• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kadar hs-CRP pada pasien DM tipe 2 Dengan dan Tanpa Hipertensi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kadar hs-CRP pada pasien DM tipe 2 Dengan dan Tanpa Hipertensi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

xiv

Kadar hs-CRP Pada Pasien DM tipe-2

Dengan dan Tanpa Hipertensi

.

Efi Ramadhani1, Ozar Sanuddin1,Dharma Lindarto2

1.Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara/RSUP H.Adam Malik, Medan, 2. Divisi Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara/RSUP.

H.Adam Malik, Medan.

Abstrak

Pendahuluan: Lebih 50% penderita DM tipe-2 mengalami hipertensi. Hipertensiberkontribusi terhadap berkembangnya penyakit kardiovascular. hs-crp sebagai marker inflamasi berkaitan dengan resiko kardiovaskular. Penelitian bertujuan mengukur hs-CRP pada subjek DM tipe-2 dengan dan tanpa hipertensi dan melihat perbedaan kadar hs-CRP berdasarkan kelompok resiko kardiovaskular.

Metode: Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Dilakukan di Departemen Patologi Klinik RSUP H. Adam Malik Medan, terhadap 56 sampel DM-tipe 2, dengan dan tanpa hipertensi masing-masing 28 orang. Dilakukan pemeriksaandarah lengkap, KGD, HbA1C, SGOT, SGPT, Lipid Profile, hs-CRP.

Hasil: Didapati perbedaan signifikan rata-rata kadar hs-CRP penderita DM tipe-2 dengan Hipertensi (4,03±2,49) dan tanpa hipertensi (1,98±1,93), p=0.001. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan hs-CRP dengan total-kolesterol dan HDL pada kedua kelompok. Dijumpai perbedaan signifikan kadar hs-CRP berdasarkan kelompok resiko kardiovaskular p=0,001.

Pembahasan: Kadar hsCRP lebih tinggi pada DM tipe-2 dengan hipertensi dan berkaitan dengan resiko penyakit kardiovaskular.

Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna kadar hs-CRP antara DM tipe-2 dengan dan tanpa hipertensi.

(2)

xv

Levels of hs-CRP in patients type-2 diabetes with and without hypertension. Efi Ramadhani1, Ozar Sanuddin1, Dharma Lindarto2

Abstract

1.Clinical Phatology Department, Medical School, Sumatera Utara University/H. Adam Malik Hospital, Medan, 2. Endocrinology Division, Internal Medicine

Department, Medical School of Sumatera Utara University/ H. Adam Malik Hospital, Medan.

Introduction: More than 50% of patients with type-2 diabetes have hypertension. Hypertension contributes the development of cardiovascular disease. hs-CRP is an inflammation marker which is associated with cardiovascular risk. The aim of this study is to measure hs-CRP in type-2 diabetes with and without hypertension and to assess hs-CRP levels based on cardiovascular risk group.

Methods: This study is an analytical observational cross-sectional study. Performed at the Department of Clinical Pathology Adam Malik Hospital, the total of type-2 DM subjects with and without hypertension is 56, with 28 in each group. Laboratory tests: complete blood count, blood sugar levels, HbA1C, SGOT, SGPT, Lipid Profile, hs-CRP.

Results: There was significant differences in the average levels of hs-CRP in type-2 diabetic patients with hypertension (4.03±2.49) and without hypertension (1.98 ± 1.93), p = 0.001. Pearson correlation test showed a significant association of hs-CRP towards total cholesterol and HDL in both groups and a significant difference in cardiovascular risk group, p= 0.001.

Discussion: hs-CRP levels were higher in type-2 diabetes with hypertension and associated with the risk of cardiovascular disease.

Conclusion: There are significant differences between the levels of hs-CRP type-2 diabetes with and without hypertension.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini mempunyai tujuan utama yakni untuk meneliti perbedaan kadar LDL terhadap penderita DM tipe 2 dengan hipertensi serta tanpa hipertensi dengan variabel

Hasil ini sama dengan distribusi data kadar asam urat pada kelompok hipertensi tanpa DM tipe 2 yaitu p > 0,05, yang berarti data juga terdistribusi dengan

Data penelitian Perbedaan Kadar LDL pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan dan Tanpa Hipertensi di RSUD Dr.. Hasil uji analisis pada variable usia, jenis kelamin,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simvastatin terhadap Penurunan CRP pada pasien diabetes melitus tipe 2 Non obese2. 2..Penelitian ini bertujuan untuk

Sensitivity C-Reactive Protein In Subjects With Type 2 Diabetes Mellitus.. And/Or High

Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar hs-CRP antara pasien dispepsia yang terinfeksi HP dengan yang tidak terinfeksi HP dengan kadarnya lebih tinggi

Hasil ini sama dengan distribusi data kadar asam urat pada kelompok hipertensi tanpa DM tipe 2 yaitu p>0,05, yang berarti data juga terdistribusi dengan normal, jadi untuk

Dalam pemeriksaan fisik dilakukan pengukuran tekanan darah setelah pasien beristirahat 5 menit. Posisi pasien adalah duduk bersandar dengan kaki di lantai dan lengan setinggi