MODUL AJAR KOLABORASI MAPEL PKK
Mata pelajaran : Produk Kreatif dan Keiwrausahaan
Penyusun : Susi Susilawati
Sekolah : SMK Kesehatan SDM Sumedang
Tahun penyusunan : 2023
Jenjang kelas : XII
Alokasi waktu : 5 JP
DIMENSI CP
: 3.12 Menerapkan produksi masal 4.12 Melakukan produksi masal
KOMPETENSI AWAL:1. Siswa telah memahami tahapan keberhasilan produksi masal
2. Siswa telah mampu membuat indikator tahapan keberhasilan produksi masal
METODE / MODEL PEMBELAJARAN
1. Metode pembelajaran menggunakan pembelajaran berbasis projek 2. Model pembelajaran tatap muka dan penugasan
SARANA PRASARANA
Infokus
Alat dan bahan pembuatan produk makanan sehat sesuai penyakit
ASESMEN
Individu dan kelompok
Jenis : unjuk kerja dan kesesuaian daftar menu makanan dengan tema penyakit
TARGET PESERTA DIDIK
Siswa kelas XII
ISI MODUL/MATERI YANG DIPELAJARI BAB I
MENGANALISIS PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL A. Pengertian produksi massal
Produk ialah hasil proses produksi yang dilakukan oleh produsen atau perusahaan yang nantinya akan dijual kepada konsumen yang membutuhkan. Produksi Massal atau disebut juga mass production. Perencanaan produksi massal ini merupakan pengembangan keterampilan dalam membuat produk yang sudah di praktekan sebelumnya.
Ciri-Ciri Produk Yang Di Sukai Konsumen
Adapun beberapa ciri produk yang di sukai konsumen, diantaranya sebagai berikut:
1. Awet Atau Tahan Lama
Tentunya konsumen menyukai dengan produk yang tahan lama bila digunakan atau awet sehingga tidak mudah rusak.
Perawatan Yang Mudah
Produk yang disukai oleh konsumen selain awet yaitu mudah dirawat atau di pelihara
Murah
Saat ini sebagian besar konsumen menyukai produk dengan harga yang relatif murah, selain harganya yang harus terjangkau tentunya produk tersebut harus memiliki kualitas yang cukup baik.
Praktikum pemahaman materi
Buat rencana produksi produk atau pelayanan jasa yang sudah di praktekan Latihan soal
1. Sebutkan ciri-ciri produk yang disukai konsumen
2. Buat rencana produksi masalah produk makanan/minuman sesua penyakit yang diderita oleh pasien
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dijelaskan tentang ciri ciri produk yang disukai konsumen
2. Peserta didik mampu menentukan pengertian tentang produksi masal 3. Peserta didik mampu menentukan jenis produk yang disukai konsumen 4. Peserta didik memproduksi makanan sehat secara masal sesuai dengan
penyakit yang diderita PEMAHAMAN BERMAKNA
Setelah mempelajari modul ini peserta didik mengetahui:
1. Pengertian produksi masal
2. Tahapan keberhasilan produksi masal 3. Ciri ciri produk yang disukai konsumen PERTANYAAN PEMANTIK
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan produk masal ? 2. Sebutkan ciri – ciri produk yang disukai konsumen?
3. Sebutkan tahapan keberhasilan produksi masal?
AKTIVITAS PEMBELAJARAN KE I
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu 1. Kegiatan awal
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Melakukan pengkondisian peserta didik
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
4. Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
5. Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
25 Menit
Pertanyaan pemantik
1. Apa yang dimaksud dengan produksi?
2. Sebutkan ciri ciri kegiatan produksi?
2. Kegiatan Inti A. Pemberian
rangsangan (Stimulation);
Peserta didik melihat tayangan video tentang ciri ciri produk yang disukai konsumen
Peserta didik duduk berkelompok (satu kelompok terdiri dari 4 orang)
175 menit
B. Pembuktian (verification)
Guru mempersilahkan siswa untuk menganalisis produksi masal secara mandiri sesuai dengan kelompoknya
masing – masing C. Menarik
kesimpulan (generalizatio n)
Guru mempersilahkan siswa secara berkelompok untuk membuat laporan hasil analisis tentang produksi masal yang telah didiskusikan bersama kelompoknya masing masing
Siswa secara berkelompok membuat kesimpulan terhadap hasil anasilis ciri – ciri produksi masal yang telah
didiskusikan
Siswa (perwakilan kelompok)
mempresentasikan hasil anasilis ciri – ciri produksi masal yang telah
didiskusikan
Siswa dari kelompok lain menanggapi presentasi yang ditampilkan
Siswa antar kelompok berdiskusi untuk menghasilkan kesimpulan yang paling tepat.
3. Penutup (25 menit)
1. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan tentang hasil ciri – ciri anasilis produksi masal yang telah didiskusikan 2. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara
individu untuk mengerjakannya.
3. Siswa diberi tugas untuk mempersiapkan rencana pemilihan produksi masal sesuai dengan produksi masalyang telah di analisis
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada siswa untuk mempelajari
5. Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN KE 2
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu 1. Kegiatan awal
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk 25
memulai pembelajaran
2. Melakukan pengkondisian peserta didik
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
4. Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
5. Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
Menit
Pertanyaan pemantik
Apakah sodara masih ingat tentang tahapan keberhasilan produksi masal ?
Kegiatan Inti a. Pemberian
rangsangan (Stimulation);
Peserta didik melihat tayangan video tentang cara produksi masal
Peserta didik duduk sesuai dengan kelompoknya masing – masing
175 menit b. Pembuktian
(verification)
Guru mempersilahkan siswa untuk menuliskan rencana produksi masal yang akan dipraktekan
c. Menarik kesimpulan (generalization)
Guru mempersilahkan siswa secara berkelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya masing - masing
Siswa secara berkelompok membuat kesimpulan terhadap rencana produksi 4. Penutup (25 menit)
d. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan tentang ciri ciri produk yang disukai konsumen yang disusun bersama kelompok masing masing
e. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara individu untuk mengerjakannya.
f. Siswa diberi tugas untuk menyusun prosedur kerja proses pembuatan produksi masal yang telah didiskusikan sebelumnya
g. Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN KE 3
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu 1. Kegiatan awal
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Melakukan pengkondisian peserta didik
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
4. Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
5. Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
25 Menit
Pertanyaan pemantik
Apakah sodara masih ingat tentang tahapan keberhasilan produksi masal ?
Kegiatan Inti h. Pemberian
rangsangan (Stimulation);
Peserta didik melihat tayangan video tentang cara ciri-ciri produk yang di sukai konsumen
Peserta didik duduk sesuai dengan kelompoknya masing – masing
175 menit i. Pembuktian
(verification)
Guru mempersilahkan siswa untuk menuliskan ciri-ciri produk yang di sukai konsumen
j. Menarik kesimpulan (generalization)
Guru mempersilahkan siswa secara berkelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya masing - masing
Siswa secara berkelompok membuat kesimpulan terhadap ciri-ciri produk yang di sukai konsumen
2. Penutup (25 menit)
1. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan tentang ciri ciri produk yang disukai konsumen yang disusun bersama kelompok masing masing
2. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara individu untuk mengerjakannya.
3. Siswa diberi tugas untuk menyusun prosedur kerja proses pembuatan produksi masal yang telah didiskusikan sebelumnya
k. Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.
ASSESMEN
RANCANGAN ASSESMEN DIAGNOSTIK A. Diagnostik Non Kognitif
Waktu dilakukan : Awal Pembelajaran Waktu pengerjaan : 10 Menit
Persiapan : Kertas dan alat tulis
Pelaksanaan : Mengarahkan siswa untuk menjawab pertanyaan sesuai waktu yang ditentukan
Tindak lanjut : jika siswa mengalami kesulitan,ajak siswa untuk diskusi Informasi yang ingin digali Pertanyaa kunci
Memahami tahapan keberhasilan wirausaha
Apakah indikator keberhasilan wirausaha?
Rencana usaha apa yang akan kamu jalankan?
Berapa modal usaha yang dibutuhkan?
Rancangan Asesmen Formatif
Waktu dilakukan : Setiap pertemuan Waktu pengerjaan : 10 Menit
Persiapan : Menyiapkan LKDP
Pelaksanaan ; Mengarahkan siswa untuk menjawab pertanyaan sesuai waktu yang ditentukan
Tindak lanjut : Melakukan pengolahan pada hasil asesmen Tujuan Pembelajaran Waktu pelaksanaan Jenis asesmen 1. Dijelaskan tentang
tahapan produksi masal makanan sehat sesuai penyakit yang diderita
Pertemuan ke 1 Tertulis
1. Peserta didik mampu
menentukan dan
mempresentasikan renaca produksi masal
Pertemuan ke 2 Tertulis
yang akan di produksi 2. Peserta didik mampu
mempraktekan produksi masal sesuai penyakit yang diderita
Pertemuan ke 3 Praktikum
Rancangan asesmen sumatif Waktu pelaksanan : 30 menit
Persiapan : Menyiapkan daftar soal
Pelaksanaan : Mengintruksikan siswa untuk mengerjakan soal Tindak lanjut : Melakukan pengolahan pada hasil
TUJUAN PEMBELAJARAN JUMLAH SOAL KET
1. Menganalisis produksi masal
10 Pg dan essay2. Menentukan produksi masal
10 Pg dan essayPENGAYAAN DAN REMEDIAL 1. PENGAYAAN
Bagi siswa yang telah mencapai nilai KKM 75 diberikan pengayaan pada materi ini sehingga dapat lebih memper dalam materi mengenai analisis peluang usaha
2. REMEDIAL
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD-nya belum tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes remedial belum
mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis
kembali
LKPD
Nama Sekolah : SMK Kesehatan SDM Sumedang Mata Pelajaran : Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kelas / Semester : XII /1
Materi Pokok : Menganalisis produksi masal makanan sehat sesuai penyakit yang diderita Pertemuan Ke : 1-3
1. Berdoalah sebelum mengerjakan
2. Bacalah setiap pertanyaan dengan cermat
3. Tanyakan kepada guru apabila mengalami kesulitan
A. Kompetensi Dasar1. Menganalisis produksi masal produk makanan untuk penderita stroke
2. Menentukan produksi masal produk barang/jasa makanan untuk penderita stroke
B. Tujuan Pembelajaran
1. Dijelaskan tentang produksi masal,siswa akan mampu menganalis tahapan produksi masal
2. Peserta didik mampu menentukan daftar menu untuk produksi masal 3. Peserta didik mampu mempresentasikan daftar menu untuk produksi masal 4. Peserta didik mampu mempraktekan menu untuk produksi masal
SILAHKAN SAUDARA AMATI MENU MAKANAN SEHAT DIBAWAH
SETELAH SISWA MENGAMATI GAMBAR DIATAS SILAHKAN SAUDARA BUAT RENCANA PRODUKSI
MAKANAN SEHAT SESUAI PENYAKIT
AKTIVITAS PEMBELAJARAN KE 4 - 6
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu 3. Kegiatan awal
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Melakukan pengkondisian peserta didik
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
4. Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
5. Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
25 Menit
Pertanyaan pemantik
Apakah sodara masih ingat tentang jenis makanan sehat yang saudara baca pada pertemuan sebelumnya?
Kegiatan Inti l. Pemberian
rangsangan (Stimulation);
Peserta didik melihat tayangan video tentang macam macam makanan sehat untuk penderita penyakit diabetes
Peserta didik duduk sesuai dengan kelompoknya masing – masing
175 menit m. Pembuktian
(verification)
Guru mempersilahkan siswa untuk menyampaikan jenis makanan sehat untuk penderita diabetes yang akan diproduksi
n. Menarik kesimpulan (generalization)
Guru mempersilahkan siswa secara berkelompok untuk memproduksi makanan sehat yang telah
direncanakan sesuai kelompok masing masing
Siswa secara berkelompok membuat kesimpulan dari produk yang dibuat 4. Penutup (25 menit)
1. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan tentang produk yang dibuat
2. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara individu untuk mengerjakannya.
3. Siswa diberi tugas untuk menyusun prosedur kerja proses pembuatan
produksi masal yang telah didiskusikan sebelumnya
4. Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.
Jenis makanan untuk penderita diabetes
Jenis Asupan Nutrisi Untuk Penderita Diabetes
Diabetes atau kencing manis umumnya muncul akibat kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang salah. Oleh karena itu, dalam menangani diabetes, sangat penting untuk menerapkan gaya hidup sehat, termasuk mengatur jenis dan jumlah makanan.
Jumlah Asupan dan Jadwal Makan untuk Penderita Diabetes
Jumlah asupan yang dimaksud adalah jumlah kalori yang dikonsumsi. Jumlah kalori yang dianjurkan adalah 25–30 kalori per kilogram berat badan ideal setiap harinya.
Misalnya, seseorang dengan berat badan ideal 50 kg memerlukan 1.250–1.500 kalori dalam sehari.
Perlu diingat bahwa berat badan ideal bukanlah berat badan saat ini. Untuk penderita diabetes yang juga mengalami obesitas, sangat dianjurkan untuk menurunkan berat badan guna mencegah timbulnya komplikasi.
Jumlah kalori yang dianjurkan bagi penderita obesitas dihitung dari asupan sebelumnya, kemudian dikurangi 500 kalori per hari.
Selain jumlah, jadwal makan yang sudah ditentukan oleh dokter gizi juga harus dipatuhi untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Penderita diabetes dianjurkan untuk makan besar 3 kali sehari dan makan kecil atau selingan 2–3 kali sehari. Jarak antara waktu makan besar dan selingan berkisar 2,5–3 jam.
Jenis Makanan untuk Penderita Diabetes
Penderita diabetes perlu menentukan jenis makanan apa saja yang baik untuk
dikonsumsi dan makanan yang sebaiknya dihindari. Berikut ini adalah beberapa jenis
nutrisi yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes:
1. Karbohidrat
Untuk karbohidrat, porsi yang dianjurkan adalah 45–65% dari total kalori atau minimal 130 gram per hari. Pilihlah sumber karbohidrat kompleks yang berserat tinggi, seperti kentang, sayuran, buah, gandum, jagung, dan kacang-kacangan.
Hindari karbohidrat sederhana, seperti jus buah, gula pasir, gula batu, dan permen, serta produk olahan tepung misalnya kue kering. Gula pasir masih boleh dikonsumsi maksimal 5% dari total kalori atau kurang lebih 4 sendok teh per hari. Pemanis buatan rendah kalori pun aman digunakan selama tidak melebihi batas aman.
2. Serat
Jumlah asupan serat yang dianjurkan minimal 5 porsi sayur dan buah, dengan ukuran 1 porsi setara 1 mangkuk kecil. Beberapa jenis makanan berserat yang dapat Anda konsumsi meliputi alpukat, oatmeal, bayam, brokoli, apel, pir, pisang, kacang almond, dan kacang pistachio.
3. Protein
Bagi penderita diabetes, protein juga sangat penting untuk dikonsumsi. Jumlah asupan protein yang dianjurkan adalah 10–35% dari total kalori. Pilihlah sumber protein yang baik, seperti ikan, telur, ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
4. Lemak
Porsi asupan lemak yang dianjurkan adalah 20–25% dari total kalori. Pilihlah bahan
makanan yang mengandung lemak baik, misalnya ikan atau lemak dari tumbuhan,
serta hindari lemak jenuh yang banyak terkandung dalam gorengan dan lemak dari hewan.
Sementara itu, asupan garam hanya diperbolehkan maksimal 1 sendok teh garam dapur dalam sehari atau setara dengan 2.300 mg natrium per hari. Hindari makanan yang mengandung natrium tersembunyi, seperti vetsin, dan makanan yang diawetkan atau ditambahkan bahan pengawet.
Diabetes merupakan penyakit yang berpotensi menimbulkan komplikasi dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Tentu saja ini dapat dicegah dengan menjaga kadar gula darah agar tetap dalam batas normal.
Caranya adalah dengan rutin mengonsumsi obat-obatan untuk diabetes dan menerapkan gaya hidup sehat.
Penderita diabetes harus hati-hati dalam memilih jenis dan jumlah makanan. Apabila membutuhkan saran mengenai menu atau porsi makanan untuk penderita diabetes, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter.
Seseorang dikatakan menderita diabetes bila kadar gula darahnya lebih dari 126
mg/dL saat puasa atau lebih dari 200 mg/dL bila tidak puasa. Bila tidak dikendalikan,
kadar gula berlebih bisa menyebabkan komplikasi berupa gangguan penglihatan,
gagal ginjal, penyakit jantung, dan gangguan saraf.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN KE 7-10
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu 2. Kegiatan awal
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Melakukan pengkondisian peserta didik
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
4. Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
5. Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
25 Menit
Pertanyaan pemantik
Apakah sodara tau tentang indikator keberhasilan produksi masal?
Kegiatan Inti o. Pemberian
rangsangan (Stimulation);
Peserta didik melihat tayangan video tentang keberhasilan produksi masal
Peserta didik duduk sesuai dengan kelompoknya masing – masing
625 menit p. Pembuktian
(verification)
Guru mempersilahkan siswa untuk menuliskan indikator keberhasilan produksi masal
q. Menarik kesimpulan (generalization)
Guru mempersilahkan siswa untuk membuat rencana produksi masal produk makanan sehat untuk
mencegah penyakit demensia pada lansia
secara berkelompok untuk
menerapkan indikator keberhasilan produksi masal produk makanan sehat untuk mencegah demensia pada lansia
Siswa secara berkelompok membuat kesimpulan terhadap kesesuaian rencana produksi
5. Penutup (25 menit)
r. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan tentang
kesesuaian rencana produk yang dibuat
s. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara individu untuk mengerjakannya.
t. Siswa diberi tugas untuk menyusun prosedur kerja proses pembuatan produksi masal yang telah didiskusikan sebelumnya
u. Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.
MATERI AJAR
MENENTUKAN INDIKATOR KEBERHASILAN TAHAPAN PRODUKSI MASSAL
A. Konsep Keberhasilan Usaha
Menurut Suyanto (2010:179) keberhasilan usaha industri kecil di pengaruhi oleh berbagai faktor. Kinerja usaha perusahaan merupakan salah satu tujuan dari setiap pengusaha.
Kinerja usaha industri kecil dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan dalam pencapaian maksud atau tujuan yang diharapkan. Seperti yang dikemukakan oleh Suryana (2011:66) bahwa “Untuk menjadi wirausaha yang sukses harus memiliki ide atau visi bisnis (business vision) yang jelas, kemudian ada kemauan dan keberanian untuk menghadapi resiko baik waktu maupun uang”. Erliah (2007:49) mengatakan bahwa
“Suatu usaha dikatakan berhasil di dalam usahanya apabila setelah jangka waktu tertentu usaha tersebut mengalami peningkatan baik dalam permodalan, skala usaha, hasil atau laba, jenis usaha atau pengelolaan.
B. Faktor-faktor yang mempengaruhi Keberhasilan Usaha
Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan usaha suatu industri antara lain dapat dilihat pada Gambar dibawah ini:
Dimensi Keberhasilan Usaha
Samir (2005:33) mengemukakan bahwa indikator dalam mengukur keberhasilan usaha atau kinerja organisasi, yaitu sebagai berikut :
1. Produktivitas, yang diukur melalui perubahan output kepada perubahan di semua faktor input (modal dan tenaga kerja).
2. Perubahan di tingkat kepegawaian (output, teknologi, cadangan modal, mekanisme penyesuaian, dan pengaruh terhadap perubahan status).
3. Rasio finansial (mengurangi biaya pegawai dan meningkatkan nilai tambah pegawai).
Beberapa indikator dalam menentukan keberhasilan usaha menurut Henry Faizal Noor (2007:397) adalah sebagai berikut :
1. (Laba/Profitability)
Laba merupakan tujuan utama dari bisnis. Laba usaha adalah selisih antara pendapatan dengan biaya.
2. Produktivitas dan Efisiensi
Besar kecilnya produktivitas suatu usaha akan menentukan besar kecilnya produksi. Hal ini akan mempengaruhi besar kecilnya penjualan dan pada akhirnya menentukan besar kecilnya pendapatan, sehingga mempengaruhi besar kecilnya laba yang diperoleh.
3. Daya Saing
Daya saing adalah kemampuan atau ketangguhan dalam bersaing untuk merebut perhatian dan loyalitas konsumen. Suatu bisnis dapat dikatakan berhasil, bila dapat mengalahkan pesaing atau paling tidak masih bisa bertahan menghadapi pesaing.
4. Kompetensi dan Etika Usaha
Kompetensi merupakan akumulasi dari pengetahuan, hasil penelitian, dan pengalaman secara kuantitatif maupun kualitatif dalam bidangnya sehingga dapat menghasilkan inovasi sesuai dengan tuntutan zaman.
5. Terbangunnya citra baik
Citra baik perusahaan terbagi menjadi dua yaitu, trust internal dan trust external. Trust internal adalah amanah atau trust dari segenap orang yang ada dalam perusahaan.
Sedangkan trust external adalah timbulnya rasa amanah atau percaya dari segenap stakeholder perusahaan, baik itu konsumen, pemasok, pemerintah, maupun masyarakat luas, bahkan juga pesaing.
Indikator keberhasilan usaha menurut Dwi Riyanti (2003:28), kriteria yang cukup signifikan untuk menentukan keberhasilan suatu usaha dapat dilihat dari :
1. Peningkatan dalam akumulasi modal atau peningkatan modal 2. Jumlah produksi
3. Jumlah pelanggan 4. Perluasan usaha
5. Perluasan daerah pemsaran 6. Perbaikan sarana fisik dan 7. Pendapatan usaha
JENIS MAKANAN UNTUK MENCEGAH DEMESIA
Latihan soal
1. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha?
Buat analisa produk/ jasa yang dapat dikembangkan oleh asisten keperawatan?