• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER 2016 INFLASI 1,02 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER 2016 INFLASI 1,02 PERSEN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 1

No. 001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER

2016 INFLASI 1,02 PERSEN

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Bulan Desember 2016 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di Kota Tanjung dengan menggunakan perhitungan tahun dasar 2012=100, pada Desember 2016 terjadi inflasi sebesar 1,02 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 126,18 pada November 2016 menjadi 127,47 pada bulan Desember 2016. Laju kumulatif Tahun 2016 (Desember 2016 terhadap Desember 2015) Kota Tanjung mengalami inflasi sebesar 2,18 persen, sedangkan jika dilihat secara umum laju inflasi tahun ke tahun atau laju inflasi

year on year” (Desember 2015 terhadap Desember 2016) sebesar 2,18 persen. Sepuluh komoditas yang mendorong inflasi dan

penahan inflasi pada bulan Desember 2016 yang ditunjukkan pada Tabel 1 dan Tabel 2.

Di kota Tanjung, pada bulan Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 1,02 persen. Laju inflasi kumulatif Tahun

2016 (Desember 2016 terhadap Desember 2015) terjadi inflasi sebesar 2,18 persen dan laju inflasi “year on year” (Desember

2016 terhadap Desember 2015) adalah 2,18 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi di Kota Tanjung antara lain: kol putih/kubis, terong panjang, cabai rawit, kacang panjang, cabai merah, daging ayam ras, peda, telur ayam ras, jagung manis, dan buncis. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain: bayam, emping mentah, celana panjang jeans, sawi hijau, seng, apel, kangkung, tomat sayur, ketimun, dan pepaya.

Inflasi di Kota Tanjung terjadi karena adanya kenaikan indeks harga secara umum yang ditunjukkan pada kelompok Bahan Makanan sebesar 3,46 persen, kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,46 persen, kelompok Kesehatan 0,86 persen, dan kelompok Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,14 persen. Penurunan indeks harga dialami oleh kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,05 persen kelompok Sandang sebesar 0,81 persen. Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan yaitu dan kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga.

Menurut komponennya,barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Desember 2016 Kota Tanjung mengalami inflasi sebesar 0,21 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 3,61 persen, dan komponen inti (core inflation) mengalami deflasi sebesar 0,20 persen.

(2)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 2

Tabel 1 Sepuluh Komoditas Pendorong Inflasi Kota Tanjung Bulan Desember 2016

Adapun komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil terhadap deflasi tertinggi di Kota Tanjung bulan Desember 2016, ditunjukkan pada tabel 2.

Tabel 2 Sepuluh Komoditas Penahan Inflasi Kota Tanjung Bulan Desember 2016

No Komoditas Persentase Perubahan Harga Andil Inflasi

(1) (2) (3) (4) 1 KOL PUTIH/KUBIS 57,89 0,0656 2 TERONG PANJANG 56,25 0,0761 3 CABAI RAWIT 48,11 0,1612 4 KACANG PANJANG 46,66 0,3117 5 CABAI MERAH 30,09 0,0393

6 DAGING AYAM RAS 27,12 0,4128

7 PEDA 21,43 0,0119

8 TELUR AYAM RAS 16,05 0,0768

9 JAGUNG MANIS 14,28 0,0781

10 BUNCIS 12,91 0,0122

No Komoditas Persentase Perubahan Harga Andil Inflasi

(1) (2) (3) (4)

1 BAYAM -31,43 -0,1373

2 EMPING MENTAH -15,62 -0,0048

3 CELANA PANJANG JEANS -13,54 -0,0119

4 SAWI HIJAU -12,50 -0,0435 5 SENG -12,36 -0,011 6 APEL -11,03 -0,0677 7 KANGKUNG -10,28 -0,0363 8 TOMAT SAYUR -9,53 -0,0242 9 KETIMUN -7,69 -0,0099 10 PEPAYA -6,90 -0,0054

(3)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 3

Menurut komponennya,barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum di bulan Desember 2016 Kota Tanjung mengalami inflasi sebesar 0,21 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 3,61 persen dan komponen inti (core inflation) mengalami inflasi sebesar 0,20 persen.

Tabel 3 Laju Inflasi Kota Tanjung Bulan Desember 2016 Menurut Komponen

1)Persentase IHK Desember 2016 terhadap IHK bulan sebelumnya 2)Persentase IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015 3)Persentase IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015

Tabel 4 Laju Inflasi di Kota Tanjung Bulan Desember 2016, Inflasi Kumulatif 2016 dan Inflasi Tahun ke Tahun 2016

Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

1)Persentase IHK Desember 2016 terhadap IHK bulan sebelumnya 2)Persentase IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015 3)Persentase IHK Desember 2016 terhadap IHK Desember 2015

Andil/sumbangan dari kelompok pengeluaran tersebut dapat dilihat pada tabel 4 dan diilustrasikan dengan Grafik 1 berikut. Kelompok Pengeluaran IHK Desember 2016 IHK Desember 2015 Inflasi Desember 2016 1) Inflasi Tahun Kalender 2) Inflasi Tahun ke Tahun 3) Andil Inflasi Desember 2016 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Umum 127,47 124,75 1,02 2,18 2,18 1,02 Diatur Pemerintah 114,52 116,27 0,21 -1,51 -1,51 0,03 Bergejolak (Volatile) 146,78 141,70 3,61 3,59 3,59 0,86 Inti (Core) 124,17 121,12 0,20 2,52 2,52 0,13 No Kelompok Pengeluaran IHK Desember 2016 IHK Desember 2015 Inflasi Desember 2016 1) Inflasi Tahun Kalender 2) Inflasi Tahun ke Tahun 3) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Umum 127,47 124,75 1,02 2,18 2,18 1. Bahan Makanan 144,76 139,99 3,46 3,41 3,41

2. Makanan Jadi, Minuman,

Rokok, dan Tembakau 141,05 133,48 0,46 5,67 5,67

3. Perumahan, Air, Listrik,

Gas, dan Bahan Bakar 114,06 113,80 -0,05 0,23 0,23

4. Sandang 114,51 113,38 -0,81 1,00 1,00

5. Kesehatan 124,87 119,38 0,86 4,60 4,60

6. Pendidikan, Rekreasi,

dan Olah Raga 120,79 121,07 0,00 -0,23 -0,23

7. Transport, Komunikasi,

(4)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 4

Grafik 1 Laju Andil Inflasi Kota Tanjung Desember 2016

Grafik 2 Inflasi/Deflasi Kota Tanjung Tahun 2014 - 2015

(5)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 5

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Bahan Makanan

Kelompok Bahan Makanan pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 3,46 persen.Terjadi kenaikan indeks dari

139,92pada November 2016 menjadi 144,76 pada Desember 2016. Dari 11 Sub Kelompok dalam Kelompok Bahan Makanan,

pada bulan ini 7 Sub Kelompok mengalami inflasi dan 4 Sub Kelompok yang mengalami deflasi. Sub Kelompok yang mengalami inflasi adalah Daging dan Hasil-hasilnya sebesar 18,51 persen, Ikan Segar sebesar 2,47 persen, Ikan Diawetkan sebesar 4,53 persen, Telur, Susu, dan Hasil-hasilnya sebesar 4,09 persen, Sayur-sayuran sebesar 7,67 persen, Bumbu-bumbuan sebesar 7,19 persen, dan Lemak dan Minyak sebesar 0,38 persen. Adapun Kelompok Bahan Makanan yang mengalami deflasi adalah Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya sebesar 2,47 persen, Kacang-kacangan sebesar 0,06 persen, Buah-buahan sebesar 1,94 persen, dan Bahan Makanan Lainnya sebesar 3,32 persen. Kelompok ini pada Desember 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 3,46 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau

Kelompok ini pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,46 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 140,40 pada November 2016 menjadi 141,05 pada Desember 2016 Dari 3 Sub Kelompok dalam Kelompok ini 2 Sub Kelompok mengalami inflasi dan 1 Sub Kelompok tidak mengalami perubahan. Sub Kelompok Makanan Jadi mengalami inflasi sebesar 0,62 persen dan Sub Kelompok Tembakau dan Minuman Beralkohol mengalami inflasi sebesar 0,27 persen. Sedangkan Sub Kelompok Minuman yang Tidak Beralkohol tidak mengalami perubahan. Kelompok ini secara keseluruhan memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 0,46 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada Desember 2016 mengalami deflasi sebesar 0,05 persen atau terjadi penurunan indeks dari 114,12 pada November 2016 menjadi 114,06 pada Desember 2016. Dari 4 Sub Kelompok yang ada pada Kelompok ini, 2 Sub Kelompok mengalami inflasi, dan 2 Sub Kelompok tidak mengalami perubahan. Inflasi terjadi pada Sub Kelompok Bahan Bakar, Penerangan, dan Air sebesar 0,13 persen dan Penyelenggaraan Rumah Tangga sebesar 0,17 persen. Deflasi terjadi pada Sub Kelompok Biaya Tempat Tinggal sebesar 0,18 persen. Sedangkan pada Sub Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga tidak mengalami Perubahan. Pada Desember 2016 Kelompok ini secara umum memberikan sumbangan/andil deflasi sebesar 0,05 persen.

4. Sandang

Kelompok Sandang pada Desember 2016 mengalami deflasi sebesar 0,81 persen atau terjadi penurunan indeks dari

115,45pada November 2016 menjadi 114,51 pada Desember 2016. Dari 4 Sub Kelompok ini, 3 Sub Kelompok mengalami deflasi

dan 1 Sub Kelompok lainnya tidak mengalami perubahan. Deflasi terjadi pada Sub Kelompok Sandang Wanita sebesar 0,68 persen, Sub Kelompok Sandang Anak-anak sebesar 0,63 persen, dan Sub Kelompok Barang Pribadi dan Sandang Lain sebesar 1,94 persen. Sedangkan Sub Kelompok Sandang Laki-laki tidak mengalami perubahan. Kelompok ini pada Desember 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan/andil deflasi sebesar 0,81 persen.

(6)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 6

5. Kesehatan

Kelompok Kesehatan pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,86 persen atau terjadi kenaikan indeks dari

123,80pada November 2016 menjadi 124,87pada Desember 2016. Dari 4 Sub Kelompok ini semua hanya 1 Sub Kelompok yang

mengalami inflasi dan 3 Sub Kelompok lainnya tidak mengalami perubahan. Inflasi terjadi pada Sub Kelompok Jasa Kesehatan. Sedangkan Sub Kelompok Obat-obatan, Jasa Perawatan Jasmani, dan Perawatan Jasmani dan Kosmetika tidak mengalami perubahan. Kelompok ini pada Desember 2016 secara keseluruhan memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 0,86 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga

Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga pada Desember 2016 tidak mengalami perubahan atau tidak terjadi perubahan indeks dari November dan Desember 2016 yaitu 120,79. Dari 5 Sub Kelompok semua Sub Kelompok tidak mengalami perubahan. Pada Desember 2016 Kelompok ini memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 0,00 persen.

7. Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan

Kelompok Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan pada Desember 2016 mengalami inflasi sebesar 0,14 persen. Terjadi kenaikan indeks dari 106,85 pada Bulan November 2016 menjadi 107,00 pada Desember 2016. Dari 4 Sub Kelompok 3 Sub Kelompok mengalami inflasi dan 1 Sub Kelompok tidak mengalami perubahan. Sub Kelompok Transport mengalami inflasi sebesar 0,16 persen, Sub Kelompok Komunikasi dan Pengiriman mengalami inflasi 0,16 persen, dan Sub Kelompok Sarana dan Penunjang Transport mengalami inflasi 0,13 persen. Sedangkan Sub Kelompok Jasa Keuangan tidak mengalami perubahan. Kelompok ini pada Desember 2016 memberikan sumbangan/andil inflasi sebesar 0,14 persen.

PERBANDINGAN INFLASI ANTAR KOTA

Pada Desember 2016 terjadi inflasi sebesar 1,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 127,47. Dari 82 kota IHK tercatat 78 kota mengalami inflasi dan 4 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Lhokseumawe sebesar 2,25 persen dengan IHK 124,94 dan inflasi terendah terjadi di kota Padangsidimpuan dan kota Tembilahan sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing sebesar 125,36 dan 129,89. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di kota Manado sebesar 1,52 persen dengan IHK 125,64 dan terendah terjadi di kota Tegal sebesar 0,09 persen dengan IHK 122,49.

PERBANDINGAN ANTAR KOTA DI KALIMANTAN

Dari kota-kota IHK di wilayah pulau Kalimantan, semua kota mengalami inflasi, inflasi tertinggi terjadi di kota Sampit sebesar 1,30 persen dengan IHK 126,99 dan inflasi terendah di kota Tarakan sebesar 0,41 persen dengan IHK 136,60.

(7)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 7

Tabel 5 Perbandingan Indeks dan Inflasi/Deflasi Desember 2016 Kota-Kota di Pulau Kalimantan (2012=100)

No Kota IHK Inflasi Desember

2016 (%) Inflasi Tahun Kalender Inflasi Tahun ke Tahun (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 SAMPIT 126,99 1,30 2,46 2,46 2 PALANGKARAYA 123,35 1,28 1,91 1,91 3 BALIKPAPAN 131,58 1,26 4,13 4,13 4 TANJUNG 127,47 1,02 2,18 2,18 5 PONTIANAK 134,80 0,93 3,88 3,88 6 SAMARINDA 128,83 0,87 2,83 2,83 7 SINGKAWANG 125,54 0,83 2,58 2,58 8 BANJARMASIN 126,28 0,82 3,68 3,68 9 TARAKAN 136,60 0,41 4,31 4,31

(8)

Berita Resmi Statistik No.001/63/09 Th. IV, 05 Januari 2017 8 Kelompok/Sub kelompok IHK Desember 2015 IHK Desember 2015 IHK Desember 2016 % perubahan terhadap November 2016 Tahun Kalender Year on Year (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U M U M / T O T A L 124,75 124,75 127.47 1.02 2.18 2.18 BAHAN MAKANAN 139,99 139,99 144.76 3.46 3.41 3.41

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 151,08 151,08 155.41 -2.47 2.87 2.87

Daging dan Hasil-hasilnya 108,02 108,02 139.28 18.51 28.94 28.94

Ikan Segar 123,77 123,77 115.42 2.47 -6.75 -6.75

Ikan Diawetkan 123,48 123,48 127.82 4.53 3.51 3.51

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 115,05 115,05 116.29 4.09 1.08 1.08

Sayur-sayuran 247,30 247,30 210.64 7.67 -14.82 -14.82

Kacang - kacangan 118,72 118,72 117.39 -0.06 -1.12 -1.12

Buah - buahan 118,06 118,06 121.59 -1.94 2.99 2.99

Bumbu - bumbuan 158,15 158,15 236.15 7.19 49.32 49.32

Lemak dan Minyak 111,27 111,27 117.54 0.38 5.63 5.63

Bahan Makanan Lainnya 106,54 106,54 126.51 -3.32 18.74 18.74

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 133,48 133,48 141.05 0.46 5.67 5.67

Makanan Jadi 138,44 138,44 147.57 0.62 6.59 6.59

Minuman yang Tidak Beralkohol 117,40 117,40 122.32 0.00 4.19 4.19

Tembakau dan Minuman Beralkohol 130,50 130,50 135.33 0.27 3.70 3.70

PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BAHAN BAKAR 113,80 113,80 114.06 -0.05 0.23 0.23

Biaya Tempat Tinggal 114,00 114,00 113.94 -0.18 -0.05 -0.05

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 110,33 110,33 110.27 0.13 -0.05 -0.05

Perlengkapan Rumahtangga 120,50 120,50 121.01 0.17 0.42 0.42 Penyelenggaraan Rumahtangga 114,94 114,94 117.61 0.00 2.32 2.32 SANDANG 113,38 113,38 114.51 -0.81 1.00 1.00 Sandang Laki-laki 112,67 112,67 112.41 0.00 -0.23 -0.23 Sandang Wanita 122,97 122,97 123.35 -0.68 0.31 0.31 Sandang Anak-anak 109,57 109,57 111.03 -0.63 1.33 1.33

Barang Pribadi dan Sandang Lain 108,88 108,88 111.73 -1.94 2.62 2.62

KESEHATAN 119,38 119,38 124.87 0.86 4.60 4.60

Jasa Kesehatan 113,80 113,80 122.41 2.26 7.57 7.57

Obat-obatan 115,20 115,20 120.32 0.00 4.44 4.44

Jasa Perawatan Jasmani 122,40 122,40 136.69 0.00 11.67 11.67

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 125,15 125,15 126.81 0.00 1.33 1.33

PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OLAH RAGA 121,07 121,07 120.79 0.00 -0.23 -0.23

Pendidikan 135,22 135,22 135.22 0.00 0.00 0.00

Kursus-kursus / Pelatihan 100,00 100,00 100.00 0.00 0.00 0.00

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 106,64 106,64 107.12 0.00 0.45 0.45

Rekreasi 113,89 113,89 112.58 0.00 -1.15 -1.15

Olahraga 104,27 104,27 104.66 0.00 0.37 0.37

TRANSPORT, KOMUNIKASI, DAN JASA KEUANGAN 110,85 110,85 107.00 0.14 -3.47 -3.47

Transport 114,90 114,90 109.48 0.16 -4.72 -4.72

Komunikasi Dan Pengiriman 89,50 89,50 87.48 0.16 -2.26 -2.26

Sarana dan Penunjang Transport 134,45 134,45 135.17 0.13 0.54 0.54

Gambar

Tabel 2 Sepuluh Komoditas Penahan Inflasi Kota Tanjung Bulan Desember 2016
Tabel 4 Laju Inflasi di Kota Tanjung Bulan Desember 2016, Inflasi Kumulatif 2016 dan Inflasi Tahun ke Tahun 2016   Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)
Grafik 1 Laju Andil Inflasi Kota Tanjung Desember 2016
Tabel 5 Perbandingan Indeks dan Inflasi/Deflasi Desember 2016 Kota-Kota di Pulau Kalimantan (2012=100)

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan inflasi yang disebabkan kenaikan harga dtunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok makanan jadi minuman rokok dan tembakau sebesar 0,13 persen,

Inflasi yang disebabkan terjadinya kenaikan harga ditunjukkan dengan terjadinya kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 2,77 persen; kelompok transportasi,

kenaikan harga barang dan jasa yang ditunjukkan oleh kenaikan semua angka indeks yaitu pada kelompok bahan makanan 1,05 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan

Inflasi terjadi terutama disebabkan karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan 1,18 persen; kelompok makanan

9 Inflasi Kota Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 4,26 persen, kelompok makanan jadi, minuman,

; Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok barang dan jasa sebagai berikut : kelompok makanan jadi, minuman, rokok

 Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks yang cukup signifikan pada kelompok bahan makanan sebesar 2,68 persen; kelompok

Dengan terjadinya kenaikan indeks harga sebesar 0,05 persen berarti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada bulan ini telah mendorong terjadinya inflasi