• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN EKONOMI SULAWESI TENGAH TRIWULAN II TAHUN 2014"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  4  menunjukkan  bahwa  nilai  nominal  PDRB  terbesar  digunakan  untuk  konsumsi  rumah  tangga,  yaitu  mencapai  Rp  9.726  milyar  atau  61,41  persen  terhadap  total  PDRB

Referensi

Dokumen terkait

Atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto yang terbesar pada triwulan III-2013 adalah sektor pertanian sebesar 5,09 triliun rupiah, kemudian

Dari PDRB atas dasar harga berlaku sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto terbesar pada triwulan II-2014 adalah sektor pertanian sebesar 7,8 triliun,

Atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto yang terbesar pada triwulan I tahun 2007 adalah sektor jasa-jasa sebesar Rp 1,505 triliun; kemudian sektor

Pada triwulan I/2011, sektor ekonomi yang memiliki peranan terbesar adalah masih sektor pertanian sebesar 41,31 persen, kemudian sektor jasa-jasa sebesar 16,19

Berdasarkan Tabel 3, PDRB menurut sektor ekonomi/lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan IV-2013 bila diurutkan mulai dari yang terbesar adalah

Atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto yang terbesar pada triwulan I-2013 adalah sektor pertambangan dan penggalian sebesar 4,56 triliun

Pada tabel 5, atas dasar harga berlaku, komponen pengeluaran yang menunjukkan nilai tambah bruto terbesar pada triwulan III tahun 2013 adalah komponen ekspor barang dan jasa sebesar

Atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang menunjukkan perubahan nilai tambah bruto terbesar pada triwulan II tahun 2011 adalah jasa-jasa sebesar Rp 129,73