• Tidak ada hasil yang ditemukan

REFERENSI TEBING TINGGI DELI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "REFERENSI TEBING TINGGI DELI"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)

SINERGI

R E F E R E N S I T E B I N G T I N G G I D E L I

0 0 1 7 1 I S S N 1 9 7 8 - 8 0 8 0

EDISI NO : 171 | TAHUN XIV | JUNI 2016

M E DI A P E M E R I N TA H KOTA T E B I N G T I N G G I

• Kerja Bagus H. Umar Zunaidi Hasibuan Untuk Tebing Tinggi

• H. Umar Zunaidi Hasibuan Dan Anugerah Piala Adipura

(2)

KETUA PENGARAH

Ir.Umar Zunaidi Hasibuan, MM ( WaliKota Tebing Tinggi )

WAKIL KETUA PENGARAH

Ir.H.OKI DONI SIREGAR ( Wakil WaliKota Tebing Tinggi )

PENGENDALI

H. Johan Samose Harahap, SH, MSP (Sekdako Tebing Tinggi Deli )

PENANGGUNG JAWAB

Ir. H. Zainul Halim

(Asisten Administrasi Umum )

PIMPINAN REDAKSI

Drs. Bambang Sudaryono (Kabag Adm. Humas PP)

KOORDINATOR LIPUTAN

Drs Abdul Khalik, MAP

BENDAHARA :

Zulhadin, SH

SEKRETARIS REDAKSI Dian Astuti

REDAKSI

Rizal Syam, Juanda,

LAYOUT DESAIN GRAFIS

Aswin Nasution, ST

FOTOGRAFER :

Sulaiman Tejo, Agung Purnomo

KOORDINATOR DISTRIBUSI

Edi Suardi, S.Sos Ridwan

LIPUTAN DAN REPORTER

Wartawan Unit Pemko Tebing Tinggi

Redaksi menerima tulisan,photo juga surat berisi saran penyempurnaan dari pembaca dengan melampirkan tanda pengenal (KTP, SIM, Paspor) dan Redaksi berhak mengubah tulisan

sepanjang tidak mengubah isi dan maknanya.

Bagian Administrasi Humasy Pimpinan dan Protokol Sekreariat Daerah Kota Tebing Tinggi

Jl,Dr Sutomo No : 14 Kota Tebing Tinggi Eimail :

[email protected]

Facebook :

[email protected]

SINERGI

REFERENSI TEBING TINGGI DELI

TERBIT SEJAK 16 Juli 2002 SK WALIKOTA TEBING TINGGI

NO.480.05/ 286 TAHUN 2002

Dari Redaksi

Pembaca Budiman

P

ada Edisi Juni 2016 Kali ini bertepatan pada bulan Suci Ramadhan kami dari Tim Sinergi

Mengucapkan Selamat menjalankan ibdah puasa 1437 H semoga amal ibadahnya di terima Allah SWT Tema yang kita sajikan adalah

KERJA…KERJA… PRESTASI

Kerja secara umum didefinisikan sebagai sebuah kegiatan

aktif yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan sebuah karya bernilai imbalan dalam bentuk uang bagi seseorang. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah pekerjaan dianggap sama dengan profesi.

Pada berbagai sektor pendukung lainnya, prestasi dan kerja bagus yang dilakukan pasangan Umar dan Oki Doni, juga menunjukkan trend yang bagus. Sebut saja misalnya di sektor UMKM, di mana telah terbangun pusat bisnis usaha mikro bertempat di komplek stasiun Bandar Kajum, Klinik Bisnis (Klibi) serta berbagai pelatihan kewirausahaan dan pengembangan industri kreatif. Hal terpenting dari sektor ini, adalah kembali dimanfaatkannya Pasar Gambir A, B dan C sebagai pusat kegiatan ekonomi tradisional.

Pembaca Setia Sinergi

Kami dari Tim Sinergi juga memberikan informasi – informasi penting di bulan suci ramadhan ini yang sayang untuk anda lewatkan antara lain : Pendidikan, Hukum, Kesehatan, juga kegiatan yang di lakukan oleh Wa-likota dan Wakil WaWa-likota Tebing Tinggi serta kegiatan yang berhubungan dengan SKPD.

Pembaca setia Sinergi kami dari redaksi Majalah Sinergi menerima tuisan - tulisan yang sifatnya membangun untuk di muat di majalah kesayangan kita “ SINERGI “

Assslamu’alaikum Wr Wb

(3)

30 |SINERGI |Juni 2016 SINERGI |April 2016| 31

2. SALAM REDAKSI 4. MOMENTUM 6. SINERGITAS 7. UTAMA

• Kerja Bagus H. Umar Zunaidi Hasibuan Untuk Tebing Tinggi

• H. Umar Zunaidi Hasibuan Dan Anugerah Piala Adipura

13. PENDIDIKAN

• Digitalisasi Menuju Sekolah Modern 15.HUKUM

• Kejari Tebing Tinggi Gelar ‘Crimin Justice System’

16. EKONOMI

• Bahaya Kesehatan Bagi Anak Yang Mendapatkan Vaksin Palsu

20.LINGKUNGAN HIDUP 21.WANITA

22.LENSA PEMKO 26.PEMKO KITA 43.SOSIAL 45.AGAMA 48.BUDAYA

50.RAGAM PLURALIS 52.CERPEN

54.PROFIL 55.PUISI

58.INFO NASIONAL 59.TEPIAN

J A J A R A N R E D A K S I T A H U N 2 0 1 6

ESA HILANG DUA TERBILANG

7

44

15

36

30

DAFTAR ISI

Distributor RIDWAN Koordinator Distributor

EDI SUARDI

Foto Grafer Sinergi SULAIMAN Foto Grafer Sinergi

AGUNG PURNOMO Distributor

ENDAH UTARI Redaksi

RIZAL SYAM

11

Redaksi JUANDA Sekretaris Redaksi

DIAN ASTUTI

Bendahara ZULHADIN, SH Koordinator Liputan

Drs.ABDUL KHALIK,MAP Pimpinan Redaksi

Drs.BAMBANG SUDARYONO

Layout Desain Grafis ASWIN NASUTION,ST Wakil Pimpinan Redaksi

(4)
(5)
(6)

Sinergitas

walnya kosa kata ini memiliki makna yang biasa. Tak ada yang luar biasa dari kata ini, selain kata yang diterjemah-kan dari bahasa Inggris ‘Work’. Ketika amar kata ini dikeluarkan, maka mereka yang terikat dengan kontrak tertentu dalam kehidupan sosial, akan langsung melaku-kan tugas masing-masing sesuai dengan keahlian dan skill yang dimiliki.Selanjutnya, kerja yang ditelah dilakukan akan mendapat-kan imbalan baik bernilai ekono-mi maupun non ekonoekono-mi. Artinya, kata ini sesuatu yang faktual dan digunakan secara sosial dan ekonomi.

Belakangan, kata ini men-galami pemaknaan berbeda, ketika mulai akrab dengan semangat politik, khususnya didalam neg-eri. Meski sebelumnya, di banyak negara kata ini, memiliki makna politik yang kental. Misalnya, ada partai politik yang menggunakan ‘kerja’ sebagai bagian dari nama Parpolnya. Namun, biasanya dalam perpolitikan Internasional, kata ‘kerja’ selalu bermakna ‘kiri’ politik yang identik dengan sosialisme maupun komunisme. Bagi kalangan ‘kiri’ maka kata kerja seperti sihir, karena bermua-tan ideologi yang sarat dengan perjuangan dan pembebasan antar kelas sosial.

‘Kerja’ dalam pemaknaan politik akan ditujukan kepada kelompok sosial yang berstatus sebagai buruh, pekerja kasar atau

kaum miskin yang menjual tena-ganya kepada kaum berpunya yang mereka istilahkan dengan ‘borjuis’. Melalui teori dialektika sosial yang dijadikan sebagai teori spirituali, para tenaga kerja itu akan melakukan berbagai upaya untuk bisa merebut sumber-sumber produksi yang selama ini dikuasai kelas borjuis itu.Inilah yang dalam teori Marx dikenal dengan istilah thesis, antithesis dan sinthesis. Dalam konsepsi puncak kiri politik, kata ‘kerja’ akan sama dengan perlawanan untuk mendapatkan alat-alat produksi yang dimiliki orang lain

untuk dikuasai. Dan finalitasnya

adalah revolusi sosial.

Jokowi dan JK menjadikan kata ini sebagai simbol politik mereka di masa kepemimpinann-ya. “Kerja…Kerja…Kerja, adalah kata yang dijadikan sebagai pelet-up semangat bangsa Indonesia untuk terus berjuang membangun negara agar lebih baik dari sebe-lumnya. Selama 2 tahun kepem-impinan Jokwi-JK, maka kata itu digunakan sebagai kata resmi kenegaraan, di mana berbagai program pemerintah hingga level terbawah diharuskan untuk meng-gunakan kata yang satu ini. Tidak mengherankan jika kemudian kata ini, memicu semangat sebagian kalangan untuk bekerja dalam bingkai yang mereka pikirkan. Bagi rejim yang memgi-kuti teori structural, maka kata ini akan bermakna sebuah proses untuk melakukan aksi yang teren-cana dengan mengikuti

kaedah-kaedah evolusi sosial. Untuk bisa membawa keberhasilan dalam suatu pekerjaan, maka orang harus membuat program terencana, ke-mudian melaksanakannya secara baik untuk kemudian mendapat-kan hasil sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan. Berbagai kebijakan pembangunan mengi-kuti program jangka, panjang, jangka menengah dan jangka pen-dek yang dilakukan rejim refor-masi, adalah planning yang sesuai dengam kaedah evolusionisme. Biasanya, langkah-langkah ini akan memiliki keberhasilan yang terukur dan bisa dilihat proses dan tahapannya.

Salah satu yang bisa kita lihat, adalah program jangka menengah yang biasa disebut dalam pemerintahan sebagai RPJPM. Ukurannya dalam rent-ang waktu lima tahun, di mana ada program yang telah disusun, untuk kemudian program itulah yang dilaksanakan selama tahun berjalan. Hasilnya bisa diukur oleh rakyat yang paling sederhana dan bodoh sekali pun. Untuk kota Tebing Tinggi, selama lima tahun kepemimpinan H.Umar Zunaidi Hasibuan,MM rakyat bisa menilai apakah program ‘kerja’ wali kota mereka berhasil atau tidak. Jika bdinilai berhasil, maka rakyat akan member mandate untuk terus memimpin. Jika dinilai gagal, maka mereka akan mencabut mandate itu dengan tidak memil-ihnya.

@**Abdul Khalik

K E R J A

(7)

Laporan Utama

KERJA BAGUS UMAR ZUNAIDI

HASIBUAN UNTUK TEBING TINGGI

PADA

5 Agustus 2016 mendatang

Wali Kota Tebing Tinggi Ir.H. Umar Z Ha-sibuan dan wakilnya Ir.H Oki Doni Siregar akan mengakhiri masa jabatannya, setelah memimpin kota Tebing Tinggi selama lima tahun (2011-2016). Dalam masa itu, ada banyak penghargaan dan prestasi yang telah ditorehkannya. Berikut laporannya.

Jalan Berliku. Itu lah agaknya kata yang pas diucapkan, saat Umar Zunaidi Hasibuan berusaha mendapatkan jabatan sebagai Wali kota Tebing Tinggi ke 14 pas-ca kemerdekaan NKRI. Harus melalui dua kali Pilkada, yakni 2010 dan 2011, karena adanya berbagai masalah, Umar Z Hasibuan yang kala itu berpasangan dengan (Alm) H.

Irham Taufik memenangkan Pilkada ulang dengan dukungan cukup signifikan, menca -pai 43,82 persen atau 27.825 suara sah.

Ketika Umar dan Irham dilantik, sebagian besar masyarakat yakin pasangan itu akan sukses. Mengingat track record Umar yang memiliki kemampuan lobi luar biasa ke pusat kekuasaan di Jakarta. Apalagi Umar adalah sosok pejabat provinsi yang punya pengalaman bagus un-tuk kinerja pemerintahan. Maka, kerja-kerja membangun kota Tebing Tinggi yang lebih baik, bisa dipacu secara terukur dan terencana.

Sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi objek penting yang akan digarap Umar dan Irham dalam periode 2011-2016. Disamping beberapa bidang lainnya yang menjadi faktor pendukung program wajib pemer-intahan daerah itu. Bahkan, ada sejumlah prestasi yang melampaui asumsi masyarakat, karena keberhasiannya yang gemilang.

(8)

Laporan Utama

mengukur keberhasilan Umar dan pasangan barunya, dapat dilihat dari visi RPJPM kota Tebing Tinggi, yakni “Mewujudkan Masyarakat Kota Tebingtingg Yang Beriman, Bertaqwa, Maju, Sejahtera, Mandiri, Berkeadilan Dalam Kebhinekaan.”

Sepanjang 2015/2016, ada se-jumlah prestasi yang berhasil ditorehkan Umar dan Irham/Oki dalam berbagai sektor kehidupan kemasyarakatan. Berikut catatan keberhasilan Umar dan Oki sepan-jang rentang 2015/2016.

1. Pendidikan.

Di sektor pendidikan, setiap tahun angka kelulusan siswa berdasarkan data di Dinas

Pendidikan mencapai 100 persen, di mana minat sekolah masyarakat ke SD, SMP, SMA hingga PT meningkat tajam. Program wajib belajar 12 tahun yang digerak-kan berhasil memperkecil angka warga putus sekolah. Hal itu dilakukan dengan memperke-cil pembiayaan sekolah melalui berbagai program skala nasional maupun daerah, seperti beasiswa miskin. Kualitas sekolah kota Tebing Tinggi juga semakin baik, karena setiap tahun lulusan SMA/ SMK mampu memasuki berbagai PT elit nasional, seperti UI, UGM, ITB, IPB maupun USU dengan jumlah yang terus meningkat setiap tahun. Bahkan, sejumlah

sekolah elit kota Tebing Tinggi telah menjadi rebutan masyarakat setiap tahun ajaran baru, misalnya SMAN 1, SMAN 2, SMKN 2 dan SMKN 4, selain sejumlah SMP.

(9)

Laporan Utama

2. Kesehatan

Penghargaan kecelakaan kerja nihil (zero accident award) dari Menteri Tenaga Kerja RI selama tiga tahun berturut-turut (terakhir 2016), merupakan wujud nyata dari keberhasil sektor kese-hatan masyarakat dan duna tenaga kerja. Demikian pula dengan angka harapan hidup masyarakat kota Tebing Tinggi menjadi 71,9 hingga 72 tahun, menunjukkan layanan kesehatan murah dan terjangkau telah menyentuh ke-banyakan masyarakat kota Tebing Tinggi. Dibuktikan pula dengan penghargaan ‘Swastasaba Padaba” dari Kementerian Kesehatan RI, selain penghargaan tenaga kefar-masian pengelola obat berprestasi 2015 dari kementerian yang sama. Hal itu menunjukkan penanga-nan kesehatan dilakukan secara serius dan terencana. Bahkan kota Tebing Tinggi juga berhasil meraih penghargaan pada ‘Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 dari Menkes RI.

Puncak dari keberhasilan sektor kesehatan itu, adalah pres-tasi RSUD dr.H. Kumpulan Pane yang masuk dalam RS kategori B, dan yang pertama sebagai Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) di Sumut. RSUD kota Tebingtingg kini menjadi RS rujukan untuk sejumlah kabupaten pantai timur dan sekitar, yakni Kab. Sergai, Batubara, Asahan, dan Simalun-gun. Saat ini RSUD terus berpacu menyiapkan sarana dan berbagai layanan kesehatan canggih. Pada 2016 ini, direncanakan RSUD memiliki 439 bad dengan berba-gai kelas, bahkan jika tak ada aral melintang akan disiapkan pula alat CT Scan guna mendukung lay-anan kesehatan untuk masyarakat kota Tebing Tinggi dan luar dae-rah.

Sedangkan untuk warga kurang mampu, Pemko Tebing Tinggi

telah mengalokasikan anggaran jaminan kesehatan kepada 40 ribu warga. Anggaran untuk warga kurang mampu itu dimasuk-kan dalam APBD dan mendapat persetujuan DPRD. Program itu, dilaksanakan sepanjang tahun, sehingga hampir tak ada warga miskin yang tak terjamah program kesehatan itu.

3. Pekerjaan Umum

Sektor pekerjaan umum, menjadi salah satu sektor andalan untuk melihat keberhasilan Umar dan Oki sepanjang 2015/2016. Misalnya, pembangunan instalasi pengolahan air (IPA), pembangu-nan sanitasi lingkungan berbasis masyarakat dan pembangunan IPAL komunal di sejumlah ling-kungan. Ditambah lagi pembangu-nan pia air minum ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) secara gratis sebanyak 2000 sam-bungan rumah. Pembuatan jalan cor beton di Jalan AMD dan Gn. Leuser. Demikian pula pemban-gunan jembatan Sei Padang II dan Sei Sibarau yang mencapai 100 persen.

Puncak dari sektor peker-jaan umum itu, adalah pemban-gunan ‘Bendung Gerak Bajayu’ di Kel. Tambangan, Kec. Padang Hulu kerjasama dengan Kab. Ser-gai. Bendungan yang dikerjakan secara multiyear berbiaya Rp250 milyar itu, jika kelak selesai akan memberikan kontribusi lingkun-gan, sosial dan ekonomi luar biasa kepada masyarakat kota Tebing Tinggi. Salah satunya, adalah kota Tebing Tinggi akan terbe-bas dari banjir akibat luapan sei Padang. Sedangkan banjir luapan sei Bahilang, juga sudah ditangani melalui pembuatan situ (danau) buatan di Kel. Persiakan, Kec. Padang Hulu. Faktanya, selama

beberapa tahun belakangan tidak terjadi lagi banjir besar sei Pa-dang dan Bahilang yang sering menggenangi sejumlah kelurahan di inti kota.

Selain itu, pembangunan Masjid Agung berbiaya Rp55 milyar, hampir rampung. Jika tak ada halangan pada 2016 akhir, masjid kebanggaan umat Islam kota Tebing Tinggi yang terletak di Kel. Lalang, Kec. Rambutan, segera bisa dimanfaatka untuk syiar agama Islam. Masjid Agung itu, nantinya akan mampu me-nampung 5 ribu jemaah dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan keagamaan.

4. LH, UMKM dan Sektor Lainnya

Pada berbagai sektor pen-dukung lainnya, prestasi dan kerja bagus yang dilakukan pasangan Umar dan Oki Doni, juga menun-jukkan trend yang bagus. Sebuat saja misalnya di sektor UMKM, di mana telah terbangun pusat bisnis usaha mikro bertempat di komplek stasiun Bandar Kajum, Klinik Bisnis (Klibi) serta berba-gai pelatihan kewirausahaan dan pengembangan industri kreatif. Hal terpenting dari sektor ini, adalah kembal dimanfaatkannya Pasar Gambir A, B dan C sebagai pusat kegiatan ekonomi tradis-ional.

(10)

Laporan Utama

Pasar yang dulunya semrawut, kini mulai ditata secara rapi, sehingga suasana pasar yang bersih, nyaman dan aman, mu-lai terbentuk di kawasan pasar tradisional itu. Sedangkan pasar-pasar modern semacam super market dan mini market berdiri sesuai permintaan pasar. Hal itu menunjukkan geliat ekonomi kota terbentuk dan berproses alamiah melalui sikap open minded Pemko Tebingtnggi.

Untuk perencanaan pem-bangunan, kota Tebing Tinggi berhasil meraih predikat nilai CC (cukup baik) dari Menpan dan RB. Di sektor kependudukan dan Capil ada prestasi penghargaan sebagai salah satu dari 10 kota besar/sedang memenuhi target kepemilikan akte kelahiran 0-18 tahun dari Kemendagri.

Di sektor pemberdayaan perempuan dan anak, ada peng-hargaan ‘Parahita Ekapraya’ madya dari Kementerian Pem-berdayaan Perempuan dan Anak pada 2015. Juga penghargaan ‘Manggala Karya Kencana’ dari Kepala BKKBN Pusat. Untuk sektor perhubungan, kota Tebing Tinggi berhasil memprtahankan piala ‘Wahana Tata Nugraha’ untuk bidang lalu lintas dan sudah meraihnya dalam beberapa tahun belakangan. Bahkan, piala presti-sius di bidang Lingkungan Hidup yng selama ini sudah diidamkan, yakni Adipura berhasil diperoleh di masa kepemimpinan Umar dan Oki Doni. Piala Adipura berhasil diraih pada 2015 dan akan diupay-akan untuk tetap bertahan pada 2016 ini. Sejumlah sekolah juga berhasil meraih penghargaan Piala Adiwiyata Nasional yang men-dukung keberhasilan memperoleh Piala Adipura.

Reformasi pada sektor birokrasi juga tak bisa

diabai-kan, ketika Pemko Tebing Tinggi mendapat penghargaan untuk implementasi Penataan PNS Terbaik dari Badan Administrasi Kepegawaian (BAKN) Pusat 2016. Sedangkan untuk pember-dayaan masyarakat akar rumput (grassroot) juga dilakukan berba-gai upaya melalui kesertaan dalam aneka perlombaan yang selalu meraih juara baik tingkat provinsi maupun nasional. Keberhasilan itu dilengkapi pula dengan peng-hargaan dari pemerintah untuk penyelenggaraan pemerintahan. Misalnya, penghargaan untuk

pengendalian inflasi daerah dari

TPID untuk kawasan Sumatera dari Menko Perekonomian RI pada 2015. Juga penghargaan dari BPKP Prov. Sumut kategori Ka-pabilitas Aparat pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk Inspek-torat Kota pada 2015.

Tak ketinggalan pada sek-tor sosial keagamaan, kepedulian Umar Z Hasibuan dan Oki Doni Siregar, terlihat sangat besar. Berbagai program yang digulir-kan menunjukdigulir-kan trend dukungan yang kuat dari masyarakat luas kota itu. Program Gemmar (Gera-kan Mengaji Bakda Maghrib) kini telah menghasilkan semacam kul-tur baru, berupa hidupnya suasana

belajar Alquran di kalangan anak-anak di berbagai masjid. Gerakan ini berhasil mengurangi tingkat buta baca Alquran di kalangan anak-anak. Bahkan, menguatkan geraka Gemmar Pemko Tebing Tinggi juga membuat peraturan melalui Perwa ‘Wajib Belajar Di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) bagi siswa SD. Di mana bagi siswa yang akan masuk SMP diwajibkan untuk mampu membaca Alquran.

Ada sejumlah pekerjaan lain yang belum terselesaikan, karena keterbatasan masa peng-abdian. Umar Z Hasibuan dan Oki Doni Siregar masih harus diberi tugas untuk menuntaskan pekerjaan-pekerjaan bagus yang sudah mereka canangkan. Namun, semua itu tergantung pada kes-ediaan masyarakat kota Tebing Tinggi untuk memberikan amanah itu kembali. Pasalnya, pasangan ini akan maju kembali untuk MELANJUTKAN tugas mereka yang belum tuntas pada periode sebelumnya. Semoga masyarakat kota Tebing Tinggi tetap memberi amanah kepada keduanya.

@Abdul Khalik

(11)

Laporan Utama

Prestasi demi pr-estasi yang diraih Pemko Tebing Tinggi selama ini tidak lepas dari Walikota selaku pengambil kebijakan tertinggi, dan dia adalah Ir. H.Umar Zunaidi Hasibuan, MM. Putra daerah yang lahir pada 1 Agustus 1956 ini

dikenal dengan pola fikirnya

yang cerdas, visioner, tegas dan istimewanya religius. Segala kelebihan inilah yang membuatnya dikenal sebagai pribadi yang mem-punyai kepedulian sosial dan dermawan, begitupun tetap saja H.Umar Zunaidi Ha-sibuan adalah manusia biasa yang tidak luput dari segala kekurangan, itu pula yang

selalu membawanya menja-di seorang yang rendah hati. Selama masa kepem-impinannya, terdapat 41 penghargaan yang berhasil diperoleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi diberbagai bidang pembangunan, dian-taranya bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum [PU], UMKM, kependudu-kan dan pencatatan sipil, pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana, sosial dan tenaga kerja, perhubungan, kepegawaian, pemberdayaan masyarakat dan kelurahan, penyeleng-garaan pemerintahan dan perpustakaan dan arsip serta bidang-bidang lainnya.

H. UMAR ZUNAIDI HASIBUAN DAN

ANUGERAH PIALA ADIPURA

KOTA Tebing Tinggi yang merupa-kan bagian dari 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Jika da-hulu selalu diprasangkakan dengan Bukit Tinggi Sumbar, kini sudah semakin banyak yang kenal dengan Kota Tebing Tinggi. Terlebih lagi oleh Pemerintah Pusat, karena kini Kota Tebing Tinggi dijadikan sebagai kKota penyangga Ibu-kota Provinsi Sumut Medan, khususnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan wilayah timur.

(12)

Pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Tebing Tinggi tersebut telah men-unjukan hasil yang bermanfaat. Cerminan seluruh upaya pemban-gunan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Penghargaan yang dit-erima juga memperlihatkan bukti bahwa Kota Tebing Tinggi telah mampu bersaing dengan daerah lain dalam pembangunan.

Masih melekat dalam ingatan, saat awal Ir. H. Umar

Zu-naidi Hasibuan, MM memimpin kota ini bahwa target utamanya adalah membebaskan Kota Tebing Tinggi dari ancaman banjir kiri-man yang terus menerus sepan-jang tahun melanda Kota Tebing Tinggi. Beliau juga bertekad membongkar bendungan di Sei Padang yang menurutnya men-jadi penyebab utama banjir selalu menggenangi Tebing Tinggi. Den-gan kepiawaiannya melobi intah Provinsi Sumut dan Pemer-intah Pusat, akhirnya bendungan tersebut dibongkar dan digantikan

dengan bendungan bergerak yang dinamakan Dam bergerak Baj-ayu, dengan anggaran Pemerintah Pusat dan pekerjaannya saat ini sedang berjalan.

Kelak setelah proyek ini rampung, tidak saja mampu mengatasi bencana banjir di Kota Tebing Tinggi, tetapi juga akan menguntungkan bagi petani dae-rah tetangga Kabupaten Serdang Bedagai sebab ada ribuan hektar lahan petani yang akan mampu

diairi secara teratur, yang tentu-nya akan membawa kesejahteraan bagi petani tidak saja di Tebing Tinggi tetapi warga tetangga Kabupaten Serdang Bedagai, dan ini memperlihatkan bukti nyata bahwa H.Umar Zunaidi Hasibuan bukanlah seorang pemimpin yang

berfikir maju dan moderat untuk

kepentingan nasional.

Menjelang detik-detik akhir masa jabatannya, Kota Tebing Tinggi kembali meraih An-ugrah Piala Adipura tahun 2016 bertempat di Istana Siak Riau

pada 22 Juli 2017, dan ini untuk kedua kalinya secara berturut-turut yakni 2015. Piala Adipura ini berhasil diperoleh setelah penantian selama 19 tahun dan ini adalah buah kerja keras Pemerin-tah Kota Tebing Tinggi bersama masyarakat sebagai stakeholder seperti apa yang selalu disam-paikan setiap kali bertemu warg-anya “Jika bersama, apapun bisa dilakukan “.

Anugerah Piala Adipura semakin terasa istimewa, selain merupakan Kado dalam men-gakhiri jabatannya sebagai Wa-likota yang dipersembahkan untuk masyarakat Kota Tebing Tinggi, tetapi sebuah kado teristimewa buat dirinya sendiri, karena pada 1 Agustus 2016 merupakan hari ulang tahunnya ke-60 yang se-muanya ini terjadi bukan karena kebetulan saja, melainkan sebuah rencana yang sudah diatur oleh Allah SWT.

Sepeninggalnya 5 Agus-tus 2016 nanti, H.Umar Zunaidi Hasibuan berharap, Warga Tebing Tinggi tetap menjaga kekom-pakan, kebersamaan dan kede-wasaan dalam berdemokrasi.

“Jagalah kondusifitas kota ini

sebaik-baiknya, mohon maaf atas segala kekurangan selama 5 tahun melaksanakan pengabdian.” Se-buah pesan sederhana yang pantas untuk kita renungkan bersama, pesan yang disampaikan seorang tokoh pemimpin sederhana, tegas dan berintegritas, H.Umar Zunaidi Hasibuan ibarat seorang aktor kawakan bermain dipanggung ke-cil, kami hanya dapat menyampai-kan semoga SUKSES dan Selamat Ulang Tahun ke-60 Semoga Sehat dan terus mendapatkan ridho dari Allah SWT.

[ Drs.Bambang Sudaryono ]

(13)

Pendidikan

Era digitalisasi saat ini berkembang dengan sangat pesat. Pembangunan di sektor pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan tersebut. Pemanfaatan IT dalam komputerisasi sekolah, menjadi hal yang wajib dilakukan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Hal ini sejalan dengan konsep Smart City yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Pengembangan manajemen sekolah berbasis digital dengan peng-gunaan aplikasi dan database terpusat tentunya akan meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di Kota Tebing Tinggi.

Penerapan aplikasi sistem informasi mana-jemen sekolah akan mengubah sistem manual menjadi sistem komputerisasi. Digitalisasi sekolah tentunya akan memberikan perubahan yang san-gat baik bagi kemajuan pendidikan di Kota Tebing Tinggi. Pendataan secara menyeluruh secara digital meliputi Data Pokok Pendidikan (dapodik : sarana dan prasarana, rombongan belajar, perpustakaan, dll), data Pendidik dan Tenaga Kependidikan, data Siswa, data kehadiran Siswa, data Nilai, dan lain-nya. Keamanan dan kemudahan dalam pengolahan data sekolah secara terpadu dan menyeluruh men-jadi kelebihan utama penggunaan aplikasi.

DIGITALISASI MENUJU

SEKOLAH MODERN

PENDIDIKAN menjadi salah satu sektor pent-ing bagi Pemerintah Kota Tebpent-ing Tpent-inggi. Penye-lenggaraan pendidikan yang lebih berkualitas, secara terpadu, merata, terjangkau dan memiliki wawasan kebangsaan merupakan misi utama Pemerintah Kota dalam pembangunan bidang pendidikan. Sebagai daerah penyangga bagi beberapa daerah Kota/Kabupaten disekitarnya, menjadikan posisi Kota Tebing Tinggi sangat strategis dalam hal penyediaan fasilitas pendidi-kan.

Pemerintah Kota Tebing Tinggi di bawah kepemimpinan Walikota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan MM, terus berupaya mem-berikan pelayanan pendidikan terbaik untuk masyarakat Tebing Tinggi melalui berbagai program yang digulirkan, khususnya memberi-kan bantuan beasiswa bagi siswa kurang mampu dan siswa berprestasi, bantuan perangkat kebu-tuhan sekolah, bus sekolah gratis, dan beasiswa pendidikan untuk guru setingkat S1 dan S2. Berbagai prestasi bidang pendidikan juga diraih oleh beberapa sekolah di Kota Tebing Tinggi baik ditingkat Provinsi maupun Nasional.

(14)

Pendidikan

Bagi pihak sekolah, aplikasi ini akan sangat membantu dalam mempermudah proses pengelolaan data akademik dan non akademik, penyediaan lapo-ran perkembangan siswa dan pengajar dalam proses pembelajaran, menjadi panduan dalam mengambil kebijakan dan peraturan sekolah, media promosi se-kolah, media komunikasi antara sese-kolah, masyarakat dan orangtua siswa. Sistem CBT (Computer Base Test) dalam aplikasi dapat digunakan sekolah dalam ujian secara online untuk mengukur kemajuan siswa dalam proses belajar secara berkala.

Bagi orangtua siswa dapat menjadi media

kontrol/pengawasan terhadap aktifitas siswa di

sekolah. Pemanfaatan SMS Gateway dalam peny-ampaian informasi kepada orangtua yang dikirimkan melalui pesan singkat (SMS) ke nomor ponsel or-angtua, meliputi pesan kehadiran siswa, pesan pem-bayaran uang sekolah, pesan pengumuman, pesan informasi nilai siswa dan lainnya akan dikirimkan secara otomatis oleh sistem. Secara psikologis ben-tuk pengawasan ini akan mempererat hubungan dan perhatian antara orangtua dengan siswa. Masyarakat juga dilibatkan dalam aplikasi ini melalui penggu-nakan SMS Gateway (pesan singkat), dengan mel-aporkan setiap tindakan negatif siswa di luar sekolah melalui SMS Center Sekolah.

Pengawasan siswa yang melibatkan sekolah, masyarakat dan orangtua siswa tentunya akan

mem-berikan dampak yang positif bagi perkembangan siswa. Hal ini tentunya akan membentuk karakter siswa yang tangguh, disiplin dan kompeten. Secara aktif juga akan mencegah siswa dari hal-hal negatif seperti bolos sekolah, narkoba atau tindakan krimi-nal lain.

Pada akhirnya penerapan aplikasi sistem informasi manajemen sekolah hanya dapat dilaku-kan dengan bantuan dan keterlibatan seluruh pihak. Pemangku kebijakan dalam hal ini Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan hendaknya memberikan peran aktif dalam tindak lanjut pro-gram ini. Orangtua siswa sebagai pihak yang terlibat langsung, harus mampu menerima dan merubah pola pikir pemanfaatan IT secara positif dalam upaya memajukan pendidikan anak. Pihak sekolah sebagai pengguna langsung aplikasi diharapkan juga mampu terbuka secara aktif, dalam hal penyediaan infor-masi sekolah, perangkat pendukung aplikasi, SDM dan Tenaga Pendidik yang berkompeten, dan lainya. Keterlibatan seluruh pihak dalam program-program pendidikan khususnya di Kota Tebing Tinggi, akan sejalan dengan harapan dan keinginan Pemerin-tah Kota Tebing Tinggi dalam upaya menciptakan pendidikan yang terbaik dan bermutu bagi generasi penerus bangsa.

@DD

(15)

Hukum

Kejari Tebing Tinggi Gelar

‘Criminal Justice System’

KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kota Tebing Tinggi menggelar Rapat Koordinasi ‘Criminal Justice System’ (CJS) yang diikuti oleh 55 orang peserta dan 4 pimpinan penegak hukum, Rabu (1/6) di Gedung Balai Pertemuan Kartini Jalan Tengku Imam Bonjol Tebing Tinggi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tebing Tinggi, H. Rudi Fajar Manurung, SH, MH selaku tuan rumah kegiatan mengatakan, kedepan, hasil dari Rapat Koor-dinasi CJS ini dapat mengubah pola pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Kajari, pola penanganan hukum yang selama ini terkesan ‘ada apa’ kini menjadi pola penan-ganan terpadu sehingga kasus hukum dapat di eksekusi dengan baik. Dimana, kadang kala saat perkara sudah masuk tahap kedua kerap muncul salah persepsi dalam penanganan. Namun kedepannya diharapkan hal ini tidak terjadi sehingga penegakan hokum sesuai amanat undang undang.

Hal itu juga diakui oleh Ketua Pengadilan Negeri Tebing Tinggi MY Girsang SH MH, kadang kala dari hasil penyidikan dan lanjut kepersidangan yang menjadi ‘cebiran’ para hakim yang menyidangkan.

Poto Repro Internet

RAPAT CJS “Kejari Kota Tebing Tinggi menggelar Rapat Koordinasi ‘Criminal Justice System’ (CJS) yang diikuti oleh 55 orang peserta dan 4pimpinan penegak hokum di kota itu”.

Oleh sebab itu, ujar Girsang, saat ini pihak PN Tebing Tinggi sudah melayani permintaan dari penyidik melalui CJS tentang tata cara pendaftaran perkara sehingga semakin mempermudah proses peradilan,mengingat waktu yang ditentu-kan undang undang sangat singkat. “Saat ini kita masih mencari ‘bentuk’ hingga kita bedah untuk kebersamaan melalui CJS. Di-mana kegiatan ini menguatkan pendekatan sistim dan mengikat lebih baik”, katanya.

Sementara itu, Walikota Tebing Tinggi diwakili Wawako Ir H Oki Doni Siregar mengatakan, pihaknya sangat men-dukung program ini agar pelayanan hukum kepada masyarakat semakin prima. Terkhu-sus buat program pembinaan di Lapas, pihaknya akan semakin berpikir agar Lapas dapat dipindahkan ke tempat yang lebih baik, itupun melalui tahapan dan dukungan dari Kementrian Hukum dan HAM.

Sedangkan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Ciceu Cahyati mengatakan, saat ini ada sejumlah kasus besar yang sedang ditangani pihaknya, oleh sebab itu den-gan adanya CJS ini diharapkan semakin mempermudah proses penanganan kede-pannya. “Saat ini, ada ‘hutang’kasus besar yang sedang dikerjakan mengingat jumlah penyidik yang sedikit dan tidak seband-ing dengan kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi”, ungkapnya. Rapat koordinasi Criminal Justice System selain dihadiri para Unsur Muspida juga dihadiri Kapolsek dan Kasat sejaja-ran Polres Tebing Tinggi, para hakim dan jaksa serta puluhan juru periksa dan PPNS sehingga kualitas penyidikan diharapkan semakin baik kedepan.**.

(16)

Kesehatan

Bahaya Kesehatan Bagi Anak Yang

Mendapatkan Vaksin Palsu

BELAKANGAN ini,

berita tentang beredarnya vaksin palsu yang ditemukan di beberapa Rumah Sakit di tanah air begitu menggemparkan dunia kesehatan Indonesia. Adanya kasus ini pun akhirnya membuat banyak orang tua menjadi resah dan berpikir ul-ang untuk memberikan vaksinasi bagi buah hatinya. Sebenarnya, apakah vaksin palsu ini bisa memberikan dampak kesehatan yang negatif bagi anak? Pakar kesehatan dr. Dirga Sakti Rambe memberikan penjelasan mengenai hal ini.

Menurut dr. Dirga, vaksin palsu jelas akan sangat berbahaya jika diberikan pada anak. Beliau berkata jika anak bahkan beresiko besar terkena infeksi akibat vaksin palsu ini. Bagaimana tidak, vaksin palsu tentu tidak dibuat dengan standar kesehatan dan prosedur

yang sesuai, dan dikhawatirkan sama sekali tidak steril. Hal ini berarti, jika vaksin diberikan kepada anak, anak beresiko besar mendapatkan vaksin yang memi-liki kandungan bakteri dan kuman sehingga anak pun bisa terkena infeksi.

Dr. Dirga melanjutkan jika akhirnya sang buah hati terkena infeksi, maka Ia pun akan cend-erung langsung terserang demam tinggi, terkena masalah sesak nafas, meningkatnya denyut nadi, dan semakin sulitnya anak untuk makan. Memang, beberapa jenis vaksin yang asli jika diberikan pada anak bisa membuat anak mengalami demam. Namun, demam ini adalah reaksi normal dan akan segera pulih dengan sendirinya. Hal yang berbeda akan terjadi pada vaksin palsu dimana jika tidak ditangani dengan benar,

demam bisa berlanjut menjadi hal yang sangat parah.

Selain itu, jika anak mendapat-kan vaksin palsu, maka tentu tidak akan ada faedah kesehatan sama sekali yang didapatkan oleh anak. Sistem kekebalan tubuhnya tetap tidak akan mampu melawan beberapa jenis penyakit yang seharusnya bisa dilawan jika kita memakai vaksin yang asli. Den-gan adanya fakta-fakta ini, Ke-menterian Kesehatan RI dan juga POLRI sedang melakukan inven-stigasi lebih lanjut tentang bahan apa saja yang dipakai pada vaksin palsu ini agar semua masyarakat bisa lebih mewaspadai akan vak-sin palsu yang sangat meresahkan ini.

http://doktersehat.com

Disadur Kembali Untuk Majalah Sinergi

(17)

Kesehatan

7 Langkah Nyata Membiasakan Diri

Hidup Sehat Setiap Hari

"TINDAKAH SEHAT" meru-pakan langkah awal dan nyata untuk memperoleh kesehatan tubuh yang kita inginkan. Sudah tak terhitung lagi berbagai saran dan tips kesehatan yang sudah kita dengar dan baca dari berbagai ber-bagai sumber. Meskipun begitu, tidak sedikit dari kita yang men-ganggapnya angin lalu atau tak memperdulikannya. Sebenarnya yang kita butuhkan ialah sebuah tindakan nyata untuk memulainya.

Lalu, apa saja langkah nyata un-tuk membiasakan diri hidup sehat tersebut...???.

Sahabat, tips kesehatan. Kesehatan tubuh menjadi sebuah hal yang teramat penting untuk menjalankan aktivitas, pekerjaan maupun beribadah kepada Tuhan YME agar lebih sempurna setiap hari. Maka dari itulah, kita sangat dianjurkan untuk bergaya hidup sehat setiap waktu. Tak cukup dengan tahu caranya hidup sehat, kita harus mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini 7 langkah nyata mem-biasakan diri untuk hidup sehat setiap hari :

1. Berdiri Lebih Lama. Fak-tanya, terlalu banyak aktivitas yang kita lakukan dengan hanya duduk dan jarang sekali berdiri. Padahal terlalu lama duduk dapat membahayakan kesehatan tubuh anda. Untuk itulah, kurangi waktu duduk dengan melakukan aktivitas dengan berdiri.

2. Persiapkan Peralatan Olahra-ga. Berolahraga menjadi salah satu hal tersulit yang dilaku-kan oleh manusia modern sekarang ini. Mulailah untuk mempersiapkan semua perala-tan olahraga (seperti sepatu, pakaian dan celana olahraga) pada malam harinya. Agar dapat digunakan untuk ber-olahraga di pagi harinya. 3. Rapikan Tempat Tidur.

Istira-hat atau tidur malam menjadi hal terpenting dalam menjaga kesehatan tubuh. Buatlah

kondisi tempat tidur lebih rapi dan nyaman dengan selalu membiasakan diri membersih-kan dan merapimembersih-kannya sebe-lum merebahkan tubuh anda. 4. Pergi Ke Pasar. Faktanya, kita

dapat menemukan dan mem-beli berbagai sayuran hijau dan buah-buahan yang ter-jangkau sesuai dengan penda-patan kita setiap bulan. Karena salah satu kunci hidup sehat yaitu rutin mengkonsumsi an-eka sayuran hijau serta buah-buahan yang mengandung sumber gizi bagi tubuh.

5. Tebar Senyuman. Selain dapat meningkatkan kesehatan tubuh, tersenyum merupakan salah satu ibadah dan efek-tif meningkatkan mood atau suasana hati di manapun anda berada. Jadi, sudahkah anda tersenyum hari ini...???. 6. Lakukan Bersih-Bersih.

Jadi-kan waktu libur kerja menjadi ajang kerja bakti member-sihkan rumah bagi seluruh anggota keluarga. Karena lingkungan atau rumah yang bersih dapat menjadikan pen-ghuninya semakin sehat dan nyaman.

7. Persering Aktivitas Fisik. Ubah semua kebiasaan buruk di hari ini seperti duduk terlalu lama, begadang, maupun gaya hidup tidak sehat lainnya. Dalam hal ini, perbanyak langkah kaki, bersepeda di sore hari maupun bergabung dengan komunitas yang dapat mengolahragakan tubuh anda.

http://intips-kesehatan.blogspot. co.id

(18)

Ekonomi

Pameran Agri Market & PFF

Tebing Tinggi Ditutup

WAKIL Walikota Tebing Tinggi Ir. H Oki Doni Siregar menu-tup resmi acara Pameran Tebing Tinggi Agri Market dan Pameran Flora Fauna (TAM & PFF) yang berlangsung sejak 27/5 hingga 2/6 di Lapangan Merdeka Tebing Tinggi, Jumat (3/6).

Disampaikan Wakil Wa-likota, daerah hinterland Tebing Tinggi merupakan kecamatan-kecamatan yang bergerak pada bidang pertanian, perkebunan dan perikanan yang secara admin-istrasi masuk dalam Kabupaten Serdang Bedagai dan Simalun-gun,. “Kondisi ini memberikan keuntungan yang besar bagi warga Kota Tebing Tinggi karena jarak yang dekat dengan sumber ko-moditas membuat masyarakat mu-dah mendapatkan bahan pangan. Tentunya dengan biaya transpor-tasi yang lebih kecil harga bahan pangan juga bisa terjangkau,” ujarnya.

Sebaliknya, lanjut beliau, masyarakat hinterland juga men-dapatkan berbagai kebutuhannya dari Kota Tebing Tinggi. Dalam konteks ekonomi, Tebing Tinggi merupakan pasar dalam arti luas dengan perdagangan sebagai aktivitas ekonomi. “Hubungan

signifikan daerah hinterland den

-gan aktifitas perda-gan-gan dibuk -tikan sejak zaman dahulu hingga saat ini. Sektor perdagangan, hotel dan restoran menjadi penyum-bang tertinggi dalam PDRB Kota Tebing Tinggi”, paparnya.

Harapan kedepan, un-tuk mendukung program keta-hanan pangan, kita tidak ingin masyarakat Tebing Tinggi hanya berperan sebagai pedagang dan konsumen saja, tetapi kedepannya

masyarakat mampu memproduksi, baik untuk konsumsi sendiri juga dapat dipasarkan sebagai sumber ekonomi. “Pameran Agri Market & PFF ini bagian dari upaya-upaya menyukseskan program kedepannya, dan terus lakukan evaluasi dan perbaikan untuk penyempurnaan agar penyeleng-garan serupa tahun mendatang lebih baik dan semarak lagi”, imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia TAM & PFF Marimbun Mar-paung SP M.Si berharap melalui penyelenggaran ini akan tercapai peningkatan aktivitas pertanian. Meningkatnya pemanfaatan lahan-lahan non produktif menjad produktif, termasuk didalamnya pemanfatan lahan pekarangan, dan sebagai leading sektor akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkan tujuan tersebut.

Dari berbagai perlombaan yang dilaksanakan selama ber-langsung TAM & PFF tersebut, keluar sebagai juara untuk Lomba Balap Itik juara I, II dan III

masing-masing Kamal (Kelurahan Mekar Sentosa), Husni Darwin (Kampung Baru), M Fadli (Jalan Baja), Lomba Tanaman Bonsai, IKA DPRD, Elli Roslaini dan Salmiah, serta Lomba tanaman buah dalam pot, Jepri Wijaya, JS Purba dan Mardisa.

Lomba Stan terbaik juara I Stand Kantor Ketahanan Pangan, juara II Stand Kecamatan Rambu-tan, juara III Stand Kecamatan Padang Hilir, Harapan 1 Stand IKA DPRD, Stand TP PKK dan Stand Babinsa.

**@Bs

(19)

Ekonomi

22 Perusahaan di Tebing Tinggi Terima

‘Zero Accident Award’

Kepada para pencari kerja, diharapkan Walikota supaya jan-gan pernah ragu-ragu untuk mel-akukan inovasi, harus terus

berkre-atifitas yang akhirnya nanti dapat

menjadi interpreneur yang mencip-takan lapangan kerja. “Manfaatkan ilmu yang didapat selama pelati-han ini, dan pergunakanlah alat-alat yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk bekerja, jangan malah di-jual”, imbuh walikota.

Sedangkan bagi keluarga miskin yang mengikuti diklat keterampilan, dihimbau agar terus berusaha, jangan pernah berkecil hati, manfaatkanlah ilmu yang didapat, “Jika kita punya kemauan

pasti akan ada jalannya, dan tak ada orang lain yang akan merubah nasib kita kecuali diri kita sendiri”, pesan walikota.

Sebelumnya Kadisosnaker H Syaiful Fachri menyampaikan, diklat keterampilan kerja men-cakup Tata Busana Pria, Otomotif dan Pangkas Pria diikuti 50 orang dan berlangsung selama 315 jam. “Untuk keterampilan berusaha bagi keluarga miskin, pesertanya sebanyak 50 orang wanita yang masih dalam usia produktif berusia 18 s/d 35 tahun berasal dari kelu-arga miskin/kurang mampu dan putus sekolah berlangsung selama 6 hari kerja”, jelas Syaiful Fachri. **. UA

FOTO BERSAMA “Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan,MM bersama Kadis Sosnaker H Syaiful Fachri berfoto bersama peserta Diklat Ketreampilan Kerja yang diselenggarakan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tebing Tinggi”.

WALIKOTA Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi,MM Hasibuan menyerahkan Peng-hargaan Nihil Kecelakaan Kerja (zero accident award) kepada 22 perusahan di Tebing Tinggi dari Menaker dan Trans RI sekaligus menutup resmi Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Kerja bagi parapencari kerja di kota itu, Rabu (1/6) di Aula Din-sosnaker Jalan Gunung Leuser Kota Tebing Tinggi.

Kepada 22 perusahaan yang menerima penghargaan zero accident award, walikota menyampaikan bahwa dalam hal ini bukan pihak pemerintah kota ataupun walikota yang melakukan penilaian, tetapi dari Kementerian Tenaga Kerja RI, “Kami hanya mengajukannya saja dan ini pantas untuk disy-ukuri serta menjadi kebanggaan bagi kita semua”, kata walikota.

(20)

Lingkungan Hidup | Isu Lingkungan Hidup Sejajar Dengan Isu Demokrasi Dan Ham (Hak Asasi Manusia).

Siti Nurbaya : Isu lingkungan hidup

sejajar dengan isu demokrasi dan

Hak Asasi Manusia

MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutan-an, Siti Nurbaya menyampaikan bahwa pada saat ini isu lingkungan hidup sejajar dengan isu demokrasi dan HAM (Hak Asasi Manusia).

“Hal ini seiring dengan arus demokratisasi di Indonesia yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat dan sesuai dengan amanat UUD 45 yang menjamin masyarakat untuk mendapatkan lingkun-gan hidup yang baik dan sehat.” kata Siti Nurbaya pada kesempatan penutupan Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2016 kemarin.

Untuk menjawab tantangan tersebut lanjut politisi Nasdem ini, maka sudah sangat tepat peny-atuan lingkungan hidup dan kehutanan yang meru-pakan penunjang kehidupan masyarakat. Upaya pengarus-utamaan lingkungan hidup ini sudah sangat

marak di tingkat global yang didorong oleh UNEP dan dalam hal ini Indonesia tidak tertinggal.

Indonesia memiliki berbagai instrumen pengelolaan lingkungan hidup termasuk kampanye. Salah satunya melalui PLHK, yang tahun ini keuni-kannya adalah dengan adanya mini zoo dan kehad-iran 2 ekor gajah.

Pada kesempatan itu juga, Siti Nurbaya me-nyinggung lingkungan hidup pada tataran global se-bagai bagian dari ketertiban dunia dimana Indonesia memiliki posisi terdepan. Di sisi lain, Indonesia tetap menjaga kedaulatan yang salah satu artinya setiap pelanggar lingkungan hidup harus ditindak namun tidak boleh juga ada warga negara yang berada di Indonesia diadili di negara lain.(BL)

Disadur Untuk Majalah Sinergi

(21)

Wanita

Pemko Tebing Tinggi Peringati

BBGRM XIII dan HKG PKK

Menurut Umar Zunaidi, pentingnya mempertahankan budaya gotong royong meru-pakan wujud masyarakat yang madani yang dikenal dengan istilah ‘civil society’. “Kepada warga yang telah menghibahkan tanahnya un-tuk kepentingan masyarakat, atas nama Pemer-intah Kota Tebing Tinggi saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya, mudah-mudahan ini menjadi ibadah bagi keluarga penghibah”, terang walikota.

Pada kesempatan itu, beliau juga

me-nyerahkan penghargaan dan sertifikat kepada

warga yang menghibahkan tanahnya untuk membuat jalan setapak, yakni masing-masing kepada Sugito, Suratman, Guruh Prasetyo, Tumin, Bani Amin Sinaga, Kasliana, Ismail Budiman dan Turman yang kesemuanya warga Kelurahan Padang Merbau Kecamatan Padang Hulu. Walikota juga menyerahkan peralatan gotong royong seperti cangkul, skop dan beko kepada warga, juga diserahkan bantuan bibit ikan dan bibit padi.

**.DN

GOTROY “Peringatan BBGRM ke XII dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 44 Kota Tebing Tinggi diwarnai dengan gotong royong massal serta penyerahan peralatan gotong royong seperti cangkul, skop dan beko oleh Walikota H Umar Zunaidi Hasibua,MM”.

WALIKOTA Tebing Tinggi Ir. H .Umar Zunaidi Hasibuan,MM membuka resmi Bulan Bakti Go-tong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 44 Kota Tebing Tinggi Tahun 2016 di Kelurahan Padang Merbau Kecamatan Padang Hulu, Kamis (2/6).

Walikota menga-takan, BBGR bertujuan menggugah dan mengin-gatkan kita akan penting serta strategisnya mo-ment ini untuk dijadikan rujukan. “Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, semangat gotong royong nenek moyang bangsa ini merebut, mempertahan dan mengisi kemerdekaan RI

merupakan amanah yang harus terus dipelihara dan dilestarikan sejalan dengan 4 pilar kehidupan ber-masyarakat, berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila”, ujarnya.

(22)

WALIKOTA MEMBERI HADIAH KEPADA JUARA LOMBA

PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERBAIK

WALIKOTA MENYERAHKAN BANTUAN KEPADA

PANTI ASUHAN AMALIYAH KOTA TEBING TINGGI

LENSA

PEMKO

WALIKOTA MENGHADIRI ACARA PEMBEKALAN JEMAAH HAJI

(23)

WALIKOTA MEMBERI HADIAH KEPADA JUARA LOMBA

PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERBAIK

WALIKOTA MENGHADIRI ACARA PEMBEKALAN JEMAAH HAJI

WALIKOTA BUKA BERSAMA DI MASJID ALFALAH SIMPANG DOLOK

(24)

LENSA

PEMKO

24 |SINERGI |Juni 2016

WALIKOTA MEMBUKA ACARA BULAN BAKTI GOTONG ROYONG

DI KECAMATAN PADANG HULU, KELURAHAN PADANG MERBAU

WALIKOTA BUKBER DI MESJID

AL MUSLIHIN KELURAHAN

LUBUK RAYA

(25)

WALIKOTA MEMBUKA ACARA BULAN BAKTI GOTONG ROYONG

DI KECAMATAN PADANG HULU, KELURAHAN PADANG MERBAU

WALIKOTA MENERIMA KUNJUNGAN TIM PENILAIAN KELURAHAAN

WALIKOTA MEMBUKA SOSIALISASI PEMILIHAN UMUM

WALI KOTA DAN WAKIL WALIKOTA

(26)

Pemko Kita

SINERGI

Walikota Serahkan Penghargaan

dari Menakertrans Kepada 22

Perusahaan

WALIKOTA Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM menyerahkan penghargaan kecelakaan nihil (Zero Accident Award) dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik In-donesia ( Menakertrans) kepada

22 perusahan yang ada di Tebing Tinggi. Penyerahan tersebut dilakukan pada acara penutupan Diklat keterampilan bagi pencari kerja, Rabu (01/06) bertempat di Aula Dinsosnaker Tebing Tinggi.

Penilaian Zero Accident Award dilakukan langsung

Ke-menakertrans, Pemerintah Kota Tebing Tinggi hanya mengajukan daftar nama perusahaan yang pantas untuk dinilai. Walikota ber-harap kedepan bisa dipertahankan prestasi ini dan lebih ditingkatkan lagi, setiap perusahaan harus

me-menuhi kelengkapan keselamatan para pekerja.

Walikota berpesan ke-pada para pencari kerja yang telah mengikuti pelatihan ini

supaya lebih bisa berkreatifitas

dan berinovasi. Hendaknya ilmu dan peralatan yang didapatkan

selama pelatihan dipergunakan serta dikembangkan agar kelak bisa menjadi seorang interpre-neur yang menciptakan lapangan pekerjaan.

Bagi keluarga miskin yang mengikuti diklat keterampilan berusaha supaya jangan pernah berkecil hati, manfaatkanlah ilmu yang diperoleh selama pelatihan, jika kita punya kemauan pasti akan ada jalannya, dan tak ada orang lain yang akan merubah nasib kita, kecuali kita sendiri.

Kadisosnaker H.Syaiful Fachri dalam laporannya meny-ampaikan, Diklat Keterampilan tersebut mencakup tata busana pria, pelatihan bidang otomotif dan juga pangkas pria yang diikuti 50 orang peserta dan berlangsung selama 315 jam.

Dan untuk Keterampilan berusaha bagi keluarga miskin, pesertanya 50 orang wanita yang masih dalam usia produktif beru-sia 18 s/d 35 tahun berasal dari keluarga miskin/kurang mampu dan putus sekolah berlangsung selama 6 hari kerja

(27)

Pemko Kita

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Oki Doni Siregar, yang wewak-ili Walikota dalam Acara Safari Ramadhan Pemko Tebing Tinggi pada hari Jumat (17/6) bertempat di Mesjid Al-Mutaqin kel.Bandar-sono Kec.Padang Hulu.

Wakil Walikota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tebing Tinggi melaksana-kan safari ramadhan ini sebagai salah satu upaya agar selalu dan akan tetap ada di tengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun.

Dalam kegiatan safari ramadhan ini, Wakil Walikota tidak lupa menyampaikan permo-honan maaf atas segala kekuran-gan dalam memimpin dan belum bisa memenuhi harapan semua pihak, hal ini disampaikan beliau mengingat akan berakhirnya masa

jabatan pada tanggal 5 Agustus 2016.

Safari Ramadhan diisi oleh penceramah Ustad H.Nizar Rangkuti, yang menyampai-kan rasa prihatin atas terjadinya kemunduran sikap dan perilaku umat Islam pada bulan Rama-dhan, yang semakin menjauh dari Mesjid. Hal itu menurutnya terlihat dari berkurangnya jumlah jamaah yang melakukan ibadah di Mesjid. Dan hal ini tidak saja dilakukan masyarakat secara umum tetapi juga para ustad, kian hari semakin berkurang terhadap keikutsertaannya pada berbagai kegiatan keagamaan, contohnya muzakaroh yang dilakukan Wa-likota setiap bulannya, sudah 5 kali berlangsung ulamanya kian hari terus berkurang. Dari mu-zakaroh tersebut juga diketahui banyak imam sholat yang salah dalam membacakan surat alfatiha,

dan untuk itu kami sarankan untuk safari ramadhan kedepannya, tim tidak usah lagi membawa imam, berikan kesempatan imam mesjid masing-masing yang dikunjungi, sekaligus bahan evaluasi buat kita semua semua.

Tim I Safari Ramadhan Pemko Tebing Tinggi memberikan bantuan tali asih kepada NKM.Al-Muqtaqin berupa dana Rp.1 juta, 10 paket kain sarung serta tali asih untuk 20 orang yatim piatu.

Dalam safari ramadhan ini Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi juga memberikan tali asih kepada 12 orang kaum dhuafa dan seorang petugas pembersih mesjid yang diserahkan Pincab Bank Su-mut Tebing Tinggi Husein Sinaga

@**JUAN

Ramadhan Tingkatkan

Persaudaraan

(28)

Pemko Kita

Sosialisasi Dukcapil di Tebing Tinggi,

‘Single Identity’ Mempermudah Administrasi

Kependudukan

WALIKOTA Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM membuka rapat sosialisasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) diikuti para pega-wai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kasie Pemerinta-han Kecamatan dan Kaur Pemer-intahan Kelurahan se Kota Tebing Tinggi, Rabu (1/6) di Gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo kota setempat.

Disampaikannya, menu-rut UU.No.14 Tahun 2014 ten-tang Dinas Dukcapil dibawah Kemendagri dimaksudkan agar Indonesia hanya punya ‘single identity’ yang dikontrol lewat satu Kementerian, agar semua WNI semakin mudah dalam adminis-trasi kependudukannya.“Keadaan ini jangan membuat resah pegawai Disdukcapil, karena pembinaann-ya diserahkan Kemendagri kepada Walikota, hanya soal kepindahan atau mutasi melalui Kemendagri dengan rekomendasi Walikota, soal gaji dan tunjangan kiner-janya masih tetap masuk dalam Pemerintah Kota Tebing Tinggi”, jelasnya.

Dikatakannya, pemer-intahan pada hakikatnya adalah merupakan kompetisi, ingin men-jadi yang terbaik dibidang apapun utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, untuk itu, dituntu sebuah perubahan dari segenap aparatur pemerintahan. “Yang paling sulit itu adalah melakukan perubahan mindset,

cara berfikir yang sudah tidak

jamannya lagi, yakni ‘kalau bisa

dipersulit kenapa harus dibikin mudah, kalau bisa lama kenapa dibikin sebentar, hal-hal semacam ini sudah harus ditinggalkan dan kuno”, tandas walikota.

Jika saat ini menjadi se-orang aparatur sipil negara (ASN)

jangan pernah lagi berfikir sebagai

seorang amtenar seperti di jaman Belanda dahulu, yang

mendapatkan pelayanan tetapi sebaliknya saat ini adalah yang melayani. “Seorang ASN saat ini bekerjalah dengan keikhlasan dan harus berani jujur, jangan pernah berharap imbalan apapun, apalagi melakukan pemaksaan terhadap warga”, imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga disampaikan oleh walikota, bahwa saat ini pejabat eselon III pun diwajibkan mengisi LHKPN,

“Kota Tebing Tinggi berada dalam rangking 20-an pejabatnya dalam mengisi LHKPN, pejabat II dan III wajib mengisi dan melaporkan, isilah dengan jujur dan jangan pernah takut”, katanya.

Sebelumnya Kadisduk-capil Tebing Tinggi Muhammad Dimyati menyampaikan, saat ini dari 47.450 Kepala Keluarga yang

sudah mempunyai Kartu Keluarga sebanyak 39.605 (83,29%) dari jumlah penduduk Tebing Tinggi 171.378 jiwa dengan kepadatan penduduk 4.459 jiwa/Km. “Untuk pelayanan program Kartu Indetitas Anak (KIA) ada sebanyak 52.544 jiwa, 0-5 tahun 10.919 jiwa dan usia 5-17 tahun 41.625 jiwa.

(29)

Pemko Kita

22 Perusahaan di Tebing Tinggi

Terima ‘Zero Accident Award’

FOTO BERSAMA Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan,MM bersama Kadis Sosnaker H Syaiful Fachri berfoto bersama peserta Diklat Ketreampilan Kerja yang

diselenggarakan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tebing Tinggi .

WALIKOTA Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi,MM Hasibuan menyerahkan Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja (zero accident award) kepada 22 perusahan di Tebing Tinggi dari Menaker dan Trans RI sekaligus menutup resmi Pendidikan dan Pelatihan Keter-ampilan Kerja bagi parapencari kerja di kota itu, Rabu (1/6) di Aula Dinsosnaker Jalan Gunung Leuser Kota Tebing Tinggi.

Kepada 22 perusahaan yang menerima penghargaan zero accident award, walikota menyampaikan bahwa dalam hal ini bukan pihak pemerintah kota ataupun walikota yang melakukan penilaian, tetapi dari Kementerian Tenaga Kerja RI, “Kami hanya mengajukannya saja dan ini pan-tas untuk disyukuri serta menjadi kebanggaan bagi kita semua”, kata walikota.

“Untuk itu, saya berharap kondisi ini dapat terus kita jaga

dan tingkatkan, terutama peru-sahaan harus dapat terus me-menuhi kelengkapan kerja untuk karyawannya untuk menjaga keselamatan kerja, mengapa saat ini baru kita bisa menerimanya, ini akibat keteledoran yang kita lakukan karena tidak melaporkan-nya ke Kementerian (Pemerintah Pusat)”, ujarnya.

Kepada para pencari kerja, diharapkan Walikota su-paya jangan pernah ragu-ragu untuk melakukan inovasi, harus

terus berkreatifitas yang akhirnya

nanti dapat menjadi interpreneur yang menciptakan lapangan kerja. “Manfaatkan ilmu yang didapat selama pelatihan ini, dan perguna-kanlah alat-alat yang merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk bekerja, jangan malah dijual”, imbuh wa-likota.

Sedangkan bagi keluarga miskin yang mengikuti diklat

keterampilan, dihimbau agar terus berusaha, jangan pernah berkecil hati, manfaatkanlah ilmu yang didapat, “Jika kita punya kemauan pasti akan ada jalannya, dan tak ada orang lain yang akan merubah nasib kita kecuali diri kita sendi-ri”, pesan walikota.

Sebelumnya Kadisosnaker H Syaiful Fachri menyampaikan, diklat keterampilan kerja men-cakup Tata Busana Pria, Otomotif dan Pangkas Pria diikuti 50 orang dan berlangsung selama 315 jam. “Untuk keterampilan berusaha bagi keluarga miskin, pesertanya sebanyak 50 orang wanita yang masih dalam usia produktif beru-sia 18 s/d 35 tahun berasal dari keluarga miskin/kurang mampu dan putus sekolah berlangsung selama 6 hari kerja”, jelas Syaiful Fachri.

(30)
(31)
(32)

Pemko Kita

Pameran Agri Market & PFF

Tebing Tinggi Ditutup

WAKIL

Walikota Tebing Tinggi Ir. H Oki Doni Sire-gar menutup resmi acara Pameran Tebing Tinggi Agri Market dan Pameran Flora Fauna (TAM & PFF) yang berlangsung sejak 27/5 hingga 2/6 di Lapangan Merdeka Tebing Tinggi, Jumat (3/6). Disampaikan Wakil Wa-likota, daerah hinterland Tebing Tinggi merupakan kecamatan-kecamatan yang bergerak pada bidang pertanian, perkebunan dan perikanan yang secara admin-istrasi masuk dalam Kabupaten Serdang Bedagai dan Simalun-gun,. “Kondisi ini memberikan keuntungan yang besar bagi warga Kota Tebing Tinggi karena jarak yang dekat dengan sumber ko-moditas membuat masyarakat mu-dah mendapatkan bahan pangan. Tentunya dengan biaya transpor-tasi yang lebih kecil harga bahan pangan juga bisa terjangkau,” ujarnya.

Sebaliknya, lanjut beliau, masyarakat hinterland juga men-dapatkan berbagai kebutuhannya dari Kota Tebing Tinggi. Dalam konteks ekonomi, Tebing Tinggi merupakan pasar dalam arti luas dengan perdagangan sebagai aktivitas ekonomi. “Hubungan

signifikan daerah hinterland den

-gan aktifitas perda-gan-gan dibuk -tikan sejak zaman dahulu hingga saat ini. Sektor perdagangan, hotel dan restoran menjadi penyum-bang tertinggi dalam PDRB Kota Tebing Tinggi”, paparnya.

Harapan kedepan,

un-tuk mendukung program keta-hanan pangan, kita tidak ingin masyarakat Tebing Tinggi hanya berperan sebagai pedagang dan konsumen saja, tetapi kedepannya masyarakat mampu memproduksi, baik untuk konsumsi sendiri juga dapat dipasarkan sebagai sumber ekonomi. “Pameran Agri Market & PFF ini bagian dari upaya-upaya menyukseskan program kedepannya, dan terus lakukan evaluasi dan perbaikan untuk penyempurnaan agar penyeleng-garan serupa tahun mendatang lebih baik dan semarak lagi”, imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia TAM & PFF Marimbun Mar-paung SP M.Si berharap melalui penyelenggaran ini akan tercapai peningkatan aktivitas pertanian. Meningkatnya pemanfaatan lahan-lahan non produktif menjad produktif, termasuk didalamnya pemanfatan lahan pekarangan,

dan sebagai leading sektor akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkan tujuan tersebut.

Dari berbagai perlombaan yang dilaksanakan selama berlangsung TAM & PFF tersebut, keluar sebagai juara untuk Lomba Balap Itik juara I, II dan III masing-masing Kamal (Kelurahan Mekar Sentosa), Husni Darwin (Kam-pung Baru), M Fadli (Jalan Baja), Lomba Tanaman Bonsai, IKA DPRD, Elli Roslaini dan Salmiah, serta Lomba tanaman buah dalam pot, Jepri Wijaya, JS Purba dan Mardisa.

Lomba Stan terbaik juara I Stand Kantor Ketahanan Pangan, juara II Stand Kecamatan Rambutan, juara III Stand Kecamatan Pa-dang Hilir, Harapan 1 Stand IKA DPRD, Stand TP PKK dan Stand Babinsa.

(33)

Pemko Kita

Walikota Tebing Tinggi Buka Puasa

Bersama Jamaah Mesjid Al Falah

TALI ASIH “Buka puasa bersama Walikota Tebing Tinggi Ir. H.Umar Zunaidi Hasibuan,MM dengan jemaah Mesjid Al Falah diwarnai denganpemberian tali asih kepada anak yatim piatu dan orangtua jompo serta bantuan pribadi walikota kepada pengurus BKM Al Falah”.

DI HARI kedua Bulan Suci Ramadhan, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi, MM Hasibuan didampingi Wakil Walikota Ir. H. Oki Doni Siregar, Kabag Humas Pemko Bambang Sudaryono, sejumlah pimpinan SKPD, Camat dan Lurah se-Kecamatan Rambutan

melaku-kan buka puasa bersama jamaah Mesjid Al Falah di Jalan Ir. H. Djuanda Kelurahan Karya Jaya, Selasa sore (7/6).

Acara diawali dengan pemberian tali asih kepada 30 orang anak yatim piatu dan 30 orang tua jompo berupa beras 10

kg, minyak goreng dan gula serta bantuan pribadi walikota kepada Badan Kenaziran Mesjid (BKM) Al Falah.

Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mengatakan, berbuka puasa ber-sama di mesjid pada Bulan Rama-dhan dengan saudara-saudara kita

yang kurang mampu merupakan suatu amalan luhur dan dapat memperat tali silaturahmi diantara umat Islam.

“Bulan puasa ini adalah bulan pengampunan dan men-jauhkan kita dari siksa api neraka, saya mengingatkan kepada orang

tua agar menjaga anak-anaknya jangan sampai terkena narkoba, dan saya mengingatkan kepada anak-anak agar jangan bermain mercon”, pesannya.

Pada kesempatan itu, Walikota juga berpesan kepada para pe-muda dan remaja muslim agar tidak melakukan ‘asmara subuh’ usai sahur. “Saya sampaikan di Bulan Ramadhan ini jangan mel-akukan asmara subuh karena itu kegiatan yang tidak bagus. Lebih baik memperbanyak amal ibadah dan tadarus Alquran,” kata Umar Zunaidi.

Sementara Ustadz Drs. H. Ahyar Nasution dalam taushiyah ramadhan-nya mengajak kaum muslimin untuk memperban-yak zikir dan berdoa memohon keampunan kepada Allah SWT. “Marilah bersama-sama kita per-banyak zikir dan berdoa mohon ampun kepada Allah SWT karena bulan ini adalah bulan pengam-punan atas segala dosa-dosa yang telah kita perbuat selama ini,” ajaknya.

(34)

Pemko Kita

Walikota Tebing Tinggi Kampanye

Untuk Kemajuan Islam

“Soal pemilihan Walikota Tebing Tinggi, nanti baru akan dilaksanakan pada bulan Februari 2017, dan saya bersama Wakil Walikota akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 5 Agustus 2016”, hal itu disampaikan Umar Zunaidi Hasibuan saat melaku-kan Safari Ramadhan di Mesjid Ubudiyah Kelurahan Bulian Ke-camatan Bajenis, Tebing Tinggi, Rabu (8/6) malam.

Disampaikan Walikota, Islam tidak pernah mengajarkan kehidupan indivualistis, Islam me-merintahkan umatnya tetap men-jaga silaturahmi, “Safari Ramad-han ini salah satu media kita untuk bersilaturahmi, dari dalam mesjid kita tebarkan kasih sayang. Untuk saling peduli sesama umat, mem-bantu suadara-saudara kita yang memerlukan bantuan, dan puasa dalam bulan ramadhan ini menga-jarkan hal tersebut”, ujarnya. Walikota juga menyam-paikan rasa keprihatinannya atas kejadian puluhan orang warga menjadi korban keracunan sete-lah mengkonsumsi bakso, hingga

saat ini sebagian korban masih dirawat inap (opname) di RSUD dr Kumpulan Pane, RSU Herna dan RS Bhayangkari. “Mari kita doakan mereka yang menjadi kor-ban agar cepat sembuh dan pulih seperti semula, dan diharapkan Ramadhan ini kita mengurangi makan yang pedas-pedas dan asam, karena perut kita sedang kosong saat menjalani puasa”, imbuhnya.

Walikota juga menyam-paikan pamitan dengan segenap warga Tebing Tinggi, “Saya atas nama walikota dan wakil wa-likota baik saat bersama Alm. H

Irham Taufik maupun H Oki Doni

Siregar, mohon maaf atas segala kekurangan selama kami men-jabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tebing Tinggi. Kami menyadari dalam dunia ini tak ada yang abadi, semua ada masanya, jabatan juga suatu saat akan berakhir. Demikian juga nyawa kita suatu saat juga akan pergi dari jasad, untuk itulah kami atas nama jabatan dan pribadi mohon maaf, jika diizinkan Allah SWT suatu

saat kita akan bertemu kembali,” ujarnya.

Pada Safari Ramadhan yang menghadirkan penceramah Ustadz Gazhali Saragih tersebut juga diserahkan bantuan berupa dana sebesar Rp 3 juta untuk Badan Kenaziran Masjid (BKM) Ubudiyah dan kain sarung, serta bantuan tali asih untuk 40 orang anak yatim piatu. Bantuan lain-nya juga diberikan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi kepada 12 orang kaum Dhuafa masing-masing sebesar Rp 200.000 dan seorang penjaga mesjid Rp 350.000.- yang diserahkan lang-sung Kepala Cabang Bank Sumut Husin Sinaga.

“Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Bank Sumut kepada warga kurang mampu di Tebing Tinggi, dan kami senantiasa berupaya ikut serta bersama Pemko Tebing Tinggi dalam berbagai kegiatan, seperti kegiatan safari ramadhan ini,” ujar Husin Sinaga.

@**AY

(35)

Pemko Kita

Pemko Tebing Tinggi Gelar

OPM Bersubsidi

OPM SUBSIDI “Puluhan warga kurang mampu terlihat antri menukar kupon pembelian sembako pada kegiatan Operasi Pasar Murah

Bersubsidi yang digelar Pemko Tebing Tinggi melalui Dinas Kouperindag setempat”.

UNTUK meringankan beban masyarakat kurang mampu khu-susnya dalam menghadapi lon-jakan harga kebutuhan pokok selama Bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Tim Penggerak PKK Pemko

Tebing Tinggi melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Kouperindag) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) Bersubsidi di lima wilayah kecamatan.

Kadis Kouperindag Syahnan Hasibuan melalui Kabid

Perdagangan Fachri menyampai-kan, bahwa pasar murah bersub-sidi yang diadakan melalui Dinas Kouperindag dan dikonsentrasi-kan di masing masing kecamatan yang ada. “Jadwal pasar murah bersubsidi yang diadakan

Pemer-intah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Kouprindag dimulai dari tanggal 9 hingga 21 Juni 2016 di masing-masing kecamatan”, jelasnya.

Ketua TP PKK diwakili oleh Wakil Ketua 2 TP PKK Hj

Nuraisyah Abdul Hafiz Hasibuan

menyampaikan, TP PKK dan Dinas Kouprindag melaksanakan pasar murah agar masyarakat dapat membeli dengan harga yang terjangkau dan dapat membantu warga kurang mampu selama menjalankan ibadah puasa dan menjelang Lebaran Idul Fitri. Operasi Pasar Murah Bersub-sidi yang diperuntukkan khusus kepada warga pra sejahtera di Kota Tebing Tinggi lebih kurang untuk 10.000 Kepala Keluarga. Sedangkan harga satu paket OPM Bersubsidi yang dijual yakni Rp 60.000, berisikan 2 kg tepung ter-igu, 2 kg gula pasir, 1 kg mentega, 1 liter minyak goreng dan 30 butir telur ayam.

Nuraisyah mengatakan, penyaluran kupon operasi pasar murah sembilan bahan pokok ber-subsidi kepada 10.000 masyarakat pra-sejahtera dan tidak mampu di Kota Tebing Tinggi melalui pihak kelurahan harus benar-benar tepat sasaran.

Salah seorang penerima paket OPM Bersubsidi, Kuncoro (47) warga Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan mengaku dirinya merasa terbantu dengan adanya paket sembako bersub-sidi yang digelar pemerintah kota.”Dengan adanya operasi pasar murah sembako bersubsidi dari pemerintah kota, kami seke-luarga merasa terbantu,” ujarnya.

(36)

Pemko Kita

Safari Ramadhan di Mesjid Al Ikhsan

Umat Islam Diajak Waspadai Aliran Sesat

WALIKOTA Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan,MM mengingatkan Umat Islam harus tetap waspada terhadap penyebaran aliran sesat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Safari Ramadhan, Sabtu Malam (11/6), di Mesjid Al Ikhsan Simpang Dolok Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi.

“Di Bogor ada sebuah aliran sesat yang menamakan dirinya Panjalu Siliwangi yang melarang pengikutnya berpuasa. Para pengikut Panjalu Siliwangi diperintahkan berpuasa tidak mau, disuruh bertobat juga tidak mau, malahan diusir dari kampung mereka bersedia. Katanya lebih baik pindah dari pada bertobat, ini kemungkaran yang luar biasa,” papar Walikota.

Walikota mengingatkan Kepada Badan Kenaziran Mesjid (BKM) Al Ikhsan, agar memiliki data para jemaah untuk memudah-kan dalam melakumemudah-kan berbagai kegiatan, jika perlu pakai kartu anggota. “Data jemaah mesjid sangat penting, dengan data terse-but kita bisa mengetahui kondisi dan jumlah masyarakat khususnya jemaah yang perlu mendapat per-hatian khusus,” terang beliau.

Disampaikannya juga, jika membaca Al Quran jangan tidak bersuara, sebaiknya dikeluarkan suaranya, “Dari sebuah atikel yang saya baca, hasil penelitian di Universitas Boston Amerika Seri-kat, membaca Al-Quran dengan tertib dan benar, dengan menge-luarkan suara menjadikan tubuh menjadi sehat dan bugar, jadi kalau mengaji membaca Quran

sebaiknya suaranya dikeluarkan,” imbuh Umar Zunaidi.

Dalam Safari Ramad-han tersebut diserahkan bantuan kepada pengurus BKM Mesjid Al Ikhsan dana sebesar Rp 3 juta dan 10 buah kain sarung serta bantuan tali asih kepada 60 orang anak yatim piatu di sekitar mesjid.

Sementara Pimpinan Bank Sumut Cabang Tebing Tinggi Husein Sinaga yang tergabung dalam tim Safari Ramadhan Pemko Tebing Tinggi juga mem-berikan tali asih kepada 12 orang kaum dhuafa dan seorang petu-gas pembersih mesjid senilai Rp 2.750.000.- yang diserahkan langsung Pincab Bank Sumut. “Bank Sumut adalah banknya masyarakat Sumatera Utara, termasuk warga Kota Tebing Tinggi, kami senantiasa berupaya ikut berbagi kepada kaum dhuafa sebatas kemampuan yang kami miliki, dan Pemko Tebing Tinggi yang mengikutsertakan kami dalam tim Safari Ramadhan meru-pakan kebahagian dan kehormatan untuk kami,” ujar Husien Sinaga.

Menurut Husein Sinaga, kebijakan Walikota Umar Zunaidi Hasibuan yang melibatkan semua komponen dan unsur di berbagai bidang merupakan kekuatan yang luar biasa.

@**ES

NASKAH NPHD “W

menyerahkan naskah NPHD pelaksanaan Pilkada 2017 kepada Kapolres AKBP

(37)

Pemko Kita

Pemko Tebing Tinggi Tandatangani

NPHD dengan Panwas dan Polisi

NASKAH NPHD “Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan,MM menyerahkan naskah NPHD pelaksanaan Pilkada 2017 kepada Kapolres AKBP Ceceu Cahyati disaksikan Komisioner Panwas Tebing Tinggi Muham-mad Idris Sitorus”.

PEMERINTAH Kota Tebing Tinggi melalui Walikota Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan,MM melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Panwas dan Pol-res Tebing Tinggi, terkait dengan Pilkada Walikota/Wakil Walikota tahun 2017, Jumat (17/6) di Ru-angan Utama Kantor Sekretariat Walikota Jalan Sutomo Tebing Tinggi.

Penandatanganan NPHD yang dilakukan berupa anggaran yang ditampung dalam APBD Kota Tebing Tinggi diperuntukan

buat Panwas sebesar Rp 3,9 miliar dan untuk Polres Tebing Tinggi Rp 2,4 miliar.

Walikota berharap dalam penggunaan anggaran dana yang merupakan milik negara tersebut laporannya harus jelas, terperinci dan akurat sebagai pertanggung-jawabanya. “Laporan penggunaan dana oleh Panwas dan Polres Tebing Tinggi untuk pengamanan Pilkada nantinya haruslah jelas dan disertai dengan bukti

admin-istrasi maupun fisik, karena kami

(Pemko Tebing Tinggi) yang akan diperiksa oleh Badan Pemeriksaan

Keungan (BPK) atas penggunaan anggaran tersebut,” jelas walikota.

Umar juga mengingatkan agar dalam penggunaan buku re-kening masing-masing antara Pan-was ataupun Polres Tebing Tinggi jangan sampai terjadi double rekening. “Jangan sampai salah dalam pelaporannya, ini uang dari APBD Kota Tebing Tinggi, mari kita jaga dan pergunakan sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Kapolres Tebing Tinggi AKBP Ciceu Cahyati mengata-kan, Polres Tebing Tinggi selaku penanggungjawab siap melakukan pengawasan dan pengamanan tahapan pelaksanaan Pilkada pada 2017 nanti. “Kita semua berharap pada pelaksanaannya nanti bisa berjalan dengan lancar dan kon-dusif,” ujar Kapolres.

Ketua Komisioner Panwas Tebing Tinggi Muhammad Idris Sitorus memberikan apresiasi ke-pada Pemko Tebing Tinggi yang menyiapkan dukungan anggaran untuk pelaksanaan pada Pilkada 2017. “Selaku penerima amanah dari pemerintah kota, Panwas Tebing Tinggi akan berupaya den-gan sebaik-baiknya dalam peng-gunaan dana tersebut. Kami juga akan melakukan pelaporan secara jelas, terperinci dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan,” papar Idris Sitorus.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang prasangka yang berkembang pada masyarakat Jawa transmigran terhadap penduduk lokal di Lampung dengan luaran

Misalnya pengguna ingin mengetahui bahasa Madura atau bahasa lain di pulau Jawa dari sebuah kata bahasa Sunda, maka pengguna dapat langsung memasukkan kata dalam

Hasil pemodelan dengan penerapan Reaction Engineering Approach (REA) dapat mewakili data eksperimen yang diperoleh dengan baik dan dapat diterapkan untuk

Beberapa penelitian menyatakan bahwa jenis inkontinensia urin yang terbanyak pada wanita post partum adalah stress inkontinensia urin (SIU) yang didefinisikan

7.1 Membaca nyaring dengan ucapan, tekanan, dan intonasi secara tepat dan berterima yang melibatkan: kata, frasa, kalimat sangat sederhana, dan teks sangat sederhana. Ucapan ,

 Membicarakan tentang makna, tujuan dan fungsi kehidupan manusia, maka sulit hal itu untuk dilepaskan dari masalah moral (etika) dan dengan peraturan perundang –

Berdasarkan pengujian maka prinsip kerja dari alat adalah apabila ketinggian air kurang dari 19 cm maka pompa akan mengisi air dari sumber air ke dalam

2) Desain bahan ajar berupa modul berbasis pemahaman matematis pada materi geometri SMA jika dilihat dalam mengatasi learning obstacle secara keseluruhan