Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Global Market Wrap
Perdagangan di bursa Wall Street libur dalam rangka memperingati hari buruh. Sementara itu indeks di bursa Eropa kompak ditutup menguat dipicu oleh optimisme bahwa bank sentral Amerika akan mempertahankan kebijakan moneter longgarnya untuk waktu yang lebih lama setelah mengecewakannya data nonfarm payroll di bulan Agustus, disisi lain ada harapan stimulus tambahan di Jepang dan China sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua dan ketiga di dunia.
Seperti diketahui sebelumnya seiring menyebarnya varian delta, nonfarm payroll di bulan Agustus hanya mencatatkan penambahan jumlah pekerja sebanyak 235,000 jauh di bawah ekspektasi 720,000 dan bulan sebelumnya yang mengalami revisi turun menjadi 1.053 juta. Gubernur bank sentral Amerika Jerome Powell menekankan bahwa sebelum dilakukan pengurangan program pembelian obligasi senilai US$129 miliar per bulan diperlukan data tenaga kerja yang kuat sebagai landasan.
Sementara itu bank sentral Eropa akan melakukan rapat rutin di minggu ini namun diharapkan baru akan mengumumkan pengurangan stimulus terkait covid19 di akhir tahun ini. Di Jepang perdana Menteri Yoshihide Suga menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengikuti pemilihan periode selanjutnya sehingga menimbulkan harapan akan adanya stimulus fiskal yang lebih besar.
Dax menguat +151 poin (+0,96%) pada level 15,932
FTSE bertambah +49 poin (+0.68%) pada level 7,187
CAC naik +53 poin (+0.80%) pada level 6,743
FTSE MIB menguat +199 poin (+0.76%) pada level 26,263
Technical Ideas
Menguatnya indeks di bursa Eropa seiring adanya ekspektasi bahwa bank sentral Amerika akan mempertahankan kebijakan moneter longgarnya untuk waktu yang lebih lama dan harapan tambahan stimulus fiskal di Jepang serta China diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu diperpanjangnya PPKM dengan berbagai kelonggaranya dan naiknya beberapa harga komoditas akan menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 6,075 dan resistance di level 6,175.
Stocks
PTBA (Buy). Support: Rp2,260, Resist: Rp2,360
PGAS (Buy). Support: Rp1,080, Resist: Rp1,110
EXCL (Buy on Weakness). Support: Rp2,620, Resist: Rp2,700
TLKM (Buy on Weakness). Support: Rp3,370, Resist: Rp3,420 ETF
XBNI (Buy on Weakness). Support Rp954, Resist: Rp966
XILV (Buy on Weakness). Support: Rp105, Resist: Rp107
XPID (Buy on Weakness). Support: Rp477, Resist: Rp483
Items Avg 2020 Terakhir H-1
Nilai transaksi (Rp miliar) 8,849.9 16,935.4 17,396.2
Volume transaksi (jt shm) 7,609.8 9,024.2 8,447.1
Net asing (Rp miliar) -197.6 208.9 -91.6
Net asing (jt shm) -313.0 1.6 -22.4
Kapitalisasi pasar (Rp tn) 6,071.3 7,337.1 7,278.8
Sektoral
Index Penutupan 1 year
return 1 day
return YTD return
Technology 10,312 N/A -0.6% N/A
Financials 1,394 N/A 1.1% N/A
Healthcare 1,358 N/A 1.2% N/A
Basic Material 1,158 N/A 0.0% N/A
Transportation & Log 1,084 N/A -0.6% N/A
Industrials 1,018 N/A 2.1% N/A
Infrastructur 932 N/A 0.7% N/A
Property 795 N/A 0.0% N/A
Energy 772 N/A 1.9% N/A
Consumer Cycl 792 N/A 0.2% N/A
Consumer Non-Cyclica 669 N/A 0.9% N/A
Index Negara Penutupan 1 year
return 1 day
return YTD return
JCI Indonesia 6,127 16.9% 0.8% 2.5%
FSSTI Singapura 3,084 22.9% 0.0% 8.4%
KLCI Malaysia 1,590 4.9% 0.1% -2.3%
SET Thailand 1,650 25.8% 0.2% 13.9%
KOSPI Korsel 3,201 35.2% 0.8% 11.2%
SENSEX India 58,130 51.5% 0.5% 21.7%
HSI Hongkong 25,902 4.9% -0.7% -4.9%
NKY Jepang 29,128 25.5% 2.0% 7.7%
AS30 Australia 7,827 28.1% 0.6% 13.3%
IBOV Brasil 116,933 15.5% 0.2% -1.8%
DJI Amerika 35,369 25.7% -0.2% 15.6%
SX5P Eropa 3,614 23.4% -0.6% 16.3%
UKX Inggris 7,138 23.1% -0.4% 10.5%
Closing
US$ +/- % chg
TLKM 23.75 1,694.9 0.19 0.81%
TINS 0.092 1,313.9 0.00 1.31%
*Rp/US$ 14,273
Items
Interest Inflation
Deposito IDR 3 bln 3.57%
Kredit Bank IDR 12.42%
BI 7-Days RR 3.50% 1.59%
Fed Funds Target 0.25% 5.40%
ECB Main Refinancing 0.00% 3.00%
Domestic Yen Interest Call -0.02% -0.30%
Penutupan Ret 1 year
(%) +/- Ret 1 day
(%) Minyak WTI US$/ bbl 69.3 74.2% -0.7 -1.00%
CPO RM/ ton 4,550.0 52.7% 72.0 1.61%
Nikel US$/ ton 19,829 31.7% 316.8 1.62%
Timah US$/ ton 33,375 83.0% -525.0 -1.55%
Emas US$/tr. oz 1,827.7 -5.5% 18.1 1.00%
Batu Bara US$/ ton 179.0 260.2% 1.5 0.85%
Tepung Terigu US$/ ton 146.5 -7.0% 8.1 5.84%
Jagung US$/bushel 5.2 59.2% 0.0 -0.38%
Kedelai US$/bushel 13.0 36.3% 0.1 0.68%
Tembaga US$/ton 9,420.5 43.3% 56.2 0.60%
Sumber : Bloomberg Dual Listing (US$)
Real interest rate Latest
1.91%
-5.15%
-3.00%
0.28%
Indeks Saham
Suku Bunga & Inflasi
Daily IDR
Harga Komoditas
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
News Highlight
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tidak akan ketinggalan dalam menggarap proyek energi baru dan terbarukan meskipun PTBA merupakan produsen batu bara.
Manajemen mengatakan perseroan pada tahun ini akan fokus pada 3 hal pengembangan, yakni peningkatan kapasitas angkutan batu bara, menciptakan nilai tambah batu bara hingga mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Terkait peningkatan transportasi batu bara, di semester pertama 2021 ini kita sudah berhasil meningkatkan kapasitas angkutan Tanjung Enim semula 21,4 juta ton menjadi 25 juta ton.
Selanjutnya terkait dengan pembangkit listrik, PTBA tak hanya akan mengembangkan tenaga listrik berbasis batu bara tapi juga energi terbarukan. Bahkan, PTBA bekerjasama dengan PLN terkait dengan hal tersebut.
PTBA juga sedang dalam proses membangun coal to Dimethyl Ether (DME) menggantikan LPG bersama Pertamina. Sebanyak 6 juta ton batu bara menjadi gas, methanol, menjadi DME menghasilkan 1,4 juta ton DME.
Sebelumnya, PTBA memang berencana untuk melakukan pengembangan PLTS, yang merupakan ekspansi bisnis perusahaan ke sektor energi baru dan terbarukan. Salah satu buktinya yakni Commercial Operation Date (CoD) PLTS di Bandara Soekarno Hatta bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II (Persero). Sebagai informasi, PLTS ini akan beroperasi penuh pada 1 Oktober 2020.
PT Elnusa Tbk (ELSA) yang telah tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sejak November 2020 lalu, pada 1 September 2021 secara resmi mengumumkan bahwa saham yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) sebesar 41,1% kini dialihkan secara penuh kepada anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai nahkoda Subholding Upstream.
Kendati demikian, Pertamina akan tetap menjadi pemegang saham pengendali secara tidak langsung, karena Pertamina Hulu Energi adalah Anak Perusahaan yang secara mayoritas sahamnya dimiliki PT Pertamina (Persero).
Adapun pengalihan saham ini tentunya memberikan angin segar untuk ELSA dalam memperkuat bisnis di sektor hulu dengan tetap mengedepankan penguatan operation excellence dan cost leadership yang sedang digencarkan Elnusa.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Pengalihan saham ini juga merupakan optimalisasi sinergi di internal Pertamina Group khususnya di sektor hulu migas. Diyakini hal ini mampu membuka potensi investasi aset-aset baru untuk mendukung jasa servis di sektor hulu.
Melihat peluang sinergi yang semakin luas di lingkup Subholding Upstream serta kompetensi unggul dan pengalaman ELSA yang mumpuni, perseroan semakin optimistis untuk meningkatkan kinerja ke depan menjadi lebih baik lagi,
PT Astra Graphia Tbk atau Astragraphia (ASGR) melalui bisnis inti Solusi Dokumen menawarkan tiga solusi digital bernama iCare, iSense, dan Online Support Assistance (OSA) untuk seluruh pelanggannya di Indonesia.
Emiten Group Astra di lingkup bisnis printing dan digital services ini menjadikan aplikasi iCare, iSense dan OSA sebagai bagian dari upaya inovasi dan adaptasi dalam meningkatkan kualitas layanan di masa pandemi covid-19.
Manajemen menyampaikan, ketiga aplikasi tersebut diproyeksikan sebagai solusi digital untuk mempercepat penyampaian permintaan layanan dan eskalasi penyelesaian masalah. Ketiga aplikasi ini juga untuk mempermudah proses administrasi, pengecekan status mesin, dan penyajian informasi atau panduan lengkap seputar produk yang dibutuhkan oleh pelanggan ASGR.
Adapun, iCare merupakan aplikasi mobile untuk pelanggan menyampaikan permintaan layanan dengan lebih cepat. Sedangkan iSense adalah aplikasi disajikan dengan dashboard yang membantu mencatat status mesin, bahan pakai, dan meter mesin (penggunaan klik/cetak) secara otomatis.
Sementara itu, OSA ditujukan guna memampukan pelanggan untuk mendapatkan informasi dan panduan seputar produk secara lengkap melalui situs web yang dapat diakses secara mandiri 24 jam setiap hari.
PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) produsen pupuk NPK, optimistis pertumbuhan kinerja hingga akhir 2021 akan sesuai dengan target.
Manajemen mengatakan, optimisme ini seiring membaiknya harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO). Bahkan, harga CPO menyentuh angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini praktis meningkatkan aktivitas di perkebunan sawit yang mendorong permintaan pupuk NPK.
SAMF optimistis mencapai target penjualan tahun 2021. Tahun ini, SAMF berharap bisa meraih pendapatan Rp 1,8 triliun ujar manajemen dalam keterangan Senin (6/9).
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
Melihat hal itu, tambahnya, rencana peningkatan kapasitas produksi Saraswanti terus digulirkan.
Targetnya, pada awal triwulan kedua 2022, total kapasitas produksi terpasang perusahaan akan bertambah menjadi 700.000 ton per tahun.
Permintaan pupuk NPK saat ini terus mengalami peningkatan. Secara organik dari kebutuhan dalam negeri meningkat. Banyak sekali perkebunan besar yang melakukan pergeseran (shifting) dari pupuk tunggal ke NPK.
Selain itu, optimisme perseroan juga ditopang oleh mulusnya upaya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah dan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pelonggaran itu akan sangat berpengaruh bagi kelancaran logistik.
Lebih lanjut, perseroan juga berharap perizinan online terpadu (Online Single Submission /OSS) semakin lancar sehingga iklim kemudahan investasi di Indonesia terus membaik.
Dari hal tersebut SAMF optimistis kinerja penjualan dan laba hingga akhir tahun ini akan tumbuh di atas 20%.
Terkait kinerja, sepanjang semester I-2021 SAMF membukukan penjualan mencapai Rp711,88 miliar, tumbuh 14,10% dibanding realisasi periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp623,86 miliar.
Seiring penjualan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 20,93% dari sebesar Rp 44,28 miliar di semester I-2020 menjadi Rp 53,55 miliar di semester I-2021.
Indo Prem ie r Seku ritas | D ail y Rese ar ch | In do ne si a
Refer to Important disclosures on the last of this report
PT INDO PREMIER SEKURITAS Pacific Century Place 16th Floor SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190 - Indonesia p +62 21 5088 7200
ANALYSTS CERTIFICATION
The views expressed in this research report accurately reflect the analyst’s personal views about any and all of the subject securities or issuers; and no part of the research analyst's compensation was, is, or will be, directly or indirectly, related to the specific recommendations or views expressed in the report.
DISCLAIMERS
This research is based on information obtained from sources believed to be reliable, but we do not make any representation or warranty nor accept any responsibility or liability as to its accuracy, completeness or correctness. Opinions expressed are subject to change without notice. This document is prepared for general circulation. Any recommendations contained in this document does not have regard to the specific investment objectives, financial situation and the particular needs of any specific addressee. This document is not and should not be construed as an offer or a solicitation of an offer to purchase or subscribe or sell any securities.
PT. Indo Premier Sekuritas or its affiliates may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this report.