• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Musik klasik terhadap memori jangka pendek

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Musik klasik terhadap memori jangka pendek"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 1

BAB 1

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

1.1

1.1 Latar BelakangLatar Belakang

Musik pada dasarnya merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan daripada Musik pada dasarnya merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan daripada kehidupan manusia. Sudah ada sejak jaman awal peradaban, dimana secara kehidupan manusia. Sudah ada sejak jaman awal peradaban, dimana secara arkeologi selalu ditemukan kaitan musik dengan suatu peradaban, Hal ini arkeologi selalu ditemukan kaitan musik dengan suatu peradaban, Hal ini didasarkan berbagai penelitian

didasarkan berbagai penelitian yang mengungkapkan bahwa musik dapatyang mengungkapkan bahwa musik dapat mempengaruhi kehidupan manusia baik dari segi fisik, emosi,dan mental. mempengaruhi kehidupan manusia baik dari segi fisik, emosi,dan mental. Musik tidak hanya bila kita

Musik tidak hanya bila kita memainkannya, cukup dengan mendengarkannya,memainkannya, cukup dengan mendengarkannya, atau berayun mengikuti iramanya juga telah terbukti dapat mengaktifkan atau berayun mengikuti iramanya juga telah terbukti dapat mengaktifkan

gelombang - gelombang otak untuk kegiatan berpikir, meningkatkan kemampuan gelombang - gelombang otak untuk kegiatan berpikir, meningkatkan kemampuan membaca, daya ingat, konsentrasi, perbendaharaan kata, menciptakan kondisi membaca, daya ingat, konsentrasi, perbendaharaan kata, menciptakan kondisi mental yang positif, santai, dan kreativitas

mental yang positif, santai, dan kreativitas yang merupakan hal-hal ideal untukyang merupakan hal-hal ideal untuk  belajar (Campbell, 2002) terdapat berbagai macam jenis musik, dari yang paling  belajar (Campbell, 2002) terdapat berbagai macam jenis musik, dari yang paling

dikenal seperti, pop, jazz, dangdut, rock, metal, classical, dan sebagainya. dikenal seperti, pop, jazz, dangdut, rock, metal, classical, dan sebagainya.  Music therapy is an evidence-based practice that can affect changes in

 Music therapy is an evidence-based practice that can affect changes in physical,physical,  psychological, social and cog

 psychological, social and cognitive domains through music experiences and thenitive domains through music experiences and the relationship that develops between the client and the therapist 

relationship that develops between the client and the therapist ,"," (Cheryl Dileo 2008),

(Cheryl Dileo 2008),

Dari kutipan diatas, dapat kita petik bahwa pengaruh musik bagi manusia, Dari kutipan diatas, dapat kita petik bahwa pengaruh musik bagi manusia, khususnya dunia kedokteran, sangatlah berarti, Musik

khususnya dunia kedokteran, sangatlah berarti, Musik klasik andante mempunyaiklasik andante mempunyai ketukan yang pelan dan sesuai

ketukan yang pelan dan sesuai dengan irama denyut jantung orang dewasadengan irama denyut jantung orang dewasa sehingga menimbulkan perasaan tenang (De Porter, Hernacki, 2004). Musik sehingga menimbulkan perasaan tenang (De Porter, Hernacki, 2004). Musik klasik dengan tempo 60 per menit

klasik dengan tempo 60 per menit mengaktifkan otak kiri dan kanan.mengaktifkan otak kiri dan kanan. Kerja simultan pada otak kiri dan kanan dapat memaksimalkan belajar, Kerja simultan pada otak kiri dan kanan dapat memaksimalkan belajar,  pemrosesan dan penyimpanan memori in

 pemrosesan dan penyimpanan memori informasi,formasi, Beethoven Violin Sonata no 5, Beethoven Violin Sonata no 5, merupakan sebuah karya komposisi asal

(2)

2

Kewaspadaan dan ketelitian sangat diperlukan setiap orang untuk bekerja secara optimal (Anang, 2006). Kewaspadaan adalah kemampuan bereaksi secara sadar dan tepat terhadap rangsang atau stimulus adekuat yang diberikan, sedangkan ketelitian adalah kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan memberikan  perhatian penuh pada pekerjaan yang dilakukannnya (Priguna, 2005)

Campbell (1997) menjelaskan musik dapat memperkuat ingatan

 pelajaran.Mendengarkan musik dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengingat ejaan, puisi dan kata-kata asing.

1.2 Identifikasi Masalah

Mengetahui apakah “ Beethoven Violin Spring Sonata no 5” , dapat meningkatkan memori jangka pendek pada wanita dewasa.

1.3 Maksud dan tujuan

Maksud dari penelitian ini adalah memberikan informasi bahwa musik klasik  “ Beethoven Violin Spring Sonata no 5” dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan memori jangka pendek pada wanita dewasa.

1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah 1.4.1 Manfaat Akademis

Untuk memberikan informasi kepada masyarakat kedokteran mengenai  pengaruh musik klasik “ Beethoven Violin Spring Sonata no 5”, bahwa

dengan mendengar musik tersebut meningkatkan memori jangka pendek pada wanita dewasa.

1.4.2 Manfaat Praktis

Agar masyarakat lebih menyadari dan memahami akan pengaruh musik klasik “Beethoven Violin Spring Sonata no 5” , bahwa dengan mendengar musik tersebut meningkatkan memori jangka pendek pada wanita dewasa.

(3)

1.5 Kerangka Pemikiran dan hipotesis penelitian

dalam suatu proses pembelajaran dipengaruhi oleh konsentrasi orang tersebut, faktor keadaan lingkungan dan suasana hati (psikis) seseorang. Pemberian jenis musik tertentu dapat menyebabkan seseorang berada dalam keadaan relaksasi yang membuat pikiran selalu siap siaga (alertness) dan mampu berkonsentrasi dan yang kemudian akan meningkatkan memori.

(DePorter, B., Hernacki, M., 2004)

Suara sebagai gelombang akan menggetarkan membran timpani dan kemudian menggetarkan tulang-tulang pendengaran (maleus, incus, stapes) kemudian dilanjutkan hingga masuk ke dalam fenestrata ovale, dan menggetarkan cairan  perilymph yang akan merangsang saraf sensoris dalam cochlea, dan akan

diteruskan ke dalam corteks cerebri. Setelah masuk ke dalam korteks serebri tepatnya di corteks auditorius akan dilanjutkan ke sistem limbik .

Dari sistem limbik, jaras pendengaran dilanjutkan ke hipokampus, tempat salah satu ujung hipokampus berbatasan dengan nuklei amigdala.

Amigdala yang merupakan area perilaku kesadaran yang bekerja pada tingkat  bawah sadar, menerima sinyal dari korteks limbik lalu menjalarkannya ke

hipotalamus. Di hipotalamus yang merupakan

 pengaturan sebagian fungsi vegetatif dan fungsi endokrin tubuh seperti halnya  banyak aspek perilaku emosional, jaras pendengaran diteruskan ke formatio

retikularis sebagai penyalur impuls menuju serat saraf otonom.

sistem saraf simpatis dan sistem saraf parasimpatis.Kedua sistem saraf ini

mempengaruhi relaksasi organ-organ, lalu relaksasi dapat merangsang pusat rasa ganjaran sehingga timbul ketenangan, dengan terciptanya keadaan tenang, maka  proses mengingat akan semakin cepat dan konsentrasi juga akan meningkat

(4)

4

BAB 3

BAHAN DAN METODE PENELITIAN

3.1 Bahan dan subjek, tempat dan waktu Penelitian. 3.1.1 Bahan dan alat Penelitian

 Laptop  Speaker HD  Alat tulis  Kertas test  Kursi  Meja  Stopwatch 3.1.2 Subjek Penelitian

Subjek penelitian terdiri atas 30 orang percobaaan yang memenuhi kriteria inklusi sebagai berikut :

 Jenis kelamin laki-laki.  Berusia 18-25 tahun.

 Dalam kondisi kesehatan dan psikis baik.

 Bersedia mengikuti penelitian dari awal hingga akhir secar a sukarela dan

 bersedia menandatangani surat persetujuan menjadi subjek penelitian.

Kriteria eksklusi:

 Mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein atau

alkohol sebelum percobaan.

 Melakukan aktivitas yang berat 1 jam sebelum percobaan.  Kurang tidur

 Mengalami gangguan pendengaran  Mengkonsumsi obat-obatan

(5)

3.1.3 Tempat Penelitian

Tempat: Laboratorium faal, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Waktu : Agustus-September 2014. 3.2 Metode Penelitian

Penelitian ini bersifat komparatif, dengan menggunakan rancang percobaan acak lengkap, (pra-tes dan post-tes)

3.2.1 Desain Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian bersifat true eksperimental design  dan komparatif dengan rancangan pre test  dan post test .

3.2.2 Variable Penelitian a. Dependent Variable:

Musik Klasik, “ Beethoven Violin Spring Sonata no 5”. b. Independent Variable:

Memori Jangka Pendek Orang Percobaan. 3.2.3 Besar Sampel Penelitian

   

 (Woolson, R.F., 1987)

Keterangan: σd= standar deviasi

Diasumsikan

(6)

6

Besar sampel minimal 28 orang, tetapi pada penelitian ini digunakan subjek  penelitian sebanyak 30 orang.

3.2.4 Prosedur Penelitian Persiapan sebelum tes

 Cukup istirahat dan tidur 

 Tidak boleh melakukan aktivitas fisik yang melelahkan  Makan teratur 

 Tidak mengkonsumsi makanan, minuman, dan obat-obatan yang dapat

mempengaruhi tekanan darah seperti kopi, coklat, alkohol, obat antihipertensi, obat antihistamin, dan obat anti inflamasi

Persiapan pada saat akan tes

 Tes dilakukan minimal 2 jam setelah makan makanan ringan atau 4 jam

setelah makan makanan berat.

 Tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein dan

alcohol.

 Tidak mengkonsusmsi obat-obat yang dapat mempengaruhi kesadaran.

Prosedur tes Memori:

Pada awal setelah persiapan, maka akan dilakukan pemberian materi, kemudian dilakukan pemberian materi lagi,sembari musik klasik diputarkan, dan kemudian dilakukan post-test.

Data yang diukur

Memori jangka pendek, sebelum dan sesudah mendengarkan “ Beethoven Violin Spring Sonata no 5”

(7)

Analisis data:

Analisis data menggunakan uji “t” berpasangan dengan a=0,01.

Hipotesa Statistik: Memori jangka pendek

H0 : Memori jangka pendek setelah mendengar music klasik  , tidak meningkat, sesudah mendengar lagu tersebut.

H1 : Memori jangka pendek setelah mendengar musik klasik  , meningkat, setelah mendengar lagu tersebut.

Kriteria uji:

(8)

8

3.2.4 Aspek etik Penelitian

Penelitian ini telah memperoleh persetujuan dari Komisi Etik Penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha  –   Rumah Sakit Immanuel. Subjek  penelitian akan diberi penjelasan sebelum mengikuti penelitian ini dan subjek  penelitian yang akan diteliti adalah subjek penelitian yang telah menyetujui dan

menandatangani inform consent .

Penelitian ini berdasarkan prinsip dasar Etika Penelitian, yaitu :

menghormati orang (respect for person), bermanfaat (beneficence), tidak membahayakan subjek penelitian (non-maleficence), dan keadilan (justice).

(9)

DAFTAR PUSTAKA

Priguna Sidharta. 2005. Tata pemeriksaan klinis dalam neurologi. edisi 2. Jakarta: Dian Rakyat Hal 560

Guyton, A.C Hall, J.D 1997. Buku ajar fisiologi kedokteran. Edisi 9. Jakarta; EGC.

Staum, M. J., & Brotons, M. 2000. The effect of music amplitude on the relaxation response. Journal of Music Therapy, XXXVII, 22-39.

Schneck, D. & Berger, D. 2006. The Music Effect, music physiology and clinical applications.

Referensi

Dokumen terkait

Simpulan penelitian ini adalah konsumsi seduhan teh putih meningkatkan memori jangka pendek pada pria dewasa muda.. Kata kunci: Camelia sinensis, memori

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor memori setelah menonton tayangan humor, rata-rata skor memori jangka pendek setelah menonton tayangan humor

Penelitian ini dilakukan pada 30 orang perempuan usia 18-23 tahun sebagai orang percobaan yang terhadap mereka dilakukan pengujian skor memori jangka pendek terhadap

 Mahasiswa yang sedang ujian dianjurkan untuk minum kopi untuk meningkatkan memori jangka pendek.  Orang yang mempunyai pekerjaan yang membutuhkan ketelitian seperti

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja otak salah satunya adalah cokelat yang dapat meningkatkan memori jangka pendek karena mengandung

Penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi tentang manfaat aromaterapi, khususnya minyak Rosemary sebagai salah satu terapi untuk meningkatkan memori

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek sarapan terhadap memori jangka pendek serta mengetahui hubungan antara kenaikan kadar gula darah dengan memori

Peningkatan memori setelah dilakukan penelitian latihan skipping rutin selama 8 minggu pada dewasa muda bermakna, dilihat dari fungsi memori jangka pendek