• Tidak ada hasil yang ditemukan

Topik B: Beginilah Terjadinya Siklus Air Ayo, Mengamati

Dalam dokumen IPAS BG KLS V Rev (Halaman 129-133)

11. Lakukan penguatan konsep dengan membaca dan diskusi terkait teks berjudul “Arah Aliran Air” pada Buku Siswa.

Ayo, Menyimpulkan

1. Arahkan peserta didik untuk kembali dalam kelompoknya dan beri waktu untuk mereka berbagi kesamaan yang ditemukan.

2. Minta perwakilan beberapa peserta didik untuk menyampaikan hasil perbandingan mereka. Guru juga dapat menanyakan apa hal paling menarik yang mereka temukan dari kelompok lain.

3. Minta mereka menggunakan hasil penyelidikan serta apa yang mereka dapatkan dari kelompok lain untuk membuat kesimpulan dari pertanyaan awal: “Ke mana air mengalir di bumi?”

(Jawaban peserta didik akan beragam, namun diharapkan mereka dapat menyimpulkan bahwa kualitas air beragam berdasarkan sumbernya. Air mengalir melalui saluran yang ada menuju tempat aliran air yang lebih besar. Misalnya air dari keran tempat cuci piring menuju selokan sampai ke sungai yang berada di dekat tempat tinggalnya).

4. Ini adalah tugas kelompok dan berikan diferensiasi produk pada peserta didik. Guru dapat menilai pemahaman peserta didik dari hasil penyelidikan serta kesimpulan yang diberikan.

Topik B: Beginilah Terjadinya Siklus Air

b. Adakah hubungan yang saling memengaruhi antara setiap tahapan pada siklus air?

c. Bagaimana jika ada satu tahapan yang tidak terjadi?

4. Hindari langsung memberikan jawaban pada peserta didik.

5. Jika semua peserta didik telah mengisi tabel, pasangkan peserta didik dan lakukan Think-Pair-Share. (Metode Think-Pair-Share dapat dipelajari pada bagian Strategi Pembelajaran di Panduan Umum).

6. Pada diskusi kelas besar, Guru dapat meminta beberapa peserta didik menceritakan hal menarik yang mereka amati dari gambar tersebut.

Ayo, Menyelidiki

Persiapan sebelum kegiatan:

• Siapkan alat dan bahan sesuai instruksi pada Buku Siswa sejumlah kelompok yang dibentuk.

• Jika alat dan bahan akan disiapkan peserta didik, sampaikan 2-3 hari sebelumnya.

1. Mulailah kegiatan dengan menanyakan “Menurutmu, apakah siklus yang terjadi secara terus menerus dapat mempertahankan jumlah air di Bumi dalam jumlah yang sama?”.

2. Bagi peserta didik dalam kelompok (5-6 orang) dan arahkan mereka untuk melakukan kegiatan sesuai instruksi dalam Buku Siswa. Sampaikan untuk bekerja secara mandiri, terstruktur, dan bertanggung jawab.

3. Arahkan setiap kelompok untuk melakukan pengecekan alat dan bahan yang diperlukan.

4. Selama peserta didik berkegiatan, Guru dapat berkeliling dan memantau perkembangan setiap kelompok. Berikan pertanyaan pemantik untuk mengecek pemahaman atau memberi petunjuk, seperti:

a. Bagaimana kondisi air di dalam gelas? Apakah terjadi perubahan?

b. Apakah ada air yang keluar dari dalam gelas?

5. Arahkan setiap kelompok untuk mengumpulkan data dan menuliskan jawabannya di buku tugas.

Hati-hati saat memindahkan dan mengukur air panas karena ada kemungkinan terciprat ke kulit atau tumpah di meja kerja.

Ayo, Menyelidiki

1. Arahkan setiap kelompok untuk mendiskusikan pengaruh aktivitas manusia terhadap siklus air.

2. Guru dapat membantunya dengan memberikan alternatif seperti foto/

gambar ilustrasi mengenai materi diskusi atau pertanyaan pemantik seperti: “Mengapa pencemaran dapat memengaruhi siklus air?”.

3. Setiap kelompok mencari tahu 4 aktivitas manusia yang memengaruhi siklus air secara positif dan negatif beserta alasannya. Ingatkan untuk menuliskan hasilnya di Buku Tugas.

4. Selama peserta didik berkegiatan, Guru dapat berkeliling dan memantau perkembangan setiap kelompok.

Ayo, Menyimpulkan

1. Arahkan peserta didik untuk menuliskan kesimpulan mengenai siklus air dan aktivitas manusia yang memengaruhinya sesuai dengan hasil penyelidikan.

2. Gunakan pertanyaan pada Buku Siswa untuk memandu peserta didik mem- buat simpulan.

a. Adakah hubungan antara tahapan siklus air dengan hasil penyelidikan

‘hujan dalam wadah’.

Ada. Tahapan-tahapan siklus air dapat teramati pada kegiatan ini.

Menguapnya air panas menuju bagian atas gelas dapat dianalogikan dengan tahapan evaporasi (penguapan). Di alam, proses evaporasi ini terjadi berkat pemanasan oleh sinar matahari.

Berkumpulnya uap air di bagian bawah piring tutup gelas, dan munculnya embun di permukaan luar gelas dapat dianalogikan sebagai tahapan kondensasi (pengembunan).

Jatuhnya butiran uap air dari bagian bawah piring ke dalam gelas dapat dianalogikan dengan jatuhnya hujan atau tahapan presipitasi (pengendapan).

Tetes air yang jatuh dan berkumpul kembali di dalam gelas dapat dianalogikan dengan tahapan iniltrasi (penyerapan).

b. Apa peran siklus air bagi keberadaan air di bumi?

Peran siklus air bagi keberadaan air di bumi adalah menjaga ketersediaan air bersih dan air tanah, menjaga kelembapan, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

c. Bagaimana siklus air yang terjadi secara terus menerus dapat mempertahankan jumlah air di Bumi dalam jumlah yang sama?

Seluruh tahapan siklus air yang terjadi terus menerus dapat mempertahankan jumlah air di dalam atmosfer bumi meskipun dalam bentuk yang berbeda wujudnya (cair, padat, dan gas).

d. Aktivitas manusia apa saja yang bisa berdampak pada siklus air?

Aktivitas manusia yang berdampak positif pada siklus air, reboisasi, membuang sampah pada tempatnya, biopori, ruang terbuka hijau. Sedangkan yang berdampak negatif: penebangan hutan, betonisasi, pencemaran udara.

e. Apa yang bisa kamu lakukan sebagai pelajar untuk menjaga siklus air tetap terjadi?

Jawaban bisa sangat bervariasi tergantung wawasan peserta didik.

Misalnya:

Menggunakan air secara bijaksana, mematikan keran air saat tidak digunakan.

Merawat tanaman di lingkungan sekitar.

Mengurangi kegiatan yang menyebabkan pencemaran udara, seperti menggunakan transportasi umum, atau berjalan jika pergi ke tempat yang dekat.

Bergabung dalam kegiatan membersihkan lingkungan di wilayah tempat tinggal.

3. Hindari memberikan jawaban langsung saat peserta didik yang kesulitan berikan pertanyaan pemantik yang diperlukan seperti:

a. Apa saja proses yang terjadi pada kegiatan penyelidikan tadi?

b. Bagaimana perubahan bentuk air yang terjadi pada siklus air?

4. Apresiasi peserta didik atas penyelidikan yang sudah dilakukan di topik ini.

5. Bentuk simpulan disesuaikan oleh Guru sesuai kebutuhan atau dibebaskan kepada peserta didik.

6. Jika hasilnya masih ditemukan kesalahan/miskonsepsi pada peserta didik, berikan pemahaman ulang di seluruh kelas atau secara terpisah sesuai kebutuhan. Misalnya menurut pemahaman peserta didik air tanah tidak ikut serta dalam siklus air, karena letaknya di dalam tanah sehingga tidak bisa menguap.

7. Lakukan penguatan konsep dengan menggunakan teks dan infograis berjudul “Menghitung Jumlah Air di Bumi”.

8. Setelahnya Guru bisa menyemangati peserta didik untuk berani melakukan aktivitas “Memilih Tantangan” secara mandiri.

Dalam dokumen IPAS BG KLS V Rev (Halaman 129-133)