• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRODUKSI PADI, JAGUNG, KEDELAI DAN UBI KAYU 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PRODUKSI PADI, JAGUNG, KEDELAI DAN UBI KAYU 2015"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

A. PADI

 Angka Tetap (ATAP) produksi padi Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebanyak 660.720 ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami kenaikan sebanyak 3.102 ton (0,47 persen) dibandingkan tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 0,23 kuintal/hektar atau naik 0,49 persen walaupun luas panen turun seluas 28 hektar (0,02 persen).

B. JAGUNG

 ATAP produksi jagung Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebanyak 68.141 ton pipilan kering, mengalami kenaikan sebanyak 7.541 ton (12,44 persen) dibandingkan tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 3,23 kuintal/hektar (12,81 persen), meskipun luas panen mengalami penurunan sebesar 77 hektar (0,32 persen)..

C. KEDELAI

 ATAP produksi kedelai Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebanyak 12.799 ton biji kering, meningkat sebanyak 7.108 ton (124,90 persen) dibandingkan tahun 2014. Peningkatan produksi kedelai terjadi karena kenaikan luas panen seluas 2.809 hektar (55,31 persen) dan produktivitas sebesar 5,02 kuintal/hektar (44,81 persen).

D. UBI KAYU

 ATAP produksi ubi kayu Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebesar 175.095 ton umbi basah, mengalami kenaikan sebanyak 9 ton (0,01 persen) dibandingkan tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 0,56 kuintal/hektar (0,27 persen), meskipun luas panen mengalami penurunan sebesar 22 hektar (0,26 persen).

No. 01/07/74/Th. III, 01 Juli 2016

P

RODUKSI

P

ADI

,

J

AGUNG

,

K

EDELAI DAN

U

BI

K

AYU

2015

1. PENDAHULUAN

Statistik produksi tanaman pangan yang disajikan dalam Berita Resmi Statistik (BRS) ini terdiri dari luas panen, produktivitas, dan angka produksi serta hanya mencakup komoditas padi, jagung, kedelai dan ubi kayu. Angka produksi tanaman pangan yang dirilis tahun 2016 disajikan dengan 2 status angka yang berbeda, yaitu Angka Sementara (ASEM) 2015 dan Angka Tetap (ATAP) 2015. ASEM 2015 merupakan realisasi produksi selama satu tahun (Januari–Desember 2015), tetapi belum final karena mengantisipasi kelengkapan laporan. ATAP 2015 adalah realisasi produksi selama satu tahun (Januari–

(2)

Desember 2015) dan merupakan angka final. Jadwal rilis ASEM 2015 dan ATAP 2015 melalui BRS adalah seperti berikut:

Status Angka Jadwal

Rilis BRS

Subround

Januari–April Mei–Agustus September–Desember 1. ASEM 2015 1 Maret 2016 REALISASI 2015 (angka belum final)

2. ATAP 2015 1 Juli 2016 REALISASI 2015 (angka final)

Para konsumen data perlu mencermati status angka tersebut dalam penggunaannya, baik untuk evaluasi/monitoring maupun perencanaan, dan diharapkan konsumen data selalu mengacu pada hasil perhitungan dengan status angka yang dirilis terakhir.

2. PRODUKSI PADI

Produksi padi Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebanyak 660.720 ton gabah kering giling (GKG) atau mengalami kenaikan sebanyak 3.103 ton (0,47 persen) dibandingkan tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 0,23 kuintal/hektar (0,49 persen) walaupun luas panen turun seluas 28 hektar (0,02 persen).

5000 10000 15000 20000 25000 Ha

Gambar

 

1

(3)

Kenaikan produksi padi tahun 2015 sebanyak 3.102 ton (0,47 persen) terjadi karena pada subround Januari–April mengalami penurunan 75.195 ton (-34,30 persen), subround Mei–Agustus naik 56.654 ton (21,51 persen), dan subround September-Desember sebanyak 22.141 ton (12,48 persen), dibandingkan dengan produksi pada subround yang sama tahun 2014 (year-on-year).

Pola panen padi pada periode Januari–Desember tahun 2015 relatif sama dengan pola panen tahun 2014 dan tahun 2013. Puncak panen padi pada tahun 2015, 2014, dan 2013 terjadi pada bulan Maret, April dan Mei (Gambar 1).

Tabel 1

Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Menurut Subround, 2013−2015 Uraian 2013 2014 2015 Perkembangan 2013−2014 2014−2015 Absolut % Absolut % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. Luas Panen (ha)

- JanuariApril 39.049 44.887 33.838 5.838 14,95 -11.049 -24,62 - MeiAgustus 53.657 55.248 67.204 1.591 2,97 11.956 21,64 - SeptemberDesember 40.239 40.273 39.338 34 0,08 -935 -2,32 - Januari−Desember 132.945 140.408 140.380 7.463 5,61 -28 -0,02 2. Produktivitas (ku/ha) - JanuariApril 42,97 48,85 42,57 5,88 13,68 -6,28 -12,86 - MeiAgustus 40,46 47,24 47,19 6,78 16,77 -0,05 -0,11 - SeptemberDesember 43,78 44,04 50,71 0,26 0,60 6,67 15,15 - Januari−Desember 42,23 46,84 47,07 4,61 10,92 0,23 0,49 3. Produksi (ton) - JanuariApril 167.803 219.253 144.058 51.450 30,66 -75.195 -34,30 - MeiAgustus 217.077 261.012 317.169 43.935 20,24 56.157 21,52 - SeptemberDesember 176.163 177.352 199.493 1.189 0,67 22.141 12,48 - Januari−Desember 561.361 657.617 660.720 96.256 17,15 3.103 0,47 Keterangan :

(4)

Tabel 2

Produksi Padi di Provinsi Sulawesi Tenggara, 2013 – 2015

Uraian 2013 2014 2015 Perkembangan 2013−2014 2014−2015 Absolut % Absolut % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Padi Sawah

Luas Panen (ha) 122.702 133.550 135.003 10.848 8,84 1.453 1,09

Produktivitas (ku/ha) 43,13 47,62 47,87 4,49 10,41 0,25 0,52

Produksi (ton) 529.240 636.028 646.208 106.788 20,18 10.180 1,60

Padi Ladang

Luas Panen (ha) 10.243 6.858 5.377 -3.385 -33,05 -1.481 -21,60

Produktivitas (ku/ha) 31,36 31,48 26,99 0,12 0,38 -4,49 -14,26

Produksi (ton) 32.121 21.589 14.512 -10.532 -32,79 -7.077 -32,78

Padi (Sawah+Ladang)

Luas Panen (ha) 132.945 140.408 140.380 7.463 5,61 -28 -0,02

Produktivitas (ku/ha) 42,23 46,84 47,07 4,61 10,92 0,23 0,49

Produksi (ton) 561.361 657.617 660.720 96.256 17,15 3.103 0,47

Keterangan :

Bentuk hasil produksi padi : Gabah Kering Giling (GKG)

Tabel 3

5 Besar Kabupaten Kota Produsen Padi di Provinsi Sulawesi Tenggara, 2015

Kabupaten  Produksi  Persentase 

(ton GKG)  (1)  (2)  (3)  Konawe  234.169  35,44  Konsel  109.670  16,60  Kolaka  88.694  13,42  Bombana  82.662  12,51  Kolaka Timur  77.289  11,70 

(5)

3. PRODUKSI JAGUNG

Produksi jagung Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebanyak 68.141 ton pipilan kering, mengalami kenaikan sebanyak 7.541 ton (12,44 persen) dibandingkan tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 3,23 kuintal/hektar (12,81 persen), meskipun luas panen mengalami penurunan sebesar 77 hektar (0,32 persen).

Kenaikan produksi jagung tahun 2015 yang sebesar 7.541 ton (12,44 persen) terjadi karena pada subround Mei–Agustus dan subround September–Desember terjadi kenaikan masing-masing sebesar 2.160 ton (14,23 persen) dan 6.530 ton (169,00 persen). Sementara itu, produksi pada subround Januari– April mengalami penurunan sebesar 1.149 ton (-2,76 persen) dibandingkan dengan produksi pada subround yang sama tahun 2014 (year-on-year).

Selama periode Januari-Desember, pola panen jagung tahun 2014 sedikit berbeda dengan pola panen tahun 2015 dan 2013. Pada tahun 2014, puncak panen bergeser ke bulan Februari, yang pada tahun 2013 dan 2015 terjadi pada bulan Maret (Gambar 2).

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des

2013 1738 5395 8232 2269 1313 1862 2860 2174 557 295 287 151 2014 1137 7326 6431 1637 728 1332 2886 1312 499 301 189 244 2015 550 2736 8847 3338 646 1290 2533 1690 1121 416 356 422 0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000 10000 Ha

Gambar

 

2

(6)

Tabel 4

Perkembangan Luas panen, Produktivitas, dan Produksi Jagung Menurut Subround, 2013−2015 Uraian 2013 2014 2015 Perkembangan 2013−2014 2014−2015 Absolut % Absolut % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. Luas Panen (ha)

- JanuariApril 17.634 16.531 15.471 -1.103 -6,25 -1.060 -6,41 - MeiAgustus 8.209 6.258 6.159 -1.951 -23,77 -99 -1,58 - SeptemberDesember 1.290 1.233 2.315 -57 -4,42 1.082 87,75 - Januari−Desember 27.133 24.022 23.945 -3.111 -11,47 -77 -0,32 2. Produktivitas (ku/ha) - JanuariApril 25,47 25,14 26,12 -0,33 -1,30 0,98 3,90 - MeiAgustus 23,19 24,26 28,15 1,07 4,61 3,89 16,03 - SeptemberDesember 28,09 31,34 44,90 3,25 11,57 13,56 43,27 - Januari−Desember 24,91 25,23 28,46 0,32 1,30 3,23 12,80 3. Produksi (ton) - JanuariApril 44.917 41.557 40.408 -3.360 -7,48 -1.149 -2,76 - MeiAgustus 19.038 15.179 17.339 -3.859 -20,27 2.160 14,23 - SeptemberDesember 3.623 3.864 10.394 241 6,66 6.530 169,00 - Januari−Desember 67.578 60.600 68.141 -6.978 -10,33 7.541 12,44 Keterangan :

Bentuk hasil produksi jagung : Pipilan Kering

Tabel 5

5 Besar Kabupaten Kota Produsen Jagung di Provinsi Sulawesi Tenggara, 2015

Kabupaten  Produksi  Persentase 

(ton)  (1)  (2)  (3)  Muna  32.007  46,97  Buton  10.580  15,53  Bombana  6.973  10,23  Konsel  6.857  10,06 

(7)

4. PRODUKSI KEDELAI

produksi kedelai Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebanyak 12.799 ton biji kering, meningkat sebanyak 7.108 ton (124,90 persen) dibandingkan tahun 2014. Peningkatan produksi kedelai terjadi karena kenaikan luas panen seluas 2.809 hektar (55,31 persen) dan produktivitas sebesar 5,02 kuintal/hektar (44,81 persen).

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des

2013 85 707 567 382 201 351 198 328 81 134 335 366 2014 134 343 589 184 160 193 249 408 383 1049 977 410 2015 445 715 1161 734 138 7 264 543 882 2238 467 294 0 500 1000 1500 2000 2500 Ha

Gambar

 

3

(8)

Tabel 6

Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Kedelai Menurut Subround, 2013−2015 Uraian 2013 2014 2015 Perkembangan 2013−2014 2014−2015 Absolut % Absolut % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. Luas Panen (ha)

- JanuariApril 1.741 1.250 3.055 -491 -28,20 1.805 144,40 - MeiAgustus 1.078 1.010 952 -68 -6,31 -58 -5,74 - SeptemberDesember 916 2.819 3.881 1.903 207,75 1.062 37,67 - Januari−Desember 3.735 5.079 7.888 1.344 35,98 2.809 55,31 2. Produktivitas (ku/ha) - JanuariApril 9,56 10,06 13,78 0,50 5,27 3,72 36,98 - MeiAgustus 8,97 8,73 13,72 -0,24 -2,71 4,99 57,16 - SeptemberDesember 10,52 12,60 18,77 2,08 19,82 6,17 48,97 - Januari−Desember 9,63 11,20 16,23 1,57 16,30 5,03 44,91 3. Produksi (ton) - JanuariApril 1.664 1.257 4.209 -407 -24,45 2.952 234,84 - MeiAgustus 967 882 1.306 -85 -8,81 424 48,07 - SeptemberDesember 963 3.552 7.284 2.589 268,75 3.732 105,07 - Januari−Desember 3.595 5.691 12.799 2.096 58,30 7.108 124,90 Keterangan :

Bentuk hasil produksi kedelai : Biji Kering

Tabel 7

5 Besar Kabupaten Kota Produsen Jagung di Provinsi Sulawesi Tenggara, 2015

Kabupaten  Produksi  Persentase 

(ton)

(1)  (2) (3) 

Konsel  4.526  35,36 

Buton utara  3.239  25,31 

(9)

5. PRODUKSI UBI KAYU

Produksi ubi kayu Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2015 sebesar 175.095 ton umbi basah, mengalami kenaikan sebanyak 9 ton (0,01 persen) dibandingkan tahun 2014. Kenaikan produksi terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 0,56 kuintal/hektar (0,27 persen), meskipun luas panen mengalami penurunan sebesar 22 hektar (0,26 persen).

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des

2013 701 485 566 429 450 1044 674 932 1230 1013 851 599 2014 485 514 462 436 489 810 759 1149 1185 827 763 541 2015 493 444 405 639 616 624 744 1167 1164 992 592 518 0 200 400 600 800 1000 1200 1400 Ha

Gambar

 

4

(10)

Tabel 8

Perkembangan Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Kedelai Menurut Subround, 2013−2015 Uraian 2013 2014 2015 Perkembangan 2013−2014 2014−2015 Absolut % Absolut % (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. Luas Panen (ha)

- JanuariApril 2.181 1.897 1.981 -284 -13,02 84 4,43 - MeiAgustus 3.100 3.207 3.151 107 3,45 -56 -1,75 - SeptemberDesember 3.693 3.316 3.266 -377 -10,21 -50 -1,51 - Januari−Desember 8.974 8.420 8.398 -554 -6,17 -22 -0,26 2. Produktivitas (ku/ha) - JanuariApril 208,51 209,78 251,67 1,27 0,61 41,89 19,97 - MeiAgustus 202,00 208,79 207,82 6,79 3,36 -0,97 -0,46 - SeptemberDesember 196,54 206,07 182,96 9,53 4,85 -23,11 -11,21 - Januari−Desember 201,34 207,94 208,50 6,60 3,28 0,56 0,27 3. Produksi (ton) - JanuariApril 45.477 39.795 49.856 -5.682 -12,49 10.061 25,28 - MeiAgustus 62.621 66.958 65.484 4.337 6,93 -1.474 -2,20 - SeptemberDesember 72.582 68.333 59.755 -4.249 -5,85 -8.578 -12,55 - Januari−Desember 180.680 175.086 175.095 -5.594 -3,10 9 0,01 Keterangan :

Bentuk hasil produksi ubi kayu : Umbi Basah

Tabel 9

5 Besar Kabupaten Kota Produsen Jagung di Provinsi Sulawesi Tenggara, 2015

Kabupaten  Produksi  Persentase 

(ton)  (1)  (2)  (3)  Buton  57.304  32,73  Buton utara  23.821  13,6  Wakatobi  21.649  12,36  Muna  19.110  10,91 

Referensi

Dokumen terkait

Penurunan produksi padi diperkirakan terjadi karena tingkat produktivitas mengalami penurunan sebesar 2,46 kuintal/hektar (-3,98 persen), meskipun terjadi kenaikan pada luas panennya

Penurunan produksi diperkirakan terjadi karena penurunan luas panen seluas 29,07 ribu hektar (0,22 persen) dan produktivitas sebesar 0,71 kuintal/hektar (1,42 persen).

Kenaikan produksi tersebut terjadi karena adanya peningkatan luas panen seluas 171 hektar (13,68%), demikian juga dengan produktivitas yang mengalami kenaikan sebesar

Penurunan produksi disebabkan berkurangnya luas panen seluas 3 hektar (-17,65 persen), meskipun produktivitas mengalami sedikit kenaikan sebanyak 0,13 kuintal/hektar (1,19

Penurunan produksi terjadi karena luas panen turun sebesar 1 hektar (-5,88 persen) namun produktivitas kedelai di Provinsi Kepulauan Riau mengalami kenaikan

Peningkatan produksi Padi disebabkan oleh bertambahnya luas panen sebesar 56,92 ribu hektar (naik 5,79 persen) dan juga meningkatnya produktivitas sebesar 0,95 kuintal

Peningkatan produksi Padi disebabkan bertambahnya luas panen sebesar 69,46 ribu hektar (7,07 persen) dan juga meningkatnya produktivitas sebesar 0,70 kuintal per hektar

Peningkatan produksi Padi disebabkan bertambahnya luas panen sebesar 39,74 ribu hektar (4,04 persen) dan juga meningkatnya produktivitas sebesar 1,95 kuintal per hektar