• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I. PENDAHULUAN Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I. PENDAHULUAN Latar Belakang"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I.

PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang

Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang tahun 2016- 2021 adalah acuan kerja SKPD Kecamatan Sangkulirang yang memuat tentang visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi dan arah kebijakan perencanaan pembangunan selama kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan. Dalam Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang tahun 2016-2021 memuat tentang program pembangunan daerah yang meliputi program prioritas dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan selama 5 (lima) tahun kedepan mengacu pada RPJMD Kab. Kutai Timur Tahun 2016-2021.

Fungsi Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang Tahun 2016-2021 dalam penyelenggaraan pembangunan daerah sebagai panduan dalam pelaksanaan program kegiatan SKPD Kecamatan Sangkulirang selama dalam jangka waktu 5 (lima) tahunan sesuai RPJMD Kab. Kutai Timur Tahun 2016-2021.

Dalam menyusun Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang tahun 2016-2021 melibatkan Kepala-kepala Seksi dan Kepala Sub. Seksi yang terkait dalam lingkup Kecamatan Sangkulirang serta menerima masukan- masukan dari stake holder yang ada di lingkungan Kecamatan Sangkulirang sehingga tersusunlah Rancangan Awal Rensta SKPD Kecamatan Sangkulirang Tahun 2016- 2021 yang selanjutnya disahkan menjadi Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang Tahun 2016-2021.

Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang Tahun 2016- 2021 merupakan penjabaran dari RPJMD Kab. Kutai Timur Tahun 2016-2021. RPJMD Kab. Kutai Timur Tahun 2016-2021 merupakan penjabaran dari RPJMD Provinsi Kalimantan Timur.

Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang Tahun 2016- 2021 dan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 merupakan acuan dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD.

1.

2 Landasan Hukum

Dasar hukum penyusunan Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang berpedoman pada Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri, dan Peraturan Daerah, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan pengganggaran SKPD diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem

(2)

Perencanaan Pembangunan Nasional.

2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.

3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota.

6. Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana.

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Tahapan dan Tata Cara Penyusunan Renstra SKPD.

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pemberian Bansos dan Hibah.

1.

3 Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan disusunya Rencana Strategis (Renstra) SKPD Kecamatan Sangkulirang tidak lain adalah sebagai pedoman dalam merencanakan pembangunan selama kurun waktu 5 (Lima) tahun.

1.

4 Sistematika Penulisan

Sistematika Penulisan Renstra SKPD Kecamatan Sangkulirang Tahun 2016-2021 terdiri dari 6 (Enam) Bab yaitu sebagai berikut :

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan

BAB II. GAMBARAN PELAYANAN

2.1. Tugas Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD 2.2. Sumber Daya SKPD

2.3. Kinerja Pelayanan SKPD

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD

BAB III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI

(3)

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD

3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

3.3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Kota Provinsi/Kab/Kota

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

3.3. Penentuan Isi-isu Strategis

BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGIS DAN KEBIJAKAN

4.1.Visi dan Misi SKPD

4.2.Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD 4.3.Strategi dan Kebijakan

BAB V. RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

Penyusunan program dan kegiatan SKPD harus sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan dan dipastikan mendukung pencapaian sasaran strategi SKPD.

BABVI. INDIKATOR KINERJA KECAMATAN SANGKULIRANG YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

Memuat Indikator Kinerja berdasarkan masing-masing sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam RPJMD dengan memperhatikan indikator kinerja kunci sebagaimana telah ditentukan dalam PP Nomor 6 Tahun 2008 tentang pedoman Indikator Kinerja Sasaran Indikator kinerja pada tingkat hasil (outcomes).

(4)

BAB II.

GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.

1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD

Pengaturan tentang Kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur telah diatur melalui Peraturan daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah di Kabupaten Kutai Timur. Dan ditegaskan kembali melalui Peraturan Bupati Kutai Timur Nomor 29 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan.

Kecamatan merupakan unsure Perangkat Daerah yang bersifat kewilayahan yang dibentuk dalam rangka meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan public dan pemberdayan masyarakat desa dan kelurahan. Kecamatan dipimpin oleh Camat yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

Camat dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh perangkat kecamatan dan sebagian tugas camat dilaksanakan oleh desa/kelurahan sebagai perangkat kecamatan.

Susunan Organisasi Kecamatan dan Kelurahan terdiri dari:

a. Kecamatan 1. Camat;

2. Sekretariat, terdiri dari;

a) Sub Bagian Umum; dan

b) Sub Bagian Program dan Keuangan.

3. Seksi Pemerintahan;

4. Seksi Ketentraman , Ketertiban dan Lingkungan Hidup;

5. Seksi Pembangunan Masyarakat;

6. Seksi Kesejahteraan Sosial;

7. Seksi Pelayanan Publik;

8. Kelompok Jabatan Fungsional Kecamatan.

b. Kelurahan 1. Lurah;

2. Sekretaris Lurah;

3. Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Publik;

(5)

4. Seksi Ketentraman , Ketertiban dan Lingkungan Hidup;

5. Seksi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat dan;

6. Kelompok Jabatan Fungsional Kelurahan

Kecamatan memiliki Tugas Pokok: Melaksanakan kewenangan pemerintah yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dan peningkatan koordinasi penyelenggaraan pemerintah, pelayanan public dan pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Kecamatan menyelengarakan Fungsi Kecamatan diantaranya adalah:

a) Penyelenggaraan urusan pemerintahan umum;

b) Pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

c) Pengkoordinasian penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta kelestarian lingkungan hidup;

d) Pengkoordinasian penerapan dan penegakan Peraturan Perundang-undangan;

e) Pengkoordinasian pemeliharaan sarana prasarana fasilitas umum;

f) Pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah di tingkat kecamatan;

g) Pembinaan dan pengawasan penyelnggaraan kegiatan pemerintahan kelurahan;

h) Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya;

i) Pengkoordinasian penyelenggaraan penanggulangan bencana di wilayah kecamatan;

j) Pengkloordinasian penyelenggaraan pelayanan di bidang administrasi pertanahan dan kependudukan diwilayah kecamatan;

k) Pelaksanaaan pelaporan hasil monitoring kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah kecamatan; dan

l) Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang- undangan yang berlaku.

Kecamatan dalam menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan sebagaian urusan otonomi daerah yang dilimpahkan oleh Bupati dalam wilayah kecamatan dibantu oleh perangkat-perangkat, terdiri dari :

1. Sekretariat Kecamatan

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan pengkoordinasian penyusunan program, pengelolaan urusan

(6)

keuangan, kepegawaian, rumah tangga kantor, perlengkapan, protocol, hubungan masyarakat, pembinaan pelayanan public, kearsipan dan surat menyurat serta evaluasi dan pelaporan. Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung pada Camat. Sekretariat membawahi sub bagian yang dipimpin oleh kepala sub bagian dan bertanggung jawab langsung pada sekretaris.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Sekretariat Kecamatan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

a. Pengkoordinasian penyususnan dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

b. Pengkoordinasian penyusunan dan pelaksanaan Rencana Kerja Anggaran dan Dokumentasi Pelaksanaan Anggaran;

c. Pelaksanaan dan pembinaan ketata usahaan, ketatalaksanaan dan kearsipan;

d. Pengelolaan urusan kehumasan, protokolan, kepustakaan, pelaksanaan administrasi kantor dan pembinaan kepegawaian;

e. Pengeloaan anggaran kecamatan dan penerimaan kecamatan;

f. Pelaksanan administrasi keuangan dan pembayaran gaji pegawai;

g. Pelaksanaan verifikasi Surat Pertanggung Jawaban Keuangan;

h. Pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;

i. Pembinaan dan fasilitas penyususnan Standar Pelayanan public;

j. Pengkoordinasian pengelolaan, pengambangan system teknologi informasi;

k. Pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi; dan

l. Pelaksanaan tugas lain yang dibertikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dibawah Sekretariat Kecamatan terdapat 2 (dua) Sub.

Bagian terdiri dari:

1.1. Sub Bagian Umum

Sub Bagian Umum mempunyai tugas:

a. Melaksanakan pelayanan administrasi umum dan ketatausahaan;

b. Mengelola tertib administrasi perkantoran dan kearsipan;

c. Melaksanakan tugas kehumasan dan keprotokolan;

(7)

d. Melaksanakan urusan rumah tangga, keamanan kantor dan mempersiapkan sarana prasarana kantor;

e. Menyusun rencana kebutuhan alat-alat kantor, barang inventaris kantor/rumah tangga;

f. Melaksnakan pelayanan administrasi perjalanan dinas;

g. Melaksanakan pengadaan, pemeliharaan sarana, prasarana kantor dan pengelolaan inventaris barang;

h. Menyelenggarakan administrasi kepegawaian;

i. Menyelenggarakan pengelolaan pelaporan dan evaluasi kinerja pegawai;

j. Menyusun bahan pembinaan kedisiplinan pegawai;

k. Menyiapkan dan memproses usulan pendidikan dan pelatihan pegawai;

l. Mempersiapkan penyelenggaraan bimbingan teknis tertentu dalam rangka peningkatan kompetensi pegawai;

m. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

1.2. Sub Bagian Program dan Keuangan

Sub Bagian Program dan Keuangan mempunyai tugas:

a. Mengkoordir penyusunan dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, Penetapan Kinerja dan Laporan Kinerja;

b. Melaksanakan verifikasi internal usulan perencanan program dan kegiatan;

c. Melaksanakan supervise, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan seksi-seksi.

d. Melaksanakan pengelolaan data dan dokumentasi pelaksanaan program dan kegiatan kecamatan;

e. Menyusun laporan pelaksanaan program dan kegiatan kecamatan;

f. Menyusun rencana usulan kebutuhan anggaran keuangan;

g. Mengkoordinir penyusunan Rencana Kerja

Anggaran/Dokumen Pelaksanan

Anggaran/Dokumen Pelaksanaan perubahan Anggaran Kecamatan;

h. Meneliti kelengkapan dan verifikasi Surat

(8)

Permintaan Pembayaran;

i. Melaksnakan system akuntabilitas pengelolaan keuangan kecamatan;

j. Menyiapkan Surat Perintah Membayar;

k. Melaksnakan verifikasi dan rekomendasi harian atas penerimaan retribusi;

l. Menyusun rekapitulasi penyerapan keuangan sebagai bahan evaluasi kinerja keuangan;

m. Menyusun neraca kecamatan;

n. Mengkoorrdinir dan meneliti anggaran perubahan kecamatan;

o. Menyusun laporan keuangan kecamatan;

p. Membuat pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi; dan

q. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Dibawah Camat terdapat 5 (lima) Seksi, terdiri dari:

1. Seksi Pemerintahan

Seksi Pemerintahan mempunyai tugas diantaranya:

1) Menyusun program dan kegiatan di bidang pemerintahan;

2) Menyelenggarakan pengelolaan administrasi pertanahan di wilayah kecamatan.

3) Menyelenggarakan pengelolaan administrasi kependudukan di wilayah kecamatan;

4) Memfasilitasi rapat penyelesaian permasalahan pertanahan di wilayah kecamatan;

5) Melaksanakan pembinaan tertib administrasi pertanahan dan administrasi kependudukan kecamatan;

6) Memfasilitasi pembinaan lembaga-lembaga kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

7) Melaksanakan pembinaan penyelenggaraan pemerintah di kelurahan;

8) Menyusun dokumen monografi kecamatan;

9) Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan pemilihan umum (PEMILU) di wilayah kecamatan;

10) Melaksanakan pemberian layanan rekomendasi izin penelitian di wilayah kecamatan; dan

11) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang- undangan yang berlaku.

2. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup mempunyai tugas diantaranya:

(9)

1) Menyusun program dan kegiatan dibidang ketentraman, ketertiban dan lingkungan hidup;

2) Memfasilitasi pelaksanaan pembinaan ketentraman dan ketertiban, kesatuan bangsa dan kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

3) Melaksanakan pengawasan rumah sewa/pondokan di wilayah kecamatan;

4) Mengkoordinasikan pembinaan dan pengawasan serta pelaporan langkah-langkah penanggulangan terhadap terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan;

5) Melaksanakan pencegahan atas pengambilan sumber daya alam tanpa izin;

6) Melaksanakan pengawasan umum terhadap kegiatan mendirikan bangunan, membuka lahan, galian dan kegiatan lainnya yang tidak memiliki perizinan di wilayah kecamatan;

7) Melaksnakan monitoring dan pengendalian kebersihan lingkungan di wilayah kecamatan;

8) Melaksanakan pembinaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara ketentraman, ketertiban dan kelestarian lingkungan hidup;

9) Memfasilitasi rapat penyelesaian permasalahan di bidang trantib dan lingkungnan hidup di wilayah kecamatan;

10) Melaksnakan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka ketentraman dan ketertiban wilayah serta antisipasi bencana alam;

11) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan 12) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh

atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang- undangan yang berlaku.

3. Seksi Pembangunan Masyarakat

Seksi Pembangunan Masyarakat mempunyai tugas diantaranya:

1) Menyusun program dan kegiatan di bidang pembangunan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di wilayah kecamatan.

2) Menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan;

3) Mengkoordinasikan dan memfasilatasi penyelenggaraan pembangunan di wilayah kecamatan

4) Memfasilitasi pengembangan sarana perekonomian yang ada di wilayah kecamatan;

5) Melakukan monitoring dan pengawasan pelaksanaan pembangunan di wilayah kecamatan;

6) Memfasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di

(10)

bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan;

7) Melaksanakan pembinaan dna pemantauan kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perkoperasian, usaha kecil menengah dan lingkup pertanian di wilayah kecamatan;

8) Melaksanakan pembinaan dan peningkatan budaya gotong royong serta pendayagunaan teknologi tepat guna (TTG) di wilayah kecamatan;

9) Melaksanakan evaluasi dan pembinaan pelaksanaan program pembangunan kelurahan dan pembinaan LPM;

10) Menyusun dokumen kecamatan dalam angka;

11) Menyusun dokumen profil kecamatan;

12) Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan 13) Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh

atasan / pimpinan sesuai dengan Peratuaran Perundang- undangan yang berlaku.

4. Seksi Kesejahteraan Sosial

Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai tugas diantaranya:

1) Menyusun program dan kegiatan di bidang kesehateraan sosial;

2) Melaksanakan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial sesuai dengan Peraturan Perundangan-undangan;

3) Memfasilitasi penanggulangan bencana, pasca bencana dan pengungsi serta masalah social di wilayah kecamatan;

4) Memfasilitasi pembinaan dan pengawasan kegiatan program pendidikan, generasi muda, keolahragaan, kebudayaan, kepramukaan serta peranan wanita;

5) Melaksanakan pembinaan dan pengawasan kegiatan program kesehatan masyarakat, kesehatan Ibu dan anak serta keluarga berencana di wilayah kecamatan;

6) Memfasilitasi pembinaan kerukunan hidup antar warga dan antar umat beragama;

7) Memfasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di bidang kesehateraan sosial kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

8) Melaksanakan pembinaan dan fasilitasi program kegiatan usaha kesehatan sekolah dan organisasi social kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

9) Menyusun laporan kegiatan yang berhubungan dengan

(11)

pelaksanaan pembganunana kesejahteraan social di wilayah kecamatan; dan

10) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan/

pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang belaku.

5. Seksi Pelayanan Publik

Seksi Pelayanan Publik mempunyai tugas diantaranya:

1) Menyusun program dan kegiatan di bidang Pelayanan Publik;

2) Melaksanakan koordinasi penyelenggaraan administrasi pelayanan publik;

3) Menyusun Standar Operasional dan Prosedur pelayanan;

4) Menyusun Standar pelayanan;

5) Menyelenggarakan pembinaan petugas pemberi layanan di wilayah kecamatan;

6) Mengelola informasi dan dokumentasi dan pelaksanaan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi pembantu;

7) Menyusun tatalaksana dna tat kelola penanganan pengaduan dan pemberian informasi;

8) Mengelola layanan pengaduan terhadap pelayanan yang diberikan dalam wilayah kecamatan;

9) Memfasilitasi dan menindaklanjuti hasi pengaduan warga terhadap pelayanan di wilayah kecamatan;

10) Pengelolaan Survei Kepuasan Masyarakat/pelanggan;

11) Melaksnaakan tatakelola pelayanan public; dan

12) Mengoordinasikan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan aplikasi dengan seksi - seksi terkait pemberian pelayanan terhadap warga;

13) Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang pelayanan yang diberikan oleh kecamatan dan kelurahan;

14) Melaksanakan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan pertanahan, kependudukan, pembangunan, trantib, lingkungan hidup dan kesejahteraan social yang sebelumnya berkoordinasi dengan seksi terkait sesuai dengna pertaruan perundang- undangan;

15) Melaksanakan pengaman hardware maupun software terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama terkait pelayanan;

16) Melaksanakan pengamanan dan kesinambungan data elektronik terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama lintas seksi;

17) Menyusun laporan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan pelayanan public di wilayah kecamatan; dan

18) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oelh atasan/

pimpinan sesuai dengna Peratuaran Perundang-undangan yang berlaku.

(12)

Struktur Organisasi terakhir mengacu pada Peraturan Bupati Kutai Timur Tanggal 24 November 2016 Nomor 29 Tahun 2016 Tentang Susunan Organisasi dan Tata kerja Kecamatan dan Kelurahan di Kabupaten. Sesuai Gambar 2.1 berikut:

Gambar. 2.1

Struktur Organisasi Kantor Camat Sangkulirang

2.

2 Sumber Daya SKPD

Pegawai Kecamatan Sangkulirang mencakup seluruh tenaga kerja sebagai pelaku pelayanan publik pada masyarakat.

Komposisi Sumber Daya Manusia di Instansi Kecamatan Sangkulirang sampai akhir Tahun 2019 berjumlah 55 (lima puluh lima) orang yang terdiri dari PNS berjumlah 31 (tiga puluh satu) orang.

SEKRETARIS CIPTO BUNTORO,

SE CAMAT

H. RAHMAD, SE

KASI. TRANTIB WAHYUDIN KASI. PMD

DEVIE. A, S Hut KASI.

PEMERINTAHAN Drs. MUHIDIN

KASUBBAG.

PROGRAM DAN KEUANGAN NUR HELNIE, SE KASUBBAG. UMUM

NURUL AINI, SE

KASI. PEL UMUM Hj. NORIAH, SE KASI. PEMB.&

KESSOS M. SYAFRI

(13)

Tabel. 2.1

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Pada Kantor Camat Sangkulirang Tahun 2019 No Pendidikan Jumlah

(orang) Laki-laki Perempu an

(1) (2) (3) (4) (5)

1. S2 / Sarjana 1 Orang 1 Orang -

2. S1 / Sarjana 9 Orang 6 Orang 3 Orang

3. D3 - - -

4. D2 1 Orang - 1 Orang

5. D1 - - -

6. SLTA/

Sederajat 19 Orang 19 Orang 6 Orang

7. SLTP/

Sederajat - - -

8. SD 1 Orang 1 Orang -

Jumlah 31 Orang 21 Orang 10 Orang

Sumber: DUK. Kecamatan Sangkulirang per Desember Tahun 2019

Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki jenjang pendidikan S2/Sarjana berjumlah 1 (satu) orang laki-laki, yang memiliki jenjang pendidikan S1/Sarjana berjumlah 9 (sembilan) orang dengan pembagian 6 (enam) orang laki-laki dan 3 (tiga) orang perempuan. Yang memiliki jenjang pendidikan D2 berjumlah 1 (satu) orang perempuan. Yang memiliki jenjang pendidikan SLTA/

Sederajat berjumlah 19 (Sembilan belas) orang dengan pembagian 13 (tiga belas) orang laki-laki dan 6 (enam) orang perempuan. Yang memiliki jenjang pendidikan SD/Sederajat sebanyak 1 (satu) orang laki-laki.

Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) berjumlah 24 (dua puluh empat) orang dengan rincian menurut jenjang pendidikan pada Tabel. 2.2 berikut ini :

Tabel. 2.2

Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Pada Kantor Camat Sangkulirang tahun 2019 No Pendidikan Jumlah Laki-laki Perempu

(14)

(orang) an

(1) (2) (3) (4) (5)

1. S1 / Sarjana 8 Orang 3 Orang 5 Orang

2. D3 1 Orang - 1 Orang

3. D2 - - -

4. D1 - - -

5. SLTA/

Sederajat 14 Orang 7 Orang 7 Orang 6. SLTP/

Sederajat - - -

7. SD 1 Orang 1 Orang -

Jumlah 24 Orang 11 Orang 13 Orang

Sumber : Daftar Urut TK2D Kantor Camat Sangkulirang per Desember Tahun 2019

Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang memiliki jenjang pendidikan S1/Sarjana berjumlah 8 (delapan) orang dengan pembagian 3 (tiga) orang laki-laki dan 5 (lima) orang perempuan. Yang memiliki jenjang pendidkan D3 berjumlah 1 (satu) orang perempuan. Yang memiliki ijasah SLTA/Sederajat berjumlah 14 (empat belas) orang dengan pembagian 7 (tujuh) orang laki-laki dan 7 (tujuh) orang perempuan. Dan yang memiliki ijasah SD sebanyak 1 (satu) orang laki-laki.

Adapun SDM Kecamatan Sangkulirang yang menduduki jabatan struktural/eselon dan non eselon dapat dilihat pada Tabel. 2.3 sebagai berikut :

Tabel. 2.3

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berdasarkan Eselon Pada Kantor Camat Sangkulirang Tahun 2019

No Eselon Jumlah Laki-laki Perempua n

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Eselon III.A 1 Orang 1 Orang -

2. Eselon III.B 1 Orang 1 Orang -

3. Eselon IV.A 3 Orang 3 Orang -

4. Eselon IV.B 1 Orang - 1 Orang

5. Non Eselon 25 Orang 16 Orang 9 Orang

Jumlah 31 Orang 20 Orang 10 Orang

Sumber: DUK. Kecamatan Sangkulirang per Desember Tahun 2019

Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural dengan eselon III.A sebanyak 1 (satu) orang laki-laki, yang menduduki eselon III.B sebanyak 1 (satu) orang laki-laki, yang

(15)

menduduki eselon IV.A sebanyak 3 orang yang terdiri dari 3 orang laki-laki, yang menduduki eselon IV.B sebanyak 1 (satu) orang perempuan, dan yang menduduki jabatan fungsional umum sebanyak 25 (dua puluh lima) orang yang terdiri dari 16 (enam belas) orang laki-laki dan 9 (sembilan) orang perempuan.

Dalam mencapai sasaran kinerja pelayanan administrasi perkantoran di Kecamatan Sangkulirang diperlukan pegawai untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

Dan untuk menunjang hal tersebut Pemerintah Kecamatan Sangkulirang pada tahun 2019 telah dibekali Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 31 (tiga puluh satu) orang dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) sebanyak 24 (dua puluh empat) orang sehingga keseluruhan Pegawai di Kantor Camat Sangkulirang berjumlah 55 (lima puluh lima) Orang. Dari 31 (tiga puluh satu) orang PNS yang ada di Kecamatan Sangkulirang terdapat 6 (enam) orang diperbantukan sebagai Sekretaris Desa di 6 (enam) desa diantaranya yaitu: (1) Mandu Dalam, (2) Kerayaan, (3) Sempayau, (4) Tepian Terap, (5) Saka, (6) Benua Baru Ulu. Dan 2 (dua) orang sebagai Pj. Kepala Desa Kerayaan Bilas dan Pj.

Kepala Desa Maloy.

2.

3 Kinerja Pelayanan SKPD

Reformasi Birokrasi yang dicanangkan tahun 2007 diharapkan bisa mewujudkan kinerja pemerintah pusat dan daerah pada tingkat optimal, yaitu mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas disertai dengan penerapan tata pemerintahan yang baik pada tahun 2025.

Untuk itu, skema yang dituangkan dalam grand design dan road map reformasi birokrasi (GDRMRB), seluruh instansi pemerintah pusat diharapkan telah melaksanakan reformasi birokrasi pada tahun 2011 dan secara bertahap mencapai kinerja optimal pada tahun 2014. Secara bertahap, pelaksanaan reformasi birokrasi instansi juga diperluas hingga ke daerah.

Dengan terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, maka setiap kebijakan program, kegiatan pemerintah dapat dipastikan berjalan dengan baik. Masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang proposional, karena pada hakekatnya birokrasi itu diadakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, kepada rakyat sebagai pemilik kedaulatan itu sendiri.

Untuk itulah, maka reformasi birokrasi harus direncanakan secara sistemik, menyeluruh dan utuh, serta dilakukan dengan tahapan yang jelas dan saling mendukung agar dapat mewujudkan kondisi birokrasi yang diinginkan. Untuk itu diperlukan Grand Design dan Road Map Reformasi Birokrasi 2010- 2025, yang telah berhasil dilaksanakan oleh kementrian PAN dan RB, yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden, dan menjadi acuan bagi setiap instansi pemerintah pusat dan daerah.

Grand Design dan Road Map Reformasi Birokrasi (GDRMRB) mencakup kebijakan yang difokuskan tidak saja di tingkat instansional (Kementrian/Lembaga/Pemerintah/Daerah), tetapi

(16)

juga pembenahan regulasi nasional yang diperlukan, berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan berbagai aspek dalam sistem manajemen pemerintahan yang dituangkan dalam agenda Road Map Reformasi Birokrasi.

Untuk menjamin terlaksananya pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat dan sekaligus untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi pada Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai.

Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur memiliki sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan tugas pemerintahan yang cukup memadai yang terus dilengkapi setiap tahun.

2.

4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD Adapun tantangan yang dihadapi oleh Kecamatan

Sangkulirang dalam pengembangan pelayanan SKPD diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Banyaknya jumlah desa yang harus dilayanani dengan kondisi geografis yang rata-rata harus ditempuh dengan menggunakan alat transportasi laut dan darat yang cukup mahal bianyanya.

2. Sarana transportasi dan akomodasi yang kurang memadai.

3. Rendahnya pemahaman masyarakat di Kecamatan Sangkulirang tentang aturan-aturan perizinan. Sehingga masih banyak usaha-usaha yang belum memiliki Izin Usaha dan IMB.

4. Menggali potensi sumber daya alam yang ada di wilayah Kecamatan Sangkulirang.

Sedangkan peluang yang bisa digunakan untuk mengembangkan pelayanan SKPD Kecamatan Sangkulirang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Membangun infrastruktur yang ada di desa-desa serta membangun sarana penghubung darat antar desa agar transportasi laut dapat diminimalisir penggunaannya.

Sehingga dapat menekan biaya transportasi yang harus dilkeluarkan.

2. Menambah sarana transportasi dan akomodasi yang yang sudah ada.

3. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ijin usaha guna meningkatkan potensi pengembangan usaha masyarakat. Dengan membantu proses pengurusan ijin usaha dibawah modal 50 juta dan IMB bagi rumah tempat tinggal dan usaha yang belum memiliki IMB.

4. Memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah Kecamatan Sangkulirang sehingga dapat berdaya guna dan berhasil guna.

(17)

BAB III.

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.

1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD

Tugas Pokok Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur adalah melaksanakan dan mengkoordinasikan pelayanan , pembinaan dan pemantauan tugas di wilayah Kecamatan Sangkulirang, membantu Bupati dalam menyelenggarakan penyelenggaraan pemerintahan umum, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat serta pembinaan administrasi. Kecamatan Sangkulirang memberikan pelayanan teknis administratif kepada desa dan lembaga kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Sangkulirang dan instansi yang ada di wilayah Kecamatan Sangkulirang.

Dengan demikian pada hakekatnya Tugas Pokok Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur merupakan upaya pembinaan, penyempurnaan, penertiban, pengawasan dan pengendalian manajemen secara terencana, bertahap dan berkelanjutan untuk peningkatan kinerja pelayanan di wilayah Kecamatan Sangkulirang melalui kerja sama secara terkoordinasi guna mengambil langkah pembaharuan sektor penyelenggara negara (public service reform) dalam rangka mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (good governance).

3.

2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

Visi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih adalah Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agroindustri.

Dan untuk mendukung Visi, maka Misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang beriman bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Mewujudkan Daya Saing Ekonomi Daerah Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agroindustri.

3. Meningkatkan infrastruktur dasar yang berkualitas secara merata.

4. Meningkatkan pengelolaan ruang untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang lebih baik, lebih sehat dan nyaman bagi kehidupan manusia.

5. Mewujudkan tata kelola pemerintah yang professional, kredibel dan berorientasi pada pelayanan public.

Setelah menelaah dan mengetahui faktor-faktor strategis dan program yang dimiliki oleh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah melalui analisis SWOT. Dan mengetahui strategi yang tepat untuk menjalankan roda organisasi Pemerintahan kedepan. Langkah selanjutnya adalah menentukan Visi dan Misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerahterpilih yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsin dari SKPD Kecamatan.

(18)

Visi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Visi juga dapat didifinisikan sebagai suatu gambaran menantang tentang keadaan dimasa depan yang berisikan cita dan citra yang diwujudkan oleh organisasi.

3.

3 Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota?

3.

4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kutai Timur merupakan penjabaran dari Rencana Tata Ruang Propinsi Kalimantan Timur ke dalam strategi pelaksanaan pemanfaatan ruang wilayah kabupaten dan merupakan pedoman untuk penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Kawasan. Rencana Rinci Tata Ruang Kawasan ini pun dapat dijabarkan lagi ke dalam Tata Ruang Kawasan Perkotaan, Perdesaan, dan kawasan tertentu.

Wilayah Kabupaten merupakan payung bagi perencaan tata ruang yang lebih rinci dari kabupaten yang direncanakan.

1) Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten berisi:

a. Pengelolaan Kawasan Lindung dan Kawasan Budidaya.

b. Pengelolaan Kawasan Perkotaan, Kawasan Perdesaan dan Kawasan Tertentu

c. Sistem Kegiatan Pembangunan dan Sistem Permukiman Perkotaan dan Perdesaan.

d. Sistem Prasarana Wilayah.

e. Pengembangan Kawasan yang diprioritaskan.

f. Penatagunaan Tanah, Air, Udara dan Sumberdaya Alam Lainnya.

2) Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten mempunyai fungsi sebagai berikut:

a. Sebagai penjabaran dari Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi dan kebijaksanaan-kebijaksanaan regional tata ruang lainnya yang berlaku, serta dari Pola Dasar Pembangunan Daerah.

b. Sebagai mitra ruang dari Pola Dasar Pembangunan Kabupaten dan menjadi acuan untuk menyusun Repelita Kabupaten periode berikutnya.

c. Sebagai dasar kebijaksanaan pokok pemanfatan ruang wilayah kabupaten sesuai dengan kondisi wilayah dan berazaskan pembangunan yang berkelanjutan.

(19)

d. Sebagai perwujudan keterpaduan, keterkaitan dan keseimbangan perkembangan antar kawasan di dalam wilayah kabupaten serta keserasian antar sektor.

e. Sebagai pemberi kejelasan dalam penetapan investasi yang dilakuk an pemerintah, masyarakat dan swasta.

f. Sebagai acuan dalam Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan.

g. Sebagai dasar penerbitan perizinan lokasi pembanguan.

3) Jangka waktu Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten adalah 10 tahun.

4) Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten ditetapkan dengan peraturan daerah.

Kawasan lindung mutlak diperlukan di wilayah Kabupaten Kutai Timur, baik untuk perlindungan pada daerah yang lebih luas, maupun untuk perlindungan pada lingkup wilayah kabupaten. Pada dasarnya kondisi fisik alam di Kabupaten Kutai Timur mempunyai sifat mudah longsor dan erosi, sehingga pemanfaatan lahan akan berdampak pada keseluruhan wilayah, baik darat atau laut. Pemanfaatan lahan yang kurang hati-hati, khususnya di wilayah pegunungan dan perbukitan akan memberikan dampak negatif kemampuan alam untuk mendukung keberlanjutan kegiatan budidaya, yang pada akhirnya menghambat perkembangan perekonomian wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

3.

5 Penentuan Isu-isu Strategis

Sebagai upaya mewujudkan Visi dan Misi Kecamatan Sangkulirang, maka nilai-nilai strategis organisasi yang dapat dimanfaatkan oleh Kecamatan Sangkulirang adalah sebagai berikut :

1. Dedikasi yaitu Komitmen dan Konsistensi terhadap pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan ; 2. Integeritas dan Rasa Pengabdian yang tinggi dari semua

komponen Seksi dan Sub. Bagian;

3. Disiplin dan Moralitas Pegawai Kecamatan Sangkulirang ; 4. Profesionalisme dan Etos (Budaya) Kerja ;

5. Keterbukaan menerima saran dan kritik yang sifatnya membangun dan dapat meningkatkan kinerja organisasi ; 6. Partisipasi dalam pencapaian tujuan dilaksanakan secara bersama-sama dengan melakukan koordinasi dengan unit organisasi yang terkait.

(20)

BAB IV.

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.

1 Visi dan Misi SKPD

Visi adalah cara pandangan jauh ke depan, kemana dan bagaimana Instansi Pemerintah harus dibawa dan berkarya agar tetap konsisten dan eksis, mempunyai kreativitas, antisipaty, inovatif serta produktif. Visi juga merupakan gambaran yang menantang tentang kondisi masa depan, berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh Instansi Pemerintah.

Visi Kabupaten Kutai Timur dari RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2020 yaitu:

“Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur Melalui Pembangunan Agribisnis dan Agroindustri”

menjadikan daerah Kabupaten Kutai Timur sebagai salah satu pusat agribisnis / agroindustri di Kalimantan Timur.

Berdasarkan pengertian dimaksud serta didasari oleh potensi kecamatan, maka disusun Visi Kecamatan Sangkulirang yaitu

“Menjadikan Institusi Pemerintah Kecamatan Yang Mampu Menjalankan Fungsi Pelayanan, Koordinasi, dan Fasilitasi Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan serta Pemberdayaan Masyarakat Menuju Terwujudnya Kemandirian Kutai Timur”.

Pernyataan visi Kecamatan Sangkulirang ini tidak terlepas dari visi Kabupaten Kutai Timur karena Kecamatan Sangkulirang merupakan bagian integral dari Kabupaten Kutai Timur dimana segala aspek pembangunan harus terpadu agar terciptanya sistem pemerintah yang efektif, sinergi, dan optimal.Penjabaran dari visi Kecamatan Sangkulirang dengan melakukan Fungsi Pelayanan yaitu menjadi organisasi yang proaktif di dalam menjalankan pembinaan masyarakat dan desa yang ada di wilayah Kecamatan Sangkulirang. Koordinasi dan fasilitasi pembangunan dilaksanakan dalam rangka melakukan

(21)

perencanaan pembangunan di tingkat masyarakat dan disalurkan melalui Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Timur serta mengawal dan memelihara hasil pembangunan yang ada sehingga bermanfaat dan dapat mewujudkan Masyarakat Kecamatan Sangkulirang yang Maju, Mandiri dan Sejahtera.

Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah sebagai penjabaran visi yang telah ditetapkan. Misi juga dapat dijabarkan sebagai sesuatu yang harus dilaksanakan oleh suatu Instansi Pemerintah agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik.

Misi Kabupaten Kutai Timur dari RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2020 yaitu:

1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Mewujudkan Daya Saing Daerah Melalui Penguatan Komoditas Pembangunan Agribisnis dan Agroindustri.

3. Meningkatkan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas Secara Merata.

4. Meningkatkan Pengelolaan Ruang untuk mewujudkan Kualitas Lingkungan yang Lebih Baik, Lebih Sehat dan Nyaman Bagi Kehidupan Manusia.

5. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Profesional Kredibel dan Berorientasi pada Pelayanan Publik.

Untuk itu Kecamatan Sangkulirang menetapkan Misiyang mengacu pada Misi Kabupaten Kutai Timur diantaranya sebagai berikut;

1. Meningkatkan Kedisiplinan Aparatur, Kejujuran, dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;

2. Meningkatkan Kapasitas Aparatur Dalam Memberian Pelayanan Publik;

3. Memberikan Pelayanan Prima di Bidang Administrasi sesuai pelimpahan kewenangan yang dilimpahkan;

4. Meningkatkan Fungsi Koordinasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Baik Fungsional Maupun Struktural;

5. Memberikan Informasi yang Transparan dan Akuntabel.

Penjelasan arti dan makna Misi Kecamatan Sangkulirang sebagaimana dimaksud di atas adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kedisiplinan Aparatur, Kejujuran, dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa mempunyai makna menumbuhkan kesadaran pada aparatur pemerintah kecamatan akan pentingnya ketepatan waktu, jujur dalam menjalankan tugas serta meningkatkan ketaqwaan individu aparatur kecamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Meningkatkan Kapasitas Aparatur Dalam Memberian Pelayanan Publik Desa mempunyai makna organisasi yang mempunyai fungsi pembinaan terhadap desa

(22)

maka peningkatan wawasan dan kemampuan dalam rangka pelayanan administrasi di desa harus dilakukan agar terwujud aparatur desa yang profesional sehingga dapat menjalankan otonomi di desa.

3. Memberikan Pelayanan Prima di Bidang Administrasi sesuai pelimpahan kewenangan yang diterima mempunyai makna aparatur merupakan pelayan masyarakat yang harus memiliki profesionalisme dalam hal pelayanan sesuai standar yaitu cepat, tepat, efisien, dan efektif sesuai dengan tupoksi sehingga mampu memuaskan pelanggan/masyarakat yang dilayani.

4. Meningkatkan Fungsi Koordinasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Baik Fungsional Maupun Struktural mempunyai makna sebagai organisasi yang memiliki fungsi koordinasi pembangunan dengan mendorong keterlibatan masyarakat dan lembaga kemasyaraakatan pada setiap tahapan proses pembangunan mulai tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta melakukan pembinaan terhadap hasil pembangunan yang telah dilakukan.

5. Memberikan Informasi yang Transparan dan Akuntabel memiliki makna profesionalisme staf diharapkan dapat melakukan segala kegiatan yang terukur, terkendali dan terarah sehingga dapat menghasilkan perencanaan, penganggaran, dan kegiatan rutin di internal organisasi menjadi sinergis sesuai dengan anggaran rutin yang dimiliki organisasi.

4.

2 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD

Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Kutai Timur, maka ditetapkan tujuan dan sasaran Kecamatan Sangkulirang sebagai berikut:

1. Tujuan

a. Mewujudkan Pelayanan Masyarakat sesuai dengan kewenangan, kemampuan dan kebutuhan Masyarakat:

b. Mewujudkan Ketatalaksanaan (mekanisme dan prosedur kerja) Staf Kecamatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memperhatikan tuntutan masyarakat akan pelayanan yang prima;

c. Mewujudkan propesionalisme Staf Kecamatan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi unit Organisasi;

d. Mewujudkan pedoman dan uraian tugas sesuai jabatan yang ada baik jabatan Struktural maupun

(23)

jabatan Fungsional Umum;

e. Mewujudkan proses penyelenggaraan pemerintah yang akomodatif terhadap berbagai tuntutan.

2. Sasaran

a. Terwujudnya Pelayanan Masyarakat sesuai dengan kewenangan, kemampuan dan kebutuhan Masyarakat:

b. Terwujudnya Ketatalaksanaan (mekanisme dan prosudur kerja) Staf Kecamatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan memperhatikan tuntutan masyarakat akan pelayanan yang prima;

c. Terwujudnya propesionalisme Staf Kecamatan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi unit Organisasi;

d. Terwujudnya pedoman dan uraian tugas sesuai jabatan yang ada baik jabatan Struktural maupun jabatan Fungsional Umum;

e. Terwujudnya proses penyelenggaraan pemerintah yang akomodatif terhadap berbagai tuntutan.

4.

3 Strategis dan Kebijakan

Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran Organisasi, Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur telah meletakkan dasar-dasar kebijakan organisasi yang akan menjadi landasan dalam sistem operasional dan aktifitas organisasi.

Adapun kebijakan yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Penataan bagian yang ada di kecamatan sesuai dengan kewenangan,kemampuan dan kebutuhan kecamatan ;

2. Penataan Staf Kecamatan Sangkulirang sesuai dengan kewenangan yang dimiliki pemerintah kecamatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur;

3. Penataan pedoman dan uraian tugas masing-masing jabatan Struktural, fungsional dan jabatan non Struktural di Kecamatan Sangkulirang ;

4. Peningkatan SDM Staf Kecamatan Sangkulirang dalam Penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi unit Organisasi;

5. Peningkatan SDM Staf Kecamatan dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kecamatan Sangkulirang ;

6. Penataan dan pengembangan standar pengolahan data dan sistem informasi manajemen kecamatan di lingkungan Kecamatan Sangkulirang.

Untuk melaksanakan kebijakan sebagaimana dimaksud di atas, maka Program Operasional Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur Tahun 2020 adalah

(24)

sebagai berikut:

1. Peningkatan Pelayanan Administrasi Perkantoran, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan;

2. Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Tingkat Kecamatan;

3. Pelaksanaan Kegiatan Hari Ulang Tahun RI;

4. Pelaksanaan Verifikasi dan Monitoring Alokasi Dana Desa ( ADD ).

5. Pelaksanan kegiatan pembinaan administrasi desa.

Sebagai operasionalisasi dari berbagai program yang telah ditetapkan, Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur akan melaksanakan kegiatan organisasi sebanyak44 (Empat Puluh Empat) kegiatan pelayanan, baik yang berasal dari anggaran rutin sebagai berikut:

1. Seksi Pemerintahan

Program Kegiatan Seksi Pemerintahan diantaranya:

1) Program dan kegiatan di bidang pemerintahan;

2) Program Kegiatan pengelolaan administrasi pertanahan di wilayah kecamatan.

3) Program Kegiatan pengelolaan administrasi kependudukan di wilayah kecamatan;

4) Program Kegiatan fasilitasi rapat penyelesaian permasalahan pertanahan di wilayah kecamatan;

5) Program Kegiatan pembinaan tertib administrasi pertanahan dan administrasi kependudukan kecamatan;

6) Program Kegiatan fasilitasi pembinaan lembaga- lembaga kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

7) Program Kegiatan pembinaan penyelenggaraan pemerintah di kelurahan;

8) Program Kegiatan penyusunan dokumen monografi kecamatan;

9) Program Kegiatan fasilitasi pelaksanaan kegiatan pemilihan umum (PEMILU) di wilayah kecamatan;

10) Program Kegiatan pemberian layanan rekomendasi izin penelitian di wilayah kecamatan;

dan

11) Program Kegiatan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

2. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup

Program Kegiatan Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup diantaranya:

1) Program Kegiatan dibidang ketentraman, ketertiban dan lingkungan hidup;

2) Program Kegiatan fasilitasi pelaksanaan pembinaan ketentraman dan ketertiban, kesatuan bangsa dan kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

3) Program Kegiatan pengawasan rumah sewa/pondokan di wilayah kecamatan;

4) Program Kegiatan koordinasi pembinaan dan pengawasan serta pelaporan langkah-langkah penanggulangan terhadap terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan;

(25)

5) Program Kegiatan pencegahan atas pengambilan sumber daya alam tanpa izin;

6) Program Kegiatan pengawasan umum terhadap kegiatan mendirikan bangunan, membuka lahan, galian dan kegiatan lainnya yang tidak memiliki perizinan di wilayah kecamatan;

7) Program Kegiatan monitoring dan pengendalian kebersihan lingkungan di wilayah kecamatan;

8) Program Kegiatan pembinaan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam memelihara ketentraman, ketertiban dan kelestarian lingkungan hidup;

9) Program Kegiatan fasilitasi rapat penyelesaian permasalahan di bidang trantib dan lingkungnan hidup di wilayah kecamatan;

10) Program Kegiatan koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka ketentraman dan ketertiban wilayah serta antisipasi bencana alam;

11) Program Kegiatan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup.

3. Seksi Pembangunan Masyarakat

Program Kegiatan Seksi Pembangunan Masyarakat diantaranya:

1) Program Kegiatan di bidang pembangunan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di wilayah kecamatan.

2) Program Kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan;

3) Program Kegiatan koordinasi dan fasilitasi penyelenggaraan pembangunan di wilayah kecamatan

4) Program Kegiatan fasilitasi pengembangan sarana perekonomian yang ada di wilayah kecamatan;

5) Program Kegiatan monitoring dan pengawasan pelaksanaan pembangunan di wilayah kecamatan;

6) Program Kegiatan fasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan;

7) Program Kegiatan pembinaan dna pemantauan kegiatan pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perkoperasian, usaha kecil menengah dan lingkup pertanian di wilayah kecamatan;

8) Program Kegiatan pembinaan dan peningkatan budaya gotong royong serta pendayagunaan teknologi tepat guna (TTG) di wilayah kecamatan;

9) Program Kegiatan evaluasi dan pembinaan pelaksanaan program pembangunan kelurahan dan pembinaan LPM;

10) Program Kegiatan Menyusun dokumen kecamatan dalam angka;

11) Program Kegiatan Menyusun dokumen profil kecamatan;

12) Program Kegiatan Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan seksi; dan

(26)

13) Program Kegiatan melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh atasan / pimpinan sesuai dengan Peratuaran Perundang-undangan yang berlaku.

4. Seksi Kesejahteraan Sosial

Program Kegiatan Seksi Kesejahteraan Sosial diantaranya:

1) Program Kegiatan Menyusun program dan kegiatan di bidang kesehateraan sosial;

2) Program Kegiatan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial sesuai dengan Peraturan Perundangan-undangan;

3) Program Kegiatan fasilitasi penanggulangan bencana, pasca bencana dan pengungsi serta masalah social di wilayah kecamatan;

4) Program Kegiatan fasilitasi pembinaan dan pengawasan kegiatan program pendidikan, generasi muda, keolahragaan, kebudayaan, kepramukaan serta peranan wanita;

5) Program Kegiatan pembinaan dan pengawasan kegiatan program kesehatan masyarakat, kesehatan Ibu dan anak serta keluarga berencana di wilayah kecamatan;

6) Program Kegiatan fasilitasi pembinaan kerukunan hidup antar warga dan antar umat beragama;

7) Program Kegiatan fasilitasi rapat sosialisasi program pemerintah di bidang kesehateraan sosial kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

8) Program Kegiatan pembinaan dan fasilitasi program kegiatan usaha kesehatan sekolah dan organisasi social kemasyarakatan di wilayah kecamatan;

9) Program Kegiatan menyusun laporan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan pembganunana kesejahteraan social di wilayah kecamatan; dan 10) Program Kegiatan Melaksanakan tugas lain yang

diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang belaku.

5. Seksi Pelayanan Publik

Program Kegiatan Seksi Pelayanan Publik diantaranya:

1) Program Kegiatan Menyusun program dan kegiatan di bidang Pelayanan Publik;

2) Program Kegiatan koordinasi penyelenggaraan administrasi pelayanan publik;

3) Program Kegiatan penyusunan Standar Operasional dan Prosedur pelayanan;

4) Program Kegiatan penyusunan Standar pelayanan;

5) Program Kegiatan pembinaan petugas pemberi layanan di wilayah kecamatan;

6) Program Kegiatan Mengelola informasi dan dokumentasi dan pelaksanaan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi pembantu;

7) Program Kegiatan Menyusun tatalaksana dna tat

(27)

kelola penanganan pengaduan dan pemberian informasi;

8) Program Kegiatan Mengelola layanan pengaduan terhadap pelayanan yang diberikan dalam wilayah kecamatan;

9) Program Kegiatan fasilitasi dan menindaklanjuti hasi pengaduan warga terhadap pelayanan di wilayah kecamatan;

10) Program Kegiatan Pengelolaan Survei Kepuasan Masyarakat/pelanggan;

11) Program Kegiatan Melaksanakan tatakelola pelayanan public; dan

12) Program Kegiatan Mengoordinasikan pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan aplikasi dengan seksi - seksi terkait pemberian pelayanan terhadap warga;

13) Program Kegiatan Pengelolaan pengaduan masyarakat di bidang pelayanan yang diberikan oleh kecamatan dan kelurahan;

14) Program Kegiatan pemberian layanan rekomendasi / surat keterangan yang berhubungan dengan pertanahan, kependudukan, pembangunan, trantib, lingkungan hidup dan kesejahteraan social yang sebelumnya berkoordinasi dengan seksi terkait sesuai dengna pertaruan perundang-undangan;

15) Program Kegiatan Melaksanakan pengaman hardware maupun software terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama terkait pelayanan;

16) Program Kegiatan Melaksanakan pengamanan dan kesinambungan data elektronik terhadap aplikasi yang digunakan secara bersama lintas seksi;

17) Program Kegiatan Menyusun laporan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan pelayanan public di wilayah kecamatan; dan

18) Program Kegiatan Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan/pimpinan sesuai dengna Peratuaran Perundang-undangan yang berlaku.

Untuk lebih jelasnya mengenai keterkaitan antara kebijaksanaan, program dan kegiatan Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur dapat dilihat dalam formulir PS-1 dan PS-2 sebagaimana terlampir.

(28)

BAB V.

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

Proses perencanaan Strategis merupakan rencana yang menyeluruh tentang segala upaya yang meliputi penetapan kebijakan, program operasional, dan kegiatan dengan memperhatikan sumber daya organisasi serta keadaan lingkungan yang dihadapi.

Strategi memberikan kesatuan pandang dalam melaksanakan tujuan dan sasaran. Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur menetapkan program operasional seperti di bawah ini.

Kebijakan terjabar rinci dalam program kerja operasional yang merupakan proses penentuan jumlah dan jenis sumber daya yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, yaitu:

1. Sub Bagian Umum;

a. Program Pengelolaan Administrasi Kepegawian Kecamatan Sangkulirang; Data Kepegawaian, Bahan Mutasi dan Kenaikan Pangkat, Kenaikan Gaji Berkala dan melakukan pengarsipan,

b. Program Pembuatan Daftar Urutan Kepangkatan ( DUK ), Absensi, Daftar Penilaian Pegawai ( DP3 ), usulan Pensiun, Promosi Pegawai, Pemberian Cuti Pegawai dan mengusulkan Pemberian Tanda Jasa, c. Program peningkatan SDM dengan Mengusulkan

dan memproses pegawai untuk mengikuti Penjenjangan/ Diklat, Kursus dan Ujian Dinas.

d. Program Surat Menyurat dan Kearsipan Kantor Kecamatan,

e. Program Pengadaan Pelengkapan dan Pemeliharaan Inventaris Kecamatan,

f. Program Analisis dan Penilaian Kebutuhan Kantor Kecamatan,

g. Program Penghapusan Barang Milik Negara, h. Program Urusan keprotokolan.

2. Sub Bagian Program dan Keuangan

a. Program Penatausahaan, Akuntansi dan Administrasi Keuangan Kecamatan,

b. Program Koordinasi dan Konsultasi dengan Bagian keuangan Sekkab. Kutai Timur,

c. Program Penyusunan Pertanggungjawaban Keuangan Kecamatan,

d. Program Pengurusan Belanja Rutin Kecamatan, 3. Seksi Pemerintahan

a. Program Penyelenggaraan Pemerintahan Umum dan Desa/ Kelurahan,

(29)

b. Program Administrasi Kependudukan, Pembinaan Sosial Politik dan Kesatuan Bangsa,

c. Program Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ),

d. Program Pelayanan; KK, KTP, Surat Tanah, Keagrariaan dan Pengawasan Pemilu,

e. Program Pencatatan dan pembuatan Monografi Kecamatan dan pembuatan Buku Induk (Model A- 1), Buku Induk Sementara(ModelA.2),Urusan Perkembangan Kependudukan ( Model A.4) dan Buku Jumlah Penduduk (Model.A.7 ),

f. Program Penyusunan Buku Profil dan Monografi Kecamatan.

4. Seksi Pembangunan Masyarakat

a. Program Pembinaan; Pembangunan, Perekonomian desa, Keparawisataan, Ketenagakerjaan, Ketahanan Pangan , peningkatan Swadaya Masyarakat, Budaya Gotong Royong, Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna ( TTG ) dan lingkungan Hidup,

b. Program Pengelolaan Data dan Informasi;

Koperasi,Pengusaha Kecil dan Menengah, 5. Seksi Kesejahteraan Sosial

a. Program Pembinaan dan Pelayanan; kepemudaan, pemberdayaan Perempuan, olah raga, keagamaan, pendidikan/kebudayaan, bimbingan sosial dan kesehatan masyarakat,

b. Program bantuan social,

c. Program Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa tingkat kecamatan,

d. Program pemberian Rekomendasi dan surat Keterangan terhadap pembangunan dan kesejahtraan Sosial,

e. Program Pendataan masyarakat yang rentan masalah social dan keluarga miskin,

f. Program Penanganan bantuan social terhadap korban bencana alam,

6. Seksi Pelayanan Publik

a. Program pembinaan dan pelayanan; inventarisasi kekayaan/asset desa, kebersihan, keindahan, sarana fisik pelayanan umum,

b. Program pemberian Rekomendasi dan Surat Keterangan terhadap pelayanan umum,

c. Program pembinaan lingkungan yang sehat, d. Program Penyelenggaraan PATEN.

(30)

7. Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Lingkungan Hidup

a. Program pembinaan dan pelayanan ; ketentraman dan ketertiban wilayah, pembinaan Polisi Pamong Praja, pembinaan Perlindungan Masyarakat ( Linmas ) dan Rakyat terlatih ( Ratih ),

b. Program Sosialisasi dan Penyuluhan yang terkait dengan pembinaan dan pelayanan Satpol PP, Linmas dan Ratih,

c. Program pelaksanaan upaya informatif, persuasif dan prefentif terkait penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan ketentraman dan ketertiban masyarakat, Satpol PP, Linmas dan Ratih,

d. Program Monitoring dan Patroli wilayah,

e. Program Pengamanan dan Pengawasan;

Peraturan Daerah, Keputusan Kepala Daerah, dan peraturan pemerintah serta perundang undangan yang berlaku,

(31)

BAB VI.

INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

Referensi

Dokumen terkait

Bidang Pencegahan Dampak Lingkungan mempunyai tugas pokok melaksanakan pembinaan, pengawasan, pengendalian dan penanggulangan pencegahan dampak kerusakan lingkungan hidup dan

Kecamatan Buluspesantren dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen No. Camat, Sekretaris, Kasi, Kasubag dan kelompok

Kecamatan Lengkong merupakan salah satu SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung, mempunyai tugas pokok membantu Walikota dalam melaksanakan kewenangan

Dari program tersebut SKPD Kecamatan AJIBARANG melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Banyumas Nomor

Seksi pelayanan umum mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan pemeliharaan perasarana dan pasilitas pelayanan umum dan melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi

Dalam pelayanan di bidang Pemerintahan Umum berdasarkan peraturan perundangan yang menjadi acuan bagi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pemerintah Kecamatan

Selanjutnya diuraikan penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Kecamatan Metro Timur sesuai dengan Peraturan Walikota Metro Nomor 19 Tahun 2008 sebagai berikut : B3.

(2) Kepala Bidang TK dan SD mempunyai tugas pokok memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan tugas – tugas di bidang pelayanan pendidikan TK dan SD yang meliputi