• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS PENDEKATAN JAS

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN

pembelajaran di kelas. Biasanya model pembelajaran ini menggunakan perangkat atau media seperti buku, kurikulum,dan sebagainya. Tujuannya adalah agar mempermudah dalam penyampaian materi di kelas. Setiap model pembelajaran tertuju pada perancangan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai. Joyce, et al (2009) menyatakan bahwa suatu model pengajaran merupakan gambaran suatu lingkungan pembelajaran, yang juga meliputi perilaku guru saat model tersebut diterapkan.

Masalah besar dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan yang tercermin dari rendahnya prestasi belajar anak didik. Menurut Boimau, dkk (2021) ditemukan kurangnya inovasi guru dalam mengembangkan atau menyediakan sumber belajar berupa bahan ajar guna melancarkan proses pembelajaran, mengakibatkan rendahnya aktivitas belajar siswa.

Sejauh ini sering ditemukan pembelaran biologi masih menggunakan metode ceramah dan mencatat buku. Menurut Samitra, dkk (2016) pembelajaran biologi didominasi oleh kondisi dimana guru menjadi fokus sumber belajar dan metode ceramah merupakan pilihan utama guru dalam kegiatan belajar, sehingga pembelajaran ditekankan pada hasil belajar pada aspek kognitif bukan pada kemampuan siswa untuk mengusai proses. Menurut Sudirman (2010) aktivitas siswa tidak hanya mendengar dan mencatat saja tetapi lebih menitikberatkan pada aktivitas atau keikutsertaan siswa dalam proses pembelajaran, sebagai contoh siswa menyampaikan pendapat, bertanya, memecahkan masalah, dapat menganalisis dan mengambil keputusan, sehingga pentingnya inovasi dalam penggunaan atau pengembangan sumber belajar guna meningkatkan aktivitas belajar siswa.

Kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran biologi dilakukan dengan berbagai aktivitas di alam tentunya melibatkan aspek keterampilan proses siswa untuk merekonstruksi pemahaman konseptualnya melalui kegiatan

|185 eksplorasi, seperti: mengamati, mengumpulan data, membandingkan, memprediksi, membuat pertanyaan, merancang kegiatan, membuat hipotesis dan membuat laporan secara komprehensif (Naf’anudiniyah, et al, 2013) Penerapan keterampilan proses dalam pembelajaran biologi dapat dilaksanakan melalui kegiatan pendekatan pembelajaran khusus agar keterampilan siswa terus berkembang. Salah satu pendekatan pembelajaran yang mendukung keadaan tersebut yaitu pembelajaran melalui Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) (Yuniastuti, 2013).

Pendekatan JAS (Susilowati, 2018) memiliki enam (6) komponen utama yang dilaksanakan secara terpadu dan komprehensif sehingga menjadi karakter pendekatan JAS.

Keenam komponen itu adalah eksplorasi, konstruktivis, proses sains, komunitas belajar, bioedutainment, dan asesmen autentik. Pengembangan model pembelajaran biologi dengan bahan ajar berbasis JAS sebagai salah satu solusi untuk menjawab permasalahan yang ditemukan di sekolah, sesuai pendapat menurut (Ismartoyo & Indriasih, 2013) keuntungan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan JAS adalah siswa dapat belajar menjelajah atau mengeksplorasi alam sekitar.

Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) telah menjadi strategi pembelajaran sejak tahun 2005 (Ridlo, et al 2012).

Menurut Winarni (2013) Pendekatan jelajah alam sekitar (JAS) merupakan pendekatan pembelajaran yang didalam kegiatannya memanfaatkan objek khususnya lingkungan sekitar secara langsung melalui kegiatan pengamatan, diskusi dan laporan hasil. Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa karena pendekatan pembelajaran ini dianggap cocok diterapkan karena didesain untuk meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab siswa terutama pada pembelajaran Biologi (Yuniastuti, 2013).

Pendekatan JAS (Samitra, et al 2016) tidak mengharuskan siswa menghafal informasi, tetapi mendorong siswa untuk mengembangkan informasi pengetahuan yang diperoleh berdasarkan konsep biologi melalui proses eksplorasi dan investigasi di lingkungan sekitar mereka.

Selain itu juga Pendekatan Jelajah Alam Sekitar menuntun siswa untuk dapat belajar dari mengalami dan menemukan sendiri dengan memanfaatkan alam sekitar (Sari et al., 2013).

Jadi penggunaan model pembelajaran biologi dengan pendekatan JAS merupakan salah satu solusi dalam membuat siswa menjadi lebih tertarik lagi pada mata pelajaran biologi dengan menjelajah, mengeksplorasi alam sekitar, dan memudahkan siswa dalam mengenal jenis tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar.

Daftar Pustaka

Boimau, Kurnia N.A., Sabat, DianR., Takaeb, Matheos J., Malaikosa, Yes M.L., 2021. Pengembangan Bahan Ajar Biologi Berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) Berorientasi Pada Aktivitas Belajar Siswa Kelas X Sma Kristen 1 SOE.

Jurnal Pendidikan Biologi. Vol 12 No 3. p-ISSN 2085- 6873 | e-ISSN 2540-9271.

Ismartoyo, & Indriasih, A. (2013). Penerapan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar Pada Perkembangbiakan Tumbuhan Di Sekolah Dasar. Humanika. 17(1), 254–266.

Joyce, B. And Weil,. 2009. Model Of Teaching (Edisi ke-8, Cetakan ke-1) diterjemahkan oleh Achmad Fuwaid dan Ateila Mirza. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurniawan, Iwan Setia dan Toharudin, UUS. 2017.

Pengembangan Model Pembelajaran Biologi Berorientasi Etnopedagogi Pada Mahasiswa Calon

Guru. Jurnal Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains. Vol 6(1) 27-35.

DOI: http://dx.doi.org/10.24235/sc.educatia.v6i1.1287 p- ISSN: 2303-1530, e-ISSN: 2527-7596.

|187 Naf’anudiniyah, Raksun Ahmad & Mertha I Gde. Efektivitas

Pembelajaran Kooperatif dengan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) Kelas VIII di SMP Negeri 1 Kediri Lombok Barat. Jurnal Kependidikan 12 (2): 171-177.

Mataram : LPPM IKIP Mataram.

Ridlo, S & Andin Irsadi. 2012. Pengembangan Nilai Karakter Konservasi Berbasis Pembelajaran. Jurnal Penelitian Pendidikan. Vol. 29 No. 2 2012: 145-154.

Samitra, D., Widiya, M., Rahmasari, N.D. 2016. Pengaruh Pendekatan Jelajah

Alam Sekitar (JAS) Terhadap Keterampilan Proses dan Hasil Belajar

Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau. Jurnal

Bioedukatika.Vol 4 No 2, Hal 8-13. p-ISSN: 2338-6630 e- ISSN: 2541-5646.

Sari, Yunita Kartika, Sri Mulyani E S., & Saiful Ridlo.2013.

Efektivitas Penerapan Metode Quantum Teaching Pada Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) Berbasis Karakter dan Konservasi. Journal of Biology Education Vol. 2 No.

2 September 2013.: 165-172. Semarang:Unnes.

Sudarisman, S. (2010). Membangun Karakter Peserta Didik Melalui Pembelajaran Biologi Berbasis Keterampilan Proses. Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010, 237–243.

Susilowati, S. M. E., Marianti. (2018). Pembentukan Karakter Konservasi Melalui Inovasi dan Strategi Pembelajaran IPA. Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang.

Sudirman. (2010). Aktivitas Belajar. Pusat Perbukuan.

Yuniastuti, E. 2013. Upaya Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar Biologi dengan Pendekatan Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar pada Siswa Kelas VII SMP Kartika V-1 Balikpapan. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, Vol. 5 No. 1 Februari 2013: 31-38. Kalimantan: Kopertis Wilayah 11.

Winarni, Endang Widi. 2013. Perbandingan Sikap Peduli Lingkungan, Keterampilan Proses dan Pemahaman

Konsep antara Siswa Pada Pembelajaran IPA Menggunakan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) dan Ekspositori di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah PGSD Vol.V No.1 April 2013:145. Jakarta: UNJ

LATO-LATO SEBAGAI