• Tidak ada hasil yang ditemukan

NILAI TUKAR PETANI PROVINSI SULAWESI TENGAH NOVEMBER 2008 SEBESAR PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "NILAI TUKAR PETANI PROVINSI SULAWESI TENGAH NOVEMBER 2008 SEBESAR PERSEN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini disebabkan indeks harga yang dibayar petani mengalami peningkatan lebih besar dibandingkan dengan indeks yang diterima si petani, dengan masing-masing sebesar 0.12

Hal ini disebabkan indeks harga yang diterima petani mengalami peningkatan, sebesar 2,18 persen, dimana indeks ini lebih besar dibandingkan dengan indeks harga

Peningkatan NTP ini disebabkan peningkatan indeks harga yang diterima petani lebih besar dibandingkan dengan peningkatan peningkatan indeks harga yang dibayar

Kenaikan Ib terjadi pada semua subsektor penyusun NTP dengan rincian sbb: subsektor perikanan mengalami kenaikan Ib sebesar 0,29 persen,, subsektor tanaman

Turunnya Nilai Tukar Petani subsektor Tanaman Pangan pada bulan ini disebabkan penurunan Indeks yang Diterima Petani (It) sebesar 1,05 persen sedangkan Indeks yang Dibayar

Meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 0,40 persen selama Juni 2016, secara umum dipengaruhi oleh kenaikan nilai tukar tiga subsektor meliputi tanaman

Pada bulan Oktober 2014, Nilai Tukar Petani untuk Subsektor Hortikultura (NTP-H) mengalami kenaikan sebesar 1,20 %, hal ini karena Indeks yang diterima petani

Kenaikan indeks harga yang dibayar petani tertinggi terjadi pada subsektor tanaman pangan yaitu sebesar 0,35 persen yang disebabkan oleh naiknya harga