BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 New Media
Perkembangan dan pertumbuhan new media merupakan fenomena paling aktual yang dihadapi oleh penduduk Planet Bumi. Karakteristik new media yang konvergen, tak mengenal ruang dan waktu, dan sederet karakter kebaruan yang melingkupinya telah mengubah karakter masyarakat dalam kehidupan bermedia serta berimplikasi langsung pula terhadap kehidupan manusia modern, baik secara sosiologis kemasyarakatan ataupun secara individual psikologis.
Media baru atau sering disebut sebagai “new media” merupakan konsep yang dipahami secara beragam. Namun demikian, diantara sekian banyak definisi dan konsep yang ada, sebuah rumusan Bersama bisa dirujuk. Pengertian media baru dalam buku ini akan merujuk pada media dengan platform baru karena konvergennya karakter media cetak, audio dan visual sekaligus ditandai oleh karakter interaktivitas yang tinggi. Terdapat berbagai media baru yaitu telepon genggam (handphone), jaringan internet dan jejaring sosial.
Pemaparan media baru pada tiga kelompok besar yang dipetakan sebagai berikut. Pertama, media baru akan diarahkan pada objek diskusi mengenai internet.
Media internet muncul sebagai media yang baru dalam arti sesungguhnya karena selain karakter konvergensi, sinergi, media internet juga memiliki karakter sebagai link medium yang tak mengenal batas (borderless). Kedua, kajian media baru akan dikaitkan dengan proses digitalisasi yang sedang melanda media konvensional.
Ketiga, media baru akan dikaitkan dengan area media telekomunikasi dan aspek industrinya yang lebih spesifik, yaitu mengenai pengaturan provider mobile phone (Wahyuni, 2013).
Media baru merupakan media yang memiliki tayangan interaktif pada informasi atau konten yang dimiliki, audien dapat mengerti konten dengan mudah.
Pembaca dapat menyampaikan informasi secara aktif dan pembaca juga dapat saling bertukar informasi dengan pembaca lain atau anggota lainnya (Gafar, 2008).
2.2 Efektivitas
Pengertian efektif dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri adalah akibat, pengaruh, membawa hasil, berhasil guna. Kegiatan dapat dikatakan efektif apabila output berjalan lancer sesuai denga napa yang direncanakan atau diharapkan dan menghasilkan serta dapat mempengaruhi. Efektivitas juga merupakan pengukuran, maksudnya adalah tujuan atau sasaran yang telah direncanakan sebelumnya itu adalah pengukuran suatu target yang tercapai sesuai yang telah direncanakan.
Efektivitas adalah terpenuhinya suatu standar mengenai tujuan dan sasaran yang akan dicapai. Jadi, ukuran daripada efektivitas dengan adanya tingkat intensitas dan kepuasan serta komunikasi yang terjadi. Identifikasi efektif sendiri terjadi pada diri komunikan, jika komunikan yakin mengalami kepuasan, melakukan reaksi yang menyenangkan (feedback). Sedangkan komunikator memperoleh balasan positif dari komunikannya. Tercapainya tujuan itu disebut efektif sebab mempunyai efek atau pengaruh yang besar terhadap kepentingan bersama.
Melihat dari pengertian-pengertian mengenai efektivitas di atas, akun
@komunikasiumm sebagai komunikator harus menyampaikan pesan-pesan yang dapat diterima oleh mahasiswa ilmu komunikasi sebagai komunikan melalui sosial media yang dimiliki. Pesan tersebut harus mendapatkan feedback dan efektivitas dalam penelitian ini adalah tolak ukur tercapainya keberhasilan atas penggunaan media sosial Instagram sebagai media informasi prodi dengan mahasiswa ilmu komunikasi.
2.3 Internet Sebagai Media Informasi
Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian di Amerika Serikat.
Penggunaan internet untuk kepentingan bisnis baru dilakukan semenjak tahun 1995. Di luar negeri, internet sering diasosiasikan dengan perguruan tinggi, sementara di Indonesia, internet lebih diasosiasikan dengan bisnis dan entertainment. Dalam waktu yang relatif singkat semenjak internet pertama kali terbuka penggunaanya untuk pemakaian umum pada tahun 1986, jaringan
terkecuali Indonesia. Menurut data terakhir, pada tahun 1999 lebih dari 100 juta orang menggunakan internet dan jumlah tersebut masih akan terus bertambah, seiring dengan bertambahnya kesadaran akan perlunya informasi dan semakin banyaknya kemudahan-kemudahan yang bisa didapat melalui internet (Makdis, 2020).
Internet telah diramalkan bahwa di masa depan, jaringan akan menjadi bentuk terpenting dari transmisi media. Pengembangan jaringan telah dimulai sejak 1960-an. Saat ini media terpenting dan memilik jaringan paling luas adalah internet, yang menghubungkan komputer-komputer pribadi yang paling sederhana hingga komputer-komputer super yang paling canggih inilah struktur jaringan komputer yang saling berhubungan. Layanan yang diberikan internet saat ini sangat beragam dan terus di inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jaringan internet adalah media yang paling cepat terinovasi kesegala lini dan paling adaptif dengan kebutuhan masyarakat, sehingga hampir semua media dan kebutuhan masyarakat dapat dikoneksikan kedalam jaringan–jaringan internet (Riska, Harihanto, &
Nurmanina, 2013).
Menurut Prasetya (2015) media dapat dikatakan sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyampaikan informasi. Pada masa pandemi ini solusi yang terkait dengan masalah keefektifan dalam pembelajaran adalah digunakannya media pembelajaran bagi mahasiswa.
Penggunaan media yang membantu dalam proses pembelajaran harus sesuai serta dapat mempermudah mahasiswa untuk memahami materi (Yuliana, Nugroho, & Puspitasari, 2021).
Pemanfaatan tekologi pendidikan sebagai media informasi dalam proses pembelajaran menerapkan sistem pembelajaran yang berbasis web atau digital.
Pembelajaran digital ini diawali dengan perencanaan yang baik, kemudian menentukan materi atau bahan ajar yang akan disampaikan atau biasa disebut dengan istilah delivery content kepada para peserta didik dimana harus mengacu pada perencaan yang telah dilakukan diawal. Seiring dengan perkembangan teknologi berikut infrastruktur penunjangnya, upaya peningkatan kualitas pendidikan pembelajaran dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dalam
suatu sistem yang dikenal dengan pembelajaran digital (digital learning) (Saputra
& Gunawan, 2021).
Sebagai media informasi, internet mampu memberikan akses yang relatif sangat cepat dan murah. Internet mampu melayani surat menyurat secara elektronis (e-mail) yang hanya memerlukan waktu beberapa detik untuk menjangkau jarak ratusan kilometer, jauh lebih cepat dan murah daripada surat pos biasa. Melalui e- mail tersebut dapat juga dikirimkan berkas-berkas digital lain seperti gambar (graphic), lagu (music), maupun film (movie). Media komunikasi sangatlah membantu kita untuk melakukan komunikasi dari jarak jauh. Hal ini dapat mempermudah kita, pada saat kita mempunyai pekerjaan jarak jauh kita tidak perlu lagi untuk pergi ke tempat itu, dengan adanya internet pekerjaan kita dapat kita kerjakan dari rumah dan dapat dikirim melalui e-mail (Rasul, 2008).
Di era internet sekarang ini, situs perusahaan adalah alat komunikasi yang paling sering digunakan dan cukup kuat pengaruhnya, tidak hanya untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen, tetapi juga dengan publik lain seperti mitra bisnis dan organisasi lain. Selain itu, wartawan juga biasa mengunjungi situs prusahaan untuk medapatkan informasi awal. Apabila konsumen mempunyai keluhan atau ingin menyampaikan sesuatu tidak sesulit dulu lagi, karena dengan adanya internet semua akan menjadi mudah. Konsumen dapat mengirimkan e-mail atau mengirimkan pesan pada situs perusahaan yang telah perusahaan itu cantumkan (Sopian, 2016).
Internet juga menyediakan media untuk berkomunikasi secara langsung (realtime) melalui teks dengan fasilitas chatting, bahkan Sebagian layanan memungkinkan komunikasi suara (voice) diruang chatting (chat room). Beberapa layanan diinternet juga menyediakan fasilitas telepon melalui internet, yaitu yang dikenal dengan istilah VOIP (Voice Over Internet Protocol). Banyak sekali media untuk berkomunikasi yang internet sediakan, dengan itu akan mempermudah pekerjaan yang kita punya. Kita dapat mengirimkan pesan kepada teman jika ada tugas kuliah yang kurang kita mengerti atau bahkan kita dapat bertanya langsung kepada dosen tentang perkuliahan yang telah dilaksanakan. Sudah lama internet ini hadir dalam perkembangan teknologi, tetapi masih banyak mahasiswa yang
mungkin belum terlalu dalam mepelajari bagaimana internet dapat dipakai sebagai media pembelajaran yang lebih luas lagi (Rasul, 2008).
2.4 Media Sosial
Media sosial menorehkan sejarah baru pada peradaban dunia manusia bersamaan dengan hadirnya internet. Keunggulan yang dimiliki yaitu akses yang sangat mudah dan cepat untuk menghubungkat satu sama lainnya melalui jangkauan yang luas, menjadikan media dipakai terus menerus oleh semua generasi.
Media sosial lahir bersama dengan generasi milenial dan generasi Z yang biasa disebut dengan generasi pribumi digital (Digital Natives), yaitu generasi yang lahir pada situasi teknologi sudah berada dilingkungannya (dimulai tahun 1990). Namun demikian, media sosial juga diminati oleh generasi imigran digital (Digital Immigrants), yaitu sebutan bagi generasi yang masa kecilnya tidak berada dilingkungan yang sudah mengenal media sosial atau generasi yang dihairkan sebetum tahun 1990. Keunggulan dari media sosial ini tentu tidak hanya menjadikannya teknologi yang paling menyenangkan bagi masyarakat, tertapi juga perlu observasi secara akademik untuk memanfaatkan media sosial dengan lebih baik lagi (Khotimah, 2021).
Media sosial adalah situs atau aplikasi online yang memungkinkan penggunanya membuat profil, mengundang teman, menerima teman, mengikuti teman, berkomunikasi, berbagi, berkirim pesan dan berjejaring. Selain dipengaruhi perkembangan teknologi komunikasi, internet, komputer dan smartphone, ada beberapa alas an lain mengapa media sosial ini berkembang dengan pesat diantaranya yaitu setiap pengguna seolah-olah memiliki atau bahkan menguasai medianya sendiri, aksesnya mudah dan murah dengan jaringan internet serta bisa dilakukan sendiri dan pengguna bebas menyunting konten yang dibagikan (Prajarini, 2020).
Media sosial seperti televisi, radio dan surat kabar merupakan media komunikasi popular sebelum tahun 2000-an yang disebut media dosial tradisional.
Akan tetapi kini popularitasnya sudah bergeser oleh media informasi yang berbasis internet sesuai kemajuan zaman sekarang ini. Pasalnya media sosial yang popular sejak zaman dulu sampai sekarang masih sangat buming, yaitu televisi. Meskipun
banyaknya media sosial yang beredar, televisi rupanya tak tergerus zaman modern ini. Media sosial adalah media yang mendukung interaksi sosial antar manusia.
Media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif. Menurut Van Dick media sosial adalah platform media yang memfokuskan pada eksistensi pengguna berupa fasilitas dalam beraktivitas maupun berkolaborasi. Media sosial dapat digunakan sebagai fasilitator yang menghubungkan pengguna dengan ikatan sosial yang lebih luas (Rahmawati, Sa'adah, & Afiyah, 2020).
2.5 Instagram
Instagram merupakan platform sosial media online yang sangat populerpada saat ini, berfokus pada pembagian foto maupun video antar pengguna. Instagram diciptakan oleh Kevin Systorm dan Mike Krieger yang diluncurkan untuk pertama kalinya pada 06 Oktober 2002. Instagram memiliki potensi yang sangat besar untuk memikat hati para pengguna media sosial hingga pada akhirnya Facebook melakukan akuisisi perusahaan Instagram pada 09 April 2012. Sekarang terbukti bahwa Instagram telah memiliki pengguna aktif dengan jumlah berkisar 1 miliar lebih pengguna aktif di berbagai belahan dunia (berdasarkan jumlah unduhan pada Google Playstore per 2021) dan pengguna aktif Instagram di Indonesia berjumlah 87.340.000 pengguna (Kustiyahningsih, Rahmanita, Anamisa, Purnama, &
Hasbunallah, 2021).
Frekuensi dalam mengepost foto di Instagram juga menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan. Saat seseorang mengupload konten ke Instagram, dia juga bisa melakukan tag akun lain untuk disertakan dalam fotonya. Dengan melakukan hal tersebut, akun lain akan mendapatkan notifikasi bahwa ada orang lain yang mengunggah sebuah konten dan memiliki hubungan dengannya. Tagging tidak hanya berlaku pada akun lain saja. Instagram juga memiliki fitur geo tagging untuk mempermudah seseorang menandai lokasi dimana foto tersebut diambil.
Selain itu, seseorang juga bisa mengaitkan akun Instagram mereka dengan akun mereka di media sosial lain sehingga ketika mereka melakukan post di Instagram, konten tersebut akan langsung masuk di media sosial lain yang dikaitkan.
Aktivitas Instagram seseorang bisa dipengaruhi oleh banyak hal dan tentunya tidak semua pengguna memiliki bentik aktivitas yang sama karena perilaku berinstagram merupakan pilihan masing-masing individu. Menggunakan Instagram tidak hanya untuk mengunggah foto atau video saja, tetapi kita juga bisa mendapatkan informasi tentang berbelanja, info tentang kesehatan, pendidikan dan hal-hal lain. Tentu banyak manfaat dari Instagram jika kita menggunakannya dengan hal-hal yang baik dan kita juga dapat dengan mudah mendapapatkan sela informasi yang ingin kita ketahui melalui Instagram (Zein, 2019).
2.6 Karakteristik Instagram
Instagram mempunyai lima menu utama yang terletak pada bagian bawah yaitu sebagai berikut :
a. Home Page
Gambar 2. 1 Home Page Instagram (Sumber : Peneliti)
Home page adalah timeline atau halaman utama yang sering muncul foto atai video unggahan dari pengguna yang kita ikuti. Cara melihat unggahan dari pengguna yang kita ikuti dengan cara menggeser layer dari bawah ke atas, sama seperti saat kita scroll house pada computer. Terdapat kurang lebih 30 foto terbaru yang dimuat saat pengguna mengakses Instagram, Instagram juga lebih banyak konten menarik pada saat ini.
b. Search / Explore
Gambar 2. 2 Search di Instagram (Sumber : Peneliti)
Fitur ini berfungsi pencarian untuk yang terpopuler, akun pengguna lainnya, audio, tagar atau hashtag yang sedang popular dan pencarian tempat. Explore merupakan tampilan dari foto, video dan reels yang popular juga banyak disukai oleh pengguna Instagram. Instagram menggunakan algoritma rahasia untuk menentukan foto, video dan reels mana yang akan di upload pada menu explore ini.
c. Reels
Gambar 2. 3 Reels Instagram (Sumber : Peneliti)
Menu terbaru dari Instagram, berfungsi untuk mengupload video atau foto yang di edit menggunakan music, berdurasi kurang lebih 60 detik, tetapi Instagram akan menambah durasi reels sampai 90 detik bahkan lebih. Cara upload video reels pada Instagram hanya dengan mengklik ikon “+” di menu bawah yang terdapat pada tampilan layer Instagram.
d. Toko
Gambar 2. 4 Toko di Instagram (Sumber : Peneliti)
Menu toko pada tampilan layer Instagram juga terbilang baru adanya, menu ini menampilkan video, pilihan editor, koleksi dan panduan. Menu toko ini berfungsi untuk memberikan informasi seputar perbelanjaan, salah satunya yaitu penjualan sepatu, sendal, baju dan lain-lain.
e. Profil
Gambar 2. 5 Profil Instagram (Sumber : Peneliti)
Menu profil ini berfungsi untuk memberi tahu tentang pengguna itu sendiri kepada pengguna lainnya, dalam menu profil terdapat foto, video, reels yang tewlah di upload oleh pengguna dan juga terdapat foto, video, reels yang ditandai pengguna lain terhadap pengguna pemilik profil.
Terdapat bagian yang sebaiknya diisi agar foto dan video mempunyai makna informasi saat di unggah, bagian tersebut yaitu :
a. Pengikut
Gambar 2. 6 Pengikut Instagram (Sumber : Peneliti)
Bagian yang sangat penting dan sangat berpengaruh pada saat kita menggunakan akun media sosial. Karena sistem sosial pada Instagram yaitu pengguna yang mengikuti kita dan sebaliknya yaitu pengguna yang kita ikuti.
Dengan adanya pengikut dan yang diikuti, maka komunikasi antar pengguna Instagram dapat terjalin dengan memberika tanda like dan berkomentar pada foto atau video yang telah diunggah oleh pengguna lain.
b. Mengunggah Foto
Gambar 2. 7 Fitur Upload Foto di Instagram (Sumber : Peneliti)
Fitur ini berfungsi untuk upload foto yang dapat diambil langsung dengan kamera ponsel atau dapat memilih foto dari galeri album pada ponsel. Pengguna yang mengupload foto dapat memilih rasio 1:1 atau 4:5 dan juga bisa menyunting foto yang akan di upload.
c. Filter Foto
Instagram memiliki 24 filter yang dapat dipakai pengguna yang akan mengupload foto. Diantaranya yaitu normal, clarendon, gingham, moon, lark, reyes dan lainnya.
d. Caption Foto
Gambar 2. 8 Menulis Judul atau Caption di Instagram (Sumber : Peneliti)
Setelah memilih filter foto atau menyunting foto, pengguna akan ke halaman selanjutnya yaitu caption. Caption berarti kata-kata yang menceritakan atau menggambarkan foto yang akan pengguna upload. Dulu caption memiliki batas hanya 140 karakter, namun saat ini caption tidak memiliki batas karakter, sehingga pengguna dapat bebas menulis caption tanpa harus memikirkan batas karakter.
e. Tanda Suka atau Love
Fitur ini berfungsi untuk memberikan tanda like atau love pada postingan pengguna lain. Tanda suka ini juga berpengaruh pada popularitas, jika semakin banyak tanda suka pada postingan anda maka semakin banyak dikenal oleh pengguna Instagram lain.
f. Instagram Story
Gambar 2. 9 Fitur Instagram Story (Sumber : Peneliti)
Fitur ini berfungsi untuk membagikan atau melihat kegiatan sehari-hari yang diupload pada Instagram story. Fitur ini berupa video yang memiliki 15 detik durasi di 1 instagram story. Fitur ini memiliki berbagai filter salah satunya yaitu blue sky dan fitur ini hanya akan tersimpan 24 jam saja.Pada fitur ini terdapat live streaming yang digunakan untuk siaran langsung.
g. Instagram Direct
Gambar 2. 10 Fitur Instagram Direct Message (Sumber : Peneliti)
Fitur ini digunakan untuk mengirimkan pesan teks, foto dan video kepada pengguna lain, dapat dikirimkan personal atau kelompok.
2.7 Definisi Konseptual
Definisi konseptual merupakan deskripsi mengenai apa dan mengapa, biasanya dapat ditemukan pada buku teks. Konsep pada penelitian ini yaitu:
a. Variabel X: Media Informasi Akademik Mahasiswa
Pada penelitian ini media sosial yang dipakai untuk menyebarkan informasi yaitu Instagram. Media informasi yang dipakai mahasiswa untuk mendapatkan informasi tentang prodi Ilmu Komunikasi yaitu akun Instagram @komunikasiumm. Jadi dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui penggunaan Instagram pada akun @komunikasiumm sebagai media informasi jurusan kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang angkatan 2021.
b. Variabel Y: Efektivitas Akun Instagram @komunikasiumm
Efektivitas diartikan sebagai pengukuran keberhasilan dari sasaran yang tetapkan atau suatu pencapaian dari tujuan-tujuan yang telah ditentukan. Instagram merupakan media sosial yang sangat mudah digunakan, oleh karena itu pengguna memilih Instagram sebagai media informasi untuk memenuhi kebutuhannya. Penggunaan Instagram ini juga dipakai oleh kebanyakan universitas di Indonesia, tentunya untuk menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan universitas tersebut Peneliti ingin mengetahui seberapa besar efektivitas akun Instagram
@komunikasiumm sebagai media informasi jurusan kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2021 (Ayutiani & Putri, 2018).
2.8 Definisi Operasional
Definisi operasional adalah penjelasan secara singkat tentang variabel.
Variabel pada penelitian ini adalah hal yang telah ditetapkan oleh peneliti atau variabel yang sudah diidentifikasi kemudian ditelaah kemudian dijabarkan sehingga menghasilkan informasi yang kemudian dapat ditarik kesimpulan (Sugiono, Metode Penelitian Administrasi, 2002).
a. Media Informasi Akademik Mahasiswa
Media informasi yang dipilih mahasiswa sebagai media yang dicari ketika membutuhkan informasi yaitu akun Instagram @komunikasiumm. Peenetuan media ini memiliki beberapa indikator yaitu:
1. Intensitas: banyak dan rutinnya mengakses akun @komunikasiumm 2. Tingkat kepuasan/feedback: banyak dan rutinnya akun
@komunikasiumm membalas komen dan merespon postingan yang dikirimkan followers dari akun instagram tersebut
3. Komunikasi: konteks atau isi pesan yang akan dikomunikasikan melalui media sosial Instagram terdiri dari kejelasan dalam penyampaian informasi secara lengkap (Danim, 2015).
b. Efektivitas Akun Instagram @komunikasiumm
Akun Instagram @komunikasiumm adalah media sosial yang digunakan oleh jurusan ilmu komunikasi muhammadiyah malang sebagai media informasi jurusan kepada mahasiswa. Dalam penggunaan Instagram ini peneliti ingin mengetahui seberapa besar efektivitas akun Instagram @komunikasiumm sebagai media informasi mahasiswa, efektivitas akun Instagram @komunikasiumm dapat diukur melalui :
1. Upload/posting: intensitas admin mengunggah foto/video dalam akun
@komunikasiumm
2. Foto/video: isi tentang postingan yang sering diunggah oleh akun
@komunikasiumm
3. Followers: jumlah dan aktifitas pengikut dari akun @komunikasiumm 4. Hashtag/tagar: digunakan untuk mempermudah pencarian hal-hal yang
menjadi popular
5. Caption: Bentuk tulisan yang digunakan akun @komunikasiumm sebagai ujung media informasi (Danim, 2015).
2.9 Hipotesis Penelitian
Hipotesis adalah dugaan atau jawaban sementara dari sebuah penelitian.
Hipotesis disusub pada jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menguji. Hipotesis juga merupakan bentuk pertanyaan yang telah diterima secara fana sebagai bentuk kebenaran sebagaimana mestinya, pada saat fenomena dikenal dan merupakan dasar kerja serta panduan dalam verifikasi.
Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah :
(H0): Penggunaan akun Instagram @komunikasiumm tidak efektif sebagai media informasi akademik mahasiswa.
(H1): Penggunaan akun Instagram @komunikasiumm efektif sebagai media informasi akademik mahasiswa.