Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Re se ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Global Market Wrap
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street kembali ditutup melemah mengantarkan indeks Dow Jones ke level terendahnya di tahun ini dan mengukuhkan indeks S&P500 ke zona koreksi sedangkan Nasdaq hampir memasuki area bearish. Terus memanasnya kondisi geopolitik di Ukraina masih menjadi sentimen negatif utama yang mendorong pelemahan indeks tersebut.
Perkembangan geopolitik di Ukraina tarus memanas paska diakuinya kemerdekaan dua wilayah yang memberontak. Pihak pemerintah Ukraina pun menginstruksikan agar warganya untuk tidak berkunjung ke Rusia dan jika sudah ada di sana untuk segera meninggalkan negara tersebut.
Kementerian Digital Ukraina juga mengatakan bahwa ada serangan DDoS yang menyasar website milik pemerintah.
Sementara itu setelah menjatuhkan sanksi tahap pertama, Amerika Serikat bersiap untuk memberikan sanksi berikutnya yaitu menyasar perusahaan yang terlibat dalam pembangunan pipa gas Nord Stream 2. Di lain pihak sekutu Amerika, Inggris juga bersiap untuk memberikan sanksi tambahan untuk Rusia.
Dow Jones melemah -465 poin (-1.38%) pada level 33,132
S&P 500 terkoreksi -79 poin (-1.84%) pada level 4,226
Nasdaq turun -344 poin (-2.57%) pada level 13,037
EIDO menguat +0.13 poin (+0.54%) pada level 24,11
Technical Ideas
Kembali melemahnya indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjajdi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya mayoritas harga komoditas dan solidnya laporan keuangan emiten serta terus berlanjutnya aksi beli investor asing berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6,880 dan resistance di level 6,960.
Stocks
CTRA (Buy). Support: Rp945, Resist: Rp965
MDKA (Buy). Support: Rp3,780, Resist: Rp3,920
INTP (Buy on Weakness). Support: Rp10,850, Resist: Rp11,200
PGAS (Buy on Weakness). Support: Rp1,395, Resist: Rp1,420 ETF
XPES (Buy). Support: Rp391, Resist: Rp403
XBNI (Buy). Support: Rp1,085, Resist: Rp1,113
XPDV (Buy). Support: Rp502, Resist: Rp514
Items Avg 2021 Terakhir H-1
Nilai transaksi (Rp miliar) 18,002.4 18,757.6 19,558.1
Volume transaksi (jt shm) 11,667.8 12,114.1 11,397.1
Net asing (Rp miliar) 155.6 967.5 858.2
Net asing (jt shm) -185.2 -399.8 -2,404.8
Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,977.9 5,066.5 5,024.0
Sektoral
Index Penutupan 1 year
return 1 day
return YTD return
Technology 8,244 152.0% 1.8% -8.3%
Financials 1,637 15.2% 0.6% 7.2%
Healthcare 1,412 7.3% 0.9% -0.6%
Basic Material 1,266 -6.6% 0.0% 2.6%
Transportation & Log 1,809 33.6% -0.4% 13.1%
Industrials 1,062 11.2% 1.0% 2.5%
Infrastructure 1,008 11.5% 2.0% 5.1%
Property 733 -20.6% -0.1% -5.1%
Energy 1,302 69.4% 1.2% 14.2%
Consumer Cyclical 963 30.1% -0.3% 6.9%
Consumer Non-Cyclical 662 -11.7% 0.3% -0.4%
Index Negara Penutupan 1 year
return 1 day
return YTD return
JCI Indonesia 6,920 10.7% 0.8% 5.1%
FSSTI Singapura 3,393 16.0% -0.2% 8.6%
KLCI Malaysia 1,586 1.8% 0.6% 1.2%
SET Thailand 1,696 13.8% 0.3% 2.3%
KOSPI Korsel 2,720 -9.2% 0.5% -10.2%
SENSEX India 57,232 12.7% -0.1% -1.8%
HSI Hongkong 23,660 -20.4% 0.6% 1.1%
NKY Jepang 26,450 -12.3% -1.7% -8.8%
AS30 Australia 7,474 6.0% 0.7% -6.2%
IBOV Brasil 112,008 -2.8% -0.8% 6.9%
DJI Amerika 33,132 5.1% -1.4% -8.8%
SX5P Eropa 3,660 14.6% -0.2% -4.1%
UKX Inggris 7,498 12.6% 0.1% 1.5%
Closing
US$ +/- % chg
TLKM 29.93 2,149.9 -0.01 -0.03%
TINS 0.102 1,459.3 0.01 10.43%
*Rp/US$ 14,366
Items
Interest Inflation
Deposito IDR 3 bln 3.25%
Kredit Bank IDR 12.46%
BI 7-Days RR 3.50% 2.18%
Fed Funds Target 0.25% 7.50%
ECB Main Refinancing 0.00% 5.10%
Domestic Yen Interest Call -0.02% 0.50%
Penutupan Ret 1 year
(%) +/- Ret 1 day
(%) Minyak WTI US$/ bbl 93.3 47.5% 1.2 1.27%
CPO RM/ ton 6,588.0 67.8% 82.0 1.26%
Nikel US$/ ton 24,887 28.9% -316.0 -1.25%
Timah US$/ ton 45,147 59.7% 546.5 1.23%
Emas US$/tr. oz 1,909.0 5.8% 10.4 0.55%
Batu Bara US$/ ton 237.7 178.0% 1.5 0.61%
Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84%
Jagung US$/bushel 6.7 25.0% 0.1 1.35%
Kedelai US$/bushel 16.6 17.9% 0.4 2.47%
Tembaga US$/ton 9,906.5 7.3% -55.8 -0.56%
Sumber : Bloomberg
-0.52%
Indeks Saham
Suku Bunga & Inflasi
Daily IDR
Harga Komoditas Dual Listing (US$)
Real interest rate Latest
1.32%
-7.25%
-5.10%
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Re se ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
News Highlight
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menargetkan bisa menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) sekitar Rp 2,5 triliun di ajang BTN Anniversary Virtual Property Expo dalam rangka perayaan HUT ke-72 tahun.
Manajeen Bank BTN mengatakan, meski Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kebutuhan rumah tetap mengalami pertumbuhan.
Untuk itu, sejak pandemi Covid-19 terjadi, Bank BTN rutin menggelar pameran properti secara virtual agar konsumen dapat mewujudkan rumah impian mereka.
Pertumbuhan ekonomi tahun ini diharapkan makin pulih, sehingga BBTN optimistis daya beli masyarakat juga membaik sehingga kemampuan mereka membeli rumah tetap tinggi.
Pada ajang kali ini, Bank BTN menggandeng Rumah.com dalam membangun platform virtual expo. Platform yang digunakan pada pameran kali ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya platform yang lebih sederhana, dan interaksi calon pembeli dengan developer berjalan secara live streaming interactive.
Adapun, rentang harga properti yang ditawarkan senilai Rp 160 juta hingga lebih dari Rp 1,5 miliar.
BBTN menilai, tahun ini adalah tahun yang tepat untuk membeli rumah, karena Pemerintah masih memberikan banyak insentif di antaranya kebijakan Suku Bunga Acuan yang rendah, insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) terhadap setiap pembelian rumah tapak atau unit hunian rumah susun, dan kebijakan Bank Indonesia yang melanjutkan pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100%.
Bank BTN menjelaskan, selain insentif dari Pemerintah tersebut, Bank BTN juga memberikan promo khusus selama BTN Anniversary Virtual Expo digelar yaitu Suku Bunga Khusus HUT BTN ke 72 mulai dari 3,72% per tahun dengan tawaran bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, dan diskon asuransi jiwa sampai dengan 10%.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan laba bersih senilai US$ 36,13 juta sepanjang 2021. Realisasi ini menurun tipis 0,16% dari laba bersih pada tahun 2020 sebesar US$ 36,19 juta.
Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan di laman Bursa Efek Indonesia, Rabu (23/2), penurunan laba bersih ini terjadi di saat pendapatan MDKA mengalami kenaikan.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Re se ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
MDKA membukukan pendapatan usaha senilai US$ 380,95 juta, naik 18,36%
dari pendapatan tahun 2020 sebesar US$ 321,86 juta. Secara rinci, pendapatan MDKA didominasi oleh Penjualan emas, perak dan katoda tembaga kepada pihak ketiga di pasar ekspor, yakni mencapai US$ 359,75 juta.
Disusul penjualan ke pasar domestik senilai US$ 16,55 juta, dan realisasi nilai lindung senilai US$ 2,89 juta. MDKA juga memperoleh pendapatan lain-lain senilai US$ 1,75 juta.
Adapun transaksi penjualan kepada satu pelanggan yang melebihi 10% dari penjualan bersih diantaranya kepada Precious Metals Global Markets (HSBC) senilai US$ 205,79 juta dan kepada Mitsui $ Co. Ltd senilai US$ 75,68 juta. Sementara penjualan kepada YLG Bullion Singapore senilai US$ 9,64 juta.
Namun, sejumlah beban-beban MDKA juga turut naik. Beban pokok pendapatan misalnya, naik 25,57% menjadi US$ 260,85 juta. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi US$ 29,26 juta dari sebelumnya US$
20,02 juta.
Beban lain -lain naik 15,7% menjadi US$ 22,62 juta. Namun, beban keuangan mengalami penurunan 29,09% menjadi US$ 12,99 juta.
PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), mencatatkan kenaikan marketing sales atawa pendapatan pra-penjualan sebesar Rp 494,05 miliar di sepanjang tahun 2021. Perolehan marketing sales milik Perintis Triniti itu melesat 59,12% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.
TRIN menyatakan, peningkatan tersebut utamanya dipicu oleh penjualan masif yang dilakukan oleh perusahaan, di mana sebagian besarnya berasal dari produk apartemen.
Marketing revenue tahun 2021 dibandingkan tahun 2020 yang hampir semuanya dari apartemen, membuat kami optimistis dengan pengembangan proyek baru yang kebanyakan fokus di Landed House.
TRIN menuturkan, proyek Collins Boulevard menjadi kontributor paling besar bagi marketing sales TRIN di tahun lalu. Di mana, pendapatan pra- penjualan dari proyek tersebut mencapai 40,4% dari total marketing sales atau setara Rp 200 miliar.
TRIN pun meyakini bahwa proyek Collins Boulevard ini masih akan menjadi kontribusi terbesar bagi pendapatan perusahaan di tahun 2022, lantaran akan segera dilakukan serah terima.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Re se ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Ke depannya TRIN masih dapat mengandalkan proyek-proyek yang berada di wilayah Tangerang dan juga di Batam. Sebab, pembangunan di kedua kota ini masih berpotensi untuk dapat menghasilkan marketing sales yang lebih baik lagi.
Tak hanya berkutat di wilayah Jabodetabek saja, Triniti Land juga kini tengah membuka pintu untuk menapaki wilayah baru di tahun 2022 ini.
Beberapa wilayah pengembangan yang akan dibuka, antara lain di Lampung, Sentul dan Labuan Bajo.
Selain itu, TRIN juga berencana menjajaki pengembangan baru, yakni rumah tapak, logistic Park, data center dan proyek Niche Market lainnya seperti Kawasan Pariwisata Terpadu.
PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyiapkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk melakukan pengembangan bisnis di tahun 2022. Adapun, dana tersebut bersumber dari pinjaman PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yang akan digunakan secara bertahap.
Dana Rp 1 triliun memang didapatkan melalui engagement dari BCA.
Namun tidak sepenuhnya perseroan keluarkan secara langsung tapi secara bertahap dan tentunya akan digunakan yang berkaitan dengan rumah sakit/
Manajemen menambahkan, Bundamedik bakal semakin ekspansif di tahun 2022. Hal ini ditandai dengan langkah akuisisi dan pengembangan bisnis lainnya dalam ekosistem kesehatan, yang relevan dengan basis fundamental perusahaan. Saat ini sudah ada dua rumah sakit yang tengah dijajaki untuk perusahaan untuk diakuisisi dan lokasinya masih di Jabodetabek.
Selain itu, Bundamedik juga memiliki proyek green field, di mana lahannya akan digunakan untuk pengembangan ekosistem rumah sakit seperti laboratorium, klinik bayi tabung dan lainnya. Adapun, di tahun 2022, Bundamedik juga fokus untuk melakukan ekspansi ke kota-kota besar lainnya terutama di Sumatra Utara, Sulawesi (Makassar), Surabaya hingga Bali.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Re se ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
PT INDO PREMIER SEKURITAS Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200
ANALYSTS CERTIFICATION
The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.
DISCLAIMERS
This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.
PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.