HUBUNGAN ANTARA LAYANAN BIMBINGANDI SEKOLAH DAN BIMBINGAN ORANGTUA DENGAN HUBUNGAN ANTARA LAYANAN BIMBINGAN DI SEKOLAH DAN BIMBINGAN ORANGTUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP.
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistic non-parametric dengan uji hipotesis melalui teknik korelasi Kendall’s tau_b , diperoleh nilai koefisien korelasi
Hal ini diperkuat oleh pendapat Suherman (2008) bahwa tujuan dari layanan bimbingan konseling sekolah salah satunya adalah berkembangnya aspek belajar atau akademik,
48,430; p = 0,000 <0,05, hal ini berarti hipotesis yang diajukan diterima yaitu ada hubungan positif antara layanan bimbingan konseling, dan kemampuan penyesuaian
Hasil analisis mendapatkan koefisien korelasi sebesar -0,012 dengan nilai p sebesar 0,898 (p > 0,05) yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara
Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,523 dengan p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan
Hendaknya mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan minat belajar, sebab dengan mengikuti layanan bimbingan kelompok di sekolah siswa
Kesimpulan yang diambil dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif yang signifikan antara layanan bimbingan konseling sekolah dengan interaksi sosial artinya variabel
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara layanan bimbingan belajar dengan motivasi belajar siswa pada siswa kelas VII Sekolah Menengah