vii Universitas Kristen Maranatha ABSTRACT
Financial Statemen is the center of information that very important for a company. One of the qualitative characteristics attribute of financial statement reporting is relevant, that is manifestation can be seen from the timeliness of reporting. Timeliness could be judging from the
audit delay, wich is length of time from company fiscal year end to the date of auditor’s report.
This research purposed to empirically examined the influence of profitability, solvability, holding company, auditor opinion and the length company have been a client to public accountant office.
This reserach focuses to a company that involved in consumer good industry. Data used are secondary data, such as 93 financial statements of companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2008-2010. Multiple regression conducted to prove the hypothesis, it begins with classic assumption test. The regression model meet the classic assumption test.
Simultaneous significance test conclude that all independent variables together influences the dependent variabel. Parameter significance test result there are 2 of 5 factors that influence audit delay. the factors are solvability and holding company. The significance value are 0,010 for solvability and 0,005 for holding company.
viii Universitas Kristen Maranatha ABSTRAKSI
Laporan keuangan merupakan sumber informasi yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Salah satu karakteristik kualitatif dari laporan keuangan adalah relevan yang perwujudannya dapat dilihat dari ketepatan waktu laporan tersebut dilaporkan. Ketepatan waktu ini dapat dilihat dari audit delay, yaitu jangka waktu antara tanggal tutup buku hingga tanggal laporan auditor. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh profitabilitas, solvabilitas, perusahaan holding, opini auditor, dan lamanya perusahaan menjadi klien KAP pada perusahaan consumer good industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Penelitian ini memfokuskan pada perusahaan yang bergerak dalam bidang consumer
good industry. Data yang dipakai merupakan data sekunder, yakni laporan keuangan 31
perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008-2010. Guna membuktikan hipotesis, dilakukan pengujian regresi berganda yang diawali dengan pengujian asumsi klasik. Model regresi ini dinyatakan lolos uji asumsi klasik.
Pengujian secara simultan menyimpulkan bahwa semua variabel bebas secara bersama-sama mempengaruhi variabel terikat. Pengujian parsial memperlihatkan hasil bahwa terdapat 2 faktor dari 5 faktor yang diuji mempunyai pengaruh terhadap terjadinya audit delay. Faktor-faktor tersebut adalah solvabilitas dan perusahaan holding. Dengan nilai signifikansi 0,010 untuk solvabilitas dan 0,005 untuk perusahaan holding.
ix Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI
Halaman
Halaman Judul ... i
Lembar Pengesahan ... ii
Surat Pemyataan Keaslian Skripsi ... iii
Kata Pengantar ... iv
Abstract ... vii
Abstrak ... vii
Daftar Isi ... ix
Daftar Tabel ... xiii
Daftar Gambar………... .. xiv
Daftar Lampiran ... xv
BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 4
1.3 Tujuan Penelitian ... 5
1.4 Kegunaan Penelitian ... 5
BAB II. KAJIAN PUSTAKA DAN RERANGKA PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Pustaka ... 7
x Universitas Kristen Maranatha
2.1.2 Tujuan Laporan Keuangan ... 9
2.1.3 Pemakai dan Kebutuhan Informasi Laporan Keuangan... 10
2.2 Audit 2.2.1 Pengertian Audit ... 12
2.2.2 Tujuan Audit... 14
2.2.3 Jenis-jenis Audit ... 14
2.2.4 Standar Audit ... 16
2.2.5 Jenis-jenis Auditor ... 18
2.2.6 Laporan Audit... 20
2.3 Audit Delay ... 22
2.4 Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Audit Delay ... 24
2.5 Penelitian terdahulu ... 31
2.6 Rerangka Penelitian dan Pengembangan Hipotesis ... 34
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian ... 38
3.2 Metodologi Penelitian ... 38
3.2.1 Jenis dan Sumber Data ... 38
3.2.2 Teknik Pengumpulan Data ... 39
3.2.3 Operasional Variabel dan Pengukuran ... 39
3.2.4 Populasi dan Sempel ... 44
3.2.5 Analisis Data ... 45
xi Universitas Kristen Maranatha
3.2.5.2 Pengujian Asumsi Klasik ... 46
3.2.5.3 Pengujian Hipotesis ... 50
BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian ... 54
4.2 Analisis Data ... 56
4.2.1 Analisis Statistik Deskriptif ... 56
4.2.2 Hasil Pengujian Asumsi Klasik ... 59
4.2.2.1 Uji Normalitas Data... 59
4.2.2.2 Uji Multikolinearitas ... 62
4.2.2.3 Uji Autokorelasi ... 63
4.2.2.4 Uji Heterokedastisitas... 64
4.2.3 Hasil Persamaan Regresi... 66
4.2.3.1 Koefisien Determinasi ... 67
4.2.4 Pengujian Hipotesis ... 68
4.2.4.1 Uji Parsial (Uji-t) ... 68
4.2.4.1.1 Pengaruh Profitabilitas Terhadap Audit Delay ... 69
4.2.4.1.2 Pengaruh Solvabilitas Terhadap Audit Delay ... 69
4.2.4.1.3 Pengaruh Perusahaan Holding Terhadap Audit Delay 69 4.2.4.1.4 Pengaruh Opini Auditor Terhadap Audit Delay ... 70
4.2.4.1.5 Pengaruh lamanya Perusahaan Menjadi Klien KAP Terhadap Audit Delay ... 70
xii Universitas Kristen Maranatha
4.3 Pembahasan... 71
4.3.1 Faktor Profitabilitas ... 72
4.3.2 Faktor Solvabilitas ... 73
4.3.3 Faktor Perusahaan Holding ... 73
4.3.4 Faktor Opini Auditor... 74
4.3.5Faktor lamanya Perusahaan Menjadi Klien KAP ... 74
BAB V. SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 75
5.2 Keterbatasan Penelitian ... 76
5.3 Saran ... 77
xiii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Jenis Audit ... 16
Tabel 3.1 Variabel dan Pengukuran ... 43
Tabel 4.1 Analisis Statistik Deskriptif Variabel ... 56
Tabel 4.2 Uji Normalitas Data ... 61
Tabel 4.3 Hasil Perhitungan VIF ... 62
Tabel 4.4 Hasil Uji Durbin-Watson ... 63
Tabel 4.5 Uji Heterokedastisitas ... 65
Tabel 4.6 Daftar Perhitungan Koefisien Regresi X Terhadap Y ... 66
Tabel 4.7 Hasil Perhitungan Koefisien Determinasi ... 67
Tabel 4.8 Hasil Hipotesis Uji-t ... 68
xiv Universitas Kristen Maranatha DAFTAR GAMBAR
xv Universitas Kristen Maranatha DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran I Data Perusahaan Consumer Good Industry 2008 ... 81
Lampiran II Data Perusahaan Consumer Good Industry 2009... 83
Lampiran III Data Perusahaan Consumer Good Industry 2010... ... 85
Lampiran IV Statistik Deskriptif... ... 87
Lampiran V Normalitas... ... 88
Lampiran VI Multikolinearitas... 89
Lampiran VII Autokorelasi... ... 89
Lampiran VIII Heterokedastisitas... 90
Lampiran IX Regresi Berganda... 91
Lampiran X Koefisien Determinasi... 91
Lampiran XI Uji-t... ... 92
1 Universitas Kristen Maranatha BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Perekonomian Indonesia memperlihatkan hal-hal yang baik setahun belakangan dengan pertumbuhan perekonomian di tahun 2011 yaitu sebesar 6,5 %, lebih baik bila dibandingkan dengan tahun 2010 yaitu sebesar 6,1 %. Persaingan disegala bidang ekonomi harus pula diikuti dengan kemauan perusahaan untuk meningkatkan kualifikasinya dalam pasar yang kompetitif. Peningkatan kualifikasi tersebut dapat diperlihatkan dengan melaporkan Laporan Keuangan Perusahaan kepada masyarakat luas. Laporan Keuangan merupakan media komunikasi antara manajemen dari pihak perusahaan dengan pihak di luar perusahaan.
Laporan keuangan mempunyai peran yang sangat penting dalam kelangsungan sebuah perusahaan, laporan ini berfungsi Berdasarkan Peraturan Bapepam Nomor X.K.2, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor KEP-36/PMK/2003 Tentang
Bab I Pendahuluan | 2
Universitas Kristen Maranatha membuat laporan keuangan berguna bagi para penggunanya, yaitu relevance, reliable,
comparability, dan consistency”.
Untuk menghasilkan laporan keuangan yang memberikan informasi yang relevan, terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah ketepatan waktu (timeliness). Apabila laporan keuangan tidak disajikan tepat waktu maka laporan tersebut akan kehilangan nilai informasinya, karena tidak tersedia saat pemakai laporan keuangan membutuhkannya untuk pengambilan keputusan.
Pemeriksaan terhadap laporan keuangan yang dilakukan oleh auditor harus sesuai dengan SPAP tahun 2001 yang telah ditetapkan oleh IAI. Dilaksanakannya standar audit oleh auditor dapat berdampak terhadap lamanya penyelesaian laporan audit, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas auditnya. Pemeriksaan laporan keuangan oleh auditor independen yang bertujuan untuk menilai kewajaran penyajian laporan keuangan memerlukan waktu yang cukup panjang. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti terbatasnya jumlah karyawan yang akan melakukan audit, banyaknya transaksi yang harus diaudit, kerumitan dari transaksi, dan pengendalian intern yang kurang baik (Petronila:2007).
Tertundanya penyampaian pelaporan atas laporan keuangan dapat dipengaruhi oleh jangka waktu pelaporan audit (audit delay atau audit report lag). Audit delay adalah lamanya waktu penyelesaian audit yang diukur dari tanggal penutupan tahun buku hingga tanggal diselesaikan laporan audit independen (Ashton et al: 1997, Halim: 2000).
Bab I Pendahuluan | 3
Universitas Kristen Maranatha kelangsungan perusahaan karena lamanya waktu penyelesaian proses audit (audit delay) akan mempengaruhi ketepatan waktu dalam publikasi informasi laporan keuangan auditan.
Keterlambatan ini akan berdampak pada ketidakpastian keputusan yang didasarkan pada informasi yang nantinya akan dipublikasikan kepada masyarakat luas. Selain itu, Keterlambatan publikasi laporan keuangan sangat merugikan investor karena dapat meningkatkan asimetri informasi di pasar dan memunculkan rumor yang membuat pasar menjadi tidak pasti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya audit delay sehingga perusahaan diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya audit delay pada laporan keuangannya secara khusus bagi perusahaan consumer good industry yang laporan keuangannya sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Perusahaan consumer
good industry yang orientasinya pada kebutuhan konsumsi masyarakat sudah tentu harus
mempublikasikan keadaan keuangannya sehingga perusahaan mendapat kepercayaan dari publik.
Bab I Pendahuluan | 4
Universitas Kristen Maranatha pada perusahaan-perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia, faktor-faktor tersebut antara lain, Ukuran Perusahaan, Laba/Rugi Operasi, Opini Audit, Profitabilitas, dan Reputasi Auditor.
Penelitian tentang audit delay beberapa kali dilakukan untuk menentukan faktor apa saja yang mempengaruhi audit delay yang terjadi di Indonesia baik dari aspek perusahaan maupun dari aspek auditor. Penulis tertarik untuk meneliti kembali apakah hasil penelitian penelitian tersebut relevan bila diterapkan pada laporan keuangan perusahaan consumer good industry periode tahun 2008 hingga tahun 2010. Variabel dependen yang diteliti adalah audit delay dan variabel independen yang akan diteliti adalah Profitabilitas, Solvabilitas, Perusahaan Holding, Opini Auditor, dan Lamanya Perusahaan menjadi Klien Kantor Akuntan Publik (KAP).
Dari beberapa hal diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul :
“ Analisis Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Audit Delay Pada
Perusahaan Consumer Good Industry di Bursa Efek Indonesia (Periode Tahun
2008-2010)”
1.2 Identifikasi Masalah
Bab I Pendahuluan | 5
Universitas Kristen Maranatha perusahaan sehingga berguna bagi pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang pantas dipublikasikan kepada masyarakat luas merupakan laporan keuangan yang sudah diaudit oleh audit independen. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penyampaian laporan keuangan hasil audit. Kendala tersebut adalah audit delay yaitu tertundanya penyampaian atau publikasi laporan keuangan.
Dari uraian tersebut penulis mengidentifikasikan masalah yang akan menjadi pokok pembahasan dalam skripsi ini, yaitu: “Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh
terhadap audit delay pada perusahaan consumer good industry ?”
1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian yang akan dilakukan mempunyai tujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi audit delay pada perusahaan consumer good
industry di Bursa Efek Indonesia.
1.4 Kegunaan Penelitian
Dengan dilakukannya penelitian ini, penulis mengharapkan bahwa hasilnya akan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan sebagai berikut:
1. Bagi Penulis
Bab I Pendahuluan | 6
Universitas Kristen Maranatha 2. Bagi Investor dan Kreditor
Penelitian ini diharapkan dapat membantu para investor dan kreditor untuk mengetahui tingkat kehandalan sebuah laporan keuangan yang sudah diaudit sehingga dapat berguna sebagai media informasi dalam berinvestasi dan menilai tingkat pengembalian hutang perusahaan.
3. Bagi Penelitian Selanjutnya
Penelitian ini diharapkan dapat membantu peneliti selanjutnya sebagai sumber referensi dan informasi dalam topik auditing.
75 Universitas Kristen Maranatha BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji secara empiris pengaruh profitabilitas, solvabilitas, perusahaan holding, opini auditor dan lamanya perusahaan menjadi klien KAP terhadap audit delay pada perusahaan consumer good industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. penelitian ini dilakukan selama tiga tahun berturut-turut yaitu dari tahun 2008 hingga tahun 2010 dan mencakup 93 sampel perusahaan consumer good industry.
Menggunakan analisis regresi berganda, dimana uji asumsi klasik dilakukan sebelum uji hipotesis, dari pengujian tersebut diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Rata-rata audit delay yang terjadi pada perusahaan consumer good industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia perode 2008 hingga 2010 adalah 72,8 hari. Model penelitian dinyatakan lolos uji asumsi klasik, yakni memenuhi asumsi normalitas, tidak terdapat gejala heterokedasttisitas, multikolinearitas, maupun autokorelasi. Kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikat pada model penelitian sebesar 3,7 persen.
Bab V Simpulan dan Saran | 76
Universitas Kristen Maranatha 3. Solvabilitas mempunyai pengaruh terhadap audit delay pada perusahaan
consumer good industry yang terdaftar di Bursa Efek indonesia periode 2008
hingga tahun 2010. Nilai signifikasnsi yang ditunjukkan variabel ini adalah 0,010.
4. Perusahaan holding mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap audit
delay yang terjadi pada perusahaan consumer good industry yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia periode 2008 hingga tahun 2010. Nilai signifikansi yang ditunjukkan variabel ini adalah 0,005.
5. Opini auditor tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap audit
delay yang terjadi pada perusahaan consumer good industry yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia periode tahun 2008 hingga tahun 2010. Pendapat unqualified ataupun selain unqualified oleh perusahaan tidak mempengaruhi ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan tersebut.
6. Lamanya perusahaan menjadi klien KAP tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap audit delay pada perusahaan consumer good industry yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008 hingga tahun 2010.
5.2 Keterbatasan Penelitian
Bab V Simpulan dan Saran | 77
Universitas Kristen Maranatha 2. Penelitian ini hanya mengambil sampel 5 variabel yang mungkin
mempengaruhi audit delay, namun sebenarnya masih banyak variabel lain yang dapat mempengaruhi audit delay.
3. Periode pengamatan dalam penelitian ini terbatas hanya mencakup 3 tahun saja yaitu periode tahun 2008 hingga tahun 2010.
5.3 Saran
1. Bagi peneliti yang lainnya diharapkan bisa mendapatkan pemaknaan yang lebih tepat untuk definisi audit delay dengan memperhatikan waktu audit dilaksanakan dan menambah variabel-variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi audit delay.
2. Kepada auditor, disarankan untuk merencakanan pekerjaan lapangan dengan sebaik-baiknya sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan efisien sehingga waktu yang dipakai untuk melaksanakan audit dapat dipergunakan semaksimal mungkin dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. 3. Kepada pihak perusahaan, disarankan untuk memberikan keleluasaan kepada
78 Universitas Kristen Maranatha DAFTAR PUSTAKA
Agoes, Sukrisno. (2006). Auditing (Pemeriksaan Akuntan) Oleh Kantor Akuntan Publik. Edisi ketiga. Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.
Algifari. (2000). Ananlisis Regresi (Teori, Kasus, dan Solusi). Badan Penerbit Fakultas Ekonomi UGM. Yogyakarta.
Aryati, Titik dan Maria Theresia. (2005). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay dan
Timeliness. Media Riset Akuntansi, Auditing dan Informasi 5. hlm 271-287.
Arens, Alvin A., Elder, Randal J., Beasley, Mark S. (2008). Auditing dan Jasa Assurance. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Bringham, Eugene F., Joel F. Houston. (2001). Manajemen Keuangan. hal.89. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Boynton, W.C., R. N Johnson, dan W. G Kell. (2003). Modern Auditing. Edisi Terjemahan Ketujuh. Jilid 1. Erlangga. Jakarta.
Ferdinand, Augusty. (2006). Metode Penelitian Manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Ghozali, Imam. (2007). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Halim, Varianda. (2000). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lamanya Penyelesaian Audit
(Studi Empiris pada Perusahaan-perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta).
Skripsi. Universitas Brawijaya-Malang.
Haryono, Jusup. (2001). Auditing (Pengauditan), Buku I Cetakan Pertama, STIE YKPN. Yogyakarta.
Hasan, I. (2003). Pokok-Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Bumi Aksara. Jakarta. Husnan,Suad. (2002) Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Akademi Manajemen Perusahaan
YKPN. Yogyakarta. Hal. 70.
Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). (2004).”Standar Akuntansi Keuangan”. PT.Salemba Empat.Jakarta.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2011). Standar Profesional Akuntan Publik. Penerbit Salemba Empat. Jakarta.
Iskandar, M.J dan Trisnawati, E. (2010). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Report Lag Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan
Akuntansi. Vol 12, No.3, Desember 2010. Hlm 175-186.
79 Universitas Kristen Maranatha Kartika, Andi. (2009). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay di Indonesia (Studi
kasus pada perusahaa-perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta). Jurnal
Bisnis dan Ekonomi (JBE) . Maret Tahun 2009. Hlm 1-17.
Knechel, W. Robert dan Jeff L. Payne. (2001). Additional Evidence on Audit Report Lag,
Auditing: A Journal of Practice & Theory Vol. 20 No. 1, March, Page. 137-146.
Kuncoro, M. (2003). Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi. Penerbit Erlangga. Jakarta. Lestari, Dewi. (2010). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Audit Delay. Skripsi.
Universitas Diponegoro-Semarang.
Lianto, Novice dan Hartono, Budi Kusumo. (2010). Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Audit Report Lag. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. Vol.12 No.2, Agustus Tahun 2010. Hlm 97-106.
Mulyadi. (2002). Auditing (Pengauditan), Buku I Edisi Ke Enam, PT. Salemba Empat. Jakarta.
Petronila, Thio Anastasia. (2007). Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan terhadap Audit Report lag dan Timeless. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 10. No.1. Mei. Hlm. 1-10.
Purba, Hasim. (2003). Tinjauan Terhadap Holding Company, Trust, Cartel, dan Concern.
Digital Library Universitas Sumatra Utara.
Rachmawaty, Sistya. (2008). Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan Terhadap Audit Delay dan Timeliness. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Volume 10 Nomor 1, hlm 1-10.
Shulthoni, Mochammad. (2012). Determinan Audit Delay dan Pengaruhnya Terhadap Reaksi Investor. Jurnal Akuntansi dan ekonomi Bisnis. Vo.1 No.1 Tahun 2012. Hlm. 55-71. Subramayam, K.R, Wild, John J. (2008). Analisis Laporan Keuangan. Salemba empat.
Jakarta. Hal.10.
Suliyanto. (2006). Metode Riset Bisnis. Penerbit Andi. Yogyakarta.
Trianto, Yugo. (2006). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan Go Public di Bursa Efek Indonesia).Skripsi. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” . Yogyakarta.
Utami,Wiwik. (2006). Ananlisis Determinan Audit Delay Kajian Empiris Di Bursa Efek Jakarta. Buletin Penelitian Dosen Universitas Mercu Buana. No.9 Tahun 2006. Hlm. 19-32.
80 Universitas Kristen Maranatha Wirakusuma, Made Gede dan Cindrawati, Putu Manik. (2010). Pengaruh Profitabilitas,
Solvabilitas, Reputasi auditor, Ukuran Perusahaan, Kandungan Laba, dan Jenis Industri Pada Ketidaktepatwaktuan Publlikasi Laporan Keuangan Di PT Bursa Efek Indonesia. Jurnal Dosen Universitas Udayana. Bali.