• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan Kadar Ion Kalsium Yang Terlepas Dari Permukaan Enamel Gigi Antara Perendaman Dengan Larutan Teh, Kopi, Dan Kopi Susu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbedaan Kadar Ion Kalsium Yang Terlepas Dari Permukaan Enamel Gigi Antara Perendaman Dengan Larutan Teh, Kopi, Dan Kopi Susu"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN KADAR ION KALSIUM YANG TERLEPAS

DARI PERMUKAAN ENAMEL GIGI ANTARA

PERENDAMAN DENGANLARUTAN TEH,

KOPI, DAN KOPI SUSU

SKRIPSI

Oleh:

THERESIA MARPAUNG NIM: 130600132

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan di hadapan tim penguji

Medan, 21 Juni 2017

Pembimbing Tanda tangan

Yendriwati, drg., M.Kes. ………

(3)

TIM PENGUJI SKRIPSI

Skripsi ini telah dipertahankan di hadapan tim penguji pada tanggal 21 Juni 2017

TIM PENGUJI

KETUA : Yendriwati, drg., M.Kes.

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kasih, berkat, karunia, dan kekuatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi pada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.

Dengan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada Yendriwati, drg., M.Kes selaku dosen pembimbing skripsi yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membimbing penulis serta memberikan dorongan, motivasi, dan semangat hingga penulisan skripsi ini selesai. Ucapan terima kasih yang tidak terkira penulis haturkan kepada kedua orang tua terkasih, Bapak Walter Marpaung dan Mama Tiolina Datubara yang telah membesarkan, mendidik, dan membimbing, juga kepada abang-abang dan kakak tercinta Edison Marpaung, Richardo Marpaung, dan Wati Marpaung, terima kasih karena memberikan kasih sayang yang tak terbalas, doa, semangat, dan dukungannya selama ini sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan ini.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapat bimbingan, dukungan, motivasi, serta doa dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. DR. Trelia Boel, drg., M.Kes., Sp.RKG (K) selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Ameta Primasari, drg., M.DSc., M.Kes selaku Ketua Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.

3. Minasari, drg., MM sebagai Sekretaris Departemen Biologi Oral FKG USU, Yumi Lindawati, Lisna Unita, drg., M.Kes, drg. M.DSc., Rehulina Ginting, drg., M.Si selaku Staf Pengajar Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran Gigi USU, Ibu Ngaisah dan Kak Dani selaku Staf Departemen Biologi Oral karena selalu

(5)

bersedia membantu penulis dalam hal administrasi, memotivasi, dan memberikan saran selama penyelesaian skripsi ini.

4. Armia Syahputra, drg., Sp. Perio selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah membimbing dan mengarahkan penulis selama menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi USU.

5. Kak Yade dan Kak Devi selaku Staf Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi USU yang membantu peneliti melakukan pengujian sampel dalam penelitian.

6. Teman-teman seperjuangan yang melaksanakan penulisan skripsi di Departemen Biologi Oral Fakultas Kedokteran USU : Elisabeth, Lilia,Michael, Andy, Chandra, Cynthia, Dheyna, Fariza, Fauzi, Natasya, Safriani, Ughasini, Yolanda dan Kak Santi atas dukungan dan bantuannya selama pengerjaan skripsi, kepada sahabat-sahabat terbaik penulis : Mustika, Luciany, Devina, Roselyn,Kak Mary, Kak Santy, Kak Nevi, Yasinta, Kak Mawar, dan teman-teman angkatan 2013 FKG USU yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Terima kasih atas bantuan, doa, dan dukungan sahabat-sahabat sekalian.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas kebaikan dan memberikan kemudahan kepada kita. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari semua pihak sangat diharapkan untuk ke depannya. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat menjadi sumbangan pikiran yang berguna bagi fakultas, pengembangan ilmu kedokteran gigi dan masyarakat.

Medan, 24Juli 2017 Penulis,

(6)

6

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN... ii

KATA PENGANTAR ... iii

1.2 Perumusan Masalah Penelitian ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 4

(7)

3.3.1 Populasi Penelitian ... 24

3.3.2 Sampel Penelitian ... 24

3.3.3 Besar Sampel ... 25

3.4 Kriteria Inklusi dan Eksklusi ... 25

3.4.1 Kriteria Inklusi ... 25

3.4.2 Kriteria Eksklusi ... 25

3.5Variabel Penelitian ... 26

3.5.1 Variabel Bebas ... 26

3.5.2 Variabel Tergantung ... 26

3.5.3 Variabel Terkendali ... 26

3.5.4 Variabel Tidak Terkendali... 27

3.6 Defenisi Operasional Penelitian ... 28

3.7 Bahan dan Alat Penelitian ... 30

3.7.1 Bahan Penelitian ... 30

3.7.2 Alat Penelitian ... 30

3.8 Prosedur Penelitian ... 31

3.8.1 Persiapan Sampel Gigi ... 31

3.8.2 Persiapan Larutan Perendaman ... 31

3.8.3 Pengukuran Kalsium dalam Minuman ... 31

3.8.4 Perendaman Sampel ... 32

3.8.5 Analisa Kuantitatif Ion Kalsium dengan SSA ... 32

BAB 4 HASIL PENELITIAN ... 33

4.1 Jumlah Ion Kalsium yang Terlepas dari Permukaan Enamel Gigi setelah Perendaman selama 5 Menit dengan Larutan Teh, Kopi, dan Kopi Susu ... 33

4.2 Perbedaan Ion Kalsium yang Terlepas dari Permukaan Enamel Gigi antara Perendaman Selama 5 Menit dengan Larutan Teh, Kopi, dan Kopi Susu ... 35

BAB 5 PEMBAHASAN ... 37

5.1 Ion Kalsium yang Terlepas dari Permukaan Enamel Gigi setelah Perendaman selama 5 Menit dengan Larutan Teh, Kopi, dan Kopi Susu ... 37

5.2 Perbedaan Kadar Ion Kalsium yang Terlepas dari Permukaan Enamel Gigi antara Perendaman selama 5 Menit dengan Larutan Teh, Kopi, dan Kopi Susu ... 40

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ... 42

DAFTAR PUSTAKA ... 43 LAMPIRAN

(8)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman 1. Nilai pH pada beberapa jenis makanan dan minuman yang

mengandung zat asam ... 17 2. Hasil uji One Way Anova nilai rerata dan standar deviasi

kadar ion kalsium yang terlepas dari permukaan enamel gigi

pada perendaman selama 5 menit dari setiap kelompok ... 34 3. Hasil uji Post Hoc LSD perbedaan kadar ion kalsium

yang terlepas dari permukaan enamel gigi pada perendaman

selama 5 menit antar kelompok... 36

(9)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman 1. Anatomi gigi (a) premolar satu maksila (b) premolar dua maksila ... 6 2. Tampilan Scanning Electron Microscope kristal hidroksiapatit

(a)potongan longitudinal; (b)potongan transversal ... 8 3. Karies merupakan penyakit multifaktorial yang disebabkan

faktor host, agen, substrat, dan waktu ... 10 4. Spektrofotometer Serapan Atom ... 19 5. (a) Bahan Penelitian;(b) Alat Penelitian, (c) Spektrofotometer

Serapan Atom ... 30 6. Grafik rerata kadar ion kalsium yang terlepas dari permukaan

enamel gigi setelahperendaman selama 5 menit dengan larutan

teh, kopi, dan kopi susu ... 35

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

1. Skema Alur Pikir 2. Skema Alur Penelitian

3. Lembar Pemeriksaan Sampel Gigi 4. Lembar Penjelasan

5. Surat Pernyataan Persetujuan 6. Surat Komisi Etik

7. Surat Keterangan dari Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi USU 8. Hasil Jumlah Pelepasan Ion Kalsium

9. Hasil Uji Statistik

Referensi

Dokumen terkait

asam dapat mengakibatkan pelepasan kalsium dari permukaan enamel gigi. Kebiasaan orang dewasa ini selain minum minuman ringan yang dingin dibarengi. dengan memakan makanan yang

Hasil penelitian mengenai perbedaan kekerasan permukaan enamel gigi setelah perendaman dalam jus buah dan larutan vitamin C membuktikan bahwa ada perbedaan kekerasan permukaan

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan perendaman basis gigitiruan resin akrilik polimerisasi panas dalam larutan kopi dan teh terhadap kekuatan

Perendaman resin komposit nano dalam seduhan teh hitam dan kopi terhadap kekasaran permukaan, menunjukkan bahwa resin komposit nano yang direndam dalam kopi

5 Hasil uji LSD nilai kekerasan enamel setelah direndam dalam susu sapi dan saliva buatan pada masing-masing.

Terdapat perbedaan signifikan antara nilai kekerasan enamel gigi pada perendaman dengan susu sapi dan saliva buatan pada masing-masing waktu perendaman (p<0,05) dimana pada

Sehingga pada saat proses demineralisasi terjadi, ion fosfat dan ion kalsium yang dihasilkan oleh CPP-ACP akan ditempatkan pada permukaan gigi, masuk ke dalam enamel rod dan akan

perendaman basis gigitiruan RAPP dalam larutan kopi dan teh terhadap kekuatan. impak