• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRODUKSI PADI, JAGUNG, KEDELAI, UBI KAYU, DAN UBI JALAR (ANGKA RAMALAN II 2015)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PRODUKSI PADI, JAGUNG, KEDELAI, UBI KAYU, DAN UBI JALAR (ANGKA RAMALAN II 2015)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi di Provinsi Papua Barat  Menurut Jenis Komoditi, 2013-2015
Tabel 3. Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Jagung di Provinsi Papua Barat  Menurut Jenis Komoditi, 2013-2015
Tabel 4. Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Jagung di Provinsi  Papua Barat Menurut Subround, 2013-2015
Tabel 6. Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Kedelai di Provinsi Papua  Barat Menurut Subround, 2013-2015
+5

Referensi

Dokumen terkait

™ Kenaikan produksi kedelai tahun 2009 diperkirakan terjadi karena kenaikan luas panen sekitar 2,09 ribu hektar atau 1,87 persen, sementara produktivitas naik sebesar

Peningkatan produksi tersebut terjadi karena adanya peningkatan produktivitas sebesar 0,69 kuintal/hektar (0,61 persen), sedangkan luas panen ubi kayu mengalami

Penurunan produksi disebabkan berkurangnya luas panen seluas 3 hektar (-17,65 persen), meskipun produktivitas mengalami sedikit kenaikan sebanyak 0,13 kuintal/hektar (1,19

Peningkatan produksi padi tahun 2013 diperkirakan disebabkan oleh peningkatan produktivitas sebesar 1,67 kuintal/hektar (3,74 persen), sedangkan luas panen diperkirakan

Peningkatan produksi Padi disebabkan oleh bertambahnya luas panen sebesar 56,92 ribu hektar (naik 5,79 persen) dan juga meningkatnya produktivitas sebesar 0,95 kuintal

Sementara, penurunan luas panen terbesar diperkirakan akan terjadi pada periode panen September-Desember sebesar 4.660 hektar atau diperikirakan turun 26,08 persen dibandingkan

Penurunan produksi disebabkan berkurangnya luas panen seluas 38 hektar (-11,21 persen), meskipun produktivitas mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,06 kuintal/hektar

Peningkatan produksi Padi disebabkan bertambahnya luas panen sebesar 69,46 ribu hektar (7,07 persen) dan juga meningkatnya produktivitas sebesar 0,70 kuintal per hektar