MADRASAH ALIYAH NEGERI BANGKALAN
PERANGKAT PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN MATEMATIKA WAJIB
KELAS X (SEPULUH)
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
KALENDER PENDIDIKAN DAN ANALISIS HARI EFEKTIF
PROGRAM TAHUNAN DAN PROGRAM SEMESTER
SILABUS PEMBELAJARAN MATEMATIKA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
DISUSUN OLEH
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP. 198203222005011001
SEKRETARIAT
JL. SOEKARNO HATTA NO. 5 BANGKALAN 69116
TELPON : (031) 3095596
HARI LIBUR NASIONAL AGENDA KEGIATAN MADRASAH
17 Agustus 2017 : HUT RI 1 September 2017 : Idhul Adha 1438 H 21 September 2017 : Tahun Baru Islam 1439 H 1 Desember 2017 : Maulid Muhammad SAW 25 Desember 2017 : Natal
1 Januari 2018 : Tahun Baru 16 Februari 2018 : Tahun Baru Imlek 17 Maret 2018 : Hari Raya Nyepi 30 Maret 2018 : Wafat Isa Al Masih
14 April 2018 : Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1 Mei 2018 : Hari Buruh
10 Mei 2018 : Kenaikan Isa Al Masih 29 Mei 2018 : Hari Raya Waisak 1 Juni 2018 : Hari Lahir Pancasila 15 – 16 Juni 2018 : Hari Raya Idul Fitri
3 – 8 Juli 2017 : PPDB 2017/2018
17 – 19 Juli 2017 : Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) 4 – 9 Desember 2017 : Ujian Akhir Semester Ganjil
16 Desember 2017 : Pembagian Raport Semester Ganjil 18 – 30 Desember 2017 : Libur Semester Ganjil
19 – 29 Maret 2018 : UAMBN dan UM Madrasah Aliyah 2 – 5 April 2018 : UNBK/UNKP SMA/MA 14 – 16 Mei 2018 : Libur Awal Puasa 17 – 19 Mei 2018 : Pesantren Romadhon 21 Mei – 5 Juni 2018 : Ujian Akhir Semester Genap 6 Juni 2018 : Pembagian Raport Semester Genap 7 – 9 Juni 2018 : Pesantren Romadhon
11 – 21 Juni 2018 : Libur Sekitar Hari Raya 22 – 30 Juni 2018 : Libur Akhir Semester Genap
Satuan Pendidikan : MAN BANGKALAN
Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Program : X/Umum
Tahun Pelajaran : 2017/2018
SEMESTER GANJIL
BULAN SENIN SELASA RABU KAMIS JUM’AT SABTU JUMLAH
JULI 2017 2 1 1 1 2 2 9
AGUSTUS 2017 4 5 5 4 4 4 26
SEPTEMBER
2017 4 4 4 3 4 5 24
OKTOBER 2017 5 5 4 4 4 4 26
NOPEMBER
2017 4 4 5 5 4 4 26
DESEMBER
2017 0 0 0 0 0 0 0
19 19 19 17 18 19 111
CATATAN:
1. Perhitungan Hari Efektif
a. Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB b. Jumlah Pertemuan/Minggu : 2 Pertemuan c. Total Hari Efektif (Minimal) : 35 Pertemuan
2. Pendistribusian Jam Mengajar Non Tatap Muka Jenis Kegiatan Frekuensi
a. PENILAIAN Harian 2 Pertemuan
b. PENILAIAN Tengah Semester 4 Pertemuan (2 Minggu)
c. Cadangan 9 Pertemuan
Total 15 Pertemuan
3. Perhitungan Jam Mengajar
a. Total Jam Pelajaran Hari Efektif 35 Pertemuan b. Total Jam Pelajaran Non Tatap Muka 15 Pertemuan c. Total Jam Pelajaran untuk Tatap Muka 20 Pertemuan d. Jumlah Kegiatan Belajar Mengajar pada semester Ganjil 40 Jam
Pelajaran
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
NIP. 196609031993031002 NIP.
A N A L I S I S H A R I E F E K T I F
Satuan Pendidikan : MAN BANGKALAN
Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Program : X/Umum
Tahun Pelajaran : 2017/2018
SEMESTER GENAP
BULAN SENIN SELASA RABU KAMIS JUM’AT SABTU JUMLAH
JANUARI 2018 4 5 5 4 4 4 26
PEBRUARI
2018 4 4 4 4 3 4 23
MARET 2018 2 2 2 3 3 3 15
APRIL 2018 4 3 3 3 4 3 20
MEI 2018 1 1 1 1 2 2 8
JUNI 2018 0 0 0 0 0 0 0
15 15 15 15 16 16 92
CATATAN:
1. Perhitungan Hari Efektif
a. Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB b. Jumlah Pertemuan/Minggu : 2 Pertemuan c. Total Hari Efektif (Minimal) : 30 Pertemuan
2. Pendistribusian Jam Mengajar Non Tatap Muka Jenis Kegiatan Frekuensi
a. PENILAIAN Harian 1 Pertemuan
b. PENILAIAN Tengah Semester 4 Pertemuan (2 Minggu)
c. Cadangan 4 Pertemuan
Total 10 Pertemuan
3. Perhitungan Jam Mengajar
a. Total Jam Pelajaran Hari Efektif 30 Pertemuan b. Total Jam Pelajaran Non Tatap Muka 10 Pertemuan c. Total Jam Pelajaran untuk Tatap Muka 20 Pertemuan d. Jumlah Kegiatan Belajar Mengajar pada semester Ganjil 40 Jam
Pelajaran
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
P R O G R A M T A H U N A N
Satuan Pendidikan : MAN BANGKALAN
Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Program : X/Umum
Tahun Pelajaran : 2017/2018
KOMPETENSI DASAR
rasional dan irasional satu variabel persamaan linear tiga variabel dari masalah
P
3.5 Menjelaskan danKOMPETENSI DASAR
(PENGETAHUAN) KOMPETENSI DASAR(KETERAMPILAN)
ALOKASI WAKTU (PERTEMUAN)
3.6 Menjelaskan operasi komposisi pada fungsi dan operasi invers pada
3.8 Menggeneralisasi rasio trigonometri untuk
sinus dan cosinus 4.9 Menyelesaikan masalahyang berkaitan dengan aturan sinus dan
Satuan Pendidikan : MAN BANGKALAN
Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Program : X/Umum
Tahun Pelajaran : 2017/2018 SEMESTER GANJIL
KOMPETENSI DASAR
SUB MATERI POKOK BAHASAN PELAKSANAAN
3.1 Mengintepretasi
persamaan dan
pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan
persamaan dan
pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
persamaan dan
pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
12 x 45 MENIT (6 PERTEMUAN)
KOMPETENSI DASAR
SUB MATERI POKOK BAHASAN PELAKSANAAN
2. Persamaan Nilai Mutlak Bentuk Pecahan
3. Persamaan Nilai Mutlak Bentuk Operasi Aljabar
4. Pertidaksamaan Nilai Mutlak Bentuk Linear
5. Pertidaksamaan Nilai Mutlak Bentuk Pecahan
6. Pertidaksamaan Nilai Mutlak Bentuk Operasi Aljabar
PENILAIAN HARIAN PERTAMA
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional satu variabel
12 x 45 MENIT (6 PERTEMUAN)
1. Pertidaksamaan Rasional Bentuk Linear
2. Pertidaksamaan Rasional Bentuk Pecahan
3. Pertidaksamaan Rasional Bentuk Operasi Aljabar
4. Pertidaksamaan Irasional Bentuk Linear
5. Pertidaksamaan Irasional Bentuk Pecahan
6. Pertidaksamaan Irasional Bentuk Operasi Aljabar
UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL
3.3 Menyusun sistempersamaan linear tiga variabel dari masalah kontekstual
4.3 Menyelesaikan masalah
kontekstual yang
berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel
8 x 45 MENIT (4 PERTEMUAN)
1. sistem persamaan linear tiga variabel bentuk aljabar dengan koefisien bilangan bulat
2. sistem persamaan linear tiga variabel bentuk aljabar dengan koefisien bilangan pecahan
3. aplikasi sistem persamaan linear tiga variabel dalam kehidupan sehari
4. aplikasi sistem persamaan linear tiga variabel dalam bidang geometri
1. sistem pertidaksamaan dua variabel bentuk linear dengan bentuk kuadrat
2. sistem pertidaksamaan dua variabel bentuk linear dengan bentuk lingkaran
KOMPETENSI DASAR
SUB MATERI POKOK BAHASAN PELAKSANAAN
4. sistem pertidaksamaan dua variabel bentuk kuadrat dengan bentuk lingkaran
P R O G R A M S E M E S T E R
Satuan Pendidikan : MAN BANGKALAN
Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Program : X/Umum
Tahun Pelajaran : 2017/2018 SEMESTER GENAP
KOMPETENSI DASAR
SUB MATERI POKOK BAHASAN PELAKSANAAN
3.5 Menjelaskan dan transformasi f2(x), 1/f(x),
|f(x)| dsb
8 x 45 MENIT (4 PERTEMUAN)
1. Funsi Linear
2. Grafik Fungsi Kuadrat
3. Unsur-Unsur Grafik Fungsi Kuadrat
4. Fungsi Rasional
PENILAIAN HARIAN PERTAMA
3.6 Menjelaskan operasikomposisi pada fungsi dan operasi invers pada fungsi invers serta sifat-sifatnya serta menentukan eksistensinya
4.6 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
1. Komposisi Fungsi Linear Dan Fungsi Linear
2. Komposisi Fungsi Linear Dan Fungsi Kuadrat
3. Invers Fungsi kontekstual yang berkaitan dengan rasio trigonometri (sinus, cosinus, tangen,
1. Rasio Trigonometri Pada Segitiga Siku-Siku Dengan Bilangan Tripel Phythagoras
2. Rasio Trigonometri Pada Segitiga Siku-Siku Dengan Bilangan Bukan Tripel Phythagoras
3. Aplikasi Trigonometri Dalam Kehidupan Sehari-Hari Yang
Berkaitan Dengan Masalah Ketinggian
4. Aplikasi Trigonometri Dalam Kehidupan Sehari-Hari Yang
KOMPETENSI DASAR
SUB MATERI POKOK BAHASAN PELAKSANAAN
3.8 Menggeneralisasi rasio trigonometri untuk sudut-sudut di berbagai kuadran dan sudut-sudut berelasi
4.8 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan rasio trigonometri sudut-sudut di berbagai kuadran dan sudut-sudut berelasi
6 x 45 MENIT (3 PERTEMUAN)
1. Nilai Trigonometri Sudut Istimewa
2. Sudut-Sudut Yang Berelasi Dengan Sudut Istimewa
3. Operasi Yang Melibatkan Nilai Trigonometri
PENILAIAN HARIAN KEDUA
3.9 Menjelaskan aturansinus dan cosinus 4.9 Menyelesaikan masalah yangberkaitan dengan aturan sinus dan cosinus
8 x 45 MENIT (4 PERTEMUAN)
1. Aturan Sinus
2. Aplikasi Aturan Sinus Dalam Kehidupan Sehari-Hari
3. Aturan Cosinus
4. Aplikasi Aturan Cosinus Dalam Kehidupan Sehari-Hari
3.10Menjelaskan fungsi trigonometri dengan menggunakan lingkaran satuan
4.10Menganalisa perubahan grafik fungsi trigonometri akibat perubahan pada konstanta pada fungsi y = a sin b(x + c) + d.
4 x 45 MENIT (2 PERTEMUAN)
1. Fungsi Sinus
2. Fungsi Cosinus
PENILAIAN AKHIR TAHUN PELAJARAN
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
SILABUS PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Satuan Pendidikan : MAN BANGKALAN
Mata Pelajaran : MATEMATIKA WAJIB
Kelas/Program : X/Umum
Tahun Pelajaran : 2017/2018
KOMPETENSI DASAR PEMBELAJARANMATERI KEGIATAN PEMBELAJARAN
3.1 Mengintepretasi
Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan
dengan persamaan dan pertidaksamaan linear
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian terkait konsep persamaan dan pertidaksamaan linear
Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan
dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan pertidaksamaan rasional dan irasional
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan
pertidaksamaan rasional dan irasional
KOMPETENSI DASAR PEMBELAJARANMATERI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan
dengan sistem persamaan linear tiga variabel
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan sistem
persamaan linear tiga variabel
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian terkait konsep sistem persamaan linear tiga variabel
Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan
dengan sistem pertidaksamaan dua variabel
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan sistem pertidaksamaan dua variabel
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan sistem
pertidaksamaan dua variabel
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian terkait konsep sistem
KOMPETENSI DASAR PEMBELAJARANMATERI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Fungsi Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan
dengan fungsi
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan fungsi
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan fungsi
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian
Invers Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan dengan komposisi dan invers
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan komposisi dan invers
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan komposisi dan invers
KOMPETENSI DASAR PEMBELAJARANMATERI KEGIATAN PEMBELAJARAN
3.7 Menjelaskan rasio trigonometri
Trigonometri Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan dengan rasio trigonometri
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan rasio trigonometri
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan rasio
trigonometri
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian terkait konsep rasio trigonometri
3.8 Menggeneralisasi
Berelasi Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan dengan sudut-sudut berelasi
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan sudut-sudut berelasi
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan sudut-sudut berelasi
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian terkait konsep sudut-sudut berelasi
Cosinus Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan dengan aturan sinus dan cosinus
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan aturan sinus dan cosinus
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan aturan sinus dan cosinus
KOMPETENSI DASAR PEMBELAJARANMATERI KEGIATAN PEMBELAJARAN
3.10Menjelaskan fungsi trigonometri
dengan
menggunakan lingkaran satuan 4.10Menganalisa
perubahan grafik fungsi trigonometri akibat perubahan pada konstanta pada fungsi y = a sin b(x + c) + d.
Fungsi
Trigonometri Mengamati dan mengindetifikasi fakta-fakta yang berkaitan dengan fungsi trigonometri
Mengumpulkan dan mengolah informasi sehingga mendapatkan suatu konsep yang berkaitan dengan fungsi trigonometri
Menguji validitas/kesahihan terhadap beberapa prinsip yang berkaitan dengan fungsi
trigonometri
Menyajikan secara prosedural langkah-langkah penyelesaian terkait konsep fungsi
trigonometri
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 01
Satuan Pendidikan : MAN Bangkalan
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok :Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
A.TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait persamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep persamaan nilai mutlak bentuk linear dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk linear
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan dalam menjelaskan materi
persamaan nilai mutlak bentuk linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan
persamaan nilai mutlak bentuk linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah
persamaan nilai mutlak bentuk linear
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket 3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1.Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.Kegiatan Inti
a.Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok; 3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi
perbedaan pendapat baik dengan guru maupun teman sejawatnya; 4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan
sungguh-sungguh semua informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari semua informasi yang diberikan.
b.Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk linear, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual; 4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa
terhadap permasalahan yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur
c.Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya ketika ada informasi terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk linear disampaikan; 2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who,
Why, When, Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear; 3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan
permasalahan yang diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear
beserta penyelesaiannya
3.Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas,
baik tugas individual maupun kelompok; dan
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya
2.Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta penyelesaiannya terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk linear
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 02
Satuan Pendidikan : MAN Bangkalan
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok :Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
A.TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep persamaan nilai mutlak bentuk pecahan dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan dalam menjelaskan materi
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket 3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1.Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.Kegiatan Inti
a.Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok; 3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi
perbedaan pendapat baik dengan guru maupun teman sejawatnya; 4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan
sungguh-sungguh semua informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari semua informasi yang diberikan.
b.Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan baik dalam bentuk visual maupun audio visual;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur
c.Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya ketika ada informasi terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When, Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan beserta penyelesaiannya
3.Penutup
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya
2.Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta penyelesaiannya terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk pecahan
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 03
Satuan Pendidikan : MAN Bangkalan
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok :Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
A.TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah terkait persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan dalam menjelaskan materi
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket 3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1.Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.Kegiatan Inti
a.Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok; 3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi
perbedaan pendapat baik dengan guru maupun teman sejawatnya; 4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan
sungguh-sungguh semua informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari semua informasi yang diberikan.
b.Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar baik dalam bentuk visual maupun audio visual; 2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur
c.Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya ketika ada informasi terkait materi
persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When, Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu permasalah terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar beserta penyelesaiannya
3.Penutup
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas,
baik tugas individual maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya
2.Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta penyelesaiannya terkait materi persamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 04
Satuan Pendidikan : MAN Bangkalan
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok :Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
A.TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan dalam menjelaskan materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket 3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1.Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.Kegiatan Inti
a.Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok; 3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi
perbedaan pendapat baik dengan guru maupun teman sejawatnya; 4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan
sungguh-sungguh semua informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari semua informasi yang diberikan.
b.Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur
c.Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya ketika ada informasi terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When, Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear beserta penyelesaiannya
3.Penutup
manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas,
baik tugas individual maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya
2.Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk linear
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 05
Satuan Pendidikan : MAN Bangkalan
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok :Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
A.TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan dalam menjelaskan materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket 3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1.Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.Kegiatan Inti
a.Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok; 3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi
perbedaan pendapat baik dengan guru maupun teman sejawatnya; 4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan
sungguh-sungguh semua informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari semua informasi yang diberikan.
b.Pengetahuan
1). Mengetahui: guru memberikan informasi kepada peserta didik terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur
c.Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya ketika ada informasi terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When, Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan beserta penyelesaiannya
3.Penutup
manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas,
baik tugas individual maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya
2.Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk pecahan
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 06
Satuan Pendidikan : MAN Bangkalan
Mata Pelajaran : Matematika (Wajib)
Kelas/Semester : X/1
Materi Pokok :Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit
A.TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa dapat menyelesaikan permasalah terkait persamaan nilai mutlak
B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear Aljabar lainnya.
Indikator:
a. siswa dapat memahami konsep-konsep terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. siswa dapat menerapkan konsep-konsep pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar dalam menyelesaikan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variable
Indikator:
a. siswa dapat menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. siswa dapat menjelaskan baik secara lisan maupun prosedural dalam menyelesaikan masalah terkait pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta : semua simbol-simbol matematika baik berupa angka atau lambang yang dapat digunakan dalam menjelaskan materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
2. Konsep : definisi, pengertian, serta ciri-ciri yang berkaitan dengan
3. Prinsip : dalil, rumus serta teori yang menjelaskan tentang
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
4. Prosedur : langkah-langkah sistematis tentang penyelesaian masalah
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
D. METODE PEMBELAJARAN
1. Ceramah (pemberian informasi secara langsung dari guru/model)
2. Diskusi (dengan teman terdekat yang berada disampingnya atau teman sekelas)
E. MEDIA PEMBELAJARAN
1. Media Visual (rangkuman materi, contoh soal dan penyelesaian serta panduan membuat soal)
2. Audio Visual (vidio pembelajaran atau vidio tutorial penyelesaian masalah)
F. SUMBER BELAJAR
1. Buku Paket Matematika
2. Buku Pengayaan/Pendamping Buku Paket 3. Kumpulan Soal-Soal UN/SBM PTN
G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN 1.Pendahuluan
a. menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
b. memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
c. mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
d. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
e. menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.Kegiatan Inti
a.Sikap
1). Peserta didik didorong untuk senantiasa menerima informasi baik yang berasal dari guru maupun teman sejawatnya;
2). Peserta didik diperintahkan untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan baik dalam bentuk tugas individual maupun tugas kelompok; 3). Peserta didik diharapkan untuk saling menghargai, apabila terjadi
perbedaan pendapat baik dengan guru maupun teman sejawatnya; 4). Peserta didik diminta untuk menghayati dengan seksama dan
sungguh-sungguh semua informasi yang diberikan; dan
5) Peserta didik diminta untuk mengamalkan semua informasi positif yang diperoleh dari semua informasi yang diberikan.
b.Pengetahuan
2). Memahami: memerintahkan siswa untuk membaca atau memperhatikan informasi yang diberikan dengan seksama dan sungguh-sungguh;
3). Menerapkan: guru memberikan beberapa contoh permasalahan terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar, baik dalam bentuk numerik, aljabar, maupun kontektual;
4). Menganalisis: peserta didik diminta untuk melakukan analisa terhadap permasalahan yang diberikan, tentang cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) kemudian mendiskusikan hasilnya dengan teman sekelasnya;
5). Mengevaluasi: guru memberikan beberapa permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar, untuk diselesaikan secara individual serta dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan;
6). Mencipta: peserta didik diajarkan, bagaimana permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar di buat dan kemudian meminta siswa untuk membuat permasalah yang identik beserta penyelesaiannya dalam bentuk tugas mandiri yang terstruktur
c.Keterampilan
1). Mengamati: siswa diminta menggunakan seluruh panca indra yang dimilikinya ketika ada informasi terkait materi
pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
disampaikan;
2). Menanya: siswa diminta menggunakan konsep 5W1H (What, Who, Why, When, Where dan How) untuk memahami informasi terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar;
3). Mencoba: siswa diminta untuk mencoba menyelesaikan permasalahan yang diberikan, baik secara individual maupun berdiskusi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) sesuai dengan jenis tugas yang diberikan;
4). Menalar: siswa diminta untuk berpikir kreatif tentang bagaimana suatu permasalah terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar diajukan dan diciptakan;
5). Menyaji: siswa diminta untuk menyajikan hasil pekerjaan atau percobaanya dalam menyelesaikan masalah dengan cara berbagi informasi dan strategi dengan teman terdekat yang berada disampingnya (kanan, kiri, depan atau belakang) maupun dengan teman sekelasnya;
6). Mencipta: peserta didik diminta membuat permasalahan terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar beserta penyelesaiannya
a. melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
b. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; c. melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas,
baik tugas individual maupun kelompok; dan
d. menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
1.Tes lisan
a. pertanyaan-pertanyaan terkait materi pra syarat
b. pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan sebelumnya
2.Tes tulis
a. Penilaian Harian, berisi soal-soal terkait dengan materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
b. Penilaian Tugas, berbentuk tugas pekerjaan rumah untuk membuat permasalahan beserta penyelesaiannya terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak bentuk operasi aljabar
Mengesahkan,
Kepala MAN Bangkalan,
Drs. H. MOH. ALI WAFA, M.Pd.I
NIP. 196609031993031002
Bangkalan, 17 Juli 2017 Guru Mata Pelajaran
ABDUL MUIZ, M.Pd
NIP.