• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR PENYUSUNAN RPP AKOMODATIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROSEDUR PENYUSUNAN RPP AKOMODATIF"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PROSEDUR PENYUSUNAN RPP AKOMODATIF 1. Menganalisis PPI

Amati kembali PPI yang telah dibuat lihatlah kompetensi mana yang akan diitegrasikan ke dalam RPP yang tersedia.

2. Menguraikan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Perhatikan tujuan jangka pendek yang ada pada PPI. Kemudian uraikan menjadi IPK untuk setiap pertemuan. IPK yang dimaksud akan dipilih sesuai dengan mapel, materi, tema atau bahasan yang dipelajari pada RPP yang tersedia.

3. Menentukan area adaptasi

Tentukan area adaptasi. Area adaptasi ditentukan oleh kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus menyelaraskan antara bentuk adaptasi dan bagian-bagian dari rencana pembelajaran. Area dan bentuk adaptasi harus tergambar dalam tujuan pembelajaran. Area dan bentuk adaptasi ditentukan oleh jenis kebutuhan, materi yang akan dibahas dan karakteristik mata pelajaran.

4. Mengintegrasikan hasil analisis area yang diadaptasi ke dalam RPP Tetapkan kondisi saat ini peserta didik berkebutuhan khusus sebagai base line.

Integrasikan tujuan pembelajaran yang diadaptasi lalu mulailah menyelaraskan konten dalam IPK, proses dan evaluasi. Teliti kembali keselarasan tiap bagian yang diadaptasi dengan bagian-bagian yang diadaptasi ke dalam RPP yang tersedia.

(2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2 Permata Kecubung Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/ Semester : VIII/1

Materi Pokok : Sistem Koordinat

Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 Pertemuan)

A. Kemampuan Awal

1. Andus mampu dengan bantuan guru untuk menentukan kedudukan titik dalam bidang koordinat kartesius

2. Andus belum mampu menggambar bangun datar pada bidang koordinat kartesius B. Kompetensi Inti

1 : Menghargai dan menghayati Ajaran agama yang dianutnya

2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,

menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

C. Kompetensi Dasar (KD), Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompentensi 3.2. Menjelaskan kedudukan titik dalam

bidang koordinat Kartesius yang

dihubungkan dengan masalah kontekstual.

3.2.1 menentukan kedudukan titik dalam bidang koordinat kartesius

3.2.2 menggambar bangun datar pada bidang koordinat kartesius

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran peserta didik dapat : 1. Menentukan kedudukan titik dalam bidang koodinat kartesius 2. Menggambar bangun datar pada bidang koordinat kartesius E. Materi Pembelajaran

Sistem Koordinat

(3)

F. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Saintifik

Model Pembelajaran : Pembelajaran Discovery Learning

Metode Pembelajaran : Diskusi Kelompok, Unjuk Kerja, Tanya Jawab G. Media/Alat dan Sumber Pembelajaran

1. Media/Alat : Laptop, Powerpoint, LKPD, LCD Proyektor 2. Sumber Pembelajaran :

a. As’ari, Abur Rahman, dkk. (2017). Matematika kelas VII SMP/MTs semester 1. Edisi Revisi 2017. Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

b. Bahan Ajar Materi Persamaan Linear Satu Variabel H. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam

2. Guru bersama dengan peserta didik melakukan do’a sebelum belajar

3. Menyanyikan Lagu Nasional “Indonesia Raya” secara bersama-sama.

4. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan 5. Dengan tanya jawab, guru mengecek

pemahaman prasyarat peserta didik tentang kalimat tertutup dan terbuka, variabel dan konstanta

6. Guru memotivasi peserta didik dengan menyampaikan manfaat dari mempelajari materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV)

7. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi dan tujuan pembelajaran.

8. Guru meminta peserta didik Slow Leaner untuk duduk di meja paling depan

15 menit

(4)

Kegiatan Inti Kegiatan Ini menggunakan model Discovery Learning

Stimulation (Stumulasi/pemberian rangsangan)

1. Guru membagi peserta didik kedalam kelompok yang beranggotakan 4 – 5 orang.

2. Guru membagi LKPD kepada siswa untuk dikerjakan masing-masing kelompok.

3. Siswa mengamati Gambar denah yang berisi tentang Rumah, Sekolah, Rumah sakit, Bank dan Kantor Pos (mengamati)

4. Siswa membandingkan jarak antara setiap gambar dengan gambar lainnya kemudian mencatat kedalam table pada LKPD (Literasi)

5. Guru membuat presentasi di powerpoint untuk memudahkan PDBK dan membuatnya lebih tertarik untuk belajar serta memberikan LKPD tersendiri bagi PDBK tersebut.

Problem Statement

(Pernyataan/Identifikasi masalah)

6. Secara berkelompok siswa mengidentifikasi permasalah, siswa saling tanya jawab dalam satu kelompok terhadap permasalahan yang dihadapi (Menanya)

Data Collection (Pengumpulan Data) 7. siswa dalam kelompok mengumpulkan data

berdasarkan permasalahan dan hasilnya dicatat dalam LKPD. (Gotong royong)

Data Processing (Pengolahan Data) 8. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisa

berdasarkan masukan dan hipotesis dari anggota kelompok yang ada (Menalar)

9. Setelah hipotesis dan berbagi Analisa kemudian disatukan menjadi kesimpulan sementara (Kolaborasi)

Verification (Pembuktian)

10. Hasil dari kesimpulan yang telah dibuat oleh kelompok kemudian diujicobakan atau dibuktikan.

Pada proses ini kesimpulan dapat disempurnakan dengan baik (mencoba)

11. Seluruh peserta didik dalam kelompok menentukan letak kedudukan titik pada bidang koordinat kartesius berdasarkan gambar yang diamati.

60 menit

(5)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu 12. Bagi peserta didik Slow leaner menggunakan

gambar miniatur dalam meletakkan tempat kedudukan suatu obyek pada Denah gambar lokasi tempat.

Generalization (menarik kesimpulan) 13. Kesimpulan yang telah diujicobakan dan disempurnakan menjadi kesimpulan akhir.

Kesimpulan akhir ini akan disampaikan pada waktu presentasi kelompok.

14. Guru memberikan kesempatan bagi peserta didik slow leaner untuk mempresentasikan hasil jawabannya melalui media Denah gambar lokasi tempat.

15. Setiap kelompok diminta untuk berkunjung melihat hasil kerja kelompok lain untuk mendapatkan dan membandingkan informasi tentang yang diperoleh setiap kelompok dan memberikan masukan untuk kelompok lain.

(mengkomunikasikan)

Penutup 16. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi dan penguatan tentang pembelajaran pada pertemuan ini. (Transfer Knowledge) 17. Guru bersama-sama dengan sisiwa

merefleksikan materi yang telah dipelajari.

(metakognisi)

18. Guru memberikan tugas secara individu untuk mengetahui pemahaman peserta didik.

19. Guru memberikan lembar tugas tersendiri untuk perserta didik slow leaner.

20. Guru beserta peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan berdo’a bersama dan mengucapkan salam penutup (Religius)

10 menit

I. Teknik Penilaian

a. Kompetensi Sikap spiritual dan social No Teknik Bentuk

Instrumen Contoh Butir

Instrumen Waktu

Pelaksanaan Ket.

1 Observasi Observasi

jurnal Terlampir 1 a Saat

pembelajaran Penilaian untuk dan pencapaian pembelajaran (Assesment for and of learning)

2 Penilaian

Diri Skala sikap Terlampir 1 b Saat

pembelajaran usai

Penilaian sebagai pembelajaran (Assesment as learning)

3 Penilaian Antar Teman

Skala sikap Terlampir 1 c Saat

pembelajaran usai

Penilaian sebagai pembelajaran (Assesment as learning)

(6)

b. Kompetensi Pengetahuan No Teknik Bentuk

Instrumen Contoh Butir

Instrumen Waktu

Pelaksanaan Ket.

1 Tes tulis Tes pilihan ganda dan uraian

Terlampir 2 a Setelah

pembelajaran Penilaian untuk pembelajaran (Assesment for learning) dan sebagai pembelajaran (assessment as learning) 2 Penugas Tes uraian LKPD Saat

pembelajaran berlangsung

Penilaian untuk pembelajaran (Assesment as learning) dan sebagai pembelajaran (assessment as learning) c. Kompetensi keterampilan

No Teknik Bentuk

Instrumen Contoh Butir

Instrumen Waktu

Pelaksanaan Ket.

1 Teknik Lain

(Tes tulis) Terlampir 3 Di luar PBM selama satu minggu

Penilaian untuk, sebagai dan atau dan pencapaian

pembelajaran (assessment for, as and of learning)

J. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:

1. Pembelajaran Remedial

Berdasarkan hasil Analisa ulanga harian, siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan remedian dalam bentuk :

a. Bimbingan perorangan jika siswa yang belum tuntas ≤ 20 %

b. Belajar kelompok bagi siswa yang belum antara ≥ 20 % sampai 50 % c. Pembelajaran ulang jika siswa yang belum tuntas ≥ 50 %

2. Pembelajaran Pengayaan

Berdasarkan hasil analisis ulangan harian, siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberikan pengayaan dalam bentuk penugasan untuk mempelajari soal-soal PAS.

Sukamara, 9 Agustus 2022 Mengetahui

Kepala SMP Negeri 2 Permata Kecubung Guru Mata Pelajaran

AHMAD SOLIHIN, M.Pd. NUR QOMARUDIN, S.Pd.

NIP. 197509132005011004 NIP. 198507282015031002

Referensi

Dokumen terkait

• Ambillah satu titik pada bidang kartesius dan tulis koordinat tersebut. • Lipatlah kertas tersebut dengan lipatan berhimpit pada

Pada sistem koordinat kartesius di atas, objek (titik, bidang, kurva lingkaran) mempunyai bayangan dengan bentuk dan ukuran yang sama tetapi letak berubah bila dicerminkan

Koordinat Kartesius digunakan untuk menunjukkan posisi suatu titik pada bidang koordinat.. Koordinat Kartesius terbentuk dari dua sumbu yang saling

Peserta didik mendengarkan dan menanggapi cerita guru tentang manfaat belajar menentukan jarak dua buah titik dalam bidang kartesius dalam kehidupan sehari-hari;..

5) Guru menyampaikan manfaat belajar tentang bidang kartesius yaitu untuk mengetahui letak kedudukan rumah kita pada peta ( dipakai dalam pembuatan undangan hajatan) 6) Guru

Selain itu, ”Sistem koordinat adalah suatu metode untuk menentukan letak suatu titik dalam grafik” Dalam matematika, sistem koordinat digunakan untuk menentukan tiap titik

Dengan tanya jawab, guru mengecek pemahaman peserta didik tentang bidang koordinat dan jarak antara dua titik pada bidang kartesius... 1) Apa yang dimaksud dengan titik

Melalui kegiatan diskusi dan pengerjaan Lembar Kerja Siswa secara berkelompok, diharapkan peserta didik dapat menentukan jarak antar dua titik pada bidang kartesius dan