Fungsi Vitamin Dalam Tubuh dan

13  13 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Fungsi vitamin dalam tubuh berbeda-beda tergantung jenisnya. Dan berikut ini jenis-jenis vitamin beserta sumber, fungsi serta akibat dari kekurangan vitamin tersebut (defisiensi). Vitamin A (Retinol)

Fungsi: mengoptimalkan perkembangan janin, meningkatkan daya tahan tubuh, anti aging, anti oksidan dan memerangi penyakit malaria.

Sumber: hati, minyak ikan, daging, susu, wortel, serta sayuran dan buah berwarna orange. Kekurangan vitamin A dapat mengkaibatkan rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh dan kulit yang tidak sehat

Vitamin B1 (Thiamin)

Fungsi: membantu proses oksidasi tubuh untuk memperoleh energi dan mencegah penyakit beri-beri

Sumber: kacang hijau, daging, kulit beras, sayuran dan roti

Kekurangan vitamin B1 menyebabkan kulit kering dan bersisik serta daya tahan tubuh berkurang

Vitamin B2 (Riboflavin)

Fungsi: pernapasan dalam sel (respirasi selular), menjaga keutuhan jaringan saraf, dan mempercepat pemindahan rangsang sinar ke saraf mata.

Sumber: hati, telur, susu dan ragi

Kekurangan vitamin B2 dapat mengakibatkan turunnya daya tahan tubuh, kulit kerng bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan

Vitamin B3 (Niasin)

Fungsi: membantu pembebasan energi dari makanan dan sintesis asam lemak. Sumber: hati, telur, jamur dan kacang tanah.

Kekurangan vitamin B3 mengakibatkan terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, badan lemas, mudah muntah dan mual-mual.

Vitamin B5 (asam pantotenat)

Fungsi: membantu metabolsime karbohidrat, protein dan lemak dalam tubuh Sumber: daging, susu, sayur hijau, ginjal, hati dan kacang hijau

Kekurangan vitamin B5 mengakibatkan otot mudah menjadi kram, sulit tidur, gangguan emosi

Vitamin B6 (pridoksin)

(2)

Sumber: telur, daging, kentang dan kubis

Kekurangan vitamin B6 menyebabkan pelagra (kulit pecah-pecah), keram pada otot dan insomnia (sulit tidur)

Vitamin B7 (Biotin)

Fungsi: Metabolisme Energi, pertumbuhan rambut dan kuku, menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula dalam darah.

Sumber: Swiss chard, roti gandum, telur ayam, wortel, susu, keju, ikan salmon dan kacang-kacangan

Kekurangan vitamin B7 dapat menimbulkan penyakit Dermatitis, Hyperesthesia dan Paresthesia, Keratokonjungtivitis, Anorexia, Anemia dan terganggunya fungsi jantung. Vitamin B9 (Asam Folat)

Fungsi: pembentukan sel darah merah, perbaikan DNA, Perkembangan bayi, pembentukan jaringan tubuh, mengoptimalkan fungsi otak, pertumbuhan rambut.

Sumber: selada, bayam, asparagus, semangka, belewah, biji bunga matahari, kacang-kacangan, hati dan kuning telur.

Kekurangan vitamin B9 dapat menyebabkan terganggunya fungsi otak, pertumbuhan tulang belakang, sariawan, diare, dll.

Vitamin B12 (kobalamin)

Fungsi: pembentukan sel darah merah, sintesis asam nukleat dan pembelahan sel. Sumber: daging, telur, susu, hati dan ragi (makanan hasil fermentasi)

Kekurangan vitamin B12 menyebabkan anemia (kurang darah) dan mudah lelah Vitamin C (asam askorbat)

Fungsi: menjaga ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi dan racun, menurunkan

kolesterol, serta mencegah penyakit jantung (dalam dosis tinggi), hipertensi, diabetes melitus dan kanker

Sumber: buah-buahan misalnya jeruk, tomat, pepaya dan sayuran hijau lainnya

Kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan mudah infeksi pada luka, gusi berdarah dan rasa nyeri pada persendian.

Vitamin D (Kalsiferol)

Fungsi: meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi. Sumber: susu, minyak ikan, dam kuning telur

(3)

Vitamin E (Tokoferol)

Fungsi: berberan penting dalam sistem reproduksi dan mencegah penyakit kanker paru-paru. Sumber: biji-bijian, sayuran, telur, mentega dan susu

Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kemandulan Vitamin K (Koagulasi)

Fungsi: berperan dalam pembekuan darah dan dapat mencegah keguguran Sumber: bayam, tomat, wortel

Kekurangan vitamin K mengakibatkan darah sulit membeku jika terluka dan pendarahan di dalam tubuh.

Nah, itu dia berbagai jenis vitamin dan fungsinya bagi tubuh. Di kesempatan lain, saya akan menjelaskan satu-persatu secara detil. Semoga bermanfaat.

JENIS - JENIS VITAMIN YANG LARUT DALAM AIR 1. Thiamin (Vitamin B1)

Thiamin (Vitamin B1) dikenal sebagai vitamin berenergi karena memiliki efek yang bermanfaat bagi sistem saraf dan energi. Bentuk murni dari Thiamin (vitamin B1) adalah Tiamin Hidroklorida. Fungsi dan manfaat Thiamin (Vitamin B1) antara lain:

• Mencegah penyakit Polyneuritis • Mencegah penyakit beri-beri

• Menjaga dan melindungi kesiagaan mental • Membantu kerja sistem pencernaan tubuh • Menjaga dan melindungi pertumbuhan janin • Mengurangi resiko gigitan serangga.

(4)

2. Riboflavin (Vitamin B2)

Riboflavin berfungsi sebagai koenzim. Riboflavin membantu enzim untuk menghasilkan energi dari nutrisi penting untuk tubuh manusia. Riboflavin berperan pada tahap akhir dari metabolisme energi nutrisi tersebut Susu dan produk-produk susu, seperti keju, merupakan sumber yang baik untuk riboflavin. Hampir semua sayuran hijau dan biji-bijian mengandung riboflavin, seperti brokoli, jamur dan bayam. Kekurangan riboflavin dapat menyebabkan gejala seperti iritasi, kulit merah dan keretakan kulit dekat dengan sudut mata dan bibir seperti halnya sensitivitas yang berlebihan terhadap sinar (photophobia) . Hal ini dapat juga menyebabkan keretakan pada sudut mulut (cheilosis).

3. Niacin (vitamin B3)

Fungsi Niacin (Vitamin B3) :

• Berperan Penting Dalam Metabolisme Karbohidrat • Kesehatan Kulit, Rambut, dan Kuku

• Mengurangi Risiko Aterosklerosis (Jantung Koroner) • Memproduksi Hormon Seks

• Mengurangi Kolesterol • Mengobati Penyakit Pellagra

(5)

Sumber makanan yang mengandung Niacin berasal dari jamur, ikan Tuna, Ikan salmon, dada ayam, asparagus, daging rusa, hati domba, daging sapi, telur, buah mangga, kacang-kacangan dan biji-bijian, susu. Pellagra (penyakit kekurangan niacin), menunjukkan gejala seperti dermatitis, diare dan dementia . Gejala kekurangan niacin lainnya adalah kehilangan nafsu makan, lemah, pusing dan kebingungan mental. Kulit dapat menunjukkan gejala dermatitis simetrik bilateral, khususnya pada daerah yang terkena sinar matahari langsung. Niasin dalam jumlah yang berlebih dapat menjadi racun pada sistem syaraf, lemak darah dan gula darah. Gejala – gejala yang terjadi yaitu seperti muntah, lidah membengkak dan pingsan dapat terjadi. Bahkan dapat berpengaruh pada fungsi hati dan dapat mengakibatkan tekanan darah rendah.

4. Asam Pantotenat (Vitamin B5)

Fungsi Asam Pantotenat (Vitamin B5), diantaranya :

 Membantu enzim dalam proses transformasi hidrat arang dan lemak menjadi energi  Membantu sintesa acetylcholine, kimia otak yang berperan dalam proses transmisi

sinyal listrik antara sel-sel otak

 Penting bagi aktifitas kelenjar adrenal, terutama dalam proses pembentukan hormon  Pengendali stress akibat migren, sindrom lesu kronis dan gangguan emosi lainya,

sehingga dikenal sebagai  vitamin anti stress

 Diperlukan dalam proses pembentukan sistem kekebalan tubuh, terutama menjaga kesehatan saraf otak

 Penanganan alergi, sakit kepala, artritis , psosiaris, insomnia, asma dan sejumlah penyakit infeksi

 Membantu berbagai gangguan yang berkaitan dengan saraf otak seperti neuritis, epilepsi serta

 penyempitan pembuluh darah otak

(6)

alpukat. Secara alami di dalam tubuh manusia, vitamin ini juga diproduksi oleh bakteri menguntungkan “lactobacillin” yang hidup dalam saluran usus. Kekurangan asam pantotenat dapat menyebabkan muntah, sulit tidur dan kelelahan. Sementara, ketika kelebihan kadang-kadang menyebabkan diare dan perut kembung.

5. Vitamin B6 (Piridoksin, piridoksal, piridoksamin)

Tubuh membentuk protein dengan mengubah asam amino yang terdapat dalam makanan. Proses perubahan ini dibantu oleh vitamin B6. Disamping itu, vitamin B6 membantu tubuh membentuk energi dengan membakar cadangan gula yang terselip diantara organ tubuh. Pembentukan hemoglobin dari protein juga dibantu oleh vitamin B6. Sebagaimana kita tahu, hemoglobin merupakan zat yang sangat penting untuk mengedarkan oksigen, enzim dan zat zat makanan ke seluruh organ tubuh. Vitamin B6 dapat diperoleh dari daging, ikan, kentang, bayam, sawi, lobak, kembang kol, brokoli, paprika, pisang, alpukat, tomat, melon, semangka, dll. Orang yang mempunyai kadar vitamin B6 rendah, menunjukkan gejala seperti lemah, sifat lekas marah dan susah tidur. Selanjutnya gejala kegagalan pertumbuhan, kerusakan fungsi motorik dan sawan. Dosis tinggi vitamin B6 dalam waktu yang lama menyebabkan kerusakan syaraf, yang kadang-kadang tidak dapat diperbaiki. Hal ini dimulai dengan mati rasa pada kaki; selanjutnya, perasaan hilang pada tangan dan mulut yang mungkin menjadi mati rasa.

6. Biotin (Vitamin B7)

Biotin (vitamin B7) merupakan atau sering disebut juga sebagai vitamin H, merupakan co-enzim yang membantu metabolisme asam lemak, leusin, dan karbohidrat. Fungsi Biotin diantaranya:

(7)

 Meningkatkan metabolisme energi.

 Membantu sintesis asam amino dan glukosa.

 Meningkatkan fungsi kelenjar keringat, sumsum tulang, jaringan kulit dan saraf, serta sel darah.

 Meningkatkan pertumbuhan rambut dan kuku.

 Orang dengan kelainan genetik juga umum diberikan suplemen biotin.

 Orang yang menderita diabetes tipe 2 diketahui memiliki tingkat biotin rendah. Dalam beberapa kasus, telah terbukti bahwa biotin membantu mengurangi kadar gula darah pada pasien diabetes.

 Berbagai program penurunan berat menggunakan suplemen biotin untuk meningkatkan metabolisme tubuh. • Biotin diketahui efektif untuk mengobati gangguan genetik langka pada anak-anak yang dikenal sebagai

 fenilketonuria (asam amino tidak dapat diurai oleh tubuh).

Biotin dapat ditemukan pada kacang-kacangan, kembang kol, kuning telur, jamur, pisang, ayam, ikan dan cokelat. Dosis terlalu tinggi bisa memicu kondisi medis serius yang disebut eosinophilic pleuropericardial effusion.

7. Folat (Vitamin B9)

(8)

8. Kobalamin (Vitamin B12)

Vitamin B12 berperan penting pada saat pembelahan sel yang berlangsung dengan cepat. Vitamin B12 juga memelihara lapisan yang mengelilingi dan melindungi serat syaraf dan mendorong pertumbuhan normalnya. Selain itu juga berperan dalam aktifitas dan metabolisme sel-sel tulang. Vitamin B12 juga dibutuhkan untuk melepaskan folat, sehingga dapat membantu pembentukan sel-sel darah merah. Sumber kobalamin terdapat pada kerang, ikan kakap, daging rusa, udang, daging sapi, kalkun, kepiting, ikan salmon, telur, keju, rumput laut, tempe, susu dan yogurt. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kekurangan darah (anemia), yang sebenarnya disebabkan oleh kekurangan folat. Tanpa vitamin B12, folat tidak dapat berperan dalam pembentukan sel-sel darah merah. Gejala kekurangan lainnya adalah sel-sel darah merah menjadi belum matang (immature), yang menunjukkan sintesis DNA yang lambat. Kekurangan vitamin B12 dapat juga mempengaruhi sistem syaraf.

(9)

Vitamin C membantu spesifik enzim dalam melakukan fungsinya. Vitamin C juga bekerja sebagai antioksidan, membentuk kolagen, serat, struktur protein. Kolagen dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi dan juga untuk membentuk jaringan bekas luka. Vitamin C juga meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi dan membantu tubuh menyerap zat besi. Sumber vitamin c adalah Jambu biji, kiwi, kelengkeng, pepaya, paprika merah, brokoli, kubis, strawberi, kembang kol, jeruk, tomat, cabe, apel, sayuran hijau, kentang wortel, ubi jalar, dan blewah. Kekurangan Vitamin C dapat menyebabkan anemia, kulit kering, kasar dan bersisik, Pendarahan Internal (haemorhages), Radang Gusi (Gingivitis), tulang Menjadi Kurang Stabil, Kerusakan pada Jaringan Jantung, Penurunan Kemampuan Melawan Infeksi, Penurunan Tingkat Penyembuhan Luka. Gejala keracunan vitamin C adalah mual, kejang perut, diare, sakit kepala, kelelahan dan susah tidur. Hal ini juga dapat mengganggu tes medis, atau menyebabkan buang air kecil yang berlebihan dan membentuk batu ginjal.

B.

Vitamin yang larut dalam lemak 1) Vitamin A

Vitamin A dapat diperoleh dari mentega, susu, keju, kuning telur, hati, dan minyak ikan. Kekurangan vitamin A merupakan salah satu masalah utama dalam ilmu gizi. Kekurangan vitamin A dapat menimbulkan berbagai kelainan seperti kelainan pada penglihatan mata. Kebutuhan tubuh terhadap vitamin A bergantung pada usia. Anakanak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan lebih banyak memerlukan zat gizi, termasuk vitamin A. Nama lain vitamin A ialah axerofthol dan retinol.

2) Vitamin D

Vitamin D dibuat dari ergosterol yang diradiasi. Ergosterol diperoleh dari ragi sisa industri bir. Vitamin D pertama kali ditemukan oleh Mc. Collum dan Sherman. Mereka menyebutnya sebagai vitamin antirakhitis. Vitamin D dapat diperoleh dari hati, telur, susu, daging, minyak ikan, mentega, dan kacang-kacangan.

Fungsi vitamin D antara lain mengatur kadar kalsium dan fosfor dalam darah, memperbesar penyerapan kalsium dan fosfor dari usus, membantu proses penulangan, serta memengaruhi kerja kelenjar endokrin.

3) Vitamin E

Vitamin E ditemukan oleh Evans dan Burr. Vitamin E dapat diperoleh dari biji-bijian, daging, kuning telur, sayuran hijau, hati, minyak sayur, dan margarin. Nama lain vitamin E ialah tokoferol dan vitamin antisterilitas.

4) Vitamin K

Vitamin K ditemukan oleh Henrik Dam. Vitamin K dapat diperoleh dari sayuran hijau, kedelai, dan hati. Vitamin K penting dalam proses pembekuan darah karena dapat

(10)

Masing-masing mineral memiliki fungsi yang penting untuk tubuh. Berikut ini macam-macam mineral yang penting dan fungsinya di dalam tubuh Anda.

1. Kalsium (Ca)

Kalsium adalah salah satu mineral penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi Anda. Kalsium juga berperan penting untuk proses kontraksi dan relaksasi otot, pembekuan darah, dan sistem imunitas. Konsumsi 2 gelas susu perhari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium Anda.

Buah dan sayuran yang mengandung Kalsium : sayuran berdaun hijau, seperti kangung, daun singkong, bayam, daun pepaya, daun kacang panjang, brokoli.

2. Fosfor (P)

Fosforus juga bertanggung jawab terhadap proses mineralisasi tulang dan gigi. Selain itu, fosforus juga mengatur keseimbangan pH darah Anda. Kekurangan mineral ini menyebabkan otot Anda terasa lebih lemah sedangkan jika terlalu berlebih, menyebabkan terjadi nya proses kalsifikasi (pengerasan) pada organ-organ tubuh yang tidak seharusnya seperti ginjal. Daging, ikan, unggas, telur dan susu merupakan sumber fosforus yang utama.

3. Natrium atau sodium (Na)

Fungsi utam natrium yaitu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, serta menjaga dan mengatur tekanan osmotik agar cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel. Dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, natrium bekerja sama dengan kalium. Natrium juga berperan dalam transmisi sara, kontraksi otot, absorpsi glukosa, dan sebagai alat angkut zat-zat gizi melalui membran sel.

4. Kalium atau Potasium (K)

Bersama-sama dengan natrium, kalium memegang peranan penting dalam pemeliharaan keseimbangan cairan dan eletrolit serta keseimbangan asam-basa di dalam tubuh. Kalium juga berperan dalam transmisi saraf dan rekasasi otot serta sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologik, terutama dalam metabolisme energi, sintesis glikogen, dan protein.

Buah dan sayuran yang mengandung Kalium : jeruk, semangka, pisang, sayuran hijau, tomat, kentang, kacang polong, dan wortel.

5. Sulfur (S)

Fungsi sulfur antara lain membantu menjaga keseimbangan oksigen untuk fungsi otak. Selain itu sulfur bersama-sama dengan vitamin B kompleks membantu memperlancar metabolisme dalam tubuh dan membantu melawan infeksi akibat bakteri.

(11)

6. Kromium (Cr)

Kromium dibutuhkan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak. Bersama-sama dengan insulin, kromium berfungsi untuk memudahkan masuknya glukosa ke dalam sel.

Buah dan sayuran yang mengandung Kromium : kentang, cabai hijau, apel, pisang, bayam, wortel, dan jeruk.

7. Zat besi (Fe)

Zat besi berperan dalam pusat pengaturan molekul hemoglobin sel-sel darah merah.

Hemaglobin bertanggung jawab dalam pendistribusian oksigen dari paru-paru ke keseluruh jaringan tubuh. Zat besi juga berperan dalam metabolisme energi, termasuk sintesis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam sistem kekebalan tubuh.

Buah dan sayuran yang mengandung Zat besi : sayuran hijai seperti bayam, kangkung, daun singkong, dan daun pepaya.

8. Yodium (I)

Fungsi yodium adalah untuk pertumbuhan normal; membakar kelebihan lemak tubuh; serta menjaga kesehatan rambut, kuku, kulit, dan gigi.

Buah dan sayuran yang mengandung Yodium : bawang merah atau tanaman lain yang ditanam di daerah dekat pantai.

9. Magnesium (Mg)

Magnesium memegang peranan penting sebagai kofaktor berbagai enzim dalam tubuh. Magensium bertindak sebagai katalisator dalam reaksi-reaksi biologi di dalam tubuh,

termasuk reaksi yang berkaitan dengan metabolisme energi, karbohodrat, lemak, protein, dan asam nukleat. Selait itu, magnesium juga berperan dalam sintesis degradasi, dan stabilitas banan gen DNA

Buah dan sayuran yang mengandung Magnesium : sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

10. Mangan (Mn)

Mangan berperan sebagai kofaktur berbagai enzim yang membantu bermacam proses metabolisme. Enzim yang berkaitan dengan mangan berperan dalam sintesis ureum,

pembentukan jaringan ikat dan tulang, serta mencegah peroksidasi lemak oleh radikal bebas. Mangan juga berperan dalam pengontrolan gula darah, metabolisme energi, fungsi hormon tiroid, fungsi otak, dan untuk pengontrolan neurotransmiter.

Buah dan sayuran yang mengandung Mangan : kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, bit, dan gandum.

11. Molibdenum (Mo)

Molibdenum bekerja sebagai kofaktor berbagai enzim, mengkatalis reaksi oksidasi-reduksi, penawar racun alkholm metabolisme sulfur, dan mencegah anemia.

(12)

12. Selenium (Se)

Selenium bekerja sama denga vitamin E berberan sebagai antioksidan dalam sistem enzim. Di samping, selenium juga berperan mencegah terjadinya serangan radikal bebas, melindungi membran dari kerusakan oksidatif, membantu reaksi oksigen dan hodrogen pada tahap akhir rantai metabolisme, serta membantu sintesi immunoglobulin sebagai kekebalan tubuh. Buah dan sayuran yang mengandung Selenium : bawang, tomat, brokoli, kubis dan gandum. 13. Seng (Zn)

Seng berperan dalam proses kekebalan tubuh, memelihara kesehatan mata, menghambat virus, mengurangi risiko kanker, menjaga kesehatan organ vital laki-laki, dan mempercepat proses penyembuhan luka.

Buah dan sayuran yang mengandung Seng : kacang-kacangan, biji-bijian, legum, dan gangum.

14. Boron (Bo)

Boron mempunyai efek positif terhadap pencegahan osteoprosis dan osteoartritis dengan cara meningkatkan penggunaan kalsium dan magnesium. Fungsi boron tersebut bersifat sinergis dengan vitamin D dalam memperkuat tulang. Boron juga diduga dapat membantu

memelihara fungsi sarat. Selain itu, boron juga mempunyai mekanisme kerja yang

berhubungan dengan fungsi membran sel sarat serta terbukti memiliki aktivitas anti-inflamasi (antiperadangan). Aktivitasnya sangat signitifkan, terutama untuk pencegahan penyakit pradangan, seperti rematoid, artritis, dan asama.

Buah dan sayuran yang mengandung Boron : jamur, kacang-kacangan dan asparagus.

MACAM-MACAM AIR dan FUNGSINYA 1. Pengertian air

Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentukkehidupan yang diketahui sampai saat ini dibumi, tetepi tidak dipelanet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil) tersedia dibumi.

2. Macam-macam air

1. Air tanah adalah air yang ada dipermukaan bawah tanah.

2. Air permukaan adalah air yang ada dipermukaan tanah dan dapat dengan mudah kita lihat dengan mata kita.

3. Siklus air adalah sesuatu yang sangat diperlukan oleh MH(Makhluk Hidup)di bumi. 3. Fungsi Air Bagi Tubuh

Air merupakan sumber pertama bagi manusia selain tumbuhan dan hewan tentunya. Banyak sekali manfaat yang bisa diberikan oleh air untuk tubuh manusia, Adapun penjelasan diantaranya:

(13)

Bila anda minum banyak air bersih dan jernih, maka hal tersebutakan memacu kesehatan anda,

dimana para penelita menemukan bahwa makin hari makin banyak keuntungan dengan meminum air dalam jumlah yang cukup bagi kesehatan.

 Pencernaan dan Metabolisme yang lebih baik

Minum air yang cukup banyak menjadikan baik pencernaan maupun metabolisme dapat bekerja

pada kapasitas maksimalnya. penelitian terbaru dari universitay of utah menyatakan bahwa kekurangan air dapat menyebabkan menurunnya metabolisme.

 Memperbaiki kemampuan dan daya tahan tubuh

Anda akan mampu bekerja lebih keras/berat bila mendapatkan air yang cukup sebagai tambahan,

air dapat memperkuat daya tahan tubuh karena air dapat menaikkan olycogen, suatu bentuk dari karbohidrat yang tersimpan dalam otot dan digunakan sebagai energi saat anda bekerja.

 Tahan

lapar Rasa lapar merupakan penyamaan dari rasa lapar

 Mengurangi resiko terhadap beberapa macam penyakit,  Senjata ampuh melawan masuk angin/pilek,

 Pelembab wajah paling ampuh,

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...