• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANJAB OKUPASI TERAFI -

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANJAB OKUPASI TERAFI -"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

1 1 1.

1. Nama Nama Jabatan Jabatan : : Ahli Ahli Madya Madya Okupasi Okupasi TerapiTerapi 2.

2. Kode Kode Jabatan Jabatan : : --3.

3. Unit Unit OrganisasiOrganisasi Eselon

Eselon I I :: Eselon

Eselon II II : : RSUD RSUD KARAWANGKARAWANG Eselon

Eselon III III :PENUNJANG :PENUNJANG PELAYANANPELAYANAN Eselon

Eselon I I V V :: 4.

4. Kedudukan Kedudukan Dalam Dalam Struktur Struktur Organisasi Organisasi ::

5.

5. Ikhtisar Ikhtisar Jabatan Jabatan ::

Pegawai yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh Pegawai yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan okupasi oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan okupasi terapi pada sarana pelayanan

terapi pada sarana pelayanan kesehatan.kesehatan.

Direktur

Direktur

K

Ka

a R

RJJ

K

Ka

a IIR

RM

M

Fisio.

Fisio. T

Terapi

erapi

Terapi Wicara

Terapi Wicara

Okupasi Terafi

Okupasi Terafi

Ka RI

Ka RI

(2)

6.

6. Uraian Uraian Tugas:Tugas: a.

a. Okupasi Terapis PelaksOkupasi Terapis Pelaksanaana Tahapan :

Tahapan : 1)

1) Mempersiapkan Mempersiapkan ruangan dan ruangan dan peralatan dalaperalatan dalam kondisi siam kondisi siap pakai padp pakai padaa kasus ringan;

kasus ringan; 2)

2) Menyusun Menyusun rencana rencana pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi kasus kasus ringan;ringan; 3)

3) Melakukan Melakukan pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi informal;informal; 4)

4) Melakukan Melakukan pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi formal/ speformal/ spesifik ksifik kasus asus ringan;ringan; 5)

5) Menganalisis Menganalisis hasil hasil pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi informal;informal; 6)

6) Menganalisis hasMenganalisis hasil pemeriksaan il pemeriksaan okupasi terapi okupasi terapi formal/ spesifik kformal/ spesifik kasusasus ringan;

ringan; 7)

7) Menganalisis Menganalisis aktivitas aktivitas kasus kasus ringan;ringan; 8)

8) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasterapi pada problem kinerja okupasional untukional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar pada kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar pada dewasa;

dewasa; 9)

9) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okuterapi pada problem kinerja okupasional untukpasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar pada kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar pada anak;

anak; 10)

10) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik halus pada kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik halus pada dewasa;

dewasa; 11)

11) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik halus pada kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik halus pada anak;

anak; 12)

12) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik kasar pada kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik kasar pada dewasa;

dewasa; 13)

13) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik kasar pada kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik kasar pada anak;

anak; 14)

14) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik halus pada kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik halus pada dewasa;

dewasa; 15)

15) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik halus pada kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik halus pada anak;

anak; 16)

16) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus kardiopulmonal denga

kelompok kasus kardiopulmonal dengan tingkat kesulitan I pra n tingkat kesulitan I pra operasi;operasi; 17)

17) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus kardiopulmonal dengan tingkat kesulitan I paska kelompok kasus kardiopulmonal dengan tingkat kesulitan I paska operasi;

operasi; 18)

18) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus tumbuh kembang anak dengan gangguan motorik;

kelompok kasus tumbuh kembang anak dengan gangguan motorik; 19)

19) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kasus gangguan jiwa/ psikososial dengan level fungsional tinggi;

kasus gangguan jiwa/ psikososial dengan level fungsional tinggi;

20) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 20) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok aktivitas; kelompok aktivitas;

21) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial dengan level 21) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial dengan level

fungsional tinggi; fungsional tinggi;

(3)

22) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 22) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok ekspresi; kelompok ekspresi;

23) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 23) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok asertif; kelompok asertif;

24) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 24) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok sosial; kelompok sosial;

25) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 25) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok pemecahan masalah; kelompok pemecahan masalah;

26) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 26) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok manajemen stress; kelompok manajemen stress;

27) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan 27) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat ringan

kelompok relaksasi; kelompok relaksasi;

28) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak 28) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak

retardasi mental ringan; retardasi mental ringan; 29)

29) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada terapi pada problem keterampilan problem keterampilan pra pra akademikakademik pada kasus gangguan perkembangan mental ringan;

pada kasus gangguan perkembangan mental ringan; 30)

30) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada pada problem kinerja problem kinerja okupasional padaokupasional pada kelompok kasus sedang.

kelompok kasus sedang. b.

b. Okupasi Okupasi Terapis Terapis Pelaksana Pelaksana LanjutanLanjutan Tahapan :

Tahapan : 1)

1) Mempersiapkan Mempersiapkan ruangan dan ruangan dan peralatan dalaperalatan dalam kondisi siam kondisi siap pakai padp pakai padaa kasus sedang;

kasus sedang; 2)

2) Menyusun Menyusun rencana rencana pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi kasus kasus sedang;sedang; 3)

3) Melakukan Melakukan pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi formal/ spesifik formal/ spesifik kasus kasus sedang;sedang; 4)

4) Menganalisis hasMenganalisis hasil pemeriksaan il pemeriksaan okupasi terapi okupasi terapi formal/ spesifik kformal/ spesifik kasusasus sedang;

sedang; 5)

5) Menganalisis Menganalisis aktivitas aktivitas kasus kasus sedang;sedang; 6)

6) Menyusun Menyusun rencana rencana tindakan tindakan okupasi okupasi terapi;terapi; 7)

7) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okuterapi pada problem kinerja okupasional untukpasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan motorik halus pada dewasa;

motorik halus pada dewasa; 8)

8) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okuterapi pada problem kinerja okupasional untukpasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan motorik halus pada anak;

motorik halus pada anak; 9)

9) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okuterapi pada problem kinerja okupasional untukpasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan motorik halus pada dewasa;

motorik halus pada dewasa; 10)

10) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan kelompok kasus muskuloskletal dengan gangguan motorik kasar dan motorik halus pada anak;

motorik halus pada anak; 11)

11) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan sensorik pada kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan sensorik pada dewasa;

dewasa; 12)

12) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan sensorik pada anak; kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan sensorik pada anak; 13)

13) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik dan sensorik kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik dan sensorik pada dewasa;

(4)

14)

14) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik dan sensorik kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik dan sensorik pada anak;

pada anak; 15)

15) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, dan kognitif pada dewasa;

persepsi, dan kognitif pada dewasa; 16)

16) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, dan kognitif pada anak;

persepsi, dan kognitif pada anak; 17)

17) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja okupasional kinerja okupasional untukuntuk kelompok kasus kardiopulmonal denga

kelompok kasus kardiopulmonal dengan tingkat kesulitan II n tingkat kesulitan II pra operasi;pra operasi; 18) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus 18) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus

tumbuh kembang anak dengan gangguan motorik dan

tumbuh kembang anak dengan gangguan motorik dan sensorik;sensorik;

19) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus 19) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus

tumbuh kembang anak dengan perilaku

tumbuh kembang anak dengan perilaku ringan;ringan;

20) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional untuk anak 20) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional untuk anak

dengan gangguan mental ringan; dengan gangguan mental ringan;

21) Melakukan terapi pada problem kinerja okupasional untuk anak dengan 21) Melakukan terapi pada problem kinerja okupasional untuk anak dengan

gangguan mental sedang; gangguan mental sedang;

22) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial dengan level 22) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial dengan level

fungsional sedang; fungsional sedang;

23) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 23) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok aktivitas; kelompok aktivitas;

24) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 24) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok ekspresi; kelompok ekspresi;

25) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 25) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok asertif; kelompok asertif;

26) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 26) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok sosial; kelompok sosial;

27) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 27) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok pemecahan masalah; kelompok pemecahan masalah;

28) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 28) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok manajemen stress; kelompok manajemen stress;

29) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang 29) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat sedang

kelompok relaksasi; kelompok relaksasi;

30) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak 30) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak

retardasi mental sedang; retardasi mental sedang;

31) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak 31) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak

dengan kecacatan bawaan; dengan kecacatan bawaan; 32)

32) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada terapi pada problem problem kinerja okupasional dengankinerja okupasional dengan menggunakan sensori integrasi pada ganggunan integritas sensori menggunakan sensori integrasi pada ganggunan integritas sensori ringan;

ringan; 33)

33) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada terapi pada problem problem keterampilan pra keterampilan pra akademikakademik pada kasus gangguan perkembangan mental sedang;

pada kasus gangguan perkembangan mental sedang; 34)

34) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada pada problem kinerproblem kinerja ja okupasional padaokupasional pada kelompok kasus terminal kanker stadium lanjut;

kelompok kasus terminal kanker stadium lanjut; 35)

35) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada pada problem kinerja problem kinerja okupasional padaokupasional pada kelompok ketergantungan NAPZA tingkat kesulitan I;

kelompok ketergantungan NAPZA tingkat kesulitan I;

36) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada kasus 36) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada kasus

geriatik dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, dan kognitif; geriatik dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, dan kognitif;

(5)

37)

37) Mendesain dan memfungsikan alat bantu fungsional tingkat sederhana.Mendesain dan memfungsikan alat bantu fungsional tingkat sederhana. c. Okupasi Terapis Penyelia

c. Okupasi Terapis Penyelia Tahapan :

Tahapan : 1)

1) Mempersiapkan Mempersiapkan ruangan dan peruangan dan peralatan dalam ralatan dalam kondisi siap kondisi siap pakai padpakai padaa kasus berat;

kasus berat; 2)

2) Menyusun Menyusun rencana rencana pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi kasus berkasus berat;at; 3)

3) Melakukan Melakukan pemeriksaan pemeriksaan okupasi okupasi terapi terapi formal/ spesformal/ spesifik kifik kasus berat;asus berat; 4)

4) Menganalisis hasMenganalisis hasil pemeriksaan il pemeriksaan okupasi terapi okupasi terapi formal/ spesifik kformal/ spesifik kasusasus berat;

berat; 5)

5) Menganalisis Menganalisis aktivitas aktivitas kasus kasus berat;berat; 6)

6) Menyusun Menyusun rencana rencana tindakan tindakan okupasi okupasi terapi;terapi; 7)

7) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okuterapi pada problem kinerja okupasional untukpasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, dan kogitif pada dewasa;

persepsi, dan kogitif pada dewasa; 8)

8) Melakukan tindakan terapi paMelakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupda problem kinerja okupasional untukasional untuk kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, kelompok kasus neuromuskular dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, dan kognitif pada anak;

persepsi, dan kognitif pada anak; 9)

9) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okuterapi pada problem kinerja okupasional untukpasional untuk kelompok kasus kardiopulmonal dengan tingkat kesulitan II paska kelompok kasus kardiopulmonal dengan tingkat kesulitan II paska operasi;

operasi;

10) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus 10) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus tumbuh kembang anak dengan perilaku berat pada motorik sensorik, tumbuh kembang anak dengan perilaku berat pada motorik sensorik, persepsi, dan kognitif;

persepsi, dan kognitif;

11) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus 11) Melakukan tindakan stimulasi kinerja okupasional untuk kelompok kasus

tumbuh kembang anak dengan gangguan perilaku

tumbuh kembang anak dengan gangguan perilaku berat;berat;

12) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional untuk anak 12) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional untuk anak

dengan gangguan mental berat; dengan gangguan mental berat; 13)

13) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada problem pada problem kinerja kinerja okupasional untukokupasional untuk kelompok

kelompok kasus kasus gangguan gangguan jiwa/ psikosjiwa/ psikososial deosial dengan ngan level level fungsionalfungsional rendah;

rendah;

14) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 14) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok aktivitas; kelompok aktivitas;

15) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 15) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok ekspresi; kelompok ekspresi;

16) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 16) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok asertif; kelompok asertif;

17) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 17) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok interaksi sosial; kelompok interaksi sosial;

18) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 18) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok pemecahan masalah; kelompok pemecahan masalah;

19) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 19) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok manajemen stress; kelompok manajemen stress;

20) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 20) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok relaksasi; kelompok relaksasi;

21) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 21) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok psikoterapi; kelompok psikoterapi;

22) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat 22) Melakukan terapi pada kasus gangguan jiwa/ psikososial tingkat berat

kelompok gestalt; kelompok gestalt;

(6)

23) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak 23) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak

retardasi mental berat; retardasi mental berat;

24) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak 24) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada anak

dengan kecacatan tetap/ permanen; dengan kecacatan tetap/ permanen; 25)

25) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada terapi pada problem kinerja problem kinerja okupasional denganokupasional dengan menggunakan sensori integrasi pada ganggunan integritas sensori

menggunakan sensori integrasi pada ganggunan integritas sensori berat;berat; 26)

26) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada terapi pada problem problem kinerja okupasional dengankinerja okupasional dengan menggunakan snozelen;

menggunakan snozelen; 27)

27) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi pada terapi pada problem keterampilan problem keterampilan pra pra akademikakademik pada kasus gangguan perkembangan mental berat;

pada kasus gangguan perkembangan mental berat; 28)

28) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada pada problem kinerja problem kinerja okupasional padaokupasional pada kelompok kasus terminal AIDS;

kelompok kasus terminal AIDS; 29)

29) Melakukan tindakan Melakukan tindakan terapi terapi pada pada problem kinerja problem kinerja okupasional padaokupasional pada kelompok ketergantungan NAPZA tingkat kesulitan II;

kelompok ketergantungan NAPZA tingkat kesulitan II;

30) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada kasus 30) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada kasus

diagnosa ganda; diagnosa ganda;

31) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja

31) Melakukan tindakan terapi pada problem kinerja okupasional pada kasusokupasional pada kasus geriatik dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, kognitif, geriatik dengan gangguan motorik, sensorik, persepsi, kognitif, komunikasi, dan perilaku;

komunikasi, dan perilaku; 32)

32) Mendesain dan memfungsikan alat bantu fungsional kasus kompleks;Mendesain dan memfungsikan alat bantu fungsional kasus kompleks; 33)

33) Mendesain dan modifikasi lingkungan.Mendesain dan modifikasi lingkungan.

7.

7. Bahan Bahan Kerja Kerja :: No

No Bahan Bahan Kerja Kerja Penggunaan Dalam Penggunaan Dalam TugasTugas 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. Pasien Pasien

Bukti Registrasi Pasien Bukti Registrasi Pasien

Dokumen Rekam Medis Pasien Dokumen Rekam Medis Pasien Tarif Pelayanan Pasien

Tarif Pelayanan Pasien Penjaminan Pasien Penjaminan Pasien

Objek Pelayanan Kesehatan Objek Pelayanan Kesehatan Protap SIM Rumah Sakit Protap SIM Rumah Sakit Riwayat Kesehatan Pasien Riwayat Kesehatan Pasien

Struk/Tagihan Pelayanan Pasien Struk/Tagihan Pelayanan Pasien Jenis Pembayaran Pasien

Jenis Pembayaran Pasien

8.

8. Perangkat/ Perangkat/ Alat Alat Kerja:Kerja: No

No Perangkat Kerja Perangkat Kerja Digunakan Digunakan Untuk Untuk TugasTugas 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4.

Program Dokter Rehab Medik Program Dokter Rehab Medik SOP Okupasi Terapi

SOP Okupasi Terapi Modalitas

Modalitas

Evaluasi Dokter Rehab Evaluasi Dokter Rehab

Menentukan tindakan terapi Menentukan tindakan terapi

Pedoman Pelaksanaan Tindakan Pedoman Pelaksanaan Tindakan

Okupasi Terapi Okupasi Terapi

 Alat/ Sarana tindakan terapi  Alat/ Sarana tindakan terapi

Menilai kemajuan terapi Menilai kemajuan terapi

9.

(7)

No

No Hasil Hasil KerjaKerja 1)1) Satuan HasilSatuan Hasil 2)2) 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4.

Pemberian Pelayanan Pasien Pemberian Pelayanan Pasien Update Rekam Medis Pasien Update Rekam Medis Pasien

Bukti tagihan/ pembayaran Tagihan Bukti tagihan/ pembayaran Tagihan Pelayanan

Pelayanan

Update status Pasien Update status Pasien

Kegiatan Kegiatan Berkas Berkas Berkas Berkas Berkas/kegiatan Berkas/kegiatan 1)

1) Hasil Kerja : THasil Kerja : T ulis Hasil Kerja sesuai ulis Hasil Kerja sesuai dengan uraian tudengan uraian tu gasgas 2)

2) Tulis Satuan Tulis Satuan Hasil kerja Hasil kerja seperti: dokumen, seperti: dokumen, kegiatan,dll.kegiatan,dll.

10.

10. Tanggung Tanggung Jawab:Jawab:

a. Bertanggung jawab atas kebenaran dan ketepatan perencanaan kebutuhan a. Bertanggung jawab atas kebenaran dan ketepatan perencanaan kebutuhan

pelayanan Okupasi Terapi; pelayanan Okupasi Terapi;

b. Bertanggung jawab atas pengawasan dan pelaporan pelayanan Okupasi b. Bertanggung jawab atas pengawasan dan pelaporan pelayanan Okupasi

Terapi; Terapi; c.

c. Bertanggung jawab atas seluBertanggung jawab atas seluruh kegiatan Okupasi ruh kegiatan Okupasi Terapi;Terapi; d.

d. Melaksanakan kegMelaksanakan kegiatan Okupasi Terapi;iatan Okupasi Terapi; e.

e. Mengadakan atau Mengadakan atau mengikuti mengikuti program program pendidikan pendidikan dan dan latihan latihan untukuntuk mendukung kelancaran pelayanan Okupasi Terapi.

(8)

11. Wewenang: 11. Wewenang:

a. Memberi masukan dan pertimbangan kepada Kepala Instalasi Rehabilitasi a. Memberi masukan dan pertimbangan kepada Kepala Instalasi Rehabilitasi

Medik dalam hal pelayanan Okupasi Terapi; Medik dalam hal pelayanan Okupasi Terapi; b.

b. Memberi tugas dan arahan kepada pelaksMemberi tugas dan arahan kepada pelaksana Okupasi Terapi;ana Okupasi Terapi; c.

c. Memberikan teguran, peringatan, dan penghMemberikan teguran, peringatan, dan penghargaan kepada pelaksaargaan kepada pelaksana;na; d.

d. Membuat Membuat dan dan atau atau mengesahkan pedoman mengesahkan pedoman dan dan teknis teknis professionalprofessional pelayanan

pelayanan Okupasi Okupasi Terapi sesuai Terapi sesuai dengan dengan kaidah profesi kaidah profesi dan kebijakdan kebijakanan institusi.

institusi. 12.

12. Korelasi Korelasi Jabatan:Jabatan: No

No Jabatan Jabatan Unit Kerja/ Unit Kerja/ Instansi Instansi Dalam Dalam HalHal 1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5.  Administrasi  Administrasi Rekam Medis Rekam Medis  Administrasi  Administrasi Rawat Jalan Rawat Jalan Kasir Pelayanan Kasir Pelayanan Dokter RM Dokter RM Ka.Instalasi RM Ka.Instalasi RM Rekam Medis Rekam Medis Rawat Jalan Rawat Jalan Keuangan Keuangan IRM IRM IRM IRM Registrasi Pasien Registrasi Pasien Pasien Konsul Pasien Konsul

Pembayaran Tagihan Pasien Pembayaran Tagihan Pasien Program Layanan OT

Program Layanan OT Laporan Kegiatan OT Laporan Kegiatan OT

13.

13. Kondisi Kondisi Lingkungan Lingkungan Kerja:Kerja:

No

No Aspek Aspek FaktorFaktor

1. 1. 2. 2. 3. 3. 4. 4. 5. 5. 6. 6. 7. 7. 8. 8. 9. 9. Tempat kerja Tempat kerja Suhu Suhu Udara Udara Keadaan Ruangan Keadaan Ruangan Letak Letak Penerangan Penerangan Suara Suara

Keadaan tempat kerja Keadaan tempat kerja Getaran

Getaran

Di dalam ruangan Di dalam ruangan Suhu kamar normal Suhu kamar normal Sirkulasi baik Sirkulasi baik Luas Luas Rata Rata Cukup Cukup Tidak berisik Tidak berisik

Bekerja dengan modalitas Bekerja dengan modalitas Tidak ada

(9)

14.

14. Resiko Resiko Bahaya:Bahaya: No

No Fisik Fisik / / Mental Mental PenyebabPenyebab 1. 1. 2. 2.  Anggota Tubuh  Anggota Tubuh Pendengaran Pendengaran

Gerakan yang tidak bisa diprediksi Gerakan yang tidak bisa diprediksi Suara bising pasien

Suara bising pasien

15.

15. Syarat Syarat Jabatan:Jabatan: a.

a. Pangkat/Gol. Pangkat/Gol. Ruang Ruang :: Pengatur / II.cPengatur / II.c b.

b. Pendidikan Pendidikan : : D3 D3 Okupasi Okupasi TerapiTerapi c. Kursus/Diklat

c. Kursus/Diklat 1)

1) Penjenjangan Penjenjangan :: 2)

2) Teknis Teknis : : Seminar/ Seminar/ WorkshopWorkshop

d.

d. Pengalaman Pengalaman kerja kerja : : bidang bidang Okupasi Okupasi TerapiTerapi e.

e. Pengetahuan Pengetahuan kerja kerja : : Okupasi Okupasi TerapiTerapi f.

f. Keterampilan Keterampilan kerja kerja : : Okupasi Okupasi TerapiTerapi g.

g. Bakat Bakat Kerja Kerja :: 1) Verbal 1) Verbal 2) Motorik Kasar 2) Motorik Kasar 3) Koperatif 3) Koperatif 4) Kesabaran 4) Kesabaran h.

h. Temperamen Temperamen Kerja Kerja ::

1) Kemampuan menyesuaikan diri dengan program Dokter Rehab Medik 1) Kemampuan menyesuaikan diri dengan program Dokter Rehab Medik 2) Kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi pasien

2) Kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi pasien 3) Kemampuan menyesuaikan diri dengan modalitas 3) Kemampuan menyesuaikan diri dengan modalitas

(10)

i.

i. Minat Minat Kerja Kerja :: 1)

1) Sosial Sosial (S), (S), alternatif alternatif pilihanpilihan 2)

2) Kewirausahaan Kewirausahaan (Ke)(Ke) 3)

3) Investigatif Investigatif (I)(I)

Pilihan Minat Kerja diisi salah satu dari jenis minat kerja, dapat juga ditambahkan Pilihan Minat Kerja diisi salah satu dari jenis minat kerja, dapat juga ditambahkan alternatif yang lain dalam satu kelompok jenis minat kerja:

alternatif yang lain dalam satu kelompok jenis minat kerja: Jenis Minat Kerja :

Jenis Minat Kerja : 

 Realistik (R)Realistik (R),,alternatif alternatif tambahantambahan Investigatif (I) atau Konvensional (K) Investigatif (I) atau Konvensional (K) 

 Konvensional (K),Konvensional (K),alternatif alternatif tambahantambahan Realistik (R) atau Kewirausahaan (Ke) Realistik (R) atau Kewirausahaan (Ke) 

 Kewirausahaan (Ke)Kewirausahaan (Ke),, alternatif alternatif tambahantambahan Konvensional (K) atau Sosial (S) Konvensional (K) atau Sosial (S) 

 Sosial (S)Sosial (S),, alternatif alternatif tambahantambahan Kewirausahaan (Ke) atau Artistik (A) Kewirausahaan (Ke) atau Artistik (A) 

 Artistik (A)Artistik (A),, alternatif alternatif tambahantambahan Sosial (S) atau Investigatif (I) Sosial (S) atau Investigatif (I) 

 Investigatif (I)Investigatif (I),, alternatif alternatif tambahantambahan Artistik (A) atau Realistik (R) Artistik (A) atau Realistik (R) Contoh :

Contoh : 1)

1) Realistik Realistik (R)(R)

alternatif pilihan yang dapat ditambahkan alternatif pilihan yang dapat ditambahkan 2)

2) Investigatif Investigatif (I)(I) 3)

3) Konvensional Konvensional (K)(K)

 j.

 j. Upaya Fisik Upaya Fisik :: 1) Duduk 1) Duduk 2) Bicara 2) Bicara 3) Melakukan gerakan 3) Melakukan gerakan k.

k. Kondisi Kondisi Fisik Fisik :: 1)

1) Jenis Jenis Kelamin Kelamin : : laki-laki/ laki-laki/ perempuanperempuan 2)

2) Umur Umur : : tidak tidak ada ada syarat syarat khususkhusus 3)

3) Tinggi Tinggi badan badan : : tidak tidak ada ada syarat syarat khususkhusus 4)

4) Berat Berat badan badan : : tidak tidak ada ada syarat syarat khususkhusus 5)

5) Postur Postur badan badan : : tidak tidak ada ada syarat syarat khususkhusus 6)

6) Penampilan Penampilan : : rapirapi l.

l. Fungsi Fungsi Pekerjaan Pekerjaan ::

1) Data; menerima berkas Rekam Medis 1) Data; menerima berkas Rekam Medis

2) Orang; menerima program Dokter Rehab Medik 2) Orang; menerima program Dokter Rehab Medik 3) Orang;

(11)

4) Data; memberikan komponen tarif pasien 4) Data; memberikan komponen tarif pasien 5) Benda; memperagakan modalitas

(12)

16.

16. Prestasi Prestasi Kerja Kerja yang yang diharapkandiharapkan

No

No Satuan HasilSatuan Hasil11 Jumlah HasilJumlah Hasil (Dalam 1 Tahun) (Dalam 1 Tahun) Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian 2)2) 1. 1. 2. 2.

Pemberian Pelayanan Pasien Pemberian Pelayanan Pasien Pendapatan per Pelayanan Pendapatan per Pelayanan Pasien Pasien 720+(720/3x2) 720+(720/3x2) Rp. 49.950.000 Rp. 49.950.000 900 jam 900 jam 900 jam 900 jam

1) Satuan Hasil lihat nomor 9 kolom 2 1) Satuan Hasil lihat nomor 9 kolom 2

2) Tulis waktu penyelesaian untuk setiap hasil kerja dalam satuan waktu menit 2) Tulis waktu penyelesaian untuk setiap hasil kerja dalam satuan waktu menit

17.

17. Butir Butir Informasi Informasi Lain Lain ::

... ... ... ... ..., ...201.. ..., ...201.. Mengetahui

Mengetahui Atasan Atasan Langsung Langsung Yang membuatYang membuat

(...) (...) (...) (...)

NIP. NIP.

Referensi

Dokumen terkait

Pilihan terapi pada kasus gigi impaksi (kaninus) menurut Bishara (1992) dapat berupa t idak melakukan tindakan jika pasien tidak menginginkannya namun dilakukan evaluasi secara

Menerima penugasan dan arahan dari Rektor untuk penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kinerja Tahunan (RKT), Penetapan Kinerja (PK),

Menerima penugasan dan arahan dari Rektor untuk penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU), Rencana Kinerja Tahunan (RKT),

Dalam beberapa kasus terkait kebebasan beragama, ada indikasi negara melakukan pembiaran terhadap berbagai tindakan kekerasan yang dilakukan satu kelompok tertentu terhadap

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan melalui metode terapi individu dan terapi aktivitas kelompok (TAK)

Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen, untuk mengetahui efektifitas terapi okupasi terhadap perkembangan motorik halus anak dengan autisme di SLB

untuk dan atas nama Pemberi Kuasa melakukan tindakan-tindakan dibawah ini, apabila Pemberi Kuasa lalai dalam melakukan kewajiban-kewajiban sesuai dengan Perjanjian

Studi Kasus Penatalaksanaan Terapi Okupasi Bersumberdaya Masyarakat Tobm Dalam Aktivitas Memasak Pada Penderita Stroke Di Desa Setisari Hermito Gidion1, Muhammad Luthfi2, Dini