• Tidak ada hasil yang ditemukan

RISET SAHAM HARIAN. IHSG berpotensi melanjutkan penurunan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RISET SAHAM HARIAN. IHSG berpotensi melanjutkan penurunan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

RISET SAHAM HARIAN

Samuel Equity Research

Monday, 16 May 2016

www.samuel.co.id

DISCLAIMERS : Analyst Certification : The views expressed in this research accurately reflect the personal views of the analyst(s) about the subject securities or issuers and no part of the compensation of the analyst(s) was, is, or will be directly or indirectly related to the inclusion of specific recommendations or views in this research. The analyst(s) principally responsible for the preparation of this research has taken reasonable care to achieve and maintain independence and objectivity in making any recommendations. This document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recommendation contained in this report may not be suitable for all investors. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources believed to be reliable, its accuracy, completeness and reliability cannot be guaranteed. All rights reserved by PT Samuel Sekuritas Indonesia.

: 4,761.7 : -41.6 (-0.87%) : 3,453 Mn shrs : 4,300 Bn rupiah Last Close +/- % SCMA 3,360 260 8.4 TBIG 6,650 450 7.3 MIKA 2,600 80 3.2 GIAA 462 40 9.5 ASII 6,325 -200 -3.1 TLKM 3,690 -70 -1.9 GGRM 71,225 -2575 -3.5 BMRI 9,300 -200 -2.1

Foreign Net Buy / Sell

Net Buy (Rpbn) Net Sell (Rpbn)

WSKT 56 ASII 114 TLKM 25 BMRI 74 BBCA 22 SMGR 51 SMRA 17 INTP 42 TBIG 14 BBNI 32 Money Market Last Close +/- % USD/IDR 13,320 25.0 -0.2 JIBOR O/N 5.0 0.0 -Infl (MoM) -0.5 -

-Dual Listing Securities

Last Close +/- % TLKM 55.9 -0.7 -1.2 ISAT 34.1 -0.8 -2.2 EIDO 22.2 -0.4 -1.8 World Indices Last Close +/- % DJIA 17,535 -185 -1.0 S&P 500 2,047 -18 -0.8 Euro Stoxx 2,957 21 0.7 MSCI World 1,636 -14 -0.8 Nikkei 16,412 -234 -1.4 Hang Seng 19,719 -196 -1.0 Commodities Last Close +/- % WTI Oil 46 0.0 0.1 CPO Malay 2,560 -59.0 -2.3 Coal Newc 51 0.2 0.4 Nickel 8,600 8.5 0.1 Tin 16,657 -22.5 -0.1 Changes Changes Changes Changes Lagging Movers

Market Activity

Monday, 16 May 2016 Market Index Index Movement Market Volume Market Value Changes Leading Movers

IHSG berpotensi melanjutkan penurunan

Data

consumer sentiment dan penjualan ritel di AS tercatat

melebihi ekspektasi, namun bursa AS pada jumat lalu ditutup

melemah. Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga oleh the

Fed kembali meningkat dan ada pula antisipasi terhadap faktor

teknikal dimana S&P500 ditutup di bawah

moving average 50

hari.

Kekhawatiran akan kenaikan suku bunga AS mendorong

penguatan USD index, sementara harga minyak relatif stabil

(Brent sekitar USD48 per barel, WTI sekitar USD46 per barel).

Rupiah berpeluang melemah hari ini.

Jumat lalu, IHSG ditutup turun 0,9% ke posisi 4.762. Investor

asing mencatatkan

net sell Rp 288 miliar di pasar reguler.

Pada

weekend kemarin, data investasi, penjualan ritel, dan

output pabrik China yang keluar sedikit lebih buruk dari

ekspektasi. IHSG berpotensi melemah hari ini seiring

banyaknya berita negatif dari luar.

Highlights

BMRI

: Laba bersih menurun

SMGR

: Berencana serap IPO Waskita Beton

SSMS

: Berencana menambah lahan

TOTO

: Berencana mengerek harga jual

(2)

BMRI: Laba bersih menurun

BMRI melaporkan kinerja 1Q16, dimana laba bersihnya turun 26% yoy menjadi Rp

3,8 triliun, meski pendapatan bunga bersih naik 20%. Kenaikan

NPL

yang signifikan

menyebabkan biaya provisi kredit dinaikkan sebesar Rp 2,9 triliun. (

Kompas,

Investor Daily, Company

).

Comment:

Kredit tercatat tumbuh 8% yoy dengan kredit mikro tercatat tumbuh paling tinggi

yakni 59%. Sementara itu

NIM

meningkat karena penurunan beban bunga. Hal ini

mendorong pendapatan bunga bersih tumbuh 20%.

Kenaikan

NPL gross

sekitar 1,1% terutama disebabkan oleh segmen komersial.

Biaya provisi dinaikkan secara tajam seiring kenaikan

NPL

tersebut dan antisipasi

terhadap kualitas aset ke depannya. Laba sebelum provisi sebenarnya meningkat

16%, namun laba operasi (setelah provisi) turun 25%. Biaya provisi di tahun ini

mungkin lebih besar dari tahun lalu yang sebesar Rp 10 triliun.

Laba bersih 1Q16 itu mencerminkan 17% dan 18% dari estimasi kami dan

konsensus FY16.

Sesuai arahan OJK, manajemen diberitakan berencana menurunkan suku bunga

kredit di tahun ini hingga rata-rata keseluruhan mencapai 9,95%.

Kami akan merilis report tentang saham ini setelah paparan dari manajemen nanti.

BMRI: Hold; 16E’ PE: 10.2x, PBV:1.6x.

SMGR: Berencana serap IPO Waskita Beton

PT Semen Indonesia (SMGR) berencana menyerap penjualan saham Waskita

Beton Precast yang akan dilakukan dengan skema IPO di tahun ini apabila harga

IPO Waskita Beton cukup menarik.

SMGR berencana untuk mengembangkan bisnis beton pra-cetak untuk menopang

(Rp Bn)

1Q15

1Q16

YoY

1Q16 /

'16E SSI

1Q16 /

'16E Cons

Net interest income

10,264 12,331

20.1%

Fee income

2,360 2,539

7.6%

Operating profit

6,791 5,071

-25.3%

Net Income

5,138 3,817

-25.7%

17%

18%

Bank Only:

NIM

5.4%

6.3%

0.9%

Gross NPL

1.8%

2.9%

1.1%

BOPO

65.0%

75.2%

10.2%

ROE

25.8%

17.8%

-8.0%

(3)

SSMS: Berencana menambah lahan

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk berencana menambah lahan untuk penanaman

kelapa sawit senilai US$ 20juta. Tahun ini SSMS menargetkan untuk penambaham

kebun sawit seluas 5.000-5.500 ha. Total lahan yang dimiliki SSMS sampai saat ini

mencapai 100.000ha dengan area tertanam mencapai 69.000ha

Menurut keterangan dari Direktur Utama, Rimbun Situmorang, lahan SSMS sudah

dilakukan penanaman dan dana dialokasikan dari belanja modal. SSMS berencana

mengalokasikan

capex

senilai Rp 450miliar atau turun US$ 45juta YoY. Dana yang

dirogoh dari kas internal tersebut telah terserap 20% dalam 1Q16 untuk

pemupukan.

Beliau juga menuturkan, tahun ini produksi SSMS untuk minyak kelapa sawit

mentah di perkirakan akan mengalami penurunan 15-20% YoY. Kemungkinan

produksi dari SSMS akan mulai

rebound

pada 2017 atau 2018. (

Bisnis Indonesia

)

SSMS: Non-coverage, 16E’PE: 22.75x, PBV: 4.66x

.

TOTO: Berencana mengerek harga jual

Dalam menghadapi tantangan lesunya bisnis properti secara umum, PT Surya Toto

Indonesia Tbk. (TOTO) berencana untuk mengerek harga jual produk

sanitary

dan

fitting

, rata – rata sebesar 7,4%.

TOTO tidak khawatir kenaikan harga jual akan membuat produk mereka tidak laris,

dan meskipun berpotensi menggerus permintaan, namun pihak manajemen yakin

dampaknya tidak akan besar.

TOTO sudah mengorbankan perolehan margin pada momen penjualan awal tahun

2016 lalu, sehingga kenaikan harga jual mulai kuartal II-2016 adalah saat yang

tepat untuk mereka. TOTO juga berupaya untuk memperkuat kemampuan

produksi, dan telah mengoperasikan pembangunan pabrik

kitchen set modern

,

sehingga akan memacu kapasitas produksi pabrik secara maksimal dengan tetap

menekan biaya produksi.

Selain itu, TOTO juga sudah mulai memperkuat produksi

sanitary

, sehingga sejak 1

Februari 2016, mereka mulai konstruksi perluasan pabrik di Surabaya, Jawa Timur.

(4)

Ticker Rec. JCI Wgt Last price 1D Chg 1M Chg YTD Chg TP Cons TP SSI Upside

(%) (Rp) (%) (%) (%) (Rp) (Rp) (%) 16E 17E 16E 17E 16E 17E 16E 17E Banks

BMRI HOLD 4.3 9300 (2.1) 0.5 0.5 10560 10200 9.7 9.7 8.1 1.6 1.4 16.8% 17.4% n/a n/a BBCA HOLD 6.4 13150 0.0 0.4 (1.1) 14368 13900 5.7 17.2 14.6 3.1 2.7 18.1% 18.2% n/a n/a BBRI HOLD 4.8 9875 (0.3) (1.7) (13.6) 12063 11500 16.5 9.5 8.3 1.9 1.6 19.5% 19.2% n/a n/a BBNI HOLD 1.6 4480 (2.4) (7.4) (10.2) 5775 5500 22.8 7.5 6.2 1.0 0.9 13.1% 14.0% n/a n/a

Consumer (Staples)

ICBP BUY 1.8 15600 0.3 7.6 15.8 16673 16500 5.8 26.4 23.8 5.2 4.6 19.7% 19.5% 18.1 15.4 INDF BUY 1.2 7125 1.1 0.0 37.7 8414 8000 12.3 16.7 13.7 2.1 1.9 12.6% 14.0% 8.8 7.9 KLBF BUY 1.2 1320 0.4 (7.0) 0.0 1475 1610 22.0 28.7 24.0 5.3 4.6 18.5% 19.4% 18.8 15.8 ROTI BUY 0.1 1475 (2.3) 18.0 16.6 1462 1500 1.7 27.3 18.2 5.2 4.2 19.2% 23.3% 13.0 11.5 ULTJ BUY 0.2 3930 (4.1) (1.5) (0.4) n/a 5000 27.2 17.9 15.0 4.1 3.4 22.6% 22.5% 11.2 9.6 UNVR HOLD 6.7 44400 0.2 1.4 20.0 40349 39000 -12.2 52.3 47.8 63.5 56.9 121.5% 119.1% 37.0 33.9 Cigarette HMSP HOLD 9.1 98950 0.2 0.5 5.3 102844 109750 10.9 38.8 34.8 12.9 11.8 33.3% 33.8% 26.4 24.1 GGRM BUY 2.7 71225 (3.5) 9.6 29.5 76694 77150 8.3 20.9 20.2 3.2 2.8 15.2% 14.1% 15.0 14.2 Healthcare MIKA BUY 0.8 2600 3.2 4.4 8.3 2702 2950 13.5 56.5 50.0 10.5 9.5 18.6% 19.0% 30.6 27.5 SILO HOLD 0.2 8950 3.5 (0.8) (8.7) 10750 8600 -3.9 127.9 98.4 5.7 5.5 4.5% 5.6% 15.5 12.6 Retail MAPI BUY 0.1 4000 (3.4) (6.9) 5.4 5066 5800 45.0 21.5 12.9 2.0 1.7 9.2% 13.4% 7.3 5.8 RALS HOLD 0.1 675 (0.7) (0.7) 4.7 802 700 3.7 13.2 12.3 1.4 1.3 10.3% 10.5% 9.5 8.4 ACES BUY 0.3 875 (4.4) 4.2 6.1 929 1000 14.3 23.0 18.6 4.7 3.9 20.5% 21.0% 16.8 14.9 Telco EXCL BUY 0.6 3380 0.9 (13.3) (7.4) 4599 4600 36.1 20.9 18.5 1.9 1.8 8.9% 9.6% 6.4 5.6 ISAT HOLD 0.7 6700 0.0 8.1 21.8 7125 6600 -1.5 30.3 20.4 2.7 2.4 8.9% 12.0% 4.3 3.8 TLKM HOLD 7.4 3690 (1.9) 5.9 19.4 3909 3500 -5.1 22.2 19.7 4.6 4.1 20.5% 20.5% 7.2 6.6 Auto and HE ASII HOLD 5.1 6325 (3.1) (17.6) 5.4 7035 6800 7.5 13.8 12.4 2.4 2.2 17.6% 17.8% 12.2 11.8 UNTR HOLD 1.0 13100 (5.1) (19.4) (22.7) 15272 16700 27.5 9.4 8.9 1.2 1.1 12.7% 12.5% 2.9 2.5 Aviation GIAA BUY 0.2 462 9.5 (10.3) 49.5 474 490 6.1 9.7 9.4 0.7 0.7 7.2% 7.7% 4.0 3.9 Property BSDE BUY 0.7 1720 0.3 (6.0) (4.4) 2159 1950 13.4 13.4 11.0 1.5 1.3 11.1% 11.8% 10.0 8.7 PWON BUY 0.5 500 (2.0) (1.0) 0.8 557 590 18.0 17.9 16.7 3.0 2.6 17.0% 15.8% 7.2 6.1

KPIG BUY 0.2 1215 0.0 (5.8) (13.8) n/a 1810 49.0 28.3 23.8 1.0 1.0 3.5% 4.1% n/a n/a

ASRI HOLD 0.1 366 (3.7) (2.4) 6.7 402 350 -4.4 11.1 9.2 1.0 0.9 9.1% 10.1% 5.8 5.0 SMRA BUY 0.4 1410 2.5 (5.1) (14.5) 1743 1750 24.1 21.7 20.7 2.5 2.3 11.8% 11.0% 9.6 8.6 Construction PTPP HOLD 0.3 3600 0.3 (3.9) (7.1) 4616 4000 11.1 21.4 17.6 5.0 4.1 23.1% 23.2% 9.3 8.2 ADHI HOLD 0.2 2430 (3.6) (11.3) 13.6 3299 2700 11.1 22.7 18.8 1.7 1.6 7.6% 8.6% 7.0 6.2 WSKT BUY 0.7 2550 2.4 18.1 52.7 2620 2200 -13.7 41.8 32.7 3.6 3.3 8.6% 10.0% 22.0 18.7 WIKA BUY 0.3 2430 (1.2) (4.3) (8.0) 3015 3300 35.8 19.9 16.6 3.1 2.7 15.4% 16.4% 9.0 7.7 Cement INTP BUY 1.2 16575 (5.8) (17.7) (25.8) 19515 22500 35.7 12.3 10.6 2.3 2.1 18.8% 19.9% 7.8 6.6 SMGR BUY 1.1 9000 (3.7) (13.0) (21.1) 11591 13700 52.2 10.1 9.1 1.8 1.6 17.9% 17.9% 5.4 4.5 SMCB HOLD 0.2 1025 (2.8) (11.3) 3.0 1057 950 -7.3 -1025.0 85.4 0.9 0.9 -0.1% 1.1% 10.6 8.7 Utility PGAS BUY 1.1 2310 (2.9) (13.2) (15.8) 3083 3400 47.2 11.3 10.6 1.5 1.4 12.9% 12.9% 6.7 5.9 JSMR BUY 0.7 5425 0.9 2.4 3.8 6367 6500 19.8 22.6 21.3 3.1 2.9 13.9% 13.7% 11.8 11.3

Coal and Metal

ANTM SELL 0.3 705 (1.4) 7.6 124.5 359 375 -46.8 -39.2 64.1 1.3 1.2 -3.2% 1.9% 30.6 24.2 INCO BUY 0.3 1605 (2.7) (13.2) (1.8) 1555 2400 49.5 58.8 14.7 0.7 0.6 1.1% 4.2% 91.6 61.6 TINS HOLD 0.1 665 (2.2) (17.9) 31.7 470 650 -2.3 16.2 13.3 0.8 0.8 5.1% 6.0% 4.9 4.2 ITMG BUY 0.2 8375 0.9 16.3 46.3 5725 9000 7.5 7.7 6.1 0.8 0.8 10.3% 12.8% 2.3 1.9 ADRO HOLD 0.4 670 (3.6) (4.3) 30.1 716 700 4.5 12.0 9.3 0.5 0.4 3.8% 4.8% 9.9 7.6 PTBA BUY 0.3 6325 (3.4) (11.2) 39.8 7243 7800 23.3 8.9 7.0 1.4 1.2 15.6% 17.7% 6.6 5.0 Plantation AALI BUY 0.5 14850 (5.3) (10.0) (6.3) 19118 20000 34.7 17.8 15.3 1.9 1.7 10.4% 11.1% 11.1 10.0 LSIP BUY 0.2 1535 (1.3) (9.4) 16.3 1750 1800 17.3 12.2 10.2 1.3 1.2 10.6% 11.7% 6.2 5.1 EV/EBITDA (x) PE PBV ROE

(5)

Regional Indices

1D Change

Points

1D

3D

1W

1M

3M

YTD

1YR

High

Low

World

(13.99)

1,636

(0.85)

(1.06)

(0.42)

(2.07)

7.63

(1.62)

(9.47)

1,814

1,460

U.S. (S&P)

(17.50)

2,047

(0.85)

(1.81)

(0.51)

(1.64)

7.97

0.13

(3.59)

2,135

1,810

U.S. (DOW)

(185.18)

17,535

(1.05)

(2.19)

(1.16)

(2.02)

8.27

0.63

(4.03)

18,351

15,370

Europe

21.17

2,957

0.72

(0.75)

0.67

(3.20)

4.80

(9.51)

(17.25)

3,714

2,673

Emerging Market

(10.61)

796

(1.32)

(1.47)

(0.60)

(5.98)

8.84

0.24

(23.70)

1,046

687

FTSE 100

34.31

6,139

0.56

(0.29)

0.21

(3.24)

4.71

(1.66)

n/a

7,070

5,500

CAC 40

26.72

4,320

0.62

(0.42)

0.44

(3.90)

5.09

(6.84)

(13.49)

5,218

3,892

Dax

90.78

9,953

0.92

(0.92)

0.84

(0.98)

8.95

(7.35)

(13.05)

11,920

8,699

Indonesia

(41.61)

4,762

(0.87)

(0.03)

(1.26)

(1.28)

0.35

3.67

(8.90)

5,347

4,034

Japan

58.08

16,470

0.35

(0.66)

1.57

(2.24)

2.59

(13.47)

(16.53)

20,953

14,866

Australia

8.11

5,337

0.15

(0.66)

0.31

3.48

8.70

0.78

(6.95)

5,803

4,707

Korea

(1.69)

1,965

(0.09)

(0.75)

(0.13)

(2.45)

4.08

0.20

(6.70)

2,149

1,801

Singapore

(10.48)

2,735

(0.38)

(0.23)

0.15

(6.46)

3.42

(5.13)

(21.03)

3,467

2,528

Malaysia

(20.72)

1,628

(1.26)

(0.46)

(1.28)

(5.77)

(2.21)

(3.80)

(10.14)

1,824

1,504

Hong Kong

(196.17)

19,719

(0.99)

(2.59)

(1.94)

(7.49)

3.12

(10.02)

(29.12)

28,525

18,279

China

(8.75)

2,827

(0.31)

(0.19)

(2.96)

(8.15)

(0.33)

(20.12)

(34.39)

5,178

2,638

Taiwan

(54.36)

8,054

(0.67)

(1.26)

(1.14)

(7.43)

(1.93)

(3.41)

(15.93)

9,766

7,203

Thailand

(4.62)

1,395

(0.33)

0.33

0.29

0.67

8.17

8.28

(7.77)

1,536

1,221

Philipines

111.75

7,437

1.53

3.65

6.24

1.58

10.27

6.97

(5.65)

7,923

6,084

Monetary Indicators

1D Change

Points

1W

1M

3M

YTD

1YR

High

Low

JIBOR Overnight (%)

0.00

4.95

0.09

0.07

(21.92)

(34.80)

(12.48)

8.26

4.89

Foreign Reserve (US$bn)

n/a

107.71

n/a

0.16

5.46

1.68

(2.85)

110.77

100.24

Inflation Rate (%)

n/a

(0.45)

n/a

(336.84) (188.24) (146.88) (225.00)

0.96

(0.45)

US Fed Rate (%)

0.00

0.50

0.00

0.00

0.00

0.00

100.00

0.50

0.25

Indo Govt Bond Yld (10yr) - %

(0.09)

7.71

(0.91)

3.81

(3.26)

(11.82)

(3.61)

9.90

7.40

Exchange Rate (per US$)

1D Change

Currency

Points

1D

3D

1W

1M

3M

YTD

1YR

High

Low

Indonesia

25.00

13320

(0.19)

(0.16)

(0.60)

(1.20)

3.51

3.51

(1.36)

14,736

12,978

Japan

0.10

108.73

(0.09)

(0.29)

(0.38)

0.08

10.57

10.57

10.36

125.86

105.55

UK

(0.00)

1.44

(0.07)

(0.64)

(0.36)

0.54

(2.59)

(2.59)

(8.29)

1.59

1.38

Euro

0.00

1.13

0.00

(1.02)

(0.65)

(0.04)

4.12

4.12

(0.05)

1.17

1.05

China

0.02

6.53

(0.23)

(0.17)

(0.55)

(0.82)

(0.59)

(0.59)

(5.01)

6.60

6.19

Commodities Indicators

1D Change

Spot

Points

1D

3D

1W

1M

3M

YTD

1YR

High

Low

Oil

0.07

47.90

0.15

0.63

9.79

11.14

48.85

28.49

(28.30)

67.88

27.10

CPO

(59.00)

2,560.00

(2.25)

(3.80)

(2.59)

(3.72)

(2.99)

3.02

16.47

2,793.00

1,863.00

Rubber

(5.50)

701.00

(0.78)

(0.57)

(0.07)

(3.58)

33.27

29.94

3.85

728.50

506.50

Coal

0.20

50.55

0.40

0.70

(0.20)

0.60

(0.30)

(0.10)

(17.67)

61.50

48.80

Iron Ore

(0.50)

55.10

(0.90)

(4.84)

(10.99)

(4.01)

31.19

26.96

(9.23)

132.60

37.50

Tin

(22.50)

16,656.50

(0.13)

(3.13)

(4.69)

(2.64)

7.42

14.16

6.30

17,625.00

13,223.80

Nickel

10.00

8,640.00

0.12

(0.80)

(4.69)

(3.84)

10.49

(2.04)

(38.51)

13,950.00

7,550.00

Copper

14.50

4,627.50

0.31

(1.12)

(3.79)

(4.19)

2.83

(1.65)

(27.75)

6,439.00

4,318.00

Gold

2.50

1,275.20

0.20

(0.02)

0.68

3.41

5.57

20.28

4.07

1,306.00

1,046.20

Source: SSI Research, Bloomberg

Last Price

Last Price

Change (%)

1 Year

Change (%)

1 Year

Last Price

Last Price

Change (%)

1 Year

(6)

Research Team

Andy Ferdinand, CFA

Head Of Equity Research

Strategy, Banking, Consumer

+6221 2854 8148

[email protected]

Adrianus Bias Prasuryo

Senior Analyst

Cement,Construction, Utility

+6221 2854 8392

[email protected]

Rangga Cipta

Economist

+6221 2854 8396

[email protected]

Akhmad Nurcahyadi, CSA

Senior Analyst

Auto, Heavy Equipment, Property,

Cigarette, Media, Aviation, Healthcare

+6221 2854 8144

[email protected]

Marlene Tanumihardja

Analyst

Retail, Poultry, Consumer, Small Cap

+6221 2854 8387

[email protected]

Muhamad Makky Dandytra, CFTe

Technical Analyst

Indices, Equities, Commodities,

Currencies, Fixed Income

+6221 2854 8382

[email protected]

Sharlita Lutfiah Malik

Analyst

Mining, Plantation

+6221 2854 8339

[email protected]

Adde Chandra Kurniawan

Research Associate

+6221 2854 8338

[email protected]

Equity Sales Team

Kelvin Long

Director of Equities

+6221 2854 8150

[email protected]

Evelyn Satyono

Head of Institutional Equity Sales

+6221 2854 8148

[email protected]

Lucia Irawati

Head of Retail Equity Sales

+6221 2854 8173

[email protected]

Yulianah

Senior Institutional Sales

+6221 2854 8146

[email protected]

Ronny Ardianto

Institutional Equity Sales

+6221 2854 8399

[email protected]

Ferry Khusaeri

Equity Sales

+6221 2854 8304

[email protected]

Indra S. Affandi

Senior Institutional Sales

+6221 2854 8334

[email protected]

Muhammad Isfandi

Institutional Equity Sales

+6221 2854 8329

[email protected]

Peter Hamsja

Equity Sales

+6221 2854 8325

[email protected]

Jovita Widjaja

Equity Sales

+6221 2854 8314

[email protected]

Clarice Wijana

Institutional Equity Sales

+6221 2854 8395

[email protected]

Iwan Setiadi

Equity Sales

+6221 2854 8313

[email protected]

James Wihardja

Equity Sales

+6221 2854 8397

[email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Kekuatan perolehan dana IPO untuk mengimplementasikan rencana ekspansi usaha, sehingga akan menghindarkan perusahaan dari tingkat gearing ratio yang tinggi juga menjadi

Untuk IHSG, setelah investor asing mencatatkan signifikan net buy sebesar Rp1.8 triliun di pasar reguler pada perdagangan kemarin dan mengalami penguatan sebesar 2.8%,

 Indonesia berpotensi mengekspor 27,5 juta ton minyak sawit dan produk turunannya tahun ini, naik 7,01% dari realisasitahun lalu yang mencapai 25,7 juta ton.. produksi

Pada RUPSLB, Kamis (21/6), pemegang saham UNVR menyetujui penjualan aset bisnis spreads yang mecakup aset tak berwujud, yaitu hak untuk mendistribusikan produk

Nantinya, notes yang diterbitkan TBIG hanya akan ditawarkan secara terbatas kepada pembeli awal dan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX).. (Investor Daily) TBIG: BUY; 14,3x

 SUGI melihat dengan adanya gas alam produksi Petroselat yang di jual kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan beberapa kontrak dengan perusahaan lainnya,

 BBNI berencana merevisi target pertumbuhan kredit dari 15-17% menjadi sekitar 20%, namun memperkirakan penurunan pertumbuhan laba bersih seiring dorongan OJK

Jumlah kapal yang siap dijual tersebut mencapai seperlima dari total armada yang dimiliki saat ini.. Berdasarkan informasi dari website emiten, kapal yang siap dijual