KATA PENGANTAR. Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Shang Hyang Widhi. Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-nyalah penulis dapat

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Shang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan tugas akhir skripsi yang berjudul “Penggunaan hak moral

dalam melindungi karya cipta pencipta berkaitan dengan tindakan plagiarisme berdasarkan undang-undang no.28 tahun 2014 tentang hak cipta”tepat pada waktunya.

Penyusunan skripsi ini adalah merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Udayana. Adapun dalam penulisan skripsi ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini, antara lain:

1. Bapak Prof. Dr.I Made Arya Utama, SH.,M.Hum., Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana.

2. Bapak Dr. Gde Made Swardhana, SH.,MH., Pembantu Dekan I

Fakultas Hukum Universitas Udayana.

3. Ibu Dr. Ni Ketut Sri Utari, SH.,MH., Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Universitas Udayana.

4. Bapak Dr. I Gede Yusa,SH.,MH., Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana.

5. Bapak Dr. I Wayan Wiryawan, SH.,MH.,Ketua Bagian Hukum

(2)

vi

6. Bapak Ngakan Ketut Dunia, SH.,M.Hum., PembimbingI yang telah

banyak membantu dan membimbing saya dalam mengerjakan skripsi ini.

7. Ibu Ida Ayu Sukihana, SH.,MH., Pembimbing II yang telah banyak

membantu dan membimbing saya dalam mengerjakan skripsi ini. 8. Ibu Ni Made Ari Yuliartini Griadhi, SH.,MH., Dosen Pembimbing

Akademik yang telah memberikan waktu dan petunjuk selama mengikuti perkuliahan.

9. Segenap Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Hukum Universitas

Udayana yang telah membimbing, mendidik, dan membekali ilmu pengetahuan yang berguna bagi saya.

10.Bapak/Ibu Pegawai Tata Usaha Fakultas Hukum Universitas

Udayana yang telah membantu dalam mengurus segala keperluan administrasi selama saya kuliah.

11.Bapak/Ibu Pegawai Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas

Udayana yang telah membantu dalam pencarian Literatur yang saya pergunakan dalam penyusunan skripsi ini.

12.Keluarga tercinta yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan semangat terutama kedua orang tua I Made Sudiana dan I Gst Ayu Astitiari , Kadek Putri Ayu Wikan Dhyana, Ni Kadek Bintang Puspita Dewi tercinta yang telah memberikan restu dan dukungan penuh kepada penulis selama menyelesaikan skripsi ini.

13.Terimakasih kepada teman-teman dan sahabat saya ; FH Unud Ekstensi 2011, teman PKKH periode XXIX, Wincs D’Junky, Edwin,

(3)

vii

Dewaadi, Turah Arsa, Benardo, Agus Eka, Ricky, Gungde Yoga, serta yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu yang telah banyak membantu, member dukungan dan semangat dalam penulisan skripsi ini.

Dalam hal ini penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itulah penulis mengharapkan segala kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan skripsi ini, semoga skripsi ini bisa bermanfaat bagi semua pihak.

Denpasar,Juni 2016

(4)

viii

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini penulis menyatakan bahwa Karya Ilmiah / Penulisan Hukum / Skripsi ini merupakan hasil karya asli penulis, tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi manapun, dan sepanjang pengetahuan penulis juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh penulis lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Apabila Karya Ilmiah / Penulisan Hukum / Skripsi ini terbukti merupakan duplikasi ataupun plagiasi dari hasil karya penulis lain dan / atau dengan sengaja mengajukan karya atau pendapat yang merupakan hasil karya penulis lain, maka penulis bersedia menerima sanksi akademik dan / atau sanksi hukum yang berlaku.

Demikian Surat Pernyataan ini saya buat sebagai

pertanggungjawaban ilmiah tanpa ada paksaan maupun tekanan dari pihak manapun juga.

Denpasar,8Juni 2016 Yang Menyatakan,

( Putu Bagus Ananta Wikrama ) NIM : 1116051020

(5)

ix DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSYARATAN GELAR SARJANA HUKUM ... ii

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iii

KATA PENGANTAR ... v

HALAMAN PERSYARATAN KEASLIAN ... viii

DAFTAR ISI ... ix

ABSTRAK ... xii

ABSTRACT ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 5

1.3 Ruang Lingkup Masalah ... 6

1.4 Orisinalitas Penelitian ... 6 1.5 Tujuan Penelitian ... 8 1.5.1 Tujuan umum ... 8 1.5.2 Tujuan khusus ... 8 1.6 ManfaatPenelitian ... 8 1.6.1 Manfaat teoritis ... 9 1.6.2 Manfaat praktis ... 9 1.7 Landasan Teoritis ... 9 1.8 Metode Penelitian ... 14 1.8.1 Jenis penelitian………. 14 1.8.2 Jenis pendekatan……….. 15

(6)

x

1.8.3 Sumber bahan hukum ... 15

1.8.4 Teknik pengumpulan datahukum ... 16

1.8.5 Teknik pengolahan dan analisis bahan hukum... 17

BAB II TINJAUAN UMUM TENTANG HAK CIPTA,HAK MORALSERTA PLAGIAT 1. HAK CIPTA 2.1 PengertianHak Cipta ... 18

2.2 Dasar Hukum Hak Cipta ... 21

2.2.1 Dasar hukum internasional ... 21

2.2.2 Dasar hukum nasional ... 25

2.3 Sistem Perlindungan Hak Cipta ... 29

2.4Jangka Waktu Perlindungan Hak Cipta ... 31

2. HAK MORAL 2.5 Pengertian Hak Moral ... 36

2.6 Fungsi Hak Moral ... 39

3. PLAGIAT ... 2.7 Pengertian Plagiat ... 40

2.8 Faktor-Faktor Terjadinya Tindakan Plagiat ... 43

2.9 Cara Mendeteksi Plagiat ... 45

BAB III KEDUDUKAN HAK MORAL DI DALAM TINDAKAN PLAGIAT TERHADAP KARYA CIPTA 3.1 Kriteria Plagiat Hak Cipta ... 46

(7)

xi

BAB IV UPAYA PENCIPTA DALAM MENGGUNAKAN

HAK MORAL UNTUK MELINDUNGI KARYA CIPTANYA DARI TINDAKAN PLAGIAT

4.1 Perlindungan Hukum Preventif ... 52

4.2 Perlindungan Hukum Represif ... 55

4.2.1 Litigasi ... 55 4.2.2 Non litigasi ... 59 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan ... 62 5.2 Saran-Saran ... 63 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(8)

xii ABSTRAK

Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta maupun penerima hak cipta untuk mengumumkan, memperbanyak ciptaanya atau memberikan izin dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satu hak yang terkandung dalam hak cipta adalah hak moral, Hak moral merupakan hak yang melekat pada diri pencipta yang tidak dapat dihilangkan atau di hapus tanpa alasan apapun, walaupun hak cipta dan hak terkait telah di alihkan. Maraknya pelanggaran hak cipta yang terjadi sampai saat ini tentu saja menimbulkan banyak kerugian bagi pencipta, sudah seharusnya pencipta melakukan perlindungan terhadap karya cipta tersebut dengan mengacu pada Undang-Undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (selanjutnya disingkat UUHC), pencipta dapat memahami isi dari UUHC tersebut sebelum melakukan upaya perlindungan hukum apabila terjadi pelanggaran karya cipta.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yaitu metode yang meengkaji peraturan perundang-undangan, teori-teori hukum, dan yurisprudensi yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas, dalam hal ini pendekatan tersebut digunakan untuk menganalisis secara kualitatif tentang Penggunaan Hak Moral Dalam Melindungi Karya Cipta Pencipta Berkaitan Dengan Tindakan Plagiarisme berdasarkan Undang-Undang No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa mengutip sebagian atau sepenuhnya karya cipta tanpa mencantumkan sumbernya dapat disebut sebagai plagiat atau plagiarisme. Tindakan plagiat tersebut dapat melanggar hak moral maupun hak ekonomi suatu ciptaan.Dalam Pasal 5 UUHC disebutkan bahwaPencipta berhak mencantumkan nama, mencantumkan nama samaran, atau tidak mencantumkan nama pada ciptaannya sehingga apabila ada orang yag ingin mengutip dari karya ciptanya haruslah meminta izin terlebih dahulu. Upaya hukum yang dapat dilakukan oleh Pencipta yakni dengan melalui upaya hukum Preventif dan Represif. Dalam upaya hukum preventif, pencipta dapat melakukan perlindungan karya cipta sebelum terjadinya pembajakan atau pelanggaran karya cipta oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab dengan mendaftarkan karya ciptanya. Selain itu, pencipta juga dapat melalui upaya hukum represif dimana pencipta melakukan perlindungan karya cipta sesudah/setelah terjadinya pembajakan/pelanggaran karya cipta yang dapat dilakukan melalui jalur Litigasi dan Non Litigasi.

(9)

xiii

ABSTRACT

Copyright is exclusive rights for the creator and copyright to announce, multiply this creation or give his command not reduce limitations according to the prevailing legislation. One of the contained in copyright is right moral, right moral a right attached to themselves of cannot be eliminated or in remove without any excuse, although copyright and the related to have been shift your.Piracy copyright the work that occurs until now of course got a lot of loss for creator, it must protect work of copyright was referring to The law number 28 year 2014 on copyright, creator can understand the contents of The Law of Copyright before the attempted legal protection if there is an offense or piracy work copyright.

This research using methods juridical normative, namely the method review about legislative regulation, the theory of law, and case law that deals with issues discussed, within this this approach used to analyze qualitatively about the used of right moral in protecting copyright based on the work of the The law number 28 year 2014 on copyright.

Based on the outcome of this research concluded that quoting partly or wholly work copyright without include the source be identified as plagiat or plagiarism. The act of plagiat it can be aggression moral or entitlement economic a creation. In article 5 uuhc mentioned that the creator of entitled to include name, include his real name, or does not include the name was on his so if any man that want to quote of a work this copyright shall ask first. Legal remedy that can be carried by the creator of by through the effort to law preventive and repressive. In an effort to law preventive, the creator of can do copyright protection work before the piracy or offense work copyright by other parties irresponsible by enrolling copyright work. In addition, the creator of can through legal remedy repressive where the creator of to protect the work of copyright after/after the piracy/offense work then is can be done through the litigation and non litigation.

.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :