• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PERENCANAAN KINERJA...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II PERENCANAAN KINERJA..."

Copied!
171
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii DAFTAR TABEL ... iv DAFTAR GAMBAR ... vi BAB I PENDAHULUAN ... 1-1 1.1 Latar Belakang ... 1-1 1.2 Tugas dan Fungsi ... 1-2 1.2.1 Tugas ... 1-2 1.2.2 Fungsi ... 1-2 1.3 Struktur organisasi ... 1-2 1.3.1 Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi ... 1-4 1.3.2 Subdirektorat Standar dan Pedoman ... 1-4 1.3.3 Subdirektorat Bantuan Rumah Umum ... 1-5 1.3.4 Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang ... 1-5 1.3.5 Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan ... 1-6 1.3.6 Subbagian Tata Usaha ... 1-6 1.4 Isu Strategis ... 1-6 1.5 Sistematika Penyajian ... 1-7 BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 2-1 2.1 Tinjauan Terhadap Rencana Strategis Direktorat Jenderal Penyediaan

Perumahan Tahun 2015-2019 ... 2-1 2.2 Tinjauan Terhadap Rencana Strategis Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2015-2019 ... 2-2 2.2.1 Tujuan Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-2 2.2.2 Sasaran Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-2 2.2.3 Program dan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-3 2.2.4 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-5 2.3 Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 2-7 2.4 Metode Pengukuran ... 2-8 BAB III KAPASITAS ORGANISASI ... 3-1 3.1 Keragaman Sumber Daya Manusia ... 3-1 3.2 Sarana dan Prasarana ... 3-4 3.3 Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) ... 3-5

(4)

iii BAB IV AKUNTABILITAS KINERJA ... 4-1 4.1. Pengukuran Capaian Kinerja ... 4-1 4.2. Analisis Capaian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 4-2 4.2.1. Indikator Kinerja 1 ... 4-2 4.2.2. Indikator Kinerja 2 ... 4-79 4.2.3. Indikator Kinerja 3 ... 4-81 4.3. Analisis Capaian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum ... 4-81 4.3.1. Indikator Kinerja 1 ... 4-81 4.3.2. Indikator Kinerja 2 ... 4-82 4.3.3. Indikator Kinerja 3 ... 4-84 4.3.4. Indikator Kinerja 4 ... 4-86 4.4. Perbandingan Capaian Kinerja ... 4-86

4.4.1. Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 ... 4-86 4.4.2. Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2017 dengan Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 4-88 4.4.3. Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 dengan Capaian

Kinerja Tahun Sebelumnya ... 4-89 4.5. Realisasi Anggaran ... 4-92 4.5.1. Realisasi Anggaran Tahun 2017 ... 4-92 4.5.2. Perbandingan Realisasi Anggaran ... 4-93 4.6. Analisis Atas Efisiensi Penggunaan Sumber Daya ... 4-101

4.6.1. Sumber Daya Manusia ... 4-101 4.6.2. Sarana Prasarana ... 4-101 4.7. Survey Internal Terhadap Kinerja Direktorat Rumah Umum dan

Komersial ... 4-102 BAB V PENUTUP ... 5-1 5.1. Kesimpulan ... 5-1 5.2. Tindak Lanjut ... 5-2 LAMPIRAN

(5)

iv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 ... 2-6 Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Tahun 2017 ... 2-7 Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2017 ... 2-7 Tabel 2.4 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 2-8 Tabel 3.1 Sumber Daya Manusia di Direktorat Rumah Umum dan

Komersial ... 3-1 Tabel 3.2 DIPA Revisi ke 2 Satker Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2017 ... 3-6 Tabel 3.3 DIPA Revisi ke 2 Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 3-8 Tabel 4.1 Indikator Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2017 ... 4-1 Tabel 4.2 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 4-1 Tabel 4.3 Penjabaran Indikator Kinerja Berdasarkan Output ... 4-2 Tabel 4.4 Data Sebaran Lokasi Bantuan ... 4-13 Tabel 4.5 Data Lokasi yang Telah Diverifikasi ... 4-13 Tabel 4.6 Hasil Verifikasi Usulan Lokasi Memenuhi Bantuan PSU 2018 ... 4-34 Tabel 4.7 Hasil Verifikasi Usulan Lokasi Tidak Memenuhi Bantuan PSU

2018 ... 4-35 Tabel 4.8 Sinergi Antar Pemangku Kepentingan dalam Penyelenggaran

Hunian Berimbang di Daerah ... 4-58 Tabel 4.9 Jadwal Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rumah Umum dan

Komersial T.A. 2017 ... 4-62 Tabel 4.10 Data Pencapaian Program Satu Juta Rumah Tahun 2017 ... 4-66 Tabel 4.11 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 dengan Target

Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun

2015-2019 ... 4-87 Tabel 4.12 Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Direktorat Rumah

Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Target Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 4-88 Tabel 4.13 Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2017 dengan Target Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 4-88

(6)

v Tabel 4.14 Perbandingan Kinerja Tahun 2017 dengan Kinerja Tahun

Sebelumnya Berdasarkan Renstra 2015-2019 ... 4-90 Tabel 4.15 Realisasi Kinerja Fisik dan Keuangan Direktorat Rumah Umum

dan Komersial Tahun Anggaran 2017 ... 4-92 Tabel 4.16 Realisasi Penyerapan Anggaran Satker Direktorat Rumah

Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 4-93 Tabel 4.17 Realisasi Penyerapan Anggaran Satker Fasilitasi Rumah

Umum Tahun 2017 ... 4-98 Tabel 4.18 Perbandingan Realisasi Anggaran Direktorat Rumah Umum

dan Komersial ... 4-100 Tabel 4.19 Perbandingan Realisasi Fisik (Unit) Direktorat Rumah Umum

dan Komersial ... 4-100 Tabel 4.20 Rasio Penugasan/Orang di Direktorat Rumah Umum dan

Komersial ... 4-101 Tabel 4.21 Analisis Kebutuhan Ruang di Direktorat Rumah Umum dan

Komersial ... 4-102 Tabel 4.22 Kuartil Skor Survey ... 4-104 Tabel 4.23 Hasil Tanggapan Responden Berdasarkan Pertanyaan yang

(7)

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Struktur Organisasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 1-3 Gambar 3.1 Persentase SDM Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Berdasarkan Status Pegawai ... 3-1 Gambar 3.2 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan ... 3-2 Gambar 3.3 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan ... 3-2 Gambar 3.4 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan ... 3-3 Gambar 3.5 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan ... 3-3 Gambar 3.6 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Berdasarkan Golongan Ruang ... 3-4 Gambar 4.1 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Hak dan

Kewajiban Konsumen dan Pelaku Pembangunan Rumah Tapak ... 4-16 Gambar 4.2 Progres Penyusunan Rapermen PUPR tentang Pedoman

Pengelolaan Rumah Susun Milik ... 4-19 Gambar 4.3 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang

Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Sederhana Milik ... 4-22 Gambar 4.4 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Standar

Pelayanan Minimal Prasarana Sarana dan Utilitas Umum di Lingkungan Rumah Susun Milik ... 4-24 Gambar 4.5 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Sistem

Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah ... 4-27 Gambar 4.6 Persebaran Program Satu Juta Rumah Per Provinsi Tahun

2017 ... 4-64 Gambar 4.7 Pembagian Wilayah Kantor Terpadu Kementerian PUPR di

Desa Tj Piyau, Kec Sei Beduk, Kota Batam ... 4-72 Gambar 4.8 Mekanisme Serah Terima Aset ... 4-85 Gambar 4.9 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Perencanaan

Teknis, Pendataan Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.10 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Pengaturan dan

Pelaksanaan Pembinaan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92

(8)

vii Gambar 4.11 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Hasil Pelaksanaan

Bantuan Rumah Umum Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.12 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Hasil Pemantauan

dan Pelaksanaan Hunian Berimbang Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.13 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Hasil Kerjasama,

Pendataan, dan Pemantauan Penyediaan Tanah Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.14 Diagram Perbandingan Jumlah Rumah Umum Tapak Layak

Huni yang Terfasilitasi melalui Bantuan Rumah Umum Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92

(9)
(10)

1-1

BAB I

PENDAHULUAN

1 Pendahuluan

1.1 LATAR BELAKANG

Dalam rangka pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang tepat, jelas, terukur dan akuntabel, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diikuti oleh Peraturan Menteri PAN dan RB No 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja, Laporan Kinerja serta Reviu atas Laporan Kinerja, maka setiap Eselon I dan Eselon II pada Kementerian/Lembaga wajib menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LaKIP) di akhir tahun anggaran.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LaKIP) Direktorat Rumah Umum dan Komersial disusun untuk memberikan gambaran yang jelas, transparan, dan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja serta capaian yang telah dilaksanakan selama 1 (satu) tahun. Evaluasi dan pelaporan capaian kerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial tidak terlepas dari tugas dan fungsi dari direktorat yang telah di amanatkan di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kegiatan penyusunan dokumen Laporan Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 merupakan bentuk pertanggung jawaban dari Direktorat Rumah Umum dan Komersial terhadap pelaksanaan tugas-tugas yang telah diperjanjikan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dan Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial pada Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019 yang merupakan komitmen untuk mencapai target jangka menengah, serta perbandingan antara capaian kinerja pada tahun 2016 dengan capaian kinerja tahun 2017 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014. Dalam rangka melaksanakan koordinasi atas capaian kinerja dan agar hasil capaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial dapat terekam dan terdokumentasi dengan baik. Hasilnya diharapkan dapat digunakan oleh pimpinan dan seluruh jajaran instansi Direktorat Rumah Umum dan Komersial sebagai bahan acuan dalam penyusunan program dan kegiatan di tahun mendatang sehingga tersusun program yang lebih fokus, efektif, efisien, terukur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelaporan kinerja juga

(11)

1-2

dimaksudkan sebagai alat untuk mengkomunikasikan pencapaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial kepada masyarakat dan stakeholders lainnya.

1.2 TUGAS DAN FUNGSI

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, maka tugas dan fungsi Direktorat Rumah Umum, dan Komersial adalah sebagai berikut:

1.2.1 Tugas

Direktorat Rumah Umum dan Komersial mempunyai tugas melaksanakan perencanaan teknik dan evaluasi, penyusunan standar dan pedoman, bantuan rumah umum, fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang dan fasilitasi penyediaan tanah bagi perumahan.

1.2.2 Fungsi

Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Rumah Umum dan Komersial menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan rencana teknik, data, evaluasi, dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;

b. penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;

c. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;

d. pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum;

e. fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;

f. fasilitasi penyediaan lahan bagi perumahan; dan g. pelaksanaan tata usaha Direktorat.

1.3 STRUKTUR ORGANISASI

Untuk melaksanaan tugas pokok fungsinya, Direktorat Rumah Umum dan Komersial dibantu oleh 5 (lima) sub direktorat dan 1 (satu) sub bagian yaitu:

a. Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi; b. Subdirektorat Standar dan Pedoman;

c. Subdirektorat Bantuan Rumah Umum; d. Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang;

e. Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan; dan f. Subbagian Tata Usaha.

(12)

1-3 Gambar 1.1 Struktur Organisasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial

(13)

1-4

Berikut adalah tugas dan fungsi dari masing-masing Sub Direktorat Rumah Umum dan Komersial:

1.3.1 Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi

Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana teknik, data, evaluasi dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan rencana teknik di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial; dan

b. penyusunan data, evaluasi, dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Rencana;

Seksi Penyusunan Rencana mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana teknik di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

b. Seksi Data, Evaluasi, dan Pelaporan.

Seksi Data, Evaluasi, dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan data, evaluasi, dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

1.3.2 Subdirektorat Standar dan Pedoman

Subdirektorat Standar dan Pedoman mempunyai tugas melaksanakan penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Standar dan Pedoman menyelenggarakan fungsi:

a. penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial; dan

b. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

Subdirektorat Standar dan Pedoman terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Standar;

Seksi Penyusunan Standar mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

(14)

1-5 Seksi Bimbingan Teknis mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

1.3.3 Subdirektorat Bantuan Rumah Umum

Subdirektorat Bantuan Rumah Umum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum.

Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Bantuan Rumah Umum menyelenggarakan fungsi:

a. pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di wilayah I; dan

b. pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di wilayah II.

Subdirektorat Bantuan Rumah Umum terdiri atas: a. Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah I;

Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah I mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di Wilayah Jawa dan Sumatera.

b. Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah II.

Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah II mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

1.3.4 Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang

Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang menyelenggarakan fungsi:

a. fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah tunggal dan deret di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial; dan

b. fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah susun komersial di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial. Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang terdiri atas:

a. Seksi Pemantauan Rumah Tunggal dan Deret

Seksi Pemantauan Rumah Tunggal dan Deret mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang

(15)

1-6

di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah tunggal dan deret di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

b. Seksi Pemantauan Rumah Susun Komersial

Seksi Pemantauan Rumah Susun Komersial mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah susun komersial di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.

1.3.5 Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan

Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan. Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan menyelenggarakan fungsi:

a. fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di wilayah I; dan

b. fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di wilayah II. Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan terdiri atas:

a. Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah I

Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah I mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di Wilayah Jawa dan Sumatera.

b. Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah II

Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah II mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

1.3.6 Subbagian Tata Usaha

Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, rumah tangga, administrasi barang milik negara, tata naskah dinas, dan kearsipan serta menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan kepada pimpinan dalam rangka mendukung kinerja pimpinan dan melakukan kegiatan penatausahaan pimpinan.

1.4 ISU STRATEGIS

Penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial menghadapi beberapa permasalahan yang harus diatasi, meskipun hal tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Adapun isu-isu strategis yang ada terkait permasalahan bidang rumah umum dan komersial, sebagai berikut:

(16)

1-7 a. Penyelenggaraan rumah umum dan komersial belum didukung dengan regulasi dan pembinaan serta pengawasan danpengendalian yang memadai oleh pemerintah daerah.

b. Belum terpenuhinya penyelenggaraan rumah umumyang layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi,teratur, terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

c. Penyelenggaraan perumahan masih mengalami permasalahan dalam hal penyediaan kebutuhan sarana, prasarana dan utilitas umum yang memadai. Disamping itu lokasi perumahan rumah umum kurang strategis sehingga berdampak pada sulitnya aksesibilitas.

d. Keterbatasan tanah untuk pembangunan perumahan terutama perumahan bagi MBR, harga tanah yang semakin meningkat (tidak terjangkau oleh MBR) dan perizinan pembangunan rumah yang masih tumpang tindih.

e. Data dan informasi rumah umum dan komersial belum tersedia secara akurat dan aktual.

f. Perizinan penyelenggaraan rumah umum membutuhkan biaya cukup besar dan waktu yang cukup panjang.

g. Perbedaan sudut pandang antara Pemerintah, pemerintah daerah dan pelaku pembangunan sehingga tidak tercapainya target dalam pemenuhan kualitas dan fasilitas rumah umum, serta mekanisme yang diatur dalam peraturan perundangan.

h. Peran pelaku pembangunan belum maksimal, di antaranya dalam hal menyediakan perumahan, terutama perumahan umum sesuai dengan syarat teknik dan melaksanakan kewajiban yang telah ditentukan sesuai dengan peraturan perundangan.

i. Secara umum pemenuhan hak konsumen perumahan masih belum terselenggara secara optimal.

1.5 SISTEMATIKA PENYAJIAN

Pada dasarnya Laporan Kinerja ini menginformasikan pencapaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial tahun 2017. Capaian Kinerja 2017 tersebut diperbandingkan dengan Penetapan Kinerja 2017 sebagai tolak ukur keberhasilan tahunan Kementerian. Analisis atas capaian kinerja akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja bagi perbaikan kinerja instansi di masa mendatang. Dengan demikian sistematika penyajian Laporan Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial tahun 2017 adalah sebagai berikut:

• BAB I Pendahuluan

Memuat latar belakang, penjelasan umum organisasi, isu strategis penyelenggaraan rumah umum dan komersial, dan sistematika penyajian laporan

(17)

1-8

• BAB II Perencanaan Kinerja

Memuat uraian mengenai ringkasan/ikhtisar perjanjian kinerja tahun 2017.

• BAB III Kapasitas Organisasi

Memuat uraian mengenai sumber daya di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan DIPA Tahun 2017.

• BAB IV Akuntabilitas Kinerja

Memuat uraian tentang capaian kinerja organisasi, perbandingan capaian kinerja tahun-tahun sebelumnya terhadap capaian kinerja tahun 2017, dan realisasi anggaran.

• BAB V Penutup

(18)
(19)

2-1

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

2 PERENCANAAN KINERJA

2.1 TINJAUAN TERHADAP RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT JENDERAL PENYEDIAAN PERUMAHAN TAHUN 2015-2019

Berdasarkan Renstra Direktorat Jendral Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019, tujuan dari Ditjen Penyediaan Perumahan yaitu menyelenggarakan fasilitasi penyediaan perumahan dengan tingkat dan kondisi ketersediaan, keterpaduan serta kualitas dan cakupan pelayanan yang produktif dan cerdas, berkeselamatan mendukung kesehatan masyarakat, menyeimbangkan pembangunan, memenuhi kebutuhan dasar, serta berkelanjutan yang berasaskan gotong-royong guna mencapai masyarakat yang lebih sejahtera. Guna mencapai tujuan tersebut maka dijabarkan pada sasaran strategis sebagai berikut :

1. Meningkatkan pengembangan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, penyusunan kebijakan, program, anggaran, kerjasama, data dan informasi serta evaluasi kinerja pengembangan perumahan.

2. Terlaksananya pembangunan 550.000 unit satuan rumah susun yang dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas pendukungnya.

3. Terlaksananya pembangunan 50.000 unit rumah khusus di kawasan tertinggal, kawasan perbatasan negara, daerah pasca bencana/konflik dan kawasan maritim/nelayan.

4. Terwujudnya keswadayaan masyarakat untuk peningkatan kualitas dan pembangunan rumah susun/hunian yang layak bagi 1.750.000 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam lingkungan yang aman, sehat, teratur, dan serasi.

5. Meningkatkan pembinaan dan pengembangan rumah umum dan komersial.

6. Terlaksananya fasilitas bantuan PSU rumah umum sebanyak 676.950 unit.

7. Terselenggaranya pencadangan tanah dan pembangunan rumah susun melalui penyertaan modal negara untuk Perum Perumnas.

8. Terfasilitasinya pengelolaan rumah susun sewa bagi MBR yang dilaksanakan oleh BUMN.

Guna mencapai tujuan dan sasaran strategis dari Ditjen Penyediaan Perumahan maka kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut dibebankan kepada enam unit kerja Eselon 2 di lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan yang salah satunya adalah Direktorat Rumah Umum dan Komersial.

(20)

2-2 2.2 TINJAUAN TERHADAP RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT RUMAH

UMUM DAN KOMERSIAL TAHUN 2015-2019

Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 disusun mengacu kepada Renstra Ditjen Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019. Renstra ini memuat mengenai rencana strategis berdasarkan tugas dan fungsi yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

2.2.1 Tujuan Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tujuan Direktorat Rumah Umum dan Komersial adalah:

“Mewujudnya rumah umum dan komersial yang layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, teratur,

terencana, terpadu, dan berkelanjutan”

Tujuan dari penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Melaksanakan perencanaan teknik, pendataan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kebijakan bidang rumah umum dan komersial. 2. Mengembangkan ketersediaan dan meningkatkan upaya pelaksanaan

regulasi dan kebijakan serta dalam penyelenggaraan rumah umum dan komersial.

3. Mendukung perwujudan hunian yang layak dan terjangkau yang didukung oleh PSU yang memadai, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

4. Melaksanakan sosialisasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan kebijakan hunian berimbang.

5. Memfasilitasi penyediaan lahan untuk perumahan khususnya bagi MBR.

6. Mendukung penguatan kelembagaan Bidang Rumah Umum Dan Komersial di daerah.

7. Meningkatkan sinergi dan koordinasi penyelenggaraan kegiatan bidang rumah umum dan komersial.

2.2.2 Sasaran Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Sasaran yang hendak dicapai Direktorat Rumah Umum dan Komersial untuk tahun 2015-2019 adalah:

1. Terlaksananya penyusunan perencanaan teknik, pendataan, evaluasi, dan pelaporan Rumah Umum dan Komersial sebanyak 35 dokumen; 2. Pengembangan ketersediaan dan meningkatkan upaya pelaksanaan

regulasi dan kebijakan serta dalam penyelenggaraan rumah umum dan komersial, adalah tersusunnya 35 NSPK bidang penyelenggaraan rumah umum dan komersial;

(21)

2-3

3. Terwujudnya hunian yang layak dan terjangkau yang didukung oleh PSU yang memadai, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), adalah terbangunnya 676.950 unit rumah melalui pelaksanaan Bantuan PSU Perumahan;

4. Terlaksananya sosialisasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan kebijakan hunian berimbang adalah 75 pemerintah daerah yang mendapatkan layanan teknis pelaksanaan hunian berimbang;

5. Terfasilitasinya penyediaan lahan untuk perumahan khususnya bagi MBR adalah 75 pemerintah daerah yang mendapatkan layanan teknis penyediaan tanah untuk rumah umum;

6. Terlaksanya kegiatan penguatan kelembagaan bidang rumah umum dan komersial di daerah adalah terlaksananya pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian oleh pemangku kepentingan bidang rumah umum dan komersial dalam mendukung sasaran dan target bidang pengembangan rumah umum dan komersial di daerah;

7. Tercapainya peningkatan sinergi dan koordinasi penyelenggaraan perumahan antar pemangku kepentingan, yang berupa terlaksananya kerjasama dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung sasaran dan target bidang pengembangan rumah umum dan komersial di daerah.

2.2.3 Program dan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Arah kebijakan Direktorat Rumah Umum dan Komersial untuk Tahun 2015-2019 menjadi dasar dalam pelaksanaan program dan kegiatan di Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Pencapaian dari kebijakan tersebut selain disusun dalam program dan kegiatan yang baik dan tepat sasaran, juga perlu didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, Standar Operasional dan Prosedur (SOP), sarana dan prasarana serta DIPA satuan kerja di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial yang meliputi (i) satuan kerja yang menangani kegiatan kebijakan dan, (ii) satuan kerja yang menangani kegiatan pembangunan fisik bantuan rumah umum. Direktorat Rumah Umum dan Komersial melaksanakan program Ditjen Penyediaan Perumahan yaitu Program Pengembangan Perumahan dengan kegiatan yaitu:

1. Perencanaan dan Evaluasi

Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:

a. Penyusunan perencanaan teknik (rencana kerja dan anggaran) tahunan Direktorat Rumah Umum dan Komersial;

b. Pengelolaan data dan informasi; c. Pemantauan dan evaluasi kinerja;

d. Penyusunan pelaporan kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial;

(22)

2-4 e. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan pelaksanaan kegiatan

Direktorat Rumah Umum dan Komersial. 2. Kebijakan dan Regulasi

Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:

a. Penyusunan rancangan peraturan penyelenggaraan rumah umum dan komersial;

b. Pelaksanaan pembinaan rumah umum dan komersial;

c. Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi penerapan NSPK; d. Penanganan pengaduan masyarakat;

e. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan penerapan peraturan perundangan dalam rangka penyelenggaraan rumah umum dan komersial

f. Pemantauan evaluasi dan penyelenggaraan rumah umum dan komersial.

3. Bantuan Rumah Umum, meliputi kegiatan :

Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:

a. Perencanaan teknik bantuan rumah umum;

b. Pengusulan dan pelaksanaan verifikasi dalam rangka bantuan rumah umum;

c. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan bantuan rumah umum; d. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan fasilitas penyediaan

rumah umum dan komersial;

e. Pelaksanaan pembangunan fisik bantuan rumah umum;

f. Pengawasan dan pengendalian pembangunan fisik bantuan rumah umum

g. Manajemen konstruksi bantuan rumah umum; h. Pengelolaan asset.

4. Fasilitasi Hunian Berimbang, meliputi kegiatan :

Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:

a. Pelaksanaan identifikasi penerapan konsep hunian berimbang; b. Penerapan pembinaan rumah layak huni;

c. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan hunian berimbang;

d. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan penerapan hunian berimbang.

5. Fasilitasi Penyediaan Tanah, meliputi kegiatan :

Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:

(23)

2-5

b. Pelaksanaan proses alih status tanah dalam rangka penyediaan perumahan oleh pemerintah;

c. Pemantauan dan evaluasi penyediaan tanah;

d. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan penyiapan kebutuhan tanah dalam rangka penyediaan perumahan.

2.2.4 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 dapat dilihat pada Tabel 2.1

(24)

2-6 Tabel 2.1 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Tahun 2015-2019

Kegiatan: Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

Sasaran Kegiatan Satuan 2015 2016 2017 2018 2019 Total

A Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

1 Jumlah Dokumen Perencanaan Teknis, Pendataan Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial Dok 7 7 7 7 7 35 2 Jumlah Dokumen Pengaturan dan Pelaksanaan Pembinaan

Pengembangan Rumah Umum dan Komersial Dok 7 7 7 7 7 35

3 Jumlah Dokumen Hasil Pelaksanaan Bantuan Rumah Umum Dok 8 8 8 8 8 40

4 Jumlah Dokumen Hasil Pemantauan dan Pelaksanaan

Hunian Berimbang Dok 6 6 6 6 6 30

5 Jumlah Dokumen Hasil Kerjasama, Pendataan, dan Pemantauan Penyediaan Tanah Dok 7 7 7 7 7 35

6 Laporan Layanan Perkantoran Lap 12 12 12 12 12 12

B Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Difasilitasi melalui Bantuan Rumah Umum (PSU) 1 Jumlah Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Terfasilitasi

melalui Bantuan Rumah Umum Unit 40.700 42.000 180.000 190.000 224.250 676.950

(25)

2-7

2.3 PERJANJIAN KINERJA DIREKTORAT RUMAH UMUM DAN KOMERSIAL TAHUN 2017

Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial merupakan dokumen yang memuat kesepakatan pencapaian kinerja antara Ditjen Penyediaan Perumahan dengan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam rangka mewujudkan kinerja pada tahun anggaran dengan sumber daya yang dimiliki oleh Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 memiliki satu kegiatan yaitu Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial. Kegiatan tersebut dijabarkan menjadi empat Indikator Kinerja yang harus dilaksanakan pada tahun 2017. Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dapat dilihat pada Tabel 2.2.

Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017

Sasaran

Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target

Program Pengembangan Perumahan

Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

1. Jumlah Pengembangan Rumah

Umum dan Komersial 31 Dokumen

2. Jumlah Pembangunan PSU

Rumah Umum 14.000 Unit

3. Jumlah Layanan Internal

(Overhead) 2 Layanan

4. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan Anggaran : Rp 129.000.000.000

Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 diturunkan menjadi perjanjian kinerja yang memuat kesepakatan antara Direktorat Rumah Umum dan Komersial dengan satker terkait. Perjanjian kinerja masing-masing Satker dapat dilihat pada Tabel 2.3 dan Tabel 2.4.

Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017

Sasaran

Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target

Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan

dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

1. Jumlah Pengembangan Rumah

Umum dan Komersial 31 Dokumen

2. Jumlah Layanan Internal

(Overhead) 2 Layanan

3. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan Anggaran : Rp 28.000.000.000

(26)

2-8 Tabel 2.4 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun

2017

Sasaran

Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target

Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan

dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

1. Jumlah Pembangunan PSU

Rumah Umum 14.000 Unit

2. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan Anggaran : Rp 101.000.000.000

Lembar Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial serta Perjanjian Kinerja satker dapat dilihat pada halaman lampiran.

2.4 METODE PENGUKURAN

Pengukuran pencapaian sasaran digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi & misi Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Pengukuran yang dimaksud merupakan hasil dari suatu penilaian yang sistematik dan didasarkan pada indikator kinerja yang berupa indikator masukan (input), keluaran (output), hasil (outcome), manfaat dan dampak. Penilaian tersebut tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran atau penilaian dalam proses penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan.

Metode pengukuran yang digunakan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial adalah:

a. Membandingkan realisasi dengan target yang terdapat pada Perjanjian Kinerja.

b. Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi.

Adapun rumusan dalam melakukan pengukuran dapat disederhanakan menjadi sebagai berikut:

% #$%&'(')'% *'+,$- = /$'0)1'1)

(27)
(28)

3-1

BAB III

KAPASITAS ORGANISASI

3 KAPASITAS ORGANISASI

3.1 KERAGAMAN SUMBER DAYA MANUSIA

Pada tahun 2017, Direktorat Rumah Umum dan Komersial didukung oleh SDM sebanyak 118 (seratus delapan belas) orang pegawai yang tersebar di struktural Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan Satuan Kerja yang berada dalam koordinasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Komposisi pegawai terdiri dari 52 (lima puluh dua) orang tenaga PNS atau sebesar 44,07% dan 66 (enam puluh enam) orang tenaga non PNS atau sebesar 55,93% dengan keragaman pegawai sebagaimana diuraikan pada Tabel 3.1. Pegawai di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial memiliki jenjang pendidikan dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Doktoral (S3). Direktorat Rumah Umum dan Komersial didominasi oleh pegawai dengan pendidikan sarjana (S1) sebanyak 67 orang.

Tabel 3.1 Sumber Daya Manusia di Direktorat Rumah Umum dan Komersial

Status Pegawai Jenjang Pendidikan

SMP SMA/K D3 S1 S2 S3 Total

PNS 1 5 0 25 20 1 52

Non PNS 0 18 5 42 1 0 66

Total 1 23 5 67 21 1 118

Gambar 3.1 Persentase SDM Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Status Pegawai

(29)

3-2

Pegawai PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial memiliki tingkat pendidikan terendah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat pendidikan tertinggi Doktor (S3). Berdasarkan tingkat pendidikan, komposisi pegawai PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial terdiri atas 1 orang (2%) berpendidikan S3, 20 orang (38%) berpendidikan S2, 25 orang (48%) berpendidikan S1, 5 orang (10%) berpendidikan SMA/K, dan 1 orang (2%) berpendidikan SMP.

Gambar 3.2 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Sedangkan komposisi pegawai non PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial menurut tingkat pendidikannya terdiri atas 1 orang (1%) berpendidikan S2, 42 orang (64%) berpendidikan S1, 5 orang (8%) berpendidikan D3, dan 18 orang (27%) berpendidikan SMA/K. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 3.3.

Gambar 3.3 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan

(30)

3-3 Berdasarkan klasifikasi teknik dan non teknik, komposisi pegawai PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial pada tahun 2017 terdiri dari 22 orang (42%) pegawai berlatar belakang teknikdan 30 orang pegawai berlatar belakang teknik (58%).

Gambar 3.4 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan

Sedangkan komposisi pegawai non PNS di Direktorat Rumah Umum dan Komersial tahun 2017 berdasarkan klasifikasi teknik dan non teknik terdiri atas 14 orang (21%) berlatar belakang teknik dan 52 orang (79%) berlatar belakang non teknik.

Gambar 3.5 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan

(31)

3-4

Adapun komposisi pegawai PNS di Direktorat Rumah Umum dan Komersial berdasarkan golongan ruang terisi oleh 14 orang (25%) memiliki golongan IV, 33 orang (60%) memiliki golongan III, 6 orang (11%) memiliki golongan II dan 1 orang (2%) memiliki gologan I. Komposisi perbandingan persentase pegawai berdasarkan golongan ruang dapat dilihat pada Gambar 3.6 berikut ini.

Gambar 3.6 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Golongan Ruang

3.2 SARANA DAN PRASARANA

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memiliki pengaruh positif terhadap sistem kinerja pegawai yang sejalan dengan Reformasi Birokrasi sejak tahun 2004. Pengelolaan barang milik negara yang ada di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial menggunakan fasilitas sarana dan prasarana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dimanfaatkan sejak penggabungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2015 tentang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Sarana dan prasarana yang tersedia dan mendukung pencapaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial baik di struktural dan Satuan Kerja Pengembangan Rumah Umum dan Komersial berupa ruang kerja lengkap dengan furniture. Untuk Satuan Kerja Fasilitasi Rumah Umum masih menempati rumah yang disewa melalui dana APBN. Ketersediaan sarana dan prasarana pada Direktorat Rumah Umum dan Komersial adalah sebagai berikut:

(32)

3-5 a. Ruang kerja unit kerja struktural menempati setengah bagian pada

Lantai 5 Gedung G;

b. Ruang kerja unit kerja Satuan Kerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial menempati satu blok ruangan pada lantai 7 Gedung G;

c. Ruang kerja unit kerja Satuan Kerja Fasilitasi Rumah Umum menempati rumah yang berlokasi di Jl. Cipaku 1.

3.3 DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (DIPA)

Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial dalam Perjanjian Kinerja dilakukan oleh dua Satuan Kerja (Satker) yaitu Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial serta Satker Fasilitasi Rumah Umum.

Pagu anggaran Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017 dialokasikan sebesar Rp 129.000.000.000,- (Seratus dua puluh sembilan milyar rupiah). Dengan rincian alokasi anggaran untuk Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial sesuai DIPA Nomor: SP DIPA – 033.07.1.400768/2017 sebesar Rp. 28.000.000.000,- (dua puluh delapan milyar rupiah) dan Satker Fasilitasi Rumah Umum sesuai DIPA Nomor: SP DIPA – 033.07.1.400769/2017 sebesar Rp. 101.000.000.000,- (seratus satu milyar rupiah).

Pada pelaksanaannya, terdapat 2 (dua) kali revisi anggaran pada masing-masing satker. Berikut ini rincian perubahan anggaran tahun 2017:

1. Revisi Ke-1 pada tanggal 1 Agustus 2017

DIPA revisi ke-1 tidak terdapat perubahan nilai alokasi anggaran, namun pada revisi ini menandai anggaran-anggaran mana saja yang akan dilakukan perubahan. Jumlah anggaran kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial berdasarkan DIPA revisi ke-1 adalah sejumlah Rp. 129.000.000.000,- yang terdiri dari Rp. 28.000.000.000,- untuk Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan Rp. 101.000.000.000,- untuk Satker Fasilitasi Rumah Umum. Surat Pengesahan DIPA Petikan Tahun Anggaran 2017 Revisi Ke-1 dapat dilihat di lampiran.

2. Revisi Ke-2 pada tanggal 10 Agustus 2017

Pada revisi ke-2 pagu anggaran kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial mengalami perubahan menjadi sebesar Rp. 126.200.000.000,-. Dengan rincian anggaran untuk Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial sesuai DIPA Nomor: SP DIPA-033.07.1.400768/2017 sebesar Rp. 26.700.000.000,- dan Satker Fasilitasi Rumah Umum sesuai DIPA Nomor: SP DIPA-033.07.1.400769/2017 sebesar Rp. 99.500.000.000. Perubahan ini dilakukan karena adanya efisiensi anggaran sesuai dengan surat Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No KU 0108-Sj/594 tanggal 7 Juli 2017 perihal tindak lanjut Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2017 tentang Efisiensi Belanja Barang

(33)

3-6

Kementerian/Lembaga dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017. Surat Pengesahan DIPA Petikan Tahun Anggaran 2017 Revisi Ke-2 dapat dilihat di lampiran.

Adapun detail DIPA Tahun 2017 revisi ke-2 pada masing-masing satuan kerja dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 3.2 DIPA Revisi ke 2 Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017

SATKER/OUTPUT/RINCIAN PEKERJAAN (K/S)

DIPA ANGGARAN

(Rp) Pengembangan Rumah Umum dan Komersial 26.700.000.000

Perencanaan Teknik dan Evaluasi 3.370.301.000

Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan

Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018 S 699.462.000 Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat

Rumah Umum dan Komersial TA 2017 S 832.884.000

Evaluasi Kinerja (LAKIP) Direktorat Rumah Umum

dan Komersial TA 2017 S 300.000.000

Pengelolaan Data dan Publikasi Informasi Penyediaan

Rumah Umum dan Komersial TA 2017 S 750.000.000

Pendataan Aset Direktorat Rumah Umum dan

Komersial Tahun 2006-2014 Tahap I K 787.955.000

Standar dan Pedoman 5.040.000.000

Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Pedoman

Pengelolaan Rumah Susun Milik S 864.410.000

Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Penyediaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum di Lingkungan Rumah Susun milik

S 866.234.000 Revisi Peraturan Menteri Tentang Perhimpunan

Penghuni Rumah Susun Sederhana milik S 837.418.000

Penyusunan Rapermen PUPR tentang Pedoman

PPJB Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun S 825.263.000 Penyusunan Rapermen PUPR tentang Hak dan

Kewajiban Konsumen dan Pelaku Pembangunan Rumah Tapak (Mendukung Aksi Stranas Perlindungan Konsumen Sektor Properti/Perumahan)

S 746.675.000 Konsultasi Penyelenggaraan Rumah Umum dan

Komersial Berbentuk Rumah Tunggal, Rumah Deret dan Rumah Susun TA 2017

S 900.000.000 Penyiapan dan Pendampingan Pelaksanaan Bantuan PSU

Rumah Umum 7.281.322.000

Verifikasi Usulan Lokasi Bantuan PSU Rumah Umum

(34)

3-7

SATKER/OUTPUT/RINCIAN PEKERJAAN (K/S)

DIPA ANGGARAN

(Rp) Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua

Monitoring dan Evaluasi Bantuan PSU untuk Perumahan Umum wilayah Sumatera dan Jawa TA 2017

S 990.000.000 Monitoring dan Evaluasi Bantuan PSU untuk

Perumahan Umum wilayah Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua TA 2017

S 937.000.000 Pendampingan Pelaksanaan Bantuan Prasarana,

Sarana dan utilitas Umum untuk Perumahan Umum wilayah Sumatera dan Jawa TA 2017

S 1.600.000.000 Pendampingan Pelaksanaan Bantuan Prasarana,

Sarana dan utilitas Umum untuk

Perumahan Umum wilayah Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, maluku dan Papua

S 1.614.000.000

Fasilitasi Hunian Berimbang 3.849.424.000

Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Rumah Umum dan Komersial dalam Rangka Mendukung Program Satu Juta Rumah Tahun 2017

K 1.156.601.000 Revisi Pedoman Teknis "Pedoman Umum Rumah

Sederhana Sehat" K 849.823.000

Konsultasi Penerapan Hunian Berimbang S 871.500.000

Pilotting Penerapan Hunian Berimbang S 971.500.000 Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan 2.307.953.000 Penyiapan Alih Status Tanah Eks BPPN Untuk Lahan

Perumahan Tahun 2017 S 452.000.000

Pendataan Kebutuhan Tanah Bagi Pembangunan

Perumahan Tahun 2017 S 755.953.000

Penyusunan Ketentuan Kemudahan Perizinan Pembangunan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

S 700.000.000 Pendampingan Penyiapan Lahan Untuk

Pembangunan Rumah Bagi MBR di Atas Tanah BMN Ditjen. Bina Marga Kementerian PUPR

S 400.000.000

Layanan Internal (Overhead) 891.000.000

Penatausahaan dan Pembinaan Direktorat Rumah

Umum dan Komersial Tahun 2017 S 891.000.000

Layanan Perkantoran 3.960.000.000

(35)

3-8

Tabel 3.3 DIPA Revisi ke 2 Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017

SATKER/OUTPUT/RINCIAN PEKERJAAN (K/S)

DIPA ANGGARAN

(Rp) Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Terfasilitasi

Melalui Bantuan Rumah Umum 99.500.000.000

Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Terfasilitasi

Melalui Bantuan Rumah Umum 95.500.000.000

Manajemen Konstruksi PSU Rumah Umum

Wilayah I (Sumatera, Jawa, dan Bali) K 2.000.000.000

Manajemen Konstruksi PSU Rumah Umum Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua)

K 2.800.000.000 Pelaksanaan Penyediaan PSU Rumah Umum TA

2017 (Wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua)

K 85.500.000.000 Pengawasan dan Pengendalian PSU Rumah

Umum Wilayah I (Sumatera, Jawa, dan Bali) TA 2017

S 1.100.000.000 Pengawasan dan Pengendalian PSU Rumah

Umum Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua) TA 2017

S 1.500.000.000 Serah Terima Hasil Pekerjaan Bantuan PSU

Perumahan Wilayah I (Sumatera, Jawa, dan Bali) TA 2016-2017

S 1.100.000.000 Serah Terima Hasil Pekerjaan Bantuan PSU

Perumahan Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua) TA 2016-2017

S 1.500.000.000

Layanan Perkantoran 4.000.000.000

Operasional Satker Fisik AU 4.000.000.000

* Keterangan:

K = Kontrak S = Swakelola

(36)
(37)

4-1

BAB IV

AKUNTABILITAS KINERJA

4. AKUNTABILITAS KINERJA

4.1. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA

Akuntabilitas kinerja adalah perwujudan kewajiban unit kerja untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan misi unit kerja dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik. Kinerja yang telah dilaksanakan Direktorat Rumah Umum dan Komersial akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan selaku unit kerja eselon I untuk dilaporkan menjadi Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan.

Untuk mencapai sasaran tahun 2017, Direktorat Rumah Umum dan Komersial telah membuat Rencana Kinerja Tahunan yang terdiri dari 4 (empat) Indikator Kinerja. Setelah DIPA disetujui maka Direktorat Rumah Umum dan Komersial membuat Perjanjian Kinerja untuk Tahun Anggaran 2017 yang tertuang dalam tabel 4.1 dan tabel 4.2 di bawah ini:

Tabel 4.1 Indikator Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017

Sasaran

Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target

Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan

dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

1. Jumlah Pengembangan Rumah

Umum dan Komersial 31 Dokumen

2. Jumlah Layanan Internal

(Overhead) 2 Layanan

3. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan

Tabel 4.2 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017

Sasaran

Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target

Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan

dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

1. Jumlah Pembangunan PSU

Rumah Umum 14.000 Unit

(38)

4-2

4.2. ANALISIS CAPAIAN KINERJA SATKER DIREKTORAT RUMAH UMUM DAN KOMERSIAL

Rincian Kegiatan Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial pada tahun 2017 diidentifikasikan dengan 3 (tiga) capaian masing-masing indikator kinerja, meliputi:

Indikator Kinerja 1

Indikator Kinerja :

Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

Target Realisasi %

31 Dokumen 31 Dokumen 100

Capaian Indikator Kinerja Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial adalah sebanyak 31 Dokumen. Indikator Kinerja Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial dituliskan dari hasil penggabungan output-output yang ada dalam DIPA, sehingga tidak sama dengan rincian yang ada pada renstra. Untuk menyesuaikan indikator kinerja Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial dengan renstra maka perlu dilakukan penjabaran berdasarkan output yang ada dalam DIPA, hasil penjabaran dapat dilihat pada tabel 4.3.

Tabel 4.3 Penjabaran Indikator Kinerja Berdasarkan Output

Indikator

Kinerja Output Jumlah Target

Jumlah

Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial

7 dokumen Dokumen Pengaturan dan Pelaksanaan

Pembinaan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial

11 dokumen Dokumen Hasil Pelaksanaan Bantuan

Rumah Umum 5 dokumen

Dokumen Hasil Pemantauan dan Pelaksanaan Hunian Berimbang

4 dokumen Dokumen Hasil Kerjasama, Pendataan,

dan Pemantauan Penyediaan Tanah

4 dokumen

Berdasarkan Tabel 4.3 maka untuk capaian kinerja Pengembangan Rumah Umum dan Komersial akan dibagi berdasarkan output-output yang sudah disebutkan

a. Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial

Output 1 :

Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial

Target %

(39)

4-3 Capaian output Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial tahun 2017 adalah sebanyak 7 (tujuh) dokumen yang terbagi dalam 5 (lima) kegiatan dan terealisasi sebesar 100%. Kelima kegiatan tersebut yaitu:

1. Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018, dengan output sebanyak 2 dokumen; 2. Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan

Komersial TA 2017, dengan output sebanyak 1 dokumen;

3. Pengelolaan Data dan Publikasi Informasi Penyediaan Rumah Umum dan Komersial TA 2017, dengan output sebanyak 1 dokumen;

4. Evaluasi Kinerja (LAKIP) Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017, dengan output sebanyak 2 dokumen; dan

5. Pendataan Aset Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2006-2014 Tahap I, dengan output sebanyak 1 dokumen.

Adapun rincian dari kelima kegiatan tersebut adalah:

1. Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018

Tugas pembinaan difokuskan pada tingkat nasional kepada pemerintah provinsi, dan pembinaan dalam rangka pengawalan kebijakan untuk semua para pemangku kepentingan dalam hal perencanaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penyelenggaraan rumah umum dan komersial. Sementara penyelenggaraan rumah umum dan komersial sendiri mencakup banyak aspek, antara lain permasalahan tata ruang, permasalahan pertanahan, pembiayaan, ketersediaan rumah layak huni dan terjangkau, penyediaan PSU perumahan, pelaksanaan kebijakan hunian berimbang, dan sebagainya. Untuk mendukung tugas pemerintah tersebut dan agar dapat terlaksana dengan baik maka perlu dilakukan penyusunan rencana kerja dan anggaran, dimana hal ini dibutuhkan agar kegiatan dapat berjalan sesuai kebutuhan, mekanisme yang terencana dan pelaksanaan yang tepat sasaran serta tepat waktu. Rencana kerja dan Anggaran harus dilakukan setiap tahun sesuai dengan kebutuhan di setiap tahun anggaran.

a) Proses Pelaksanaan Kegiatan 1) Tahapan Kegiatan

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018 adalah sebagai berikut :

§ Diskusi dengar pendapat dengan para narasumber yang merupakan para stakeholder yang terkait dengan penyelenggaraan rumah umum dan komersial, meliputi (1) kebutuhan penyusunan NSPK bidang Rumah Umum dan

(40)

4-4

Komersial, (2) isu dan permasalahan serta kebutuhan pelaksanaan bantuan rumah umum, (3) kendala dan kebutuhan dalam implementasi hunian berimbang, dan (4) upaya fasilitasi penyediaan lahan perumahan;

§ Kompilasi dan pengolahan data dan informasi serta analisis kinerja pelaksanaan program penyediaan perumahan terhadap temuan data dan informasi yang relevan;

§ Analisis atas kesenjangan antara praktek pada program pelaksanaan sistem pengembangan perumahan di lapangan dengan ketentuan kebijakan yang ada;

§ Melakukan penyusunan target program dan kegiatan bidang rumah umum dan komersial sepanjang TA 2018 – 2025, yang dituangkan melalui roadmap;

§ Melakukan penyusunan target anggaran program penyediaan perumahan TA 2018, maupun target anggaran untuk setiap kegiatan di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial; § Pengumpulan usulan kegiatan berupa KAK dan RAB dari

masing-masing kegiatan untuk TA 2018 dari masing-masing penanggung jawab kegiatan, dalam hal ini para Kasubdit di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial;

§ Penyusunan Rencana Kerangka Anggaran Kementerian Negara Dan Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2018.

Kegiatan yang dilakukan untuk menunjang proses penyusunan rencana kerja dan anggaran kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial, yaitu:

§ Pelaksanaan rapat pembahasan laporan pendahuluan; § Pelaksanaan rapat pembahasan laporan akhir;

§ Pelaksanaan rapat pembahasan usulan kegiatan tahun anggaran 2018 Direktorat Rumah Umum dan Komersial;

§ Pelaksanaan diskusi penajaman roadmap penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 di Kota Mataram; § Penyusunan dokumen program dan kegiatan tahun 2017,

melalui beberapa rapat pembahasan internal direktorat, rapat internal Direktorat Jenderal, rapat internal Kementerian PUPR, rapat dengan Bappenas dan Kemenkeu;

§ Pembahasan TOR dan RAB kegiatan tahun anggaran 2017. b) Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan ini, adalah: § Laporan Pendahuluan;

§ Dokumen Laporan Akhir; § Dokumen Satuan Tiga; § Prosiding;

(41)

4-5 § Program kegiatan TA. 2017 dan RKAKL beserta TOR semua

kegiatan di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial. c) Dokumentasi

Pembukaan Kegiatan Penajaman Roadmap oleh Bapak Direktur

Peserta Kegiatan Penajaman Roadmap yang dilaksanakan di Kota

Mataram

Pelaksanaan Rapat Penajaman Program TA 2018

Penyelenggaraan Rapat Penajaman Program TA 2018

2. Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017

Salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Kebijakan Rumah Umum dan Komersial, yaitu koordinasi antara seluruh stakeholders terkait. Dalam menjalankan fungsi pembinaan, maka dilakukan koordinasi lintas sektoral, lintas wilayah, dan lintas pemangku kepentingan, baik vertikal maupun horizontal, dalam hal perencanaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penyelenggaraan rumah umum dan komersial. Pendampingan sangat diperlukan terutama dalam rangka mengidentifikasi permasalahan/kendala yang ditemui di lapangan. Selain itu dari koordinasi diharapkan juga akan diperoleh masukan dan rekomendasi terhadap perbaikan kebijakan-kebijakan yang mengatur. Dalam pendampingan koordinasi diharapkan akan terjalin kerjasama antar pihak dalam rangka mendukung penyelenggaraan rumah umum dan komersial di Indonesia.

(42)

4-6

1) Tahapan Kegiatan

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017 adalah sebagai berikut :

§ Mengindentifikasi kebijakan/program bidang penyelenggaraan rumah umum dan komersial agar dapat tersampiakan kepada pemerintah daerah;

§ Melaksanakan rapat pembahasan dengan stakeholders terkait bidang penyelenggaraan rumah umum dan komersial dalam rangka penajaman

§ Melaksanakan rapat-rapat persiapan dengan tim internal di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial baik di tingkat pusat maupun daerah;

§ Mengidentifikasi stakeholders yang terkait dengan penyelenggaraan rumah umum dan komersial;

§ Menyelenggarakan rapat koordinasi penyelenggaraan rumah umum dan komersial di pusat maupun daerah;

§ Merumuskan hasil rapat koordinasi sebagai materi dalam penyusunan kebijakan, strategi dan kegiatan penyelenggaraan rumah umum dan komersial;

§ Melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan; § Menyusun laporan kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pendampingan pelaksanaan kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial, yaitu:

§ Pelaksanaan rapat pembahasan pendahuluan

§ Pelaksanaan rapat koordinasi penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial tahun 2017-2025 di Tangerang

§ Pelaksanaan rapat penajaman Kerangka Acuan Kerja Tahun 2018 di Jakarta

§ Pelaksanaan diskusi penajaman roadmap penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017-2025 di Kota Balikpapan dan Belitung

§ Pelaksanaan rapat koordinasi terkait format penyusunan prosiding

b) Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan ini, adalah:

§ Laporan Pendahuluan; § Laporan Akhir;

§ Laporan rencana pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial tahun 2017-2025;

§ Kerangka Acuan Kerja kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun Anggaran 2018;

(43)

4-7 § Prosiding Kegiatan Roadmap Penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017-2025 di Kota Balikpapan dan Belitung.

c) Dokumentasi

Arahan Bapak Direktur Dalam Acara

Roadmap di Belitung

Foto Bersama Peserta Acara

Roadmap RUK di Belitung

Penyelenggaraan Diskusi Roadmap di Tangerang

Penyelenggaraan Acara Roadmap di Balikpapan

3. Pengelolaan Data dan Publikasi Informasi Penyediaan Rumah Umum dan Komersial TA 2017

UU No. 1 Tahun 2011 pasal 129 huruf c mengamanatkan bahwa dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, setiap orang berhak memperoleh informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman”. Informasi yang didahului dengan penyediaan data, merupakan salah satu sumber daya penting dalam manajemen modern. Tanpa adanya ketersediaan data dan informasi yang akurat akan menyulitkan dalam pengambilan kebijakan, penentuan strategi dan perencanaan program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta program kegiatan prioritas nasional. Kemudahan akses data informasi melalui penggunaan komputer juga dipilih karena tingkat efisiensi dalam pemrosesan dan pengelolaannya. Selain dilakukan pengelolaan, maka data dan informasi perlu disampaikan kepada masyarakat, agar masyarakat mendapat dan mengetahui informasi yang dibutuhkan dan

(44)

4-8

sumber data dapat mengabarkan dan mempertanggung jawabkan pada masyarakat mengenai misi yang telah dilakukan.

a) Proses Pelaksanaan Kegiatan 1) Tahapan Kegiatan

Kegiatan yang telah dilakukan untuk menunjang pelaksanaan pengelolaan data dan publikasi informasi penyediaan rumah umum dan komersial, yaitu:

§ Rapat koordinasi internal dengan Subdit Data dan Informasi Direktorat Perencanaan untuk memfasilitasi penyediaan server web aplikasi onlinex yang akan dibangun Direktorat Rumah Umum dan Komersial;

§ Rapat koordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) terkait penyediaan server aplikasi, tata kelola konten-konten informasi dan pemilahan materi yang akan disajikan ke publik di dalam web;

§ Menyusun buku profil Direktorat Rumah Umum dan Komersial; § Menyiapkan stand Pameran Inovasi Proyek Perubahan, untuk

mendukung Direktur Rumah Umum dan Komersial sebagai Peserta Diklatpim Tingkat 1 Angkatan XXXVII Tahun 2017 di Gedung Graha Makharti Nagari LAN-RI;

§ Memproduksi film pendek “Gerakan Nasional Hunian Berimbang” untuk tujuan kampanye publik;

§ Memproduksi film ‘Fasilitasi Penyediaan Lahan Kota Batam dan Kota Palembang’.

2) Permasalahan dan Tindak Lanjut

§ Adanya kebutuhan pendanaan yang besar terkait pengelolaan sistem aplikasi;

§ Adanya kebutuhan SDM yang terampil untuk dapat mengelola sistem informasi yang sudah dikembangkan;

§ Penyusunan timetable pada setiap pelaksanaan kegiatan untuk menyelaraskan kemajuan, target, dan waktu penyelesaian kegiatan.

b) Hasil Pelaksanaan Kegiatan

§ Partisipasi dalam penyelenggaraan pameran ‘Indonesia Properti Expo 2017’ untuk memperingati Hari Perumahan Nasional 2017 di Jakarta Convention Center;

§ Partisipasi dalam lomba stand Pameran Inovasi Proyek Perubahan, untuk mendukung Kegiatan Direktur Rumah Umum dan Komersial pada Diklatpim Tingkat 1 Angkatan XXXVII Tahun 2017 di Gedung Makharti Nagari LAN-RI;

§ Pengembangan web aplikasi online:

- PSU-Online (usulan bantuan rumah umum) - Monitoring Evaluasi Program Sejuta Rumah

(45)

4-9 - Sistem Informasi Geografis (GIS) Potensi Lahan Perumahan - Sistem Informasi Aset PSU

§ Pengintegrasian seluruh sistem informasi di Direktorat Rumah Umum dan Komersial.

c) Dokumentasi

Penyelenggaraan stand pameran Indonesia Properti Expo 2017

Penyelenggaraan stand pameran Indonesia Properti Expo 2017

Pelaksanaan kegiatan pengintegrasian sistem informasi di Direktorat RUK

Peserta lomba pameran tema gerakan nasional hunian berimbang

4. Evaluasi Kinerja (LAKIP) Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017

Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat Rumah Umum dan Komersial untuk mencapai kinerja sesuai dengan indikator yang termuat dalam Renstra Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dan dijabarkan kedalam IKU dan PK, maka perlu dilakukan evaluasi, dimana kegiatan evaluasi kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial memiliki peran yang sangat strategis serta dapat memberikan informasi penting antara lain:

§ Mereview perkembangan dan kemajuan pelaksanaan kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial, sehingga dapat diidentifikasi permasalahan yang ditemui, dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan dan penyebabnya, serta dapat diketahui kemungkinan solusi dalam penyelesaiannya;

(46)

4-10

§ Mengevaluasi keberhasilan/kegagalan pencapaian output/outcome sebagaimana yang tercantum dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017;

§ Menjelaskan pencapaian kinerja dengan ukuran keberhasilan berupa indikator kinerja;

§ Hasil evaluasi kinerja menjadi bahan masukan bagi perbaikan kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial di tahun berikutnya terutama mengenai kebijakan dan strategi pelaksanaan kegiatan. Pelaporan dan evaluasi merupakan wujud pertanggungjawaban atas keberhasilan dan kegagalan kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017, selama kurang lebih 11 (sebelas) bulan dimulai sejak bulan Januari sampai dengan Nopember 2017.

a) Proses Pelaksanaan Kegiatan 1) Tahapan Kegiatan

§ Melaksanakan rapat koordinasi internal dengan seluruh Subdit di Direktorat Rumah Umum dan Komersial dengan mengundang narasumber unit kerja pembina Biro KLN dan Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR. Agenda yang dibahas adalah persiapan kompilasi data, dan format pengisian sesuai kebutuhan bahan draft penyusunan LAKIP;

§ Meyelenggarakan diskusi penajaman materi analisa capaian kinerja dengan seluruh Subdit di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Acara ini mengundang narasumber Direktur Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah, Bappenas dan dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan, Banten; § Melakukan pembahasan Draft Lakip Direktorat RUK dengan

seluruh Subdit di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan dihadiri oleh Direktur Rumah Umum dan Komersial. Acara ini dimaksudkan untuk menjaring masukan draft lakip. Acara pembahasan dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat.

2) Permasalahan dan Tindak Lanjut a. Permasalahan yang Dihadapi

§ Belum tersedianya Standar Operasional Prosedur untuk menyusun Lakip di lingkungan Direktorat Penyediaan Perumahan;

§ Masih adanya ketidakseragaman pemahaman terkait penyusunan Lakip.

b. Tindak Lanjut

§ Diskusi pembahasan dengan pakar bidang evaluasi kinerja untuk menyamakan pemahaman dalam proses penyusunan Lakip;

Gambar

Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan  Komersial Tahun 2017
Tabel 3.1 Sumber Daya Manusia di Direktorat Rumah Umum dan  Komersial
Gambar 3.3 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan  Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Gambar 3.4 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan  Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukan peran pemilik dalam keselamatan kerja proyek konstruksi di Surabaya pada tahap pemilihan kontraktor lebih memilih untuk menggunakan jasa kontraktor

Karena kehendak Allah SWT, akhirnya peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Penderita Gout

Berdasarkan tabel data nilai psikomotorik di atas, didapat pejudo yang memperoleh nilai ≥ 80% (sangat baik) adalah 20 orang dan nilai 60- 79 (baik) adalah 10 orang dan

Dalam hal pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten Malang tersebut, program/kegiatan yang menunjukan output paling mendukung bagi pencapaian kinerja organisasi adalah

Maka pendekatan lain dalam menilai harga saham adalah dengan mencari faktor-faktor yang diduga mempengaruhi PER secara nyata, kemudian dibuat suatu model tersebut untuk menilai

1 tahun 2011 dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder terutama sektor swasta untuk menyelesaikan persoalan backlog tersebut, pemerintah daerah berperan dalam menentukan

Pada tahun 2020, kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan tertuang di Laporan Akuntabilitas Kinerja sebagai wujud pertanggung jawaban

Laporan Kinerja Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Tahun 2020 merupakan perwujudan akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat