KATA PENGANTAR. Puji Syukur penulis panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena

Teks penuh

(1)

v

KATA PENGANTAR

Puji Syukur penulis panjatkan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas rahmatNyalah, penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Efektifitas Penerapan Pasal 170 KUHP Terhadap Pelaku Tindak Pidana Main Hakim Sendiri (Eigenrechting) Yang Dilakukan Oleh Massa Terhadap Pelaku Tindak Pidana Di Wilayah Hukum Polresta Denpasar”.

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memenuhi kewajiban terakhir sebagai mahasiswa guna melengkapi persyaratan dalam menyelesaikan studi Program Sarjana. Dalam penulisan skripsi ini penulis menyadari masih jauh dari sempurna, karena masih terdapat keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Maka kritik, saran, dan bimbingan yang sifatnya membangun dari semua pihak sangat penulis harapkan guna kelengkapan dan penyempurnaan skripsi ini.

Penulisan skripsi ini tidak akan berhasil dengan baik tanpa adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu dikesempatan yang sangat berharga ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1. Bapak Prof. Dr. I Made Arya Utama, SH., M.Hum, Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana.

2. Bapak Dr. Gde Made Swardhana, SH., M.H, Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Udayana sekaligus pembimbing yang sudah membimbing penulis hingga selesai.

(2)

vi

3. Ibu Dr. Ni Ketut Sri Utari, SH., M.H, Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Universitas Udayana.

4. Bapak Dr. I Gede Yusa, SH., M.H, Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana.

5. Bapak Dr. Ida Bagus Surya Darmajaya, SH., M.H, Ketua Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Udayana.

6. Bapak I Wayan Suardana, SH., MH, Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan sehingga terselesaikannya penulisan skripsi ini. 7. Bapak I Nengah Suharta, SH., MH, Dosen Pembimbing Akademik selama

penulis mengikuti perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Udayana. 8. Seluruh Bapak dan Ibu Dosen dan pegawai administrasi Fakultas Hukum

Universitas Udayana yang telah tulus memberikan bantuan serta petunjuk 9. Khusus Kepada Keluarga, kedua orang tua saya, Bapak Putu Suartono, Ibu

Dra Ni Wayan Sukerti, serta saudara kandung saya Kadek Agus Martha Wiryawan dan Komang Jodi Wiryawan yang selalu membantu penulis baik berupa dorongan, motivasi, maupun materi dalam penyusunan skripsi ini. 10. Untuk Pebri Dirgantara, Erik Hendrawan, Arik Widyatmika, Mahesa, Ayu

Mirah Sumari Dewi, Juanda Albert Mandena. Saya pribadi mengucapkan terimakasih atas segala pertukaran ilmu dan dengar pendapat yang menyenangkan tanpa kalian saya bukan apa-apa.

11. Ni Nyoman Sheptiana Dewi dan keluarga yang telah banyak sekali memberikan nasehat, inspirasi, pola pikir, semangat dan dukungan untuk menyelesaikan Tulisan ini.

(3)

vii

12. Berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu, atas dorongan morilnya sehingga sekripsi ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.

Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan, akhir kata diharapkan skripsi ini bisa memberi manfaat bagi perkembangan ilmu Hukum di Indonesia pada umumnya dan pembaca khususnya.

Om Shanti, Shanti, Shanti, Om

Denpasar, 8 Agustus 2016 Penulis

(4)

viii DAFTAR ISI

Halaman sampul ... i

Prasyarat Gelar Sarjana Hukum ... ii

Lembar Persetujuan Pembimbing Skripsi ... iii

Halaman Pengesahan Panitia Penguji Skripsi ... iv

Kata Pengantar ... v

Daftar Isi ...viii

Halaman Surat Pernyataan Keaslian ... xi

Daftar Tabel ... xii

Abstrak ...xiii

Abstract ... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 10

1.3. Ruang Lingkup Masalah ... 10

1.4. Orisinalitas Penelitian ... 11

1.5. Tujuan Penelitian ... 12

(5)

ix b. Tujuan Khusus ... 13 1.6. Manfaat Penelitian ... 13 a. Manfaat Teoritis ... 13 b. Manfaat Praktis ... 13 1.7. Landasan Teoritis ... 14 1.8. Metode Penelitian ... 22 a. Jenis Penelitian ... 23 b. Jenis Pendekatan ... 23 c. Sifat Penelitian ... 24

d. Data dan Sumber Data ... 24

e. Teknik Pengumpulan Data ... 24

f. Teknik Penentuan Sample Penelitian ... 25

g. Teknik Pengolahan dan Analisis Data ... 26

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG TINDAK PIDANA, PELAKU TINDAK PIDANA, MASSA, DAN TINDAKAN MAIN HAKIM SENDIRI (EIGENRECHTING) BERDASARKAN PASAL 170 KUHP ... 27

2.1. Pengertian Tindak Pidana Dan Unsur-unsur tindak Pidana ... 27

(6)

x

2.3. Main Hakim Sendiri Berdasarkan Pasal 170 KUHP ... 41

BAB III FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA TINDAKAN MAIN HAKIM SENDIRI ... 43

3.1. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Main Hakim Sendiri ... 43

3.2. Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Tindakan Main Hakim Sendiri (Eigenrechting) Yang Dilakukan Oleh Massa Terhadap Pelaku Tindak Pidana 50

BAB IV EFEKTIFITAS DAN KENDALA DALAM PENERAPAN PASAL 170 KUHP TERHADAP PELAKU TINDAKAN MAIN HAKIM SENDIRI ... 55

4.1. Efektifitas Penerapan Pasal 170 KUHP Terhadap Pelaku Tindakan Main Hakim Sendiri (eigenrechting) ... 55

4.2. Kendala Dalam Penerapan Pasal 170 KUHP Terhadap Pelaku Tindakan Main Hakim Sendiri ... 61

BAB V PENUTUP ... 66

5.1. Simpulan ... 66

5.2. Saran ... 68

DAFTAR PUSTAKA

(7)
(8)

xii

DAFTAR TABEL

Tabel. Kasus Main Hakim Sendiri di Wilayah Hukum Polresta Denpasar Dalam Kurun Waktu 2014-2016 yang Tidak Dilaporkan ke Pihak Kepolisian

(9)

xiii ABSTRAK

Perilaku main hakim sendiri hingga saat ini masih marak terjadi dilingkungan masyarakat sekitar, Kasus main hakim sendiri (Eigenrechting) merupakan salah satu bentuk reaksi masyarakat karena adanya pelanggaran norma yang berlaku di masyarakat, faktor utama masyarakat khususnya masyarakat di kota Denpasar lebih memilih melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku tindak pidana dari pada menyerahkan pelaku tindak pidana tersebut ke pihak Kepolisian adalah dikarenakan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum dalam menangani pelaku tindak pidana.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, permasalahan yang dibahas adalah : (1) Bagaimanakah faktor-faktor penyebab terjadinya tindakan main hakim sendiri? (2) Bagaimanakah efektifitas penerapan pasal 170 KUHP terhadap pelaku tindak pidana main hakim sendiri yang dilakukan oleh massa terhadap pelaku tindak pidana di wilayah hukum Polresta Denpasar?

Main hakim sendiri ini bertentangan dengan asas praduga tak bersalah dan asas persamaan didepan hukum, Penerapan Pasal 170 KUHP terhadap pelaku tindak pidana main hakim sendiri oleh massa terhadap pelaku tindak pidana di wilayah hukum Polresta Denpasar tidak efektif karena realitanya yang terjadi dari tahun ketahun tindakan main hakim sendiri tetap terjadi dimasyarakat.

(10)

xiv ABSTRACT

Vigilante behavior is still a common occurance in society, Vigilante

behavior (Eigenrechting) is a form of public reaction to the violation of the norms that is still applied in society, the majority of society, especially people in the city of Denpasar still prefer an act vigilantism against anoffender instead of the handing over the offender to the police, this is due to the loss of public trust in law enforcement in dealing with the offender.

The type of research used in this writing is empirical legal research, the issues that is discussed in this writing are: (1) What are the factors that cause vigilantism? (2) How the effectivity of the implementation of Article 170 of the Criminal Code against the perpetrators of vigilantism committed by the masses against the offender in the jurisdiction in Denpasar Police Department?

Vigilante is contradict with the presumption of innocence principle and also to the principle of equality before the law, the implementation of Article 170 of the Criminal Code against the perpetrators of vigilantism by the masses against the offender in any jurisdiction in Denpasar Police Department are not effective because in the reality that occur from year to year,vigilantise itself still persists in the society.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :