PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan Dan Manfaat Penelitian
Penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk memperluas ilmu pengetahuan peneliti dan menjadi syarat untuk memperoleh Diploma Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I).
Penelitian Relevan
Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Khairul Amri dari Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri Jurai Siwo Metro tahun 2011/2012 adalah untuk mengetahui “Hubungan Kegiatan Belajar di Rumah dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII SMP. Penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Khairul Amri pada variabel dependen yaitu Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Metro, sedangkan Peneliti pada Hasil Belajar Kelas XI IPS SMA TMI Raudhatul Qur'an Perbedaan penelitian dahulu dengan sekarang ada pada indikator hasil belajar siswa dan juga fokus penelitian, penelitian ini dulunya dilakukan pada kelas VIII SMP Negeri 1 Metro, sedangkan penelitian saat ini dilakukan pada kelas XI SMA TMI Roudhatul Qur'an.
13Muhammad Khairul Amri, ―Hubungan Kegiatan Belajar di Rumah dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII SMP Negeri Metro 1 Tahun Ajaran Metro, SMA Islam Negeri Jurai Siwo Metro, 2012). Penelitian yang dilakukan oleh Siti Aminah berjudul ― Hubungan Aktivitas Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Batanghari Tahun Pelajaran Dalam skripsi ini lebih menekankan pada hasil belajar siswa dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket , observasi, dokumentasi dan wawancara. Namun dalam skripsi ini dibahas baik aktivitas belajar siswa maupun menggunakan teknik pengumpulan data seperti angket, dokumentasi dan observasi.
Penelitian diatas lebih menekankan pada aktivitas belajar siswa, namun penelitian ini lebih menekankan pada hasil belajar siswa. 14Siti Aminah, ―Hubungan Aktivitas Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XI SMA Negeri 1 Batanghari.
LANDASAN TEORI
- Aspek-Aspek Hasil Belajar
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi HasilBelajar
- Pengertian Keaktifan Belajar
- Bentuk- Bentuk Keaktifan Belajar
- Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keaktifan Belajar
- Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
- Fungsi Pendidikan Agama Islam
- Tujuan Pendidikan Agama Islam
- Hubungan Keaktifan Belajar Terhadap HasilBelajar Pendidikan Agama
- Kerangka Konseptual
- Hipotesis Penelitian
Pengertian hasil belajar pendidikan agama Islam adalah hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam yang dapat diukur dan dievaluasi setelah peserta didik menyelesaikan proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Hasil belajar pendidikan agama Islam merupakan hasil usaha siswa dalam mempelajari mata pelajaran agama Islam, yang dapat diukur dan dievaluasi setelah pelaksanaan proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Pendidikan agama Islam merupakan suatu proses perubahan tingkah laku individu peserta didik dalam kehidupan pribadinya, masyarakat dan lingkungan alamnya.
Berdasarkan beberapa pemikiran di atas, maka dapat dipahami bahwa pendidikan agama Islam merupakan suatu upaya yang berupa bimbingan atau kepedulian untuk membentuk kepribadian yang utuh, agar mampu. Berdasarkan penjelasan di atas dapat dipahami bahwa pendidikan agama Islam bertujuan untuk menciptakan manusia berkepribadian muslim dalam segala perbuatan dan senantiasa. Dimana selama belajar di dalam kelas, aktivitas belajar siswa harus baik, karena akan menentukan hasil belajar mata pelajaran pendidikan agama Islam dan aktivitas tersebut harus berjalan dengan baik.
Kerangka konseptual untuk meneliti hubungan aktivitas belajar dengan hasil belajar pada kelas XI. Kelas Pendidikan Agama Islam (Studi Menengah. TMI Roudhatul Qur'an Metro Tahun Pelajaran 2021/2022). Ho : “Tidak ada hubungan antara keaktifan belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam pada siswa SMA TMI Roudhatul Qur’an Metro.”
METODE PENELITIAN
- Definisi Operasional Variabel
- Populasi, Sampel Dan Teknik Pengambilan Sampel
- Teknik Pengumpulan Data
- Instrumen Penelitian
- Teknik Analisis Data
Sejarah Singkat Berdirinya Sekolah Menengah Roudlatul Qur'an Metro Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI). SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro memadukan kurikulum perumahan Islam dengan kurikulum Dinas Pendidikan. Dilanjutkan pada tahun 2009. SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro menambah jurusan baru yaitu Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Di SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro terdapat tiga jurusan yaitu Jurusan Linguistik (IPB), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). SMAS Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur’an Metro terakreditasi “B” pada tanggal 28 November 2008. Visi, Misi dan Tujuan SMAS Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat Al-Islamiyah (TMI) ) Roudlatul Qur'an Metro Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro.
SMAS Tarbiyatul mu'allimin Wal Mu'allimat Roudlatul Qur'an Metro mempunyai tenaga pendidik dan kependidikan yang ahli. Data pendidik dan tenaga kependidikan SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro1. Informasi Siswa SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro.
Data Siswa Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an metro tahun ajaran 2021/2022. Sarana dan prasarana SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro. Struktur organisasi SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro.
Struktur Organisasi di SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro. Hipotesis diterima karena terdapat hubungan yang kuat antara keaktifan belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI SMAS Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur’an Metro. Dengan demikian dapat diketahui adanya hubungan antara keaktifan belajar dengan hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas XI SMAS Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur’an Metro.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Visi Misi dan Tujuan SMAS Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat
Pondok pesantren yang unggul prestasi berwawasan lingkungan dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an.
Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMAS Tarbiyatul
Data Siswa SMAS Tarbiyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al-Islamiyah (TMI) Roudlatul Qur'an Metro.
Data Siswa SMAS Tarbiyatul Mu’allimin Wal Mu’allimat Al-
Sedangkan hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri siswa yang ditandai dengan ciri-ciri tertentu sebagai akibat dari kegiatan belajar. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman siswa dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya. Jika materi/proyek dilaksanakan dengan baik dan benar-benar dikuasai dengan baik, maka siswa diharapkan mampu menjelaskan materi tersebut.
Siswa diberikan motivasi atau dorongan untuk fokus pada topik materi Model Spesies, Cara Membaca yang Baik Q.S. Siswa dan guru bekerja sama menggunakan contoh di buku teks pada mata pelajaran Model spesies, cara membaca yang baik Q.S. Siswa berkomunikasi secara lisan atau menyajikan materi dengan percaya diri Model tipe cara membaca yang baik Q.S.
Siswa mendiskusikan hasil observasinya dan memverifikasi hasil observasinya dengan data atau teori yang ada di buku sumber melalui kegiatan. Siswa yang menyelesaikan tugas proyek/produk/portofolio/kinerja dengan benar akan menerima inisial dan nomor seri peringkat, untuk penilaian tugas proyek/produk/portofolio/kinerja berdasarkan topik. Model jenis bahan bacaan yang baik Q.S. Nilai akhir = Jumlah nilai yang dicapai siswa × 100 nilai tertinggi 4.. a) Jika siswa dapat membaca dengan sangat lancar, nilai 100.
Siswa yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan dijelaskan kembali oleh guru. Dalam kegiatan ini guru dapat mendata dan memberikan nilai tambah bagi siswa yang berhasil melakukan pengayaan. Interaksi guru dengan orang tua wajib dilakukan, salah satunya guru meminta siswa menunjukkan kolom “Membaca bersama”.