BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Kegiatan pembangunan peternakan dan perikanan tahun 2018 dilaksanakan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat termasuk peternak / pembudidaya ikan dan pelaku agribisnis dengan menumbuhkan sikap kemandirian masyarakat peternakan / perikanan dalam rangka mendukung ketahanan pangan melalui upaya peningkatan produksi guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi yang berorientasi pada pola agribisnis yang berbasis sumberdaya lokal dan pasar global.
Sejalan dengan kebijakan sistem pemerintahan dalam upaya terselenggaranya “Good Governance” bagi setiap unsur pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita-cita bangsa dan negara. Sesuai dengan Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 telah mengamanatkan bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah disusun perencanaan pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.
Perencanaan pembangunan daerah tersebut disusun secara berjangka meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk jangka waktu 20 tahun, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk jangka waktu lima tahun, serta Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk jangka waktu satu tahun.
Dinas Peternakan dan Perikanan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara dalam rangka mewujudkan good governance, dituntut untuk mampu mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumberdaya dengan didasarkan suatu perencanaan strategik. Perencanaan Stratejik tersebut meliputi Rencana Stratejik Satuan Kerja Perangkat
Peternakan dan Perikanan disusun dengan berpedoman pada RPJMD Pemerintah Kabupaten Blitar yang selanjutnya Renstra dijabarkan dalam perencanaan tahunan yaitu Renja SKPD.
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blitar bahwa Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan dalam rangka pelaksanaan sebagian tugas Bupati di bidang peternakan dan perikanan. Dinas Peternakan dan Perikanan selalu berupaya memfasilitasi peternak maupun petani ikan dalam meningkatkan usahanya melalui program dan kegiatan yang dilaksanakan.
Renja SKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menggambarkan permasalahan pembanguan serta indikasi daftar program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2018. Renja SKPD merupakan penjabaran dari visi, misi, tujuan, sasaran, program dan kegiatan yang direncanakan dalam kurun waktu satu tahun untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Rencana Kerja Tahun 2018 Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar merupakan dokumen yang berisi informasi tentang tingkat atau target kinerja berupa output atau outcome yang ingin diwujudkan pada tahun 2018. Rencana Kerja tersebut mengacu kepada Rencana Strategis (RENSTRA) OPD dan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Kabupaten Blitar Tahun 2018. Rencana Kerja Tahun 2018 Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar nantinya lebih diarahkan pada optimalisasi dan sinergisitas segala potensi yang dimiliki untuk menjawab segala tuntutan kebutuhan pembangunan dibidang peternakan dan perikanan.
1.2. Landasan Hukum
Landasan Hukum dalam penyusunan dokumen Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Dinas Peternakan dan Perikanan adalah :
a) Undang – Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
b) Undang – Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.
d) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;
e) Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Pencana Pembangunan Daerah
f) Peraturan presiden nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2004 – 2009.
g) Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi. h) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah , sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007.
i) Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021
1.3. Maksud dan Tujuan
Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD ini dimaksudkan untuk :
a) Memberikan arahan bagi seluruh jajaran pejabat dan staf dilingkungan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar dalam melaksanakan tugas dan pelayanannya kepada masyarakat.
b) Mewujudkan sinkronisasi pembangunan di daerah khususnya antara target kinerja dalam RKPD dengan Renja SKPD.
c) Mewujudkan keadaan yang diinginkan dalam waktu satu tahun dalam urusan pertanian dan urusan kelautan dan perikanan, dalam rangka kelanjutan pembangunan jangka menengah, sehingga secara bertahap dapat mewujudkan cita-cita masyarakat Kabupaten Blitar.
Adapun tujuan disusunnya Rencana Kerja Tahun 2018 adalah sebagai berikut:
1. Merumuskan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 atau sumber dan lainnya;
3. Sebagai bahan masukan/landasan guna menyusun kegiatan tahun anggaran 2018.
3.1. Sistematika Renja SKPD
Sistematika penyajian dokumen Rencana Kerja (Renja) Dinas Peternakan dan Perikanan ini adalah :
a) Bab I : Pendahuluan, yang berisi latar belakang, landasan hukum maksud dan tujuan, dan sistematika penulisan Renja SKPD
b) Bab II : Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu yang berisi Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu dan capaian Renstra SKPD, Analisis Kinerja Pelayanan SKPD, Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD, review terhadap rancangan awal SKPD dan Penelaahan usulan program dan kegiatan masyarakat
c) Bab III : Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan yang berisi telaahan terhadap kebijakan nasional dan provinsi, tujuan dan sasaran Renja SKPD, Program dan Kegiatan
d) Bab IV : Penutup, yang berisi uraian penutup beserta penjelasan yang memuat catatan penting, kaidah – kaidah pelaksanaan dan rencana tindak lanjut.
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra SKPD
Sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Blitar, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mempunyai tugas dan tanggungjawab dalam mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Blitar yaitu ” Menuju Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing ”
Selain itu Dinas Peternakan dan Perikanan juga turut serta mewujudkkan keenam misi Pemerintah Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021 yang meliputi:
Misi I : Meningkatkan taraf kehidupan masyarakat melalui akselerasi program pengentasan kemiskinan, optimalisasi dan pengembangan program pembangunan dan kemasyarakatan yang tepat sasaran.
Misi II : Memantapkan kehidupan masyarakat berlandaskan nilai-nilai keagamaan (religius), kearifan lokal dan hukum melalui optimalisasi kehidupan beragama dan kehidupan sosial, serta penerapan peraturan perundang-undangan.
Misi III : Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat melalui peningkatan mutu bidang pendidikan (termasuk di dalamnya adalah wawasan kebangsaan, budi pekerti, praktek keagamaan) dan kesehatan serta kemudahan akses memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan yang memadai.
Misi IV : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi, serta pelayanan publik berbasis teknologi informasi.
Misi V : Meningkatkan keberdayaan masyarakat dan usaha ekonomi masyarakat yang memiliki daya saing melalui peningkatan ketrampilan dan keahlian, pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis Koperasi dan UMKM, ekonomi kreatif, jiwa kewirausahaan, potensi lokal daerah dan penguatan sektor pariwisata serta pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhatikan
Misi VI : Meningkatkan pembangunan berbasis desa dan kawasan perdesaan melalui optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Mengacu pada penjabaran Visi dan Misi Kabupaten Blitar tersebut, maka Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar memiliki tugas dan fungsi serta berperan dalam mendorong tercapainya Misi 4 dan Misi 5 Kabupaten Blitar. Adapun tujuan dan sasaran yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar dari kedua misi tersebut terperinci sebagai berikut :
Misi RPJMD Tujuan RPJMD Sasaran
Misi 4 Mewujudkan pemerintahan daerah yang efektif, efisien, dan akuntabel
Meningkatnya efektifitas dan efisiensi serta akuntabilitas kinerja pemerintah daerah Misi 5 Meningkatnya efektifitas dan efisiensi
serta akuntabilitas kinerja pemerintah daerah
Meningkatnya produktivitas usaha masyarakat, koperasi
dan UMKM berbasis
pertanian dan pariwisata
Pada Tahun 2018 Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mulai bergabung dengan tugas urusan pertanian ( Dinas Peternakan ) dan Urusan Perikanan ( Dinas Perikanan dan Kelautan).
Urusan Pertanian
Sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Peternakan Kab. Blitar pada Tahun 2016 terdapat alokasi anggaran belanja sebesar Rp. 3.534.745.850,00 yang terdiri dari:
1. Belanja Tidak langsung
- Belanja Pegawai Rp.3.534.745.850,00
2. Belanja Langsung
- Belanja Pegawai Rp. 100.425.000,00
- Belanja Barang dan Jasa Rp. 2.467.595.000,00
Dari 10 ( sepuluh ) Program yang telah ditetapkan pada Dinas Peternakan Kabupaten Blitar berikut program yang telah diakomodir kedalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Peternakan Kabupaten Blitar yang meliputi:
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
4. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak 5. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
6. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan 7. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan 8. Program Pengembangan Usaha dan Lembaga Perdagangan 9. Program Pembinaan Lingkungan Sosial
Dari sekian program yang telah diakomodir terdapat 1 ( Satu ) program yang belum dapat diakomodir di Tahun 2016 adalah Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran yang ada. Melalui evaluasi ini diharapkan program tersebut dapat diakomodir kembali pada Tahun 2017, sehingga target program dapat tercapai sesuai yang direncanakan
Dari uraian program yang telah diajukan terdapat 8 ( delapan ) kegiatan yang belum dapat diakomodir ke dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2016 yang terdiri dari:
1. Pendidikan dan Pelatihan Formal
2. Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 3. Pengawasan Lalu Lintas Ternak
4. Fasilitasi Sarana dan Prasarana Puskeswan 5. Penyebaran dan Pengembangan Bibit Ternak
6. Pengembangan Agribisnis Peternakan, Perikanan dan Kelauatan 7. Pembinaan Produk Pangan Asal Hewan
8. Fasilitasi Lab. Kesmavet
Penyerapan anggaran tahun 2016 adalah Rp. 2.721.931.656,- atau sebesar 75,24 %. Adapun rincian pencapaian program dan realisasi anggarannya tercantum dalam tabel berikut :
NO PROGRAM /KEGIATAN
ALOKASI BIAYA KELUARAN (OUTPUT)
ANGGARAN REALISASI % URAIAN TARGET REALISASI
1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 516,488,879 476,924,203 92.34 Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran 516,488,879 476,924,203 92.34 Tersediamya sarana administrasi perkantoran , jasa teknis 12 bulan, 20 orang 12 bulan, 20 orang 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 509,186,121 501,516,411 98.49
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 509,186,121 501,516,411 98.49 Tersedianya sarana perawatan kendaraan, publikasi media, perawatan jaringan, pemeliharaan gedung serta pengadaan alat kantor 5 unit kendaraan, jaringan 5 unit kendaraan, jaringan 3 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 55,950,000 53,626,300 95.85 Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 55,950,000 53,626,300 95.85 Tersedianya dokumen perencanaan dan pelaporan serta Ranperda peternakan 7 dokumen 7 dokumen
4 Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak 823,750,000 480,163,592 58.29 Pemeliharaan Kesehatan dan Pencegahan Penyakit Menular Ternak 80,000,000 78,812,875 98.52 Terlayaninya pencegahan dan pelayanan kesehatan hewan 1000 ekor 2960 ekor Fasilitasi Pembangunan / Rehabilitasi Puskeswan dan Sarana Pendukungnya (DAK dan pendamping DAK)
743,750,000 401,350,717 53.96 Terbangunnya puskeswan dan tersedianya sarana prasarana 2 unit 1 unit
5 Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
313,627,500 306,202,500 97.63 Sosialisasi, Monitoring, Pengawasan Peredaran dan Penggunaan Obat Hewan
26,400,000 24,100,000 91.29 Termonitornya
penggunaan obat hewan
72 PS 78 PS, 20 Peternak Monitoring Pelaksanaan UKL/UPL bidang Peternakan 27,652,500 27,652,500 100.00 Termonitoringnya pelaksanaan UKL/UPL Bidang Peternakan 80 peternak 106 peternak Pelatihan Penyusunan Ransum Unggas dan Ruminansia serta Monitoring Kredit KKPE
90,000,000 86,545,000 96.16 Terlatihnya peternak dalam pemyusunan ransum unggas 120 orang 120 orang
Pelatihan Pengolahan Susu, Daging dan Telur
21,875,000 21,875,000 100.00 Terlatihnya peternak dalam pengolahan daging, telur,susu 25 orang 25 orang Pemantauan Perkembangan Ternak Bantuan Pemerintah 20,000,000 19,980,000 99.90 Terpantaunya perkembangan ternak bantuan pemerintah 50 peternak 9892 ekor
Penilaian Pelaku Agribisnis Bidang Peternakan 15,000,000 14,850,000 99.00 Terkirimnya peternak/ kelompok ternak dalam lomba bidang peternakan 30 kelompok/ peternak 44 kelompok/ peternak
Penyusunan Data Potensi Produksi Peternakan 112,700,000 111,200,000 98.67 Tersusunnya data potensi produksi peternakan 1 buku 1 buku 6 Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan 115,000,000 115,000,000 100.0 0
Promosi atas hasil produksi peternakan unggulan daerah 115,000,000 115,000,000 100.00 Terselenggaranya promosi produk peternakan 200 ekor 365 ekor 7 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan 1,121,020,000 639,192,650 57.02 Pemeriksaan Kebuntingan Sapi Betina Produktif
40,050,000 40,050,000 100.00 Terpantaunya status reproduksi sapi akseptor IB
800 ekor 614 ekor
Sosialisasi Pemotongan
Ternak dan Pemeriksaan Produk Pangan dan Non
59,600,000 59,439,150 99.73 Terpantaunya produk pangan asal hewan
Pembangunan/Rehabilitasi/ Renovasi Sarana dan Prasarana RPH Wlingi (DAK dan Pendamping DAK)
461,250,000 380,676,000 82.53 Terbangunnya kandang peristirahatan di RPH Wlingi 1 unit 1 unit
Fasilitasi Rumah Potong
Hewan 50,000,000 49,000,000 98.00 Tersedianya
pemeliharaan dan sarana prasarana RPH
2 RPH 2 RPH
Pengembangan Teknologi
Peternakan Tepat Guna dan Pengawasan Mutu Pakan
70,000,000 69,907,500 99.87 Termonitornya bahan pakan ternak 650 sampel 707 sampel Pemantauan Penyembelihan Hewan Qurban dan Monitoring Produk Non Pangan Asal Hewan 40,120,000 40,120,000 100.00 Termonitornya hewan qurban dan bazar hewan qurban dan bazar hewan qurban 11.850 ekor, 20 pelaku usaha 13.018 ekor, 14 pelaku usaha Pembangunan/Rehabilitasi/
Renovasi Sarana dan Prasarana Peternakan (DAK dan Pendamping DAK)
400,000,000 - - Terbangunnya sarana dan prasarana peternakan 1 unit 0 unit 8 Program Pengembangan Usaha dan Lembaga Perdagangan 12,600,000 12,600,000 100.0 0 Penyelenggaraan Pasar
Murah Kabupaten Blitar Menjelang Idul Fitri
12,600,000 12,600,000 100.00 Terselenggaranya subsidi telur pasar murah
6000 paket telur 3180 paket telur 9 Program Pembinaan Lingkungan Sosial 150,000,000 136,706,000 91.14 Pembinaan Kemampuan
dan Ketrampilan Kerja Masyarakat di Lingkungan Industri Hasil Tembakau dan atau daerah hasil bahan baku industri hasil tembakau 150,000,000 136,706,000 91.14 Terlatihnya peternak. Kelompok ternak di lingkungan industri tembakau 170 peternak 180 peternak 3,617,622,500 2,721,931,656 75.24
Beberapa kegiatan yang tidak tercapai outputnya adalah sebagai berikut : 1. Fasilitasi pembangunan/ rehabilitasi puskeswan dan sarana pendukungnya (DAK
Target output kegiatan ini adalah terbangunnya/rehabilitasi 2 unit puskeswan, tetapi cuma terealisasi 1 unit puskewan di Kecamatan Binangun. Capaian kinerja tidak sesuai target karena rehabilitasi puskeswan kademangan termasuk belanja hibah, sedangkan pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Blitar tidak bisa melaksanakan hibah karena belanja bidang kesehatan belum mencapai 10 %. 2. Pemeriksaan kebuntingan sapi betina produktif
Taget kinerja kegiatan ini adalah terpantaunya status reproduksi sapi akseptor Ib sebanyak 800 ekor, tetapi terealisasi 614 ekor. Kendala selama pelaksanaan kegiatan ini antara lain sulitnya pengumpulan ternak di lokasi pengumpulan, selain itu ternak yang datang berupa ternak jantan, pedet dan ternak betina yang belum kawin sehigga tidak memenuhi target sasaran kegiatan.
3. Pembangunan/rehabilitasi/renovasi sarana dan prasarana peternakan (SILPA DAK) Kegiatan ini tidak terlaksana karena kegiatan ini merupakan belanja hibah, yaitu pembangunan Tempat Penampungan Susu pada kelompok tani/ternak. Pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Blitar belum bisa melaksanakan hibah karena belanja urusan kesehatan belum mencapai 10%, serta belum ada kelompok yang memenuhi syarat penerima bantuan hibah.
4. Penyelenggaraan pasar murah kabupaten blitar menjelang idul fitri
Realisasi output kegiatan ini adalah terfasilitasinya penjualan 3.180 paket telur, sedangkan target kinerjanya adalah 6.000 paket telur. Hal ini dikarenakan kurangnya sosialisasi pelaksanaan pasar murah kepada masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu tentang pelaksanaan pasar murah baik waktu maupun tempatnya sehingga pada saat pelaksanaan pasar murah banyak paket telur yang tidak terjual.
Urusan Perikanan ( Dinas Kelautan dan Perikanan )
Sesuai DPA Dinas Kelautan dan Perikanan total anggaran tahun 2016 awal sebesar Rp. 9.381.612.250,- untuk mendukung 9 program dan 21 kegiatan. Pemotongan anggaran DAK untuk Bidang Perikanan Tangkap dan perikanan sebesar Rp. 3.133.622.500,- yaitu pada kegiatan Pembangunan Balai Benih Ikan (DAK dan Pendamping DAK) dari anggaran DAK murni pada kegiatan tersebut semula
Rp.3.224.690.000,- menjadi Rp. 91.067.500,-Total Anggaran setelah PAK menjadi Rp. 6.393.516.689,-.
NO. PROGRAM /KEGIATAN
ALOKASI BIAYA KELUARAN (OUTPUT)
ANGGARAN REALISASI % URAIAN TARGET REALISASI SATUAN
1. Program Pelayanan Administrasi dan Perkantoran 452,406,000.00 436,861,261.00 96.56 Persentase Kecukupan Pelayanan Adminstrasi Perkantoran 100 100 % Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran 452,406,000.00 436,861,261.00 96.56 Jumlah bulan layanan Penyediaan dan Peningkatan Admnistrasi Perkantoran 12 12 bulan 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
241,376,000.00 232,817,652.00 96.45 Persentase tercukupinya sapras aparatur yang layak fungsi
100 100 %
Pemeliharaan Gedung,
Kendaraan, Perlengkapan dan Peralatan Kantor
241,376,000.00 232,817,652.00 96.45 Jumlah Bulan Layanan Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 12 12 bulan 3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
74,520,000.00 71,903,950.00 96.49 Persentase dokumen perencanaan, laporan keuangan dan kinerja SKPD yang tepat waktu Persentase dokumen perencanaan, laporan keuangan dan kinerja SKPD yang tepat waktu 100 100 % Pendataan statistik
tangkap dan perikanan dan monitoring evaluasi
60,760,000.00 58,145,000.00 95.70 Jumlah dokumen data statistik kelautan dan perikanan yang mutakhir dan laporan monev 1 dokumen, 10 laporan 1 dokumen, 10 laporan dokumen, laporan Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 13,760,000.00 13,758,950.00 99.99 Tersusunnya laporan akhir tahun 4 4 laporan 4. Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir 27,650,000.00 27,650,000.00 100.00 Persentase Peningkatan Masyarakat Pesisir Yang Mempunyai Usaha Tambahan 33 33 % Diversifikasi Usaha Masyarakat Pesisir dan PUD 27,650,000.00 27,650,000.00 100.00 Jumlah masyarakat pesisir yang mempunyai usaha tambahan 120.00 120.00 orang
5. Program Pengembangan Budidaya Perikanan 2,788,783,180 2,403,737,290 86.19 Prosentase Peningkatan Produksi Perikanan Konsumsi 18.5 11.35 % Persentase Peningkatan Produksi Perikanan Non Konsumsi (ekor) 19.5 38.36 %
Pembangunan Balai Benih
Ikan (DAK dan Pendampingan DAK)
101,067,500.00 99,655,000.00 98.60 Jumlah sarana dan
prasarana BBI yang diadakan
1 1 Paket
Pendampingan Sertifikasi
Hak Atas Tanah Pembudidaya Ikan 24,325,000.00 23,410,000.00 96.24 Jumlah bidang tanah pembudidaya yang proses administrasi kegiatan pra sertifikasinya dapat terbantu 50 50 bidang Pendampingan Pelestarian dan Pengembangan Program Anti Kemiskinan (APP)
19,140,000.00 14,835,000.00 77.51 Jumlah rumah tangga miskin yang dibantu 5 5 rtm Pemantauan dan Pencegahan
Perkembangan Hama dan Penyakit Ikan 120,011,000.00 114,224,290.00 95.18 Jumlah pelayanan pemantauan dan pencegahan kesehatan ikan dan lingkungan 50 90 pelayanan Pengembangan Sarana
dan Prasarana Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) (DAK dan Pendamping DAK)
543,797,750.00 465,118,000.00 85.53 Jumlah sarana dan
prasarana perkantoran UPP yang diadakan
1 1 Paket
Optimalisasi Balai Benih Ikan (BBI)
86,772,000.00 84,531,000.00 97.42 Jumlah BBI yang
mampu operasional
2 2 BBI
Pengembangan Sarana
dan Perasarana Budidaya di Kawasan Minapolitan
1,757,489,000 1,470,889,000 83.69 Jumlah sarana dan
prasarana budidaya yang terbangun, tersedia, terpelihara dan terehab 1 1 Paket
Realisasi belanja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar tahun 2016 sebesar Rp. 3.613.127.376,- atau 56,51%. Secara keseluruhan penyerapan anggaran pada Dinas Kelautan dan Perikanan cukup rendah disebabkan beberapa permasalahan yang timbul pada saat pelaksanaan kegiatan yaitu :
1. Program Pengembangan Perikanan Tangkap, ada anggaran sebesar Rp.1.000.000.000,- yang dialokasikan untuk pengadaan lahan kompensasi PPI Tambakrejo tidak bisa dilaksanakan karena belum ada regulasi yang mendukung kegiatan tersebut.
2. Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan, pada program tersebut ada kegiatan Pengadaan Sarana dan Prasarana Produk Non Konsumsi dan Pengadaan Sarana dan Prasarana Pemasaran Produk Non Konsumsi dan Olahan sebesar Rp. 1.400.000.000,- yang merupakan kegiatan hibah, dimana pemerintah kabupaten Blitar tahun 2016 belum bisa melaksanakan kegiatan hibah karena belum terpenuhinya anggaran untuk urusan wajibnya dibidang pendidikan dan kesehatan. 3. Program Pengembangan Sistem Penyuluhan Perikanan, sebagai program yang
memfasilitasi pembudidaya ikan, pemasar, pengolah ikan dan nelayan untuk menghadiri program bimbingan teknis, sosialisasi dan pelatihan diluar daerah hanya dapat memberangkatkan peserta dalam jumlah sedikit karena minimnya jumlah undangan pelaksanaan kegiatan tersebut oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, UPTD Pusat maupun UPTD Provinsi
4. Ada sisa anggaran pada pengadaan barang/jasa dibeberapa kegiatan, seperti di Program Pengembangan Budidaya Perikanan, kegiatan Pengembangan Sarana dan Prasarana di Kawasan Minapolitan (DAK) berupa pembangunan jalan produksi ada sisa kontrak cukup besar yaitu Rp. 286.600.000,-,
K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp K Rp 1 3,959,927,50018.67 739,143,419 18.24 722,165,367 32.10 2,619,155,365 75.24 895,690,844 75.24 895,690,844 75.24 22.62 Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran
Nihil Nihil Nihil Nihil 1 475,150,000 24.72 117,454,844 47.20 224,265,931 68.40 324,995,399 92.34 39,564,676 92.34 39,564,676 92.34 8.33
Peningkatan
sarana dan prasarana aparatur
Nihil Nihil Nihil Nihil 1 444,500,000 98.71 438,765,000 17.01 75,594,711 34.56 153,629,711 98.49 501,516,411 98.49 501,516,411 98.49 112.83
Peningkatan Pengemban gan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Nihil Nihil Nihil Nihil 100% 125,000,000 4.10 5,122,300 15.21 19,007,300 23.17 28,957,300 95.85 53,626,300 95.85 53,626,300 95.85 42.90
Pemelihara an Kesehatan dan Pencegahan Penyakit Menular Ternak
Nihil Nihil Nihil Nihil 100% 80,000,000 3.85 3,079,475 75.26 60,208,375 88.56 70,848,375 98.52 78,812,875 98.52 78,812,875 98.52 98.52
Fasilitasi Pembangunan /Rehabilitasi Puskeswan dan Sarana Pendukungnya (DAK dan
Nihil Nihil Nihil Nihil 100% 743,750,000 0.00 - 0.55 4,116,000 13.52 100,581,000 53.96 401,350,717 53.96 401,350,717 53.96 53.96 DINAS PETERNAKAN Program Pelayanan Program Peningkatan Program Peningkatan Program Pencegahan dan 13 = 12/7 x 100% 14 = 6 + 12 15=14/5 x100% 16 17 7 8 9 10 11 12 = 8+9+10+11 1 2 3 4 5 6
Tingkat Capaian Kinerja Dan Realisasi Anggaran RPJMD s/d Tahun 2016 (%)
Unit SKPD (Penanggung
Jawab) Ket.
I II III IV
Realisasi Kinerja dan Anggaran RPJMDs/d tahun 2016 (Akhir Tahun Pelaksanaan RKPD Tahun 2016) Realisasi Capaian Kinerja Renstra RPJMD s.d. RKPD Tahun Lalu (2015)
Target Kinerja dan Anggaran RENJA Tahun berjalan yg dievaluasi
(2016)
Realisasi Kinerja Pada Triwulan Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran RKPD yang Dievaluasi
(2016)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran RKPD
Tahun 2016 (%) Formulir Evaluasi Hasil RKPD
KABUPATEN BLITAR Tahun 2016 No Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiata n Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Target RPJMD pada Tahun .... s/d tahun …. (Periode RPJMD)
2.2 Analisis kinerja pelayanan SKPD
Berdasarkan Tujuan RPJMD, Sasaran RPJMD dan Indikator Sasaran RPJMD tersebut, maka dirumuskan Indikator Kinerja Dinas peternakan dan Perikanan sesuai dengan tugas dan fungsinya, target capaian serta capaian kinerjanya pada tahun 2016 adalah sebagai berikut.
a. Urusan Pertanian
No Indikator Target Renstra Realisasi Proyeksi Capaian Catatan
analisis 2016 2017 2018 2019 2016 2017 2018 2019 1 Prosentase ketercukupan administrasi perkantoran 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 2 Prosentase ketercukupan sarana dan prasarana aparatur 94 % 95 % 96 % 97 % 94 % 95 % 96 % 97 % 3 Prosentase pemenuhan kinerja berdasarkan perjanjian kinerja 100 100 100 100 100 100 100 100 4 Prosentase peningkatan populasi ternak 1 % 1 % 1 % 1 % 1,7 % 1 % 1 % 1 % 5 Angka kejadian kasus KLB Penyakit Ternak 0 0 0 0 0 0 0 0 6 Kenaikan Jumlah Kelompok dan ternak binaan 25 50 75 100 128 50 75 100 7 Jumlah pengawasan mutu 12.387 12.500 13.000 13.100 13.632 12.500 13.000 13.100
melebihi target yaitu, Prosentase peningkatan populasi ternak, Kenaikan Jumlah Kelompok dan ternak binaan dan Jumlah pengawasan mutu.
b. Urusan kelautan dan perikanan
No Indikator Target Renstra Realisasi Proyeksi Capaian Catatan analisis 2016 2017 2018 2019 2016 2017 2018 2019 1 Persentase Kecukupan Administrasi Perkantoran dan Sapras (%) 100 100 100 100 100 100 100 100 2 Persentase pemenuhan jenis/dokumen perencanaan, laporan kinerja dan keuangan yang tepat waktu (%) 100 100 100 100 100 100 100 100 3 Persentase Pemenuhan kinerja berdasarkan perjanjian kinerja (%) 100 100 100 100 100 100 100 100 4 Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya (ton) 2.602,74 5767,74 9067,74 12472,74 1.662,3 5767,74 9067,7 4 12472, 74 5 Peningkatan hasil tangkapan dalam setiap upaya penangkapan (ton) 23,55 123,55 323,55 423,55 (1.327,0 5) 123,55 323,5 5 423,55
Realisasi kinerja urusan kelautan dan perikanan tahun 2016, untuk capaian produksi perikanan tangkap dan budidaya tidak mencapai target yang ditetapkan. Hal tersebut dikarenakan antara lain :
1. Jumlah produksi perikanan tangkap menurun sangat tajam, karena produksi perikanan tangkap sangat tergantung kepada kondisi alam, bila kondisi alam kondusif maka hasilnya akan bagus atau naik dan bila kondisi alam tidak kondusif maka hasilnya akan jelek atau turun. Pada tahun 2016 dari tahun sebelumnya
pembudidaya ikan Gurami yang beralih membudidayakan ikan Nila, selain itu kondisi cuaca yang kurang mendukung usaha budidaya ikan, dan serangan penyakit.
Adapun solusi dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut adalah Pengaruh alam atau kondisi lingkungan pada produksi perikanan dapat diminimalisir dengan rekayasa atau pengendalian terhadap lingkungan antara lain dengan perbaikan sarana prasarana produksi dan aplikasi obat-obatan dan probiotik.
2.2 Isu – isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi SKPD
Analisis SWOT isu strategis Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar adalah sebagai berikut :
Analisis SWOT Isu-Isu Strategis
Strength (S) Weakness (W)
Potensi Sumberdaya
Kelautan dan Perikanan yang cukup besar
Keterbatasan aparatur dalam jumlah maupun kualifikasi
Adanya regulasi tentang pengembangan kawasan budidaya dan akses permodalan pelaku usaha perikanan
Ketersediaan sarana
prasarana penunjang kinerja internal kelembagaan yang terbatas
Dukungan anggaran
Pemerintah Kabupaten Blitar yang konsisten
Lemahnya koordinasi dan komunikasi lintas bidang Lingkungan Sumberdaya Ikan
yang relatif belum tercemar
Pengembangan perikanan belum optimal dan terpadu Tingginya potensi usaha
peternakan di wilayah Kab. Blitar
Masih adanya Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS)
Meningkatnya penanganan kasus Penyakit Menular Hewan Strategis ( PHMS )
Fluktuasi Harga produk peternakan dan sarana prasarana peternakan
Dukungan Anggaran
Pemerintah Daerah yang konsisten
Keterbatasan jumlah pakan dan bibit yang berkualitas Dukungan lingkungan kerja
yang kondusif
Kurangnya jumlah dan kualitas SDM
Adanya komintmen kerja yang konsisten antara pimpinan dan pelaksana
Kurangnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana perkantoran
Kerjasama antar pegawai mendukungan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi
Menciptakan efektitifitas organisasi melalui pemenuhan administrasi perkantoran serta sarana dan prasarana secara kualitas maupun kuantitas
O p p o rt u n it y (O ) Adanya perkembangan teknologi budidaya dan penangkapan ikan Mendorong peningkatan produksi melalui pengembangan dan
pemberdayaan pelaku usaha dan kelembagaan perikanan budidaya
1. Meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan organisasi melalui pemenuhan admnistrasi perkantoran dan sarana prasarana aparatur 2. Mengoptimalkan sistem perencanaan, pelaporan dan peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur untuk mewujudkan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja Adanya program kegiatan kelautan dan perikanan pusat Tingginya potensi pasar nasional dan internasional Jumlah pembudidaya dan nelayan yang cukup besar Kekompakan SKPD terkait dalam pemenuhan bahan pakan ternak
Peningkatan kualitas mutu bibit dan pakan ternak
Intensifikasi penanggulangan penyakit ternak Th re at ( T) Pelanggaran Peraturan Kelautan dan Perikanan dalam penangkapan Ikan Mengembangkan upaya perikanan tangkap untuk mengoptimalkan produktivitas Mendorong peningkatan produksi melalui pengembangan dan
pemberdayaan pelaku usaha dan kelembagaan perikanan budidaya Kualitas Sarana dan Prasarana Budidaya dan Tangkap yang kurang memadai Rendahnya kualitas SDM dan Kelembagaan
Perikanan Penurunan kualitas lingkungan kelautan dan perikanan Tuntutan pasar akan ketersediaan ternak yang sehat dan produknya yang ASUH
Pengembangan produk hasil
peternakan dan penguatan modal Adanya investor Asing yang masuk ke Indonesia ( MEA )
Berdasarkan hasil analisis SWOT tersebut dapat dihasilkan tujuh (7) Strategi (St.) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabipaten Blitar antara lain;
1) Meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan organisasi melalui pemenuhan administrasi perkantoran dan sarana prasarana aparatur
2) Mengoptimalkan sistem perencanaan, pelaporan dan peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur untuk mewujudkan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja
3) Peningkatan kualitas mutu bibit dan pakan ternak
4) Intensifikasi pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak 5) Pengembangan produk hasil peternakan dan penguatan modal
6) Mendorong peningkatan produksi melalui pengembangan dan pemberdayaan pelaku usaha dan kelembagaan perikanan budidaya
7) Meningkatkan produksi perikanan tangkap melalui pengembangan perikanan tangkap
Merujuk pada strategi yang telah dirumuskan, maka ditetapkan beberapa kebijakan teknis untuk mendukung implementasi strategi tersebut. Kebijakan disusun
kelembagaan, dan perspektif keuangan. Kebijakan untuk lima tahun kedepan adalah sebagai berikut.
Strategi 1:
Meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan organisasi melalui pemenuhan administrasi perkantoran dan sarana prasarana aparatur
No Perspektif Kebijakan Umum Program
1 Perspektif 1: Masyarakat 2 Perspektif 2: Proses Internal Menjamin terpenuhinya layanan administrasi perkantoran dan sarana prasarana aparatur
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3 Perspektif 3:
Kelembagaan 4 Perspektif 4:
Keuangan - -
Strategi 2:
Mengoptimalkan sistem perencanaan, pelaporan dan peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur untuk mewujudkan profesionalisme dan akuntabilitas kinerja
No Perspektif Kebijakan Umum Program
1 Perspektif 1: Masyarakat - - 2 Perspektif 2: Proses Internal Mendorong optimalisasi pemanfaatan sistem
perencanaan dan pelaporan
Program Perencanaan, penganggaran, pengendalian dan Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 3 Perspektif 3: Kelembagaan Penguatan kapasitas aparatur dalam penyelenggaraan kerja keorganisasian
Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
4 Perspektif 4:
Keuangan - -
Strategi 3:
Peningkatan kualitas mutu bibit dan pakan ternak No
Masyarakat ketersediaan produk hasil peternakan Hasil Peternakan Prespektif 2: Proses internal Prespektif 3: Kelembagaan Prespektif 4: Keuangann Strategi 4:
Intensifikasi pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak No
Prespektif Kebijakan Umum Program
Prespektif 1 : Masyarakat
Menjamin kondisi ternak bebas penyakit
Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak Prespektif 2: Proses internal Prespektif 3: Kelembagaan Prespektif 4: Keuangann Strategi 5:
Pengembangan produk hasil peternakan dan penguatan modal No
Prespektif Kebijakan Umum Program
Prespektif 1 : Masyarakat
Menjamin kualitas produk pangan asal hewan layak konsumsi dan produk non pangan asal hewan layak pakai
Program pengawasan mutu / kualitas produk peternakan
Prespektif 2: Proses internal Prespektif 3: Kelembagaan Menjamin adanya peningkatan kapasitas manajemen kelembagaan dan SDM peternak
Program Pembinaan Lingkungan Sosial
beternak Produksi Peternakan Strategi 6:
Mendorong peningkatan produksi melalui pengembangan dan pemberdayaan usaha dan kelembagaan perikanan budidaya
No Perspektif Kebijakan Umum Program
1 Perspektif 1: Masyarakat Meningkatkan produktivitas perikanan budidaya melalui ekstensifikasi dan intensifikasi Pengembangan Perikanan Budidaya- 2 Perspektif 2: Proses Internal - - 3 Perspektif 3: Kelembagaan 4 Perspektif 4: Keuangan - - Strategi 7:
Meningkatkan produksi perikanan tangkap melalui pengembangan perikanan tangkap
No Perspektif Kebijakan Umum Program
1 Perspektif 1: Masyarakat Mengoptimalkan intensifikasi perikanan tangkap untuk meningkatkan produktivitas Pengembangan Perikanan Tangkap 2 Perspektif 2: Proses Internal - - 3 Perspektif 3: Kelembagaan
Penjabaran program dan kegiatan terhadap pencapaian visi misi Kepala Daerah Kabupaten Blitar dapat dilihat pada pohon kinerja Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar sebagai berikut :
2.3 Review terhadap Rancangan Awal RKPD
Arah pembangunan Kabupaten Blitar dalam kurun waktu lima tahun (tahun 2016-2021) pada dasarnya adalah proses perubahan sosial ekonomi masyarakat menuju ke arah yang lebih sejahtera, maju dan berdaya saing dalam bidang ekonomi, baik domestik maupun regional, Asean maupun internasional.
Tema Rancangan Awal RKPD Kabupaten Blitar tahun 2018 adalah “Penguatan SDM dan usaha mikro serta pengembangan kawasan perdesaan berbasis potensi unggulan yang berwawasan lingkungan dengan didukung peningkatan infrastruktur”. Dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Blitar tahun 2018 ditetapkan sebagai berikut :
1. Penguatan SDM di Bidang pendidikan, kesehatan dan penumbuhan wirausaha baru 2. Penguatan usaha mikro berbasis potensi unggulan
3. Pengembangan kawasan perdesaan 4. Peningkatan infrastruktur
Sesuai rancangan awal RKPD Kabupaten Blitar, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mendukung pencapaian prioritas ke-1 dengan sasaran daerah yaitu :
1. Meningkatnya kompetensi tenaga kerja
- Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak - Pengawasan Mutu/ Kualitas Produk Peternakan - Peningkatan Produksi Peternakan
- Pengembangan Budidaya Perikanan - Pengembangan Perikanan Tangkap 2. Menumbuhkan wirausaha baru
- Program Pembinaan Usaha Agribisnis Peternakan - Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan
Dari analisis kebutuhan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, selain program tersebut diatas diperlukan Program rutin pendukung pelaksanaan kegiatan yaitu :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD TAHUN 2018 DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN
No Rancangan Awal RKPD Hasil Analisis Kebutuhan Catatan
penting PROGRAM/ KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET CAPAIAN PAGU INDIKATIF (Rp.000) PROGRAM/ KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET CAPAIAN PAGU INDIKATIF (Rp.000) 1 Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit ternak Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pelayanan dan pencegahan penyakit hewan 4,5 % 533.000.000 Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit ternak Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pelayanan dan pencegahan penyakit hewan 4,5 % 533.000.000 2 Pengawasan mutu/kualitas produk peternak Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pengawasan bahan/produk peternakan 1,5 % 710.000.000 Pengawasan mutu/kualitas produk peternak Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pengawasan bahan/prod uk peternakan 1,5 % 710.000.000 3 Peningkatan Produksi Peternak Dinas Peternakan dan Perikanan Prosentase peningkatan produksi daging, telur, susu 0,5 % 706.800.000 Peningkatan
Produksi Peternak Dinas Peternakan dan Perikanan Prosentase peningkatan produksi daging, telur, susu 0,5 % 706.800.000 4 Pengembangan Budidaya Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan produksi perikanan konsumsi 2.602,74 ton 10.145.330 Pengembangan Budidaya Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan produksi perikanan konsumsi 2.602,74 ton 10.145.330 Peningkatan produksi perikanan non konsumsi 234.242.000 ekor Peningkatan produksi perikanan non konsumsi 234.242.00 0 ekor
5 Pengembangan Perikanan Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan produksi perikanan tangkap 14,53 2.235.000.000 Pengembangan Perikanan Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan produksi perikanan tangkap 14,53 2.235.000.00 0 6 Peningkatan Pembinaan Usaha Agribisnis Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pembinaan usaha dan agribisnis peternakan 22 % 480.000.000 Peningkatan Pembinaan Usaha Agribisnis Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pembinaan usaha dan agribisnis peternakan 22 % 480.000.000 7 Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternak Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pemasaran hasil peternakan 5 % 305.000.000 Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternak Dinas Peternakan dan Perikanan Peningkatan pemasaran hasil peternakan 5 % 305.000.000 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Dinas Peternakan dan Perikanan Presentase kecukupan layanan administrasi perkantoran 100 % 955.000.000 Program Peningkatan sarana dan Prasarana Aparatur Dinas Peternakan dan Perikanan Presentase tercukupiny a sarpras aparatur dengan kondisi layak fungsi 100 % 690.000.000 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aaparatur Dinas Peternakan dan Perikanan Presentase aparatur yang mengikuti diklat/bimte k/ sosialisasi 100 % 160.000.000
Program Perencanaan, Penganggaran dan pengendalian Kinerja Keuangan Dinas Peternakan dan Perikanan Presentase jumlah dokumen perencanaan , laporan keuangan dan kinerja SKPD yang tepat waktu 100 % 275.000.000
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Proses usulan kegiatan dilakukan dari bawah dimulai dari musrenbang tingkat desa dilanjutkan tingkat kecamatan dan Kabupaten. Dalam prosesnya usulan dari desa diakomodir di tingkat kecamatan dan disesuaikan dengan usulan dari masing- masing SKPD yang disampaikan melalui Musrenbang kecamatan. Dari Musrenbang tingkat kecamatan yang dihadiri oleh semua SKPD teknis dihasilkan usulan yang dibagi dalam tiga ( 3 ) bidang yaitu Sosial Budaya, Ekonomi dan Sarana dan Prasarana. Dari tiga bidang tersebut dibawa oleh masing –masing perwakilan dari kecamatan untuk dikawal dan dipertahankan di Musrenbang tingkat Kabupaten dengan dukungan dari anggota DPRD dapil masing-masing.
Dari Musrenbang tingkat kecamatan didapatkan beberapa usulan di bidang peternakan dan perikanan dalam proses perencanaan awal RKPD dengan program dan kegiatan yang telah disetujui di dalam pelaksanaan APBD Tahun 2018, memang beberapa usulan yang diajukan didalam rancangan awal RKPD tidak sama dengan alokasi rencana yang telah ditetapkan. Hal tersebut disebabkan karena adanya beberapa perubahan - perubahan mengenai peraturan-peraturan perundang-undangan, kebijakan dan arahan baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam mewujudkan target dan sasaran pembangunan nasional terutama dalam mensejahterakan masyarakat dibidang peternakan dan perikanan.
Beberapa usulan dari masyarakat yang disampaikan melalui musrenbang adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan pembinaan dan pelatihan SDM peternak kecil (ternak kambing) 2. Pelatihan kelompok ternak
3. Pelatihan Pemeliharaan Ternak Puyuh
4. Pelatihan Peningkatan Kapasitas Peternak dan Pemberian Bantuan Modal Peternakan Kambing
5. Bantuan modal berupa bibit ternak dan alat pakan 6. Bantuan modal bibit ikan
Untuk usulan pelatihan dapat diakomodir pada rencana kerja tahun 2018 tetapi usulan bantuan modal belum dapat diakomodir karena setelah dilakukan penelusuran dan verifikasi kelompok/ masyarakat yang mengusulkan kegiatan tersebut belum
Selain usulan dari masyarakat, terdapat usulan aspiratif dari anggota dewan yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran DPRD. Usulan melalui pokok pikiran DPRD beserta hasil penelaahannya disampaikan dalam tabel berikut :
RUMUSAN USULAN PROGRAM/KEGIATAN PER - DAPIL TAHUN 2018 HASIL PENELAAHAN POKOK - POKOK PIKIRAN DPRD
KABUPATEN BLITAR NO KEL. PRIORI TAS PROGRAM/ KEGIATAN INDIKATOR
KINERJA VOL LOKASI
SKPD TERKAIT DAPIL PENGUSUL FISIK/ NON FISIK KET. NAMA ANGGOTA DEWAN KOMISI RUMPUN BIDANG pada BAPPEDA
LOKASI HASIL VERIVIKASI ( SKPD ) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 417 2 Bantuan Kambing Meningkatnya Pemberdayaan Ekonomi di daerah Pokmas Kel./ Kec Garum Dinas Peternakan dan Perikanan
II Non Fisik H..ABDUL
MUNIB, SIP
KOMISI 2
Ekonomi garum Kelompok
berbadan hukum pada Tahun 2016 sehingg pada Tahun 2018 Belum 3 ( tiga ) tahun Tidak Memenuhi Persyarata n 418 2 Bantuan Kambing Meningkatnya Pemberdayaan Ekonomi di daerah Pokmas Kel. Tawangsari Kec. Garum Dinas Peternakan dan Perikanan
II Non Fisik H..ABDUL
MUNIB, SIP
KOMISI 2
Ekonomi garum Kelompok
berbadan hukum pada Tahun 2016 sehingg pada Tahun 2018 Belum 3 ( tiga ) tahun Tidak Memenuhi Persyarata n 419 2 Bantuan Kambing Meningkatnya Pemberdayaan Ekonomi di daerah Pokmas Kel. Sumberdiren Kec. Garum Dinas Peternakan dan Perikanan
II Non Fisik H..ABDUL
MUNIB, SIP
KOMISI 2
Ekonomi garum Kelompok
berbadan hukum pada Tahun 2016 sehingg pada Tahun 2018 Belum 3 ( tiga ) tahun Tidak Memenuhi Persyarata n 420 2 Bantuan Kambing Meningkatnya Pemberdayaan Ekonomi di daerah Pokmas Kel. Bence Kec. Garum Dinas Peternakan dan Perikanan
II Non Fisik H..ABDUL
MUNIB, SIP
KOMISI 2
Ekonomi garum Kelompok
berbadan hukum pada Tahun 2016 sehingg pada Tahun 2018 Belum 3 ( tiga ) tahun Tidak Memenuhi Persyarata n
649 2 Bantuan hibah kelompok pembudiday a ikan ( POKDAKAN ) “BAROKAH MAJU LANCAR BANGLE” Meningkatkan Produktifitas Budidaya Ikan Desa Bangle Kec. Kanigoro Dinas Peternakan dan Perikanan
V Non Fisik H. NUR
FATHONI, ST
KOMISI 3
Litbang kanigoro Kelompok
berbadan hukum pada Tahun 2016 sehingg pada Tahun 2018 Belum 3 ( tiga ) tahun Tidak Memenuhi Persyarata n 670 Bantuan Hibah Kelompok Ternak NGUDI MULYO Desa Gogodeso, Kec. Kanigoro Dinas Peternakan dan Perikanan
V Non Fisik H. NUR
FATHONI, ST KOMISI 3 Litbang kanigoro Tidak Memenuhi Persyarata n 743 1 Pelatihan Budidaya Ikan Gurami Kecamatan Kanigoro Dinas Peternakan dan Perikanan
V Non Fisik H. NUR
FATHONI, ST KOMISI 3 Ekonomi kanigoro Memenuhi Persyarata n 744 1 Pelatihan Budidaya Ikan Lele Kecamatan Kanigoro Dinas Peternakan dan Perikanan
V Non Fisik H. NUR
FATHONI, ST KOMISI 3 Ekonomi kanigoro Memenuhi Persyarata n 745 1 Pelatihan Budidaya Ikan Patin Kecamatan Kanigoro Dinas Peternakan dan Perikanan
V Non Fisik H. NUR
FATHONI, ST KOMISI 3 Ekonomi kanigoro Memenuhi Persyarata n 746 1 Pelatihan Budidaya Kambing Kelompok Ternak NGUDI MULYO Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Dinas Peternakan dan Perikanan
V Non Fisik H. NUR
FATHONI, ST
KOMISI 3
Ekonomi kanigoro Memenuhi
Persyarata n 124 2 Pelatihan Pembuatan Alat Tangkap dan Alat Bantu Penangkap 4 Paket DS. KALIGAMBIR , DS. SUMBERSIH, DS. SERANG. KEC. Dinas Peternakan dan Perikanan IV NON FISIK HARYO K KOMISI 1 Ekonomi panggungr ejo Memenuhi Persyarata n
Ikan PANGGUNG REJO 210 2 Bantuan Hibah / Bansos Budidaya Ikan "Gemah Ripah" Kel. Tangkil, Kec. Wlingi Dinas Peternakan dan Perikanan
III Non Fisik PANOTO KOMISI
1 Litbang wlingi Tidak Memenuhi Persyarata n 217 2 Hibah Usaha Budi Daya Koi "Gemah Ripah" Dsn. Selotumpuk Ds. Tangkil, Kec. Wlingi Dinas Peternakan dan Perikanan
III Non Fisik PANOTO KOMISI
1
Litbang wlingi Kelompok belum
masuk ke dalam Data base Kelompok Pembudidaya Ikan ( Pokdakan ) Tidak Memenuhi Persyarata n 1008 2 Bantuan alat pembuat pakan fermentasi ternak kambing / sapi Berkembangny a industri kecil menengah dan sentra industri potensial 6 unit Kec. Wonodadi Dinas Peternakan dan Perikanan I Non Fisik Drs. H. ANSHORI BAIDLOWI, SH KOMISI 3
Ekonomi wonodadi Kelompok
berbadan hukum pada Tahun 2016 sehingg pada Tahun 2018 Belum 3 ( tiga ) tahun Tidak Memenuhi Persyarata n 878 1 Pelatihan budi daya moa Memberikan pengetahuan dan memberdayak an masyarakat Sanakulon, Nglegok Garum dan Talun Dinas Peternakan dan Perikanan
II Non fisik H. CANDRA
PURNAMA, SH KOMISI 3 Ekonomi Memenuhi Persyarata n
BAB III
TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN
3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional
Sasaran Strategis Kementerian Pertanian merupakan indikator kinerja Kementerian Pertanian dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Sasaran yang ingin dicapai dalam dalam periode 2015-2019 adalah :
1. Swasembada padi, jagung dan kedelai serta peningkatan produksi daging dan gula 2. Peningkatan diversifikasi pangan
3. Peningkatan komoditas bernilai tambah, berdaya saing dalam memenuhi pasar ekspor dan substitusi impor
4. Penyediaan bahan baku bioindustri dan bioenergi 5. Peningkatan pendapatan keluarga petani
6. Akuntabilitas kinerja aparatur pemerintah yang baik
sasaran utama prioritas nasional bidang pangan pertanian periode 2015-2019 adalah:
1. Tercapainya peningkatan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi dalam negeri (Produksi daging sapi untuk mengamankan konsumsi daging sapi di tingkat rumah tangga).
2. Terwujudnya peningkatan distribusi dan aksesibilitas pangan yang didukung dengan pengawasan distribusi pangan untuk mencegah spekulasi, serta didukung peningkatan cadangan beras pemerintah dalam rangka memperkuat stabilitas harga.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Sasaran strategis dan sasaran prioritas Renstra Kementerian Pertanian 2015-2019 Dinas Peternakan telah mentargetkan produksi daging di wilayah Kab. Blitar. Dan dari target Tahun 2011-2016 Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Blitar dapat merealisasikan sesuai target.
Namun pada ketersediaan swasembada padi, jagung dan kedelai di wilayah Kab. Blitar belum mampu memenuhinya. Hal ini ditandai dengan sering terjadinya kelangkaan jagung di wilayah Kab. Blitar. Padahal jagung merupakan unsur utama pada bahan
Sedangkan pada tingkat Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Sasaran Perencanaan strategis Dinas Peternakan Kabupaten Blitar tentunya dapat mempertimbangkan sasaran Renstra institusi pada tingkat Kementerian dan Provinsi tersebut diatas.
Dukungan Dinas Peternakan Kab. Blitar dalam rangka melaksanakan Renstra Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur adalah:
1. Penyediaan sumber protein hewani di Kabupaten Blitar dengan meningkatnya kuantitas dan kualitas bibit ternak serta meningkatnya populasi, produksi dan prduktifitas ternak.
2. Peningkatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ternak strategis 3. Peningkatan pengawasan program Pangan Asal Hewan (PAH) menuju ASUH.
Dalam urusan kelautan dan perikanan, sesuai arah kebijakan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam RPJMD Tahun 2014 – 2019 dari 5 (lima) misi yang telah ditetapkan, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur menindaklanjuti misi ke - 2 (dua) yaitu Meningkatkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing, berbasis agrobisnis/ agroindustri, dan industrialisasi dan misi ke – 3 yaitu Meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan dan penataan ruang, maka dari itu strategi dan arah kebijakan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur diimplementasikan sebagai berikut :
A. Strategi
a. Peningkatan SDM Perikanan dan Kelautan b. Penerapan teknologi perikanan dan kelautan
c. Fasilitasi sarana prasarana budidaya, penangkapan serta pengolahan dan pemasaran hasil perikanan
B. Kebijakan
a. Peningkatan kapasitas masyarakat perikanan dan kelautan b. Pengembangan Perikanan Budidaya
c. Pengembangan Perikanan Tangkap
d. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan e. Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat
f. Pengelolaan Kelautan, Pesisir dan Pengawasan g. Reformasi birokrasi dan pelayanan publik
Dengan strategi dan arah kebijakan seperti tersebut diatas, maka dampak yang menjadi harapan adalah percepatan pertumbuhan ekonomi (berkualitas dan berkelanjutan) pada sektor perikanan dan kelautan. Dampak yang lain adalah perluasan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat perikanan dan kelautan
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Dinas Peternakan dan Perikanan
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar untuk masa tahun 2018 menetapkan tujuan dengan rumusan sebagai berikut :
Urusan Pertanian
No TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN
1 Meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan aparatur
Terwujudnya manajemen organisasi yang profesional
Prosentase kecukupan administrasi perkantoran dan sarana prasarana Prosentase pemenuhan
jenis/ dokumen
perencanaan, laporan kinerja dan keuangan yang tepat waktu
Meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur
Prosentase pemenuhan kinerja berdasarkan perjanjian kinerja 2 Meningkatkan derajat ekonomi masyarakat Meningkatkan usaha peternakan
Jumlah populasi ternak Meningkatkan status
kualitas kesehatan ternak
Jumlah kasus KLB penyakit ternak yang tertangani Meningkatkan pembinaan
kelembagaan usaha
peternakan
Jumlah Kelompok ternak dan peternak binaan Meningkatnya
pengawasan
bahan/produk peternakan
Jumlah pengawasan
mutu bahan/produk
Urusan kelautan dan Perikanan
Tujuan Sasaran Indikator Sasaran
T.1 Meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan aparatur yang akuntable dan profesional S.1 Terwujudnya Manajemen Organisasi Yang Profesional S.1.1 Persentase Kecukupan Administrasi
Perkantoran dan Sapras
S.2 Meningkatkan akuntabilitas kinerja dan profesionalitas aparatur S.2.1 Persentase pemenuhan dokumen perencanaan, laporan kinerja dan keuangan yang tepat waktu S.2.2 Persentase Pemenuhan kinerja berdasarkan perjanjian kinerja T.2 Meningkatkan produksi dan produktifitas hasil perikanan budidaya dan tangkap berkelanjutan S.3 Meningkatnya persentase produksi perikanan budidaya S.3.1 Peningkatan produksi perikanan budidaya S.4 Meningkatya persentase produksi perikanan tangkap S.4.1 Peningkatan produksi perikanan tangkap
3.2 Program dan Kegiatan a. Program
Program pembangunan peternakan dan perikanan tahun 2018 pada dasarnya melanjutkan program tahun sebelumnya untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan dan perikanan serta untuk menghasilkan produk-produk unggulan yang berdaya saing tinggi guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi serta penyediaan bahan baku industri melalui peningkatan usaha secara terpadu, dinamis dan berbasis agroekosistem untuk mewujudkan agribisnis yang tangguh.
Urusan Pertanian
Rencana Program dan Kegiatan urusan pertanian adalah sebagai berikut: 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
- Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
- Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
- Pendidikan dan Pelatihan Formal
- Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
- Penyusunan dokumen perencanaan kinerja dan keuangan - Penyusunan dokumen pelaporan kinerja dan keuangan
- Penyusunan peraturan daerah bidang peternakan dan perikanan - Pendataan statistik tangkap dan perikanan dan monitoring dan evaluasi - Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 5. Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
- Fasilitasi pengembangan ternak dan sarana pendukung
- Monitoring dan pembinaan kelompok ternak penerima bantuan pemerintah - Verifikasi kelompok calon lokasi/penerima bantuan ternak pemerintah dan
sarana pendukung
- Penyusunan data potensi Peternakan
- Pembinaan, pengawasan mutu dan peredaran bibit ternak
- Pembinaan dan peningkatan kapasitas dalam rangka optimalisasi IB - Pembinaan, Pengembangan dan sosialisasi mutu pakan ternak - Pemeriksaan kebuntingan sapi produktif
- Pengembangan teknologi peternakan tepat guna dan pengawasan mutu pakan
6. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
- Pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak - Pembinaan medic/paramedik veteriner
- Fasilitasi puskeswan
- Pelaksanaan dan monitoring penanganan penyakit ternak - Pemeriksaan dan pengawasan lalu lintas ternak
7. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan - Promosi atas hasil produksi peternakan unggulan daerah - Fasilitasi pasar murah di Kabupaten Blitar menjelang Idhul Fitri - Pendampingan kegiatan pelayanan informasi pasar
- Fasilitasi sarana dan prasarana pasar produksi peternakan 8. Program Peningkatan Pembinaan Usaha dan Agribisnis Peternakan
- Monitoring pelaksanaan UKL/UPL Bidang Peternakan - Fasilitasi pertemuan dan pelatihan kelompok ternak - Pelatihan kelompok agribisnis peternakan
- Pendampingan lomba nasional
- Penilaian kelompok agribisnis peternakan - Pembinaan pengguna kredit bidang peternakan 9. Program Pengawasan Mutu/ Kualitas Produk Peternakan
- Pengawasan, pemeriksaan dan pembinaan produk pangan asal hewan - Monitoring dan pengawasan produk non pangan asal hewan
- Fasilitasi RPH
- Pembinaan dan sosialisasi pemotongan ternak
- Pembangunan/rehabilitasi/renovasi sarana dan prasarana peternakan - Monitoring dan pengawasan penyembelihan hewan qurban
- Pembinaan pelaku usaha untuk memperoleh Nomor Kontrol Veteriner (NKV) - Pembinaan kemampuan dan ketrampilan bagi pelaku usaha produk non
pangan asal hewan
10. Program Pengembangan Perikanan Budidaya
- Pengembangan Sarana dan Prasarana Budidaya di Kawasan Minapolitan (DAK)
- Kegiatan Pembangunan Balai Benih Ikan ( DAK dan Pendamping DAK ) - Pengembangan Pelaksanaan Demfarm Budidaya Ikan
- Kegiatan Pendamping Pelestarian dan Pengembangan Program Anti Kemiskinan (APP)
- Pemantauan dan pencegahan perkembangan hama dan penyakit ikan - Kegiatan Diseminasi Teknologi Anjuran Perikanan Budidaya
- Kegiatan Worshop Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan - Kegiatan Pengembangan Program Pakan Mandiri
- Kegiatan Pengembangan Budidaya Minapadi
- Kegiatan Pengembangan Sarana dan Prasarana Budidaya di Kawasan Agropolitan
- Kegiatan Gelar Produk Perikanan Budidaya - Kegiatan Optimalisasi Balai Benih Ikan ( BBI )
- Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana Unit Pembenihan Rakyat (UPR)
- Kegiatan Diversifikasi Usaha Budidaya Ikan 2. Program Pengembangan Perikanan Tangkap
- Kegiatan Pengelolaan dan Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan - Kegiatan pengembangan prasarana perikanan tangkap
- Kegiatan pengembangan prasarana pendukung perikanan tangkap - Kegiatan Pendaftaran Kapal Perikanan
- Kegiatan Fasilitasi Peralatan Penangkap Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan
- Kegiatan Restoking Sumberdaya kelautan dan Perikanan - Kegiatan Penerapan Teknologi Penangkapan Ikan
- Kegiatan Penyediaan Armada Penangkapan Ikan untuk Nelayan Kecil - Kegiatan Diversifikasi Keluarga Nelayan
- Kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan usaha Nelayan dan kesadaran nelayan terhadap peraturan perundang-undangan
BAB IV PENUTUP
Sebagai uraian penutup dari Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENJA SKPD) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Tahun 2018, akan disampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Penyusunan Rencana Kerja SKPD yang pada hakekatnya merupakan rencana capaian kinerja tahunan ini disusun dengan memperhatikan program dan kegiatan dalam Renstra Dinas Peternakan dan Perikanan serta mengacu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagaimana Nota Kesepakatan antara Kepala Daerah Kabupaten Blitar dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Blitar tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017 serta Prioritas dan Plafon Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017.
2. Bahwa untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Rencana Strategis Dinas Peternakan dan Perikanan 2016 – 2021 maka ditetapkan Program dan kegiatan tahunan serta kebijakan / strategi untuk mengerahkan segala potensi dan mengurangi keterbatasan / kendala yang ada dalam mencapai visi dan misi.
3. Bahwa Program dan kegiatan yang rencana dilaksanakan pada tahun 2018 dititikberatkan pada upaya pemberdayaan masyarakat (peternak dan petani ikan) dalam upaya peningkatan efektifitas penanggulangan kemiskinan serta peningkatan produk-produk ternak dan ikan unggulan daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat serta bahan baku industri melalui revitalisasi pertanian, perikanan dan kehutanan serta upaya pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Demikian Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENJA SKPD) Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar Tahun 2018 yang disusun dengan harapan dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2018 untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar.