BAB III PEMBAHASAN
III.1 Gambaran umum perusahaan III.1. Sejarah Perusahaan
TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) didirikan oleh Bapak H. Soeprapto, pada tahun 1990. PT. TIKI Jalur Nugraha Ekakurir memulai kegiatan usahanya berpusat pada kegiatan kebapeanan atau impor kirim barang atau dokumen serta pengantarnya dari luar negeri ke Indonesia. Lingkup bisnis yang di jalani oleh PT. TIKI JNE adalah pengiriman (courier), penyimpanan dan pendistribusian (logistic dan distribution ), transportasi (moving, trucking, air sea cargo), kebapean (costum clereance), penjemputan bandara (escort service), pengiriman uang (money transfer).
PT. TIKI JNE berpusat di Jakarta dengan memiliki kantor cabang di kota-kota besar di Indonesia antara lain: Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Batam, Medan, Palembang, Cilegon, Bandar Lampung, Balikpapan, Banjarmasin, Surabaya, Pontianak, Kendari, Makassar, Denpasar.
Pada tahun 19
91 PT TIKI JNE mengadakan International Network, tahun 1993 mengadakan Domestic Network , tahun 1994 melakukan cash
counter, 1996 mempunyai agent counter, 1997 Launch logistic and distribution service, 1998 Launch special service (SS), Agustus 2000 logo Launch JNE present, 2003 Launch yes service, 2004 mendapatkan ISO 9001-2000 certificate, 2005 launch JNE diplomat service, 2006 mendapatkan super brand award, 2007 mendapat 150 certificate renewal.
PT. TIKI JNE Solo merupakan cabang dari PT. TIKI JNE Jakarta, PT. TIKI JNE Solo dipimpin oleh Bapak Bambang Widiatmoko yang pernah menjabat di beberapa cabang PT. TIKI JNE Di kota lain yaitu:
1. Kepala cabang Jakarta
2. Sales dan Marketing JNE Jakarta 3. Kepala cabang Balikpapan 4. Kepala cabang Solo
III.2. Lokasi Perusahaan
PT TIKI JNE Solo didirikan di Colomadu tepatnya beralamat di Jalan Adi Sucipto NO. 19 Colomadu. Lokasinya berada di pinggir Jalan Adi Sucipto menuju bandara Adi Sumarmo dekat dengan kota maupun bandara. Lokasinya strategis dan mudah dijangkau.
Dalam mendirikan perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa aspek untuk menentukan lokasi yang tepat sehingga dapat menunjang perkembangan perusahaan tersebut. Alasan pemilihan lokasi ditempat ini berdasarkan aspek sebagai petimbangan, yang antara lani adalah:
a. Aspek Ekonomi
Disekitar lokasi pada PT. TKI JNE Solo terdapat pula perusahaan lain yang bergerak pada bidang yang sama hal ini dapat mempermudah dalam menarik konsumen karena pada daerah tersebut terdapat perusahaan-perusahaan yang memberikan pelayanan jasa seperti yang dimiliki oleh PT. TIKI JNE Solo dan secara langsung maupun tidak kemungkinan adanya komunitas lain yang belum disentuh perusahaan lain dan dapat memberikan kesempatan untuk PT. TIKI JNE Solo mengembangkan sayap bisnisnya di kota Solo dan daerah sekitarnya.
b. Aspek Tenaga Kerja
Dalam mengatasi masalah ketenaga kerjaan PT. TIKI JNE memanfaatkan sumber daya manusia yang berasal di daerah Solo dan sekitarnya hal ini sekaligus dapat membantu pemerintah dalam menekan tingkat pengangguran dan dapat pula memberikian lapangan pekerjaan untuk masyarakat Solo.
c. Aspek Transportasi
Lokasi PT. TIKI JNE berada di pinggir jalan Adi Sucipto yang merupakan akses menuju Solo dari Bandara yang mempermudah pendistribusian barang-barang yang akan dikirim kepada konsumen yang melalui pesawat udara. PT TIKI JNE berada di daerah yang cukup strategis dengan berdiri dekat dengan jalanya sekaligus dapat dengan mudah dijangkau.
d. Aspek Historis
Kota Solo terkenal dengan perkembangan garmentnya dan telah banyak terdapat perusahaan-perusahaan baru baik secara skala kecil maupun skala besar yang membutuhkan mereka dan ini merupakan awal naik untuk pengembangan usaha dalam mencapai ketingkat yang lebih lanjut.
e. Aspek Masa Depan
Dalam hal aspek masa depan untuk kemungkinan perkembangan perusahaan dapat dikatakan cukup berpotensi, karena masih banyak peluang-peluang yang belum tersentuh oleh perusahaan lain. Untuk adanya kemungkinan bertambahnya kebutuhan perorangan yang meningkat menjadi bagian dari PT.
TIKI JNE dengan cara mendirikan counter-counter JNE atau biasa dilakukan dengan menjadi perwakilan dari PT. TIKI JNE dalam hal melayani konsumen.
III.3. Visi dan Misi Perusahaan
Seperti badan usaha pada umumnya PT. TIKI JNE Solo dalam pendirianya dan dalam perkembanganya tidak dapat lepas dari visi dan misinya. Dan visi PT. TIKI JNE Solo adalah dapat menjadi perusahaan dengan standar Internasional di bidang jasa distribusi yang mampu melayani kebutuhan segenap lapisan masyarakat dan dapat diterima menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dan misi perusahaan adalah sebagai berikut:
a. Memadukan jasa pengiriman, kepabean, pendistribusian dalam satu sistem yang terintegrasi secara efektif dan fleksibel.
b. Mendaya gunakan jaringan dan infrakstruktur yang dimiliki sebagai konstribusi pada perputaran roda ekonomi dengan didukung SDM yang profesional dan memiliki integrasi moral yang tinggi.
c. Memanfaatkan perkembangan teknologi informasi secara tepat guna.
d. Mendorong pertumbuhan usaha yang berkesinambungan dalam rangka mencapai kesejahteraan karyawan dan senantiasa meningkatkan tanggung jawab sosial.
III.4. Filosofi Logo
Gambar 3.1
Logo JNE Ekspress Surakarta
Sumber : PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE Express) Cabang Solo
Dari logo JNE terdapat garis dimulai dari datar dan kecil (awal) dan besar meruncing (akhir) diartikan sebagai usaha yang dimulai dari awal (starting point) yang datar dan kecil berkembang menjadi besar dengan selalu memperhatikan ketajaman dan kakuratan (gambar garis meruncing) atau dengan kata lain peningkatan kualitas dan kuantitas yang baik. Warna merah mencerminkan semangat, kekuatan, dinamis, dan amisi yang terus meningkat.
Garis yang melengkung mengartikan fleksibilitas, dan juga mencerminkan jalur dan jaringan yang luas dan sesuai dengan visi yang junjung oleh perusahaan. Garis melengkung yang menembus
anugerah dari Allah SWT yang sampai ini masih bertahan dan berkembang untuk terus memperkuat posisi perusahaan. Dan jika logo itu diputar 45° keatas maka garis melengkung pada warna merah akan berubah bentuk menjadi angka satu atau biasa disebut
dengan eka dengan harapan dapat sesuai dengan ide dasar untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan juga dalam dunia internasional. Dengan satu garis melengkung yang mempunyai banyak arti serta dari nama perusahaan tersebut mencerminkan suatu efektifitas, efisiensi, dan fleksibilitas serta dapat sejalan dengan misi perusahaan. Dengan berbekal motto perusahaan dapat lebih memperkuat tampilan logo sebagai suatu perusahaan jasa kurir. Keseimbangan dan kejujuran merupakan unsur terpenting dalam menjalankan sebuah usaha dengan tujuan dapat menata dengan baik menghasilkan output yang maksimal untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat yang merupakan unsur terpenting dalamp sebuah perusahaan jasa kurir.
III.5. Jenis-jenis Layanan PT. TIKI JNE
Dalam rangka memberikan yang terbaik untuk konsumenya, maka perusahaan menyediakan beberapa layanan diantaranya sebagai berikut ini:
1. Jasa layanan kurir intra kota (Intra City)
Adalah layanan penjemputan dan pengiriman barang yang diberikan kepada pelanggan yang ruang lingkupnya hanya dalam satu kota.
Jenis layanan yang diberikan antara lain:
a. Regular (Pengantaran dalam waktu 2-5 hari) kecuali hari minggu dan libur.
b. Urgent (Pengantaran 1 hari)
c. Top Urgent (Pengantaran dalam hari yang sama) 2. Layanan kurir dalam negeri (Domestic Courier)
Adalah layanan penjemputan dan pengiriman yang diberikan kepada pelanggan dengan lingkup seluruh wilayah Indonesia, dengan jenis layanan yang diberikan antara lain:
a. Special Service (SS)
Adalah layanan pengiriman dengan waktu penyampaian pada hari yang sama atau paling lambat keesokan harinya pada pukul 10.00 waktu setempat. Layanan ini berlaku untuk tujuan yang mempunyai penerbangan langsung, untuk jenis kiriman ini berlaku cut off time yang disesuaikan dengan jadwal penerbangan.
b. Yakin Esok Sampai (YES)
Adalah layanan kiriman yang melayani pengiriman ke berbagai wilayah yang ada di Indonesia dan apabila kiriman pada keesokan harinya tidak sampai ke tempat tujuan, dimana terdapat kesalahan/kelalaian pada pihak JNE maka konsumen dibebaskan biaya pengiriman (biaya pengiriman di kembalikan kepada konsumen). Waktu penyampaian keesokan harinya hingga pukul 24.00 waktu setempat.
Untuk pengiriman dengan layanan ini melayani pengantaran pada hari minggu dan libur.
c. Express Regular (REG)
Adalah layanan kiriman dengan estimasi waktu penyampaian 1 hari kerja untuk tujuan (destination) kota yang dapat dilayani dengan penerbangan langsung (direct flight), layanan jenis ini tidak melayani pengantaran pada hari minggu dan libur.
d. Ongkos Kirim Ekonomis (OKE)
Merupakan jenis layanan kiriman dengan harga yang sangat ekonomis dengan estimasi waktu penyampaian 3-5 hari
kerja atau lebih tergantung dari tujuanya dan tidak melayani pengantaran hari minggu dan hari libur.
e. Diplomat Service
Adalah jenis layanan dengan penekanan utama pada faktor pengamanan kiriman, karena proses pengirimanya dilakukan dengan Hand Carry atau diantar sendiri dengan kurir khusus yang menumpang pesawat bersamaan dengan paket yang dikirim.
3. Layanan kurir Internasional (International Courier)
Adalah layanan pengiriman dan kiriman yang diberikan kepada pelanggan dengan meliputi wilayah berbagai negara tujuan di seluruh dunia. JNE mengirimkan dokumen hingga paket besar ke berbagai tujuan di seluruh dunia dengan kecepatan dan kehandalan yang teruji. JNE juga melayani pengantaran khusus untuk kiriman hingga tujuan akhir. Semua kiriman dimonitor setiap saat melalui program situs JNE oleh para tim secara profesional.
4. Layanan kargo laut dan udara ( Sea and Air Cargo Service) Adalah layanan pengiriman kargo yang diberikan kepada pelanggan dengan lingkup ke seluruh wilayah yang ada di Indonesia dan berbagai Negara yang ada di dunia dengan menggunakan sarana ekspedisi laut dan udara.
5. Logistik dan Distribusi ( Logistic and Distribution)
Adalah jenis layanan yang terintregasi antara pergudangan (warehouse), pencatatan (inventory), sekaligus untuk pengantaran (distribution). Dengan lebih dari 50 kantor cabang dan lebih dari 150 depot pengantaran di berbagai kota yang ada di Indonesia, serta JNE dapat melayani secara cepat dan tepat pengelolaan logistik dan pengantaran bagi banyak perusahaan terkemuka. Selain memiliki tim yang profesional JNE juga
dapat melayani konsumen dengan fleksibel sesuai dengan kebutuhan konsumen.
6. Layanan perpindahan dan angkutan darat (Moving and Trucking)
Merupakan jenis layanan perpindahan dan pengepakan barang seluruh isi rumah, kantor, pabrik, atau galeri dan memindahkan ke lokasi baru serta membuka pengepakan dimana sebelumnya JNE mengadakan kunjungan untuk mensdiskusikan pengemasan, pengepakan serta pengaturan transportasi angkutan yang tepat sampai dengan tujuan yang diminta.
7. Jasa layanan kepabeanan (Customs Clereance)
Adalah jenis layanan yang diberikan kepada konsumen guna mengantisipasi dan menghindari keterlambatan dalam proses pengurusan kepabeanan sehingga konsumen bisa mendapatkan kirimanya tepat pada waktunya.
8. Jasa penjemputan bandara (Airport Escort)
Adalah jenis layanan yang diberikan kepada konsumen yang bertujuan untuk menjamin kelancaran proses kedatangan, transit atau keberangkatan para konsumen. Dalam pelayanan ini JNE menyediakan jasa pendamping melalui proses imigrasi dan kepabeanan, mengatur transportasi, penginapan, serta reservasi tiket. Membantu pelanggan menghindari keterlambatan dan antrian yang tidak perlu.
9. Jasa pengiriman uang ( Westrern Union)
Dalam usahanya untuk memenuhi permintaan konsumenya dalam hal pengiriman uang, terhitung sejak Oktober 2006 JNE bekerja sama dengan suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang pengiriman uang, Western Union telah dapat melayani permintaan konsumen tersebut walaupun pelayananya masih
sangat terbatas dan baru beberapa counter saja akan tetapi JNE terus berusaha memperbanyak counter dengan memanfaatkan seluruh jaringan kerja JNE.
III.6. Manajemen Kepegawaian dan Organisasi
a. Kepegawaian dan Perusahaan
Hal yang sangat penting dan berpengaruh dalam sebuah perusahaan adalah struktur dan manajemen kerja/ tugas dan wewenang serta tanggung jawab atas pekerjaan tersebut.
Dengan adanya pengelompokan dan pembagian tugas maka dapat dipastikan perusahaan akan dapat dikatakan dapat menjalankan tugas tanpa harus adanya kekacauan dan kesinambungan pada saat menjalankan pekerjaan yang dibebankan masing-masing devisi/bagian dengan menggunakan alas an ini maka PT. TIKI JNE membentuuk suatu organisasi.
Untuk pembagian struktur organisasi sendiri, PT. TIKI JNE telah menggunakan bentuk fungsional dengan ciri bawahan mendapat perintah dari atasan yang masing masing telah menguasai suatu keahlian tertentu dan bertanggung jawab sepenuhnya pada para ahli dalam bidangnya masing-masing.
Untuk alasan mengapa perusahaan ini menggunakan bentuk fungsional adalah sebagai berikut ini:
1. Agar setiap karyawan dapat mengetahui tanggung jawabnya secara jelas dan kepada siapa tugas dan tanggung jawab itu diberikan.
2. Pemberian tugas yang secara jelas dan terstruktur serta diharapkan tidak terjadi sebuah kesimpang siuran dan ketidak jelasan.
Berhasil atau tidaknya suatu perusahaan tergantung pada pimpinan dalam mengelola sumber daya yang lain. Begitu juga dengan pada PT. TIKI JNE Solo yang juga menggunakan tenaga manusia.
1. Jumlah tenaga kerja
Jumlah tenaga kerja pada perusahaan Tiki JNE Solo sekitar 74 orang karyawan dan memiliki lebih dari 50 counter JNE di Solo dan sekitarnya.
2. Jam kerja
Jam kerja yang ada pada PT. TIKI JNE Solo Jam operasi: 24 jam, 7 hari dalam seminggu.
Tabel 3.I.6 Jam Kerja
Hari Jam Kerja Istirahat
Senin- Kamis
08.00 -12.00 WIB 13.00 -17.00 WIB
12.00-13.00 WIB
Jumat 08.00 - 11.30 WIB 13.00 -17.00 WIB
12.00-13.00 WIB
Sabtu 08.00-12.00 WIB 13.00-15.00 WIB
12.00 -13.00 WIB
Minggu (bagi yang piket)
08.00-12.00 WIB 13.00-15.00 WIB
12.00-13.00 WIB
3. Sistem pengupahan
a. Sistem pengupahan pada setiap bulan adalah system upah yang diberikan pada seluruh karyawn pada akhir bulan yaitu pada tanggal 25, dan besarnya diatas UMR Solo.
b. Pada sistem pengupahan untuk makan siang yaitu sistem upah yang diberikan pada karyawan pada setiap awal bulan pada tanggal 5. Pada setiap bulan dan besarnya dihitung tiap hari Rp. 27.000,- dikalikan dengan banyaknya pada hari kerja karyawan. Untuk biaya upah makan di PT. TIKI JNE Solo tergolong tinggi karena mengikuti standar pengupahan di Jakarta.
4. Jaminan sosial dan tenaga kerja a. Tunjangan Hari Raya
Tunjangan diberikan oleh perusahaan kepada karyawan pada setiap hari raya berupa tambahan gaji selama 1 bulan.
b. Tunjangan kecelakaan kematian
Tunjangan yang diberikan apabila ada salah seorang karyawan yang mendapat musibah.
c. Tunjangan kesehatan
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan apabila ada salah seorang karyawan yang sakit.
5. Fasilitas lainya 1. Jatah beras
Untuk pemberian jatah beras diberikan kepada karyawan seberat 5 kg, pembagian beras dilakukan setiap 2 x dalam 1 bulan.
2. Kegiatan keagamaan
Umroh diberikan kepada setiap karyawanya yang beragama Islam dan kegiatan keagamaan ke Yerusalem bagi yang beragama non muslim bagi setiap karyawanya yang sudah bekerja selama 10 tahun.
b. Organisasi
PT. TIKI JNE Solo adalah bagian dari kantor cabang dari PT. TIKI JNE Jakarta yang beralamat dijalan Tomang Raya No 11 Jakarta untuk wilayah Solo, kekuasaan tertinggi sepenuhnya dipegang oleh kepala kantor cabang.
Strukur organisasi PT. TIKI JNE Solo dalam dilihat pada gambar berikut ini:
Gambar : III.I.6
Struktur Organisasi PT. TIKI JNE Surakarta
Sumber : PT. TIKI JNE
Berdasarkan gambar diatas maka dapat disimpulkan bahwa, wewenang dan tanggung jawab pada masing-masing bagian adalah sebagai berikut ini:
1. Kepala Cabang
a. Kepala cabang bertanggung jawab sepenuhnya atas berjalanya aktivitas perusahaan baik tanggung jawab kedalam maupun keluar perusahaan.
b. Tugas dan wewenang di tanggung jawabkan kedalam sebagai berikut:
1) Merencanakan system bekerja yang secara terpadu dan terarah 2) Mengorganisasikan kerja secara keseluruhan
3) Memberikan pengarahan pada bawahan Kepala Cabang
Personalia Sales and
Marketing
POD
Accounting
Kurir
Cash Sales Koordinator Operasional
Operasional
Cash sales
4) Mengawasi dan mengevaluasi jalanya kerja pada perusahaan 2. Operasional
a. Bertanggung jawab sepenuhnya pada saat berjalanya aktivitas/
operasional kerja dan semua bagian perusahaan.
b. Berwenang untuk memeriksa hasil kerja yang ada pada tiap-tiap bagian perusahaan
3. Accounting
a. Membuat catatan harian dan buku kas b. Membuat laporan keuangan
c. Menerima dan mengarsipkan bukti-bukti penerimaan
d. Bertanggung jawab terhadap uang perusahaan termasuk dana cadangan perusahaan di bank dengan atas nama perusahaan
4. Sales dan Marketing
Tugas dan bagian sales dan marketing adalah mengadakan penjualan dan juga melakukan pemasaran. Bagian ini digunakan untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjalin hubungan dengan pelanggan lama. Bagian ini sangat penting karena menjadi wajah dari perusahaan.
5. Koordinator Operasional
Tugas dan wewenang dari koordinator operasional adalah melakukan koordinasi yang berkaitan dengan operasional perusahaan guna melancarkan kegiatan distribusi jasa. Mengatur dan menyusun kegiatan yang berhubungan dengan distribusi jasa.
6. Cash Sales
Tugas bagian cash sales adalah melakukan penjualan secara langsung/tunai dan sekaligus menjadi costumer service yang melayani dari para pelanggan.
7. POD ( Proof of Delivery)
Tugas dari bagian ini adalah mencatat kegiatan pengiriman barang, membuat laporan barang yang tidak terantar, barang yang miss route, barang rusak dan barang hilang, serta menginformasikan barang-barang tersebut ke PT. TIKI JNE lain.
8. Kurir
Tugas pada bagian ini adalah melakukan pengiriman barang yang dikirim dan memastikan barang telah diterima, serta melaporkan pada bagian POD tentang barang yang telah dikirimkan saja.
III.7. Proses Penjualan
a. Penjualan secara langsung/ tunai
Penjualan langsung/tunai (cash sales) dilakukan dikantor PT. TIKI JNE Solo dan juga berbagai counter PT.TIKI JNE yang tersebar luas di wilayah Solo sehingga konsumen dapat dengan mudah memilih pelayanan apa yang diinginkan. Urutan proses penjualan pada PT. TIKI JNE adalah sebagai berikut ini:
1) Konsumen memutuskan pelayanan apa yang akan digunakan
2) Barang ditimbang
3) Barang diperiksa isinya (jika perlu) 4) Asuransi (jika perlu)
5) Pengepakan dengan menggunakan kayu (jika perlu)
6) Konsumen mendapat connote atau e-connote sebagai tanda bukti menggunakan jasa pengiriman dan telah lunas prosedur dan pembayaranya.
b. Penjualan dengan tagihan
Penjualan dengan tagihan adalah penjualan yang dilakukan dengan cara menggunakan biaya dengan menagih kepada instansi/lembaga/perorangan yang telah setuju untuk ditagih sebelumnya.
Beberapa perusahaan yang menjadi pelanggan PT.
TIKI JNE Solo antara lain adalah sebagai berikut:
1) PT. Tyfountex 2) PT. Swastama 3) PT. Mediatama 4) PT. CJ DW 5) PT. Coca cola 6) PT. Gramedia 7) PT. Tiga Serangkai 8) PT. Sritex
9) PT. Hasan Pratama 10) PT. Hilti
III.8. Proses Distribusi
a. Barang telah diterima dari konsumen dan telah terjadi kesepakatan dalam hal pengiriman
b. Data-data pengiriman yang ada di connote (resi pengiriman) dimasukan ke dalam data komputer
c. Barang kemudian di tata ulang
d. Barang-barang kemudian dipilah sesuai dengan jenis paket
e. Barang diangkut ke bandara untuk diterbangkan menuju Jakarta f. Barang yang sampai di Jakarta kemudian diteruskan menuju
kantor-kantor cabang PT. TIKI JNE sesuai dengan alamat tujuan barang.
g. Barang yang menuju ke luar Jawa/kota lain yang belum ada penerbangan langsung dari Solo harus melaui proses dulu ke Jakarta kemudian diterbangkan lagi menuju ke daerah tujuan alamat barang kiriman.
h. Barang yang tujuan pengiriman merupakan kota yang ada penerbangan langsung dari Solo dapat langsung diantar dari Solo.
III.9. Media dan Daerah Pemasaran
Media pemasaran PT. TIKI JNE dapat dibagi menjadi beberapa pos yaitu:
a. Cash Sales Colomadu
Alamat cash sales Colomadu terletak di Jl. Adi Sucipto 19, Colomadu yang merupakan kantor pusat dan kantor outbond JNE Solo. Semua barang yang akan disetorkan melalui kantor ini, selain itu juga pada kantor pusat Colomadu melayani konsumen secara langsung dan menerima keluhan dari konsumen.
b. Cash Sales Slamet Riyadi
Beralamat di Jl Slamet Riyadi No 210, Solo melayani konsumen secara langsung dan menerima keluhan dari konsumen.
c. Cash Sales Kleco
Terletak di Jl. Slamet Riyadi No 505, Kleco ini yang merupakan kantor yang digunakan sebagai penampungan barang. Semua barang yang datang akan dimasukan terlebih dahulu ke kantor ini. Selain itu pada kantor Kleco juga melayani konsumen secara langsung dan menerima keluhan dari konsumen.
d. Dareah pemasaran
PT. TIKI JNE Solo merupakan perusahaan cabang PT.
TIKI JNE Jakarta dan melayani pengiriman barang hampir disemua kota di seluruh Indonesia. Wilayah-wilayah yang dilayani oleh JNE adalah sebagai berikut ini:
Tabel III.I.9
Jaringan Pemasaran pada PT. TIKI JNE Solo
Wilayah Barat Wilayah Timur Agen Utama (Sub Agen) 1. Bandung
2. Yogyakarta 3. Semarang 4. Solo 5. Batam 6. Medan 7. Palembang 8. Cilegon
9. Bandar Lampung
1. Balikpapan 2. Banjarmasin 3. Surabaya 4. Pontianak 5. Kendari 7. Makassar 8. Denpasar
1. Ambon 2. Banda Aceh 3. Bengkulu 4. Bontang 5. Cirebon 6. Cilacap 7. Depok 8. Gorontalo 9. Jambi 10. Jayapura 11. Jember 12. Karawang
19. Mojokerto 20. Padang 21. Palangkaraya 22. Palu
23. Pandaan 24. Pangkal Pinang 25. Pekan Baru 26. Probolinggo 27. Samarinda 28. Sorong 29. Sukabumi 30. Tangerang
13. Kupang 14. Madiun 15. Magelang 16. Malang 17. Manado 18. Mataram
31. Tanjung Pandan 32. Tanjung Pinang 33. Tarakan
34. Ternate 35. Timika
Sumber : PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE Express) Cabang Solo
III.10. Media dan Daerah Promosi
a. Macam-macam media promosi yang digunakan PT. TIKI JNE Solo antara lain adalah sebagai berikut ini:
1. Papan reklame yang diletakkan dibeberapa tempat strategi 2. Menjadi sponsor (pihak yang membiayai) untuk acara-
acara tertentu 3. Iklan pada radio 4. Brosur
5. Kalender 6. Stiker
7. Potongan harga/diskon b. Daerah promosi
Tempat yang digunkan untuk promosi antara lain adalah sebagai berikut ini:
1. Di jalan-jalan strategis di kota Solo dipasang papan reklame 2. Iklan di radio didalam kota
3. Brosur untuk luar kota Solo
4. Kalender dan stiker untuk kota Solo dan sekitarnya
III.11. Kebijakan Peraturan Pengiriman
a. Syarat standar pengiriman paket JNE adalah sebagai berikut ini:
Pada saat pelanggan menyerahkan dokumen atau barang kepada PT. TIKI JNE untuk selanjutnya dikirim atau akan ditransportasikan, para konsumen dianggap telah menerima dan setuju dengan syarat dan kondisi yang sudah ditetapkan oleh PT. TIKI JNE antara lain adalah sebagai berikut ini:
1. Tata cara pengangkutan dokumen dan barang 2. Ketentuan penagihan berdasarkan tarif yang berlaku
3. Hak pemeriksaan kiriman untuk memastikan bahwa kiriman barang tersebut telah layak diangkut sesuai dengan syarat dan prosedur yang telah disepakati dan berlaku sebelumnya.
4. Tanggung jawab konsumen dalam hal pembungkusan dokumen atau barang yang akan dikirim karena PT. TIKI JNE tidak bertanggung jawab atas kerusakan barang yang diakibatkan atas ketidak sempurnaan pembungkusan yang dilakukan oleh konsumen.
5. Tanggung jawab PT. TIKI JNE dalam hal kerusakan dan kehilangan selama barang kiriman tersebut dalam pengawasan PT.
TIKI JNE.
6. Nilai pertanggung jawaban dari PT. TIKI JNE dalam bentuk ganti rugi atas kerusakan dan kehilangan barang.
7. Tata cara penyampaian klaim atas kehilangan dan kerusakan barang oleh konsumen.
8. Ketentuan dokumen dan barang yang boleh diterima atau dikirim oleh JNE.
b. Kirman yang dilarang adalah sebagai berikut ini:
1. Surat, warkat pos dan kartu pos.
2. Barang yang mudah meledak terbakar sendiri atau menyala sendiri.
3. Narkotika dan obat-obatan terlarang lainya.
4. Pornografi, barang cetakan benda yang menyinggung kesusilaan.
5. Barang cetakan atau rekaman yang isinya mengganggu keamanan ketertiban serta kestabilan sosial.
6. Alkohol, minuman keras dan makanan basah atau mudah busuk.
7. Tanaman dan hewan.
8. Senjata api, pisau dan petasan.
9. Perhiasan, batu akik/ batu-batu berharga, perangko dan uang tunai 10. Perlengkapan dan peralatan judi.
III.12. Kebijakan Tarif
Dalam menetapkan kebijakan tarif PT. TIKI JNE telah mempunyai kriteria tersendiri. Pada setiap daerah tujuan telah tersedia tarif-tarif untuk setiap pengirimanya. Tarif dihitung berdasarkan tujuan kiriman, berat, jenis barang, dan jenis layanan yang digunakan.
a. Tarif Ongkos Kirim Ekonomis (OKE)
Tarif yang digunakan untuk jenis pengiriman ini lebih hemat dibanding jenis pengiriman yang lain selain itu juga yang paling murah diantara semua tarif. Estimasi pengiriman antara 3-7 hari, besar tarif tiap kota berbeda tergantung jauh kota tujuan.
b. Tarif Express Regular (REG)
Tarif jenis ini digunakan dengan ketentuan pengiriman lebih dari 1 hari. Harganya yang lebih murah jika dibandingkan dengan tarif pengiriman kilat. Estimasi hari antara 2-5 hari.
c. Tarif Yakin Esok Sampai (YES)
Tarif yang digunakan untuk pengiriman khusus, dengan pengiriman dalam satu hari dan hanya untuk kota tujuan dengan penerbangan langsung. Tarif yang digunakan oleh tarif pada setiap kota dan berat.
d. Tarif Kargo
Tarif yang digunakan untuk pengiriman kargo lebih murah dibandingkan tarif regular, tetapi berat minimal pengiriman adalah 50 kg dengan estimasi pengiriman 1-5 hari. Perhitungan tarif tergantung pada jauh kota dan beratnya.
III.13. Persaingan
Kota Solo telah berkembang menjadi kota yang padat. Telah banyak berdiri perusahaan-perusahaan baik skala besar maupun skala kecil.
Perkembangan ini menjadikan perekonomian kota Solo dan sekitarnya juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan, dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan jasa pengiriman mengakibatkan banyaknya perusahaan-perusahaan jasa yang berkembang juga dikota Solo.
Perusahaan pesaing sangat banyak dan telah memiliki strategi-strategi dalam menarik konsumenya, sehingga mengakibatkan PT. TIKI JNE harus berjuang dengan keras untuk tetap bertahan dipasar jasa pengiriman di kota Solo dan sekitarnya.
PT. TIKI JNE Solo selalu melakukan perbaikan-perbaikan baik dalam hal pelayanan, maupun fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan para konsumenya. Walaupun persaingan dalam bidang jasa pengiriman sangatlah tinggi, PT TIKI JNE tidak pernah putus asa dan selalu berusaha untuk tetap bertahan dalam persaingan pasar yang sangatlah ketat. Masih luasnya kesempatan menyebabkan banyak berdiri perusahaan pesaing di Solo dan sekitarnya, beberapa pesaing PT. TIKI JNE antara lain adalah:
Tiki, DHL, Fedex, ESL, Fujiyama Express dan lain-lain.
III.2 Laporan Magang Kerja III.2.1 Pengertian Magang Kerja
Magang adalah suatu praktek kerja nyata sebagai salah satu persyaratan dalam rangka menyusun tugas akhir yang merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan pada program studi Diploma III Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Dengan diadakanya kegiatan magang ini, maka mahasiswa diharapkan dapat memperoleh media untuk mendapatkan pengalaman kerja yang nyata dan dalam hal ini akan diharapkan dapat melatih kemampuan atau ketrampilan yang pada nantinya akan banyak digunakan di bidang usaha atau bidang industri. Selain itu pelaksanaan magang kerja ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati secara langsung dilapangan terhadap materi-materi yang selama ini didapat melalui kegiatan belajar mengajar yang ada di kampus.
Pada waktu pelaksanaan kegiatan magang kerja, mahasiswa melakukan penelitian untuk mendapatkan data yang diperlukan untuk menyusun tugas akhir. Data yang telah diperoleh akan diolah yang kemudian akan dicari solusi dan penyelesaianya.
III.2.2 Tujuan Magang Kerja
a. Mencoba belajar menerapkan ilmu yang didapat selama berada dibangku kuliah berdasarkan realita yang ada di lapangan.
b. Untuk lebih mengenal dan mengetahui lokasi kerja praktek secara umum pada PT. TIKI JNE Surakarta.
c. Agar mahasiswa mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi perusahaan dan juga cara pemecahanya.
d. Agar mengetahui karakteristik seorang pengusaha atau atau orang yang bekerja dalam suatu organisasi.
e. Agar merasakan sendiri situasi dan kondisi kerja yang sebenarnya.
III.2.3 Pelaksanaan Magang Kerja
Kegiatan magang kerja dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan, yaitu mulai dari tanggal 20 Januari sampai dengan 20 Februari 2014.
Tempat dan waktu pelaksanaanya adalah sebagai berikut ini:
Tempat : PT. TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE EXPRESS) Solo Alamat : Jalan Adi Sucipto No 19, Colomadu, Surakarta
Waktu : Senin-Sabtu : 08.000-16.00 WIB Minggu : Libur
Istirahat : 12.00-13.00 WIB III.2.4 Kegiatan Magang Kerja
Selama magang kerja di PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE EXPRESS) Surakarta, mahasiswa magang di tempatkan di bagian penjualan (cash sales), pada bagian ini mahasiswa dapat melakukan pelayanan secara langsung kepada konsumen (costumer service), seperti:
melayani penjualan (mulai dari memberi info, menulis connote, packing barang, dan perhitungan tarif), menerima telepon dari konsumen, memberi info kepada konsumen mengenai staus kiriman barang yang diantar maupun dikirim, dan memasukkan data penjualan harian, serta
memberikan info pada kurir tentang permintaan pengambilan barang dari konsumen yang sudah berlangganan dengan PT. TIKI JNE Surakarta.
III.3 Pembahasan Masalah III.3.1. Aspek Pemasaran
Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri yang dapat menentukan harga barang maupun jasa. Faktor-faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain Kotler (1997:9).
Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral.
Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai ke berbagai macam kelompok sosial untuk memenuhi kebutuhanya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Dalam aspek pemasaran meliputi berikut ini:
a. Produk
Merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan dipasar untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produk terdiri atas barang, jasa, pengalaman, event, orang, tempat, kepemilikan, organisasi, informasi dan ide. Pada dasarnya konsumen membeli manfaat dan nilai dari suatu produk yang ditawarkan bukan membeli barang atau jasa.
Penawaran suatu produk dibedakan berdasarkan lima tingkatan seperti dikutip oleh Fandy Tjiptono (2007:96), yaitu:
1. Manfaat Inti (Core Benefit)
Tingkatan pertama atau merupakan tingkatan paling dasar dimana manfaat inti sesungguhnya dicarai konsumen atau pelanggan ketika mereka membeli.
2. Produk Dasar (Basic Product)
Tingkatan kedua dimana pemasar harus mengubah manfaat inti menjadi produk dasar.
3. Produk yang Diharapkan (Expected Product)
Tingkatan ketiga dimana sebuah set atribut dan kondisi yang biasanya diharapkan konsumen.
4. Produk Dengan Nilai Tambah (Augmented Product)
Tingkatan keempat dimana pemasar menyediakan sesuatunya melebihi apa yang harapan konsumen.
5. Potensi Produk (Potential Product)
Tingkatan kelima dimana penyedia produk dan jasa mencari sesuatu yang bisa melampaui semua harapan pelanggan untuk menyenangkan pelanggan dan membedakan penawaran mereka dari pesaing-pesaingnya.
Dalam hal ini PT. TIKI JNE Surakarta selalu berusaha memberikan pelayanan jasa yang diberikan kepada konsumen mereka untuk yang terbaik agar konsumen merasa puas dari pelayanan yang dihasilkan dan tetap menjaga hubungan relationship marketing. Dari bentuk pelayanan yang baik, perusahaan tentu tidak akan khawatir terhadap pelangganya, karena dengan adanya hal itu konsumen diharapkan akan setia dan menjadi pelanggan yang loyal terhadap sebuah perusahaan.
b. Harga (Price)
Harga merupakan unsur terpenting dalam bauran pemasaran setelah produk dan merupakan satu-satunya unsur dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan penjualan sedangkan unsur- unsur lainya merupakan biaya saja. Keputusan-keputusan mengenai
harga mencakup tingkat harga, potongan harga, keringanan, periode pemasaran, rencana iklan yang dibuat oleh produsen.
Penetapan harga merupakan suatu masalah apabila perusahaan akan menetapkan harga untuk pertama kalinya. Ini terjadi ketika perusahaan mengembangkan atau memperoleh produk baru. Perusahaan dapat menempatkan produknya ditengah pasar atau pada tingkat diatasnya atau bahkan pada tingkat dibawahnya. Pada PT. TIKI JNE Surakarta harga yang ditawarkan relatif terjangkau.
c. Tempat (Place)
Lokasi sering pula disebut sebagai saluran distribusi yaitu suatu perangkat organisasi yang saling tergantung dalam penyedia suatu produk atau jasa untuk digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen atau pengguna bisnis.
PT. TIKI JNE Surakarta mempunyai letak yang strategis tepatnya di Jalan Adi Sucipto No 19, Colomadu.
d. Promosi (Promotion)
promosi pada dasarnya merupakan sebuah bentuk komunikasi pemasaran. Promosi meliputi semua kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya kepada pasar sasaran (Tjiptono, 2009:219).
Menurut Kotler (2000: 658) dalam mengembangkan program periklanan, manajer pemasaran harus selalu memulai dengan mengidentifikasi pasar sasaran dan motif membeli. Ada beberapa konsep dalam komunikasi pemasaran yang kesemuanya mengandung huruf M. Salah satu yang popular adalah konssep 7M yang dikutip oleh Fandy Tjiptono (2009:128) yang terdiri dari:
1) Misi (Mission)
Yaitu apa tujuan yang ingin dicapai dari program promosi yang dilaksanakan.
2) Target Pasar (Market Target)
Yaitu apa sasaran dari target pasar atau pasar konsumen.
3) Pesan (Message)
Yaitu pesan apa yang harus disampaikan dalam program promosi yang akan dilaksanakan.
4) Saluran Komunikasi (Media)
Adalah media apa yang akan digunakan dalam melaksanakan program studi.
5) Bauran Promosi (Mix)
6) Metode Penentuan Anggaran (Money)
Yaitu berapa banyak anggaran biaya promosi yang dapat dibelanjakan.
7) Pengukuran Efektivitas Promosi (Measurement)
Yaitu bagaimana mengevaluasi hasilnya, apakah penjualan, pertumbuhan pangsa pasar atau ratio biaya terhadap pertumbuhan penjualan.
Bentuk promosi yang dilakukan oleh PT. TIKI JNE Surakarta diantaranya adalah sebagai berikut ini:
1) Public Relation ( Publisitas/Kehumasan)
Berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan melindungi citra perusahaan atau masing-masing layanan jasanya.
2) Advertising (Periklanan)
Semua bentuk penyajian dan promosi yang bersifat non personal atas ide, barang atau jasa yang dilakukan oleh perusahaan sponsor tertentu.
3) Sales Promotion (Promosi Penjualan)
Berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.
III.3.2. Relationship Marketing pada PT. TIKI JNE Surakarta
Relationship marketing berdasarkan hubungan baik menandai adanya perubahan yang signifikan dalam hal pemasaran. Relationship marketing lebih cocok diterapkan dalam perusahaan yang mempunyai pelanggan yang memiliki kebutuhan jangka panjang. Strategi relationship marketing diterapkan oleh PT. TIKI JNE Surakarta bertujuan supaya kualitas jasa dan pelayanan yang dihasilkan PT. TIKI JNE selalu berkualitas, sehingga selalu bisa menjaga hubungan baik dengan konsumen akan maupun telah menggunakan jasa PT. TIKI JNE Surakarta.
Mengingat keterlibatan dan interaksi antara konsumen dan pemberi jasa begitu tinggi pada sebagian bisnis jasa, sehingga pendekatan pemasaran tidak hanya yang bersifat berorientasi transaksi (transactional marketing).
Dalam hal ini pemasaran PT. TIKI JNE lebih memfokuskan untuk mempertahankan konsumen untuk tidak pergi ke pesaing lain dan meningkatkan tingkat loyalitas konsumenya.
Adapun jasa dari PT. TIKI JNE Surakarta yang ditawarkan dan penerapanya menggunakan relationship marketing diantaranya adalah sebagai berikut ini:
1) Jasa layanan kurir intra kota (intra city)
Yang merupakan jasa layanan penjemputan dan pengiriman yang diberikan kepada konsumen dengan lingkup hanya berada di dalam kota saja.
2) Jasa layanan kurir dalam negeri (Domestic Courier) Layanan kurir dalam negeri adalah sebagai berikut:
a) Ongkos Kirim Ekonomis (OKE)
Adalah jenis layanan dengan harga yang sangat ekonomis dengan estimasi waktu penyampaian 2 sampai dengan 6 hari kerja atau berdasarkan pada tujuanya dan tidak melayani pengantaran pada hari minggu dan hari libur.
b) Express Regular (REG)
Yaitu jenis layanan kiriman dengan estimasi waktu penyampaian 2 sampai dengan 4 hari kerja untuk tujuan (destination) kota-kota yang dapat dilayani dengan penerbangan langsung (direct flight), layanan jenis ini tidak melayani pengantaran pada hari minggu dan libur.
c) Yakin Esok Sampai (YES)
Adalah jenis layanan kiriman yang melayani pengiriman kebeberapa kota tujuan (92 kota). Dimana apabila apabila kiriman tidak terantar pada keesokan iharinya maka ongkos kirim akan secara otomatis dikembalikan kepada pengirim (money back guarantee), kiriman jenis ini melayani pengantaran pada hari minggu dan libur.
d) Special Service (SS)
Adalah layanan pengiriman dengan waktu penyampaian pada hari yang sama atau paling lambat pada keesokan harinya sebelum jam 10.00 pagi waktu setempat. Layanan ini berlaku untuk tujuan yang mempunyai penerbangan langsung. Untuk pengiriman jenis ini berlaku cut off time dengan menyesuaikan jadwal penerbangan.
e) Diplomat Service
Adalah layanan dengan penekanan pada faktor pengamanan kiriman karena proses pengirimanya dilakukan dengan
atau diantar sendiri dengan kurir khusus yang menumpang pesawat dengan paket yang dikirim.
3) Layanan kurir luar negeri
Adalah layanan pengiriman dan pengiriman yang diberikan kepada konsumen dengan meliputi wilayah berbagai negara tujuan di seluruh dunia. PT. TIKI JNE mengantarkan dokumen hingga paket besar ke berbagai tujuan diseluruh dunia dengan kecepatan dan kehandalan
yang sudah teruji. PT. TIKI JNE juga melayani pengantaran khusus untuk kiriman pada waktu hingga tujuan akhir. Semua kiriman dimonitor setiap saat melalui program situs PT. TIKI JNE oleh para tim secara profesional.
4) Jasa kargo laut dan udara
Adalah layanan pengiriman kargo yang diberikan kepada konsumen dengan lingkup pengantaran keseluruh wilayah Indonesia dan berbagai Negara tujuan di seluruh dunia dengan menggunakan sarana ekspedisi laut dan udara. Kecepatan dan keamanan serta keakuratan kegiatan impor dan ekspor adalah jaminan dari PT. TIKI JNE kepada para konsumen untuk keperluasan jasa kargo udara dan laut.
5) Jasa perpindahan dan agkutan udara
Adalah layanan perpindahan dan pengepakan barang seluruh isi rumah, kantor, pabrik, atau galeri dan memindahkanya ke lokasi baru serta membuka pengepakan dimana sebelumnya PT.TIKI JNE mengadakan kunjungan untuk mendiskusikan pengemasan, pengepakan serta pengaturan transportasi angkutan yang tepat sampai pada tempat tujuan.
6) Logistik dan distibusi
Adalah jenis layanan yang terintgrasi antara pergudangan, pencatatan dan sekaligus pengantaranya. Dengan lebih dari 50 kantor cabang dan lebih dari 150 depot pengantaran di berbagai kota di Indonesia, PT. TIKI JNE dapat melayani tepat dan cepat pengelolaan logistik dan pengantaran bagi banyak perusahaan terkemuka. Selain itu PT.
TIKI JNE juga mempunyai tim yang profesional yang dapat melayani pelanggan dengan fleksibel sesuai dengan kebutuhantya.
7) Jasa Layanan Kepabeanan
Adalah layanan yang diberikan kepada costumer yang bertujuan mengantisipasi dan mengindari keterlambatan dalam proses pengurusan kepabeanan telah ditangani sepenuhnya untuk mnghindari
keterlambatan. Pengalaman telah menjadikan PT. TIKI JNE telah dipilih oleh berbagai industri pemerintah dan non pemerintah untuk menangani distribusi dan kepabeanan untuk proyek-proyek mereka.
8) Jasa Penjemputan Bandara
Adalah layanan yang diberikan kepada pelanggan yang bertujuan untuk menjamin kelancaran proses kedatangan, transit atau keberangkatan para konsumen. Dalam layanan PT. TIKI JNE menyediakan jasa pendamping melalui proses imigrasi dan kepabeanan, mengatur transportasi, penginapan, serta reservasi tiket.
Membantu konsumen menghindari keterlambatan antrian yang tidak perlu.
9) Jasa pengiriman uang (western union)
Dalam usaha memenuhi permintaan costumer untuk pengiriman uang terhitung dari Oktober 2006. PT. TIKI JNE bekerjasama dengan suatu badan usaha yang bergerak dalam pengiriman uang yaitu western union. Walaupun pelayananya masih sangat terbatas dan terbatas hanya beberapa counter saja.
Karakteristik-karakteristik utama dari relationship marketing pada PT. TIKI JNE Surakarta adalah sebagai berikut ini:
a) PT. TIKI JNE lebih memfokuskan pada para partner dan konsumen yang telah menjadi pelanggan tetap perusahaan.
b) Memberikan penekanan terhadap peningkatan dan pertumbuhan pelanggan daripada perolehan pelanggan baru. Hal ini bertujuan karena mencari pelanggan baru lebih membutuhkan biaya yang relatif mahal.
c) PT. TIKI JNE lebih mengandalkan banyak mendengarkan saran dan kritik saran dari pelanggan dan belajar atas kesalahan untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan.
Beberapa manfaat yang spesifik dari relationship marketing pada PT. TIKI JNE adalah sebagai berikut:
a) Adanya penerimaan dan profit margin dimasa depan dari konsumen yang loyal.
b) Ada berita dari mulut ke mulut (word of mouth) yang positif dari pelanggan yang terpuaskan.
c) Pendekatan relationship marketing ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan produk pada PT. TIKI JNE Surakarta.
PT. TIKI JNE di dalam membangun hubungan yang baik dan berusaha meningkatkan loyalitas kepada pelanggan membutuhkan praktik- praktik baru melalui cara-cara berikut ini:
a) Produk
Lebih banyak layanan produk yang disesuaikan dengan pilihan pelanggan. Contohnya yaitu sistem layanan pengiriman uang (western union). Dengan lebih dikembangkan jenis layanan ini diharapkan dapat lebih banyak lagi pelanggan baru yang menggnakan jasa dari PT. TIKI JNE dan mengirimkan uang tanpa harus khawatir karena telah mendapat sistem yang baik dari pihak JNE sendiri. Hal ini juga akan lebih mempermudah pelanggan dalam bertransaksi karena lebih cepat, praktis dan efisien.
Produk-produk lama yang dikembangkan atau dimutakhirkan oleh PT.
TIKI JNE seperti contohnya member card JNE. Dengan begitu member card yang dikembangkan oleh JNE diharapkan dapat lebih membuat konsumen loyal terhadap layanan-layanan yang diberikan oleh JNE.
b) Harga
PT. TIKI JNE menetapkan harga atas hubunganya dengan para konsumenya dengan pelanggan. Dalam hal ini yang dimaksudkan konsumen adalah mitra kerja yang melalui ketentuan dan kesepakatan bersama.
Dalam pemasaran bussines to bussines, akan terdapat lebih banyak negiosasi melalui perjanjian kontrak yang telah disepakati bersama karena PT. TIKI JNE menjalin relationship marketing dengan mitra kerjanya dalam jangka waktu yang amat lama dan diharapkan dengan adanya hal ini akan menguntungkan kedua belah pihak.