• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS 2 (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS 2 (1)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS 2

PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA

PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI KELAS VII MTs AL-FALAH PACITAN

I. LATAR BELAKANG MASALAH

Saat ini kesejahteraan bangsa tidak hanya bersumber pada sumber daya alam dan modal yang bersifat fisik, tetapi bersumber pada modal intelektual, social dan kepercayaan. Serta pertumbuhan keimana dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dari uraian diatas maka pembelajaran akidah akhlak mempunyai peranan yang penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, handal, dan bermoral. Hal yang menjadi hambatan selama ini dalam pembelajaran akidah akhlak adalah kurang dikemasnya pembelajaran akidah akhlak dengan metode yang menarik dan menyenangkan, sehingga pembelajaran akidah akhlak cenderung membosankan dan kurang menarik minat siswa.

Disini juga dapat dilihat bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran akidah akhlak masih rendah, setidaknya ada tiga indikator yang menyebabkan hal tersebut. Pertama, Siswa kurang memiliki keberanian untuk menyampaikan pendapat pada orang lain. Kedua, siswa kurang memilki kemampuan untuk memuaskan gagasan sendiri. Ketiga, siswa belum terbiasa bersaing menyampaikan pendapat dengan teman lain.

Selanjutnya pembelajaran akidah akhlak akan lebih bermakna dan berarti dalam kehidupan siswa jika :

1. Adanya keterlibatan intelektual emosional siswa melalui dorongan dan

(2)

2. Adanya keikutsertaan siswa secara aktif kreatif dalam mendengarkan dan

memerhatikan apa yang disajikan oleh guru.

Agar pembelajaran akidah akhlak menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan metode tanya jawab. Dengan tujuan agar siswa dapat mengerti dan mengingat – ingat tantang fakta yang dipelajari, didengar ataupun dibaca, sehingga mereka memiliki pengertian yang mendalam tentang fakta itu. Diharapkan pula siswa mampu menjelaskan langkah – langkah berpikir atau proses yang ditempuh dalam memecahkan soal / masalah, sehingga jalan pikir anak tidak meloncat-loncat yang akan merugikan siswa sendiri dalam memecahkan suatu masalah.

Dalam kegiatan belajar mengajar melalui metode tanya jawab, guru akan mengetahui kemampuan dan daya tangkap siswa untuk dapat memahami materi, mendengarkan pelajaran dengan baik, dan dapat membantu tumbuhnya perhatian siswa pada pelajaran serta mengembangkan kemampuannya untuk menggunakan pengetahuan dan pengalamannya sehingga pengetahuannya menjadi fungsional. Oleh karena itu, perlu diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk membuktikkan bahwa dengan penerapan metode tanya jawab dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran akidah akhlak.

Madrasah Tsanawiyah Al-Falah Pacitan (MTs Al-Falah Pacitan) merupakan salah satu dari madrasah yang ada di wilayah Pacitan. Berdasarkan paparan di atas bahwa proses belajar mengajar sebaiknya

menggunakan media pembelajaran untuk mempermudahkan siswa dalam memahami materi Aqidah Akhlak, maka penulis terdorong untuk meneliti

tentang “PENGGUNAAN METODE TANYA JAWAB GUNA

(3)

II. IDENTIFIKASI DAN PEMBATASAN MASALAH A. IDENTIFIKASI MASALAH

Permasalahan dalam penelitian ini adalah tindakan apa yang dilakukan guru untuk meningkatkan prestasi siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Dengan asumsi peneliti, yaitu penggunaan strategi pembelajaran yang dilakukan guru Akidah Akhlak masih konvensional, monoton dan dominasi guru dalam kelas. Permasalahan yang lain berasal dari peserta didik sendiri yang kurang memperhatikan pelajaran karena rendahnya motivasi belajar, sumber belajar pesrerta didik kurang memadai dan lain sebagainya.

Dari permasalahan yang penulis bahas diatas, penulis menganggap bahwa permasalahan dari guru adalah suatu permasalahan yang serius sehingga membutuhkan penyelesaian terlebih dahulu.

B. BATASAN MASALAH

Dalam pembahasan karya tulis ini penulis membatasi masalah yang berkaitan dengan menurunnya motivasi siswa dalam belajar yang ditandai dengan tidak adanya keaktifan siswa, malas dalam belajar dan juga merasa bosan ketika diajar, mengantuk dan lain-lain dikarenakan media yang digunakan guru dalam mengajar adalah kurang menarik. Sehingga mengakibatkan adanya sikap seperti itu ketika dalam proses pembelajaran.

III. RUMUSAN MASALAH DAN CARA PEMECAHANNYA

A. RUMUSAN MASALAH

(4)

1. Bagaimana menerapkan metode tanya jawab agar dapat meningkatkan

pemahaman dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas VII MTs Al-Falah Pacitan?

2. Apakah penggunaan metode tanya jawab dapat meningkatkan

pemahaman dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak di kelas VII MTs Al-Falah Pacitan?

B. PEMECAHAN MASALAH

Berdasarkan masalah yang ada di atas, maka cara untuk mengatasinya yaitu dengan cara guru menggunakan media tanya jawab dalam proses mengajarnya. Dengan adanya penggunaan media tanya jawab ini diharapkan agar sikap aktif siswa muncul dalam proses belajar mengajar dan informasi atau isi materi yang akan disampaikan guru bisa tersampaikan dengan baik.

IV. TUJUAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Berdasarkan rumusan masalah yang kami susun di atas, maka penelitian ini bertujuan:

1. Untuk mengetahui bagaimana penggunaan dan penerapan media tanya jawab dalam pembelajaran Aqidah Akhlak Kelas VII di MTs Al-Falah Pacitan.

2. Untuk mengetahui penggunaan dan penerapan media tanya jawab dalam

pembelajaran Aqidah Akhlak dapat meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa Kelas VII di MTs Al-Falah Pacitan.

V. KONTRIBUSI HASIL PTK

Hasil dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan konstribusi dalam upaya meningkatkan pembelajaran dan meningkatkan prestasi belajar bagi siswa dalam proses belajar mengajar semua mata bidang pelajaran dan khususnya pada pembelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al-Falah Pacitan.

Adapun kegunaan penelitian tersebut diantaranya adalah untuk :

1. Bagi lembaga

(5)

dikembangkan dan berkaitan dengan penggunaan media tanya jawab dalam meningkatkan proses belajar siswa pada pembelajaran Fiqih

2. Bagi guru

Sebagai masukan dalam merancang kegiatan belajar mengajar serta dalam memberikan bimbingan kepada siswa untuk dapat meningkatkan proses belajar siswa dalam meraih prestasi siswa, serta memperhatikan media-media yang akan diterapkan dalam pembelajaran

3. Bagi siswa

Dengan adanya media tanya jawab dalam pembelajaran, siswa akan lebih memiliki keaktifan dalam proses pembelajaran, memiliki pemahaman serta dapat mengembangkan pemikirannya, sehingga dapat memupuk inisiatif dan motivasi belajar serta berani bertanggung jawab. Dengan demikian siswa dapat berkreatifitas semaksimal mungkin dalam kegiatan belajar mengajar

4. Bagi peneliti

Dapat menambah wawasan dan khasanah keilmuan pada khususnya, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dengan wawasan yang lebih luas baik secara teoritis maupun secara praktis.

VI. LANDASAN TEORITIK, TELAAH HASIL PENELITIAN

TERDAHULU, KERANGKA BERFIKIR, DAN PENGAJUAN HIPOTESIS TINDAKAN

A. LANDASAN TEORITIK

1. Metode tanya jawab adalah penyajian pelajaran dalam bentuk

pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada murid, tetapi

dapat pula dari murid kepada guru.1[1]

2. Prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh dar kegiatan belajar selama

periode tertentu yang dinyatakan dalam nilai akhir tertentu. Dalam

(6)

penelitian ini yang dimaksud prestasi belajar adalah hasil ulangan semester.

3. Pemahaman adalah kemampuan siswa dalam memahami materi Akidah Akhlak yang telah disampaikan oleh Guru.

B. TELAAH HASIL PENELITIAN TERDAHULU

Penelitian mengenai media pembelajaran sudah banyak diteliti sebelumnya, oleh karena itu berikut ini merupakan hasil penelitian terdahulu mengenai media pembelajaran sebagai pembanding dalam penelitian ini.

1. Alfin Nadhiroh, 2010, Meningkatkan Proses Belajar Dengan Metode Pemberian Tugas Pada Mata Pelajaran Qur’an Hadis Kelas VII C Di MTsN Mojoroto Kediri.

Hasil Penelitian: dalam rancangan penelitian sebagaimana dijelaskan, peneliti memperoleh

hasil data yaitu: pertama, penggunaan media oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadist meliputi beberapa tahap diantaranya yaitu persiapan guru dalam mengajar, teknis dalam penggunaan media pembelajaran, dan kriteria yang perlu diperhatikan dalam penggunaan media pembelajaran. Kedua, faktor pendukung yaitu tersedianya media di sekolah, tersedianya waktu untuk menggunakan media, minat dan respon siswa, kemampuan guru dalam menggunakan media, kedisiplinan guru. Faktor penghambatnya yaitu: siswa yang terlambat, siswa yang tidak membawa buku, suasana kelas yang ramai, kurangnya keterampilan guru dalam membuat media di sekolah, kemampuan dasar siswa dalam membaca, menulis Al-Qur’an.

C. KERANGKA BERFIKIR

Berdasarkan uraian singkat pada penelitian terdahulu maka dapat diketahui bahwa penggunaan metode atau strategi pembelajaran sangatlah diperlukan karena bisa membantu mempermudah guru dalam menyampaikan materi dalam proses pembelajaran. Selanjutnya pada kasus penelitian yang ada di MTs Al-Falah Pacitan ini peneliti akan menggunakan metode atau strategi pembelajaran yang berupa metode tanya jawab.

Peneliti memilih metode tanya jawab ini sebagai cara untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan atau kemampuan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran, khususnya Aqidah Akhlak. Selain itu metode tanya jawab juga dapat meningkatkan keaktifan siswa atau

(7)

pembelajaran guna menunjang keberhasilan proses belajar mengajar dan memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut.

D. PENGAJUAN HIPOTESIS TINDAKAN

Jika penggunaan atau penerapan metode tanya jawab dalam pembelajaran Aqidah Akhlak dioptimalkan, maka dapat mempermudah pemahaman siswa dan juga bisa meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas VII di MTs Pacitan.

VII. METODE PENELITIAN

A. OBYEK TINDAKAN KELAS

Obyek dalam penelitian tindakan kelas ini penulis khususkan pada siswa kelas VII MTs Al-Falah Pacitan. Dan jumlah siswa yang berada di kelas VII ini terdapat 30 siswa yang terdiri dari 11 siswa dan 21 siswi.

B. SETTING SUBYEK PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Lokasi penelitian merupakan tempat peneliti dapat melihat fakta-fakta yang terjadi pada saat proses pembelajaran berlangsung. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di MTs Al-Falah Pacitan. MTs Al-Falah Pacitan adalah sebuah Madrasah Tsanawiyah yang ada di Pacitan, bertempat di Jl.Pemandian Air Hangat 07 Arjosari Pacitan. Dari kelas yang ada, penelitian ini menfokuskan pada kelas VII , dimana kelas ini mempunyai 30 siswa yang terdiri dari 11 siswa dan 21 siswi. MTs Al-Falah Pacitan, yang dijadikan objek penelitian untuk penggunaan dan penerapan metode tanya jawab dalam memudahkan pemahaman siswa dan meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak kelas VII. Subyek penelitian ini adalah siswa siswi MTs Al-Falah Pacitan.

C. VARIABEL YANG DIAMATI

Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah Metode tanya jawab dan prestasi belajar siswa.

D. PROSEDUR PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PER-SIKLUS

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian

tindakan kelas atau PTK (Classroom Action Research) yaitu sebuah bentuk

(8)

a. Praktik-praktik pendidikan mereka

b. Pemahaman mereka tentang praktik-praktik tersebut

c. Situasi dimana praktik-praktik tersebut dilaksanakan2[2]

Penelitian tindakan kelas atau PTK (Classroom Action Research)

memiliki peranan yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran apabila diimplementasikan dengan baik dan benar, yaitu pihak yang terlibat dalam PTK (guru) mencoba dengan sadar mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi dan memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam pembelajaran dikelas melalui tindakan bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah atau memperbaiki situasi dan kemudian secara cermat mengamati

pelaksanaanya untuk mengukur tingkat keberhasilannya.3[3]

PTK merupakan penelitian proses pembelajaran di kelas yang terdiri dari 4 (empat) tahap, yaitu; (1) perencanaan/planning, (2) pelaksanaan tindakan/action, (3) pengamatan/observation, (4) refleksi/reflection. Dari siklus ini diharapkan dapat diperoleh data yang dikumpulkan sebagai jawaban dari permasalahan penelitian.4[4]

Berdasarkan wawancara dari guru mata pelajaran Aqidah Akhlak telah didapat informasi bahwa selama ini guru mata pelajaran Aqidah Akhlak tersebut ketika dalam menyampaikan materi hanya dengan menggunakan

metode ceramah dan mendekte materi. Sehingga banyak siswa yang

merasa bosan dengan metode yang digunakan walaupun pada akhirnya

siswa telah mencapai nilai KKM yang ditentukan.5[5]

Oleh karena itu penulis berusaha mencari solusi dari semua itu dengan mengadakan perencanaan. Yang pertama dilakukan oleh peneliti adalah mencari suatu cara untuk mengatasi segala permasalahan yang dihadapi siswa, sehingga peneliti menemukan suatu cara yang dianggap cocok untuk mengatasi permasalahan tersebut. Yaitu dengan menggunakan metode tanya jawab dengan tujuan untuk mempermudah pemahaman siswa

2[2] Suharsimi Arikunto, dkk, Penelitian Tindakan Kelas, (Jakarta: Bumi Aksara, 2008), h. 16

3[3] Kunandar, Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi guru (Jakarta: Rajawali Press, 2009), hal. 41.

4[4] Susilo, Penelitian Tindakan Kelas (Yogyakarta: Pustaka Book Publisher,

2007), 19.

5[5] Transkrip wawancara dengan Bapak Choirul Anam, Guru Mata Pelajaran

(9)

dan meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran agama Islam yaitu Aqidah Akhlak.

1. PERENCANAAN

Perencanaan adalah kegiatan perencanaan untuk memecahkan masalah. Perencanaan dalam penelitian ini menganalisis tentang penggunaan metode tanya jawab untuk meningkatkan pemahaman siswa. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Dengan menggunakan teknik ini maka dengan mudah peneliti dapat mengetahui apakah penerapan pembelajaran dengan menggunakan metode tanya jawab mampu meningkatkan pemahaman siswa pada pelajaran Qur’an Hadist.

Agar penelitian tindakan kelas dapat dilakukan dengan baik sehingga mencapai perbaikan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa, penelitian harus mengikuti langkah tertentu yang membimbing peneliti

untuk melakukan kegiatan penelitian secara sismematis.6[6]

Dalam perencanaan inni peneliti melakukan hal sebagai berikut:

a. Mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang meliputi: Standar kompentensi, Kompetensi Dasar, Materi Pokok, Indikator, bahan ajaran media (media).

b. Peneliti melakukan analisis kurikulum untuk mengetahui kompetensi

dasar yang akan disampaikan kepada siswa dengan menggunakan metode Tanya jawab.

c. Mempersiapkan materi dalam bentuk peta konsep Membuat perencanaan pembelajaran.

d. Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan kepada

siswa.

e. Menyusun alat evaluasi pembelajaran.

2. PELAKSANAAN

(10)

Implementasi tindakan adalah serangakaian tindakan yang harus dilakukan oleh peneliti selama pembelajaran. Meliputi penggunaan media, pengorganisasian kelas hingga penggunaan sumber belajar agar dapat mengoptimalkan pembelajaran.

3. PENGAMATAN

Untuk memantau aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung digunakan lembaran observasi. Observasi ini merupakan tindakan yang dilakukan oleh guru dalam mengumpulkan data tentang proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan media tanya jawab. Hal ini untuk mengetahui situasi yang terjadi di dalam kelas saat pemberian tindakan, dimana peneliti melakukan penggambilan data berupa hasil pengamatan dan hasil belajar siswa yang dimaksudkan untuk lebih memperjelas terjadinya peningkatan pemahaman siswa terhadap pelajaran Aqidah Akhlak melalui penggunaan metode tanya jawab. Hasil pengamatan dicatat pada lembar observasi tentang perilaku siswa, yaitu:

a. Kegiatan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung b. Keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

c. Nilai hasil tugas dan dialog di kelas dan nilai tes ulangan harian serta portofolio 4. REFLEKSI

Refleksi merupakan bagian integrasi dan interpretasi terhadap semua informasi yang diperoleh. Dari hasil refleksi ini maka apabila siklus 1 belum mencapai tujuan yang diinginkan maka dilanjutkan pada siklus berikutnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari tindakan yang telah dilakukan, maka data tersebut dianalisis untuk memastikan bahwa dengan menerapkan media tanya jawab dalam pembelajaran Aqidah Akhlak dapat mempermudah pemahaman siswa.

VIII. SISTEMATIKA PEMBAHASAN

Untuk memudahkan pembahasan, Hasil penelitian (Skripsi) ini dibagi ke dalam lima bab. Lima bab tersebut dijelaskan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN. Dalam bab ini dijelaskan hal-hal sebagai berikut: latar belakang masalah, identifikasi dan pembatasan masalah, rumusan masalah dan cara pemecahannya, tujuan penelitian, hipotesis penelitian, kontribusi penelitian, dan sistematika pembahasan.

(11)

Landasan teori (a) Mata pelajaran Aqidah Akhlak (Pengertian Aqidah akhlak, sumber dalil Aqidah akhlak, dan Pengembangan materi pembelajaran Aqidah akhlak), (b) metode pembelajaran (Pengertian metode pembelajaran, Jenis-jenis metode pembelajaran, Kriteria Pemilihan metode pembelajaran, Fungsi dan manfaat metode pembelajaran). (2) Telaah hasil penelitian terdahulu, (3) Kerangka berfikir, (4) Pengajuan hipotesis tindakan

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam bab ini dijelaskan hal-hal sebagai berikut: (1) Obyek tindakan kelas, (2) Setting penelitian dan karakteristik subyek penelitian tindakan kelas, (3) Variabel yang diamati, (4) prosedur pelaksanaan dalam PTK (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, (c) pengamatan, (d) refleksi, (5) jadwal pelaksanaan PTK

BAB IV HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS. Dalam bab ini dijelaskan hal-hal sebagai berikut: (1) Gambaran lokasi MTs Al-Falah Pacitan, (2) Penjelasan per-siklus (3) Proses analisis data per-siklus, (4) , penyajian data dan analisis data, yaitu tentang penggunaan metode pembelajaran tanya jawab.

BAB V PENUTUP. Dalam bab ini merupakan simpulan dan saran.

(12)

2. Metode Pembelajaran...

B. Setting penelitian dan karakteristik subyek penelitian tindakan kelas

C. Variabel yang diamati...

BAB IV: PAPARAN DATA DAN HASIL PENELITIAN

A. Gambaran lokasi MTs Al-Falah Pacitan...

B. Penjelasan per-siklus...

C. Proses analisis data per-siklus...

D. Penyajian data dan analisis data, yaitu tentang penggunaan metode

pembelajaran Tanya Jawab...

1. Proses Pembelajaran Aqidah Akhlak dengan Menggunakan Metode

Tanya Jawab pada Siswa Kelas VII MTs Al-Falah Pacitan...

2. Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak Melalui Metode

(13)

Ahmadi, Abu. strategi Belajar Mengajar. Bandung :CV. Pustaka Setia. 2005.

Asrori, Mohammad. Penelitian Tindakan Kelas Pembelajaran Efektif. Bandung :

CV. Wacana Prima. 2008.

Arikunto, Suharsimi. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. 2008.

Kunandar.Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan

Profesi guru. Jakarta: Rajawali Press. 2009.

Roestiyah. Srategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta. 2001.

Silberman, Melvin. Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Yogyakarta:

Pustaka Insan Madani. 2009.

Susilo. Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher. 2007.

Transkrip wawancara dengan Bapak Choirul Anam, Guru Mata Pelajaran Aqidah Akhlak MTs Al-Falah Pacitan. Tanggal 13 April 2013.

XI. JADWAL PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Jadwal penelitian tindakan kelas dapat dilihat pada table berikut ini: JANUARI

No Jenis Kegiatan Minggu ke-1 2 3 4

1 Pengajuan judul skripsi PTK

2 Observasi awal

PEBRUARI

No Jenis Kegiatan Minggu ke-1 2 3 4

1 Menyusun proposal

2 Penyerahan proposal

3 Seminar proposal

4 Revisi proposal

(14)

MARET

No Jenis Kegiatan Minggu ke-1 2 3 4

1 Pelaksanaan

2 Melakukan tindakan siklus I

3 Melakukan tindakan siklus II

APRIL

No Jenis Kegiatan Minggu ke-1 2 3 4

1 Pelaksanaan

2 Melakukan tindakan siklus III

Referensi

Dokumen terkait

 Guru mengadakan Tanya jawab dengan siswa seputar pemahaman siswa tentang materi yang telah disampaikan.  Siswa diminta memberikan kesimpulan singkat dari

Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa seputar pemahaman mereka tentang lima dari Asmaul Husna.. Siswa menghafalkan arti lima dari

 Guru mengadakan Tanya Jawab dengan siswa seputar pemahaman siswa tentang materi yang telah disampaikan..  Guru membacakan kesimpulan ringkas dari materi

Oalam rangka, upaya untuk lebih meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan yang berpenyebut tidak sama, penelitian ini

 Misalnya teori tentang keaktifan dan prestasi belajar, • Keterkaitan antara tindakan dengan objek yang.

Penelitian dapat membantu sekolah dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi Adaptasi dan Seleksi Alam melalui penerapan media sederhana

Penelitian ini mengambil topik tentang “Penggunaan metode ceramah dan tanya jawab dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II A SMP Muhammadiyah 02 Batu” maksudnya adalah

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI BIOLOGI MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS X SMA..