• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bumiku Sehat Hidupku Kuat

N/A
N/A
murni espala

Academic year: 2024

Membagikan "Bumiku Sehat Hidupku Kuat"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

Mengidentifikasi dan meningkatkan kesadaran siswa tentang isu gaya hidup berkelanjutan dan masalah penggunaan sampah plastik Kegiatan 1. Mencermati lingkungan sekitar, menyelidiki secara mandiri dan komprehensif dampak sampah plastik terhadap kesehatan bumi dan. Menarik kesimpulan awal mengenai kontribusi lingkungan yang menjadikan tanah tidak sehat dan menjadi sumber sampah plastik di lingkungan sekitar.

Melakukan penelitian pada lingkungan sekitar, mengunjungi berbagai tempat/tempat di lingkungan sekitar untuk melihat potensi sumber sampah plastik. Sosialisasi permasalahan penyebab bumi tidak sehat dan sumber sampah plastik di lingkungan sekitar, serta solusi tindakan sehari-hari yang ditawarkan. Pameran hasil aksi sehari-hari sebagai upaya menyehatkan bumi dan mengidentifikasi sumber sampah plastik di lingkungan sekitar.

Guru mengumpulkan 1 video tentang gaya hidup berkelanjutan, dampak sampah plastik terhadap kesehatan bumi dan keberlanjutan ekosistem dunia. Melihat lingkungan sekitar, penelitian independen dan terpadu mengenai dampak sampah plastik terhadap kesehatan tanah dan mencari sumber sampah plastik. Guru menyampaikan kembali dampak sampah plastik terhadap kehidupan di bumi dan gaya hidup berkelanjutan, serta permasalahan sampah plastik yang dihadapi Indonesia.

Apakah menurut Anda dampak sampah plastik terhadap bumi sudah mencapai titik dimana tidak dapat diubah/ditolong?

Lembar Refleksi Murid-1

Saya memahami tindakan apa saja yang bisa menjaga bumi tetap sehat sehingga lingkungan tetap lestari. Saya dapat menjelaskan hubungan sebab dan akibat antara gaya hidup global yang berkelanjutan dan kehidupan yang sehat dan kuat di planet kita.

Lembar Refleksi Guru-1

Sebelum sesi bertemu dengan pembicara tamu, mintalah siswa menuliskan pertanyaan yang ingin mereka dengar dari pembicara tamu. Guru menjelaskan bahwa perkuliahan ini akan fokus pada diskusi yang dilakukan oleh narasumber dan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. Tidak ada jawaban benar atau salah, dan tujuan dari diskusi ini adalah agar siswa dapat bebas mengemukakan pendapatnya mengenai isu bumi yang tidak sehat dan masalah pencemaran sampah plastik.

Sebelum diskusi dimulai, mahasiswa dapat meninjau kembali catatan narasumber dan menyelesaikan peta pikiran/hasil penelitian. Setelah mempelajari lebih jauh mengenai isu bumi yang tidak sehat, apakah menurut Anda kita sudah sampai pada titik di mana sudah terlambat untuk mengembalikan keseimbangan lingkungan? Jika Anda dapat membantu membuat rencana aksi untuk menciptakan planet sehat yang bebas sampah plastik di wilayah kita, solusi apa yang akan Anda berikan?

Menurut Anda apa tantangan bagi lingkungan kita untuk menciptakan bumi yang sehat tanpa sampah plastik? Saya dapat menjelaskan strategi yang menurut saya tepat bagi lingkungan sekitar saya untuk mengurangi sumber sampah plastik, serta menjelaskan tantangan-tantangan yang akan dihadapi dalam upaya menjaga bumi tetap sehat.

Lembar Refleksi Murid-2

Lembar Refleksi Guru-2

Kunjungan Belajar)

  • Deskripsikan apa yang kamu lihat
  • Profil lokasi

Guru menghubungi pengelola lokasi yang akan dikunjungi, membuat jadwal dan mengirimkan surat izin kepada orang tua siswa. Siswa menyiapkan pertanyaan kunci yang dapat ditanyakan siswa kepada pengelola lokasi terkait (contoh terlampir). Guru dan siswa membuat aturan di antara mereka sendiri tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama kunjungan.

Pada saat kunjungan sebaiknya dipandu oleh pengelola situs agar siswa dapat bertanya secara langsung dan memberikan waktu kepada siswa untuk menjelajahi situs secara mandiri. Jika kunjungan tidak memungkinkan, undanglah pengurus ke sekolah sebagai narasumber, atau kami bekerja sama dengan orang tua agar orang tua menemani siswa ke tempat kunjungan.

Pertanyaan boleh ditambah

Pengayaan)

  • Guru sebagai moderator dapat meminta setiap kelompok untuk memberikan satu kesimpulan dari hasil presentasi yang ada di akhir presentasi

Guru membagikan laporan kunjungan belajar dan hasil diskusi ekonomi kreatif kepada setiap kelompok dan mendiskusikannya dalam kelompok. Guru memberikan waktu 30 menit kepada setiap kelompok untuk membuat POSTER hasil kunjungan dan hasil diskusi ekonomi kreatif. Siswa kemudian mempresentasikan secara berkelompok hasil kunjungan belajar dan hasil diskusi ekonomi kreatif.

Anggota lain mengunjungi dan melihat poster dari kelompok lain dan memberikan umpan balik atau komentar mengenai temuan mereka. Setelah Gallery Walk selesai, seluruh anggota kelompok kembali berkumpul dan mendiskusikan hasil feedback yang mereka terima dari kelompok lain. Berikan waktu kepada siswa untuk menambahkan informasi pada poster berdasarkan umpan balik untuk memperjelas dan memperkaya poster, kurang lebih 15 menit.

Pengorganisasian data dan penyajian data: mempertemukan isu-isu bumi yang tidak sehat dan sumber sampah plastik - Membahas pemikiran desain: mencoba mencari solusi terhadap permasalahan atau isu yang muncul. Sebelum membahas tindakan untuk menciptakan bumi yang sehat, bebas sampah, dan mengurangi sampah plastik sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan, guru membahas tentang kegunaan pengumpulan, pengorganisasian, dan penyajian data. Guru menjelaskan kepada siswa cara mengumpulkan, mengorganisasikan dan menyajikan data yang nantinya digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan masalah yang mereka hadapi dan solusi yang akan mereka ambil.

Tujuan dari diskusi ini adalah agar masing-masing kelompok mendapatkan ide tindakan yang akan dilakukan di komunitas sekolah, sebagai kontribusi bersama dalam menjaga pola hidup berkelanjutan. Siswa akan menguraikan hasil penelitian yang diperoleh dari proyek ini, dan juga akan memaparkan solusi tindakan yang disajikan. Guru dapat memberikan umpan balik tertulis pada presentasi kelompok di akhir sesi sebagai bagian dari penilaian formatif (terlampir).

Guru sebagai moderator dapat meminta setiap kelompok memberikan kesimpulan di akhir presentasi berdasarkan hasil presentasi. Guru kembali menegaskan keterkaitan antara sumber sampah plastik dengan gaya hidup berkelanjutan, serta pentingnya peran aktif setiap individu di masyarakat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Setelah presentasi, berikan waktu kepada setiap kelompok untuk merevisi solusi tindakan mereka berdasarkan umpan balik dari kelompok lain.

Penilaian Presentasi

Pada hari festival, setiap kelompok ditugaskan ke lokasi tertentu (ada yang misalnya di Kelas atau di Ruang Media) dan presentasi dilakukan secara individu. Guru dapat mengajak guru-guru lain di sekolah untuk berkolaborasi dalam acara ini agar festival ini lebih kolaboratif terutama untuk menjadi pemandu bagi setiap kelompok. Kejelasan solusi tindakan Siswa memberikan solusi tindakan yang jelas, berdasarkan fakta dan penelitian, serta mampu.

Siswa masing-masing kelompok memimpin tindakan yang akan dilakukan (misal; .. aksi pengelolaan sampah plastik di sekitar sekolah atau sekitarnya, aksi klasifikasi sampah organik di sekolah untuk pembuatan kompos; aksi .. bekerjasama dengan komunitas lingkungan; aksi membuat poster kampanye jaga bumiku dari sampah plastik) bersama siswa lain tertarik untuk mengikuti aksi yang ditawarkan pada saat sosialisasi 2. Guru berkeliling mengawasi aksi yang dilakukan keluar dan juga membantu mendokumentasikan kegiatan untuk bursa kerja berikutnya yang akan diadakan. Siswa mengevaluasi tindakan yang diberikan dengan memperhatikan umpan balik konstruktif yang diterimanya dari hasil sosialisasi tindakan dan selama periode pelaksanaan tindakan.

Tahap refleksi dan evaluasi: memuat hasil refleksi siswa terhadap keberhasilan tindakan yang dilaksanakan dan upaya agar tindakan tersebut berkelanjutan. Masing-masing aspek dapat didemonstrasikan/dijelaskan dengan menggunakan visual yang disepakati masing-masing kelompok (misalnya poster/infografis/peta pikiran/video). Masing-masing kelompok berdiskusi dengan guru mengenai rencana pemajangan tindakan kelompok tersebut, termasuk mungkin menyiapkan meja/permukaan untuk memajang poster/hasil kerja kelompoknya.

Siswa juga dapat membawa alat atau contoh hasil tindakan yang telah dilakukan, misalnya kompos, hasil karya dari sampah plastik; hasil poster yang dibuat bersama untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di sekolah. Pada pertemuan ke-18, siswa akan menyelesaikan simulasi pameran dimana guru berperan sebagai pengunjung mendengarkan penjelasan solusi yang ditawarkan dan mengajukan pertanyaan lanjutan. Setelah simulasi, guru memberikan feedback kepada kelompok dan juga memberikan waktu kepada siswa untuk menyelesaikan visualnya untuk diserahkan pada tanggal yang ditentukan oleh guru.

Pengunjung bebas datang ke kelompok masing-masing, menanyakan kemajuan proyek, mulai dari hasil penelitian hingga solusi tindakan yang ditawarkan serta keberhasilan tindakan di komunitas sekolah. Sediakan lembar umpan balik untuk diisi oleh pengunjung untuk setiap kelompok (cetak dan perbanyak atau dapat menggunakan kode QR untuk mengisinya secara digital -- umpan balik dapat ditemukan di Lampiran Kegiatan 11). Siswa mengevaluasi tindakan yang ditawarkan dengan mencatat umpan balik konstruktif yang mereka terima selama pameran untuk meningkatkan efektivitas tindakan (terlampir).

Siswa dan guru meninjau semua solusi yang disajikan oleh masing-masing kelompok, dan bersama-sama seluruh kelas memilih tindakan yang akan diambil. Setelah menentukan tindakan yang akan dijadikan program sekolah, guru dapat membimbing siswa untuk mempersiapkan pertemuan dengan pemangku kepentingan di sekolah yaitu pimpinan sekolah (Kepala Sekolah) untuk meminta izin dan persetujuan agar tindakan tersebut menjadi program sekolah. .

Rubrik Sumatif Asesmen

Refleksi tindakan yang dapat dilanjutkan sebagai program sekolah yang dilakukan secara konsisten untuk membangun kesinambungan pembelajaran. Siswa dalam kelompok melakukan investigasi singkat atau rekomendasi komunitas yang dapat membantu memperluas dampak tindakan yang diadopsi dalam program sekolah. Siswa merencanakan rencana kegiatan kolaboratif dengan masyarakat dalam upaya menjamin keberlanjutan program/aksi yang ditawarkan.

Sekolah dapat mengajak masyarakat setempat, pemerintah daerah atau pihak terkait lainnya yang mempunyai visi yang sama untuk bersama-sama/berpartisipasi dalam memantau pelaksanaan program, menjaga keberlanjutan program dan meningkatkan dampak program. Melalui proyek ini, saya memahami bahwa tindakan kita sehari-hari berkontribusi besar terhadap gaya hidup berkelanjutan. Setelah proyek ini, saya memahami apa yang perlu dilakukan untuk terus mempertahankan gaya hidup berkelanjutan dan mengurangi jumlah sampah plastik.

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai Modul Projek Penguatan Profil Pelajar

Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMA Negeri 1 Jasinga Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMA Negeri 1 Jasinga dibagi menjadi dua kategori yaitu;

Projek Profil Pelajar Pancasila Kelas : I Fase : A Tema : Gaya Hidup Berkelanjutan TEMA Gaya Hidup Berkelanjutan JUDUL PROJEK Lingkungan Bersih Bebas Sampah BENTUK KEGIATAN

Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMA Negeri 1 Jasinga Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMA Negeri 1 Jasinga dibagi menjadi dua kategori yaitu;

Modul ini memberikan inspirasi dalam merancang dan melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila di tingkat

Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini mengambil tema Bangunlah Jiwa dan Raganya dengan topik “Aksi Kampanye Anti Perundungan

modul projek penguatan profil pelajar

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai gaya hidup berkelanjutan dan pentingnya menjaga lingkungan