Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
KAJIAN SIFAT KEKOMPAKAN PADA RUANG
BANACH
Ariyanto*
ABSTRACT
The properties of compactness in Banach spaces in this paper is a generalization of a
compact understanding the system on the real numbers. New concepts formed is
relatively compact, sequentially compact, relatively sequentially compact, and totally
bounded.
These
paper
study
about
relationship
of
concepts.
Key words: Banach spaces, compact, compact sequential, totally bounded.
ABSTRAK
Sifat kekompakan di ruang Banach pada tulisan ini merupakan perumuman dari
pengertian kompak pada sistem bilangan real. Konsep-konsep baru yang terbentuk adalah
kompak relatif, kompak sekuensial, kompak sekuensial relatif, dan terbatas total. Tulisan
ini mengkaji keterkaitan konsep-konsep tersebut di atas.
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Ruang bernorma dikatakan lengkap apabila setiap barisan Cauchy di dalam ruang bernorma tersebut konvergen, dan ruang bernorma lengkap dikenal dengan sebutan ruang Banach. Pemberian nama ruang bernorma lengkap sebagai ruang Banach disebabkan Banach yang menemukan struktur sifat-sifat ruang bernorma lengkap dalam meraih disertasi doktornya pada tahun 1920. Liput terbuka suatu himpunan E di dalam sistem bilangan real dimaksudkan suatu koleksi himpunan terbuka
G yang merupakan himpunan bagian sehingga
E
G
, dan suatu himpunanE
di dalam sistem bilangan real dikatakan kompak apabilasetiap liput terbuka untuk himpunan E memuat liput-bagian yang banyak anggotanya hingga. Tulisan ini akan mengitlak (memperumum) pengertian dan sifat-sifat kompak yang dimiliki sistem bilangan real ke ruang Banach. Implikasi lanjutannya adalah pengertian, konsep dan sifat-sifat kompak pada sistem bilangan real setelah di bawah ke ruang Banach berhasil memunculkan struktur sifat yang baru seperti : kompak relatif, kompak sekuensial, kompak sekuensial relatif, dan terbatas total. Pembahasan pada tulisan ini akan ditampilkan dalam bentuk teorema atau lemma.
MATERI DAN METODE KAJIAN
Tulisan pembahasan sifat kekompakkan pada ruang Banach ini menggunakan pendekatan studi literatur. Langkah permulaan dilakukan adalah menghimpun materi yang dibutuhkan yang diambil dari buku-buku analisis seperti yang tercantum dalam daftar pustaka. Kemudian , mempelajari materi penelitian dan mengolahnya dengan bantuan teori-teori dasar dalam matematika seperti logika, teori himpunan dan analisis dasar.
Teori Dasar
Pada bagian ini akan dibahas pengertian dasar yang akan digunakan sebagai landasan untuk pembahasan berikutnya. Beberapa konsep, sifat dan teorema pada tulisan ini dianggap sudah dipahami. Beberapa bukti teorema dalam bagian ini tidak diberikan karena bisa langsung merujuk ke daftar pustaka.
Ruang Metrik
Pada sub bagian ini akan dibicarakan pengertian dan sifat-sifat dari ruang metrik, sebagai berikut.
Definisi 1: Diberikan sebarang himpunan tak kosong
X
.
i
Fungsid
:
R
yang memenuhi sifat-sifat sebagai berikut :
1 , 0 ,
, 0 ,
d x y untuk setiap x y
d x y jika dan hanya jika x y
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
2
d x y
,
d y x untuk setiap x y
,
,
dan
3
d x y
,
d x z
,
d z y untuk setiap x y z
,
, ,
, Disebut metrik atau jarak padaX
.
ii
HimpunanX
dilengkapi dengan suatu metrikd
, dituliskan dengan
,
d
, disebut ruangmetrik. Jika metriknya telah diketahui maka ruang metrik cukup ditulis
X
saja. Anggota ruang metrik
,
d
disebut titik dan untuk setiapx y
,
bilangan nonnegatifd x y
,
disebut jaraktitik
x
dengan titik y.Definisi 2 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik, dan S X .1. Apabila
x
sebarang titik di dalam ruang metrikX
dan
0, maka Himpunan
)
(
x
N
y
X
:
d
x
,
y
dinamakan persekitaran dengan titik pusatx
dan jari-jari
.2. Titik
x
X
disebut titik limit himpunan S, apabila setiap persekitaran dengan titik pusatx
memuat paling sedikit satu titik yS dengan y x, atau untuk setiap
0 berlaku
)
(
x
N
S
x
. Koleksi semua titik limit himpunan S disebut derived set dandinotasikan dengan S. Himpunan
S
SS disebut closure(S). Titik anggota S yang bukan titik limit disebut titik terasing.3. Titik
x
X disebut titik-dalam himpunan S, apabila terdapat persekitaranN
(
x
)
sehinggaberlaku
N
(
x
)
S.4. Himpunan S X disebut himpunan terbuka apabila setiap anggotanya merupakan titik-dalam himpunan S.
5. Himpunan S X dikatakan himpunan tertutup apabila Sc terbuka. Closure(S) didefinisikan juga sebagai irisan semua himpunan tertutup yang memuat S.
6. Himpunan S X dikatakan terbatas apabila ada titik xX dan bilangan real M 0 sehingga untuk setiap yS berlaku
d
x
,
y
M.7. Diameter himpunan S X , dinotasikan sebagai
d
S
dan didefinisikan sebagai
S
d
sup
d
x
,
y
:
untuk
setiap
x
,
y
S
. S juga dikatakan terbatas apabila diameternya hingga.Teorema 3 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik, dan S X .Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Bukti : Syarat perlu : S tertutup, jadi Sc terbuka. Andaikan bahwa S S, yaitu ada xSdengan xS atau
x
S
c. KarenaS
c terbuka, makax
merupakan titik-dalam himpunanS
c. Jadi, ada bilangan
0 sehingga berlakuN
(
x
)
Sc atauN
(
x
)
S
. Akibatnya untuk0
tersebut berlakuN
(
x
)
S
x
. Jadix
bukan titik limit himpunan S, kontradiksidengan pengambilan
x
S
.Syarat cukup : Diketahui
S
S
atauS
c
S
c. Diambil sebarangx
S
c, makax
S
catau
x
bukan merupakan titik limit himpunan S. Jadi ada bilangan
0 dengan sifat
)
(
x
N
S
x
.Kemungkinan terjadi,
N
(
x
)
S
atauN
(
x
)
S
x
.Karena xSc (atau xS) maka
N
(
x
)
S
. Jadi, apabila diambil xSc, maka adabilangan
0 sehinggaN
(
x
)
S
atauN
(
x
)
Sc. Dengan kata lainx
merupakantitik-dalam himpunan
S
c, sehingga terbuktiS
c himpunan terbuka atau himpunan S tertutup.Definisi 4 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik. Barisan
x
n di dalam suatu ruang metrikX
dikatakan konvergen jika ada
x
X
sehingga untuk setiap bilangan
0
terdapat bilangan asli0
n
, sehingga untuk setiap bilangan aslin
n
0 berlakud x x
n,
. Dalam hal ini dikatakanbarisan {xn} konvergen ke xatau barisan
x
n mempunyai limitx
dan biasa dinotasikan dengan
lim
n,
0
n
d x x
, atau limnxn x. Barisan yang tak konvergen dikatakan divergen.Definisi 5 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik. Suatu barisan
x
n di dalamX
, dan dibentukbarisan bilangan asli
nk :kN
sehinggan
1
n
2
n
3
...
, maka barisan
xnk dinamakanbarisan bagian dari
x
n .Definisi 6 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik. Barisan
x
n di dalamX
disebut barisan Cauchyapabila untuk setiap bilangan
0 terdapat bilangan aslin
1 sehingga untuk setiap m,n
n
1berlaku d
xm,xn
.Teorema 7 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik, dan S X .Apabila
x
titik limit himpunan S, maka ada suatu barisan
x
n di dalam S sehingga
n
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Teorema 8 : Diketahui
X
,
d
ruang metrik.Apabila setiap barisan
x
n di dalamX
konvergen, maka barisan tersebut merupakan barisanCauchy.
Ruang Bernorma
Pada sub bagian ini akan disajikan definisi ruang bernorma disertai sifat-sifatnya. Definisi 9 : Diketahui X ruang linear atas
C
atau R.Fungsi
.
:
X
R
disebut norma apabila :
N
1x
0
untuk setiapx
X
, danx
0
x
.
N
2
.
x
.
x
untuk setiapx
X
dan skalar
.
N
3x
y
x
y
untuk setiap x,yX.Ruang linear X yang diperlengkapi norma dinamakan ruang bernorma dan dituliskan dengan
X
,
.
atau X saja.Teorema 10: Setiap ruang bernorma X merupakan ruang metrik, dengan
d
(
x
,
y
)
x
y
untuk setiap x,yX .
Berdasarkan Teorema 10 di atas, setiap ruang bernorma merupakan ruang metrik, maka semua konsep, pengertian, sifat-sifat, serta teorema-teorema yang berlaku pada ruang metrik berlaku pula pada ruang bernorma. Demikian pula karena ruang bernorma merupakan ruang metrik maka vektor disebut pula sebagai titik.
Teorema 11 : Ruang bernorma
X
dikatakan lengkap apabila setiap barisan Cauchy di dalamnyakonvergen, dan ruang bernorma lengkap disebut Ruang Banach.
Contoh :
C
a
,
b
f
:
a
,
b
R
,
f
kontinu
koleksi semua fungsi kontinu dari
a
,
b
ke. Terhadap norma
0
f
sup
f
x
:
x
a
,
b
merupakan ruang Banach, akan tetapiterhadap norma
1
f
b
a
f
x
dx
, bukan merupakan ruang Banach.Definisi 12 : Apabila ruang bernorma
X
memuat suatu barisan
en yang memenuhi untuksetiap xX ada dengan tunggal barisan skalar
n sehingga berlaku
e
e
e
n
x
1 1
2 2
.
.
.
n
untukn
, maka
en disebut basis untukX
.Dengan kata lain, untuk setiap xX dapat disajikan sebagai representasi kombinasi linear dari
1
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
himpunan tertutup di dalamX
.Lemma 15 :(Lemma Riesz’s) Diberikan
X
ruang bernorma berdimensi hingga danY
,Z
Selanjutnya, akan ditunjukkan
z
y
sebagai berikut. Untuk setiapy
Y
diperoleh
Berdasarkan hasil di atas pula, dengan
c
0
Karena
y
Y
diambil sebarang, maka lemma Riesz’s terbukti.PENGKAJIAN
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Pada sub bagian ini akan membahas pengertian dan sifat-sifat kekompakan yang dimiliki oleh ruang Banach. Langkah awal akan mendefinisikan dulu pengertian kompak, dan langkah berikutnya berturut-turut akan menyajikan sifat-sifat kompak di dalam ruang Banach.Definisi 16 : Koleksi semua himpunan himpunan di dalam ruang Banach
X
dikatakan liput (cover) himpunan S X apabila setiap anggota himpunan S termuat paling sedikit dalam satu anggota koleksi semua himpunan .Dengan kata lain, merupakan liput himpunan S X apabila S
G
G
. Apabila setiapanggota merupakan himpunan terbuka di dalam
X
, maka disebut liput terbuka (open cover) untuk S.Definisi 17 : Diketahui
X
ruang Banach.Himpunan S X dikatakan kompak (compact) apabila untuk setiap liput terbuka himpunan S ada liput bagian berhingga yang juga liput himpunan S.
Jelasnya, S kompak apabila koleksi semua himpunan terbuka merupakan liput terbuka
untuk S, maka ada himpunan berhingga
G1,G2,...,Gn
sehingga berlaku S
ni i G
1
.
Contoh : 1. Di dalam ruang Banach
X
, himpunan berhingga merupakan himpunan kompak. Jawab : Misalkan himpunan berhingga tersebut adalah S
x1,x2,...,xn
dan
Gmerupakan liput terbuka untuk S, maka ada anggota S merupakan anggota
G
untuk palingsedikit satu
. Jadi untuk setiapx
i dipilih satuG
saja yang memuatx
i, sebut saja i G .Jadi 1
G , 2
G , ..., n
G merupakan liput bagian berhingga untuk S. Terbukti untuk sebarang
liput terbuka untuk S memuat liput bagian berhingga untuk S. Jadi disimpulkan S kompak.
2. Himpunan S
n n: 1
di dalam sistem bilangan real tidak kompak.
Definisi 18 : Diketahui
X
ruang Banach.Himpunan S X dikatakan kompak relatif (relatively compact) jika dan hanya jika
S
(closure S) merupakan himpunan kompak.Definisi 19 : Diketahui
X
ruang Banach.Himpunan S X dikatakan kompak sekuensial (sequentially compact) apabila setiap barisan
x
n di dalam S mempunyai barisan bagian
xnk yang konvergen ke xS.Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Himpunan S X dikatakan kompak sekuensial relatif (relatively sequentially compact) jika danhanya jika
S
(closure S) merupakan himpunan kompak. Definisi 21 : DiketahuiX
ruang Banach.Himpunan S X disebut
net
apabila S himpunan berhingga dan
S xx
N
)
(
X , dan
X
disebut terbatas total apabila
X
memuat suatu
net
, untuk setiap
0. Definisi 22 : DiketahuiX
ruang Banach, dan liput terbuka untukX
.Bilangan
0 disebut bilangan Lebesque untuk liput terbuka apabila setiap himpunan XS dengan d(S)
, ada G sehingga SG. Teorema 23 : : DiketahuiX
ruang Banach.Apabila setiap himpunan tak berhingga S X mempunyai titik limit di dalam
X
, makaX
kompak sekuensial.
Bukti : Diambil sebarang barisan
x
n di dalamX
. Dibentuk range dari barisan tersebut sebagaiberikut : S
xn :n
.Apabila S berhingga, maka ada paling sedikit satu anggota xS untuk tak berhingga banyaknya indeks
n
, sebabx
n merupakan fungsi dengan domain himpunan tak berhingga .Dengan demikian terbentuk suatu barisan
nk :k
sehinggan
1
n
2
...
, dan1
n
x
2
n
x
...
x
. Jadi diperoleh suatu barisan bagian yang konvergen kex
S X . ApabilaS tak berhingga, dan S mempunyai titik limit
x
0 di dalamX
maka ada barisan di dalam Syang konvergen ke
x
0. Dipilihn
1 sehingga berlaku 01
x
x
n
1
. Kemudian dipilihn
2 dengan2
1
n
n
sehingga 02 x
xn
2
1
. Setelah dipilihn
1
n
2
...
n
k1, maka dipilihn
k dengan1
kk
n
n
sehingga x x0 kn
k 1
. Jadi terbentuk barisan
kn
x
yang konvergen kex
0.Dengan kata lain terbukti
X
kompak sekuensial. Lemma 24 : DiketahuiX
ruang Banach.Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Bukti : Diketahui S himpunan tak berhingga dan diberikan sebarang
0. Misalkan himpunan
. Dengan demikian paling sedikit ada satu darihimpunan-himpunan ( )
X
terbatas total jika dan hanya jika setiap barisan
x
n di dalamX
mempunyai barisan bagianCauchy.
Bukti : syarat perlu : Diambil sebarang barisan Diketahui
X
ruang Banach. Pandang himpunan
A
xn;n
. Apabila A berhingga, maka barisan
x
n mempunyai barisan bagianberhingga yang konstan. Oleh karena itu, barisan ini merupakan barisan Cauchy. Sekarang misalkan A tak berhingga, maka berdasarkan Lemma 23 ada himpunan tak berhingga
B
1
A
dengan
d
B
1
1
. Dipilihn
1 sehingga xn1B1. Selanjutnya dengan cara yang sama, ada suatuApabila prosedur ini dilakukan terus menerus, maka diperoleh himpunan-himpunan tak berhingga
1 suatu barisan bagian
k
barisan di dalam
X
mempunyai barisan bagian Cauchy.Syarat cukup : Andaikan himpunan
X
tidak terbatas total, maka ada
0
0
sehingga tidakMedia Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
mempunyai barisan bagian Cauchy, kontradiksi dengan yang diketahui.
Teorema 26 : Ruang Banach
X
kompak sekuensial jika dan hanya jikaX
terbatas total. Bukti : Syarat perlu : KarenaX
kompak sekuensial, maka setiap barisan
x
n di dalamX
berdasarkan Teorema 25 terbukti bahwaX
terbatas total.Syarat cukup : Diketahui
X
terbatas total dan diambil sebarang barisan
x
n di dalamX
.Menurut Teorema 25, maka barisan
x
n mempunyai barisan bagian Cauchy
xnk dan karenaX
ruang Banach, maka barisan
kn
x konvergen atau terbukti
X
kompak sekuensial.Lemma 27 : Diketahui
X
ruang Banach. ApabilaX
kompak sekuensial, maka setiap liput terbuka untukX
mempunyai bilangan Lebesque.Bukti : Diketahui
X
kompak sekuensial dan liput terbuka untukX
. Andaikan tidak ada bilangan Lebesque untuk liput terbuka , maka untuk setiap n ada himpunan tak kosongMedia Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
S kompak jika dan hanya jika S kompak sekuensial.Bukti : Syarat perlu : Andaikan S tidak kompak sekuensial, maka menurut Lemma 26 ada suatu himpunan tak berhingga AS dengan A tidak mempunyai titik limit di dalam S. Dengan demikian setiap anggota S bukan titik limit himpunan
A
, dan setiap titik anggotaA
merupakan titik terasing. Jadi, untuk setiap xA ada bilangan
0 sehingga N(x)A
x
, dan terbuka mempunyai bilangan Lebesque
0, dan berdasarkan Teorema 25 maka S terbatasMedia Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Apabila S tertutup dan terbatas, dan
X
berdimensi hingga maka S kompak.Bukti : Misalkan Dim(
X
)
n
, dan
e1,e2, . . .,en
merupakan basis untukX
. Diambilsebarang barisan
x
m di dalam S, maka untuk setiap xm anggota S dapat disajikan sebagairepresentasi kombinasi linear sebagai berikut,
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
Karena diketahui S terbatas, maka ada bilangan k 0 sehinggax
m k, untuk setiapm
.Menurut Lemma 13, maka diperoleh
konvergen dalam S. Dengan kata lain S kompak sekuensial atau S kompak. Teorema 31 : Diketahui
X
ruang Banach, dan S X .S kompak relatif jika dan hanya jika S terbatas total.
Bukti : Syarat perlu : Diketahui S kompak relatif atau
S
SS kompak. Apabila S kompak berakibat S kompak sekuensial, maka menurut Teorema 26 S terbatas total. Apabila Stidak kompak, dan karena S merupakan koleksi semua himpunan titik limit di dalam S, maka berdasarkan Teorema 23 S kompak sekuensial, dan sekali lagi menurut Teorema 26 terbukti S terbatas total.
Syarat cukup : Diketahui S kompak relatif, yaitu
S
kompak.Apabila S kompak berakibat S kompak sekuensial atau terbukti S terbatas total. Sekarang apabila S tidak kompak dan karena
S
merupakan koleksi semua titik limit di dalam S, maka diperoleh S kompak sekuensial atau terbukti S terbatas total.Syarat perlu : Diambil sebarang barisan
x
n di dalam S. Karena diketahui S terbatas total,maka ada himpunan-himpunan berhingga
suatu 1net. Paling sedikit dari persekitaran-persekitaran ini memuat suatu barisan tak hingga,
katakanlah
xn,1 dengan
xn,1
x
n . Selanjutnya. Diambil lagi suatu net 2 1, maka paling
sedikit satu dari persekitaran-persekitaran di dalam himpunan berhingga dari suatu net 2 1
Media Exacta Volume 11 No.1 Januari 2011
menerus maka akan diperoleh suatu barisan tak hingga
xn,m , untuk suatum
dengan
xn,m
xn,m1
sehingga
xn,m termuat di dalam persekitaran berdiameterm
1
. Misalkan
xn,n merupakan barisan diagonal, maka
n j j j
x
, merupakan barisan bagian dari
n j n jx
,yang termuat di dalam persekitaran berdiameter n 1
. Jadi diperoleh xn,n xm,m
)
,
(
min
1
m
n
,sehingga
xn,n merupakan barisan Cauchy. KarenaX
lengkap maka barisan
xn,n adalahkonvergen. Dengan kata lain barisan
xn,n mempunyai barisan bagian yang konvergen atau Skompak sekuensial. Berakibat S kompak relatif. SIMPULAN
Berdasarkan keseluruhan uraian di atas diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Apabila suatu himpunan tak berhingga mempunyai titik limit di dalam ruang Banach,
maka ruang Banach tersebut kompak sekuensial.
2. Suatu ruang Banach yang kompak sekuensial jika dan hanya jika ruang Banach tersebut terbatas total.
3. Suatu himpunan di dalam ruang Banach yang kompak jika dan hanya jika himpunan tersebut kompak sekuensial.
4. Apabila suatu himpunan yang kompak di dalam ruang Banach, maka himpunan tersebut tertutup dan terbatas.
5. Apabila suatu himpunan yang tertutup dan terbatas di dalam ruang Banach, dan himpunan itu juga berdimensi hingga maka himpunan tersebut kompak.
6. Suatu himpunan yang kompak relatif di dalam ruang Banach jika dan hanya jika himpunan tersebut terbatas total.