LAPORAN KINERJA
TRIWULAN I 2021
RSUD Dr. MOEWARDI
2021
VISI DAN MISI RSDM
VISI
Rumah Sakit Terkemuka Berkelas Dunia
MISI
1. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan berbasis pada keunggulan sumber daya manusia, kecanggihan dan kecukupan alat serta profesionalisme manajemen pelayanan.
2. Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian kesehatan yang unggul berbasis pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan yang bersinergi dengan mutu layanan.
iii Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
Kata Pengantar
Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan petunjuk-Nya sehingga buku Laporan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan, Keuangan, Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) RSUD Dr. Moewardi Triwulan I dapat diselesaikan.
Laporan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan, Keuangan, SPM dan SKM Triwulan I Tahun 2021 ini merupakan rangkuman dari kegiatan-kegiatan yang terlaporkan dan terkompilasi dari berbagai bagian/bidang/instalasi/unit di rumah sakit yang mencakup informasi pencapaian target pelayanan maupun keuangan serta kegiatan-kegiatan dan program yang dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung informasi pengambilan keputusan pihak manajemen rumah sakit dan dapat dijadikan bahan acuan penilaian/evaluasi kinerja yang obyektif, efisien dan efektif.
Kami menyadari laporan ini masih jauh dari sempurna sehingga kritik dan saran yang konstruktif dari Bp./Ibu/Sdr senantiasa kami harapkan, agar pada periode berikutnya Laporan dan Evaluasi Kinerja RSUD Dr. Moewardi dapat semakin baik.
Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Laporan dan Evaluasi Kinerja ini, kami sampaikan terimakasih. Semoga Laporan dan Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun 2021 bermanfaat dan dapat dijadikan informasi kinerja dalam meningkatkan pelayanan yang optimal di RSUD Dr. Moewardi.
Kepala Bagian Perencanaan
dr. IKHWAN HAMZAH NIP. 19700811 200312 1 002
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
VISI DAN MISI RSDM ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Maksud dan Tujuan ... 2
BAB II. PEMBAHASAN ... 3
A. Kinerja Pelayanan ... . 3
1. Pelayanan Umum ... 3
2. Pelayanan Rawat Jalan ... . 4
3. Pelayanan Rawat Inap ... 6
4. Instalasi Gawat Darurat ... 8
5. Instalasi Radiologi ... 10
6. Instalasi Radioterapi ... 11
7. Instalasi Farmasi ... 12
8. Instalasi Bedah Sentral ... . 13
9. Instalasi Gizi ... 13
10. Instalasi Rehabilitasi Medik ... 14
11. Instalasi Sanitasi ... ... 15
12. Instalasi Laboratorium Patologi Klinik ... ... 16
13. Instalasi Laboratorium Mikrobiologi & Parasitologi Klinik... .... 16
14. Instalasi Laboratorium Patologi Anatomi ... 18
15. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) ... 19
16. Home Visit ... ... 20
17. Klinik Psikologi Terpadu ... ... 20
18. Medical Check Up (MCU) ... ... 21
B. Kinerja Keuangan ... 21
1. Penyerapan Anggaran ... ... 21
2. Pendapatan ... . 23
3. Cost Recovery ... . 24
C. Standar Pelayanan Minimal ... . 25
1. Lingkup Pelayanan ... . 30
2. Lingkup Keuangan ... .. 34
3. Lingkup Umum ... 35
D. Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) ... 36
BAB III. PENUTUP ... 38
A. Kesimpulan ... 38
B. Rekomendasi ... 40
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Indikator Pelayanan... 3
Tabel 2. Kunjungan Pasien Rawat Jalan Menurut Klinik ... 4
Tabel 3. Tindakan Poliklinik Rawat Jalan ... 5
Tabel 4. Sepuluh Besar Penyakit Rawat Jalan ... 5
Tabel 5. Kinerja Pelayanan Per Ruang Rawat Inap ... 7
Tabel 6. Sepuluh Besar Penyakit Rawat Inap ... 8
Tabel 7. Sepuluh Besar Penyebab Kematian ... 8
Tabel 8. Target dan Realisasi Pelayanan IGD ... 9
Tabel 9. Jumlah Pasien dan Asal Rujukan ... 9
Tabel 10. Data Kematian di IGD ... 10
Tabel 11. Data Pemeriksaan Radiologi ... 11
Tabel 12. Data Kegiatan Radioterapi ... 12
Tabel 13. Data Kegiatan Instalasi Farmasi ... 12
Tabel 14. Data Operasi IBS ... 13
Tabel 15. Data Kegiatan Rehabilitasi Medik ... 15
Tabel 16. Kegiatan Instalasi Sanitasi ... 15
Tabel 17. Kegiatan Laboratorium Patologi Klinik... 16
Tabel 18. Kegiatan Lab Mikrobiologi Klinik ... 17
Tabel 19. Pemeriksaan Laboratorium Parasitologi & Mikologi ... 18
Tabel 20. Pemeriksaan Lab. Patologi Anatomi ... 19
Tabel 21. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) ... 19
Tabel 22. Data Kegiatan Home Visit ... 20
Tabel 23. Data Kunjungan Klinik Psikologi Terpadu ... 20
Tabel 24. Data Kunjungan Medical Check Up... 21
Tabel 25. Realisasi Keuangan ... 22
Tabel 26. Target dan Realisasi Pendapatan BLUD ... 23
Tabel 27. Cost Recovery BLUD ... 24
Tabel 28. Hasil Capaian SPM Triwulan I ... 25
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Komposisi Tempat Tidur ... 6
Gambar 2. Sepuluh Besar Penyakit IGD ... 10
Gambar 3. Jumlah Penyajian Makanan Pasien per Kelas ... 14
Gambar 4. Hasil capaian survey kepuasan masyarakat ... 36
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Laporan dan evaluasi kinerja triwulan I 2021 ini mencakup laporan dan evaluasi kinerja pelayanan, kinerja keuangan, SPM dan SKM. Target yang dimaksud pada laporan dan evaluasi ini adalah target yang ditetapkan pada anggaran tahun 2021 dan target SPM berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 22 Tahun 2017 tentang Penerapan dan Rencana Pencapaian Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Laporan kinerja pelayanan merangkum hampir seluruh kegiatan pelayanan rumah sakit yang mencakup informasi target dan realisasinya. Pola pelaporan kinerja pelayanan ini adalah dengan membandingkan antara realisasi triwulan sebelumnya dengan realisasi triwulan laporan. Dengan demikian setiap unit layanan dapat dievaluasi kenaikan atau penurunan realisasi kinerja pelayanan dari periode sebelumnya dan kecenderungan dengan periode sebelumnya. Pola pelaporan juga menampilkan akumulasi realisasi sampai dengan triwulan laporan, dengan demikian akan dapat dievaluasi posisi pencapaian realisasi sampai dengan saat periode pelaporan dibandingkan dengan target satu tahunnya.
Laporan kinerja keuangan yang berhubungan dengan penyerapan anggaran memberikan informasi tentang realisasi belanja dan realisasi fisik. Pola pelaporan kinerja keuangan ini adalah dengan membandingkan target penyerapan keuangan (anggaran) dengan realisisasi penyerapan keuangan (anggaran), membandingkan antara target fisik yang tercantum dalam dokumen Rencana Kerja Operasional (RKO) dengan realisasi fisik masing-masing program/kegiatan. Dengan demikian akan dapat diketahui deviasi antara target dan realisasi keuangannya (anggaran) maupun fisiknya.
Laporan kinerja keuangan yang berhubungan dengan pendapatan mencakup informasi tentang target dan realisasi pendapatan masing-masing obyek pendapatan. Dengan demikian akan dapat diketahui cost recovery setiap periodenya sampai dengan periode pelaporan.
2 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
B. Maksud dan Tujuan 1. Maksud
Penyusunan laporan kinerja triwulan ini dimaksudkan sebagai wujud pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan dalam rangka memenuhi amanah sesuai Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 93 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah kegiatan meliputi kinerja pelayanan, keuangan, SPM dan SKM yang telah dilaksanakan pada periode waktu triwulan.
2. Tujuan a. Umum
Tersajinya gambaran kinerja meliputi pelayanan, keuangan, SPM dan SPM yang telah dilakukan di RSUD Dr. Moewardi oleh masing-masing satuan kerja dalam bentuk data, grafik dan informasi pada periode triwulan.
b. Khusus
- Tersedianya data dan informasi sebagai bahan dalam menentukan kebijakan.
- Mengetahui program-program dan kegiatan yang telah mencapai target maupun yang tidak tercapai.
- Memberikan laporan kepada atasan atas pelaksanaan tugas yang telah dilakukan serta feedback kepada Unit-unit dibawahnya (Bagian/Bidang dan Instalasi)
BAB II PEMBAHASAN
A. Kinerja Pelayanan 1. Pelayanan Umum
Pada triwulan I jumlah kunjungan Rawat Jalan sebanyak 65.057 pasien, Rawat Inap sebanyak 7.416 pasien dan IGD sebanyak 5.303 pasien. Pencapaian target kunjungan pasien sampai dengan triwulan I untuk Rawat Jalan 21,97%, Rawat Inap sebesar 21,22% dan IGD sebesar 20,65% dari target setahunnya.
Tabel 1. Indikator Pelayanan pada Triwulan I Tahun 2021
NO Indikator (Pelayanan) Target 2021 Realisasi TW I Realisasi s/d TW I Penc. s/d TW. I (%)
1 Jumlah Pasien Rawat Inap 34.947 7.416 7.416 21,22
2 Jumlah Hari Perawatan 198.307 41.983 41.983 21,17
3 Jumlah Pasien Rawat Jalan 296.055 65.057 65.057 21,97
4 Jumlah Pasien IGD 25.682 5.303 5.303 20,65
5 Jumlah Tindakan Operasi 8.516 1.868 1.868 21,94
6 Jumlah Tindakan Hemodialisis 20.716 3.995 3.995 19,28
7 Jumlah Pemeriksaan
Radiodiagnostik 68.360 17.348 17.348 25,38
8 Jumlah Tindakan Radioterapi 28.464 4.514 4.514 15,86
9 Jumlah Tindakan Rehabilitasi
Medik 16.952 4.312 4.312 25,44
10 Jumlah Pemeriksaan Lab. PK 532.200 139.610 139.610 26,23
11 Jumlah Pemeriksaan Lab. PA 9.819 2.581 2.581 26,29
12 Jumlah Pemeriksaan Lab.
Mikrobiologi 40.315 7.861 7.861 19,50
13 Jumlah Pemeriksaan Lab.
Parasitologi 4.796 853 853 17,79
14 BOR (%) 60-85% 51,37 51,37 Belum efisien
15 LOS (hari) 6-9 hari 3,29 3,29 Tidak ideal
16 TOI (hari) 1-3 hari 5,36 5,36 Tidak ideal
17 BTO (kali) 40-50 kali 8,17 8,17 Tidak ideal
18 NDR (permil) ≤25 permil 72,01 72,01 Tidak ideal
4 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
2. Pelayanan Rawat Jalan
Jumlah kunjungan Rawat Jalan bulan Januari sebesar 20.083 pasien dengan rerata 1.004 pasien/hari. Jumlah kunjungan bulan Februari sebesar 20.123 pasien dengan rerata 1.184 pasien/hari, mengalami peningkatan sebanyak 40 pasien (0,20%) dibanding bulan Januari. Jumlah pasien bulan Maret sebesar 24.81 pasien dengan rerata 1.243 pasien/hari, mengalami peningkatan sebanyak 4.728 pasien (23,50%) dibanding bulan Februari. Realisasi kunjungan rawat jalan sampai dengan triwulan I sebesar 65.057 (21,97%) dari target kunjungan sampai triwulan I yaitu 74.014 (25%) atau berdeviasi negatif (-3,03%).
Rincian target dan realisasi kunjungan pasien Rawat Jalan masing-masing poliklinik sebagai berikut :
Tabel 2. Target dan Realisasi Kunjungan Pasien Rawat Jalan menurut Jenis Poliklinik pada Triwulan I Tahun 2021
Poliklinik Target 2021 Triwulan I Jumlah s/d TW. I Penc. s/d TW. I (%)
Jan. Feb. Mar. Jumlah
Peny. Dalam 64.125 4.347 4.255 5.147 13.749 13.749 21,44 Bedah 62.515 4.382 4.337 5.255 13.974 13.974 22,35 Kes. Anak 34.794 2.722 2.679 3.236 8.637 8.637 24,82 Obsgyn 19.512 1.458 1.511 1.829 4.798 4.798 24,59 Saraf 9.812 614 607 777 1.998 1.998 20,36 Jiwa 2.173 93 97 152 342 342 15,74 THT 16.720 1.222 1.316 1.833 4.371 4.371 26,14 Mata 6.757 421 450 617 1.488 1.488 22,02 Kulit& Kel. 5.399 447 445 570 1.462 1.462 27,08
Gigi & Mulut 5.236 171 318 427 916 916 17,49
Kardiologi 16.873 1.066 1.131 1.444 3.641 3.641 21,58 Paru 13.598 698 684 841 2.223 2.223 16,35 Geriatri 2.712 148 147 176 471 471 17,37 Nyeri 117 1 4 3 8 8 6,86 Gizi 35 2 4 5 11 11 31,25 Hemodialisa 20.716 1.390 1.226 1.379 3.995 3.995 19,28 Akupuntur 9 3 1 0 4 4 45,45 Anesthesi 177 8 18 17 43 43 24,28 VCT 7.358 543 523 599 1.665 1.665 22,63 MDR 3.194 114 122 179 415 415 12,99 Metadon 1.331 89 93 109 291 291 21,86 Sekar Moewardi 2.893 144 155 256 555 555 19,18 Jumlah 296.055 20.083 20.123 24.851 65.057 65.057 21,97
Jumlah tindakan Rawat Jalan bulan Januari adalah 2.943 tindakan. Jumlah tindakan bulan Februari adalah 3.133 tindakan atau naik 190 tindakan (6,46%) dibandingkan bulan Januari. Jumlah tindakan bulan Maret adalah 5.926 tindakan atau naik 2.793 tindakan (89,15%) dibandingkan bulan Februari. Realisasi tindakan rawat jalan sampai dengan triwulan I sebesar 12.002 tindakan (27,85%) dari target sampai dengan triwulan I yaitu 10.773 tindakan (25%) atau berdeviasi positif (2,85%).
Rincian target dan realisasi tindakan rawat jalan masing-masing poliklinik sebagai berikut:
Tabel 3. Target dan Realisasi Tindakan Poliklinik Rawat Jalan pada Triwulan I Tahun 2021 No Poliklinik Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc (%) s/d TW. I
Jan Feb Mar Jml.
1 Anak 7.193 580 489 2.036 3.105 3.105 43,17 2 Bedah 11.997 725 810 1.057 2.592 2.592 21,61 3 Jiwa 259 14 17 30 61 61 23,55 4 Interna 2.087 37 54 223 314 314 15,05 5 Gilut 1.395 28 73 112 213 213 15,27 6 Kulkel 1.411 119 107 291 517 517 36,64 7 Mata 5.837 525 570 733 1.828 1.828 31,32 8 Obsgyn 5.730 443 430 531 1.404 1.404 24,50 9 THT 3.737 281 331 585 1.197 1.197 32,03 10 Jantung 1.476 73 86 120 279 279 18,90 11 Paru 1.161 62 107 126 295 295 25,41 12 Saraf 810 56 59 82 197 197 24,32 Total 43.093 2.943 3.133 5.926 12.002 12.002 27,85
Tabel 4. Sepuluh Besar Penyakit Rawat Jalan pada Triwulan I Tahun 2021
NO Diagnosis ICD X Jumlah
1 Breast, Unspecified C50.9 2.486
2 Cervix Uteri Unspesified C53.9 2.164
3 Chronic Viral Hepatitis B without Delta-Agent B18.1 1.381
4 HIV Disease Resulting in Unspesified Infectious or
Parasitic Disease B20.9 1.029
5 Essential (Primary) Hypertens I10 820
6 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
NO Diagnosis ICD X Jumlah
7 Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus Without
Complication E11.9 707
8 Beta Thalasemia D56.1 674
9 Atrial Septal Defect Q21.1 658
10 Atherosclerotic Heart Disease I25.1 616
3. Pelayanan Rawat Inap
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur nomor: 188.4/586/2021 tanggal 11 Januari 2021, jumlah tempat tidur rumah sakit adalah 908 tempat tidur yang terdiri dari : Kelas III = 499 TT, Kelas II = 64 TT, Kelas I = 66 TT, VIP = 56 TT, VVIP = 4 TT dan Khusus = 219 TT, seperti pada diagram di bawah ini:
Gambar 1. Komposisi Tempat Tidur pada Triwulan I Tahun 2021
Jumlah pasien rawat inap bulan Januari sebanyak 2.594 pasien. Jumlah pasien bulan Februari sebanyak 2.249 pasien, turun sebanyak 345 pasien (13,30%) jika dibandingkan dengan bulan Januari. Jumlah pasien bulan Maret sebanyak 2.573 pasien, naik sebanyak 324 pasien (14,41%) jika dibandingkan dengan bulan Februari. Realisasi jumlah pasien rawat inap sampai dengan triwulan I sebesar 7.416 pasien (21,22%) dari target jumlah
pasien rawat inap sampai triwulan I yaitu 8.737 (25%) atau berdeviasi negatif (-3,78%).
Tabel 5. Pelayanan Rawat Inap pada Triwulan I Tahun 2021
No Uraian Januari Februari Maret Total TW I 1 Jumlah Hari Perawatan 15.303 12.475 14.205 41.983 2 Jumlah Lama Dirawat 8.854 7.172 8.386 24.412 3 Jumlah Pasien Keluar Hidup 2.263 2.026 2.300 6.589 4 Jumlah Pasien Keluar Mati 331 223 273 827 5 Total Pasien 2.594 2.249 2.573 7.416 6 Pasien Meninggal ≤ 48 jam 128 63 102 293 7 Pasien Meninggal ≥ 48 jam 203 160 171 534
BOR rawat inap bulan Januari sebanyak 54,37%. BOR bulan Februari sebanyak 49,07%, turun sebesar 5,30% jika dibandingkan dengan bulan Januari. BOR bulan Maret sebanyak 50,47%, naik sebesar 1,40% jika dibandingkan dengan bulan Februari. Realisasi BOR sampai dengan triwulan I sebesar 51,37%. Masih berada dibawah angka BOR ideal yaitu antara 60-85%.
LOS bulan Januari adalah 3,41 hari. LOS bulan Februari adalah 3,19 hari, turun 0,22 hari jika dibandingkan dengan bulan Januari. LOS bulan Maret adalah 3,26 hari, naik 0,07 hari jika dibandingkan dengan bulan Februari. Realisasi LOS sampai dengan triwulan I adalah 3,29 hari. Masih dibawah angka LOS ideal yaitu antara 6 s/d 9 hari.
TOI bulan Januari adalah 4,95 hari. TOI bulan Februari adalah 5,76 hari, naik 0,81 hari jika dibandingkan dengan bulan Januari. TOI bulan Maret adalah 5,42 hari, turun 0,34 hari jika dibandingkan dengan bulan Februari. Realisasi TOI sampai dengan triwulan I adalah 5.,36 hari. Berada diatas angka TOI ideal yaitu antara 1-3 hari.
BTO bulan Januari adalah 2,86 kali. BTO bulan Februari adalah 2,48 kali, turun 0,38 kali jika dibandingkan dengan bulan Januari. BTO bulan Maret adalah 2,83 kali, naik 0,36 kali jika dibandingkan dengan bulan Februari. Realisasi BTO sampai dengan triwulan I adalah 8,17 kali. Angka BTO ideal yaitu antara 40-50 kali per tahun.
8 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
NDR bulan Januari adalah 78,26o/oo. NDR bulan Februari adalah
71,14o/oo, turun 7,11o/oo jika dibandingkan dengan bulan Januari. NDR bulan
Maret adalah 66,46o/
oo, turun 4,68o/oo jika dibandingkan dengan bulan
Februari. Realisasi NDR sampai dengan triwulan I adalah 72,01o/
oo. Angka
NDR masih jauh dari standar yaitu ≤ 25 o/ oo.
GDR bulan Januari adalah 127,60o/
oo. GDR bulan Februari adalah
99,16o/
oo, turun 28,45o/oo jika dibandingkan dengan bulan Januari. GDR bulan
Maret adalah 106,10o/
oo, naik 6,95o/oo jika dibandingkan dengan bulan
Februari. Realisasi GDR sampai dengan triwulan I adalah 111,52o/
oo. Angka
GDR masih jauh dari standar yaitu ≤ 45 o/ oo.
Tabel 6. Tingkat Efisiensi dan Mutu Pengelolaan Rumah Sakit pada Triwulan I Tahun 2021
No Uraian Januari Februari Maret Realisasi TW I Standar 1 BOR 54,37 49,07 50,47 51,37 60-85% 2 LOS 3,41 3,19 3,26 3,29 6-9 hari 3 TOI 4,95 5,76 5,42 5,36 1-3 hari 4 BTO 2,86 2,48 2,83 8,17 40-50 kali 5 NDR 78,26 71,14 66,46 72,01 ≤ 25 o/ oo 6 GDR 127,60 99,16 106,10 111,52 ≤ 45 o/ oo
Tabel 7. Sepuluh Besar Penyakit Rawat Inap pada Triwulan I Tahun 2021
No Jenis Penyakit Kode Jumlah 1 Anemia In Neoplastic Disease (C00-D48) D63.0 992 2 Coronavirus Infection, Unspesified B34.2 865 3 Essential (Primary) Hypertens I10 661 4 Non Insulin Dependent DM Without Complication E11.9 621 5 Abnormality of Albumin R77.0 610 6 Anemia Unspesified D64.9 345 7 HYPOKALAEMIA E87.6 340 8 Bronchus Or Lung, Unspesified C34.9 330 9 Disorders of Calcium Metabolism E83.5 254 10 Acute Lymphoblastic Leukaemia C91.0 241
Tabel 8. Sepuluh Besar Penyebab Kematian pada Triwulan I Tahun 2021
No Jenis Penyakit Kode Jumlah 1 Respiratory Failure, Unsp. J96.9 23 2 Cardiac Arrest, Unspesified I46.9 2 3 Epidural Haemorrhage Without.. S06.40 1 4 Intracerebral Haemorhage Unspesified I61.9 1 5 Malig. Neopla. Of Thyroid Gland C73 1 6 Septicaemia Due to Other Spesified Staphylococcus A41.1 1 7 Hypoglicaemia E16.2 1 8 Closed Commotio Cerebri (Concusion) S06.00 1 9 Burns Involving 40-49% of Body Surface T31.4 1 10 Abdominal and pelvis pain R10 1
4. Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Jumlah kunjungan di IGD bulan Januari adalah sebesar 2.098 pasien. Jumlah kunjungan bulan Februari sebesar 1.530 pasien, turun 568 pasien (27,07%) dibanding bulan Januari. Jumlah pasien bulan Maret sebesar 1.675 pasien, naik 145 pasien (9,48%) dibandingkan bulan Februari. Realisasi kunjungan pasien IGD sampai dengan triwulan I sebesar 5.303 pasien (20,65%) dari target kunjungan sampai triwulan I yaitu 6.420 pasien (25%) atau berdeviasi negatif (-4,35%). Rincian target dan realisasi pelayanan IGD sebagai berikut:
Tabel 9. Target dan Realisasi Pelayanan IGD pada Triwulan I Tahun 2021
Pelayanan Target 2021 Triwulan I Jumlah s.d TW. I Penc. s.d TW. I (%) Jan. Feb. Mar. Jml.
Bedah 5.540 311 264 325 900 900 16,25 P. Dalam 5.730 643 368 352 1.363 1.363 23,79 Anak 3.895 308 260 279 847 847 21,75 Obstetri 1.349 146 117 111 374 374 27,73 Ginekolog 596 41 38 22 101 101 16,94 Paru 4.012 415 241 289 945 945 23,56 Saraf 1.928 92 84 112 288 288 14,94 Jantung 1.959 87 92 127 306 306 15,62 Jiwa 23 1 1 0 2 2 8,66 THT 547 49 57 47 153 153 27,99 Mata 36 1 2 7 10 10 27,55
10 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021 Pelayanan Target 2021 Triwulan I Jumlah s.d TW. I Penc. s.d TW. I (%) Jan. Feb. Mar. Jml.
Kulit&Kel 41 2 3 0 5 5 12,29
Gilut 26 2 3 4 9 9 34,09 Jumlah 25.682 2.098 1.530 1.675 5.303 5.303 20,65
Tabel 10. Jumlah Pasien berdasarkan Asal Rujukan pada Triwulan I Tahun 2021
Bulan Jml. Pasien RS Puskesmas RB/ Poli Pribadi Dok. Lain-lain Datang Sendiri
Januari 2.098 180 6 2 1 98 1.811
Februari 1.530 202 4 43 1 64 1.216
Maret 1.675 294 6 83 9 52 1.231
Jml. TW. I 5.303 676 16 128 11 214 4.258
Data kematian di IGD sebagai berikut:
a. Death On Arrival (DOA) atau pasien yang datang ke IGD dan meninggal dunia sebelum ditangani pada triwulan I sebanyak 37 pasien atau 0,70% dari total pasien sebanyak 5.303 pasien.
b. Death On Table (DOT) yaitu pasien yang meninggal di IGD setelah ditangani pada triwulan I sebanyak 91 pasien atau 1,72 % dari total pasien sebanyak 5.303 pasien.
Tabel 11. Data Kematian di IGD pada Triwulan I Tahun 2021
Bulan Jml pasien DOA % DOT % Jml
Kematian % Januari 2.098 14 0,67 45 2,14 59 2,81
Februari 1.530 9 0,59 27 1,76 36 2,35
Maret 1.675 14 0,84 19 1,13 33 1,97 Jml. TW I 5.303 37 0,70 91 1,72 128 2,41
Gambar 2. Sepuluh Besar Penyakit IGD pada Triwulan I Tahun 2021
5. Instalasi Radiologi
Jumlah pemeriksaan di Instalasi Radiologi bulan Januari adalah 5.859 pemeriksaan. Jumlah pemeriksaan bulan Februari adalah 5.289 pemeriksaan atau turun 570 pemeriksaan (9,73%) dibandingkan bulan Januari. Jumlah pemeriksaan bulan Maret adalah 6.200 pemeriksaan atau naik 911 pemeriksaan (17,22%) dibandingkan bulan Februari. Realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I adalah 17.348 pemeriksaan atau 25,38% dari target sampai triwulan I yaitu 17.090 pemeriksaan (25%) atau berdeviasi positif (0,38%).
Rincian target dan realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 12. Data Pemeriksaan Radiologi pada Triwulan I Tahun 2021
No. Pemeriksaan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc. s/d TW. I Jan Feb Mar Jml.
1 Pemeriksaan Tanpa
Kontras 49.480 4.509 3.860 4.411 12.780 12.780 25,83 2 Pemeriksaan
Dengan Kontras 600 47 61 46 154 154 25,67 3 Pemeriksaan Gigi 670 46 54 69 169 169 25,22
12 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
No. Pemeriksaan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc. s/d TW. I Jan Feb Mar Jml.
4 Pemeriksaan MSCT 6.700 493 495 661 1.649 1.649 24,61 5 Pemeriksaan MRI 1830 104 129 181 414 414 22,62 6 Pemeriksaan USG 8.730 659 686 813 2.158 2.158 24,72 7 Intervensi Radiologi 350 1 4 19 24 24 6,86 Jumlah 68.360 5.859 5.289 6.200 17.348 17.348 25,38 6. Instalasi Radioterapi
Jumlah tindakan di Instalasi Radioterapi bulan Januari adalah 1.573. Jumlah tindakan bulan Februari adalah 1.316 tindakan atau turun 257 tindakan (16,34%) dibanding bulan Januari. Jumlah tindakan bulan Maret adalah 1.625 tindakan atau naik 309 tindakan (23,48%) dibanding bulan Februari. Realisasi jumlah tindakan sampai dengan triwulan I adalah 4.514 tindakan (15,86%) dari target sampai dengan triwulan I yaitu 7.116 (25%) atau berdeviasi negatif (-9,17%).
Rincian target dan realisasi jumlah tindakan sampai dengan triwulan I sebagai berikut :
Tabel 13. Data Kegiatan Radioterapi pada Triwulan I Tahun 2021
Tindakan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc. (%) s/d TW. I Jan. Feb. Mar. Jml
Poliklinik 5.356 480 416 553 1.449 1.449 27,05 Simulator 500 39 19 52 110 110 22,00 Treatment Planning 706 54 59 73 186 186 26,35 Tindakan Radiasi Eksterna 21.600 978 777 893 2.648 2.648 12,26 Tindakan Brachytherapy 206 15 40 46 101 101 49,03 Mould Room 96 7 5 8 20 20 20,83 Jumlah 28.464 1.573 1.316 1.625 4.514 4.514 15,86
7. Instalasi Farmasi
Jumlah lembar resep yang diterima pada bulan Januari sebanyak 50.018 lembar resep atau sebanyak 277.750 jenis obat yang diresepkan. Jumlah lembar resep yang diterima pada bulan Februari sebesar 45.792 lembar resep atau 252.806 jenis obat yang diresepkan, turun 4.226 lembar resep (8,45%) dibandingkan bulan Januari. Jumlah lembar resep yang diterima pada bulan Maret sebesar 54.031 lembar resep atau 295.070 jenis obat yang diresepkan, turun 8.239 lembar resep (17,99%) dibandingkan bulan Februari. Total jumlah lembar resep sampai dengan triwulan I adalah 149.841 lembar resep atau 825.626 jenis obat yang diresepkan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 14. Data Kegiatan Instalasi Farmasi pada Triwulan I Tahun 2021
No. Jenis Resep Triwulan I Total s/d
TW. I
Jan. Feb. Mar. Jml.
1 Lembar Resep 50.018 45.792 54.031 149.841 149.841
2 Resep (R/) 277.750 252.806 295.070 825.626 825.626
3 Resep (R/) Terlayani 275.937 251.437 293.298 820.672 820.672 4 Resep (R/) Tidak Terlayani 1.813 1.369 1.772 4.954 4.954
5 % Resep tidak Terlayani 0,65 0,54 0,60 0,60 0,60
8. Instalasi Bedah Sentral (IBS)
Jumlah tindakan operasi di IBS bulan Januari adalah 499 tindakan dengan rerata 16 tindakan per hari. Jumlah tindakan oprerasi di IBS bulan Februari adalah 616 tindakan dengan rerata 22 tindakan per hari, naik 117 tindakan (23,45%) dibanding bulan Januari. Jumlah tindakan oprerasi di IBS bulan Maret adalah 753 tindakan dengan rerata 24 tindakan per hari, naik 137 tindakan (22,24%) dibanding bulan Februari. Realisasi jumlah tindakan operasi sampai dengan triwulan I adalah 1.868 tindakan (21,94%) dari target sampai dengan triwulan I yaitu 2.129 (25%) atau berdeviasi negatif (-3,06%).
14 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
Tabel 15. Data Operasi IBS pada Triwulan I Tahun 2021
No Spesialisasi Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Capaian (%) s/d TW. I
Jan Feb Mar Jml.
1 Bedah Urologi 825 50 64 76 190 190 23,03 2 Bedah Plastik 985 44 64 63 171 171 17,36 3 Bedah Orthopedi 1.152 79 77 103 259 259 22,48 4 Bedah Syaraf 590 35 35 48 118 118 20,00 5 Bedah Digestif 839 41 52 76 169 169 20,14 6 Obsgyn 716 50 71 65 186 186 25,98 7 Mata 378 19 27 39 85 85 22,49 8 THT 387 35 42 49 126 126 32,56
9 Bedah Vaskuler & Thorax 673 39 47 52 138 138 20,51
10 Bedah Anak 213 18 20 22 60 60 28,17
11 Gigi dan Mulut 257 11 26 29 66 66 25,68
12 Bedah Onkologi 926 41 53 75 169 169 18,25
13 Lain-lain 575 37 38 56 131 131 22,78
Jumlah 8.516 499 616 753 1.868 1.868 21,94
9. Instalasi Gizi
Penyajian diet pasien selama bulan Januari sebanyak 16.529. Pada bulan Februari sebanyak 12.477 turun 4.052 (24,51%) bila dibandingkan dengan bulan Januari. Pada bulan Maret sebanyak 14.074 naik 1.597 (12,80%) bila dibandingkan bulan Februari. Total penyajian diet pasien sampai dengan triwulan I sebanyak 43.080.
Adapun penyajian makanan bagi penderita/pasien per kelasnya dapat dilihat pada grafik berikut:
Gambar 3. Jumlah Penyajian Makanan Pasien per Kelas pada Triwulan I Tahun 2021
10. Instalasi Rehabilitasi Medik
Jumlah kunjungan di Instalasi Rehabilitasi Medik bulan Januari sebanyak 1.278. Jumlah kunjungan bulan Februari sebanyak 1.445 pasien naik 167 pasien (13,07%) dibanding bulan Januari. Jumlah kunjungan bulan Maret sebanyak 1.589 pasien naik 144 pasien (9,97%) dibanding bulan Februari. Realisasi kunjungan sampai dengan triwulan I sebesar 4.312 pasien (25,44%) dari target kunjungan sampai triwulan I yaitu 4.238 pasien (25%) atau berdeviasi positif (0,44%).
Rincian target dan realisasi kunjungan pasien Rehabilitasi Medik sebagai berikut :
Tabel 16. Data Kegiatan Rehabilitasi Medik pada Triwulan I Tahun 2021
Uraian Target 2021 Triwulan I s.d TW. I Jumlah TW. I (%) Penc s.d Jan. Feb. Mar Jml.
Fisioterapi 12.335 935 1.019 1.181 3.135 3.135 25,41 Terapi Wicara 1.049 61 78 70 209 209 19,92 Okupasi Terapi 2.826 236 275 292 803 803 28,42 Sosial Medik 259 11 21 8 40 40 15,42 Psikologi 0 0 0 0 0 0 0,00 Ortotik Prostetik 483 35 52 38 125 125 25,88 Jumlah 16.952 1.278 1.445 1.589 4.312 4.312 25,44
16 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
11. Instalasi Sanitasi
Hasil pemantauan kualitas lingkungan pada Triwulan I masih terdapat beberapa pemeriksaan yang belum memenuhi standar antara lain sebagai berikut :
- Pemeriksaan suhu ruang (85,98% dari target 90%);
- Pemeriksaan kelembaban ruangan (42,68% dari target 90%); - Pemeriksaan pencahayaan ruangan (85,55% dari target 100%); - Pemeriksaan kebisingan ruang (86,25% dari target 90%);
- Pemeriksaan kadar debu (63,33% dari target 90%);
- Pengendalian Serangga dan Binatang Pengganggu (86,90% dari target 100%);
- Pencampuran limbah padat medis dan non medis (99,08% dari target 100%);
- Kebersihan ruangan dan lingkungan rumah sakit (80% dari target 85%).
Tabel 17. Kegiatan Instalasi Sanitasi pada Triwulan I tahun 2021
No. Kegiatan Target
(%) Januari Februari Maret
Rerata TW I 1 Pemeriksaan Fisika Kimia air
bersih 100 100 100 100 100 2 Pemeriksaan Fisika Kimia air
minum 100 100 100 100 100 3 Pemeriksaan Mikrobiologi Air
Bersih 100 100 100 100 100 4 Pemeriksaan pH dan Suhu Air
Bersih 100 100 100 100 100 5 Pemeriksaan Sisa Chlor 100 100 100 100 100 6 Pemeriksaan pH dan Suhu Air
Bersih 100 100 100 100 100 7 Pemeriksaan Usap Alat Makan 100 100 100 100 100 8 Pemeriksaan E.Coli Usap Alat
Makan 100 100 100 100 100 9 Pemeriksaan E.Coli Makanan 100 - 100 100 100 10 Pemeriksaan Usap Alat Masak
Inst.Gizi 100 - 100 100 100 11 Pemeriksaan Usap Botol Susu
Formula dan Spin 100 - - 100 100 12 Pemeriksaan Angka Kuman
Linen 100 100 - 100 100 13 Pemeriksaan Usap Alat Medis 100 100 100 100 100
No. Kegiatan Target
(%) Januari Februari Maret
Rerata TW I 14 Pemeriksaan Suhu Ruang 90 84,62 80 93,33 85,98 15 Pemeriksaan Kelembaban
Ruang 90 46,15 53,33 28,57 42,68 16 Pemeriksaan Pencahayaan
Ruang 100 83,33 83,33 90 85,55 17 Pemeriksaan Kebisingan Ruang 90 76,92 100 81,82 86,25 18 Pemeriksaan Kadar Debu 90 80 60 50 63,33 19 Pemeriksaan Angka Kuman
Udara 90 90,91 91,31 97,14 93,12 20 Pemeriksaan Angka Kuman
Lantai 100 100 100 100 100 21 Pemeriksaan Angka Kuman
Dinding 100 100 100 100 100 22 Pengendalian Serangga dan
Binatang Pengganggu 100 81,57 90,97 88,17 86,90 23 Pengelolaan kualitas limbah cair 100 100 100 100 100 24
Pemantauan limbah padat medis tercampur limbah padat non medis
100 98,99 98,75 99,5 99,08 25
Pemantauan limbah padat non medis tercampur limbah padat medis
100 99,97 99,92 99,93 99,94 26 Pengelolaan Limbah B3 Umum 100 100 100 100 100 27 Pemeriksaan Udara Ambient
Lingk RS 100 - - - 0 28 Pemeriksaan Udara Emisi
Genzet 100 - - - 0 29 Pemeriksaan Udara Emisi Boiler 100 - - - 0 30 Pemeriksaan Udara Emisi
Incenerator 100 - - - 0 31 Kebersihan ruangan dan
lingkungan rumah sakit 85 80 80 80 80
12. Instalasi Laboratorium Patologi Klinik
Jumlah pemeriksaan di Instalasi Laboratorium Patologi Klinik bulan Januari adalah 46.984 pemeriksaan. Jumlah pemeriksaan bulan Februari adalah 43.184 pemeriksaan atau turun 3.800 pemeriksaan (8,09%) dibandingkan dengan bulan Januari. Jumlah pemeriksaan bulan Maret adalah 49.442 pemeriksaan atau naik 6.258 pemeriksaan (14,49%)
18 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
dibandingkan dengan bulan Februari. Realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I adalah 139.610 pemeriksaan (26,23% dari target jumlah pemeriksaan sampai triwulan I yaitu 133.050 pemeriksaan (25%) atau berdeviasi positif (1,23%).
Rincian target dan realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 18. Kegiatan Pemeriksaan Laboratorium Patologi Klinik pada Triwulan I Tahun 2021 Pemeriksaan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc. s/d TW. I
Jan. Feb. Mar. Jml.
Hematologi 170.000 14.686 13.687 15.402 43.775 43.775 25,75 Kimia Klinik 300.000 26.729 24.071 28.067 78.867 78.867 26,29 Sekresi / Ekresi 13.500 1.004 1.192 1.357 3.553 3.553 26,32 Imunologi 44.000 4.245 3.839 4.197 12.281 12.281 27,91 Konsultasi 4.000 296 364 379 1.039 1.039 25,98 Tindakan BMP 700 24 31 40 95 95 13,57 JUMLAH 532.200 46.984 43.184 49.442 139.610 139.610 26,23
13. Instalasi Mikrobiologi & Parasitologi Klinik a. Pemeriksaan Laboratorium Mikrobiologi Klinik
Jumlah pemeriksaan di Instalasi Laboratorium Mikrobiologi Klinik bulan Januari adalah 2.265 pemeriksaan. Jumlah pemeriksaan bulan Februari adalah 2.365 pemeriksaan naik 100 pemeriksaan (4,42%) dibandingkan bulan Januari. Jumlah Pemeriksaan bulan Maret adalah 3.231 pemeriksaan naik 866 pemeriksaan (36,62%) dibandingkan bulan Februari. Realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I adalah 7.861 pemeriksaan atau 19,50% dari target jumlah pemeriksaan sampai triwulan I yaitu 10.079 (25%) atau berdeviasi negatif (-5,50%).
Rincian target dan realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 19. Kegiatan Pemeriksaan Laboratorium Mikrobiologi Klinik pada Triwulan I Tahun 2021 Pemeriksaan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d s/d TW. I Penc. s/d TW. I (%)
Jan. Feb. Mar. Jml.
Drec 6.622 341 373 622 1.336 1.336 20,18 a. Gram 6.622 341 373 622 1.336 1.336 20,18 b. Neisser/Difteri 0 0 0 0 0 0 0 Kultur/Identifikasi 17.814 1.055 1.121 1.476 3.652 3.652 20,50 a. Darah 8.194 599 633 777 2.009 2.009 24,52 b. Urine 1.695 52 69 80 201 201 11,86 c. Pus 2.520 160 176 227 563 563 22,34 d. LCS 122 2 6 11 19 19 15,57 e. Sekret 461 21 17 19 57 57 12,36 f. Faeces 143 6 7 16 29 29 20,28 g. Transudat 1.147 69 65 95 229 229 19,97 h. Sputum 3.532 146 148 251 545 545 15,43
Kepekaan Kuman terhadap
Antibiotik 7.866 506 532 670 1.708 1.708 21,71 Hitung Koloni kuman pada
kultur urin 958 52 69 80 201 201 20,98 Khusus TB 3.139 172 150 190 512 512 16,31 a. Zeel Nelsen 1.992 98 83 100 281 281 14,11 b. Kultur BTA/TB 1.147 74 67 90 231 231 20,14 GeneXpert MTB/RIF 3.916 139 120 193 452 452 11,54 JUMLAH 40.315 2.265 2.365 3.231 7.861 7.861 19,50
b. Pemeriksaan Laboratorium Parasitologi & Mikologi Klinik
Jumlah pemeriksaan di Instalasi Laboratorium Parasitologi & Mikologi Januari adalah 230. Jumlah pemeriksaan bulan Februari adalah 287 pemeriksaan atau naik 57 pemeriksaan (24,78%) dibandingkan bulan Januari. Jumlah pemeriksaan bulan Maret adalah 336 pemeriksaan atau naik 49 pemeriksaan (17,07%) dibandingkan bulan Februari. Realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I adalah 853 pemeriksaan atau 17,79% dari target jumlah pemeriksaan sampai triwulan I yaitu 1.199 pemeriksaan (25%) atau berdeviasi negatif (-7,21%).
Rincian target dan realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I sebagai berikut :
20 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
Tabel 20. Pemeriksaan Laboratorium Parasitologi & Mikologi pada Triwulan I Tahun 2021
No Jenis Pemeriksaan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc. (%) s/d TW. I Jan. Feb. Mar. Jumlah
1 Feses Lengkap 1.532 51 64 72 187 187 12,21
2 Darah Samar / Benzidin
Test 383 20 25 15 60 60 15,67 3 Malaria 8 0 1 0 1 1 12,50 4 Filaria 10 0 0 0 0 0 0,00 5 Jamur KOH 1.043 63 1 1 65 65 6,23 6 PCP 34 1 74 93 168 168 494,12 7 Kultur Jamur 1.096 60 76 93 229 229 20,89
8 Uji sensitivitas/ Kepekaan jamur terhadap Antimikotik
690 35 46 62 143 143 20,72
Jumlah 4.796 230 287 336 853 853 17,79
14. Instalasi Laboratorium Patologi Anatomi
Jumlah pemeriksaan di Instalasi Laboratorium Patologi Anatomi bulan Januari adalah 833 pemeriksaan. Jumlah pemeriksaan bulan Februari adalah 760 pemeriksaan atau turun 73 pemeriksaan (8,76%) dibandingkan bulan Februari. Jumlah pemeriksaan bulan Maret adalah 988 pemeriksaan atau naik 228 pemeriksaan (30%) dibandingkan bulan Maret. Realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I adalah sebanyak 2.581 pemeriksaan (26,29%) dari target pemeriksaan sampai dengan triwulan I yaitu 2.455 pemeriksaan (25%) atau berdeviasi positif (1,29%).
Rincian target dan realisasi jumlah pemeriksaan sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 21. Pemeriksaan Laboratorium Patologi Anatomi pada Triwulan I Tahun 2021 Pemeriksaan Target 2021 Triwulan I Jml. s/d TW. I Penc. (%) s/d TW. I Jan. Feb. Mar JML
Histopatologi 4.213 333 342 432 1.107 1.107 26,28 Sitologi 2.623 323 194 258 775 775 29,55 FNAB / AJH (Aspirasi
Jarum Halus) 494 33 43 43 119 119 24,11 PYLORI 47 5 4 12 21 21 44,44 IHC 2306 127 158 220 505 505 21,90 Frozen Section 137 12 19 23 54 54 39,56 Jumlah 9.819 833 760 988 2.581 2.581 26,29
15. Kesehatan Ibu & Anak (KIA)
Jumlah kelahiran pada bulan Januari adalah 136 bayi lahir. Jumlah kelahiran pada bulan Februari adalah 98 bayi lahir atau turun 38 bayi lahir (27,94%) dibandingkan dengan bulan Januari. Jumlah kelahiran pada bulan Maret adalah 89 bayi lahir atau turun 9 bayi lahir (9,18%) dibandingkan dengan bulan Februari.
Rincian jumlah kelahiran sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 22. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) pada Triwulan I Tahun 2021
No. Tindakan Triwulan I Jml. s/d TW. I Jan Feb Mar Jumlah
1. Kelahiran Hidup 133 94 79 306 306
2. Kelahiran Mati 3 4 10 17 17
3. Bayi lahir hidup dg. BB < 2.000 gr 13 13 16 42 42
4. Bayi lahir hidup dg. BB >2.000 gr 120 81 63 264 264
5. Persalinan scr Spontan 37 12 16 65 65
6. Persalinan dengan VE 1 0 2 3 3
7. Persalinan dengan SC 90 65 62 217 217
8. Kematian ibu hamil 0 0 0 0 0
9. Kematian ibu bersalin 1 0 0 1 1
10. Kematian bayi < 7 hr lahir di RS 0 0 0 0 0
22 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
16. Home Visit
Jumlah pasien home visit pada bulan Januari adalah 7 pasien. Jumlah pasien bulan Februari adalah 7 pasien atau sama dengan bulan Januari. Jumlah pasien bulan Maret adalah 4 pasien atau turun 3 pasien (42,86%) dibandingkan bulan Februari. Total jumlah pasien sampai triwulan I adalah 18 pasien.
Rincian jumlah pasien sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 23. Data Kegiatan Home Visit pada Triwulan I Tahun 2021
Bulan Jml. Pasien
Jumlah Kunjungan
Kunjungan Pendampingan Baru Lama Laki-laki Perempuan Jan. 7 7 3 4 2 5 Feb. 7 7 1 6 1 6 Mar. 4 4 0 4 1 3 Jml. TW I 18 18 4 14 4 14
17. Klinik Psikologi Terpadu
Jumlah pasien pada Klinik Psikologi Terpadu pada bulan Januari adalah 51 pasien. Jumlah pasien bulan Februari adalah 59 pasien atau naik 8 pasien (15,69%) dengan jumlah pasien bulan Januari. Jumlah pasien bulan Maret adalah 63 pasien atau naik 4 pasien (6,78%) dibandingkan bulan Februari. Total jumlah pasien sampai triwulan I adalah 173 pasien.
Rincian jumlah pasien sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 24. Data Kunjungan Klinik Psikologi Terpadu pada Triwulan I Tahun 2021
Bulan Jumlah pasien
Status Pasien Rajal Ranap Datang
Sendiri Rujukan Jan. 51 45 6 44 7 Feb. 59 56 3 56 3 Mar. 63 50 13 50 13 Jml. TW. I 173 151 22 150 23
18. Medical Check Up
Jumlah kunjungan pasien MCU pada bulan Januari sebanyak 59 pasien. Jumlah kunjungan bulan Februari sebanyak 95 pasien naik 36 pasien (61,02%) dibandingkan bulan Januari. Jumlah kunjungan bulan Maret adalah 150 pasien naik 55 pasien (57,89%) jika dibandingkan bulan Februari. Total jumlah pasien sampai dengan Triwulan I sebanyak 304 pasien.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 25. Data Kunjungan Medical Check Up pada Triwulan I Tahun 2021
Bulan Kunjungan Jenis Kelamin Cara Bayar Baru Lama Jumlah Laki2 Perempuan Umum Askes Jan. 35 24 59 27 32 58 1 Feb. 21 74 95 43 52 93 2 Mar. 71 79 150 78 72 150 0 Jml. TW I 127 177 304 148 156 301 3 B. Kinerja Keuangan 1. Penyerapan Anggaran
Jumlah target fisik sampai dengan triwulan I adalah sebesar 18,73%, realisasi fisik 23,83%, berdeviasi positif (5,11%), realisasi belanja dana APBD sampai dengan triwulan I sebesar Rp.154.693.321.322,00 (17,07%). Lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
24 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
Tabel 26. Perkembangan Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Tengah pada Triwulan I Tahun 2021
NO URAIAN ANGGARAN (Rp) TARGET FISIK (%) REALISASI FISIK (%) DEVIASI FISIK (%) REALISASI KEUANGAN
PERMASALAHAN PENCEGAHANNYA UPAYA
Rp. %
1 PROGRAM PENUNJANG URUSAN
PEMERINTAHAN DAERAH 160.444.646.000 21,43 24,75 3,32 39.712.987.706 24,75
1.1 Administrasi Keuangan 160.444.646.000 21,43 24,75 3,32 39.712.987.706 24,75 1.1.1 Penyediaan Gaji dan
Tunjangan ASN 160.444.646.000 21,43 24,75 3,32 39.712.987.706 24,75
2 PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT
745.759.600.000 18,15 23,64 5,49 114.980.333.616 15,42
2.1 Penyediaan Fasilitas
Pelayanan, Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan Untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi
39.759.600.000 0 0 0 0 0
2.1.1 Pengadaan Alat
Kesehatan/Alat Penunjang Medik Fasilitas Layanan Kesehatan
39.759.600.000 0 0 0 0 0
2.2 Penyediaan Layanan Kesehatan Untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi
706.000.000.000 19,17 24,97 5,8 117.980.333.616 16,29
2.2.1 Operasional Pelayanan Rumah Sakit 706.000.000.000 19,17 24,97 5,8 117.980.333.616 16,29
3 PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN
140.000.000 20 8,8 -11,2 0 0
Kegiatan belum bisa terlaksana, karena adanya pandemi COVID-19 harus memperhatikan protokol kesehatan Percepatan pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan 3.1 Advokasi, Pemberdayaan,
Kemitraan, Peningkatan Peran Serta Masyarakat dan Lintas Sektor Tingkat Daerah Provinsi
140.000.000 20 8,8 -11,2 0 0
3.1.1 Peningkatan Upaya
Advokasi Kesehatan, Pemberdayaan, Penggalangan Kemitraan, Peran Serta Masyarakat dan Lintas Sektor Tingkat Daerah Provinsi
140.000.000 20 8,8 -11,2 0 0
2. Pendapatan
Realisasi jumlah pendapatan sampai dengan triwulan I adalah Rp.231.452.502.129,00 atau 32,78% dari target sampai dengan triwulan I yaitu Rp.176.500.000.000,00 (25%) atau berdeviasi positif (7,78%). Rincian target dan realisasi pendapatan sampai dengan triwulan I sebagai berikut:
Tabel 27. Target dan Realisasi Pendapatan BLUD pada Triwulan I Tahun 2021
NO Keterangan Anggaran/ Target Tahun 2021 Realisasi TW. I Realisasi s/d TW. I Penc s/d TW. I (%) I. Pendapatan Pelayanan Kesehatan 697.133.100.000 227.859.479.788 227.859.479.788 32,69 A Pendapatan Langsung Instalasi 86.462.100.000 13.658.382.792 13.658.382.792 15,80 1 Gawat Darurat 3.990.000.000 246.682.550 246.682.550 6,18 2 Rawat jalan 13.750.000.000 2.608.627.003 2.608.627.003 18,97 3 Rawat Inap 15.993.500.000 1.720.518.913 1.720.518.913 10,76 4 Rawat Intensif 4.000.000.000 636.224.593 636.224.593 15,91 5 Bedah Sentral 11.500.000.000 2.005.321.845 2.005.321.845 17,44 6 Laboratorium Patologi Klinik 7.000.000.000 2.137.560.241 2.137.560.241 30,54 7 Laboratorium Patologi
Anatomi 450.000.000 88.002.833 88.002.833 19,56
8 Radiologi 3.400.400.000 536.877.147 536.877.147 15,79
9 Radiotherapi 825.000.000 165.893.661 165.893.661 20,11 10 Rehabilitasi Medik 104.000.000 16.896.050 16.896.050 16,25 11 Forensik dan Medikolegal 100.000.000 32.596.429 32.596.429 32,60 12 Farmasi 23.500.000.000 3.359.240.526 3.359.240.526 14,29 13 Sanitasi 10.000.000 8.262.400 8.262.400 82,62 14 Gizi 50.000.000 17.894.959 17.894.959 35,79 15 Hemodialisa 85.000.000 15.959.642 15.959.642 18,78 16 MCU 1.500.000.000 53.675.000 53.675.000 3,58 17 Kendaraan 200.000.000 8.149.000 8.149.000 4,07 18 Home Visit 4.200.000 0 0 0,00 B Pendapatan Dengan Jaminan 610.671.000.000 214.201.096.996 214.201.096.996 35,08 1 BPJS/Jamkesmas/Askes 603.171.000.000 120.143.192.727 120.143.192.727 19,92 2 Non BPJS/KS/Jamkesda 7.500.000.000 94.057.904.269 94.057.904.269 1254,11
II. Pendapatan Diklat 6.100.000.000 687.493.000 687.493.000 11,27
Diklat 6.100.000.000 687.493.000 687.493.000 11,27
III. Pendapatan Lainnya 2.766.900.000 2.905.529.341 2.905.529.341 105,01
1 Jasa Giro dan Bunga
Deposito 2.000.000.000 2.299.097.697 2.299.097.697 114,95 2 Kerjasama dengan pihak
ketiga dan lain-lain 110.000.000 370.944 370.944 0,34
3 PKD 656.900.000 606.060.700 606.060.700 92,26
Sewa Rumah Dinas 30.000.000 5.880.000 5.880.000 19,60
Sewa Ruangan/Aula 179.000.000 442.696.800 442.696.800 247,32
Sewa Kantin 123.900.000 22.320.900 22.320.900 18,02
Sewa Lahan untuk Parkir 324.000.000 135.163.000 135.163.000 41,72
26 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
3. Cost Recovery
Jumlah pendapatan bulan Januari adalah Rp. 47.334.174.654 sedangkan jumlah pengeluarannya sebesar Rp. 29.186.430.963 maka cost recoverynya adalah 162,18%. Jumlah pendapatan bulan Februari adalah 49.122.353.669, sedangkan pengeluarannya adalah 41.290.533.389, maka costrecoverynya adalah 118,97% atau lebih rendah daripada bulan Januari yaitu 162,18%. Jumlah pendapatan bulan Maret adalah 134.995.993.806 sedangkan pengeluarannya adalah 44.503.369.264, maka cost recoverynya adalah 303,34% atau lebih tinggi daripada bulan Februari yaitu 118,97%. Total cost recovery sampai dengan triwulan I adalah 201,30%. Lebih jelasnya seperti pada tabel berikut:
Tabel 28. Cost Recovery BLUD pada Triwulan I Tahun 2021
Bulan Penerimaan Pengeluaran % Cost Recovery Januari 47.334.174.654 29.186.430.963 162,18 Februari 49.122.353.669 41.290.533.389 118,97 Maret 134.995.993.806 44.503.369.264 303,34 Jml. Triwulan I 231.452.522.129 114.980.333.616 201,30
C. Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Pada Triwulan I Ini ada 138 Indikator yang dapat diukur dari 140 indikator karena ada 2 (dua) indikator yang diukur pada akhir tahun yaitu jenis pelayanan Administrasi dan Manajemen dengan indikator Kelengkapan Laporan Akuntabilitas Kinerja dan Karyawan yang Mendapat Pelatihan Minimal 20 Jam Setahun. Berdasarkan hasil rekapitulasi laporan dari Bagian/Bidang/Unit terdapat 114 indikator (82,61%) yang memenuhi syarat dan masih ada 24 indikator (17,39%) yang belum memenuhi standar dari 138 indikator.
Hasil capaian secara keseluruhan seperti pada tabel berikut ini.
Tabel 29. Hasil Capaian SPM Triwulan I Tahun 2021
No Jenis Pelayanan Indikator Batas Waktu Pencapaian Standar Capaian TW I 2021 Ket
1 Gawat Darurat Kemampuan menangani life saving
anak dan dewasa 1 tahun 100% 100% MS
Jam buka Pelayanan Gawat Darurat
24 jam 1 tahun 100% 100% MS
Pemberi pelayanan kegawat daruratan yang bersertifikat yang masih berlaku (BPS/ PPGD/ GELS/ ALS)
1 tahun 100% 100% MS
Ketersediaan tim penanggulangan
Waktu tanggap pelayanan Dokter di Gawat Darurat 1 tahun
≤ lima menit terlayani, setelah
pasien datang
1,63 mnt MS
Kepuasan Pelanggan 1 tahun ≥ 70% 77% MS
Kematian pasien ≤ 24 Jam di Gawat
Darurat 5 tahun ≤ 2 ‰ (pindah ke pelayanan rawat inap setelah 8 jam) 16,81 ‰ BMS
Tidak adanya pasien yang
diharuskan membayar uang muka 1 tahun 100% 100% MS
2 Rawat Jalan Dokter pemberi Pelayanan di Poliklinik Spesialis 1 tahun 100% 100% MS
Ketersediaan pelayanan sesuai
dengan rumah sakit kelas A 1 tahun
Klinik : anak, penyakit dalam, kebidanan, , bedah, jantung, paru, anestesi, syaraf, kulit kelamin, jiwa, rehab medik, gigi, VCT, Nyeri, THT,
Radioterapi, Geriatri, Mata,
Pojok DOTS, Akupunctur, Medical Check Up, Infertilitas, Paviliun
100% MS
Jam buka pelayanan 1 tahun
a. Senin s.d Kamis (08.00 s.d 14.00)
100% MS
b. Jumat (08.00 s.d 11.00)
Waktu tunggu di rawat jalan 1 tahun ≤ 60 menit 32,39 mnt MS
Kepuasan Pelanggan 1 tahun ≥ 90% 81,79% BMS
Penegakan diagnosis TB melalui
pemeriksaan mikroskop TB 1 tahun >60% 92% MS
Terlaksananya kegiatan pencatatan
dan pelaporan TB di RS 1 tahun >60% 100% MS
Pasien rawat jalan tuberkulosis yang
ditangani dengan strategi DOTS 1 tahun 100% 100% MS
3 Rawat Inap Pemberi pelayanan di Rawat Inap 1 tahun
Dokter Spesialis, Perawat minimal pendidikan D3
95,18% BMS
Dokter penanggung jawab pasien
rawat inap 1 tahun 100% 100% MS
Ketersediaan pelayanan rawat inap 1 tahun
Anak, jiwa, obsgyn, rehab medik, penyakit
dalam, bedah, syaraf, gigi &
mulut, mata, jantung, paru, kulit
kelamin, THT, radioterapi,
anestesi
100% MS
Jam visite dokter spesialis 1 tahun 08.00 s/d 14.00
setiap hari kerja 83,90% BMS
Kejadian infeksi pasca operasi 1 tahun ≤ 1,5 % 0,00% MS
Kejadian Infeksi Nosokomial 2 tahun ≤ 1,5 % 0,00% MS
Tidak adanya kejadian pasien jatuh
yang berakibat kecacatan/kematian 1 tahun 100% 100% MS
Kematian pasien > 48 jam 5 tahun ≤ 0,24 % 0,44% BMS
Kejadian Pulang Paksa 1 tahun < 5% 0,24% MS
Kepuasan pelanggan 1 tahun ≥ 90 % 81,79% BMS
Rawat Inap TB :
1 tahun Penegakan diagnosis TB melalui
pemeriksaan mikroskopis TB ≥ 60 % 98,10% MS
Terlaksananya kegiatan pencatatan
dan pelaporan TB di Rumah Sakit ≥ 60 % 100% MS
4 Bedah Sentral Waktu tunggu operasi elektif 5 tahun ≤ 2 hari 1,02 % MS (Bedah saja) Kejadian Kematian di meja operasi 1 tahun ≤ 1 % 0 % MS Tidak adanya kejadian operasi salah
sisi 1 tahun 100% 100% MS
Tidak adanya kejadian operasi salah
orang 1 tahun 100% 100% MS
Tidak adanya kejadian salah
28 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021
Tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing/lain pada tubuh pasien setelah operasi
1 tahun 100% 100% MS
Komplikasi anestesi karena overdosis, reaksi anestesi, dan salah penempatan anestesi endotracheal tube. 1 tahun ≤ 6 % 0 % MS 5 Persalinan, Perinatologi dan KB
Kejadian kematian ibu karena
persalinan 2 tahun Pendarahan< 1% 0% MS pre-eklampsia<30% 0% MS Sepsis ≤ 0,2 % 0% MS
Pemberi pelayanan persalinan
normal 2 tahun Dokter Sp.OG, Dokter Umum terlatih (asuhan persalinan normal), Bidan 100% MS
Pemberi pelayanan persalinan
dengan penyulit 2 tahun
Tim PONEK yang
terlatih 100% MS
Pemberi pelayanan persalinan
dengan tindakan operasi 2 tahun
Dokter Sp.OG, Dokter Sp.A, Dokter Sp.An 100% MS Kemampuan menangani BBLR 1500 gr - 2500 gr 4 tahun 100% 83,99% BMS
Pertolongan persalinan melalui
seksio cesaria 4 tahun ≤ 20 % 68,41% BMS
Keluarga Berencana :
2 tahun 100%
Presentase KB (vasektomi & tubektomi) yang dilakukan olehtenaga Kompeten dr.Sp.OG, dr.Sp.B, dr.Sp.U, dr.Umum terlatih
100% MS
Presentase peserta KB mantap yang mendapat konseling KB mantap bidan terlatih
100% MS
Kepuasan Pelanggan 2 tahun ≥ 80 % 91,67% MS
6 Intensif
Rata-rata pasien yang kembali ke perawatan intensif dengan kasus yang sama< 72 jam
1 tahun ≤ 3 % 0,15% MS
Pemberi pelayanan Unit Intensif 1 tahun
Dokter spesialis intensif dan dokter spesialis sesuai dengan kasus yang ditangani Dokter spesialis intensif dan dokter spesialis sesuai dengan kasus yang ditangani; 100% MS
Perawat minimal D3 dengan sertifikat Perawat Mahir ICU/setara D4 Perawat minimal D3 dengan sertifikat Perawat Mahir ICU/setara (D4 68,06% BMS
7 Radiologi Waktu tunggu hasil pelayanan foto
toraks 2 tahun ≤ 3 jam 1,18 jam MS
Pelaksana ekspertisi 1 tahun Dokter Sp.Rad 100% MS
Kejadian kegagalan pelayanan
Rontgen 2 tahun
Kerusakan
Foto≤2% 0% MS
Kepuasan pelanggan 1 tahun ≥ 80 % 82,24% MS
8 1. Laboratorium Patologi Klinik
Waktu tunggu hasil pelayanan
laboratorium 1 tahun
≤ 140 menit Kimia darah & darah
rutin
62,67
menit MS
Pelaksana ekspertisi 1 tahun Dokter Sp.PK 100% MS
Tidak adanya kesalahan pemberian
hasil pemeriksaan laboratorium 1 tahun 100% 100% MS
Kepuasan pelanggan 5 tahun ≥ 80 % 91,85% MS
2. Laboratorium Patologi Anatomi
Waktu tunggu hasil pelayanan di instalasi Patologi Anatomi
3 tahun 100%
Histopatologi rutin 4x24 jam 95,37% BMS
Sitologi rutin 2x24 jam 100% MS
Biopsi jarum 2 jam 100% MS
Pelaksana Ekspertisi dokter Sp. PA 1 tahun 100% 100% MS
Tidak ada kesalahan pemberian
hasil pemeriksaan PA 1 tahun 100% 100% MS
3. Laboratorium Mikrobiologi Klinik
Pelaksana Ekspertisi hasil pemeriksaan laboratorium Mikrobiologi Klinik
1 tahun 100% 100% MS
Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium untuk pemeriksaan mikroskopis maksimal 1x24 jam
1 tahun 100% 100% MS
Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium mikrobiologi kultur dan uji kepekaan untuk semua jenis spesimen (selain darah, cairan pleura, cairan pericardial, cairan peritonium, cairan serebrospinal, dan cairan amnion) maksimal 5x24 jam
1 tahun 100% 100% MS
Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium mikrobiologi untuk kultur dan uji kepekaan terhadap darah, cairan pleura, cairan pericardial, cairan peritonium, cairan serebrospinal, dan cairan amnion maksimal 7x24 jam
1 tahun 100% 100% MS
Prevalensi kepositifan hasil kultur
darah untuk bakteriologi 1 tahun ≥ 30 % 31,37 % MS
Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium parasitologi dan mikologi klinik pada pemeriksaan langsung (non kultur ≤ 24 jam)
1 tahun 100% 100% MS
Waktu tunggu hasil pelayanan parasitologi dan mikologi klinik melalui pemeriksaan kultur dan uji kepekaan maksimal 5x24 jam
1 tahun 100% 100% MS
9 Rehabilitasi Medik
Kejadian Drop Out pasien terhadap pelayanan Rehabilitasi Medik yang di rencanakan
1 tahun ≤ 50 % 13,22% MS
Tidak adanya kejadian kesalahan
tindakan rehabilitasi medik 2 tahun 100% 100% MS
Kepuasan Pelanggan 2 tahun ≥ 80 % 86% MS
10 Pelayanan Farmasi
Waktu tunggu pelayanan
3 tahun
- obat jadi ≤ 30 menit 29,87
menit MS
- racikan ≤ 60 menit 59,71 menit MS
Tidak adanya kejadian kesalahan
pemberian obat 3 tahun 100% 100% MS
Kepuasan Pelanggan 3 tahun ≥ 80 % 78,59% BMS
Penulisan Resep sesuai formularium 3 tahun 100% 100% MS
11 Gizi Ketepatan waktu pemberian
makanan kepada pasien 1 tahun ≥ 90 % 100 % MS
Sisa makanan yang tidak termakan
oleh pasien 1 tahun ≤ 20% 25,57 % BMS
Tidak adanya kejadian kesalahan
pemberian diet 1 tahun 100% 98,72 % BMS
12 Transfusi Darah Kebutuhan darah bagi setiap
pelayanan transfusi 2 tahun 100 % terpenuhi
100 %
terpenuhi MS
Kejadian Reaksi transfusi 2 tahun ≤ 0,01 % 0,05 % BMS
13 Pelayanan GAKIN
Pelayanan terhadap pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang datang ke RS pada setiap unit pelayanan
1 tahun 100 % terlayani 100 %
terlayani MS
14 Rekam Medik
Kelengkapan pengisian rekam medik 24 jam setelah selesai pelayanan
5 tahun 100% 95,28% BMS
Kelengkapan Informed Concent setelah mendapatkan informasi yang jelas
3 tahun 100% 94,05% BMS
Waktu penyediaan dokumen rekam
medik pelayanan rawat jalan 2 tahun ≤ 10 menit 100% MS Waktu penyediaan dokumen rekam
medik pelayanan rawat inap 2 tahun ≤ 15 menit 100% MS 15 Pengelolaan
Limbah Baku mutu limbah cair 2 tahun
BOD < 30 mg/l 13 MS
COD < 80 mg/l 50,53 MS
TSS < 30 mg/l 14,33 MS
PH 6 - 9 7 MS
Mikrobiologi 5000 / 100 ml 42 MS
Pengelolaan limbah padat infeksius
30 Laporan Kinerja RSUD Dr. Moewardi Triwulan I Tahun 2021 16 Administrasi &
Manajemen
Tindak lanjut penyelesaian hasil
pertemuan direksi 1 tahun 100% 100% MS
Waktu penyelesaian keluhan pelanggan ≤3 hari 2 tahun 100% 100% MS Kelengkapan laporan akuntabilitas
kinerja 1 tahun 100%
Evaluasi Akhir Tahun
Ketepatan waktu pengusulan
kenaikan pangkat 1 tahun 100% 100% MS
Ketepatan Waktu pengurusan gaji
berkala 1 tahun 100% 100% MS
Karyawan yang mendapat pelatihan
minimal 20 jam setahun 3 tahun ≥ 65 %
Evaluasi Akhir Tahun
Cost recovery meningkat 1 tahun ≥ 80 % 243,67% MS
Ketepatan waktu penyusunan
laporan keuangan 1 tahun 100% 100% MS
Kecepatan waktu verifikasi
pembayaran maksimal 2 hari 1 tahun 100% 100% MS
Kecepatan waktu verifikasi laporan pertanggungjawaban BLUD maksimal 1 hari
1 tahun 100% 100% MS
Kecepatan waktu verifikasi laporan pertanggungjawaban SKPD maksimal 1 hari
1 tahun 100% 100% MS
Kecepatan waktu verifikasi SPP (Surat Permintaan Pembayaran) maksimal 60 menit
1 tahun 100% 100% MS
Kecepatan waktu pemberian informasi tentang tagihan pasien rawat inap
2 tahun ≤ 2 jam 100% MS
Kecepatan waktu penyelesaian pembayaran pelayanan rawat inap 2 tahun ≤ 15 menit 100% MS
Kecepatan waktu penagihan piutang biaya pelayanan kepada pihak ketiga
2 tahun ≤ 15 menit 100% MS
Ketepatan waktu pemberian imbalan
(insentif) sesuai kesepakatan waktu 1 tahun 100% 100% MS
Ketepatan waktu pembayaran pengadaan barang/jasa anggaran BLUD kepada rekanan setelah berkas tervefikasi maksimal 2 hari
1 tahun ≥90% 96% MS
Ketepatan waktu pembayaran Ganti Uang (GU) pengadaan barang/jasa anggaran SKPD kepada rekanan setelah berkas terverifikasi maksimal 2 hari
1 tahun ≥90% 95% MS
Ketepatan waktu pembuatan kelengkapan pengajuan kredit bank bagi pegawai Negeri Sipil maksimal 3 hari
1 tahun ≥90% 100% MS
Ketepatan waktu pembuatan rincian gaji Pegawai Negeri Sipil maksimal 2 hari
1 tahun ≥90% 100% MS
Ketepatan waktu pembuatan rincian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pegawai Negeri Sipil maksimal 2 hari
1 tahun ≥90% 100% MS
Ketepatan waktu pembuatan rincian
Jasa Pelayanan maksimal 2 hari 1 tahun ≥90% 100% MS
Ketepatan waktu pembuatan rincian gaji tenaga harian BLUD maksimal 2 hari.
1 tahun ≥90% 100% MS
Ketepatan waktu penyusunan anggaran kebutuhan seluruh unit kerja
1 tahun 100% 100% MS
17 Ambulance / Kereta Jenazah
Waktu pelayanan ambulance/
Kereta jenazah 1 tahun 24 jam 100% MS
Kecepatan memberikan pelayanan ambulance/ Kereta jenazah di rumah sakit
2 tahun ≤ 30menit 100% MS
Response time pelayanan ambulance oleh masyarakat yang membutuhkan standar waktu untuk wilayah :
1 tahun ≥ 80 % 100%
100% MS
· Kecamatan Jebres < 60 menit
· untuk wilayah diluar Kecamatan Jebres dalam wilayah Kota Surakarta < 90 menit
18 Pemulasaraan Jenazah Waktu tanggap (response time) pelayanan pemulasaraan jenazah 1 tahun ≤ 2 Jam 41,25 menit MS 19
Pelayanan Pemelliharaan Sarana RS
Kecepatan waktu menanggapi