Guru Berpendidikan ≥ S1

berdasarkan

Jenjang Pendidikan di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

27

Tabel 2.21

Jumlah Posyandu dan Balita di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

29

Tabel 2.22

Rasio Puskesmas, Poliklinik dan Pustu di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

29

Tabel 2.23

Jumlah dan Rasio Rumah Sakit per Jumlah

Penduduk di Kabupaten Bandung 2009-2013

II

30

Tabel 2.24

Jumlah Dokter di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

31

Tabel 2.25

Persentase Ibu Bersalin yang Ditolong oleh Tenaga

Kesehatan di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

31

Tabel 2.26

Persentase Balita Gizi Baik di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

32

Tabel 2.27

Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Masyarakat

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

33

Tabel 2.28

Proporsi Panjang Jaringan Jalan di Kabupaten

Bandung Berdasarkan Kondisi Tahun 2009-2013

II

34

Tabel 2.29

Proporsi Jumlah Jembatan di Kabupaten Bandung

Berdasarkan Kondisi Tahun 2009-2013

II

34

Tabel 2.30

Kondisi Jaringan Irigasi di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

35

Tabel 2.31

Persentase Luas Pemukiman yang Tertera di

Kabupaten Bandung

II

36

Tabel 2.32

Jumlah Permukiman Layak Huni dan Rumah

Layak Huni di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

37

Tabel 2.33

Jumlah Penduduk yang Mendapatkan Akses Air

Bersih di Kabupaten Bandung Tahun 2010-2013

II

38

Tabel 2.34

Persentase

Rumah

Tinggal

Bersanitasi

(Mempunyai

Fasilitas

Tempat

Buang

Air

Bersih/Tinja) di Kabupaten Bandung Tahun

2010-2013

II

39

Tabel 2.35

Daya

Tampung

Pemakaman

di

Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

41

Tabel 2.36

Cakupan Pelayanan Bencana Kebakaran dan

Tingkat Waktu Tanggap di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

43

Tabel 2.37

Rasio Bangunan ber-IMB per Satuan Bangunan di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

44

Tabel 2.38

Perencanaan

Pembangunan

di

Kabupaten

Bandung

II

44

Tabel 2.39

Penjabaran Program RPJMD Kedalam RKPD di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

45

Tabel 2.40

Rasio Izin Trayek di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

45

Tabel 2.41

Jumlah Uji Kir Angkutan Umum di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

(19)

v

Tabel 2.42

Jumlah pemasangan Rambu-rambu Lalu Lintas di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

47

Tabel 2.43

Proporsi Jumlah TC Penerangan Jalan Umum

(PJU) di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

47

Tabel 2.44

Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas

Wilayah di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

48

Tabel 2.45

Status

Penataan

Pengendalian

Pencemaran

Lingkungan pada Kegiatan Industri di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

49

Tabel 2.46

Pengujian air dan Udara di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

50

Tabel 2.47

Persentase Pencapaian SPM Pelayanan Informasi

Status

Kerusakan

Tanah

untuk

Produksi

Biomassa

II

52

Tabel 2.48

Perolehan Nilai Program Adipura Tahun

2009-2013

II

54

Tabel 2.49

Persentase Volume Sampah Yang Tertangani di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

55

Tabel 2.50

Rasio Tempat Pembuangan Sampah terhadap

Jumlah Penduduk di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

55

Tabel 2.51

Presentase Luas Lahan Bersertifikat Tahun

2012-2013

II

56

Tabel 2.52

Penduduk 5 Tahun Keatas Menurut Pendidikan

Tertinggi di Kabupaten Bandung Tahun 2013

II

57

Tabel 2.53

Rasio Penduduk Ber-KTP per Satuan Penduduk di

Kabupaten Bandung Tahun 2012-2013

II

57

Tabel 2.54

Rasio Penduduk yang Memiliki KK di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

57

Tabel 2.55

Rasio Bayi Berakta Kelahiran di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

58

Tabel 2.56

Rasio Pasangan Berakta Nikah di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

58

Tabel 2.57

Jumlah Penduduk Menurut Kepemilikan KTP, KK,

Akte Kelahiran, Akte Nikah di Kabupaten Bandung

Tahun 2013

II

58

Tabel 2.58

Partisipasi Perempuan di Lembaga Swasta di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

59

Tabel 2.59

Rasio KDRT di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

59

Tabel 2.60

Rata-rata Jumlah Anak per Keluarga di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

60

Tabel 2.61

Rasio Akseptor KB di Kabupaten Bandung Tahun

2012-2013

II

60

Tabel 2.62

Jumlah Penduduk Peserta KB di Kabupaten

Bandung Tahun 2013

II

60

Tabel 2.63

Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan

Sosial Fakir Miskin di Kabupaten Bandung Tahun

2012-2013

(20)

Tabel 2.64

Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan

Sosial Anak Terlantar di Kabupaten Bandung

Tahun 2012-2013

II

61

Tabel 2.65

Jumlah Sarana Sosial di Kabupaten Bandung

Tahun 2012-2013

II

61

Tabel 2.66

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

62

Tabel 2.67

Angka

Perselisihan

Pengusaha

Pekerja

di

Kabupaten Bandung Tahun 2012-2013

II

62

Tabel 2.68

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten

Bandung Tahun 2013

II

63

Tabel 2.69

Rasio Daya Serap Tenaga Kerja di Kabupaten

Bandung Tahun 2008-2013

II

63

Tabel 2.70

Persentase Koperasi Aktif di Kabupaten Bandung

Tahun 2010-2013

II

64

Tabel 2.71

Jumlah UKM dan Koperasi di Kabupaten Bandung

Tahun 2010-2013

II

65

Tabel 2.72

Jumlah BPR/LKM di Kabupaten Bandung Tahun

2008-2013

II

65

Tabel 2.73

Jumlah Omzet Koperasi dan Usaha Kecil

Menengah Tahun 2010-2013

II

66

Tabel 2.74

Jumlah Investasi PMDN/PMA di Kabupaten

Bandung Tahun 2010-2013

II

66

Tabel 2.75

Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang

Dilestarikan Tahun 2012-2013

II

67

Tabel 2.76

Perkembangan Seni dan Budaya di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

68

Tabel 2.77

Rasio Jumlah Polisi Pamong Praja Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

69

Tabel 2.78

Rasio Jumlah Linmas Per 10.000 Penduduk

Kabupaten Bandung Tahun 2012-2013

II

70

Tabel 2.79

Rasio Jumlah Linmas per Kecamatan Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

71

Tabel 2.80

Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

73

Tabel 2.81

Persentase Penyelesaian Penegakan Hukum di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

74

Tabel 2.82

Indeks Kepuasan Masyarakat Kabupaten Bandung

Tahun 2013

II

74

Tabel 2.83

Realisasi

dan

Target

Capaian

Skor

PPH

Ketersediaan Pangan Tahun 2011-2013

II

75

Tabel 2.84

Realisasi dan Target Capaian Skor PPH Konsumsi

Pangan Tahun 2011-2013

II

76

Tabel 2.85

Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Bandung

Tahun 2011-2013

II

76

Tabel 2.86

Realisasi Pelaksanaan Desa Mandiri Pangan Tahun

2011-2013

II

77

Tabel 2.87

Kelompok Binaan LPM di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

77

Tabel 2.88

Kelompok Binaan PKK di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

(21)

vii

Tabel 2.89

Jumlah LSM Aktif di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

79

Tabel 2.90

Ketersediaan Dokumen Statistik di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

79

Tabel 2.91

Jumlah SKPD yang Telah Menerapkan Arsip Secara

Baku Tahun 2012-2013

II

80

Tabel 2.92

Jumlah Arsiparis di Lingkungan Pemkab Bandung

Tahun 2013

II

81

Tabel 2.93

Jumlah Ketersediaan Sarana/Prasarana (Teknologi)

Komunikasi dan Informasi di Kabupaten Bandung

Tahun 2008-2013

II

81

Tabel 2.94

Jumlah Surat Kabar Nasional/Lokal di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

82

Tabel 2.95

Jumlah Penyiaran Radio/TV Lokal Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

82

Tabel 2.96

Jumlah Perpustakaan di Kabupaten Bandung

Tahun 2012-2013

II

83

Tabel 2.97

Jumlah Pengunjung Perpustakaan di Kabupaten

Bandung Tahun 2012-2013

II

83

Tabel 2.98

Jumlah

Koleksi

Buku

yang

Tersedia

di

Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Tahun

2012-2013

II

83

Tabel 2.99

Jumlah Kendaraan Perpustakaan di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

84

Tabel 2.100

Indikator Pertanian, Perkebunan, dan Hortikultura

Kabupaten Bandung Tahun 2011-2013

II

84

Tabel 2.101

Indikator Peternakan di Kabupaten Bandung Tahun

2011-2013

II

85

Tabel 2.102

Indikator Kehutanan di Kabupaten Bandung Tahun

2011-2013

II

86

Tabel 2.103

Indikator Energi dan Sumber Daya Mineral Tahun

2011-2013

II

89

Tabel 2.104

Indikator

Capaian

Pariwisata

di

Kabupaten

Bandung Tahun 2011-2013

II

89

Tabel 2.105

Indikator Perikanan Kabupaten Bandung Tahun

2011-2013

II

90

Tabel 2.106

Indikator

Capaian

Perdagangan

Kabupaten

Bandung Tahun 2011-2013

II

90

Tabel 2.107

Pertumbuhan Industri di Kabupaten Bandung

Tahun 2012-2013

II

91

Tabel 2.108

Jumlah Transmigrasi Menurut Jenis Tahun

2012-2013

II

92

Tabel 2.109

Angka Konsumsi Rata-rata RT perKapita Sebulan di

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

93

Tabel 2.110

Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

93

Tabel 2.111

Produktivitas Per Sektor Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

95

Tabel 2.112

Rasio Panjang Jalan per Jumlah Kendaraan di

Kabupaten Bandung Tahun 2007-2013

(22)

Tabel 2.113

Jenis dan Jumlah Bank dan Cabangnya di

Kabupaten Bandung Tahun 2011

II

98

Tabel 2.114

Persentase Jumlah Rumah Tangga (RT) yang

Menggunakan Air Bersih di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

99

Tabel 2.115

Persentase Rumah Tangga yang Menggunakan

Listrik di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

100

Tabel 2.116

Jumlah Restoran dan Rumah Makan di Kabupaten

Bandung Tahun 2009-2013

II

100

Tabel 2.117

Jenis, Kelas dan Jumlah Penginapan/Hotel di

Babupaten Bandung Tahun 2010-2013

II

101

Tabel 2.118

Angka Kriminalitas di Kabupaten Bandung Tahun

2008-2013

II

102

Tabel 2.119

Jumlah Demonstrasi Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

103

Tabel 2.120

Lama Proses Perizinan Kabupaten Bandung Tahun

2012

II

103

Tabel 2.121

Jumlah Realisasi serta Macam Pajak dan Retribusi

Daerah di Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

II

104

Tabel 2.122

Persentase Desa Berstatus Swasembada terhadap

Total Desa di Kabupaten Bandung Tahun

2009-2013

II

105

Tabel 2.123

Rasio Lulusan S1/S2/S3 di Kabupaten Bandung

Tahun 2012-2013

II

106

Tabel 2.124

Rasio Ketergantungan di Kabupaten Bandung

Tahun 2009-2013

II

107

Tabel 2.125

Permasalahan Pembangunan Daerah Kabupaten

Bandung Berhubungan dengan Prioritas dan

Sasaran Pembangunan Daerah serta Urusan

Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

II

134

Tabel 3.1

Laju Pertumbuhan Ekonomi (%) Tahun 2010-2013

III

2

Tabel 3.2

Nilai PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Kabupaten

Bandung Tahun 2013 (Rupiah)

III

2

Tabel 3.3

Nilai PDRB Per Sektor di Kabupaten Bandung,

Provinsi Jawa Barat dan Nasional Tahun 2013

III

3

Tabel 3.4

Indeks Location Quotient Sektor di Kabupaten

Bandung terhadap Provinsi Jawa Barat Tahun 2013

III

4

Tabel 3.5

Indeks Location Quotient Sektor di Kabupaten

Bandung terhadap Nasional Tahun 2013

III

4

Tabel 3.6

Perhitungan Indeks Spesialisasi Sektor Ekonomi

Kabupaten Bandung di Lingkup Provinsi Tahun

2013

III

5

Tabel 3.7

Perhitungan Indeks Spesialisasi Sektor Ekonomi

Kabupaten Bandung di Lingkup Nasional Tahun

2013

III

6

Tabel 3.8

Perhitungan

Indikator-Indikator

Shift

Share

Analysis Kabupaten Bandung Terhadap Provinsi

Jawa Barat

III

8

Tabel 3.9

Ranking Sektor Ekonomi di Kabupaten Bandung

Berdasarkan Komponen Pertumbuhan Shift Share

Analysis (Terhadap PDRB Provinsi Jawa Barat)

(23)

ix

Tabel 3.10

Perhitungan

Indikator-Indikator

Shift

Share

Analysis Kabupaten Bandung Terhadap Nasional

III

11

Tabel 3.11

Ranking Sektor Ekonomi di Kabupaten Bandung

Berdasarkan Komponen Pertumbuhan Shift Share

Analysis

III

12

Tabel 3.12

Kontribusi (%) Sektor Utama Terhadap PDRB

Kabupaten Bandung Tahun 2009-2013

III

13

Tabel 3.13

Laju Pertumbuhan Sektor Ekonomi Terhadap PDRB

di Kabupaten Bandung Tahun 2010-2013

III

16

Tabel 3.14

PDRB Per Kapita Kabupaten Bandung dan Provinsi

Jawa Barat Tahun 2010-2013

III

18

Tabel 3.15

Indikator Makro Kabupaten Bandung Realisasi

2013 dan Proyeksi 2014

III

19

Tabel 3.16

Proyeksi Indikator Ekonomi Indonesia Pada Tahun

2015

III

20

Tabel 3.17

Rencana Kerja Pembangunan Indonesia Pada

Tahun 2015 di Kabupaten Bandung

III

21

Tabel 3.18

Proyeksi Beberapa Indikator Makro Ekonomi

Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 dan 2016

III

22

Tabel 3.19

Proyeksi Indikator Makro Tahun 2015

III

24

Tabel 3.20

Proyeksi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten

Bandung Tahun 2015

III

28

Tabel 3.21

Sandingan Hasil Proyeksi Pendapatan Asli Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2015

III

33

Tabel 3.22

Sandingan Hasil Proyeksi Pendapatan Asli Daerah

Kabupaten Bandung Hasil Konsolidasi Tahun 2015

III

36

Tabel 3.23

Proyeksi Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung

Tahun 2015

III

39

Tabel 3.24

Realisasi

dan

Proyeksi

Pendapatan

Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2013-2015

III

42

Tabel 3.25

Realisasi

dan

Proyeksi

Belanja

Daerah

di

Kabupaten Bandung Tahun 2013-2015

III

46

Tabel 3.26

Realisasi

dan

Proyeksi/Target

Penerimaan

Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah

Kabupaten Bandung Tahun 2013-2015

III

48

Tabel 4.1

Penjelasan

Prioritas

Pembangunan

Daerah

Berdasarkan Indikator Capaian per Program dan

Setiap SKPD di Pemerintah Kabupaten Bandung

Tahun 2015

IV

21

Tabel 4.2

Matriks SWOT Prioritas Reformasi Birokrasi

IV

58

Tabel 4.3

Matriks SWOT Prioritas Pengembangan Wajib

Belajar 12 Tahun dan Pendidikan Vokasional

IV

60

Tabel 4.4

Matriks SWOT Prioritas Peningkatan Cakupan

Pelayanan dan Kualitas Kesehatan

IV

62

Tabel 4.5

Matriks SWOT Prioritas Pengurangan Kemiskinan

Daerah dan Penyandang Masalah Sosial

IV

64

Tabel 4.6

Matriks SWOT Prioritas Peningkatan Pelayanan

Sarana dan Prasarana Dasar Wilayah

IV

66

Tabel 4.7

Matriks SWOT Prioritas Peningkatan Kemudahan

Bagi Pelaku KUMKM

(24)

Tabel 4.8

Matriks SWOT Prioritas Pengembangan Produk

Unggulan

IV

69

Tabel 4.9

Matriks SWOT Prioritas Rehabilitasi Kerusakan

Lingkungan

IV

72

Tabel 4.10

Matriks SWOT Prioritas Pemantapan Pembangunan

Daerah dan Wilayah Perdesaan

IV

74

Tabel 4.11

Matriks SWOT Prioritas Pemantapan Stabilitas

Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

IV

76

Tabel 4.12

Matriks SWOT Prioritas Pemantapan Kemandirian

Pangan

IV

78

Tabel 4.13

Strategi per Prioritas Hasil Analisis SWOT

IV

80

Tabel 4.14

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Reformasi Birokrasi

IV

81

Tabel 4.15

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Pengembangan Wajib Belajar 12 Tahun dan

Pendidikan Vokasional

IV

83

Tabel 4.16

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Peningkatan Cakupan Pelayanan dan Kualitas

Kesehatan

IV

84

Tabel 4.17

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Pengurangan Kemiskinan Daerah dan Penyandang

Masalah Sosial

IV

87

Tabel 4.18

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Peningkatan Pelayanan Sarana dan Prasarana

Dasar Wilayah

IV

88

Tabel 4.19

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Peningkatan Kemudahan Bagi Pelaku KUMKM

IV

90

Tabel 4.20

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Pengembangan Produk Unggulan

IV

92

Tabel 4.21

Keterkaitan

Program

denganStrategi

Prioritas

Rehabilitasi Kerusakan

IV

93

Tabel 4.22

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Pemantapan Pembanguna Daerah dan Wilayah

Perdesaan

IV

95

Tabel 4.23

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Pemantapan Stabilitas Keamanan dan Ketertiban

Masyarakat

IV

95

Tabel 4.24

Keterkaitan Program dengan Strategi Prioritas

Pemantapan Kemandirian Pangan

(25)

xi

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1.1

Kerangka Penyusunan RKPD Kabupaten Bandung

Tahun 2015

I

9

Gambar 2.1

Kerangka

Pemikiran

Potensi

Pengembangan

Wilayah

II

7

Gambar 2.2

Wilayah dengan Potensi Bencana di Kabupaten

Bandung

II

8

Gambar 2.3

Perkembangan Proporsi Penduduk Usia Penduduk

Usia Produktif Kabupaten Bandung Tahun

2010-2012

II

11

Gambar 2.4

Piramida Penduduk Kabupaten Bandung Tahun

2012

II

11

Gambar 3.1

PDRB Kabupaten Bandung Tahun 2008-2013

III

1

Gambar 3.2

Laju Pertumbuhan Sektor Pertanian Tahun

2009-2013

III

13

Gambar 3.3

Laju Pertumbuhan Sektor Industri Tahun

2009-2013

III

15

Gambar 3.4

Laju Pertumbuhan Ekonomi Sektor Utama Tahun

2009-2013

III

17

Gambar 3.5

Laju Pertumbuhan PDRB Per Kapita Tahun

2009-2013

III

18

Gambar 4.1

Kuadran SWOT Prioritas Reformasi Birokrasi

IV

59

Gambar 4.2

Kuadran SWOT Prioritas Pengembangan Wajib

Belajar 12 Tahun dan Pendidikan Vokasional

IV

61

Gambar 4.3

Kuadran SWOT Prioritas Peningkatan Cakupan

Pelayanan dan Kualitas Kesehatan

IV

63

Gambar 4.4

Kuadran SWOT Prioritas Pengurangan Kemiskinan

Daerah dan Penyandang Masalah Sosial

IV

65

Gambar 4.5

Kuadran SWOT Prioritas Peningkatan Pelayanan

Sarana dan Prasarana Dasar Wilayah

IV

67

Gambar 4.6

Kuadran SWOT Prioritas Peningkatan Kemudahan

Bagi Pelaku KUMKM

IV

69

Gambar 4.7

Kuadran SWOT Prioritas Pengembangan Produk

Unggulan

IV

71

Gambar 4.8

Kuadran SWOT Prioritas Rehabilitasi Kerusakan

Lingkungan

IV

73

Gambar 4.9

Kuadran

SWOT

Prioritas

Pemantapan

Pembangunan Daerah dan Wilayah Perdesaan

IV

75

Gambar 4.10

Kuadran SWOT Prioritas Pemantapan Stabilitas

Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

IV

77

Gambar 4.11

Kuadran SWOT Prioritas Pemantapan Kemandirian

Pangan

(26)

B

B

A

A

B

B

I

I

P

P

E

E

N

N

D

D

A

A

H

H

U

U

L

L

U

U

A

A

N

N

1.1.

Latar Belakang

Berdasarkan Peraturan Daerah No 4 Tahun 2014 tentang

Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung

yang tercantum dalam pasal 3, perencanaan pembangunan daerah

memiliki tujuan untuk mendukung koordinasi antar pelaku

pembangunan; menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan

sinergi baik antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi

pemerintah maupun antara pusat, provinsi, dan kabupaten; menjaga

keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran,

pelaksanaan rencana, dan pengawasan; mengoptimalkan partisipasi

masyarakat; dan menjamin tercapainya penggunaan sumber daya

secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Rencana Kerja

Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung pada tahun 2015

ini merupakan salah satu bentuk perwujudan dari prinsip

perencanaan pembangunan yang menyatukan sistem perencanaan

pembangunan Kabupaten Bandung dengan sistem perencanaan

pembangunan nasional dan provinsi; pelaksanaan perencanaan

pembangunan

daerah

dilakukan

bersama

para

pemangku

kepentingan berdasarkan peran dan kewenangan masing-masing;

mengintegrasikan

rencana

tata

ruang

dengan

rencana

pembangunan; perencanaan pembangunan daerah dilaksanakan

berdasarkan kondisi dan potensi daerah yang dimiliki.

Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2015

merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menjabarkan

dokumen RPJMD tahun 2010-2015 pada tahun kelima. Penjabaran

yang dimaksud menitikberatkan pada penyelarasan prioritas dan

sasaran

pembangunan

tahunan

daerah

dengan

program

pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RPJMD termasuk

penyelarasan rencana program serta kegiatan prioritas tahunan

daerah dengan indikasi rencana program prioritas yang ditetapkan

dalam RPJMD yang telah diubah pada tahun 2014. RKPD Kabupaten

Bandung Tahun 2015 merupakan perencanaan tahunan terakhir

yang menggambarkan kondisi terakhir capaian target indikator

RPJMD dan masa kepemimpinan Kepala Daerah Kabupaten

Bandung Tahun 2010-2015. RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2015

ini sekurang-kurangnya memuat rancangan kerangka ekonomi

daerah, program prioritas pembangunan daerah, rencana kerja dan

pendanaannya serta prakiraan maju dengan mempertimbangkan

kerangka pendanaan dan pagu indikatif, yang bersumber dari APBD

maupun sumber-sumber lain yang ditempuh dengan mendorong

partisipasi masyarakat.

(27)

I - 2

RKPD ini mengacu pada Perda Kabupaten Bandung Nomor 4 Tahun

2014 pasal 74 ayat 1 yang menyatakan bahwa Bappeda

mengkoordinasikan penyusunan RKPD dan pasal 94 ayat 1 yang

menyatakan bahwa RKPD Kabupaten Bandung ditetapkan dengan

peraturan bupati setelah RKPD provinsi ditetapkan oleh gubernur.

RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2015 disusun dengan

mencermati hasil keberhasilan pembangunan yang diperoleh dalam

tahun 2013 dan perkiraan pencapaian hasil pembangunan pada

tahun 2014, mempertimbangkan permasalahan dan tantangan yang

diperkirakan terjadi pada tahun 2015, serta pencapaian kinerja

RPJMD pada tahun terakhir. Perpaduan berbagai faktor ini

selanjutnya dituangkan menjadi Tema Pembangunan tahun 2015.

Tema RKPD tahun 2015 adalah

Sabilulungan Menuntaskan

Capaian Kinerja Tahun 2015

.

RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2015 akan menyelaraskan

prioritas pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan

nasional yang menitikberatkan pada upaya pengurangan kemiskinan

(

pro poverty reduction

), pertumbuhan ekonomi (

pro growth

),

penciptaan lapangan kerja (

pro job

), upaya penanganan masalah

lingkungan (

pro environment

) dan pembenahan infrastruktur publik

(MP3EI),

penanggulangan

kemiskinan

(MP3KI)

serta

upaya

pencapaian target-target Millenium Development Goals (MDGs).

Tantangan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjawab semua

permasalahan-permasalahan yang ada, memberikan konsekuensi

terhadap penyediaan dan peningkatan layanan publik serta

pemenuhan pangan. Perubahan iklim masih menjadi permasalahan

yang harus mendapat perhatian, dimana pertanian, perikanan, dan

kesehatan adalah sektor-sektor yang mendapat dampak paling

besar. Tantangan lainnya adalah kemiskinan, pengangguran serta

kondisi infrastruktur dalam hal ketersediaan anggaran maupun

kualitasnya.

(28)

yang akan menjadi tindak lanjut dan intervensi yang dapat

dilakukan Pemda Kabupaten Bandung dalam menjalankan RPJMD

Tahun 2010-2015 untuk tahun terakhir ini.

1.2.

Dasar Hukum Penyusunan

Peraturan perundang-undangan yang melatarbelakangi

penyusunan RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2015adalah:

1.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan

Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Jawa

Barat (Berita Negara Tahun 1950) sebagaimana telah di ubah

dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang

Pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang

dengan mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950

tentang

Pembentukan

Daerah-Daerah

Kabupaten

Dalam

Lingkungan Propinsi Jawa Barat (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 2851);

2.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan

Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor

47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

4286);

3.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 4421);

4.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004

Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir

dengan Undang

Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang

Perubahan Atas Undang

Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4844);

5.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan

Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

6.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang

Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik

Indonesia Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4406);

7.

Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman

Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal

(Lembaran Negara Republik Indonesia Republik Indonesia Tahun

2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 4585);

Gambar

Gambar 1.1 Kerangka Penyusunan RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2015
Tabel 2.1 Penggunaan Lahan Eksisting di Kabupaten Bandung
Gambar 2.2 Wilayah dengan Potensi Bencana di Kabupaten Bandung
Tabel 2.3 Jumlah Penduduk Kabupaten Bandung
+7

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa sasaran yang akan dicapai antara lain: (1) meningkatnya keluarga yang berperilaku hidup bersih dan sehat; (2) meningkatnya keluarga yang memiliki akses terhadap sanitasi

Tujuan dan Sasaran Misi ke-1 : “Meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman yang layak huni melalui pembangunan prasarana, sarana dan utilitas dan

Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana yang memadai adalah menyelenggarakan perumahan yang sehat dan layak huni; meningkatkan ketersediaan sumber daya air bagi kebutuhan

Pedoman pelaksanaan pembangunan rumah sederhana sehat layak huni Bidang Perumahan Rakyat dengan pola pemberdayaan masyarakat pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan

Intervensi Gizi Sensitif Jenis Intervensi Program/Kegiatan Intervensi Peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi • Akses air minum yang aman • Akses sanitasi yang layak

Sanitasi layak sering diukur melalui akses terhadap fasilitas sanitasi yang memadai, air bersih, praktik-praktik kebersihan, dan lingkungan yang sehat.Kriteria sanitasi layak yang

TERWUJUDNYA KAWASAN PERKOTAAN YANG LAYAK HUNI, TERTATA RAPI DAN BERKELANJUTAN, BERIKUT SARANA PRASARANA PENDUKUNGNYA Jumlah Kawasan Pemukiman Kumuh Sasaran Strategis “Terwujudnya

3 Dari latar belakang permasalahan diatas kebutuhan akan perumahan yang layak huni sangat diperlukan bagi warga sebagai penunjang lingkungan yang bersih dan sehat, untuk itulah