• Tidak ada hasil yang ditemukan

Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 24 February 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Morning Update. Global Market Wrap. Technical Ideas. Indo Premier Sekuritas Daily Research Indonesia. 24 February 2021"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

In

do

P

re

m

ie

r

S

e

ku

ri

ta

s

|

D

a

il

y

R

e

se

a

rc

h

|

In

do

n

e

si

a

Global Market Wrap

Berbeda dengan sebelumnya indeks di bursa Wall Street pada perdagangan kemarin mayoritas ditutup menguat. Meredanya kekhawatiran investor terhadap kenaikan suku bunga dan inflasi setelah adanya pernyataan terbaru dari gubernur The Fed berhasil menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu masih adanya tekanan di beberapa saham teknologi membuat indeks Nasdaq kembali berakhir di zona merah.

Dalam testimoninya di depan Kongres, gubernur bank sentral Amerika, Jerome Powell mengatakan bahwa inflasi masih cukup lemah dan kondisi ekonomi penuh dengan ketidakpastian. Lebih lanjut Jerome Powell mengatakan inflasi dan kondisi sektor tenaga kerja masih di bawah target the Fed sehingga kebijakan moneter longgar untuk mendukung pencapaian target tersebut masih sangat diperlukan dalam kata lain kebijakan suku bunga rendah akan dipertahankan.

Sementara itu saham-saham sektor teknologi kembali berakhir di zona merah meskipun dengan pelemahan yang lebih rendah dari sebelumnya. Tesla ditutup melemah -2.2% setelah sempat terkoreksi hingga -13%, Apple turun tipis -0.1% meskipun pada awal perdangangan melemah hingga -6%.

Dow Jones menguat +16 poin (+0.05%) pada level 31,537 S&P 500 bertambah +5 poin (+0.13%) pada level 3,881 Nasdaq terkoreksi -68 poin (-0.50%) pada level 13,465 EIDO menguat +0.43 poin (+1.84%) pada level 23,81

Technical Ideas

Kembali dinaikannya alokasi dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) menjadi Rp699,43 triliun dari sebelumnya Rp688,33 serta naiknya beberapa komoditas seperti cpo, timah, emas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring meredanya kekhawatiran investor terhadap kenaikan inflasi dan suku bunga diprediksi akan menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 6,230 dan resistance di level 6,315.

Stocks

BBCA (Buy). Support: Rp33,550, Resist: Rp34,700

BBRI (Buy on Weakness). Support: Rp4,740, Resist: Rp4,870

ELSA (Buy). Support: Rp410, Resist: Rp438

WSKT (Buy on Weakness). Support: Rp1,450 Resist: Rp1,515

ETF

XBNI (Buy). Syupport: Rp1,014, Resist: Rp1,036

XIHD (Buy). Support: Rp455, Resist: Rp467

XPLC (Buy). Support: Rp450, Resist: Rp458

Items Avg 2016 Terakhir H-1

Nilai transaksi (Rp miliar) 5,296.5 12,626.9 14,481.5 Volume transaksi (jt shm) 4,957.8 11,846.6 14,753.5 Net asing (Rp miliar) 65.7 469.6 391.9 Net asing (jt shm) -150.6 3.4 14.4 Kapitalisasi pasar (Rp tn) 5,376.3 6,993.5 6,974.0

Sektoral

Index Penutupan 1 year return

1 day

return YTD return

Agri 1,429 14.2% 0.6% -4.6% Basic Industry 975 14.5% 0.6% 5.8% Consumer 1,711 -9.2% -0.6% -6.6% Finance 1,453 9.9% 0.1% 9.0% Infrastucture 1,061 5.4% 4.7% 6.0% Misc. Industry 1,039 -3.3% 0.7% -3.9% Mining 2,090 45.9% -1.3% 9.1% Property 382 -14.0% -1.1% -3.7% Trade 870 26.3% -0.9% 13.5%

Index Negara Penutupan return1 year return1 day YTD return

JCI Indonesia 6,273 8.0% 0.3% 4.9% FSSTI Singapura 2,891 -8.0% 0.3% 1.6% KLCI Malaysia 1,565 5.0% -0.3% -3.8% SET Thailand 1,501 4.5% 1.5% 3.5% KOSPI Korsel 3,080 48.1% -0.9% 6.8% SENSEX India 49,751 23.3% 0.0% 4.2% HSI Hongkong 30,633 14.2% 1.0% 12.5% NKY Jepang 30,018 28.4% -0.7% 9.9% AS30 Australia 7,111 0.6% 0.7% 3.5% IBOV Brasil 115,228 1.4% 2.3% -3.2% DJI Amerika 31,537 8.8% 0.0% 3.0% SX5P Eropa 3,180 -5.4% -0.4% 2.3% UKX Inggris 6,626 -7.4% 0.2% 2.6% Closing US$ +/- % chg TLKM 24.43 1,724.5 1.98 8.82% TINS 0.154 2,178.3 0.00 -2.31% *Rp/US$ 14,118 Items Interest Inflation Deposito IDR 3 bln 4.39% Kredit Bank IDR 12.18% BI 7-Days RR 3.50% 1.55% Fed Funds Target 0.25% 1.40% ECB Main Refinancing 0.00% 0.90% Domestic Yen Interest Call -0.02% -0.60%

Penutupan Ret 1 year (%) +/- Ret 1 day (%)

Minyak WTI US$/ bbl 61.4 19.3% -0.3 -0.52% CPO RM/ ton 4,007.0 49.3% 62.0 1.57% Nikel US$/ ton 19,457 56.3% -108.3 -0.55% Timah US$/ ton 29,055 74.7% 315.0 1.10% Emas US$/tr. oz 1,806.1 8.8% 0.4 0.02% Batu Bara US$/ ton 85.5 25.9% -0.3 -0.29% Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84% Jagung US$/bushel 5.4 46.1% 0.0 0.56% Kedelai US$/bushel 14.1 59.7% 0.2 1.61% Tembaga US$/ton 9,132.5 58.9% 185.8 2.08% Sumber : Bloomberg -1.15% -0.90% 0.58% Indeks Saham

Suku Bunga & Inflasi

Daily IDR

Harga Komoditas Dual Listing (US$)

Real interest rate Latest

(2)

In

do

P

re

m

ie

r

S

e

ku

ri

ta

s

|

D

a

il

y

R

e

se

a

rc

h

|

In

do

n

e

si

a

News

Highlight

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menaikkan anggaran

Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun ini menjadi Rp 699,43 triliun. Anggaran ini naik 0,6% dibandingkan pagu tahun 2020 yang sebesar Rp 695,2 triliun dan naik 20,63% dari realisasi anggaran PEN tahun lalu sebesar Rp 579,8 triliun.

Kementerian Keuangan, mengatakan bahwa kenaikan anggaran PEN hingga 21% merupakan langkah untuk mendorong efektivitas pemulihan ekonomi nasional, diharapkan berbagai pencairan program PEN terakselerasi di kuartal I. Sebagai daya dorong efektivitas untuk pemulihan, terutama front loading di kuartal I yakni bulan Januari, Februari, dan diharapkan kontinu sampai Maret

Kemenkeu mengatakan bahwa desain dari PEN tahun ini mengalami modifikasi, yakni anggaran untuk program kesehatan melonjak tinggi mencapai Rp 176,3 triliun, naik signifikan dari realisasi tahun lalu yang hanya Rp 63,5 triliun. Menurutnya, kenaikan anggaran ini karena kebutuhan belanja di sektor kesehatan juga meningkat.

Anggaran kesehatan melonjak tinggi sebab tim kesehatan pusat-daerah dan antar-Kementerian miliki program 3T: tracing, tracking dan treatment, serta vaksinasi yang membutuhkan biaya luar biasa besar pada 2021. Kelihatan untuk bidang kesehatan melonjak kebutuhannya dari tahun lalu Rp 63,5 triliun, tahun ini mencapai Rp 176,3 triliun.

Sedangkan anggaran untuk perlindungan sosial sebesar Rp 157,4 triliun, atau turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 220,39 triliun. Anggaran perlindungan sosial itu termasuk untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 28,71 triliun, Kartu Sembako Rp 45,12 triliun, bantuan sosial tunai mencapai Rp 12 triliun, kartu prakerja dengan anggaran Rp 20 triliun, BLT Dana Desa dengan anggaran Rp 14,4 triliun dan perlindungan sosial mencapai Rp 37,18 triliun.

Anggaran Perlindungan sosial tetap untuk pertahankan masyarakat 40% terbawah. Namun tambahan belanja sosial yang extraordinary sudah mulai di-faceout dan 2021 fokus pemulihan UMKM dan korporasi, insentif usaha tetap dipertahankan dan diperpanjang sampai Juli untuk akselerasi ekonomi.

Pemerintah juga menyiapkan Rp 186,81 triliun untuk dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi anggaran untuk dukungan kepada UMKM akan dijaga. Anggaran ini meningkat dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 173,17 triliun. Program ini mencakup subsidi bunga UMKM sebesar Rp 31,95 triliun, BPUM sebesar Rp 17,34 triliun, subsidi IJP sebesar Rp 8,51 triliun, PMN BUMN, LPEI, dan LPI mencapai Rp 58,76 triliun, penempatan dana Rp 66,99 triliun dan dukungan lainnya Rp 3,27 triliun.

(3)

In

do

P

re

m

ie

r

S

e

ku

ri

ta

s

|

D

a

il

y

R

e

se

a

rc

h

|

In

do

n

e

si

a

Dukungan dunia usaha mengalami kenaikan 5 persen dibandingkan dengan 2020 untuk mendukung jumpstart ekonomi. Kemenkeu menjelaskan anggaran program prioritas dianggarkan Rp 125,1 triliun, meningkat dibandingkan tahun lalu hanya Rp 66,59 triliun. Peningkatan anggaran ini sejalan dengan tantangan dan fokus pemulihan yang menunjukkan adanya pergeseran.

Anggaran ini akan mencakup padat karya KL sebesar Rp 27,33 triliun, ketahanan pangan Rp 47,1 triliun, kawasan industri Rp 11,22 triliun, pinjaman daerah Rp 10 triliun, ICT sebesar Rp 16,55 triliun, kemudian sektor pariwisata Rp 8,66 triliun dan pos untuk prioritas lainnya sebesar Rp 4,11 triliun.

Program prioritas melonjak Rp 125 triliun. Jadi, temen-temen media, terlihat kita menggeser desain PEN, sebab tantangan dan fokus pemulihan gambarkan pergerakan tanpa kurangi proteksi kita ke masyarakat. Komponen padat karya Rp 27 triliun untuk ketahanan pangan dan insentif usaha perpajakan akan dijaga hingga pertengahan tahun ini.

Terakhir anggaran untuk insentif usaha dalam PEN dianggarkan Rp 53,9 triliun. Anggaran ini diperuntukkan PPh 21 DTP sebesar Rp 5,78 triliun, pembebasan PPh 22 impor sebesar Rp 13,08 triliun, pengurangan angsuran PPh 25 mencapai Rp 19,71 triliun, PPnBM DTP kendaraan bermotor sebesar Rp 2,99 triliun dan insentif lainnya sebesar Rp 12,3 triliun.

Menurut Kemenkeu, saat ini banyak dunia usaha masyarakat, baik di pusat maupun daerah, hanya mengandalkan APBN sebagai motor penggerak ekonomi. Ia pun berharap dengan adanya PEN, perekonomian bisa kembali pulih. Kemenkeu terus fokuskan untuk melihat bagaimana APBN bekerja luar biasa extraordinary dan luar biasa untuk kembalikan rakyat dan ekonomi pulih dari Covid. PEN akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal I dengan percepatan realisasi program bansos yang sejak Januari sudah terealisasi Rp 16,59 triliun.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) akan membagikan dividen tunai dari laba

bersih tahun buku 2020 sebesar Rp2,1 triliun atau Rp301,561 per saham, yang akan dibagikan kepada 6.963.775.206 saham perseroan.

RUPST MEGA menetapkan seluruh laba bersih perseroan tahun buku 2020 sebesar Rp3,008 triliun digunakan antara lain sebesar Rp11,31 juta disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT, sebesar Rp2,1 triliun dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai, dan sisanya sebesar Rp908,30 miliar dibukukan sebagai saldo laba.

(4)

In

do

P

re

m

ie

r

S

e

ku

ri

ta

s

|

D

a

il

y

R

e

se

a

rc

h

|

In

do

n

e

si

a

Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 1 Maret 2021, sedangkan di pasar tunai pada 3 Maret 2021.

Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen atau ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 2 Maret 2021, sedangkan di pasar tunai pada 4 Maret 2021.

Adapun, tanggal daftar pemegang saham yang berhak dividen yakni pada 3 Maret 2021. Sementara tanggal pembayaran dividen tunai tahun buku 2020 pada 19 Maret 2021. Pembagian dividen tunai ini telah mengantongi restu rapat umum pemegang saham tahunan Bank Mega yang digelar pada 19 Februari 2021.

PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) mencatatkan laba bersih sebesar

Rp311,44 miliar pada akhir tahun 2020, atau turun 21,85 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp389,49 miliar. Sehingga, laba per saham dasar turun menjadi Rp75 dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp96.

Total pendapatan bersih sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp8,433 triliun, atau turun 1,009 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp8,519 triliun.

UCID berhasil menekan signifikan sejumlah pos beban, termasuk beban penjualan dari sebelumnya Rp1,30 triliun menjadi Rp956,72 miliar. Beban umum dan administrasi pun turun dari sebelumnya Rp254,88 miliar menjadi Rp201,91 miliar. Beban pajak juga mampu dipangkas dari sebelumnya Rp70,79 miliar menjadi Rp7,54 miliar.

Sehingga beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp6,707 triliun atau tumbuh 5,25 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp6,372 triliun. Sehingga, laba kotor turun 19,65 persen menjadi Rp1,725 triliun.

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berencana melepas

sebanyak-banyaknya 3,61 miliar saham. Ini setara 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh SMRA.

Harga nominal penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) tersebut sebesar Rp 100 per saham. Dengan asumsi harga pelaksanaan di harga penutupan sore tadi, Rp 870 per saham, SMRA bakal meraup dana segar hingga Rp 3,14 triliun.

SMRA akan menggunakan dana hasil aksi korporasi tersebut untuk memperkuat struktur permodalan. Sedang sebagian lagi akan digunakan untuk ekspansi perusahaan termasuk anak usaha baik secara langsung maupun tidak langsung.

(5)

In

do

P

re

m

ie

r

S

e

ku

ri

ta

s

|

D

a

il

y

R

e

se

a

rc

h

|

In

do

n

e

si

a

PT INDO PREMIER SEKURITAS

Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10

Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53

Jakarta Selatan 12190 - Indonesia

p +62 21 5088 7200

ANALYSTS CERTIFICATION

The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.

DISCLAIMERS

This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities. PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.

Sebelum mengeksekusi rencana tersebut, SMRA perlu meminta persetujuan pemegang saham. Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) terkait aksi korporasi ini akan dilakukan pada 1 April mendatang.

Referensi

Dokumen terkait

Pernyataan Bank Sentral Amerika yang masih akan bersabar/tidak terburu-buru untuk menaikan suku bunga acuan dan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan agresif melakukan akuisisi menara baru dan meningkatkan tenancy ratio.. MTEL ada beberapa aksi anorganik, MTEL pasti akan coba

Pertama, CIMB Preferred Visa Infinite Syariah Card, merupakan kartu kredit premium berbasis Syariah pertama di Indonesia yang dilengkapi fitur pembayaran transaksi

PT PP Properti Tbk (PPRO) di tengah pandemi yang masih melanda, berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 539 miliar sampai dengan kuartal III 2021.. Manajemen

Di tengah rugi bersih yang dialami perusahaan, pendapatan dan penjualan UNSP meningkat sebesar 56,06% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 1,14 triliun pada 6 bulan pertama

Sementara itu surplus neraca perdagangan bulan Agustus yang mencatatkan rekor terbesarnya di sepanjang masa sehingga diharapkan akan berdampak positif

Keahlian dan pemahaman yang mendalam dari Indosat Ooredoo terhadap pasar domestik, digabungkan dengan kepemimpinan global Cisco dalam jaringan dan teknologi 5G, akan

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengumumkan laporan keuangan triwulan pertama 2021 berhasil membukukan peningkatan laba di tengah pandemi, dengan total laba