ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii DAFTAR TABEL ... iv DAFTAR GAMBAR ... vi BAB I PENDAHULUAN ... 1-1 1.1 Latar Belakang ... 1-1 1.2 Tugas dan Fungsi ... 1-2 1.2.1 Tugas ... 1-2 1.2.2 Fungsi ... 1-2 1.3 Struktur organisasi ... 1-2 1.3.1 Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi ... 1-4 1.3.2 Subdirektorat Standar dan Pedoman ... 1-4 1.3.3 Subdirektorat Bantuan Rumah Umum ... 1-5 1.3.4 Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang ... 1-5 1.3.5 Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan ... 1-6 1.3.6 Subbagian Tata Usaha ... 1-6 1.4 Isu Strategis ... 1-6 1.5 Sistematika Penyajian ... 1-7 BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 2-1 2.1 Tinjauan Terhadap Rencana Strategis Direktorat Jenderal PenyediaanPerumahan Tahun 2015-2019 ... 2-1 2.2 Tinjauan Terhadap Rencana Strategis Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2015-2019 ... 2-2 2.2.1 Tujuan Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-2 2.2.2 Sasaran Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-2 2.2.3 Program dan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-3 2.2.4 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 2-5 2.3 Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 2-7 2.4 Metode Pengukuran ... 2-8 BAB III KAPASITAS ORGANISASI ... 3-1 3.1 Keragaman Sumber Daya Manusia ... 3-1 3.2 Sarana dan Prasarana ... 3-4 3.3 Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) ... 3-5
iii BAB IV AKUNTABILITAS KINERJA ... 4-1 4.1. Pengukuran Capaian Kinerja ... 4-1 4.2. Analisis Capaian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 4-2 4.2.1. Indikator Kinerja 1 ... 4-2 4.2.2. Indikator Kinerja 2 ... 4-79 4.2.3. Indikator Kinerja 3 ... 4-81 4.3. Analisis Capaian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum ... 4-81 4.3.1. Indikator Kinerja 1 ... 4-81 4.3.2. Indikator Kinerja 2 ... 4-82 4.3.3. Indikator Kinerja 3 ... 4-84 4.3.4. Indikator Kinerja 4 ... 4-86 4.4. Perbandingan Capaian Kinerja ... 4-86
4.4.1. Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 ... 4-86 4.4.2. Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2017 dengan Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 4-88 4.4.3. Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 dengan Capaian
Kinerja Tahun Sebelumnya ... 4-89 4.5. Realisasi Anggaran ... 4-92 4.5.1. Realisasi Anggaran Tahun 2017 ... 4-92 4.5.2. Perbandingan Realisasi Anggaran ... 4-93 4.6. Analisis Atas Efisiensi Penggunaan Sumber Daya ... 4-101
4.6.1. Sumber Daya Manusia ... 4-101 4.6.2. Sarana Prasarana ... 4-101 4.7. Survey Internal Terhadap Kinerja Direktorat Rumah Umum dan
Komersial ... 4-102 BAB V PENUTUP ... 5-1 5.1. Kesimpulan ... 5-1 5.2. Tindak Lanjut ... 5-2 LAMPIRAN
iv
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 ... 2-6 Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Tahun 2017 ... 2-7 Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2017 ... 2-7 Tabel 2.4 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 2-8 Tabel 3.1 Sumber Daya Manusia di Direktorat Rumah Umum dan
Komersial ... 3-1 Tabel 3.2 DIPA Revisi ke 2 Satker Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2017 ... 3-6 Tabel 3.3 DIPA Revisi ke 2 Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 3-8 Tabel 4.1 Indikator Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2017 ... 4-1 Tabel 4.2 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 4-1 Tabel 4.3 Penjabaran Indikator Kinerja Berdasarkan Output ... 4-2 Tabel 4.4 Data Sebaran Lokasi Bantuan ... 4-13 Tabel 4.5 Data Lokasi yang Telah Diverifikasi ... 4-13 Tabel 4.6 Hasil Verifikasi Usulan Lokasi Memenuhi Bantuan PSU 2018 ... 4-34 Tabel 4.7 Hasil Verifikasi Usulan Lokasi Tidak Memenuhi Bantuan PSU
2018 ... 4-35 Tabel 4.8 Sinergi Antar Pemangku Kepentingan dalam Penyelenggaran
Hunian Berimbang di Daerah ... 4-58 Tabel 4.9 Jadwal Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rumah Umum dan
Komersial T.A. 2017 ... 4-62 Tabel 4.10 Data Pencapaian Program Satu Juta Rumah Tahun 2017 ... 4-66 Tabel 4.11 Perbandingan Capaian Kinerja Tahun 2017 dengan Target
Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun
2015-2019 ... 4-87 Tabel 4.12 Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Direktorat Rumah
Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Target Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 4-88 Tabel 4.13 Perbandingan Capaian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2017 dengan Target Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017 ... 4-88
v Tabel 4.14 Perbandingan Kinerja Tahun 2017 dengan Kinerja Tahun
Sebelumnya Berdasarkan Renstra 2015-2019 ... 4-90 Tabel 4.15 Realisasi Kinerja Fisik dan Keuangan Direktorat Rumah Umum
dan Komersial Tahun Anggaran 2017 ... 4-92 Tabel 4.16 Realisasi Penyerapan Anggaran Satker Direktorat Rumah
Umum dan Komersial Tahun 2017 ... 4-93 Tabel 4.17 Realisasi Penyerapan Anggaran Satker Fasilitasi Rumah
Umum Tahun 2017 ... 4-98 Tabel 4.18 Perbandingan Realisasi Anggaran Direktorat Rumah Umum
dan Komersial ... 4-100 Tabel 4.19 Perbandingan Realisasi Fisik (Unit) Direktorat Rumah Umum
dan Komersial ... 4-100 Tabel 4.20 Rasio Penugasan/Orang di Direktorat Rumah Umum dan
Komersial ... 4-101 Tabel 4.21 Analisis Kebutuhan Ruang di Direktorat Rumah Umum dan
Komersial ... 4-102 Tabel 4.22 Kuartil Skor Survey ... 4-104 Tabel 4.23 Hasil Tanggapan Responden Berdasarkan Pertanyaan yang
vi
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Struktur Organisasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial ... 1-3 Gambar 3.1 Persentase SDM Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Berdasarkan Status Pegawai ... 3-1 Gambar 3.2 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan ... 3-2 Gambar 3.3 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan ... 3-2 Gambar 3.4 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan ... 3-3 Gambar 3.5 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan ... 3-3 Gambar 3.6 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Berdasarkan Golongan Ruang ... 3-4 Gambar 4.1 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Hak dan
Kewajiban Konsumen dan Pelaku Pembangunan Rumah Tapak ... 4-16 Gambar 4.2 Progres Penyusunan Rapermen PUPR tentang Pedoman
Pengelolaan Rumah Susun Milik ... 4-19 Gambar 4.3 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang
Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Sederhana Milik ... 4-22 Gambar 4.4 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Standar
Pelayanan Minimal Prasarana Sarana dan Utilitas Umum di Lingkungan Rumah Susun Milik ... 4-24 Gambar 4.5 Progres Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Sistem
Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah ... 4-27 Gambar 4.6 Persebaran Program Satu Juta Rumah Per Provinsi Tahun
2017 ... 4-64 Gambar 4.7 Pembagian Wilayah Kantor Terpadu Kementerian PUPR di
Desa Tj Piyau, Kec Sei Beduk, Kota Batam ... 4-72 Gambar 4.8 Mekanisme Serah Terima Aset ... 4-85 Gambar 4.9 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Perencanaan
Teknis, Pendataan Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.10 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Pengaturan dan
Pelaksanaan Pembinaan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92
vii Gambar 4.11 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Hasil Pelaksanaan
Bantuan Rumah Umum Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.12 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Hasil Pemantauan
dan Pelaksanaan Hunian Berimbang Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.13 Diagram Perbandingan Jumlah Dokumen Hasil Kerjasama,
Pendataan, dan Pemantauan Penyediaan Tanah Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92 Gambar 4.14 Diagram Perbandingan Jumlah Rumah Umum Tapak Layak
Huni yang Terfasilitasi melalui Bantuan Rumah Umum Tahun 2017 dengan Tahun Sebelumnya ... 4-92
1-1
BAB I
PENDAHULUAN
1 Pendahuluan
1.1 LATAR BELAKANG
Dalam rangka pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang tepat, jelas, terukur dan akuntabel, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diikuti oleh Peraturan Menteri PAN dan RB No 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja, Laporan Kinerja serta Reviu atas Laporan Kinerja, maka setiap Eselon I dan Eselon II pada Kementerian/Lembaga wajib menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LaKIP) di akhir tahun anggaran.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LaKIP) Direktorat Rumah Umum dan Komersial disusun untuk memberikan gambaran yang jelas, transparan, dan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja serta capaian yang telah dilaksanakan selama 1 (satu) tahun. Evaluasi dan pelaporan capaian kerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial tidak terlepas dari tugas dan fungsi dari direktorat yang telah di amanatkan di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Kegiatan penyusunan dokumen Laporan Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 merupakan bentuk pertanggung jawaban dari Direktorat Rumah Umum dan Komersial terhadap pelaksanaan tugas-tugas yang telah diperjanjikan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dan Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial pada Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019 yang merupakan komitmen untuk mencapai target jangka menengah, serta perbandingan antara capaian kinerja pada tahun 2016 dengan capaian kinerja tahun 2017 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014. Dalam rangka melaksanakan koordinasi atas capaian kinerja dan agar hasil capaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial dapat terekam dan terdokumentasi dengan baik. Hasilnya diharapkan dapat digunakan oleh pimpinan dan seluruh jajaran instansi Direktorat Rumah Umum dan Komersial sebagai bahan acuan dalam penyusunan program dan kegiatan di tahun mendatang sehingga tersusun program yang lebih fokus, efektif, efisien, terukur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelaporan kinerja juga
1-2
dimaksudkan sebagai alat untuk mengkomunikasikan pencapaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial kepada masyarakat dan stakeholders lainnya.
1.2 TUGAS DAN FUNGSI
Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, maka tugas dan fungsi Direktorat Rumah Umum, dan Komersial adalah sebagai berikut:
1.2.1 Tugas
Direktorat Rumah Umum dan Komersial mempunyai tugas melaksanakan perencanaan teknik dan evaluasi, penyusunan standar dan pedoman, bantuan rumah umum, fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang dan fasilitasi penyediaan tanah bagi perumahan.
1.2.2 Fungsi
Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Rumah Umum dan Komersial menyelenggarakan fungsi:
a. penyusunan rencana teknik, data, evaluasi, dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;
b. penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;
c. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;
d. pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum;
e. fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial;
f. fasilitasi penyediaan lahan bagi perumahan; dan g. pelaksanaan tata usaha Direktorat.
1.3 STRUKTUR ORGANISASI
Untuk melaksanaan tugas pokok fungsinya, Direktorat Rumah Umum dan Komersial dibantu oleh 5 (lima) sub direktorat dan 1 (satu) sub bagian yaitu:
a. Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi; b. Subdirektorat Standar dan Pedoman;
c. Subdirektorat Bantuan Rumah Umum; d. Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang;
e. Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan; dan f. Subbagian Tata Usaha.
1-3 Gambar 1.1 Struktur Organisasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial
1-4
Berikut adalah tugas dan fungsi dari masing-masing Sub Direktorat Rumah Umum dan Komersial:
1.3.1 Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi
Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana teknik, data, evaluasi dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi:
a. penyusunan rencana teknik di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial; dan
b. penyusunan data, evaluasi, dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
Subdirektorat Perencanaan Teknik dan Evaluasi terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Rencana;
Seksi Penyusunan Rencana mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana teknik di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
b. Seksi Data, Evaluasi, dan Pelaporan.
Seksi Data, Evaluasi, dan Pelaporan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan data, evaluasi, dan pelaporan di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
1.3.2 Subdirektorat Standar dan Pedoman
Subdirektorat Standar dan Pedoman mempunyai tugas melaksanakan penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Standar dan Pedoman menyelenggarakan fungsi:
a. penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial; dan
b. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
Subdirektorat Standar dan Pedoman terdiri atas: a. Seksi Penyusunan Standar;
Seksi Penyusunan Standar mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan norma, standar, pedoman, dan kriteria di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
1-5 Seksi Bimbingan Teknis mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
1.3.3 Subdirektorat Bantuan Rumah Umum
Subdirektorat Bantuan Rumah Umum mempunyai tugas melaksanakan pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum.
Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Bantuan Rumah Umum menyelenggarakan fungsi:
a. pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di wilayah I; dan
b. pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di wilayah II.
Subdirektorat Bantuan Rumah Umum terdiri atas: a. Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah I;
Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah I mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di Wilayah Jawa dan Sumatera.
b. Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah II.
Seksi Bantuan Rumah Umum Wilayah II mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemberian bantuan rumah umum di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum di Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
1.3.4 Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang
Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang menyelenggarakan fungsi:
a. fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah tunggal dan deret di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial; dan
b. fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah susun komersial di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial. Subdirektorat Fasilitasi Hunian Berimbang terdiri atas:
a. Seksi Pemantauan Rumah Tunggal dan Deret
Seksi Pemantauan Rumah Tunggal dan Deret mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang
1-6
di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah tunggal dan deret di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
b. Seksi Pemantauan Rumah Susun Komersial
Seksi Pemantauan Rumah Susun Komersial mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi pelaksanaan hunian berimbang di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial pada rumah susun komersial di bidang penyelenggaraan penyediaan rumah umum dan komersial.
1.3.5 Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan
Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan mempunyai tugas melaksanakan fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan. Dalam melaksanakan tugasnya, Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan menyelenggarakan fungsi:
a. fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di wilayah I; dan
b. fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di wilayah II. Subdirektorat Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan terdiri atas:
a. Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah I
Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah I mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di Wilayah Jawa dan Sumatera.
b. Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah II
Seksi Fasilitasi Penyediaan Lahan Wilayah II mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan fasilitasi penyediaan lahan bagi pembangunan perumahan di Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
1.3.6 Subbagian Tata Usaha
Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, rumah tangga, administrasi barang milik negara, tata naskah dinas, dan kearsipan serta menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan kepada pimpinan dalam rangka mendukung kinerja pimpinan dan melakukan kegiatan penatausahaan pimpinan.
1.4 ISU STRATEGIS
Penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial menghadapi beberapa permasalahan yang harus diatasi, meskipun hal tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Adapun isu-isu strategis yang ada terkait permasalahan bidang rumah umum dan komersial, sebagai berikut:
1-7 a. Penyelenggaraan rumah umum dan komersial belum didukung dengan regulasi dan pembinaan serta pengawasan danpengendalian yang memadai oleh pemerintah daerah.
b. Belum terpenuhinya penyelenggaraan rumah umumyang layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi,teratur, terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
c. Penyelenggaraan perumahan masih mengalami permasalahan dalam hal penyediaan kebutuhan sarana, prasarana dan utilitas umum yang memadai. Disamping itu lokasi perumahan rumah umum kurang strategis sehingga berdampak pada sulitnya aksesibilitas.
d. Keterbatasan tanah untuk pembangunan perumahan terutama perumahan bagi MBR, harga tanah yang semakin meningkat (tidak terjangkau oleh MBR) dan perizinan pembangunan rumah yang masih tumpang tindih.
e. Data dan informasi rumah umum dan komersial belum tersedia secara akurat dan aktual.
f. Perizinan penyelenggaraan rumah umum membutuhkan biaya cukup besar dan waktu yang cukup panjang.
g. Perbedaan sudut pandang antara Pemerintah, pemerintah daerah dan pelaku pembangunan sehingga tidak tercapainya target dalam pemenuhan kualitas dan fasilitas rumah umum, serta mekanisme yang diatur dalam peraturan perundangan.
h. Peran pelaku pembangunan belum maksimal, di antaranya dalam hal menyediakan perumahan, terutama perumahan umum sesuai dengan syarat teknik dan melaksanakan kewajiban yang telah ditentukan sesuai dengan peraturan perundangan.
i. Secara umum pemenuhan hak konsumen perumahan masih belum terselenggara secara optimal.
1.5 SISTEMATIKA PENYAJIAN
Pada dasarnya Laporan Kinerja ini menginformasikan pencapaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial tahun 2017. Capaian Kinerja 2017 tersebut diperbandingkan dengan Penetapan Kinerja 2017 sebagai tolak ukur keberhasilan tahunan Kementerian. Analisis atas capaian kinerja akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja bagi perbaikan kinerja instansi di masa mendatang. Dengan demikian sistematika penyajian Laporan Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial tahun 2017 adalah sebagai berikut:
• BAB I Pendahuluan
Memuat latar belakang, penjelasan umum organisasi, isu strategis penyelenggaraan rumah umum dan komersial, dan sistematika penyajian laporan
1-8
• BAB II Perencanaan Kinerja
Memuat uraian mengenai ringkasan/ikhtisar perjanjian kinerja tahun 2017.
• BAB III Kapasitas Organisasi
Memuat uraian mengenai sumber daya di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan DIPA Tahun 2017.
• BAB IV Akuntabilitas Kinerja
Memuat uraian tentang capaian kinerja organisasi, perbandingan capaian kinerja tahun-tahun sebelumnya terhadap capaian kinerja tahun 2017, dan realisasi anggaran.
• BAB V Penutup
2-1
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2 PERENCANAAN KINERJA
2.1 TINJAUAN TERHADAP RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT JENDERAL PENYEDIAAN PERUMAHAN TAHUN 2015-2019
Berdasarkan Renstra Direktorat Jendral Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019, tujuan dari Ditjen Penyediaan Perumahan yaitu menyelenggarakan fasilitasi penyediaan perumahan dengan tingkat dan kondisi ketersediaan, keterpaduan serta kualitas dan cakupan pelayanan yang produktif dan cerdas, berkeselamatan mendukung kesehatan masyarakat, menyeimbangkan pembangunan, memenuhi kebutuhan dasar, serta berkelanjutan yang berasaskan gotong-royong guna mencapai masyarakat yang lebih sejahtera. Guna mencapai tujuan tersebut maka dijabarkan pada sasaran strategis sebagai berikut :
1. Meningkatkan pengembangan kebijakan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan, penyusunan kebijakan, program, anggaran, kerjasama, data dan informasi serta evaluasi kinerja pengembangan perumahan.
2. Terlaksananya pembangunan 550.000 unit satuan rumah susun yang dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas pendukungnya.
3. Terlaksananya pembangunan 50.000 unit rumah khusus di kawasan tertinggal, kawasan perbatasan negara, daerah pasca bencana/konflik dan kawasan maritim/nelayan.
4. Terwujudnya keswadayaan masyarakat untuk peningkatan kualitas dan pembangunan rumah susun/hunian yang layak bagi 1.750.000 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam lingkungan yang aman, sehat, teratur, dan serasi.
5. Meningkatkan pembinaan dan pengembangan rumah umum dan komersial.
6. Terlaksananya fasilitas bantuan PSU rumah umum sebanyak 676.950 unit.
7. Terselenggaranya pencadangan tanah dan pembangunan rumah susun melalui penyertaan modal negara untuk Perum Perumnas.
8. Terfasilitasinya pengelolaan rumah susun sewa bagi MBR yang dilaksanakan oleh BUMN.
Guna mencapai tujuan dan sasaran strategis dari Ditjen Penyediaan Perumahan maka kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut dibebankan kepada enam unit kerja Eselon 2 di lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan yang salah satunya adalah Direktorat Rumah Umum dan Komersial.
2-2 2.2 TINJAUAN TERHADAP RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT RUMAH
UMUM DAN KOMERSIAL TAHUN 2015-2019
Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 disusun mengacu kepada Renstra Ditjen Penyediaan Perumahan Tahun 2015-2019. Renstra ini memuat mengenai rencana strategis berdasarkan tugas dan fungsi yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
2.2.1 Tujuan Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tujuan Direktorat Rumah Umum dan Komersial adalah:
“Mewujudnya rumah umum dan komersial yang layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, teratur,
terencana, terpadu, dan berkelanjutan”
Tujuan dari penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Melaksanakan perencanaan teknik, pendataan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kebijakan bidang rumah umum dan komersial. 2. Mengembangkan ketersediaan dan meningkatkan upaya pelaksanaan
regulasi dan kebijakan serta dalam penyelenggaraan rumah umum dan komersial.
3. Mendukung perwujudan hunian yang layak dan terjangkau yang didukung oleh PSU yang memadai, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
4. Melaksanakan sosialisasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan kebijakan hunian berimbang.
5. Memfasilitasi penyediaan lahan untuk perumahan khususnya bagi MBR.
6. Mendukung penguatan kelembagaan Bidang Rumah Umum Dan Komersial di daerah.
7. Meningkatkan sinergi dan koordinasi penyelenggaraan kegiatan bidang rumah umum dan komersial.
2.2.2 Sasaran Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Sasaran yang hendak dicapai Direktorat Rumah Umum dan Komersial untuk tahun 2015-2019 adalah:
1. Terlaksananya penyusunan perencanaan teknik, pendataan, evaluasi, dan pelaporan Rumah Umum dan Komersial sebanyak 35 dokumen; 2. Pengembangan ketersediaan dan meningkatkan upaya pelaksanaan
regulasi dan kebijakan serta dalam penyelenggaraan rumah umum dan komersial, adalah tersusunnya 35 NSPK bidang penyelenggaraan rumah umum dan komersial;
2-3
3. Terwujudnya hunian yang layak dan terjangkau yang didukung oleh PSU yang memadai, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), adalah terbangunnya 676.950 unit rumah melalui pelaksanaan Bantuan PSU Perumahan;
4. Terlaksananya sosialisasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan kebijakan hunian berimbang adalah 75 pemerintah daerah yang mendapatkan layanan teknis pelaksanaan hunian berimbang;
5. Terfasilitasinya penyediaan lahan untuk perumahan khususnya bagi MBR adalah 75 pemerintah daerah yang mendapatkan layanan teknis penyediaan tanah untuk rumah umum;
6. Terlaksanya kegiatan penguatan kelembagaan bidang rumah umum dan komersial di daerah adalah terlaksananya pengelolaan, pengawasan, dan pengendalian oleh pemangku kepentingan bidang rumah umum dan komersial dalam mendukung sasaran dan target bidang pengembangan rumah umum dan komersial di daerah;
7. Tercapainya peningkatan sinergi dan koordinasi penyelenggaraan perumahan antar pemangku kepentingan, yang berupa terlaksananya kerjasama dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung sasaran dan target bidang pengembangan rumah umum dan komersial di daerah.
2.2.3 Program dan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Arah kebijakan Direktorat Rumah Umum dan Komersial untuk Tahun 2015-2019 menjadi dasar dalam pelaksanaan program dan kegiatan di Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Pencapaian dari kebijakan tersebut selain disusun dalam program dan kegiatan yang baik dan tepat sasaran, juga perlu didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, Standar Operasional dan Prosedur (SOP), sarana dan prasarana serta DIPA satuan kerja di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial yang meliputi (i) satuan kerja yang menangani kegiatan kebijakan dan, (ii) satuan kerja yang menangani kegiatan pembangunan fisik bantuan rumah umum. Direktorat Rumah Umum dan Komersial melaksanakan program Ditjen Penyediaan Perumahan yaitu Program Pengembangan Perumahan dengan kegiatan yaitu:
1. Perencanaan dan Evaluasi
Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:
a. Penyusunan perencanaan teknik (rencana kerja dan anggaran) tahunan Direktorat Rumah Umum dan Komersial;
b. Pengelolaan data dan informasi; c. Pemantauan dan evaluasi kinerja;
d. Penyusunan pelaporan kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial;
2-4 e. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan pelaksanaan kegiatan
Direktorat Rumah Umum dan Komersial. 2. Kebijakan dan Regulasi
Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:
a. Penyusunan rancangan peraturan penyelenggaraan rumah umum dan komersial;
b. Pelaksanaan pembinaan rumah umum dan komersial;
c. Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi penerapan NSPK; d. Penanganan pengaduan masyarakat;
e. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan penerapan peraturan perundangan dalam rangka penyelenggaraan rumah umum dan komersial
f. Pemantauan evaluasi dan penyelenggaraan rumah umum dan komersial.
3. Bantuan Rumah Umum, meliputi kegiatan :
Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:
a. Perencanaan teknik bantuan rumah umum;
b. Pengusulan dan pelaksanaan verifikasi dalam rangka bantuan rumah umum;
c. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan bantuan rumah umum; d. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan fasilitas penyediaan
rumah umum dan komersial;
e. Pelaksanaan pembangunan fisik bantuan rumah umum;
f. Pengawasan dan pengendalian pembangunan fisik bantuan rumah umum
g. Manajemen konstruksi bantuan rumah umum; h. Pengelolaan asset.
4. Fasilitasi Hunian Berimbang, meliputi kegiatan :
Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:
a. Pelaksanaan identifikasi penerapan konsep hunian berimbang; b. Penerapan pembinaan rumah layak huni;
c. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan hunian berimbang;
d. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan penerapan hunian berimbang.
5. Fasilitasi Penyediaan Tanah, meliputi kegiatan :
Penanganan yang harus dilakukan dalam kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial:
2-5
b. Pelaksanaan proses alih status tanah dalam rangka penyediaan perumahan oleh pemerintah;
c. Pemantauan dan evaluasi penyediaan tanah;
d. Pelaksanaan koordinasi dan pendampingan penyiapan kebutuhan tanah dalam rangka penyediaan perumahan.
2.2.4 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2015-2019 dapat dilihat pada Tabel 2.1
2-6 Tabel 2.1 Target Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam Renstra Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Tahun 2015-2019
Kegiatan: Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
Sasaran Kegiatan Satuan 2015 2016 2017 2018 2019 Total
A Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
1 Jumlah Dokumen Perencanaan Teknis, Pendataan Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial Dok 7 7 7 7 7 35 2 Jumlah Dokumen Pengaturan dan Pelaksanaan Pembinaan
Pengembangan Rumah Umum dan Komersial Dok 7 7 7 7 7 35
3 Jumlah Dokumen Hasil Pelaksanaan Bantuan Rumah Umum Dok 8 8 8 8 8 40
4 Jumlah Dokumen Hasil Pemantauan dan Pelaksanaan
Hunian Berimbang Dok 6 6 6 6 6 30
5 Jumlah Dokumen Hasil Kerjasama, Pendataan, dan Pemantauan Penyediaan Tanah Dok 7 7 7 7 7 35
6 Laporan Layanan Perkantoran Lap 12 12 12 12 12 12
B Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Difasilitasi melalui Bantuan Rumah Umum (PSU) 1 Jumlah Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Terfasilitasi
melalui Bantuan Rumah Umum Unit 40.700 42.000 180.000 190.000 224.250 676.950
2-7
2.3 PERJANJIAN KINERJA DIREKTORAT RUMAH UMUM DAN KOMERSIAL TAHUN 2017
Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial merupakan dokumen yang memuat kesepakatan pencapaian kinerja antara Ditjen Penyediaan Perumahan dengan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam rangka mewujudkan kinerja pada tahun anggaran dengan sumber daya yang dimiliki oleh Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 memiliki satu kegiatan yaitu Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial. Kegiatan tersebut dijabarkan menjadi empat Indikator Kinerja yang harus dilaksanakan pada tahun 2017. Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 dapat dilihat pada Tabel 2.2.
Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017
Sasaran
Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target
Program Pengembangan Perumahan
Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
1. Jumlah Pengembangan Rumah
Umum dan Komersial 31 Dokumen
2. Jumlah Pembangunan PSU
Rumah Umum 14.000 Unit
3. Jumlah Layanan Internal
(Overhead) 2 Layanan
4. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan Anggaran : Rp 129.000.000.000
Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 diturunkan menjadi perjanjian kinerja yang memuat kesepakatan antara Direktorat Rumah Umum dan Komersial dengan satker terkait. Perjanjian kinerja masing-masing Satker dapat dilihat pada Tabel 2.3 dan Tabel 2.4.
Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017
Sasaran
Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target
Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan
dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
1. Jumlah Pengembangan Rumah
Umum dan Komersial 31 Dokumen
2. Jumlah Layanan Internal
(Overhead) 2 Layanan
3. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan Anggaran : Rp 28.000.000.000
2-8 Tabel 2.4 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun
2017
Sasaran
Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target
Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan
dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
1. Jumlah Pembangunan PSU
Rumah Umum 14.000 Unit
2. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan Anggaran : Rp 101.000.000.000
Lembar Perjanjian Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial serta Perjanjian Kinerja satker dapat dilihat pada halaman lampiran.
2.4 METODE PENGUKURAN
Pengukuran pencapaian sasaran digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi & misi Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Pengukuran yang dimaksud merupakan hasil dari suatu penilaian yang sistematik dan didasarkan pada indikator kinerja yang berupa indikator masukan (input), keluaran (output), hasil (outcome), manfaat dan dampak. Penilaian tersebut tidak terlepas dari proses yang merupakan kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran atau penilaian dalam proses penyusunan kebijakan/program/kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran dan tujuan.
Metode pengukuran yang digunakan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dalam penyusunan Laporan Kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial adalah:
a. Membandingkan realisasi dengan target yang terdapat pada Perjanjian Kinerja.
b. Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi.
Adapun rumusan dalam melakukan pengukuran dapat disederhanakan menjadi sebagai berikut:
% #$%&'(')'% *'+,$- = /$'0)1'1)
3-1
BAB III
KAPASITAS ORGANISASI
3 KAPASITAS ORGANISASI
3.1 KERAGAMAN SUMBER DAYA MANUSIA
Pada tahun 2017, Direktorat Rumah Umum dan Komersial didukung oleh SDM sebanyak 118 (seratus delapan belas) orang pegawai yang tersebar di struktural Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan Satuan Kerja yang berada dalam koordinasi Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Komposisi pegawai terdiri dari 52 (lima puluh dua) orang tenaga PNS atau sebesar 44,07% dan 66 (enam puluh enam) orang tenaga non PNS atau sebesar 55,93% dengan keragaman pegawai sebagaimana diuraikan pada Tabel 3.1. Pegawai di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial memiliki jenjang pendidikan dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Doktoral (S3). Direktorat Rumah Umum dan Komersial didominasi oleh pegawai dengan pendidikan sarjana (S1) sebanyak 67 orang.
Tabel 3.1 Sumber Daya Manusia di Direktorat Rumah Umum dan Komersial
Status Pegawai Jenjang Pendidikan
SMP SMA/K D3 S1 S2 S3 Total
PNS 1 5 0 25 20 1 52
Non PNS 0 18 5 42 1 0 66
Total 1 23 5 67 21 1 118
Gambar 3.1 Persentase SDM Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Status Pegawai
3-2
Pegawai PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial memiliki tingkat pendidikan terendah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat pendidikan tertinggi Doktor (S3). Berdasarkan tingkat pendidikan, komposisi pegawai PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial terdiri atas 1 orang (2%) berpendidikan S3, 20 orang (38%) berpendidikan S2, 25 orang (48%) berpendidikan S1, 5 orang (10%) berpendidikan SMA/K, dan 1 orang (2%) berpendidikan SMP.
Gambar 3.2 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Sedangkan komposisi pegawai non PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial menurut tingkat pendidikannya terdiri atas 1 orang (1%) berpendidikan S2, 42 orang (64%) berpendidikan S1, 5 orang (8%) berpendidikan D3, dan 18 orang (27%) berpendidikan SMA/K. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 3.3.
Gambar 3.3 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Jenjang Pendidikan
3-3 Berdasarkan klasifikasi teknik dan non teknik, komposisi pegawai PNS di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial pada tahun 2017 terdiri dari 22 orang (42%) pegawai berlatar belakang teknikdan 30 orang pegawai berlatar belakang teknik (58%).
Gambar 3.4 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan
Sedangkan komposisi pegawai non PNS di Direktorat Rumah Umum dan Komersial tahun 2017 berdasarkan klasifikasi teknik dan non teknik terdiri atas 14 orang (21%) berlatar belakang teknik dan 52 orang (79%) berlatar belakang non teknik.
Gambar 3.5 Persentase SDM Non PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Bidang Pendidikan
3-4
Adapun komposisi pegawai PNS di Direktorat Rumah Umum dan Komersial berdasarkan golongan ruang terisi oleh 14 orang (25%) memiliki golongan IV, 33 orang (60%) memiliki golongan III, 6 orang (11%) memiliki golongan II dan 1 orang (2%) memiliki gologan I. Komposisi perbandingan persentase pegawai berdasarkan golongan ruang dapat dilihat pada Gambar 3.6 berikut ini.
Gambar 3.6 Persentase SDM PNS Direktorat Rumah Umum dan Komersial Berdasarkan Golongan Ruang
3.2 SARANA DAN PRASARANA
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memiliki pengaruh positif terhadap sistem kinerja pegawai yang sejalan dengan Reformasi Birokrasi sejak tahun 2004. Pengelolaan barang milik negara yang ada di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial menggunakan fasilitas sarana dan prasarana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dimanfaatkan sejak penggabungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2015 tentang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15/PRT/M/2015 tentang Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sarana dan prasarana yang tersedia dan mendukung pencapaian kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial baik di struktural dan Satuan Kerja Pengembangan Rumah Umum dan Komersial berupa ruang kerja lengkap dengan furniture. Untuk Satuan Kerja Fasilitasi Rumah Umum masih menempati rumah yang disewa melalui dana APBN. Ketersediaan sarana dan prasarana pada Direktorat Rumah Umum dan Komersial adalah sebagai berikut:
3-5 a. Ruang kerja unit kerja struktural menempati setengah bagian pada
Lantai 5 Gedung G;
b. Ruang kerja unit kerja Satuan Kerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial menempati satu blok ruangan pada lantai 7 Gedung G;
c. Ruang kerja unit kerja Satuan Kerja Fasilitasi Rumah Umum menempati rumah yang berlokasi di Jl. Cipaku 1.
3.3 DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (DIPA)
Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial dalam Perjanjian Kinerja dilakukan oleh dua Satuan Kerja (Satker) yaitu Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial serta Satker Fasilitasi Rumah Umum.
Pagu anggaran Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017 dialokasikan sebesar Rp 129.000.000.000,- (Seratus dua puluh sembilan milyar rupiah). Dengan rincian alokasi anggaran untuk Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial sesuai DIPA Nomor: SP DIPA – 033.07.1.400768/2017 sebesar Rp. 28.000.000.000,- (dua puluh delapan milyar rupiah) dan Satker Fasilitasi Rumah Umum sesuai DIPA Nomor: SP DIPA – 033.07.1.400769/2017 sebesar Rp. 101.000.000.000,- (seratus satu milyar rupiah).
Pada pelaksanaannya, terdapat 2 (dua) kali revisi anggaran pada masing-masing satker. Berikut ini rincian perubahan anggaran tahun 2017:
1. Revisi Ke-1 pada tanggal 1 Agustus 2017
DIPA revisi ke-1 tidak terdapat perubahan nilai alokasi anggaran, namun pada revisi ini menandai anggaran-anggaran mana saja yang akan dilakukan perubahan. Jumlah anggaran kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial berdasarkan DIPA revisi ke-1 adalah sejumlah Rp. 129.000.000.000,- yang terdiri dari Rp. 28.000.000.000,- untuk Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan Rp. 101.000.000.000,- untuk Satker Fasilitasi Rumah Umum. Surat Pengesahan DIPA Petikan Tahun Anggaran 2017 Revisi Ke-1 dapat dilihat di lampiran.
2. Revisi Ke-2 pada tanggal 10 Agustus 2017
Pada revisi ke-2 pagu anggaran kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial mengalami perubahan menjadi sebesar Rp. 126.200.000.000,-. Dengan rincian anggaran untuk Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial sesuai DIPA Nomor: SP DIPA-033.07.1.400768/2017 sebesar Rp. 26.700.000.000,- dan Satker Fasilitasi Rumah Umum sesuai DIPA Nomor: SP DIPA-033.07.1.400769/2017 sebesar Rp. 99.500.000.000. Perubahan ini dilakukan karena adanya efisiensi anggaran sesuai dengan surat Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No KU 0108-Sj/594 tanggal 7 Juli 2017 perihal tindak lanjut Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2017 tentang Efisiensi Belanja Barang
3-6
Kementerian/Lembaga dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017. Surat Pengesahan DIPA Petikan Tahun Anggaran 2017 Revisi Ke-2 dapat dilihat di lampiran.
Adapun detail DIPA Tahun 2017 revisi ke-2 pada masing-masing satuan kerja dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 3.2 DIPA Revisi ke 2 Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017
SATKER/OUTPUT/RINCIAN PEKERJAAN (K/S)
DIPA ANGGARAN
(Rp) Pengembangan Rumah Umum dan Komersial 26.700.000.000
Perencanaan Teknik dan Evaluasi 3.370.301.000
Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan
Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018 S 699.462.000 Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat
Rumah Umum dan Komersial TA 2017 S 832.884.000
Evaluasi Kinerja (LAKIP) Direktorat Rumah Umum
dan Komersial TA 2017 S 300.000.000
Pengelolaan Data dan Publikasi Informasi Penyediaan
Rumah Umum dan Komersial TA 2017 S 750.000.000
Pendataan Aset Direktorat Rumah Umum dan
Komersial Tahun 2006-2014 Tahap I K 787.955.000
Standar dan Pedoman 5.040.000.000
Penyusunan Rapermen PUPR Tentang Pedoman
Pengelolaan Rumah Susun Milik S 864.410.000
Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Penyediaan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum di Lingkungan Rumah Susun milik
S 866.234.000 Revisi Peraturan Menteri Tentang Perhimpunan
Penghuni Rumah Susun Sederhana milik S 837.418.000
Penyusunan Rapermen PUPR tentang Pedoman
PPJB Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun S 825.263.000 Penyusunan Rapermen PUPR tentang Hak dan
Kewajiban Konsumen dan Pelaku Pembangunan Rumah Tapak (Mendukung Aksi Stranas Perlindungan Konsumen Sektor Properti/Perumahan)
S 746.675.000 Konsultasi Penyelenggaraan Rumah Umum dan
Komersial Berbentuk Rumah Tunggal, Rumah Deret dan Rumah Susun TA 2017
S 900.000.000 Penyiapan dan Pendampingan Pelaksanaan Bantuan PSU
Rumah Umum 7.281.322.000
Verifikasi Usulan Lokasi Bantuan PSU Rumah Umum
3-7
SATKER/OUTPUT/RINCIAN PEKERJAAN (K/S)
DIPA ANGGARAN
(Rp) Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua
Monitoring dan Evaluasi Bantuan PSU untuk Perumahan Umum wilayah Sumatera dan Jawa TA 2017
S 990.000.000 Monitoring dan Evaluasi Bantuan PSU untuk
Perumahan Umum wilayah Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua TA 2017
S 937.000.000 Pendampingan Pelaksanaan Bantuan Prasarana,
Sarana dan utilitas Umum untuk Perumahan Umum wilayah Sumatera dan Jawa TA 2017
S 1.600.000.000 Pendampingan Pelaksanaan Bantuan Prasarana,
Sarana dan utilitas Umum untuk
Perumahan Umum wilayah Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, maluku dan Papua
S 1.614.000.000
Fasilitasi Hunian Berimbang 3.849.424.000
Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Rumah Umum dan Komersial dalam Rangka Mendukung Program Satu Juta Rumah Tahun 2017
K 1.156.601.000 Revisi Pedoman Teknis "Pedoman Umum Rumah
Sederhana Sehat" K 849.823.000
Konsultasi Penerapan Hunian Berimbang S 871.500.000
Pilotting Penerapan Hunian Berimbang S 971.500.000 Fasilitasi Penyediaan Lahan Perumahan 2.307.953.000 Penyiapan Alih Status Tanah Eks BPPN Untuk Lahan
Perumahan Tahun 2017 S 452.000.000
Pendataan Kebutuhan Tanah Bagi Pembangunan
Perumahan Tahun 2017 S 755.953.000
Penyusunan Ketentuan Kemudahan Perizinan Pembangunan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
S 700.000.000 Pendampingan Penyiapan Lahan Untuk
Pembangunan Rumah Bagi MBR di Atas Tanah BMN Ditjen. Bina Marga Kementerian PUPR
S 400.000.000
Layanan Internal (Overhead) 891.000.000
Penatausahaan dan Pembinaan Direktorat Rumah
Umum dan Komersial Tahun 2017 S 891.000.000
Layanan Perkantoran 3.960.000.000
3-8
Tabel 3.3 DIPA Revisi ke 2 Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017
SATKER/OUTPUT/RINCIAN PEKERJAAN (K/S)
DIPA ANGGARAN
(Rp) Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Terfasilitasi
Melalui Bantuan Rumah Umum 99.500.000.000
Rumah Umum Tapak Layak Huni yang Terfasilitasi
Melalui Bantuan Rumah Umum 95.500.000.000
Manajemen Konstruksi PSU Rumah Umum
Wilayah I (Sumatera, Jawa, dan Bali) K 2.000.000.000
Manajemen Konstruksi PSU Rumah Umum Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua)
K 2.800.000.000 Pelaksanaan Penyediaan PSU Rumah Umum TA
2017 (Wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua)
K 85.500.000.000 Pengawasan dan Pengendalian PSU Rumah
Umum Wilayah I (Sumatera, Jawa, dan Bali) TA 2017
S 1.100.000.000 Pengawasan dan Pengendalian PSU Rumah
Umum Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua) TA 2017
S 1.500.000.000 Serah Terima Hasil Pekerjaan Bantuan PSU
Perumahan Wilayah I (Sumatera, Jawa, dan Bali) TA 2016-2017
S 1.100.000.000 Serah Terima Hasil Pekerjaan Bantuan PSU
Perumahan Wilayah II (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua) TA 2016-2017
S 1.500.000.000
Layanan Perkantoran 4.000.000.000
Operasional Satker Fisik AU 4.000.000.000
* Keterangan:
K = Kontrak S = Swakelola
4-1
BAB IV
AKUNTABILITAS KINERJA
4. AKUNTABILITAS KINERJA
4.1. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA
Akuntabilitas kinerja adalah perwujudan kewajiban unit kerja untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan misi unit kerja dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik. Kinerja yang telah dilaksanakan Direktorat Rumah Umum dan Komersial akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan selaku unit kerja eselon I untuk dilaporkan menjadi Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan.
Untuk mencapai sasaran tahun 2017, Direktorat Rumah Umum dan Komersial telah membuat Rencana Kinerja Tahunan yang terdiri dari 4 (empat) Indikator Kinerja. Setelah DIPA disetujui maka Direktorat Rumah Umum dan Komersial membuat Perjanjian Kinerja untuk Tahun Anggaran 2017 yang tertuang dalam tabel 4.1 dan tabel 4.2 di bawah ini:
Tabel 4.1 Indikator Kinerja Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017
Sasaran
Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target
Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan
dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
1. Jumlah Pengembangan Rumah
Umum dan Komersial 31 Dokumen
2. Jumlah Layanan Internal
(Overhead) 2 Layanan
3. Jumlah Layanan Perkantoran 12 Bulan
Tabel 4.2 Perjanjian Kinerja Satker Fasilitasi Rumah Umum Tahun 2017
Sasaran
Program/Kegiatan Indikator Kinerja Target
Program Pengembangan Perumahan Kegiatan Pembinaan
dan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
1. Jumlah Pembangunan PSU
Rumah Umum 14.000 Unit
4-2
4.2. ANALISIS CAPAIAN KINERJA SATKER DIREKTORAT RUMAH UMUM DAN KOMERSIAL
Rincian Kegiatan Satker Direktorat Rumah Umum dan Komersial pada tahun 2017 diidentifikasikan dengan 3 (tiga) capaian masing-masing indikator kinerja, meliputi:
Indikator Kinerja 1
Indikator Kinerja :
Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
Target Realisasi %
31 Dokumen 31 Dokumen 100
Capaian Indikator Kinerja Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial adalah sebanyak 31 Dokumen. Indikator Kinerja Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial dituliskan dari hasil penggabungan output-output yang ada dalam DIPA, sehingga tidak sama dengan rincian yang ada pada renstra. Untuk menyesuaikan indikator kinerja Jumlah Pengembangan Rumah Umum dan Komersial dengan renstra maka perlu dilakukan penjabaran berdasarkan output yang ada dalam DIPA, hasil penjabaran dapat dilihat pada tabel 4.3.
Tabel 4.3 Penjabaran Indikator Kinerja Berdasarkan Output
Indikator
Kinerja Output Jumlah Target
Jumlah
Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial
7 dokumen Dokumen Pengaturan dan Pelaksanaan
Pembinaan Pengembangan Rumah Umum dan Komersial
11 dokumen Dokumen Hasil Pelaksanaan Bantuan
Rumah Umum 5 dokumen
Dokumen Hasil Pemantauan dan Pelaksanaan Hunian Berimbang
4 dokumen Dokumen Hasil Kerjasama, Pendataan,
dan Pemantauan Penyediaan Tanah
4 dokumen
Berdasarkan Tabel 4.3 maka untuk capaian kinerja Pengembangan Rumah Umum dan Komersial akan dibagi berdasarkan output-output yang sudah disebutkan
a. Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial
Output 1 :
Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial
Target %
4-3 Capaian output Dokumen Perencanaan Teknik, Pendataan, Evaluasi, dan Pelaporan Rumah Umum dan Komersial tahun 2017 adalah sebanyak 7 (tujuh) dokumen yang terbagi dalam 5 (lima) kegiatan dan terealisasi sebesar 100%. Kelima kegiatan tersebut yaitu:
1. Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018, dengan output sebanyak 2 dokumen; 2. Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan
Komersial TA 2017, dengan output sebanyak 1 dokumen;
3. Pengelolaan Data dan Publikasi Informasi Penyediaan Rumah Umum dan Komersial TA 2017, dengan output sebanyak 1 dokumen;
4. Evaluasi Kinerja (LAKIP) Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017, dengan output sebanyak 2 dokumen; dan
5. Pendataan Aset Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2006-2014 Tahap I, dengan output sebanyak 1 dokumen.
Adapun rincian dari kelima kegiatan tersebut adalah:
1. Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018
Tugas pembinaan difokuskan pada tingkat nasional kepada pemerintah provinsi, dan pembinaan dalam rangka pengawalan kebijakan untuk semua para pemangku kepentingan dalam hal perencanaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penyelenggaraan rumah umum dan komersial. Sementara penyelenggaraan rumah umum dan komersial sendiri mencakup banyak aspek, antara lain permasalahan tata ruang, permasalahan pertanahan, pembiayaan, ketersediaan rumah layak huni dan terjangkau, penyediaan PSU perumahan, pelaksanaan kebijakan hunian berimbang, dan sebagainya. Untuk mendukung tugas pemerintah tersebut dan agar dapat terlaksana dengan baik maka perlu dilakukan penyusunan rencana kerja dan anggaran, dimana hal ini dibutuhkan agar kegiatan dapat berjalan sesuai kebutuhan, mekanisme yang terencana dan pelaksanaan yang tepat sasaran serta tepat waktu. Rencana kerja dan Anggaran harus dilakukan setiap tahun sesuai dengan kebutuhan di setiap tahun anggaran.
a) Proses Pelaksanaan Kegiatan 1) Tahapan Kegiatan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2018 adalah sebagai berikut :
§ Diskusi dengar pendapat dengan para narasumber yang merupakan para stakeholder yang terkait dengan penyelenggaraan rumah umum dan komersial, meliputi (1) kebutuhan penyusunan NSPK bidang Rumah Umum dan
4-4
Komersial, (2) isu dan permasalahan serta kebutuhan pelaksanaan bantuan rumah umum, (3) kendala dan kebutuhan dalam implementasi hunian berimbang, dan (4) upaya fasilitasi penyediaan lahan perumahan;
§ Kompilasi dan pengolahan data dan informasi serta analisis kinerja pelaksanaan program penyediaan perumahan terhadap temuan data dan informasi yang relevan;
§ Analisis atas kesenjangan antara praktek pada program pelaksanaan sistem pengembangan perumahan di lapangan dengan ketentuan kebijakan yang ada;
§ Melakukan penyusunan target program dan kegiatan bidang rumah umum dan komersial sepanjang TA 2018 – 2025, yang dituangkan melalui roadmap;
§ Melakukan penyusunan target anggaran program penyediaan perumahan TA 2018, maupun target anggaran untuk setiap kegiatan di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial; § Pengumpulan usulan kegiatan berupa KAK dan RAB dari
masing-masing kegiatan untuk TA 2018 dari masing-masing penanggung jawab kegiatan, dalam hal ini para Kasubdit di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial;
§ Penyusunan Rencana Kerangka Anggaran Kementerian Negara Dan Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2018.
Kegiatan yang dilakukan untuk menunjang proses penyusunan rencana kerja dan anggaran kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial, yaitu:
§ Pelaksanaan rapat pembahasan laporan pendahuluan; § Pelaksanaan rapat pembahasan laporan akhir;
§ Pelaksanaan rapat pembahasan usulan kegiatan tahun anggaran 2018 Direktorat Rumah Umum dan Komersial;
§ Pelaksanaan diskusi penajaman roadmap penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017 di Kota Mataram; § Penyusunan dokumen program dan kegiatan tahun 2017,
melalui beberapa rapat pembahasan internal direktorat, rapat internal Direktorat Jenderal, rapat internal Kementerian PUPR, rapat dengan Bappenas dan Kemenkeu;
§ Pembahasan TOR dan RAB kegiatan tahun anggaran 2017. b) Hasil Pelaksanaan Kegiatan
Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan ini, adalah: § Laporan Pendahuluan;
§ Dokumen Laporan Akhir; § Dokumen Satuan Tiga; § Prosiding;
4-5 § Program kegiatan TA. 2017 dan RKAKL beserta TOR semua
kegiatan di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial. c) Dokumentasi
Pembukaan Kegiatan Penajaman Roadmap oleh Bapak Direktur
Peserta Kegiatan Penajaman Roadmap yang dilaksanakan di Kota
Mataram
Pelaksanaan Rapat Penajaman Program TA 2018
Penyelenggaraan Rapat Penajaman Program TA 2018
2. Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017
Salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Kebijakan Rumah Umum dan Komersial, yaitu koordinasi antara seluruh stakeholders terkait. Dalam menjalankan fungsi pembinaan, maka dilakukan koordinasi lintas sektoral, lintas wilayah, dan lintas pemangku kepentingan, baik vertikal maupun horizontal, dalam hal perencanaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan penyelenggaraan rumah umum dan komersial. Pendampingan sangat diperlukan terutama dalam rangka mengidentifikasi permasalahan/kendala yang ditemui di lapangan. Selain itu dari koordinasi diharapkan juga akan diperoleh masukan dan rekomendasi terhadap perbaikan kebijakan-kebijakan yang mengatur. Dalam pendampingan koordinasi diharapkan akan terjalin kerjasama antar pihak dalam rangka mendukung penyelenggaraan rumah umum dan komersial di Indonesia.
4-6
1) Tahapan Kegiatan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Pendampingan Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017 adalah sebagai berikut :
§ Mengindentifikasi kebijakan/program bidang penyelenggaraan rumah umum dan komersial agar dapat tersampiakan kepada pemerintah daerah;
§ Melaksanakan rapat pembahasan dengan stakeholders terkait bidang penyelenggaraan rumah umum dan komersial dalam rangka penajaman
§ Melaksanakan rapat-rapat persiapan dengan tim internal di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial baik di tingkat pusat maupun daerah;
§ Mengidentifikasi stakeholders yang terkait dengan penyelenggaraan rumah umum dan komersial;
§ Menyelenggarakan rapat koordinasi penyelenggaraan rumah umum dan komersial di pusat maupun daerah;
§ Merumuskan hasil rapat koordinasi sebagai materi dalam penyusunan kebijakan, strategi dan kegiatan penyelenggaraan rumah umum dan komersial;
§ Melaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan; § Menyusun laporan kegiatan
Kegiatan yang dilakukan dalam pendampingan pelaksanaan kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial, yaitu:
§ Pelaksanaan rapat pembahasan pendahuluan
§ Pelaksanaan rapat koordinasi penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial tahun 2017-2025 di Tangerang
§ Pelaksanaan rapat penajaman Kerangka Acuan Kerja Tahun 2018 di Jakarta
§ Pelaksanaan diskusi penajaman roadmap penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017-2025 di Kota Balikpapan dan Belitung
§ Pelaksanaan rapat koordinasi terkait format penyusunan prosiding
b) Hasil Pelaksanaan Kegiatan
Produk yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan ini, adalah:
§ Laporan Pendahuluan; § Laporan Akhir;
§ Laporan rencana pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial tahun 2017-2025;
§ Kerangka Acuan Kerja kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun Anggaran 2018;
4-7 § Prosiding Kegiatan Roadmap Penyelenggaraan Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017-2025 di Kota Balikpapan dan Belitung.
c) Dokumentasi
Arahan Bapak Direktur Dalam Acara
Roadmap di Belitung
Foto Bersama Peserta Acara
Roadmap RUK di Belitung
Penyelenggaraan Diskusi Roadmap di Tangerang
Penyelenggaraan Acara Roadmap di Balikpapan
3. Pengelolaan Data dan Publikasi Informasi Penyediaan Rumah Umum dan Komersial TA 2017
UU No. 1 Tahun 2011 pasal 129 huruf c mengamanatkan bahwa dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, setiap orang berhak memperoleh informasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman”. Informasi yang didahului dengan penyediaan data, merupakan salah satu sumber daya penting dalam manajemen modern. Tanpa adanya ketersediaan data dan informasi yang akurat akan menyulitkan dalam pengambilan kebijakan, penentuan strategi dan perencanaan program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta program kegiatan prioritas nasional. Kemudahan akses data informasi melalui penggunaan komputer juga dipilih karena tingkat efisiensi dalam pemrosesan dan pengelolaannya. Selain dilakukan pengelolaan, maka data dan informasi perlu disampaikan kepada masyarakat, agar masyarakat mendapat dan mengetahui informasi yang dibutuhkan dan
4-8
sumber data dapat mengabarkan dan mempertanggung jawabkan pada masyarakat mengenai misi yang telah dilakukan.
a) Proses Pelaksanaan Kegiatan 1) Tahapan Kegiatan
Kegiatan yang telah dilakukan untuk menunjang pelaksanaan pengelolaan data dan publikasi informasi penyediaan rumah umum dan komersial, yaitu:
§ Rapat koordinasi internal dengan Subdit Data dan Informasi Direktorat Perencanaan untuk memfasilitasi penyediaan server web aplikasi onlinex yang akan dibangun Direktorat Rumah Umum dan Komersial;
§ Rapat koordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) terkait penyediaan server aplikasi, tata kelola konten-konten informasi dan pemilahan materi yang akan disajikan ke publik di dalam web;
§ Menyusun buku profil Direktorat Rumah Umum dan Komersial; § Menyiapkan stand Pameran Inovasi Proyek Perubahan, untuk
mendukung Direktur Rumah Umum dan Komersial sebagai Peserta Diklatpim Tingkat 1 Angkatan XXXVII Tahun 2017 di Gedung Graha Makharti Nagari LAN-RI;
§ Memproduksi film pendek “Gerakan Nasional Hunian Berimbang” untuk tujuan kampanye publik;
§ Memproduksi film ‘Fasilitasi Penyediaan Lahan Kota Batam dan Kota Palembang’.
2) Permasalahan dan Tindak Lanjut
§ Adanya kebutuhan pendanaan yang besar terkait pengelolaan sistem aplikasi;
§ Adanya kebutuhan SDM yang terampil untuk dapat mengelola sistem informasi yang sudah dikembangkan;
§ Penyusunan timetable pada setiap pelaksanaan kegiatan untuk menyelaraskan kemajuan, target, dan waktu penyelesaian kegiatan.
b) Hasil Pelaksanaan Kegiatan
§ Partisipasi dalam penyelenggaraan pameran ‘Indonesia Properti Expo 2017’ untuk memperingati Hari Perumahan Nasional 2017 di Jakarta Convention Center;
§ Partisipasi dalam lomba stand Pameran Inovasi Proyek Perubahan, untuk mendukung Kegiatan Direktur Rumah Umum dan Komersial pada Diklatpim Tingkat 1 Angkatan XXXVII Tahun 2017 di Gedung Makharti Nagari LAN-RI;
§ Pengembangan web aplikasi online:
- PSU-Online (usulan bantuan rumah umum) - Monitoring Evaluasi Program Sejuta Rumah
4-9 - Sistem Informasi Geografis (GIS) Potensi Lahan Perumahan - Sistem Informasi Aset PSU
§ Pengintegrasian seluruh sistem informasi di Direktorat Rumah Umum dan Komersial.
c) Dokumentasi
Penyelenggaraan stand pameran Indonesia Properti Expo 2017
Penyelenggaraan stand pameran Indonesia Properti Expo 2017
Pelaksanaan kegiatan pengintegrasian sistem informasi di Direktorat RUK
Peserta lomba pameran tema gerakan nasional hunian berimbang
4. Evaluasi Kinerja (LAKIP) Direktorat Rumah Umum dan Komersial TA 2017
Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi Direktorat Rumah Umum dan Komersial untuk mencapai kinerja sesuai dengan indikator yang termuat dalam Renstra Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dan dijabarkan kedalam IKU dan PK, maka perlu dilakukan evaluasi, dimana kegiatan evaluasi kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial memiliki peran yang sangat strategis serta dapat memberikan informasi penting antara lain:
§ Mereview perkembangan dan kemajuan pelaksanaan kegiatan Direktorat Rumah Umum dan Komersial, sehingga dapat diidentifikasi permasalahan yang ditemui, dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan dan penyebabnya, serta dapat diketahui kemungkinan solusi dalam penyelesaiannya;
4-10
§ Mengevaluasi keberhasilan/kegagalan pencapaian output/outcome sebagaimana yang tercantum dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2017;
§ Menjelaskan pencapaian kinerja dengan ukuran keberhasilan berupa indikator kinerja;
§ Hasil evaluasi kinerja menjadi bahan masukan bagi perbaikan kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial di tahun berikutnya terutama mengenai kebijakan dan strategi pelaksanaan kegiatan. Pelaporan dan evaluasi merupakan wujud pertanggungjawaban atas keberhasilan dan kegagalan kinerja Direktorat Rumah Umum dan Komersial Tahun 2017, selama kurang lebih 11 (sebelas) bulan dimulai sejak bulan Januari sampai dengan Nopember 2017.
a) Proses Pelaksanaan Kegiatan 1) Tahapan Kegiatan
§ Melaksanakan rapat koordinasi internal dengan seluruh Subdit di Direktorat Rumah Umum dan Komersial dengan mengundang narasumber unit kerja pembina Biro KLN dan Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR. Agenda yang dibahas adalah persiapan kompilasi data, dan format pengisian sesuai kebutuhan bahan draft penyusunan LAKIP;
§ Meyelenggarakan diskusi penajaman materi analisa capaian kinerja dengan seluruh Subdit di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial. Acara ini mengundang narasumber Direktur Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah, Bappenas dan dilaksanakan di Kota Tangerang Selatan, Banten; § Melakukan pembahasan Draft Lakip Direktorat RUK dengan
seluruh Subdit di lingkungan Direktorat Rumah Umum dan Komersial dan dihadiri oleh Direktur Rumah Umum dan Komersial. Acara ini dimaksudkan untuk menjaring masukan draft lakip. Acara pembahasan dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat.
2) Permasalahan dan Tindak Lanjut a. Permasalahan yang Dihadapi
§ Belum tersedianya Standar Operasional Prosedur untuk menyusun Lakip di lingkungan Direktorat Penyediaan Perumahan;
§ Masih adanya ketidakseragaman pemahaman terkait penyusunan Lakip.
b. Tindak Lanjut
§ Diskusi pembahasan dengan pakar bidang evaluasi kinerja untuk menyamakan pemahaman dalam proses penyusunan Lakip;