LK-2. Jurnal Refleksi PPL PPG Daljab
Pada tugas ini Anda diminta untuk menuliskan jurnal refleksi terhadap pembelajaran sebelum mengikuti PPG Dalam Jabatan dan setelah mengikuti Pendalaman Materi dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Sila ikuti langkah berikut ini untuk membantu Anda dalam menuliskan jurnal refleksi (LK-1).
1. Pilihlah salah satu pembelajaran yang merupakan rencana aksi yang telah dirancang pada langkah 6 pada MK Pengembangan Perangkat Pembelajaran.
2. Deskripsikan setiap kolom dari jurnal refleksi.
3. Lakukan analisis terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Untuk analisis kegiatan, kaitkan hal-hal yang berjalan dengan baik dan hal-hal yang masih menjadi tantangan saat pembelajaran berlangsung dengan teori yang dipelajari saat pendalaman materi.
Produk refleksi pada PPL PPG Daljab diserahkan sebanyak 1x untuk siklus 1, 1x untuk siklus 2, dan 1x untuk keseluruhan siklus. Jadi total produk refleksi adalah 3 dokumen.
Nama Mapel Matematika
Tempat Pelaksanaan SMA Negeri Harekakae Waktu Pelaksanaan 11 dan 15 November 2023 Nama Mahasiswa Agustina Rika Loe, S.Pd
Nama Guru Pamong Ela Priastuti Mirlanda, S.Pd., M.Pd Nama Dosen Dr. Syamsuri, M.Si
I. Deskripsi Kegiatan Inovasi Pembelajaran
(Apakah topik dan tujuan yang Anda diajarkan? Inovasi apakah yang Anda lakukan?
Mengapa Anda memilih metode tersebut sebagai inovasi pembelajar di kelas Anda?) Topik pembelajaran yang saya pilih adalah “Determinan Matriks Ordo 2x2” materi pelajaran Matematika kelas XI
Tujuan pembelajaran adalah agar siswa mampu :
1. Menentukan determinan matriks berordo 2x2 dengan tepat
2. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan determinan matriks berordo 2x2 dengan tepat
Inovasi pembelajaran yang saya lakukan adalah dengan menggunakan model Problem Based Learning, pendekatan saintifik dan metode diskusi dan presentasi
Saya memilih model Problem Based Learning karena model PBL menempatkan siswa dalam situasi di mana mereka harus aktif mencari solusi untuk masalah dunia nyata. Hal ini dapat meningkatkan motivasi siswa karena pembelajaran terkait langsung dengan konteks kehidupan mereka. Penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika dapat memberikan
kesempatan kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematisnya, hal ini karena langkah awal model PBL adalah dengan pemberian masalah kepada siswa baik secara individu ataupun kelompok, dimana untuk menyelesaikan permasalahan tersebut siswa dituntut
▸ Baca selengkapnya: lk-2. jurnal refleksi ppl ppg daljab model pjbl
(2)menghubungkan pengetahuan yang telah dimilikinya dengan pengetahuan yang baru dimilikinya.
Saya memilih pendekatan saintifik karena pendekatan saintifik mendorong pemecahan masalah dan eksplorasi ilmiah. Saya memilih pendekatan ini karena saya ingin merangsang rasa keingintahuan siswa dan mengajak mereka untuk mengamati, merancang eksperimen, dan mengembangkan keterampilan saintifik.
Saya memilih metode diskusi dan presentasi karena dengan diskusi siswa dapat berbagi ide, memahami sudut pandang yang berbeda, dan mengembangkan pemahaman kolektif. Sementara itu, dengan presentasi siswa dapat
mengkomunikasikan hasil pemecahan masalah mereka kepada temen – teman sekelasnya. Kombinasi ini memupuk kolaborasi dan keterampilan komunikasi.
II. Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
(Hal-hal baik/manfaat apakah yang dirasakan oleh Anda dan siswa/i Anda saat inovasi pembelajaran berlangsung? Mengapa dan kaitkan alasannya dengan materi yang dipelajari pada MK Pendalaman Materi)
Hal – hal baik/manfaat yang saya dan siswa/siswi rasakan saat inovasi pembelajaran berlangsung :
1. PBL, pendekatan saintifik, dan metode diskusi dan presentasi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Siswa terlibat dalam penyelesaian masalah dunia nyata yang relevan bagi mereka, yang dapat meningkatkan motivasi intrinsik.
2. Melalui metode diskusi dan presentasi, saya dapat melihat peningkatan dalam keterampilan komunikasi siswa. Siswa belajar untuk mengomunikasikan ide dan pemikiran mereka secara jelas dan efektif di depan teman – temannya.
3. Penggunaan diskusi dalam pembelajaran mendorong siswa untuk bekerja sama, berbagi ide, dan mendiskusikan solusi. Hal ini menciptakan lingkungan kolaboratif yang mendukung interaksi sosial dan pembelajaran bersama.
4. Model PBL memberi siswa tanggung jawab dalam mengatasi masalah dan
menentukan jalannya pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar dan mengembangkan sikap proaktif terhadap pembelajaran.
5. Model PBL dengan pendekatan saintifik dan metode diskusi dan presentasi menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis dan menyenangkan. Siswa seringkali lebih terlibat dan bersemangat dalam pembelajaran yang menantang dan relevan.
6. Guru dapat melakukan evaluasi holistik terhadap kemampuan siswa melalui berbagai aspek pembelajaran, termasuk partisipasi dalam diskusi, presentasi, dan penyelesaian masalah.
7. Siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi karena mereka diberikan kesempatan untuk mengaitkan pengetahuan teoritis dengan aplikasi dunia nyata melalui model PBL.
III. Tantangan/Masalah yang Dihadapi dari Inovasi Pembelajaran
(Tantangan/masalah apakah yang Anda hadapi saat inovasi diimplementasikan pada pembelajaran? Mengapa dan kaitkan alasannya dengan materi yang dipelajari pada MK Pendalaman Materi)
Tantangan/masalah yang di hadapi saat inovasi diimplementasikan pada pembelajaran : 1. PBL memerlukan lebih banyak waktu daripada metode pengajaran tradisional.
2. Kendala dalam membentuk kelompok heterogen karena siswa memiliki tingkat keterampilan dan pengetahuan yang berbeda..
3. Tidak semua siswa terlibat secara aktif dalam diskusi dan penyelesaian masalah.
4. Masih kurang kreatif dalam menyusun perangkat pembelajaran
IV. Solusi Pemecahan Masalah
(Adakah solusi yang Anda lakukan untuk memecahkan masalah yang hadapi pada penerapan inovasi pembelajaran? Apakah berjalan lebih baik? Mengapa dan kaitkan alasannya dengan materi yang dipelajari pada MK Pendalaman Materi)
Solusi untuk memecahkan masalah yang di hadapi pada penerapan inovasi pembelajaran yaitu :
1. Menetapkan Prioritas dan Rencana Pembelajaran
Tetapkan prioritas pada tujuan pembelajaran utama.
Susun rencana pembelajaran yang terstruktur dan efisien.
Gunakan teknologi atau sumber daya lainnya untuk meningkatkan efisiensi waktu.
2. Strategi Pembentukan Kelompok yang Teliti
Pertimbangkan keberagaman keterampilan dan pengetahuan saat membentuk kelompok.
Gunakan data hasil evaluasi sebelumnya untuk membantu pembentukan kelompok yang seimbang.
Gunakan pengamatan kelas untuk mengetahui lebih lanjut tentang interaksi dan kebutuhan siswa.
3. Strategi Keterlibatan Siswa
Lakukan kegiatan awal yang merangsang minat siswa terhadap topik pembelajaran
Gunakan teknik interaktif seperti pemecahan masalah bersama, bermain peran, atau studi kasus yang menarik.
Berikan dukungan tambahan atau bimbingan bagi siswa yang kurang aktif.
4. Mengikuti Pelatihan Kreativitas dan Kolaborasi
Mengikuti pelatihan kreativitas untuk guru
Melakukan kolaborasi antar guru untuk berbagi ide dan strategi kreatif.
Gunakan platform pembelajaran daring atau sumber daya yang kreatif untuk mendapatkan inspirasi.
V. Rencana Tindak Lanjut
(Apakah rencana tindak lanjut (RTL) untuk menjadikan inovasi pembelajaran Anda berjalan lebih baik ke depannya?)
Rencana tindak lanjut untuk menjadikan inovasi pembelajaran berjalan lebih baik kedepannya :
1. Menetapkan Prioritas dan Rencana Pembelajaran
Implementasikan rencana pembelajaran yang telah disusun dengan mengintegrasikan elemen-elemen teknologi yang mendukung.
Lakukan evaluasi formatif secara berkala untuk memastikan bahwa rencana pembelajaran tetap sesuai dengan tujuan pembelajaran utama
Mengikuti pelatihan tambahan tentang efektifitas penggunaan teknologi dalam meningkatkan efisiensi waktu.
2. Strategi Pembentukan Kelompok yang Teliti
Buat alat bantu pembentukan kelompok yang berbasis data, memanfaatkan hasil evaluasi sebelumnya dan informasi pengamatan kelas.
Adakan sesi pembinaan kelompok untuk membantu siswa dalam
memahami peran masing-masing dan membangun dinamika kelompok yang positif.
Perbarui pembentukan kelompok secara berkala sesuai dengan perkembangan siswa
3. Strategi Keterlibatan Siswa
Selenggarakan kegiatan awal yang menarik dan relevan dengan minat siswa, mungkin melibatkan presentasi tamu atau demonstrasi.
Gunakan metode pengajaran yang responsif terhadap gaya belajar siswa untuk meningkatkan keterlibatan.
Selenggarakan sesi bimbingan tambahan atau peer tutoring untuk siswa yang memerlukan dukungan ekstra.
4. Mengikuti Pelatihan Kreativitas dan Kolaborasi
Mengikuti pelatihan kontinu tentang kreativitas dan strategi kolaboratif, termasuk pengembangan keterampilan kolaborasi melalui platform daring.
Mendorong guru untuk berpartisipasi dalam komunitas pembelajaran profesional atau forum daring untuk berbagi ide dan pengalaman.
Evaluasi dampak pelatihan secara berkala melalui umpan balik dari guru dan observasi kelas.
Daftar Pustaka
Afridiani, T., Soro, S., & Faradillah, A. (2020). Pengaruh model problem based learning (PBL) berbasis lembar kerja peserta didik (LKPD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis. Euclid, 7(1), 12-21.
Malaka, 21 November 2023
Dibuat oleh Disetujui oleh
(Agustina Rika Loe, S.Pd) (Ela Priastuti Mirlanda, S.Pd., M.Pd)
Refleksi
Kegiatan PPL 2
Oleh : Agustina Rika Loe, S.Pd
1. Topik Pembelajaran 2. Tujuan Pembelajaran 3. Inovasi Pembelajaran
4. Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran 5. Tantangan/Masalah yang Dihadapi dari
Inovasi Pembelajaran
6. Solusi Pemecahan Masalah 7. Rencana Tindak Lanjut
Kegiatan Refleksi Meliputi :
Topik
Pembelajaran
Determinan Matriks Ordo 2x2
Menentukan
determinan matriks berordo 2x2 dengan
tepat
Tujuan Pembelajaran
Menyelesaikan masalah kontekstual yang
berkaitan dengan determinan matriks berordo 2x2 dengan
tepat
1 2
Menggunakan model Problem Based Learning, pendekatan saintifik dan metode diskusi dan
presentasi
Inovasi
Pembelajaran
Alasan 1
Model PBL menempatkan siswa dalam situasi di mana
mereka harus aktif mencari solusi untuk masalah dunia
nyata. Hal ini dapat meningkatkan motivasi siswa karena
pembelajaran terkait langsung dengan konteks kehidupan
mereka.
Alasan 2
Pendekatan saintifik mendorong pemecahan masalah dan eksplorasi ilmiah. Saya memilih pendekatan ini karena saya ingin merangsang rasa keingintahuan siswa dan mengajak mereka untuk mengamati, merancang eksperimen, dan
mengembangkan keterampilan saintifik
Alasan 3
Diskusi memungkinkan siswa untuk berbagi ide, memahami
sudut pandang yang berbeda, dan mengembangkan pemahaman kolektif. Sementara itu, presentasi memungkinkan siswa untuk mengkomunikasikan hasil pemecahan masalah mereka kepada kelas. Kombinasi ini memupuk kolaborasi dan keterampilan
komunikasi
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
1. PBL, pendekatan saintifik, dan metode diskusi dan presentasi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Siswa terlibat dalam penyelesaian masalah dunia nyata yang relevan bagi mereka, yang dapat meningkatkan motivasi
intrinsik
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
2. Melalui metode diskusi dan presentasi, saya dapat
melihat peningkatan dalam keterampilan komunikasi siswa.
Siswa belajar untuk mengomunikasikan ide dan pemikiran mereka secara jelas dan efektif di depan teman –
temannya.
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
3. Penggunaan diskusi dalam pembelajaran mendorong siswa untuk bekerja sama, berbagi ide, dan
mendiskusikan solusi. Hal ini menciptakan lingkungan kolaboratif yang mendukung interaksi sosial dan
pembelajaran bersama.
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
4. Model PBL memberi siswa tanggung jawab dalam mengatasi masalah dan menentukan jalannya
pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar dan mengembangkan sikap
proaktif terhadap pembelajaran.
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
5. Model PBL dengan pendekatan saintifik dan metode diskusi dan presentasi menciptakan lingkungan
pembelajaran yang dinamis dan menyenangkan. Siswa seringkali lebih terlibat dan bersemangat dalam
pembelajaran yang menantang dan relevan.
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
6. Guru dapat melakukan evaluasi holistik terhadap kemampuan siswa melalui berbagai aspek
pembelajaran, termasuk partisipasi dalam diskusi,
presentasi, dan penyelesaian masalah.
Hal Baik/Manfaat dari Inovasi Pembelajaran
7. Siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi karena
mereka diberikan kesempatan untuk
mengaitkan pengetahuan teoritis dengan
aplikasi dunia nyata melalui model PBL.
PBL memerlukan lebih banyak waktu daripada metode
pengajaran tradisional
Tantangan/Masalah yang Dihadapi dari Inovasi
Pembelajaran
1 3
2 Kendala dalam membentuk kelompok 4
heterogen karena siswa memiliki tingkat keterampilan dan
pengetahuan yang berbeda..
Tidak semua siswa terlibat secara aktif dalam diskusi dan penyelesaian masalah
Masih kurang kreatif dalam menyusun perangkat
pembelajaran
Menetapkan Prioritas dan Rencana
Pembelajaran
Solusi Pemecahan Masalah
1 3
2 Strategi Pembentukan 4
Kelompok yang Teliti
Strategi Keterlibatan Siswa
Mengikuti Pelatihan Kreativitas dan
Kolaborasi
Tetapkan prioritas pada tujuan
pembelajaran utama
1. Menetapkan Prioritas dan Rencana Pembelajaran
1 3
2 Susun rencana
pembelajaran yang
terstruktur dan efisien
Gunakan teknologi atau sumber daya lainnya
untuk meningkatkan
efisiensi waktu
Pertimbangkan keberagaman keterampilan dan
pengetahuan saat membentuk kelompok
2. Strategi Pembentukan Kelompok yang Teliti
1 3
2 Gunakan data hasil evaluasi sebelumnya untuk membantu pembentukan kelompok yang seimbang
Gunakan pengamatan kelas untuk mengetahui lebih lanjut tentang interaksi dan
kebutuhan siswa
Lakukan kegiatan awal yang merangsang minat siswa
terhadap topik pembelajaran
3. Strategi
Keterlibatan Siswa
1 3
2 Gunakan teknik interaktif seperti pemecahan masalah bersama,
bermain peran, atau studi kasus yang menarik
Berikan dukungan tambahan
atau bimbingan bagi siswa
yang kurang aktif
Mengikuti pelatihan
kreativitas untuk guru
4. Mengikuti Pelatihan Kreativitas dan Kolaborasi
1 3
2 Melakukan kolaborasi
antar guru untuk berbagi ide dan strategi kreatif
Gunakan platform pembelajaran daring atau sumber daya yang kreatif untuk mendapatkan
inspirasi
Menetapkan Prioritas dan Rencana
Pembelajaran
Rencana
Tindak Lanjut
1 3
2 Strategi Pembentukan 4
Kelompok yang Teliti
Strategi Keterlibatn Siswa
Mengikuti Pelatihan
Kreativitas dan Kolaborasi
Implementasikan rencana
pembelajaran yang telah disusun dengan mengintegrasikan elemen- elemen teknologi yang mendukung
1 3
2 Lakukan evaluasi formatif secara berkala untuk memastikan bahwa rencana
pembelajaran tetap sesuai dengan tujuan pembelajaran utama
Mengikuti pelatihan tambahan tentang efektifitas
penggunaan teknologi dalam meningkatkan efisiensi waktu
1. Menetapkan Prioritas dan
Rencana Pembelajaran
Buat alat bantu pembentukan kelompok yang berbasis data, memanfaatkan hasil evaluasi
sebelumnya dan informasi pengamatan kelas
2. Strategi Pembentukan Kelompok yang Teliti
1 3
2 Adakan sesi pembinaan kelompok untuk membantu siswa dalam memahami peran masing-masing dan membangun dinamika kelompok yang positif.
Perbarui pembentukan kelompok secara berkala
sesuai dengan perkembangan
siswa
Selenggarakan kegiatan awal yang menarik dan relevan dengan minat siswa, mungkin melibatkan
presentasi tamu atau demonstrasi
3. Strategi
Keterlibatan Siswa
1 3
2 Gunakan metode pengajaran yang responsif terhadap
gaya belajar siswa untuk meningkatkan keterlibatan
Selenggarakan sesi bimbingan
tambahan atau peer tutoring
untuk siswa yang memerlukan
dukungan ekstra
Mengikuti pelatihan kontinu tentang kreativitas dan strategi
kolaboratif, termasuk
pengembangan keterampilan
kolaborasi melalui platform daring
4. Mengikuti Pelatihan
Kreativitas dan Kolaborasi
1 3
2 Mendorong guru untuk berpartisipasi dalam komunitas pembelajaran
profesional atau forum daring untuk berbagi ide dan pengalaman
Evaluasi dampak pelatihan
secara berkala melalui umpan
balik dari guru dan observasi
kelas
Terima
Kasih