RANCANGAN AKTUALISASI
OPTIMALISASI HASIL MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 159 MELALUI APLIKASI MOBILE EVALUATION SYSTEM PADA BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI JAWA TIMUR
Disusun oleh
CITRA AYU ROSITA, SH NIP. 19890206 201903 2 012
NDH : CLIX - 34
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN CLIX BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2019
ii
LEMBAR PENGESAHAN RANCANGAN AKTUALISASI
OPTIMALISASI HASIL MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 159 MELALUI APLIKASI MOBILE EVALUATION SYSTEM PADA BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI JAWA TIMUR
Disusun oleh CITRA AYU ROSITA NIP. 19890206 201903 2 012
NDH : CLIX - 34
Telah disempurnakan berdasarkan masukan dari Pembimbing, Mentor dan Penguji pada Seminar Rancangan Aktualisasi, Hari Senin Tanggal 18 Nopember
2019 di Pesdik Sabhara, Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Porong, 18 Nopember 2019 COACH,
ARIF MULYONO, S.STP., M.HP Kepala Bidang Diklat ASN NIP. 19780416 199702 1 001
MENTOR,
SUSIANAH SATIANI, S,Psi., M.Psi Kasubbid Pengendalian Mutu, Inovasi Kerjasama dan Evaluasi Kediklatan
iii
BERITA ACARA
Pada hari Senin tanggal 18 Nopember 2019, telah dilaksanakan Presentasi Laporan Aktualisasi bagi peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan CLIX Tahun 2019 Pemerintah Provinsi Jawa Timur :
Nama : CITRA AYU ROSITA, S.H Angkatan/No : CLIX / 34
Judul : OPTIMALISASI HASIL MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 159 MELALUI APLIKASI MOBILE EVALUATION SYSTEM PADA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI JAWA TIMUR
Demikian berita acara ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan ditanda tangani oleh:
Porong, 18 Nopember2019 Penguji,
DR. Ir. TRI EKO SUSILORINI, MP NIP. 19580711 198601 2 001
Peserta,
CITRA AYU ROSITA, S.H NIP. 19890206 201903 2 012 Coach,
ARIF MULYONO, S.STP., MHP Kepala Bidang Diklat ASN NIP. 19780416 199702 1 001
Mentor,
SUSIANAH SATIANI, S.Psi., M.Psi. Kasubbid Pengendalian Mutu, Inovasi
Kerjasama dan Evaluasi Kediklatan NIP. 19691006 199703 2 005
iv
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, atas segala petunjuk dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Aktualisasi yang berjudul “Optimalisasi Hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 159 Melalui Aplikasi Mobile Evaluation System pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur”.
Penyusunan Laporan Aktualisasi ini wajib diselesaikan sebagai syarat untuk kelulusan dalam Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 dan juga sebagai salah satu komponen penilaian dari Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Tahun 2019 untuk menuju pada tahap pengangkatan sebagai PNS.
Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur sebagai penyelenggara, serta kepada para Widyaiswara yang telah memberikan bimbingan dan memberikan ilmu yang sangat bermanfaat terkait tentang nilai-nilai dasar ASN dan khususnya kepada :
1. Ibu Susianah Satiani, S.Psi., M.Psi selaku Mentor
2. Bapak Arif Mulyono, S.STP., MHP selaku coach yang telah memberikan bimbingan, kritik, dan saran dalam penyusunan laporan aktualiasi ini 3. Alm. Ayahanda, yang selalu mendoakan yang terbaik bagi putrinya. Mama,
Bapak Ibu, Suami, dan Anak-anak tercinta yang selalu memberi semangat 4. Bapak Subagyo Prasetyo, Bapak Siswanto, Bapak Nofian Marosi, Bapak
Eko Sumariyono, dan Bapak Andiek Antono selaku panitia monitoring peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 159
5. Bripka Erlin Dirvani, SH., Aipda Abdul Syukur, Bripka Handrik Sujatmoko, selaku pengasuh peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 159 6. Rekan – rekan seperjuangan di Pelatihan Dasar CPNS Golongan III terutama Angkatan 159 yang telah banyak membantu dan memberi semangat
v
7. Rekan-rekan kerja di BPSDM Provinsi Jawa Timur yang memberikan dukungan, motivasi, serta masukan kepada penulis
8. Semua pihak yang berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan laporan aktualisasi ini.
Penulis menyadari bahwa penyusunan rancangan aktualisasi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangatlah diharapkan demi perbaikan tulisan ini.
Akhir kata, semoga rancangan aktualisasi dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak, terutama bagi kemajuan instansi yang sangat penulis banggakan yaitu Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur.
Sidoarjo, 18 Nopember2019 Penulis,
CITRA AYU ROSITA, S.H NIP. 19890206 201903 2 012
vi DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
BERITA ACARA ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR TABEL ... viii
DAFTAR GAMBAR ... ix BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1 B. Tujuan ... 3 C. Manfaat ... 4 D. Ruang Lingkup ... 4
BAB II GAMBARAN UNIT KERJA A. Deskripsi Organisasi ... 5
1. Profil Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ... 5
2. Visi dan Misi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ... 6
B. Tujuan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ... 7
1. Tujuan Strategis ... 7
2. Sasaran Strategis ... 7
C. Data Personal Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ... 8
D. Tugas dan Fungsi Unit Kerja ... 8
E. Struktur Organisasi ... 11
F. Uraian Tugas Jabatan Peserta ... 12
BAB III RANCANGAN AKTUALISASI A. Deskripsi Tugas Jabatan ... 13
B. Identifikasi Isu yang Diangkat ... 14
C. Penetapan Isu ... 16
D. Gagasan Pemecahan Isu ... 17
vii
F. Matriks Rencana Kegiatan Aktualisasi ... 19 G. Rencana Jadwal Pelaksanaan ... 31 DAFTAR PUSTAKA ... 33
viii
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Seleksi Isu Menggunakan Metode AKPL ... 14
Tabel 2. Seleksi Isu Menggukan Metode USG ... 15
Tabel 3. Matriks Rencana Kegiatan Aktualisasi ... 20
ix
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Struktur Organisasi BPSDM ... 5 Gambar 2 Struktur Organisasi Bid. Pengembangan Pengajaran Kompetensi ... 5
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil bahwa setiap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus mengikuti Pelatihan Dasar dalam masa prajabatannya (pasal 4). Definisi dari Pelatihan Dasar itu sendiri menurut Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia adalah pendidikan dan pelatihan dalam Masa Prajabatan yang dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang (Pasal 1 ayat 8)
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia juga telah menetapkan standar dan kriteria tertentu dalam pelaksanaan Pelatihan Dasar CPNS tersebut baik mengenai proses pembelajaran, kelulusan maupun penyelenggaraannya. Kualitas dan standar mutu tersebut harus senantiasa dijaga agar diperoleh lulusan – lulusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas. Oleh karena itulah pada BAB VI Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil tentang Pengawasan dan Pengendalian, Lembaga Administrasi Negara menyatakan bahwa di setiap Pelatihan Dasar CPNS harus dilakukan Monitoring dan Evaluasi . Evaluasi dilaksanakan oleh tim evaluator yang ditetapkan oleh pimpinan Lembaga Pelatihan Terakreditasi bekerjasama dengan unit kerja yang menyelenggarakan urusan di bidang sumber daya manusia pada Instansi Pemerintah asal peserta dan/atau dapat melibatkan LAN (pasal 25 ayat 3). Hasil monitoring dan evaluasi tersebut kemudian akan disampaikan kepada Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia sebagai dasar peningkatan kualitas dan mutu Pelatihan Dasar CPNS. Maka dari itu
2 Monitoring dan Evaluasi menjadi agenda penting yang tidak dapat dipisahkan dari setiap Pelatihan Dasar CPNS dan harus senantiasa dilaksanakan.
Untuk mendapatkan hasil yang valid dari setiap penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi pada Pelatihan Dasar CPNS maka selayaknya kegiatan pengumpulan data tersebut harus dapat dilaksanakan dengan cara yang efektif dan efisien. Efisien yang dimaksud adalah penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi tersebut mudah dilakukan dan tidak memberatkan bagi para peserta Pelatihan Dasar CPNS sehingga proses pengumpulan data dapat terjaring dengan maksimal. Sedangkan efektif yang dimaksud adalah data – data yang dikumpulkan dari penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi adalah data yang valid serta objektif sehingga dapat diperoleh hasil dari kondisi yang sebenar – benarnya. Selain efektif dan efisien data- data Monitoring dan Evaluasi haruslah dapat diolah dengan cepat agar pelaporan hasil dapat dilakukan secepatnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang, dalam hal ini yaitu penyelenggara Pelatihan Dasar CPNS.
Pada kenyataannya saat ini penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur masih dirasa kurang efektif dan efisien. Kekurangan tersebut disebabkan karena metode pengumpulan data Monitoring dan Evaluasi masih menggunakan metode lama yaitu dengan cara pengisian Lembar Jawaban Komputer. Di era majunya teknologi informasi yang serba canggih ini tentunya hal tersebut terasa memberatkan bagi para peserta karena membutuhkan effort lebih untuk mengerjakannya. Dampak dari kurang praktisnya metode pengumpulan data tersebut antara lain peserta menjadi enggan untuk mengisi kuesioner yang telah dibagikan, data – data yang diberikan menjadi kurang valid dan terkadang tidak objektif karena para peserta hanya asal mengisi saja tidak peduli penilaian yang diberikan, selain itu metode Lembar Jawaban Komputer memerlukan
3 waktu yang relatif lama dalam pengolahannya karena lamanya durasi serta banyaknya peserta Pelatihan Dasar CPNS tersebut.
Untuk mengatasi permalasahan tersebut maka penulis ingin mencoba untuk mengaplikasikan sentuhan teknologi informasi untuk membuat proses pengumpulan data dari penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi menjadi lebih efektif dan efisien dengan mengangkat judul “OPTIMALISASI HASIL MONITORING DAN EVALUASI PELATIHAN DASAR CPNS MELALUI APLIKASI MOBILE
EVALUATION SYSTEM PADA BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI JAWA TIMUR”
Aplikasi tersebut merupakan media teknologi informasi berbasis internet yang dapat diakses oleh para peserta pelatihan dasar secara online baik melalui telepon selular / HP maupun tablet dan perangkat elektronik lainnya yang berbasis Android atau IOS. Dengan fitur – fitur yang dapat mempermudah peserta Pelatihan Dasar CPNS dalam memberikan data – data yang dibutuhkan dalam Monitoring dan Evaluasi serta tingginya animo masyarakat sekarang akan hal – hal yang berbasis teknologi Informasi maka diharapkan penggunaan Aplikasi Mobile Evaluation System tersebut dapat membantu mengoptimalkan hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur
B. TUJUAN
Adapun tujuan dari kegiatan aktualisasi ini adalah :
1. Meningkatkan objektifitas dari hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur
2. Meningkatkan efisiensi dari kegiatan penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS di Badan Pengembangan Manusia Provinsi Jawa Timur
4 3. Mengaplikasikan nilai – nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi ke dalam setiap kegiatan pemecahan isu yang dipilih C. MANFAAT
Sedangkan manfaat yang dapat diperoleh dengan kegiatan aktualisasi ini adalah :
1. Data yang diperoleh dari penyelenggaran Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur lebih valid dan objektif
2. Kegiatan penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur dan dilaksanakan lebih efektif dan efisien
3. Tercapainya perubahan mind set untuk selalu menerapkan nilai – nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi dalam kegiatan kerja sehari – hari
D. Ruang Lingkup Aktualisasi
Dalam menjalankan kegiatan aktualisasi ini penulis membatasi ruang lingkup permasalahan dalam batas - batas tertentu. Isu yang diangkat adalah optimalisasi hasil monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS golongan III Angkatan 159 melalui aplikasi mobile evaluation system.
Unit kerja yang menjadi target dari pelaksanaan aktualisasi ini adalah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, khususnya Bidang Pengembangan pengajaran Kompetensi, subbidang Pengendalian Mutu, Inovasi, Kerjasama dan Evaluasi Kediklatan.
Sedangkan kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu : a. On Campus : Tanggal 31 Oktober sampai dengan 18 November 2019 b. Off Campus : Tanggal 19 November sampai dengan 18 Desember 2019 c. Evaluasi Aktualisasi : Tanggal 19 sampai dengan 21 Desember 2019
5 BAB II
GAMBARAN UNIT KERJA A. Deskripsi Organisasi
1. Profil Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur didirikan pada tahun 1980 di Surabaya adalah unsur pelaksana Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibidang pendidikan dan pelatihan bagi aparatur telah berkembang dari organisasi pendidikan dan pelatihan yang kecil menjadi sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan yang besar. Pada tahun 2008, Badan Diklat Provinsi Jawa Timur mengalami perubahan struktur organisasi berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur No. 10 Tahun 2008.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia memiliki kampus utama di Surabaya dan sebuah kampus lainnya di Malang. Semenjak berdirinya sampai dengan sekarang lebih dari 250.000 alumni dari seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia telah berpartisipasi mengikuti diklat aparatur. Pada tanggal 27 Desember 2002 telah memperoleh akreditasi dan sertifikasi dari Lembaga Adminitrasi Negara Republik Indonesia melalui Keputusan Kepala LAN RI 741 A/IX/6/4/2002 dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan dan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, III dan II. Pada tanggal 28 September 2005 telah memperoleh Akreditasi dan Sertifikasi ISO 9001:2000 untuk Sistem Manajemen Mutu Pendidikan dan Pelatihan.
Dalam rangka mengemban amanat tersebut Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur telah menempuh langkah - langkah strategis berupa :
6 1. Mendukung RPJMN dan RPJMD 2014 - 2019 dan pembangunan ekonomi Jawa Timur dan Pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi ASN.
2. Peningkatan dan pengembangan kapasitas kelembagaan, baik sarana prasarana, SDM penyelenggara maupun sistem mekanisme kerja.
3. Pengembangan jejaring kerja baik nasional maupun Internasional.
4. Pengembangan dan peningkatan kualitas program pengembangan kompetensi baik pengembangan kompetensi manajerial, pengembangan kompetensi teknis maupun pengembangan kompetensi sosial kultural.
2. Visi dan Misi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia 1. VISI
Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi
2. MISI
Mewujudkan Manajemen Diklat Aparatur Berbasis Kompetensi Yang Berdayaguna dan Berhasil guna. Mewujudkan kelembagaan diklat aparatur yang modern, efektif, efisien dan akuntabel.
3. KEBIJAKAN MUTU BPSDM
Seluruh Jajaran Badan Diklat Provinsi Jawa Timur bertekad secara konsisten dan berkelanjutan mewujudkan SDM aparatur yang berkualitas melalui penyelenggaraan Diklat yang profesional dan berbasis kompetensi.
7 B. Tujuan Badan pengembangan Sumber Daya Manusia
1. Tujuan Strategis
A. Meningkatkan kedayagunaan fungsional pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja aparatur di Jawa Timur.
B. Optimalisasi fungsi diklat sebagai wahana pemenuhan kompetensi aparatur.
C. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penyelenggaraan diklat aparatur.
D. Meningkatkan jejaring kerja dengan lembaga - lembaga diklat baik nasional maupun internasional.
2. Sasaran Strategis
A. Meningkatkan Kinerja Alumni Diklat
B. Meningkatkan kompetensi aparatur setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan.
C. Meningkatnya efektifitas hasil diklat terhadap produktifitas hasil diklat dan produktifitas kerja alumni.
D. Meningkatnya jumlah penyelenggaraan diklat teknis, fungsional dan kepemimpinan sesuai dengan kebutuhan baik kebutuhan organisasi maupun individu aparatur.
E. Meningkatnya kualitas program pendidikan dan pelatihan. F. Meningkatnya jumlah jejaring kerja Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur.
G. Meningkatnya efektifitas koordinasi antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur dengan lembaga pengelola diklat dan kepegawaian di Jawa Timur.
8 C. Data Personal Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Untuk menjalankan aktivitasnya Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur memiliki pegawai sebanyak 218 orang terdiri dari dari 193 orang berstatus PNS dan 25 orang berstatus PTT. Berikut adalah komposisi pegawai Badan pengembangan Sumber Daya Manusia :
Widyaiswara Ahli Utama : 24 orang
Widyaiswara Ahli Madya : 12 orang
Widyaiswara Ahli Muda : 4 orang
Pegawai Struktural : 25 orang
Staff : 128 orang
Tenaga PTT : 25 orang
D. Tugas dan Fungsi Unit Kerja
Berdasarkan peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 113 Tahun 2018 disebutkan bahwa Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur mempunyai tugas membantu Gubernur melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi di bidang pendidikan dan pelatihan atau pengembangan aparatur sipil negara.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan fungsi :
1. Penyusunan kebijakan teknis di bidang pengembangan kompetensi aparatur bagi aparatur sipil negara
2. Pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang pengembangan kompetensi aparatur bagi aparatur sipil negara
3. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang pengembangan kompetensi aparatur bagi aparatur sipil negara.
9 4. Pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah di bidang pengembangan kompetensi aparatur bagi aparatur sipil negara;
5. Pelaksanaan administrasi badan di bidang pengembangan kompetensi aparatur bagi aparatur sipil negara.
6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 113 Tahun 2018, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur terdiri atas :
1. Kepala Badan
2. Sekretariat membawahi : 1. Sub Bagian Tata Usaha
2. Sub Bagian Penyusunan Program dan Anggaran 3. Sub Bagian Keuangan
3. Bidang Pengembangan Pengajaran Kompetensi membawahi : 1. Sub Bidang Sertifikasi Kompetensi
2. Sub Bidang Pengelolaan Pengajaran, Sumber Belajar dan Teknologi Informasi
3. Sub Bidang Pengendalian Mutu, Inovasi Kerjasama dan Evaluasi Kediklatan
4. Bidang Pengembangan Kompetensi Dasar dan Manajerial membawahi :
Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial Pimpinan Tinggi dan Jabatan Administrator
1. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial Jabatan Pengawas
2. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Dasar dan Kader Pemerintahan Daerah
5. Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis membawahi :
1. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Urusan Wajib Pelayanan Dasar dan Pilihan
2. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar
10 3. Sub Bidang Diklat Kompetensi Pemerintahan Umum 6. Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural
membawahi :
1. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional 2. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Sosial Kultural 3. Sub Bidang Pengembangan Kompetensi Tenaga Kediklatan 7. Kelompok Jabatan Fungsional
11 E. Struktur Organisasi
Susunan organisasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ditunjukkan pada gambar 1. Sedangkan struktur organisasi Bidang Pengembangan Pengajaran Kompetensi ditunjukkan pada gambar 2.
12 Gambar 2. Susunan Organisasi Sub Bidang Pengelolaam Pengajaran Sumber
Belajar dan Teknologi
F. Uraian Tugas Jabatan Peserta
Jabatan penulis saat ini adalah sebagai Analis Hukum di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Lebih spesifik, unit kerja penempatan penulis saat ini adalah sebagai staff pada Sub Bidang Pengendalian Mutu, Inovasi, Kerjasama dan Evaluasi Kediklatan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 25 Tahun 2016 tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah, yang menyatakan bahwa jabatan pelaksana analis hukum mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan kegiatan yang meliputi pengumpulan, pengklasifikasian dan penelaahan untuk menyimpulkan dan menyusun rekomendasi di bidang hukum.
13 BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Uraian Tugas Jabatan Unit Kerja:
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur Jabatan :
Analis Hukum
Pekerjaan/ Uraian Tugas:
1. Menghimpun dan mengarsip dokumen perjanjian kerjasama
2. Menghimpun dan menyusun produk-produk hukum sebagai bahan pelaksanaan monitoring dan evaluasi;
3. Menerima dan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Organisasi Perangkat Daerah/Instansi lain;
4. Menganalisa draft perjanjian kerjasama dan produk hukum lainnya
5. Menghadiri rapat-rapat dinas baik ekstern maupun intern, yang berhubungan dengan tupoksi.
6. Mengidentifikasi berkas Berita Acara pemeriksaan, Nota Dinas, peraturan perundang-undangan, surat pengaduan dari para korban, dan temuan-temuan dugaan penyalahgunaan/penyelewengan sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan tugas
7. Mengolah dan menelaah data pemeriksaan sesuai dengan prosedur yang berlaku
8. Memberikan rekomendasi dan telaah atas rancangan dokumen Perjanjian Kerjasama dan produk hukum lainnya sebelum disetujui oleh para Pihak 9. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas sesuai dengan prosedur yang
berlaku sebagai bahan evaluasi dan pertanggungjawaban
10. Menyusun rekomendasi rencana tindak lanjut berdasarkan hasil analisis/pemeriksaan untuk disampaikan kepada pimpinan
14 B. Identifikasi Isu:
Berdasarkan pengalaman melaksanakan tugas sebagai Analis Hukum di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, ditemukan beberapa isu diantaranya yaitu:
1. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS belum efisien 2. Pengarsipan naskah MoU belum efisien
3. Pengadministrasian hasil Pre Test dan Post Test Latsar belum efisien 4. Pengadministrasian hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS
belum efisien
5. Pengarsipan produk hukum kurang efisien
Isu-isu tersebut dianalisis menggunakan metode AKPL untuk mengetahui isu yang paling dominan, sebagaimana pada tabel berikut:
Tabel 1. Seleksi Isu Menggunakan Model AKPL
No. Isu A K P L Total Rank
1 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan
dasar CPNS belum efisien 5 5 5 5 20 I
2 Pengarsipan naskah MoU belum efisien 1 1 1 2 5 V 3 Pengadministrasian hasil Pre Test dan Post Test Pelatihan Dasar CPNS belum efisien 3 3 2 1 9 IV 4 Pengadministrasian hasil Monitoring dan Evaluasi
Pelatihan Dasar CPNS belum efisien 4 4 4 4 12 II 5 Pengarsipan produk hokum kurang efisien 2 2 3 3 10 III
Kriteria penetapan: Aktual
1: pernah terjadi
2: kadang-kadang terjadi
3: terjadi dan bukan menjadi pembicaraan
4: terjadi dan kadang-kadang menjadi bahan pembicaran 5: terjadi dan sedang hangat dibicarakan
15 Khalayak
1: tidak menyangkut hajat hidup orang banyak 2: sedikit menyangkut hajat hidup orang banyak 3: cukup menyangkut hajat hidup orang banyak 4: menyangkut hajat hidup orang banyak
5: sangat menyangkut hajat hidup orang banyak Problematik
1: masalah sederhana
2: masalah kurang kompleks
3: masalah cukup kompleks namun tidak perlu segera dicarikan solusi 4: masalah kompleks
5: masalah sangat kompleks sehingga perlu dicarikan segera solusinya
Kelayakan 1: masuk akal. 2: realistis.
3: cukup masuk akal dan realistis. 4: masuk akal dan realistis.
5: masuk akal, realistis, dan relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya.
Dari lima isu di atas, dikerucutkan menjadi tiga isu. Dengan menggunakan model Urgency (U), Seriousness (S) dan Growth (G).
Tabel 2. Seleksi Isu Menggunakan Model USG
No Isu U S G Total Ranking
1 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS belum efisien
5 4 4 13 1
2 Pengadministrasian hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS belum efisien
3 2 3 8 3
16 Kriteria penetapan: Urgency 1 : tidak penting 2 : kurang penting 3 : cukup penting 4. : penting 5. : sangat penting Seriousness
1 : akibat yang ditimbulkan tidak serius 2 : akibat yang ditimbulkan kurang serius 3 : akibat yang ditimbulkan cukup serius 4. : akibat yang ditimbulkan serius
5. : akibat yang ditimbulkan sangat serius
Growth 1 : tidak berkembang 2 : kurang berkembang 3 : cukup berkembang 4. : berkembang 5 : sangat berkembang C. Penetapan Isu
Berdasarkan pendekatan analisis teknik USG tersebut, maka kesimpulan yang diperoleh mengarah pada isu: “Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS belum efisien”.
Berdasarkan hasil uji isu dengan pendekatan teknik USG, maka dapat disimpulkan bahwa “Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS belum efisien” merupakan hal yang mendesak, sehingga jika tidak ditangani maka akan berdampak pada:
17 1. Proses pengumpulan data monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS
kurang optimal
2. Data yang diperoleh dari penyelenggaraan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS kurang objektif
3. Pengolahan serta pengadministrasian hasil monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS membutuhkan waktu lama
4. Hasil dari monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS tidak dapat segera ditindak lanjuti
D. Gagasan Pemecahan Isu
Merujuk pada permasalahan di atas, maka penulis mengusulkan sebuah gagasan untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan media aplikasi Mobile Evaluation System dalam penyelenggaraan serta pengolahan data hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS
Untuk mewujudkan gagasan di atas, maka dibutuhkan beberapa rangkaian kegiatan dalam pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai dasar di tempat kerja. Rangkaian kegiatan aktualisasi adalah sebagai berikut :
1. Melakukan koordinasi dengan Mentor atau Kepala Sub Bidang terkait isu dan gagasan yang dibuat
2. Melakukan konsultasi dan Diskusi dengan Coach atau Pembimbing terkait rancangan dan laporan aktualisasi yang dibuat
3. Melakukan koordinasi dengan rekan kerja mengenai rencana dan sistem kerja penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System
4. Membuat rencana pelaksanaan penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS menggunakan media Aplikasi Mobile Evaluation System
5. Melakukan koordinasi dengan Panitia / Monitoring Pelatihan Dasar CPNS mengenai penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System untuk penyelenggaraan monitoring dan evaluasi
6. Mulai menjalankan Monitoring dan Evaluasi pada pelatihan dasar CPNS menggunakan aplikasi Mobile Evaluation System
18 7. Mengolah hasil Monitoring dan Evaluasi pelatihan dasar CPNS
8. Melakukan Evaluasi dan pelaporan atas penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System untuk mengelola monitoring dan evaluasi pada pelatihan dasar CPNS
9. Menyusun Laporan Kegiatan Aktualisasi
E. Diagram Alur Kerja
Konsultasi
dengan Mentor
Konsultasi
dengan Coach
Koordinasi
dengan rekan
kerja
Rencana
Pelaksanaan
Koordinasi
dengan
monitoring
Menjalankan
aplikasi
Mengolah data
hasil
Evaluasi dan
pelaporan
kinerja Aplikasi
Menyusun
Laporan
Kegiatan
19
F. Matriks Rencana Kegiatan Aktualisasi
Nama : Citra Ayu Rosita, S.H
Unit Kerja : Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur
Identifikasi isu :1. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS belum efisien 2. Pengarsipan naskah MoU belum efisien
3. Pengadministrasian hasil Pre Test dan Post Test Latsar belum efisien
4. Pengadministrasian hasil Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS belum efisien 5. Pengarsipan produk hukum kurang efisien
Isu yang diangkat : Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS belum efisien
Gagasan pemecahan isu : Menggunakan Media Aplikasi Mobile Evaluation System untuk mengelola monitoring dan evaluasi pada pelatihan dasar CPNS
20 Tabel 3. Matriks Rencana Kegiatan Aktualisasi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Melakukan konsultasi dan Diskusi dengan Mentor atau Atasan langsung terkait aktualisasi yang dibuat 1. Memaparkan aktualisasi yang sudah direncanakan 2. Meminta saran,
masukan dan dari Mentor atau atasan langsung Persetujuan atas aktualisasi yang dibuat Etika Publik (Sopan santun, Komunikatif, kerjasama) Nasionalisme (Saling menghormati, musyawarah mufakat, kekeluargaan) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Profesional (kompeten) Sinergi (bekerja sama) Dokumentasi foto Berita acara
21 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 Whole Of Government (Kerja sama) 2 Melakukan konsultasi dan Diskusi dengan Coach atau Pembimbing terkait aktualisasi yang dibuat 1. Memaparkan aktualisasi yang sudah direncanakan 2. Meminta saran,
masukan dan dari coach atau pembimbing Persetujuan atas aktualisasi yang dibuat Etika Publik (Sopan santun, Komunikatif, kerjasama) Nasionalisme (Saling menghormati, musyawarah mufakat, kekeluargaan) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Profesional (kompeten) Sinergi (bekerja sama) Dokumentasi foto Notulensi
22 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 Whole Of Government (Kerja sama) 3 Melakukan koordinasi dengan rekan kerja mengenai rencana dan sistem kerja penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System 1. Meminta saran dan masukan dari rekan kerja mengenai sistem kerja aplikasi Mobile Evaluation System Mendapatkan dukungan rekan kerja Etika Publik (Sopan santun, Komunikatif, kerjasama) Whole Of Government (Kerja sama) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Profesional (kompeten) Sinergi (bekerja sama) Notulen Dokumentasi foto
23 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 4 Membuat rencana pelaksanaan penyelenggar aan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS menggunakan media Aplikasi Mobile Evaluation System 1. Menyusun rencana penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS menggunakan media Aplikasi Mobile Evaluation System 2. Menginput data – data dan kuesioner yang Tersusunnya rencana penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS menggunakan media Aplikasi Mobile Evaluation System Komitmen Mutu (efektif) Akuntabilitas (Konsisten, tanggung jawab) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Profesional (kompeten) Akuntabel (Bertanggung jawab) Rancangan Pelaksanaan Monitoring dan evaluasi
24 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 dibutuhkan ke dalam database aplikasi Mobile Evaluation System 5 Melakukan koordinasi dengan Panitia / Monitoring Pelatihan Dasar CPNS mengenai penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System untuk penyelenggar aan 1. Koordinasi dengan Panitia / Monitoring pelatihan dasar CPNS 2. Menjelaskan tata cara dan kerja aplikasi 3. Menetapkan waktu Tercapai kesepakatan dengan Panitia / Monitoring mengenai waktu dan tata cara penyelenggaraan Monitoring dan evaluasi Akuntabilitas (Tanggung Jawab) Komitmen Mutu (Efektif,Efisien, Kreatif) Whole of Government Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Inovatif (Melaksanakan ide baru) profesional Dokumentasi foto
25 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 monitoring dan evaluasi pelaksanaan monitoring dan evaluasi (koordinasi, kolaborasi) 6 Mulai menjalankan Monitoring dan Evaluasi pada pelatihan dasar CPNS menggunakan aplikasi Mobile Berkoordinasi dengan panitia / monitoring pelatihan dasar serta rekan pengelola Teknologi Informasi untuk mulai menjalankan aplikasi Terselenggaranya monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS Akuntabilitas (Tanggung Jawab) Komitmen Mutu (upaya untuk menjaga standar mutu pelayanan) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Profesional (bekerja sama) Akuntabel (bertanggunhg jawab) Dokumentasi tangkapan percakapan whatsapp Dokumentasi foto
26 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 Evaluation System Whole of Government (koordinasi, kolaborasi) 7 Mengolah hasil Monitoring dan Evaluasi pelatihan dasar CPNS 1. Berkoordinasi dengan rekan pengelola teknologi informasi untuk menghentikan jalannya monitoring dan evaluasi Mengetahui hasil monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS Akuntabilitas (tanggung jawab) Komitmen Mutu (berorientasi mutu) Anti korupsi Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Transparan (terbuka, adil) Profesional (kompeten) Akuntabel (Bertanggung jawab) Berkas unduhan hasil monitoring dan evaluasi
27 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 2. Mengunduh hasil monitoring dan evaluasi (jujur, tidak memanipulasi hasil) Whole of Government (Koordinasi, kolaborasi) Sinergi (Bekerja sama) 8 Melakukan Evaluasi dan pelaporan atas penggunaan aplikasi Mobile 1. Menganalisa hasil monitoring dan evaluasi Menganalisa prosentase keberhasilan penyelenggaraan Mengetahui efektifitas penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System Akuntabilitas (pertanggung jawaban) Nasionalisme (Etos kerja, bersikap adil) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi Profesional (Kompeten) Akuntabel (Bertanggung jawab) Draft analisa hasil Monitoring dan Evaluasi Dokumentasi foto
28 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 Evaluation System untuk mengelola monitoring dan evaluasi pada pelatihan dasar CPNS monitoring dan evaluasi pelatihan dasar CPNS menggunakan media aplikasi Komitmen Mutu (menjaga standar mutu) Anti Korupsi (Transparan, tidak memanipulasi hasil)
dan Integritas Yang Tinggi. 9 Menyusun laporan Kegiatan aktualisasi 1. Mengumpulkan data dan bukti laporan Terkumpulnya bukti pendukung laporan Akuntabilitas (Pertanggung jawaban, transparan) Visi BPSDM Provinsi Jawa Timur “Menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence) Dalam Mewujudkan Akuntabel (Bertanggung jawab) Jurnal bimbingan penyusunan
29 No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi Mata
Pelatihan
Kontribusi Terhadap Visi Misi Organisasi
Penguatan Nilai Organisasi Bukti Pendukung 1 2 3 4 5 6 7 8 2. Melakukan konsultasi dengan mentor mengenai hasil aktualisasi 1. Mencetak laporan kegiatan Nasionalisme (Kerja keras, menghargai pendapat orang lain) Anti Korupsi (Tepat Waktu)
Aparatur Sipil Negara Yang Memiliki Kompetensi, Dedikasi dan Integritas Yang Tinggi. Transparan (Melaporkan apa adanya sesuai kejadian sebenarnya) Profesional (Melakukan konsultasi dengan atasan, atau dengan kata lain bekerja mengikuti struktur yg ada) laporan aktualisasi Draft laporan aktualisasi Foto dokumentasi
30 G. Jadwal Rencana Kegiatan
Jadwal rencana kegiatan dituangkan dalam table berikut :
Tabel 4. Jadwal Rencana Kegiatan
NO KEGIATAN BULAN/MINGGU KE PLAN NOVEMBER DESEMBER 3 4 1 2 1
Melakukan koordinasi dengan Mentor atau Kepala Sub Bidang terkait rancangan aktualisasi yang dibuat
2
Melakukan konsultasi dan Diskusi dengan Coach atau Pembimbing terkait rancangan dan laporan aktualisasi yang dibuat
3
Melakukan koordinasi dengan rekan kerja mengenai rencana dan sistem kerja penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System
4
Membuat rencana pelaksanaan penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelatihan Dasar CPNS menggunakan media Aplikasi Mobile Evaluation System
DO 5
Melakukan koordinasi dengan Panitia / Monitoring Pelatihan Dasar CPNS mengenai penggunaan aplikasi Mobile Evaluation System untuk penyelenggaraan monitoring dan evaluasi
6
Mulai menjalankan Monitoring dan Evaluasi pada pelatihan dasar CPNS menggunakan aplikasi Mobile Evaluation System
31 8
Melakukan Evaluasi dan pelaporan atas penggunaan aplikasi Mobile Evaluation
System untuk mengelola monitoring dan evaluasi pada pelatihan dasar CPNS ACTION 9 Menyusun laporan Kegiatan. Aktualisasi
33
DAFTAR PUSTAKA
Lembaga AdministrasI Negara. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai Negeri Sipil. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta.
Lembaga Administras Negara. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS Golongan I dan II : Akuntabilitas. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta. Lembaga Administras Negara. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS Golongan
I dan II : Nasionalisme. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta. Lembaga Administras Negara. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS Golongan
I dan II : Etika Publik. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta. Lembaga Administras Negara. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS Golongan
I dan II : Komitmen Mutu. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta. Lembaga Administras Negara. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS Golongan
I dan II : Anti Korupsi. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta. Lembaga Administras Negara. (2017). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS
Pelayanan Publik. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta.
Lembaga Administras Negara. (2017). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Manajemen Aparatur Sipil Negara. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta.
Lembaga Administras Negara. (2017). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS Whole of Goverment. Lembaga Administrasi Negara, Jakarta.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2017). Modul Pendidikan dan Pelatihan Dasar Calon PNS Habituasi. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Jakarta