FRR-L
IV.2. PERALATAN PEMBERSIH LAPANGAN
IV.2.1. BULLDOZER
28
A.
Umum:I
Pad a dasarnya bulldozer adalah alat yang menggunakan traktor sebagai penggerak utama. Kita menyebut bulldozer, oleh karen a biasanya traktor dilengkapi dengan dozer attachment, . dalam hal ini attachmentnya\._
⦅ZL、。セセセ MMM 「セセᄋ@ M セエ。オ@ セ・ ⦅イャセョセォ N。⦅p。セセケ。 ⦅ 。、。ャ。ィ ⦅ セセセセ セ@
_) - ---セ@
Bulldozer, sebenarnya adalah nama jenis dari dozer, yang mempunyai kemampuan untuk mendorong ke muka.
Lain pula dengan angle dozer, selain mendorong lurus ke depan, juga mempunyai kemampuan untuk mendorong kesamping_
Angling demikian biasanya membuat sudut 25° terhadap kedudukan lurus.
Gambar IV.2.01.
. ___ .,;. . ャセ ᄋM]ᄋ Z@
StraiC)htdozerLセi LN MMN セ M ᄋ N@
o· - - -- - - -. c -
.---
· Gam bar IV .2.03.
29
30
Menurut track shoenya bulldozer dibedakan sebagai berikut : 1. Crawler tractor dozer (dengan roda kelabang)
2. Wheel tractor dozer (dengan roda ban) 3. Swamp bulldozer (untuk daerah rawa-rawa)
Berdasarkan penggerak bladenya, bulldozer dibedakan sebagai beri- kut:
1. Cable controlled (kendali kabel) pada saat ini sudah tidak diproduksi lagi.
2. Hydraulic controlled (kendali hidrolis).
B. Fungsi Dan Kerja Bulldozer :
Pada proyek-proyek konstruksi, terutama proyek yang ada hubungan- nya dengan pemindahan tanah tentunya, Bulldozer digunakan pada pelaksanaan pekerjaan seperti tersebut dibawah ini :
1. Pembersihan medan dari kayu-kayuan, pokok-pokok/ tonggak- tonggak pohon dan batu-batuan ;
2. Pembukaan jalan kerja di pegunungan maupun di daerah berbatu- batu;
3. Memindahkan tanah yang jauhnya hingga 300 feet, atau
±
90 m.4. Menarik scraper
5. Menghampar tanah isian I urugan (fills) 6. Menimbun kembali trencher;
7. Pembersihan sites/medan 8.
9.
PemP.Iiharaan ialan ォpNイゥZZセᄋ@
Menyiapkan material-material dari soil borrow pit dan quarry pill tempat pengambilan material.
Seperti dijelaskan di atas bahwa Bulldozer mempunyai blade yang tegak lurus pada arah gerak maju, sedang untuk angle dozer, blade se- lain tegak lurus juga dapat menyerong.
Bulldozer mendorong tanah ke depan, sedang angle dozer ke depan dan ke samping.
Beberapa konstruksi bulldozer mempunyai blade yang memungkinkan berfungsi sebagai bulldozer, juga sebagai angle dozer, dengan cara menyetel bladenya sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan.
C. Macam Blade :
Pada umumnya blade yang dipakai pada bulldozer dan/atai.J angle dozer ada beberapa jenis :
C.1. Universal Blade (U-Biade)
Gam bar C.1.0 1.
sayap (wing) yang terdapat di sisi blade maksudnya adalah untuk
menahan rna terial agar ti dak keluar da ri jalur
dorongan.
Hal ini memungkinkan bulldozer membawa/mendorong muatan lebih banyak·karena kehilangan muatan yang r elatif k ecil dalam jarak yang cukup jauh. Kebanyakan bulldozer dengan blade jenis ini d igunaka n pada pekerjaan-pekerjaan :
a. Land reclamation/Reklamasi tanah,
b. Stock pile work /Pekerjaan-pekerjaan Penyediaan material.
c. Dan lain-lain.
C.2 . Straight Blade (S - Blade)
Blade jenis ini adalah yang paling cocok untuk segala jenis lapangan, blade ini juga merupakan mod ifikasi dari U blade,manuever lebih mu- dah dan dengan blade ini pula bulldozer dapat menghandel
· material dengan mudah .
31
32
C.3. Angling Blade (A· Blade)
Angle blade ini dibuat untuk posisi lurus danmenyerong.Biade ini juga dibuat untuk :
a. Pembuaogan ke samping (side casting) b. Pembukaan jalan (pioneering roads) c·. Menggali saluran (cutting ditches).
d. Dan lain- pekerjaan yang sesuai.
Gambar c.3.01.
C.4 . Cushion Blade (C · Blade)
Blade jenis ini dilengkapi oleh ·"rubber cushion " (bantalan karet) untuk meredam tumbukan :.
Gam bar c.4.0 1.
Selain untuk push-loading, blade ini juga dipakai unt.uk pemeliharaan jalan dan pekerjaan dozing yang lain mengingat Iebar C blade ini memungkinkan untuk meningkatkan kemampuan manuver.
C.5. Bowldozer.
.. Bowl dozer ..
Blade demikian dibuat untuk membayva/mendoronQ material.
agar jumlah kehilangan tanah selama penggusuran sesedikit mungkin , hal ini terjadi akibat ad any a dinding-dinding besi yang ada disamping blade, juga untuk jarak yang cukup jauh.
C.6. Universal Blade (U ·Blade For light Material).
Blade ini didisain untuk pekerjaan yang noncohesive material (material yang terlepas) yang ringa n.
Light Material U Blade Gambar c.6.01.
Seperti misalnya :
a. Stock pile dari tanah lepas/gembur.
b. Reklamasi/pegunungan dengan tanah lepas/gembur.
Pemilihan blade disesuaikan dengan オォ オセ。ョ@ dan kemampuan bulldozer D. Hal-hal yang perlu :
0 . 1. Perbandingan Cable Controlled dan Hydraulic Controlled. (Kendali kabel dan kendali hidraulis).
Banyak perbedaan antara bulldozer dengan c"ble controlled dan hydraulic controlled.
33
34
CABLE CONTROLLED (kendal i kabel) 1. Kesederhanaan dalam pemasangan .
2. Kesederhanaan dalam perbaikan dan pemeliharaan alat.
3. Bahaya akan rusaknya mesin berkurang, karena blade dapat mengangkat dengan sendirinya jika menemu i suatu rintangan misalnya tunggul-tunggul pohon.
4. Di samping disebutkan diatas, kekurangannya adalah kadang·
kadang memerlukan pekerjaan pembantu misalnya blasting·
dalam suatu pekerjaan penggusuran.
HY DRAULIC CONTROLLED (kendali hidrolis).
1. Dapat menekan blade kebawah, sebagai tambaha n beratnya sendiri, untuk lebih "memaksakan" blade ke dalam tanah.
2. Memungkinkar. untuk lebih tepat menyetel posisi blade yang dikehendaki.
3. Pemeliharaannya lebih berat dan harus teliti.
4. Kadang·kadang kesulitan dalam penyediaan m inyak hidrolis, untuk jobsite yang "jauh".
D.2. Pe rbandingan Crawler Mounted dan Wheel Mounted :
Tiap t ipe dari bulldozer mempunyai kelebihan tersendiri, tergan·
tung dari kondisi lapangan . Untuk beberapa jobsite tertent u ke·
dua-duanya dapat digunakan dengan baik.
KELEBIHAN CRAWLER MOUNTED BULLDOZER :
1. Daya dorong lebih besar, t erutama pada lapangan-lapanga n yang lunak, seperti pada tanah lumpur dan tanah-ta nah gembur.
2 . Dapat beroperasi pada tanah yang berlumpur.
3. Dapat beroperasi pada tanah yang berbatu, dimana mungkin ban akan rusak berat.
4 . Dapat beroperasi pada tanah yang kasar, hal ini bisa mengu- rangi biaya pemeliharaan jalan.
5 . Daya apung lebih besar, karena ground contact lebih besar sehingga tekanan roda persatuan luas, kecil.
6 . Penggunaanya lebih flexible dan lebih luas (untuk berbagai jenis lapangan).
KELEBIHAN WHEEL MOUNTED BULLDOZER :
1. Kecepatan yang lebih besar untuk bergerak dari jobsite satu ke jobsite yang lain.
2. Tidak memerlukan alat angkut, untuk membawa alat ke job- site.
3. Output lebih besar, terutama jika dalam pelaksanaan diperlu- kan jalan yang cepat.
4. Kelelahan operator lebih kecil.
5 . Tidak merusak permukaan jalan, jika berjalan diatas jalan ray a.
Gambar 0 .2.01
,
...
-ZNN セ@
1900(74 e-)t
1 730(68 1.)-- - 3400(1 302.) - - - - - - 7600(>992.)
• 1710 (6 7.3 .)
Dozer - Shovel
;... io
..
35
36
i
1 - - - 4 26 !1( 167.9") - - - - - ---1 Gambar 0.2.02 (atas) Bulldozer adalah traktor tipe Crawler dengan pemasangan blade didepannya.
1
i-.1 :...a
Mセ@ セセ@
N
Gambar 0.2.03. (bawah) Perlengkapan-perlengkapan untuk bulldozer menurut kondisi lapangan dan tujuan pemakaiannya ada bermacam-macam .
F
J Pisau garuiセ@
1 ·セ@
Garu batuan-
Garu serbagu naセ@ セ@ セ@
>--.C -Pemotong pohon Pendorong po- Pendorong po- bentuk V hon model TP hon model FW
セ@ セ@ セ@
Rangka bucket Roda pencacah Pembajak akar untuk batuan
• m' Kanopi pelin- セ
Kap pel indung ᄋ@
Pembakar semak dung untuk pe- untuk pekerja- keriaan berat \セョ@ berat.
E. Menghitung Produksi Bulldozer.
Untuk menghitung produksi dari bulldozer, beberapa pabrik memberi- kan tabel "estimated dozing production" untuk model bulldozer ter- tentu, tetapi secara perhitungan teoritis dapat pula ditentukan dengan mengingat factor-factor yang ada.
Oibawah ini akan diberikan beberapa contoh dari perhitungan terse- but.
E.l. Oengan Tabel.
TABEL E.l.Ol.
Perkiraan produksi dozing, dengan memakai Universal blade/Straight blade untuk Bulldozer type 07 sampai 010 CAT.
LM3 I hr 2200 2000 1800 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0
LCY I hr 2800 2600 2400 2200 2000 1800 1600 1400 1200 1000 800 600
9U
%
6U
8 5 7U 75
IO U
\
lOS
\
\
\
\ 1\ \
\ 1\\ \
\ \ .\ \
,\. \. \.
\.'\.
セ@
Tabel E. 101
\
\
\
\
\ 1\.
\. \.
\. "- 1'-
"
"- '\. '\. ..."
... ...\.."-
... !'... ..."- ... !'...
-
"-. ... ... ...
-
セ@ ... ...
....
,...--
IOU400 200
セ@ ... :-...
--
1--. 105 セ@ ...0
100 200
I I I I I
0 15 30 45 60 75 Jarak gusur rata·rata. Meter (M)
--.:
::--
9 U95 7
ᄋ セ@
75
300 400 500 600 FEET
I I I I I
90 105 120 135 150 165 180 195 METRES
37
38
Cara pembacaan tabel :
Untuk jarak penggusuran 300 feet, maka :
Produksi Bulldozer type 0 10 (U) = 950 LCY /hr Produksi Bulldozer type 0 10 (S)
=
750 LCY / hr Produksi Bulldozer type 0 9 (U) = 550 LCY/ hr Produksi Bulldozer type 0 8 (U)=
390 LCY /hr Produksi Bulldozer type 0 8 (S)=
300 LCY / hr Produksi Bulldozer type 0 7 (U)=
240 LCY /hr Produksi Bulldozer type 0 7 (S) = 200 LCY/hr Keterangan : (U) : Universal blade(S) : Straight blade Produksi diatas didasarkan atas kondisi : 1. Effeciency waktu 100% (60 men it/jam)
2. Waktu tetap untuk pemindahan daya mesin (pindah persneling) 0.05 menit.
3. Density tanah 1370 kg/Lm3 1790 kg/Bm3 Swell 30% atau LF = 0. 769 4. Koefisien traksi :
a. Track = 0,5 atau lebih b . Wheel
=
0,4 atau lebih 5. Blade dengan hydraulic controlled.Beberapa faktor koreksi, pengaruh d ari man usia, alat (mesin) dan kondisi lapangan terhadap produksi alat.
TABEL E.Ol .
Faktor koreksi kondisi kerja
dengan dengan
Uraian Crawler tractor Wheel tract of
1. Operator :
- Baik sekal i 1,0 1,0
- Sedang 0,75 0,60
- Buruk 0,60 0,50
2 . Material :
- Stockpile/terlepas 1,20 1,20
- Sulit dicut, oleh : a. Dengan silinder (tilt
silinder) 0,80 0 ,75
b. Tanpa silinder miring 0,70
c. _ Kendali kabel 0 ,60
- Keras untuk di cut (kering.
non cohesive material) 0 ,80 0,80
- Batu ledakan 0,60 - 0,80
3. Gusuran metoda celah . 1,20 1,20
4 . Gusuran berdampingan. 1 ' 15- 1,25 1,15- 1,25 5. Penglihatan pada waktu
beroperasi :
- Berdebu, hujan, kabut atau
gelap. 0 ,80 0 ,70
6. Efisiensi kerja :
- 50 menit/jam 0 ,84 0,84
- 40 menit/jam 0 ,67 0,67
7. Direct drive transmission
(waktu tetap 0, 1 menit) 0,80 8 . Bulldozer :
- A Blade 0,50 - 0 ,75
- C Blade 0,50 - 0,75 0,50 - 0,75
- 05 (sempit) 0 ,90
- U Blade 1,20 1,20
- Bowl Blade 1,30 1,30
39
Selain faktor tersebut diatas, masih ada suatu faktor yang disebut "grade correction" (koreksi akibat miringnya lapangan dapat dibaca dari tabel di- bawah ini).
GRAFIK E.02 % Kemiringan
-30 -20