ايندلا ةداعسل ملسو هيلع الل ىلص دمحم يبن ىلإ لزنأ يهلإ يحو ملاسلإا ةرخلأاو
4. Doktrin Kepercayaan Agama Islam
Dalam pemikiran kaum Marxis doktrin agama dianggap sebagai candu masyarakat yang melalaikan manusia terhadap berbagai penindasan kaum borjuis. Namun perlu diketahui bahwa agama terutama Islam sama sekali tidak menganjurkan manusia lalai dengan tindakan ketidak adilan yang ada di depan matanya.
Hampir semua orang memiliki pandangan bahwa doktrin agama bersumber pada wahyu14 dan sepakat bahwa agama diperuntukkan manusia. Karena agama bersumber dari wahyu, maka kebenaran yang dimunculkannya bernilai mutlak.15 Pada sisi lain, manusia adalah makhluk pencari kebenaran.16
14Ahmad Abdullah Al Masdoosi dalam Zafar I Ashari, Living Religions of The World : a Social Political Study, (Karachi: Bagum Aisha Bawani Wakf, 1962)
15Dadang Kahmad, Ilmu Studi Agama, (Bandung: CV PUSTAKA SETIA,2005), 146.
16Endang Saefuddin, Ilmu, Filsafat dan Agama, (Surabaya: Bina Ilmu, 1982), 171.
Dalam doktrin agama, terkadang ada hal-hal yang tidak dapat terjangkau oleh rasio. Akan tetapi pada hakikatnya tidak ada ajaran agama (yang benar) bertentangan dengan akal, oleh karena agama itu sendiri diturunkan hanya pada orang-orang yang berakal.17 Maka jelas bahwa manusia tidak akan mampu menanggalkan doktrin agama dalam diri mereka. Jika ada yang merasa diri mereka bertentangan dengan agama maka akalnya lah yang tidak mau berpikir secara lebih luas.18
Doktrin keprcayaan dalan agama Islam adalah meliputi iman kepada Allah SWT, Malaikat-Nya, Kitab-Nya, Rosul-Nya, hari kiamat19dan pada Qada’ serta Qadar (takdir Allah).20
a. Iman kepada Allah
Kalimat lailaha illa Allah atau sering disebut kalimat thoyyibah adalah suatu pernyataan pengakuan terhadap keberadaan Allah yang Maha Esa, tiada Tuhan selain Dia (Allah).
Kalimat tersebut merupakan bagian dari lafadz Syahadat tauhid yang harus diucapkan ketika akan masuk Islam yang merupakan refleksi dari tauhid Allah yang menjadi inti ajaran Islam.
• Argumen keberadaan Allah. Pengakuan terhadap keberadaan Allah berarti menolak keberadaan Tuhan- Tuhan lainnya yang dianut oleh para pengikut agama lain. Ada banyak sekali teori yang menerangkan tentang penciptaan dunia ini.21Sedangkan hanya ada tiga teori yang menerangkan asal kejadian alam semesta yang mendukung keberadaaan Tuhan. Pertama, paham yang menyatakan bahwa alam semesta ini ada dari yang tidak ada, ia terjadi dengan sendirinya. Kedua, paham yang menyatakan bahwa
17Drs. Kaelany Hd, M.A, Islam dan Aspek-Aspek Kemasyarakatan, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2000), 17-18.
18Erik Pujianto, Islam (Doktrin danSejarah), http://belajarbarengerik pujianto.
blogspot.com/2012/12/Islam-doktrin-dan-sejarah_12.html 20/10/2014 11:27
19Atang Abdul Hakim dan Jaih Mubarok Mubarok, Metodologi Studi Islam,(Bandung:
Remaja Rosdakarya,2009), 190.
20Magdalena Pranata Santoso, Filsafat Agama, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009), 54.
21Syamsudin Abdullah dkk, Fenomenologi Agama, (tp, 1985), 23-54.
alam semesta ini berasal dari sel yang merupakan inti.
Ketiga, paham yang mangatakan bahwa alam semesta itu ada yang menciptakan.
• Kemustahilan menemukan zat Allah.22 Akal yang merupakan ciri keistimewaan manusia, sekaligus sebagai pembeda antara manusia dan makhluk lainnya, belum bisa digunakan untuk mengetahui persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh akal yaitu menemukan zat Allah, karena pada hakekatnya manusia berada dalam dimensi yang berbeda dengan Allah.
b. Malaikat Allah
Malaikat atau terkadang disebut al-mala’ al-a’la adalah makhluk Allah yang diciptakan dari An-Nuur.
Malaikat dicipatakan dari cahaya, jin dari nyala api dan Adam dari tanah. Malaikat termasuk makhluk rohani yang bersifat gaib mereka disucikan dari syahwat kebinatangan yang terhindar dari keinginan hawa nafsu yang bersifat materil. Tidak seorang pun yang tahu hakekat malaikat kecuali Allah dan orang-orang yang telah ditentukannya.
Menurut Fazlur Rahman malaikat adalah makhluk langit yang mengabdi kepada Allah yang masing-masing mempnyai tugas yang berbeda. Antara malaikat yang satu dengan yang lainnya memilki beberapa perbedaan, seperti kedudukan dan pangkat yang hanya diketahui oleh Allah SWT. Tugas malaikat itu ada yang dikerjakan dialam ruh dan ada pula dialam dunia.
c. Kitab-Kitab Allah
Ayat-ayat Allah merupakan ajaran dan tuntutan itu dapat dibedakan menjadi dua: pertama, ayat yang tertulis didalam kitabnya dan kedua ayat yang tidak tertulis, yaitu alam semesta.
Ayat yang tertulis terformalisikan dalam empat kitab:
• Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
• Injil kepada Nabi Isa AS
22Rokim, Doktrin Kepercayaan Islam, http://rokimgd.wordpress.com/berhasil- menaa/doktrin-kepercayaan-Islam/ 20/10/2014 11:37
• Taurat kepada Nabi Musa AS
• Zabur kepada Nabi Daud AS
Keempat kitab-kitab itu disebut kitab langit, karena kitab itu diyakini umat Islam sebagai firman Allah yang diwahyukan kepada para Nabi dan Rasul.Islam mengajarkan bahwa mempercayai dan mengimani semua kitab Allah itu adalah wajib.23
a. Al-Qur’anul Karim. Al-Qur’an diturunkan kepada nabi Muhammad selama 22 tahun lebih dan diturunkan didua kota yaitu Mekah dan Madinah, Al-Qur’an dibagi menjadi 30 juz dan terdiri atas 114 surat. Al-Qur’an menempati posisi yang sangat penting dan mempunyai keistimewaan.
Diantaranya adalah Al-Qur’an memuat ringkasan ajaran yang dibawa oleh ketiga kitab sebelumnya seperti aspek ke-Esa-an dan keimanan kepada Allah, keimanan kepada rasul, kebenaran atas hari akhir, surga dan neraka. Kedua, sebagai kitab terakhir, Al-Qur’an memuat kalam Allah terakhir sebagai petunjuk dan pemimpin bagi manusia didunia.Kemurnian isinya Al-Qur’an sangat terjaga dan terpelihara dari tangan yang tidak bertanggung jawab.
Ketiga, keberlakuan Al-Qur’an tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.
b. Kitab Injil. Kitab Injil adalah firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Isa AS.Keberlakuan Injil dibatasi oleh waktu, yaitu sampai saat datang dan diutusnya Nabi Muhammad SAW.Pada mulanya kitab yang disebut terakhir ini hanya memuat kalam Allah.Tetapi perkembangannya mengalami perubahan yaitu masuknya tulisan-tulisan para pengikut Nabi Isa AS sehingga berubah pada bentuk dan isinya yang asli.Mereka yang memasukkan tulisan kedalam injil adalah Mathius, Markus, Lukas dan Yahya.Kitab Injil yang ditemui sekarang diidentifikasi dengan nama-nama mereka.
23Atang Abdul Hakim dan Jaih Mubarok Mubarok, Metodologi Studi Islam, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009), 190.
c. Kitab Taurat. Taurat (Ibrani: Thora): merupakan firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Musa AS. Oleh karena itu keberlakuan kitab inipun dibatasi yaitu sampai tiba kitab Allah berikutnya.Kitab taurat yang beredar sudah tidak murni lagi karena terdapat sejumlah penambahan dari para pengikutnya. A. Hafidz Dasuki menjelaskan bahwa Taurat salah satu dari tiga komponen (thora, nabiin dan khetubiin) didalam kitab suci agama yahudi yang disebut Biblia, oleh orang kristen disebut dengan Old testament.
Isi dari utama darikitab taurat adalah perintah tuhan tersebut adalah
• hormati dan cintailah satu Allah.
• sebutkanlah nama Allah dengan hormat
• sucikanlah hari tuhan.
• hormatilah lbu dan bapak.
• dilarang membunuh.
• dilarang berinah.
• dilarang mencuri.
• dilarang berdusta.
• jangan ingin berbuaqt cabul.
• jangan ingin memilki barang orang lain dengan cara yang tidak halal.
d. Kitab Zabur. Istilah Zabur yang kata jamaknya Zubur didalam Al-Qur’an terdapat pada beberapa tempat.Dalam bahasa Arab disebut juga Mazmur dan jamaknya Mazamir, dalam bahasa Ibrani disebut Mizmar, dalam bahasa Suriani disebut Mazmor dan bahasa Ethiopia disebut Mazmur.
d. Rasul-rasul Allah SWT
Doktrin Islam mengajarakan agar setiap Islam tidak membedakan antara satu Rasul dengan lainnya. Secara bahasa Rasul adalah orang yang diutus, yang artinya ia diutus untuk menyampaikan berita rahasia, tanda-tanda yang akan datang dan masa risalah.
Para ulama dalam mengartikan Rasul dan Nabi dibagi dua kelompok, kelompok pertama mempersamakan arti keduanya
dan kelompok kedua membedakannya.Rasul adalah manusia biasa yang dipilih oleh Allah dari keturunan yang mulia yang diberi keistimewaan baik akal maupun kesucian rohani.Sebagai manusia biasa rasul adalah seperti layaknya manusia lainnya yang suka makan, minum, tidur dan seksual.
Diantara tugas yang diemban para Rasul, pertama mengajarkan tauhid dengan segala sifatnya, kedua mengajak manusia agar menyembah dan meminta kepada Allah, ketiga mengajarkan manusia agar memilki moral atau akhalak yang mulia, keempat mengajarkan kepada manusia agar selamat didunia dan akhirat, kelima mengajak manusia bersemangat dalam bekerja dan berusaha yang menjauhkan sifat-sifat malas sehingga terjadi keseimbangan antara dunia dan akhirat, keenam mengajak manusia tidak mengikuti hawa nafsu, ketujuh menyampaikan berita yang bersifat gaib seperti malaikat surga dan neraka, alam kubur dan alam akhirat.
Dalam rangaka menyampaikan tugas riasalahnya, para rasul diberikan sifat-sifat oleh Allah sebagai berikut :
• Shiddiq artinya jujurdan benar serta terhindar dari sifat dustanya (al-kidzb) atau bohong.
• Amanah dapat dipercaya.
• Tabligh menyampaikan.
• Fathanah artinya bijaksana.
• Ma’shum artinya senantiasa mendapatkan bimbingan dari Allah.
Jumlah Nabi dan Rasul tidak diketahui secara pasti, ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa jumlah nabi adalah 124000 orang dan Rasul sebanyak 313 orang, adapun jumlah Nabi dan Rasul yang harus diketahui berjumlah 25 orang.24 e. Hari Akhir (qiamat)
Qiamat adalah masa dimana Allah akan menghalangi semua umat manusia roh dan binatang menurut apa yang
24Doktrin Kepercayaan dalam Islam, http://artikel-mak.blogspot.com/2009/11/
doktrin-kepercayaan-dalam-Islam.html 20/10/2017 11:46
telah mereka lakukan. Hari yang dikenal dngan berbagai istilah hari kebangkitan, hari penghakiman yang mana hal ini tidak dipercayai oleh orang yang tidak beriman.
f. Ketetapan (Qada’ dan Qadar)
Ketetapan adalah kepercayaan bahwa baik dan buruk sudah ditetapkan oleh Allah sebelumnya. Oleh karena itu orang Islam memandang segala peristiwa yang terjadi dalam kehidupan mereka sebagai nasib yang terjadi kehendak Allah.25