• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus Lour) dalam Ransum Induk terhadap Penampilan Reproduksi dan Produksi Air Susu Menit (Mus musculus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus Lour) dalam Ransum Induk terhadap Penampilan Reproduksi dan Produksi Air Susu Menit (Mus musculus)"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 2.  Komposisi Zat Gizi Daun Bangun-bangun dan Daun Katuk
Tabel 3.  Komponen Utama dan Proporsinya dalam Daun Bangun-Bangun (Coleus
Tabel 4.  Sifat Biologis Mencit (Mus musculus)
Gambar 3. Diagram Alur Proses Pembuatan Serbuk EDB
+7

Referensi

Dokumen terkait

Performans reproduksi induk babi melalui ovulasi ganda pada babi dara sebelum pengawinan dapat memperbaiki bobot lahir, litter size sapih, dimensi tubuh, produksi air susu induk

Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah umur induk saat melahirkan, jarak beranak, jumlah anak per kelahiran kelompok induk, bobot lahir dan sapih, umur sapih, jenis

Parameter yang diamati yaitu konsumsi ransum dan air minum induk selama bunting dan menyusui, pertambahan bobot badan induk selama bunting dan menyusui, konversi ransum induk

Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah konsentrasi malondialdehyde (MDA) induk, konsumsi bahan kering induk, konsumsi zat makanan induk, pertambahan bobot

Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah umur induk saat melahirkan, bobot lahir, tipe kelahiran, dan bobot sapih cempe yang terkoreksi.. Kata kunci : Bobot Sapih

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun katuk dalam ransum terhadap sifat reproduksi dan produksi air susu induk mencit, pada taraf

Tingkat energi ransum tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap bobot lahir anak, bobot anak hari ke-28, bobot sapih anak (hari ke-56), pertambahan bobot badan

Rataan bobot lahir anak dalam penelitian ini lebih tinggi daripada hasil penelitian Simorangkir (2008) yaitu 1,36±0,17 kg/e dengan pemberian ekstrak daun katuk pada ransum