• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARUS BARANG

Dalam dokumen Laporan Kinerja dan Keuangan Pelindo III (Halaman 67-75)

Berdasarkan Kemasan dan Distribusi

NO. URAIAN | Description SAT.

unit

TAHUN | Year 2012 REALISASI TAHUN 2011 REALiSATioN

2011

KECENDERUNGAN TREND ANGGARAN (%)

Budget REALISASI REALiSATioN

1 2 3 4 5 6 7 = 5 : 4 8 = 5 : 6

A Dermaga Umum Public Wharf

Ton 37,240,795 41,082,656 38,014,455 110 108 M3 4,052,579 3,222,398 3,925,326 80 82 Ton/Liter 3,039,186 2,572,851 2,812,988 85 91 Box 3,115,227 3,238,011 2,946,437 104 110 Teus 3,795,924 3,921,435 3,581,921 103 109 B DUKS

DUKS Ton 14,965,218 34,311,518 44,765,913 229 77

M3 440,047 225,214 350,624 51 64

Ton/Liter 32,123,024 28,074,679 30,670,162 87 92

Box 2,761 18,629 3,401 675 548

Teus 2,821 18,711 3,443 663 543

C Rede / Loading Point / Dolphin

Rede / Loading Point / Dolphin

Ton 13,801,442 10,317,889 11,911,340 75 87 M3 1,892,459 2,932,524 1,561,256 155 188 Ton/Liter 2,142,800 1,241,290 2,123,320 58 58

Box 91 - 142 0 0

Teus 167 - 276 0 0

T O T A L

Ton 66,007,455 85,712,064 94,691,708 130 91 M3 6,385,085 6,380,136 5,837,206 100 109 Ton/Liter 37,305,010 31,888,820 35,606,470 85 90

Box 3,118,079 3,256,640 2,949,980 104 110 Teus 3,798,912 3,940,146 3,585,640 104 110 Tabel 8 : Arus Barang Berdasarkan Kemasan dan Distribusi

Table 8 : Cargo flow based on the Packaging and Distribution

Secara umum realisasi arus barang dalam tahun 2012 masing-masing dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Dalam satuan Ton terealisir 85.712.064 Ton atau 130% dari anggaran sebesar 66.007.455 Ton, tercapainya arus barang dalam satuan Ton dikarenakan:

a) Kenaikan arus barang curah cair non BBM (CPO dan turunannya), pupuk domestik, semen, gandum, kedelai, dan stell product di Cabang Pelabuhan Tanjung Perak;

Based on Packaging and Distribution

In general Realisation of cargo flow in 2012 are the

following :

1. It is actualized for 85,712,064 tons or 130%

from the budget for 66,007,455 tons due to :

a) Increase of non-fuel liquid bulk cargo (CPO and associates), domestic fertilizer, cement, wheat, soya beans, and stell products at Tanjung Perak

b) Meningkatnya B/M komoditi Curah kering seperti semen curah dan pupuk curah, bag cargo seperti semen, pupuk dan beras di Pelabuhan Cabang Tanjung Wangi;

c) Peningkatan kegiatan pembongkaran komoditi semen bag (semen tiga roda dan semen Holcim) di pelabuhan umum dan semen curah di TUKS PT Semen Tonasa di Pelabuhan Cabang Celukan Bawang karena adanya proyek perluasan bandara dan jalan tol;

d) Telah beroperasinya kegiatan B/M di TUKS Satui oleh PT BJTI dan peningkatan B/M di TUKS PT Borneo Indobara dan PT Berkat Borneo Coal di Pelabuhan Cabang Kotabaru;

e) Terealisasinya kegiatan impor besi konstruksi, ekspor bungkil, cangkang serta CPO di Pelabuhan Cabang Sampit;

f) Meningkatnya pengiriman bijih besi dan barang material pabrik untuk pembangunan pabrik CPO di Pelabuhan Cabang Kumai;

g) Terdapat kunjungan kapal asing yang melakukan pembongkaran aspal dan batubara di Pelabuhan Cabang Bima Kawasan Badas;

h) Meningkatnya kegiatan B/M barang- barang proyek karena adanya proyek pembangunan jalan tol layang Benoa – Nusa Dua di Pelabuhan Cabang Benoa.

2. Dalam satuan M3 terealisasi 6.380.136 M3 atau relatif sama dengan anggaran sebesar 6.385.085 M3, hal ini disebabkan:

a) Kegiatan B/M plywood, barang-barang proyek (offshore), pertambangan dan listrik di Pelabuhan Cabang Banjarmasin;

b) Kegiatan B/M plywood, molding dan adanya perpindahan pola pengangkutan barang jenis cargo ke petikemas di Pelabuhan Cabang Tanjung Perak;

b) Increase of commodity of dry bulk cargo like bulk cement and bulk fertilizer, bag cargo like cement, fertilizer and rice at Tanjung Wangi

Branch;

c) Increase of discharging of commodity of bag cement (Tiga Roda cement and Holcim cement) at Public Wharf and bulk cement at TUKS PT. Semen Tonasa at Celukan Bawang Branch due to the expansion project of airport and tollway;

d) The operational of discharging/loading activities at TUKS Satui by PT. BJTI and at TUKS PT. Borneo Indobara and PT. Berkat Borneo Coal at Kotabaru Branch;

e) Realisation of imported constructing iron exported bungkil (residue of copra after extracting oil), eggshells and CPO at Sampit Branch;

f) Increase of iron ore delivery and factory material for building the CPO factory at

Kumai branch;

g) Foreign ship visit discharging asphalt and charchoal at Bima Kawasan Badas;

h) Increase of discharging/loading activities of projecting materials dot the building the tollway from Benoa to Nusa Dua at Benoa

branch.

2. In M3 it is actualized for 6,380,136 M3 or relatively the same with the budget for 6,385,085 M3, this is due to :

a) Discharging/loading of plywood, offshore project material, mining and electrical material at Banjarmasin Branch;

b) Discharging/loading of plywood, molding and change of transportation pattern from cargo to container at Tanjung Perak branch;

c) Kegiatan B/M kapal jenis GC di Pelabuhan Stagen dan Pelabuhan Panjang Pelabuhan Cabang Kotabaru;

d) Kegiatan B/M kayu log dan kayu olahan di Cabang Pelabuhan Sampit;

3. Dalam satuan Ton/Liter terealisasi 31.888.820 Ton/liter atau sebesar 85% dari anggaran sebesar 37.305.010 Ton/liter hal ini disebabkan:

a) Banyak pola distribusi BBM PT Pertamina yang menggunakan jalur darat khususnya distribusi BBM di Pulau Jawa sehingga terjadi penurunan di Pelabuhan Cabang Tanjung Perak, Tanjung Emas dan Tanjung Intan;

b) PT Indonesia Power sejak bulan Desember 2011 tidak beroperasi secara penuh dan beralih sebagai pembangkit listrik cadangan yang menggunakan BBG, sehingga kebutuhan BBM menjadi berkurang di Cabang Pelabuhan Tanjung Emas;

c) Adanya perbaikan kilang milik PT Pertamina yang menyebabkan distribusi BBM khususnya di SBM berkurang di Cabang Pelabuhan Tanjung Intan.

c) Discharging/loading of GC cargo ship at Stagen and Panjang Pelabuhan, Kotabaru branch;

d) Discharging/loading of logs and processed timber at Sampit branch;

3. In Ton/Liter it is actualized for 31,888,820 Ton/

Liter or for 85% from the budget for 37,305,010 Ton/Liter, this is due to :

a) There are many distribution patter of fuel of PT. Pertamina using land transportation particularly fuel distribution at Java Island, and there is a decrease happening at Tanjung Perak, Tanjung Emas dan Tanjung Intan Branch;

b) PT. Indonesia Power since December 2011 is not totally operational and changed to become a spare power station using BBG, the need of fuel decreased at Tanjung Emas

Branch;

c) There is a refinery repair owned by PT.

Pertamina which caused the fuel distribution particularly SBM decreased Tanjung Intan Branch.

ARUS PETIKEMAS

Realisasi arus petikemas pada Tahun 2012 terbagi dalam terminal konvensional dan terminal petikemas, sebagaimana tabel dibawah ini :

CoNTAiNER TRAFFiC

Realisation of container traffic in 2012 divided in conventional terminal and container terminal as stated in the table below :

NO. URAIAN | Description SAT.

unit

TAHUN | Year 2012 REALISASI TAHUN 2011 REALiSATioN

2011

KECENDERUNGAN TREND ANGGARAN (%)

Budget REALISASI REALiSATioN

1 2 3 4 5 6 7 = 5 : 4 8 = 5: 6

1 TERMINAL KONVENSIONAL CONVENTIONAL TERMINAL a. Luar Negeri

a. International

Box 162,004 90,974 129,846 56 70

TEU’s 217,509 119,537 164,664 55 73

b. Dalam Negeri b. Domestic

Box 1,404,283 1,510,760 1,287,879 108 117

TEU’s 1,487,128 1,601,731 1,365,564 108 117

Jumlah Terminal Konvensional : Total of Conventional Terminal

Box 1,566,287 1,601,734 1,417,725 102 113

TEU’s 1,704,637 1,721,268 1,530,228 101 112

2 TERMINAL PETIKEMAS CONTAINER TERMINAL a. Luar Negeri a. International

Box 1,034,610 1,089,417 1,040,278 105 105

TEU’s 1,527,982 1,599,339 1,516,539 105 105

b. Dalam Negeri b. Domestic

Box 517,182 565,489 491,977 109 115

TEU’s 566,293 619,539 538,873 109 115

Jumlah Terminal Petikemas : Total of Container Terminal

Box 1,551,792 1,654,906 1,532,255 107 108

TEU’s 2,094,275 2,218,878 2,055,412 106 108

Jumlah 1 + 2 : Total 1 + 2 :

Box 3,118,079 3,256,640 2,949,980 104 110

TEU’s 3,798,912 3,940,146 3,585,640 104 110

Tabel 9 : Arus Petikemas Table 9 : Container traffic

Realisasi arus petikemas tahun 2012 mencapai 3.256.640 Boks atau sebesar 104% dari anggaran sebesar 3.118.079 Boks, dengan rincian sebagai berikut:

Realisation of container traffic in 2012 reached 3,256,640 boxes or for 104% from the budget for 3,118,079 boxes with the following details :

Terminal Konvensional

Realisasi arus petikemas tahun 2012 di dermaga konvensional sebanyak 1.601.734 Boks atau 102%

dari anggaran sebesar 1.566.287 Boks.

Hal ini disebabkan :

1. Telah dioperasikannya secara penuh 3 (tiga ) unit Container Crane di Terminal Multipurpose Nilam Pelabuhan Cabang Tanjung Perak;

2. Adanya perubahan pola angkutan dari barang non kemasan ke petikemas pada Pelabuhan Cabang Tanjung Perak, Kotabaru, Sampit, Kumai, Lembar dan Maumere yang berimbas pada peningkatan arus petikemas di wilayah PT Pelindo III;

3. Adanya investor baru yaitu PT Timur Asrilaut di Pelabuhan Cabang Maumere.

Untuk arus petikemas Luar Negeri pada Terminal Konvensional hanya tercapai 56% dalam satuan boks dan 55% dalam satuan Teu’s. Tidak tercapainya arus petikemas Luar Negeri disebabkan tidak terealisasinya kedatangan kapal COSCO dan Samudera Indonesia di PT BJTI.

Terminal Petikemas

Realisasi arus petikemas tahun 2012 di terminal petikemas terealisasi 1.654.906 Boks atau 107% dari anggaran 1.551.792 Boks, tercapainya arus petikemas pada terminal petikemas disebabkan:

1. PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)

Arus petikemas tahun 2012 terealisasi 984.178 Boks atau 103% dari anggaran sebesar 958.893 boks, hal ini disebabkan adanya peningkatan arus petikemas baik di dermaga internasional maupun domestik dari yang direncanakan dan tingkat perdagangan nasional mulai menunjukkan peningkatan baik dalam boks maupun Teu’s.

Conventional Terminal

Realisation of container traffic in 2012 at the conventional wharves are 1,601,734 boxes or 102%

from the budget for 1,566,287 boxes.

This is due to :

1. It has been operated in full, 3 (three) units of Container Cranes at the Multi Purpose Terminal at Nilan, Tanjung Perak Branch;

2. There is a change of transportation pattern from non-packaging to container at Tanjung Perak, Kotabaru, Sampit, Kumai, Lembar and Maumere which impacts to the increase of container traffic at Pelindo III;

3. There is a new investor, i.e. PT. Timur Asrilaut at Maumere Branch.

For international container traffic at the Conventional Terminal only reaches 56% in boxes and 55% in Teus.

The unachievable international container traffic is beyond the expectation due to unrealization of COSCO and Samudera Indonesia vessel to PT BJTI.

Container Terminal

Realisation of container traffic in 2012 at the container terminal is actualized for 1,654,906 boxes or 107%

from the budget for 1,551,792 boxes, the container traffic reached at the container terminal due to : 1. PT. Terminal Petikemas Surabaya (TPS)

The container traffic in 2012 is actualized for 984,178 boxes or for 103% from the budget for 958,893 boxes. This is due to the increase of container traffic either in international or domestic, planned and the national trade level started to show an increase in boxes or Teus.

2. Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) Arus petikemas tahun 2012 terealisiasi 384.323

Boks atau 114% dari anggaran sebesar 337.484 Boks, hal ini disebabkan karena optimalisasi dermaga TPKB untuk melayani kapal petikemas dengan pola terjadwal (window system) untuk jalur Banjarmasin–Surabaya dan jalur Banjarmasin–Jakarta seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan.

3. Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS)

Arus petikemas tahun 2012 terealisasi 286.405 Boks atau 112% dari anggaran sebesar 255.415 Boks, hal ini disebabkan:

a) Adanya peningkatan impor melalui Terminal Petikemas Semarang untuk komoditi antara lain tekstil, benang, wood coal product, plastik dan ekspor perabotan, serta bongkar muat petikemas empty;

b) Dibukanya pelayanan handling petikemas domestik secara resmi pada bulan November tahun 2012, sehingga pelayaran SPIL masuk sebagai pionir yang memberikan kontribusi pada peningkatan arus petikemas secara keseluruhan.

2. Container Terminal Banjarmasin (TPKB)

The container traffic in 2012 is actualized for 384,323 boxes or for 114% from the budget for 337,484 boxes. This is due to the optimum service of TPKB for container ships with scheduled window system for the route of Banjarmasin–

Surabaya and Banjarmasin–Jakarta with the increase of economical growth of South Kalimantan.

3. Container Terminal Semarang (TPKS)

The container traffic in 2012 is actualized for 286,405 boxes or for 112% from the budget for 255,415 boxes. This is due to :

a) The increase on the imports via Container Terminal Semarang for the commodity like textile, thread, wood coal product, plastic and exported furnitures and empty container discharging/loading;

b) Opening of domestic container handling service in November 2012, so that SPILS (shipping lines) is the pioneer to provide contribution in the increase of container traffic as an overall.

ARUS PENUMPANG

Gambaran realisasi arus penumpang pada Tahun 2012 sebagaimana tabel di bawah ini :

NO. URAIAN | Description SAT.

unit

TAHUN | Year 2012 REALISASI TAHUN 2011 REALiSATioN

2011

KECENDERUNGAN TREND ANGGARAN (%)

Budget REALISASI REALiSATioN

1 2 3 4 5 6 7 = 5 : 4 8 = 5: 6

1 LUAR NEGERI | International

a. Debarkasi/turun | Disembarkation Orang | People 34,926 29,704 35,334 85 84 b. Embarkasi/naik | Embarkation Orang | People 34,479 47,485 33,600 138 141

Jumlah 1 | Total 1 Orang | People 69,405 77,189 68,934 111 112

2 DALAM NEGERI | Domestic

a. Debarkasi/turun | Disembarkation Orang | People 1,652,109 1,741,203 1,810,403 105 96 b. Embarkasi/naik | Embarkation Orang | People 1,649,482 1,633,760 1,727,561 99 95 Jumlah 2 | Total 2 Orang | People 3,301,591 3,374,963 3,537,964 102 95

T O T A L Orang | People 3,370,996 3,452,152 3,606,898 102 96

Tabel 10 : Arus Penumpang Table 10 : Passenger Traffic

Secara umum realisasi arus penumpang tahun 2012 sebesar 3.452.152 orang atau 102% dari anggaran sebesar 3.370.996 orang, dengan rincian sebagai berikut:

a. Arus Penumpang Luar Negeri

Arus penumpang luar negeri tahun 2012 terealisasi 77.189 orang atau 111% dari anggaran sebesar 69.405 orang, hal ini disebabkan karena:

1. Adanya peningkatan kunjungan kapal cruise di Pelabuhan Cabang Lembar yang semula hanya dianggarkan dengan jumlah penumpang sebanyak 11.098 orang dan terealisasi sebanyak 34.512 orang atau sebesar 311% dari anggaran;

2. Adanya realisasi kunjungan kapal cruise di Cabang Pelabuhan Tanjung Perak dan Kumai dengan jumlah penumpang sebanyak 1.200 orang dan 1.261 orang yang semula tidak dianggarkan

PASSENGER TRAFFiC

Realisation of Passenger Traffic in 2012 is stated in the table below :

In general, Realisation of Passenger Traffic in 2012 is for 3,452,152 pax or for 102% from the budget for 3,370,996 pax with the following details :

a. International Passenger Traffic

The international Passenger Traffic in 2012 is actualized for 77,189 pax or 111% from the budget for 69,405 pax. This is due to :

1. Increase of cruise ship call at Lembar Branch which previously was only budgeted with 11,098 pax and actualized for 34,512 pax or for 311% from the budget;

2. Realisation of cruise ship call at Tanjung Perak and Kumai with total passengers of 1,200 pax and 1,261 pax which is previously not

budgeted

b. Arus Penumpang Dalam Negeri

Arus penumpang dalam negeri tahun 2012 terealisasi 3.374.963 orang atau sebesar 102% dari anggaran sebesar 3.301.591 orang, karena banyaknya embarkasi dan debarkasi penumpang dari Pulau Jawa melalui Pelabuhan Tanjung Emas sebagai pekerja musiman pada perkebunan sawit dan proyek di Pulau Kalimantan.

Dalam dokumen Laporan Kinerja dan Keuangan Pelindo III (Halaman 67-75)