3.1. Gambaran Populasi Penelitian
Populasi penelitian ini adalah perumahan dengan tipe rumah menengah dan sederhana yang ada di Sidoarjo, yang menjadi target populasi adalah penghuni perumahan di wilayah Sidoarjo. Alasan pemilihan target populasi di Sidoarjo disebabkan oleh :
1. Rencana perkembangan Tata Kota Sidoarjo dengan dibangunnya jalan lingkar timur masih banyak lahan pertanahan yang kosong.
2. Tanah di wilayah Sidoarjo Timur masih memungkinkan untuk pembangunan perumahan untuk tempat tinggal para pekerja.
3. Kasus warga perumahan yang menuntut tersedianya makam di kawasan perumahan terjadi dengan rencana pembentukan makam estat di desa Gebang, Kecamatan Kota Sidoarjo yang sangat mendesak.
3.2. Sampel Penelitian
Unit sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah rumah tangga yang diwakili oleh kepala keluarga. Sampel diambil dari penghuni perumahan di wilayah Sidoarjo Timur, khususnya diempat perumahan yaitu :
1. Bumi Citra Fajar dengan jumlah 2.100 Kepala Keluarga 2. Blum Permai Fajar dengan jumlah 2.500 Kepala Keluarga 3. Bumi Intan dengan jumlah 400 Kepala Keluarga
4. Gading Fajar dengan jumlah 200 Kepala Keluarga
Keempat perumahan ini dipilih dengan dasar memiliki lokasi yang berdekatan dengan jalan lingkar timur dan lokasi makam estat.
Dalam penelitian ini diambil 262 Kepala Keluarga sebagai responden dari penghuni perumahan yang tinggal di wilayah Sidoarjo Timur untuk mengetahui tanggapan responden tentang keberadaan Makam Estat di dekat kawasan perumahan.
14
Jumlah tersebut didapat dari rumus : p x ( l - p )
n = ' Z ^
ve;
Dimana :
n = Besarnya sampel yang diperlukan
Z = Nilai standart sesuai dengan tingkat signifikan e = Kesalahan maksimal yang dapat diterima p = Perkiraan proporsi pada populasi
(1 - p) = Di luar perkiraan proporsi pada populasi
Pada penelitian ini, kesalahan maksimal yang dapat diterima (e) sebesar 5%, dengan tingkat signifikan 95%, sehingga nilai standart yang diperolch 1.65.
Perkiraan proporsi pada populasi sebesar 60% maka yang di luar perkiraan proporsi pada populasi 40%.
n = 1.65
0.05 x 0.6 x 0.4
= 261.36 w 262
Total kuesioner yang disebarkan adalah 371. Jumlah tersebut didapat dari hasil penjumlahan penyebaran kuesioner awal sejumlah 109 untuk pengujian validitas dan reliabilitas dengan jumlah sampel sebanyak 262.
Sampel diambil di tempat perumahan yang terletak di wilayah Sidoarjo Timur.
Untuk perumahan Bumi Citra Fajar diambil sebanyak 149 responden, perumahan Blum Permai 178 responden, perumahan Bumi Intan 30 Responden dan perumahan Gading Fajar 14 responden. Jumlah dari masing - masing perumahan ini didapatkan dari perbandingan jumlah penghuni perumahan dikalikan dengan 371.
3.3. Metode Pengambilan Sampel
Metode yang akan digunakan dalam pengambilan sampel adalah probability sampling dengan teknik samping acak stratifikasi. Dalam teknik ini, pengambilan sampel berdasarkan jumlah yang telah ditetapkan yaitu 371 responden untuk keempat perumahan.
3.4 Ruang Lingkup Analisa
Dalam penelitian ini, ruang lingkup analisis dibatasi pada pembahasan mengenai tingkat kebutuhan penghuni perumahan di wilayah Sidoarjo Timur terhadap keberadaan Makam Estat.
3.5. Variabel Penelitian
Variabel dalam penelitian ini meliputi faktor budaya, sosial ekonomi, pribadi dan psikologis serta keberadaan makam di kawasan perumahan. Variabel- variabel yang digunakan dalam kuesioner itu antara lain :
Tabel 3.1 Perilaku Konsumen Keterangan
Budaya
Sosial Ekonomi
Pribadi Psikologi
Indikator - Agama
- Ras atau suku bangsa - Agama
- Pekerjaan - Luas bangunan - Pendapatan
- Perumahan tempat tinggal - Biaya
- Usia - Pendidikan - Persepsi - Motivasi - Sikap - Persepsi - Keyakinan - Pengetahuan
Kuesioner Bagian No.
A.4 A.5 B.3 A.3 A.6 A.7 A.8 B.7,14
A.l A.2 A.9 B.6 B.1,3,4,15
B.2,12,13 B.9,10,11
B.5,8
Skala Nominal
Ordinal Nominal
Ordinal Nominal Nominal Ordinal
3.6. Sumber Data
Data yang diperlukan dalam penelitian ini berasal dari data primer yang diperoleh dari penghuni perumahan secara langsung. Data primer tersebut dikumpulkan dengan cara penelitian survei. Dalam penelitian survei, informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan angket atau kuesioner.
Pertanyaan yang akan digunakan adalah semi terbuka. Selain menggunakan data primer digunakan juga data sekunder. Data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka.
3.7. Metode Pengumpulan Data 3.7.1 Kuesioner
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang didesain untuk memperoleh informasi dari penghuni perumahan Sidoarjo terhadap kebutuhan dan karakteristik makam yang dibutuhkan. Yang dipergunakan sebagai dasar dalam pembuatan daftar pertanyaan tersebut adalah perilaku konsumen yang disesuaikan dengan kondisi perumahan di kawasan Sidoarjo. Kuesioner ini berjumlah 24 butir pertanyaan, yang terdiri dari dua kelompok pertanyaan yaitu :
a. Identitas pribadi, yang terdiri dari delapan pertanyaan semi terbuka
b. Persepsi warga perumahan terhadap keberadaan Makam Estat bagi keluarga Yang terdiri dari 15 pertanyaan dengan menggunakan skala Likert. Skala jawaban yang digunakan dalam kuesioner ini adalah skala likert dengan menggunakan rentangan skor 1 sampai dengan 4 untuk, yang berarti skor 1 untuk nilai tanggapan responden sangat setuju sedangkan skor 4 untuk nilai tanggapan responden sangat tidak setuju. Responden diminta untuk memilih derajat kesetujuan atau ketidaksetujuan atas pertanyaan yang disampaikan.
Notasi skor adalah sebagai berikut:
1 = sangat setuju 2 = setuju 3 = tidak setuju 4 = sangat tidak setuju
Penggunaan skala Likert ini, karena mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut : (1) mempunyai banyak kemudahan, (2) mempunyai reliabilitas yang
tinggi dalam mengurutkan subyek berdasarkan persepsinya, dan (3) fleksibel dibanding teknik yang lain.
3.7.2 Wawancara
Teknik wawancara ini dilakukan jika responden merasa keberatan dalam mengisi kuesioner. Responden lebih memilih wawancara daripada mengisi kuesioner sendiri.
3.8. Teknik Pengukuran 3.8.1 Validitas Alat Ukur
Validitas adalah alat ukur yang dibuat dapat mengukur vanabel yang dimaksudkan untuk diukur, bukan variabel lain. Alat ukur tersebut harus valid atau absah. Cara yang digunakan untuk menentukan validitas alat ukur adalah dengan uji r. Dikatakan valid apabila r hasil positif dan lebih besar dan r tabel.
3.8.2 Reliabilitas Alat Ukur
Selain harus valid, suatu alat ukur juga harus reliabel (andal). Suatu alat ukur dikatakan reliabel apabila r alpha positif dan lebih besar dari r tabel.
3.9 Metode Analisa Data
Metode analisa data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Analisa Deskriptif, Analisa Fishbein dan Analisa Chi-square tabulasi silang.
3.9.1 Analisa Deskriptif
Analisa Deskriptif merupakan alat statistik yang bertujuan untuk melihat karakteristik responden. Dalam hal ini karakteristik responden antara lain : usia, pendidikan akliir, pekerjaan, agama, suku bangsa, luas bangunan, pendapatan rutin bulanan dan jarak perumahan dengan makam estat.
3.9.2 Analisa Fishbein
Analisa Fishbein merupakan alat statistik yang bertujuan untuk mengukur sikap terhadap suatu objek yang dibentuk oleh kedua komponen. Dijelaskan dengan rumus :
Attitude o = £bi ei Dimana :
Attitude : Sikap terhadap objek bias produk, merek perusahaan atau layanan.
bi : Tingkat kepercayaan bahwa objek sikap memiliki atribut tertentu (atribut ke-i).
ei : Dimensi evaluatif terhadap atribut ke-i yang memiliki objek sikap.
Mengindikasikan adanya beberapa attribut attribut yang dikenal (salient attribut), dimana melalui attribut-attribut tersebut kombinasi bi dan bi dijumlahkan.
Untuk menginterpretasikan hasil maka diperlukan rentang skala dengan rumus :
b Dimana :
m = angka tertinggi didalam pengukuran yang dipakai mengukur citra, angkat tertinggi adalah 4, sedangkan angka terendah adalah 1.
n = angkat terendah dalam pengukuran b = banyakiiya kelas yang dibentuk
3.9.3 Analisa Chi-square tabulasi silang
Merupakan alat statistik yang bertujuan untuk melihat ketertarikan atau dependensi antara dua variabel yang telah ditabulasikan. Pada penelitian ini variabel yang ditabulasikan adalah keberadaan Makam Estat dengan karakteristik responden. Analisa ini membantu untuk melihat bagaimana karakteristik responden dalam pemilihan harga, lokasi lingkungan dan fasilitas.
Langkah-langkah dalam analisis ini adalah :
1. Membuat tabel antara pengaruh keberadaan Makam Estat dan karakteristik responden
2. Menentukan nilai observasi atau pengamanan 3. Menentukan nilai harapan
4. Pengujian dependensi dengan Chi-square
Hipotesis statistik yang berlaku adalah sebagai berikut:
H0 : Tidak ada hubungan antara keberadaan Makam Estat dengan karakteristik responden (independen)
Hi : Ada hubungan antara keberadaan Makam Estat dengan karakteristik responden(dependen)
Statistik Uji:
x'hit = ±kzhl
Dimana :
o, = nilai pengamanan ej = nilai dugaan X2 = Chi-square hitung
Jika X2hit > X2 tabel df (n-1) (k-1) atau sig level < 0,05 maka tolak Ho.
Artinya : Ada hubungan antara karakteristik responden dengan keberadaan Makam Estat.