• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAJARI ANALISIS BEBAN GERBANG

N/A
N/A
Asri Auliya Nadifa

Academic year: 2023

Membagikan "PELAJARI ANALISIS BEBAN GERBANG"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS BEBAN PORTAL

AREA PEMBEBANAN

1. Beban mati

Beban mati plat lantai atap: - berat sendiri plat = tplat. BJbeton = 0,09.24 = 2,16 kN/m2 - berat genangan air = tair hujan. BJair = 0,05.10 = 0,5 kN/m2

qatap = 2,66 kN/m2 Beban mati plat lantai 2 dan 3: - berat sendiri plat = tplat. BJbeton = 0,12.24 = 2,88 kN/m2

- berat spesi + keramik = tkeramik. BJair = 0,03.22 = 0,66 kN/m2 qlantai 2/3 = 3,54 kN/m2 - Balok lantai atap

Bentang 6 m Bentang 3,6 m

q1 = qatap.2 = 2,66.2 = 5,32 kN/m q2 = qatap.1,8 = 2,66.1,8 = 4,788 kN/m

qbalok = 0,3.0,6.24 = 4,32 kN/m qbalok = 0,3.0,6.24 = 4,32 kN/m

qD1 = 4,32 kN/m qD1 = 4,32 kN/m

qD2 = 4,32 + 5,32 = 9,64 kN/m qD2 = 4,32 + 4,788= 9,108 kN/m

- Balok lantai 2 dan 3

6 3,6 6

4

2,4

4

A 45o

45o

Tebal plat atap = 9 cm Genangan air hujan = 5 cm Tebal plat lantai = 12 cm Tebal keramik + spesi = 3 cm BJ beton = 24 kN/m3

BJ keramik + spesi = 22 kN/m3 BJ air = 10 kn/m3

Ukuran balok = 30/60 (cm) Tinggi antar lantai = 3,8 m Tebal dinding = 15 cm BJ dinding = 18 kN/m3

2 3,6

2 1,8

2 3,6

q1 q1 q1 q1

2 2 2 2 2 2

q2

1,8

2 3,6

q1 q1 q1 q1

2 2 2 2 2 2

q2

1,8 qbalok

2 2 2 2 2

Lengkapi dengan keterangan jarak

(2)

Bentang 6 m Bentang 3,6 m

q1 = qatap.2 = 3,54.2 = 7,08 kN/m q2 = qatap.1,8 = 3,54.1,8 = 6,372 kN/m

qbalok = 0,3.0,6.24 = 4,32 kN/m qbalok = 0,3.0,6.24 = 4,32 kN/m

qdinding = (3,8 – 0,6).0,15.18 = 8,64 kN/m qdinding = (3,8 – 0,6).0,15.18 = 8,64 kN/m qD1 = 4,32 + 8,64 = 12,96 kN/m qD1 = 4,32 + 8,64 = 12,96 kN/m

qD2 = 4,32 + 8,64 + 7,08 = 20,04 kN/m qD2 = 4,32 + 8,64 + 6,372 = 19,335 kN/m

Catatan : qdinding = (hdinding – hbalok).tdinding.BJdinding

Kemudian dilakukan analisis struktur dengan input beban mati seperti di atas

2. Beban hidup

Misal : beban mati lantai atap = 1,5 kN/m2 beban mati lantai 2 dan 3 = 5 kN/m2 - Balok lantai atap

Bentang 6 m Bentang 3,6 m

q1 = qhidup atap.2 = 1,5.2 = 3 kN/m q2 = qhidup atap.1,8 = 1,5.1,8 = 2,7 kN/m

qL1 = 3 kN/m qL2 = 2,7 kN/m

- Balok lantai 2 dan 3

Bentang 6 m Bentang 3,6 m

q1 = qhidup lantai.2 = 5.2 = 10 kN/m q2 = qhidup lantai.1,8 = 5.1,8 = 8 kN/m

qL1 = 10 kN/m qL2 = 8 kN/m

2 3,6

q1 q1 q1 q1

2 2 2 2 2 2

q2

1,8

2 3,6

q1 q1 q1 q1

2 2 2 2 2 2

q2

1,8

(3)

Kemudian dilakukan analisis struktur dengan input beban hidup seperti gambar di atas Validasi hasil SAP dilakukan sebagai berikut: diambil contoh satu bentang balok

Syarat:

1. Momen hasil SAP < hitungan rumus 2. Selisih hitungan rumus dan SAP < 25 %

Referensi

Dokumen terkait

Karena lantai 2 merupakan lantai atap maka beban hidup yang bekerja sebesar 100 kg/m 2 (PPIUG 1983).. 119 Beban Grafitasi Pada Balok

Beban mati terfaktor pada semua bentang dengan beban hidup penuh terfaktor yang bekerja pada bentang yang berselang Komponen struktur beton bertulang yang mengalami lentur harus

Dari beban yang telah dihitung yaitu beban mati(D), beban hidup(L), dan beban angin(W) akan dihitung gaya dalam axial ( tekan tarik) pada struktur rangka atap dengan menggunakan

Balok tinggi adalah suatu elemen struktur yang mengalami beban seperti pada balok biasa, tetapi mempunyai angka perbandingan tinggi / lebar yang besar, dan angka perbandingan

Desain statu struktur jembatan pada umumnya memperhitungkan beban mati, beban Desain statu struktur jembatan pada umumnya memperhitungkan beban mati, beban

Balok tinggi adalah suatu elemen struktur yang mengalami beban seperti pada balok biasa, tetapi mempunyai angka perbandingan tinggi/lebar yang besar, dan angka perbandingan

Balok tinggi merupakan struktur yang mengalami beban seperti pada balok biasa, tetapi mempunyai angka perbandingan tinggi/ lebar yang besar, dan angka perbandingan bentang geser

Pada wilayah tengah bentang berdasarkan struktur balok tersebut hanya terjadi beban lentur murni tanpa adanya beban geser dalam penampang Rommel et al., 2015 Dalam analisa lentur